Anda di halaman 1dari 38

2/29/2008

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS AIRLANGGA

AKUNTANSI

Sebuah Panduan Komprehensif | Rizki Oddie Putro Sitompul

AKUNTANSI

MUKADIMAH
Assalamualaikum wr.wb., Syukur Alhamdulillah penulis sampaikan kepada Allah SWT yang memberikan kekhidmatan pada pikiran dan ketenangan pada hati penulis sehingga penulis dapat menyusun tulisan ringkas ini menjelang sidang skripsi yang hendak dijalani. Tulisan ringkas ini pada mulanya bertujuan untuk membantu meningkatkan pemahaman penulis akan konsepkonsep dalam dunia akuntansi dengan cara merangkaikannya sehingga mudah dipahami dan dibahasakan. Pada perkembangan selanjutnya, penulis menyadari bahwa panduan ini tidak hanya bermanfaat bagi penulis saat ini namun juga bagi rekan-rekan mahasiswa lain di masa depan. Oleh karenanya timbul ide untuk merapikan tulisan ini sehingga nyaman dibaca. Digunakannya font Comic Sans 11 adalah salah satu upaya membuat pembaca nyaman membaca tulisan ini seperti layaknya membaca komik atau bacaan ringan lainnya. Pada tulisan ringkas ini, berbagai definisi dan konsep yang umum dijelaskan dalam bahasa penulis, sebisa mungkin ringan namun tetap selaras dengan definisi formal ilmiahnya. Tulisan ringkas ini mengakomodasi juga pertanyaan dari panduan-panduan sebelumnya. Tulisan ini bukanlah panduan yang lengkap dan sempurna. Sedikit banyak, jawaban pertanyaan merupakan pendapat atau pemahaman penulis atas suatu konsep. Oleh karena itu, penulis memohon pembaca maklum atas perbedaan pendapat dengan panduan-panduan sebelumnya. Atas keraguan pembaca terkait suatu konsep, penulis menyarankan agar merujuk kembali pada buku teks. Akhirnya, selamat membaca panduan komprehensif ini. Atas segenap kesalahan penulis mohon maaf. Untuk koreksi, penulis mempersilahkan pembaca meralat langsung dengan mencoret pada salinan panduan yang dimilikinya atau menghubungi penulis pada rizki.oddie@yahoo.co.id. Penulis mendorong pembaca berdiskusi dengan pembaca lain untuk memperluas pemahaman konsep. Dengan demikian, diharapkan tujuan panduan ini dapat tercapai. InsyaAllah.

Surabaya, 26 Februari 2008 Rizki Oddie Putro Sitompul

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | /MUKADIMAH

AKUNTANSI

AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI


1. Apa yang dimaksud dengan kerangka konseptual? Teori akuntansi yang terstruktur, sistematis dan saling berhubungan antara tujuan akuntansi dan konsep-konsep yang mendasari. Dengan demikian dapat disusun standar akuntansi yang konsisten serta mampu menentukan sifat, luas serta jenis pelaporan akuntansi. 2. Sebutkan komponen kerangka konseptual! Komponen kerangka konseptual: y y y y y y y Tujuan penyajian laporan keuangan Kriteria spesifik pengguna Kemampuan memahami laporan keuangan [lihat Kieso] Karakteristik kualitatif laporan keuangan Elemen-elemen laporan keuangan Asumsi dasar [Postulat] Prinsip Akuntansi Kendala [Constraint]

3. Jelaskan beda pelaporan keuangan dan laporan keuangan! Laporan keuangan menyajikan informasi mengenai sumberdaya ekonomi perusahaan, klaim atas sumberdaya tersebut, hasil operasi, aliran kas serta perubahannya. Laporan keuangan menyajikan informasi kuantitatif yang objektif dan disajikan mengikuti PABU. Sedangkan, pelaporan keuangan memiliki lingkup yang lebih luas karena juga menyampaikan informasi kualitatif dan subjektif dari manajemen kepada pihak eksternal. Contohnya analisis manajemen, prediksi, dan prospectus. 4. Apakah PABU? PABU atau Prinsip Akuntansi yang Berlaku [Berterima] Umum adalah seperangkat standar yang bertujuan mengatur praktek akuntansi. Terdiri dari Kerangka Konseptual, PSAK, ISAK, Peraturan Bapepam dan Pemerintah [BI, DJP], standar asosiasi serta praktek industri.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

AKUNTANSI

5. Ada 3 bagian dalam SAK. Jelaskan! Komponen SAK yaitu: y y y Kerangka konseptual penyusunan dan penyajian laporan keuangan Pernyataan standar Interpretasi standar

6. Jelaskan tujuan penyajian laporan keuangan! (lihat SFAC 1) Tujuan penyajian laporan keuangan: Menyajikan informasi yang y y y Bermanfaat untuk pengambilan keputusan mengenai investasi, kredit dan semacamnya Dapat digunakan memprediksi aliran kas masa depan Mampu menjelaskan tentang sumberdaya ekonomi perusahaan, klaim atas sumberdaya tersebut dan perubahannya. 7. Jelaskan karakteristik kualitatif laporan keuangan! Ada 2 karakteristik primer dan 2 karakteristik sekunder. Karakteristik primer: Relevansi Tingkat sejauh mana informasi laporan keuangan sesuai dengan yang dibutuhkan

dalam pengambilan keputusan. Ciri-cirinya: Feedback value, Predictive value, Timeliness. Reliabilitas Tingkat sejauh mana informasi laporan keuangan dapat dijadikan pedoman

oleh pengguna dalam mengambil keputusan. Ciri-cirinya: Verifiability, Neutrality dan Representational faithfulness. Karakteristik sekunder: Konsistensi Atas suatu kejadian atau transaksi diterapkan perlakuan akuntansi yang sama

baik saat kejadian tersebut terjadi pada periode lalu atau periode ini. Akibatnya, laporan keuangan periode lalu dapat dibandingkan dengan laporan keuangan periode ini. Komparabilitas Atas suatu kejadian ekonomi diterapkan perlakuan akuntansi yang seragam

dengan penerapan oleh entitas lain yang mengalami kejadian sama. Akibatnya, laporan keuangan entitas dapat dibandingkan dengan laporan keuangan entitas lain. 8. Apakah Trade off relevansi dan reliabilitas?

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

AKUNTANSI

Akuntan yang menyajikan LK seringkali harus menentukan seberapa kadar relevansi atau reliabilitas yang harus dipenuhi oleh informasi LK. Jika ingin LK relevan maka LK harus segera disajikan, akibatnya LK tidak didukung bukti yang memadai [tidak reliable]. Sebaliknya jika ingin LK reliable butuh bukti pendukung yang lengkap dan benar. Akibatnya LK tidak dapat segera disajikan [tidak relevan]. 9. Jelaskan elemen laporan keuangan [SFAC 6]! Elemen dalam laporan keuangan: y y y y y y y y y y Aset manfaat ekonomi yang dapat terjadi di masa depan yang dikendalikan Pengorbanan untuk mendapat manfaat ekonomi melalui penyerahan

manajemen sebagai akibat transaksi atau kejadian masa lalu Kewajiban Ekuitas asset atau jasa di masa depan akibat transaksi masa lalu. Klaim pemilik atas asset setelah memperhitungkan kewajiban Kenaikan ekuitas akibat setoran pemilik Penurunan ekuitas akibat pengambilan asset oleh pemilik Investasi Pemilik

Distribusi kepada Pemilik Pendapatan Beban

[Prive(perseorangan) atau Deviden(Korporasi)]. Kenaikan asset atau penurunan kewajiban akibat kegiatan operasi perusahaan [penyerahan produk atau jasa] Penurunan asset atau kenaikan kewajiban akibat pengorbanan untuk Kenaikan ekuitas [asset neto] yang bukan berasal dari kegiatan Penurunan ekuitas [asset neto] yang bukan berasal dari kegiatan Perubahan ekuitas yang disebabkan semua faktor selain memperoleh pendapatan. Keuntungan [Gains] Kerugian [Losses] Laba Komprehensif utama perusahaan dan investasi pemilik. utama perusahaan serta distribusi kepada pemilik investasi/ distribusi kepada pemilik 10. Jelaskan asumsi dasar! Asumsi dasar dalam penyajian laporan keuangan ada 4: y y y Entitas ekonomi Going Concern Unit moneter = entitas usaha terpisah dari pemilik = entitas dianggap akan beroperasi selamanya. = informasi yang disajikan adalah informasi ekonomis [mengenai

sumberdaya, klaim atau perubahannya] dalam unit mata uang

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

AKUNTANSI

Periodisitas

= aktivitas bisnis dapat dibagi-bagi dalam periode. Sehingga

dapat dilakukan perbandingan antarperiode. [ingat: Entitas ekonomi going concern yang memakai unit moneter dalam periode-periode] 11. Prinsip Jelaskan prinsip akuntansi! aturan umum yang dijadikan pedoman dalam praktek akuntansi. Ada 4 prinsip

akuntansi: y y Historical cost tanggal transaksi Revenue recognition dasar yang digunakan dalam mengakui pendapatan. Ada 2 dasar, realized/realizable dan earned. Realized Realizable Earned y Saat penyerahan barang/jasa atau penerimaan kas Selesai produksi meski belum diserahkan Saat proses produksi Upaya menyelaraskan antara beban dengan pendapatan yang Harga pertukaran (nilai akuisisi) yang disepakati pelaku pada

Matching concept

diperoleh akibat beban tersebut. [Beban yang dicatat pada satu periode adalah beban yang memberikan manfaat berupa pendapatan pada periode tersebut]. y Full disclosure LK harus menyajikan informasi yang selengkapnya mengenai kondisi perusahaan. Jika informasi kuantitatif kurang memadai, maka perlu pengungkapan informasi kualitatif. Hal yang diungkap: kebijakan akuntansi, kontijensi, masalah kontraktual, kejadian setelah tanggal neraca dll. 12. Jelaskan kendala penyajian laporan keuangan! Ada 4 kendala: y y y Biayamanfaat Materialitas keputusan Konservatisme : Saat akuntan dihadapkan pada dua pilihan perlakuan akuntansi, pilih perlakuan yang meminimalkan overstatement asset dan ekuitas : Informasi yang disajikan harus memberikan manfaat lebih : Tingkat sejauh mana suatu hal mempengaruhi pengambilan

besar daripada biaya menghasilkannya

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

AKUNTANSI

Praktek industri asuransi, dan bank.

: Karena karakter industri yang khas, maka dimungkinkan

adanya penyimpangan untuk menyesuaikan dengan sifat industri. Contoh:industri 13. Pencatatan kejadian atau transaksi seringkali menghadapi masalah

pengakuan dan pengukuran. Apakah itu? [SFAC 4] Pengakuan: Terkait dengan pencatatan suatu kejadian atau transaksi pada akun tertentu dan kapan waktu pencatatannya. Syarat pengakuan: y y y y Sesuai dengan elemen LK Reliable Relevan Dapat diukur

Pengukuran: Terkait dengan pada sejumlah apa suatu kejadian atau transaksi dicatat pada akun tertentu. 14. Sebutkan dasar pengukuran aktiva! Dasar pengukuran aktiva: y y y y y Historical cost akuisisi) Replacement cost asset sejenis Market value tersebut dijual Net realizable value Market value dikurangi biaya penjualan Present value pelepasan asset. 15. Kriteria asset: manfaat ekonomi, dikendalikan perusahaan, dari transaksi masa lalu. Jelaskan! Manfaat ekonomi y y y y Asset dapat: Nilai sekarang dari aliran kas masa depan yang diterima dari kas atau setara kas yang diperoleh jika saat ini asset Kas/setara kas yang dikorbankan sekarang untuk memperoleh kas/setara kas yang dikorbankan saat transaksi (nilai

Digunakan untuk produksi Digunakan membayar hutang Diubah menjadi harta lain Dapat diambil oleh pemilik

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

AKUNTANSI

Dikendalikan perusahaan

Terkait dengan apakah perusahaan dapat benar-benar

menggunakan asset tersebut untuk kepentingan usahanya tanpa batasan yang berarti. Terkait dengan hak kepemilikan secara hukum atas asset dan pemanfaatan secara ekonomis atas asset tersebut. Jika terjadi pertentangan [contoh: transaksi leasing] maka akuntan sebaiknya mengikuti kaidah substance over form. Dalam hal ini perusahaan dianggap mengendalikan suatu asset jika sepenuhnya memanfaatkan suatu asset sesuai kehendaknya tanpa halangan pihak lain yang berarti, meskipun kepemilikan hukum atas asset tersebut ada pada entitas lain. Transaksi masa lalu Aset yang diakui adalah sumberdaya yang dikendalikan perusahaan

akibat adanya transaksi di masa lalu. 16. Apakah criteria pengakuan kewajiban! Kriteria pengakuan kewajiban adalah [untuk memberikan informasi yang relevan dan reliable]: y y y y Reliance on law Konservatisme Penentuan substansi ekonomis transaksi atau kejadian Keterukuran nilai kewajiban

[Vernon Kam] 17. Jelaskan perbedaan antara kejadian dan transaksi! Kejadian adalah hal-hal yang dialami perusahaan yang berdampak terhadap asset atau kewajibannya. Sedangkan transaksi adalah hal-hal yang terjadi karena adanya kesepakatan ekonomi antara perusahaan dan pihak eksternal yang menyebabkan perubahan pada asset atau kewajiban perusahaan. Kejadian bermakna lebih luas daripada transaksi. Transaksi mengharuskan keberadaan pihak eksternal untuk dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada asset atau kewajiban perusahaan. Contoh: Kejadian Transaksi asset Perusahaan menghapus piutang tidak tertagih bad debt expense loss on disposal of fixed

Penjualan mobil usang perusahaan kepada pihak lain

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

AKUNTANSI

18. Jelaskan cost attach! Cost attach bermakna bahwa cost sebagai harga sepakatan melekat dengan substansi fisik dari sumberdaya tersebut. Oleh karenanya dapat digabungkan dengan biaya lain sesuai proses produksi. 19. Jelaskan metode matching expense terhadap revenue! Metode matching adalah upaya untuk membandingkan besarnya effort dan accomplishment yang diperoleh dari effort tersebut. Metode matching berupa: y y y y Identifikasi langsung Cause and effect relationship [hubungan sebab akibat] Alokasi biaya Pengakuan langsung [immediate recognition].

20. Bedakan antara expense dan cost! Cost adalah harga sepakatan atas suatu item LK [Paton]. Artinya, cost merepresentasikan besarnya sumberdaya yang dikorbankan untuk memperoleh sumberdaya lain di masa depan. Expense adalah pengorbanan sumberdaya ekonomis terkait kegiatan utama perusahaan untuk memperoleh manfaat. Dengan kata lain, expense merupakan expired cost. 21. Apakah arti penting dari depresiasi? Depresiasi merupakan upaya untuk membebankan biaya perolehan suatu asset secara alokatif pada beberapa periode ketika asset tersebut memberikan manfaat bagi entitas. Depresiasi memungkinkan pemenuhan terhadap matching concept. Tanpa depresiasi, informasi laba akan menyesatkan pengambil keputusan karena segenap biaya dibebankan pada saat dikeluarkan meskipun manfaat atas pengorbanan tersebut dinikmati lebih dari 1 periode. Terdapat potensi understatement laba pada periode pembebanan dan overstatement laba pada masa manfaat selanjutnya. 22. Mengapa PSAK mewajibkan full costing dan bukannya variable costing? Full costing merupakan pembebanan sepenuhnya semua biaya produksi [baik variabel maupun tetap] pada cost object [dalam hal ini produk]. Sedangkan variable costing hanya membebankan biaya variabel pada produk. Full costing memenuhi criteria matching concept dimana segenap usaha [effort] yang bertujuan untuk menghasilkan sesuatu ditandingkan dengan capaiannya [accomplishment].

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

AKUNTANSI

Dalam hal ini semua beban produksi [material, pekerja dan overhead] dibebankan pada produk yang dihasilkan dari proses produksi. Walaupun demikian, untuk kepentingan manajerial, variable costing dapat diterapkan. 23. Bedakan antara current cost dan replacement cost? Current cost biaya yang dibutuhkan untuk memperoleh suatu aktiva pada saat ini biaya yang dibutuhkan untuk memperoleh aktiva pengganti dengan

Replacement cost kondisi yang sama

24. Bedakan antara earnings, income dan comprehensive income! Earnings: Perubahan dalam ekuitas yang disebabkan oleh aktivitas utama perusahaan selain distribusi/investasi [tidak melibatkan pengaruh kumulatif] Earnings: revenue-expense Income: Perubahan dalam ekuitas yang disebabkan oleh aktivitas utama perusahaan dan transaksi insidentil pada periode ini, di luar distribusi dan investasi [memperhitungkan pengaruh kumulatif] Income: [revenue-expense] + [gains-losses] +/- efek kumulatif Comprehensive income: Perubahan dalam ekuitas yang disebabkan oleh aktivitas utama perusahaan, transaksi insidentil pada periode ini, dan keuntungan/kerugian belum direalisasi, di luar distribusi dan investasi Comprehensive income: Income +/- keuntungan/kerugian belum direalisasi 25. Bedakan antara profit dan income! Profit: Selisih lebih pendapatan dengan beban pokok produksi Income: Selisih lebih pendapatan dengan semua beban yang timbul akibat operasi perusahaan 26. Bedakan antara business income dan accounting income! Business income kelebihan harga yang dibayar konsumen atas output perusahaan

dibandingkan dengan beban produksi yang dikeluarkan

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

10

AKUNTANSI

Accounting income

Income yang diperoleh perusahaan meliputi revenue dan gains [IAI]

27. Jelaskan financial capital dan physical capital! Financial capital menekankan pada nilai aktiva dikurangi nilai kewajiban yang menunjukkan

hasil operasi dan distribusi/kontribusi pemilik kepada perusahaan Physical capital barang dan jasa Perbedaan keduanya: Pada financial capital, perubahan nilai aktiva dan kewajiban termasuk dalam penentuan income. Sebaliknya pada physical capital, perubahan nilai aktiva dan kewajiban tidak termasuk penentuan income. 28. Jelaskan physical dan financial capital maintenance! Physical capital maintenance Laba hanya diperoleh jika kapasitas produktif fisik pada menekankan pada kemampuan fisik perusahaan untuk menghasilkan

akhir periode lebih dari kapasitas fisik pada awal periode, setelah mengeliminasi distribusi kepada dan investasi dari pemilik Financial capital maintenance Laba hanya diperoleh jika jumlah financial aktiva bersih

akhir periode melebihi jumlah financial aktiva bersih awal periode, setelah mengeliminasi distribusi kepada dan investasi dari pemilik. Pemeliharaan model keuangan dapat diukur dalam satuan moneter nominal maupun satuan daya beli konstan. 29. Bedakan antara return on investment dan return of investment! Return on investment perusahaan. Return of investment Pengembalian investasi dari perusahaan kepada pemilik. Imbal hasil atas modal pemilik yang diinvestasikan pada

Kedua konsep tersebut terkait dengan konsep pemeliharaan modal keuangan. Laba diartikan sebagai selisih lebih dari arus masuk aktiva terhadap jumlah yang dibutuhkan untuk memelihara modal.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

11

AKUNTANSI

30. Jelaskan perbedaan konsep proprietorship dan konsep entity! Konsep proprietorship perusahaan adalah agen yang mewakili pemilik dalam aktivitasnya

yang bertujuan meningkatkan kekayaan pemilik. Konsep entity perusahaan sebagai entitas ekonomi dan hukum terpisah dari pemilik

ataupun pihak-pihak yang berkepentingan 31. Apakah akresi? Akresi Pertambahan nilai karena proses alami atau pertumbuhan fisik sumberdaya. Dalam

akuntansi tidak diakui sebagai pendapatan. 32. Apakah perlakuan akuntansi terhadap cicilan! Pada penjualan cicilan, pendapatan baru diakui ketika perusahaan menerima kas meskipun telah menyerahkan barang atau jasa pada periode yang lalu. Hal ini memang bertentangan dengan syarat pengakuan pendapatan namun sesuai dengan prinsip konservatisme. 33. Jelaskan neraca dan laporan laba-rugi! Apakah kelemahannya? Neraca adalah laporan keuangan yang menyajikan posisi keuangan berupa sumberdaya ekonomi perusahaan dan klaim atas sumberdaya tersebut pada suatu waktu. Sedangkan laporan laba-rugi adalah laporan keuangan yang menyajikan hasil operasi perusahaan pada suatu periode. Kelemahan laporan-laporan tersebut: y y y Adanya penggunaan estimasi dan beragam metode pengukuran Berorientasi masa lalu Tidak merefleksikan nilai sekarang

34. Jelaskan klasifikasi dalam laporan arus kas! Klasifikasi dalam laporan arus kas yaitu arus kas operasi, investasi dan pendanaan. Selain itu, terdapat pula skedul untuk aktivitas non-kas. 35. Kenapa historical cost lebih unggul daripada basis pengukuran lain? Historical cost merupakan harga sepakatan antara pihak-pihak yang bertransaksi pada tanggal transaksi. Harga ini merepresentasikan nilai wajar dari suatu item LK pada saat transaksi.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

12

AKUNTANSI

Historical cost didukung oleh bukti otentik sehingga lebih objektif daripada dasar pengukuran yang lain. Penerapan historical cost mendorong informasi LK agar lebih reliable karena nilai item dalam LK dapat diverifikasi oleh siapapun dan nilainya tidak berbeda bagi pihak yang berbeda. 36. Mengapa SDM hingga sekarang tidak tercantum pada neraca? SDM yang unggul pada hakekatnya akan memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan. Oleh karena itu informasi SDM merupakan hal yang relevan dalam pengambilan keputusan. Hanya saja, manfaat ekonomi yang disedakan SDM tidak dapat diukur secara reliable dan objektif. Akibatnya, syarat pengakuan asset tidak terpenuhi. 37. Apakah beda neraca saldo dan neraca? Neraca saldo adalah suatu daftar yang menyajikan saldo semua akun baik akun riil maupun akun nominal. Sedangkan neraca adalah laporan yang menyajikan posisi keuangan berupa sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan dan klaim atas sumberdaya tersebut. Jadi neraca hanya menyajikan saldo akun riil saja. 38. Bagaimanakah klasifikasi asset lancar dan asset tetap berwujud? Aset lancar diklasifikasikan berdasarkan likuiditasnya [seberapa cepat konversi asset menjadi kas untuk membayar hutang lancar atau kegiatan operasi]. Aset tetap berwujud diklasifikasikan berdasarkan umur ekonomisnya.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

13

AKUNTANSI

39. Jelaskan siklus akuntansi! Siklus akuntansi dapat digambarkan sebagai berikut:

Bukti transaksi Jurnal Pembalik

Jurnal

Jurnal Penutup

Buku besar

Laporan keuangan Jurnal penyesuaia n

Neraca saldo

40. Sebutkan jenis jurnal! Terdapat berbagai jenis jurnal yaitu: y y Jurnal umum Jurnal khusus, terdiri atas: o o o o y y y Jurnal pembelian Jurnal penjualan Jurnal pengeluaran kas Jurnal penerimaan kas

Jurnal penyesuaian Jurnal koreksi Jurnal penutup

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

14

AKUNTANSI

y y

Jurnal pembalik Jurnal reklasifikasi

41. Akun apa sajakah yang mengalami penyesuaian? Akun-akun yang mengalami penyesuaian adalah akun akrual, deferral dan estimasi. Akun akrual Akun deferral pendapatan akrual, beban akrual pendapatan deferral, beban deferral

Akun estimasi beban depresiasi, beban piutang tak tertagih 42. Definisi kas Kas Aset moneter yang dapat dipergunakan untuk membayar kegiatan operasi perusahaan,

memperoleh asset lain, melunasi hutang atau didistribusikan kepada pemilik. 43. Apa saja sistem kas kecil? Ada dua system kas kecil yaitu imprest fund dan fluctuative fund. Imprest fund Besarnya saldo kas kecil setiap periode selalu tetap dan tidak terpengaruh

transaksi [kecuali sengaja dirubah oleh manajemen]. Jika saldo fisik lebih kecil daripada saldo buku dilakukan pengisian kembali. Imprest fund bergantung pada system voucher. Fluctuative fund Besarnya saldo kas kecil setiap periode terpengaruh volume transaksi

44. Untuk apa rekonsiliasi bank? Tujuan rekonsiliasi bank adalah untuk membandingkan saldo kas menurut buku kas perusahaan dengan rekening perusahaan di bank. Hal ini perlu dilakukan agar perusahaan memiliki bukti yang memadai atas saldo kas yang tercatat. Perbedaan mungkin terjadi antara buku kas dengan rekening karena adanya mutasi kas yang belum tercatat pada salah satu buku atau adanya kesalahan pencatatan. 45. Akuntansi Piutang dan Wesel Tagih Piutang Klaim perusahaan terhadap pihak lain untuk menyediakan asset atau jasa sebagai

akibat transaksi masa lalu.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

15

AKUNTANSI

Piutang dicatat pada waktu transaksi. Untuk piutang dagang juga memperhatikan syarat penjualan. Ada 2 syarat penjualan, yaitu: y y FOB shipping point gudang penjual FOB destination gudang pembeli Piutang dicatat pada harga perolehannya. Ada dua metode pencatatan yaitu: y y Metode neto: harga faktur dikurangi diskon penjualan yang diberikan Metode gross: harga faktur dicatat langsung sebagai harga perolehan transfer kepemilikan terjadi ketika barang telah sampai ke transfer kepemilikan terjadi ketika barang telah dikirim dari

Piutang disajikan sebesar nilai realisasi bersih yaitu besarnya harga perolehan dikurangi dengan estimasi atas penyisihan piutang yang tidak tertagih. Akuntansi untuk piutang tak tertagih: y y Penghapusan langsung piutang tak tertagih Metode penyisihan Perusahaan mengestimasi besarnya piutang tak tertagih pada suatu periode berdasarkan (a) penjualan kredit atau (b) analisis umur piutang. Piutang tak tertagih dihapus dengan mendebet penyisihan piutang tak tertagih. Wesel Tagih Klaim perusahaan terhadap pihak lain untuk menyediakan asset atau jasa Piutang yang tidak tertagih langsung dihapus sebagai beban

sebagai akibat transaksi masa lalu yang didukung oleh bukti formal. 46. Akuntansi Persediaan Persediaan dijual kembali Sistem pencatatan persediaan: y Metode fisik tidak dilakukan pencatatan atas mutasi fisik persediaan. Pada akhir Barang yang dimiliki oleh perusahaan yang disimpan dengan tujuan untuk

periode besarnya COGS ditentukan dengan menghitung selisih persediaan awal & pembelian dikurangi persediaan akhir fisik. y Metode perpetual dilakukan pencatatan setiap dilakukan mutasi fisik atas persediaan. Akibatnya besarnya COGS dapat diukur saat itu juga.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

16

AKUNTANSI

Dasar pencatatan persediaan: y y Dasar biaya LIFO Dolar 47. Bagaimana jika ada selisih nilai fisik dengan saldo buku persediaan akhir tahun? Dilakukan penyesuaian dengan mendebet Inventory Short and Over dan mengkredit Inventory [jika nilai fisik kurang dari saldo buku]. Demikian sebaliknya. 48. Akuntansi Aktiva Tetap Kriteria aktiva tetap: y y y y y Memiliki substansi fisik Masa manfaat lebih dari satu periode akuntansi Dimiliki untuk digunakan dalam kegiatan operasi Adanya bukti kepemilikan atau pengendalian Nilainya material berdasarkan FIFO, LIFO berdasarkan LCM, metode Retail, metode laba kotor, metode

Dasar non-biaya

Metode depresiasi: y y y Berdasarkan waktu: garis lurus, saldo menurun berganda, jumlah angka tahun Berdasarkan penggunaan: jam produksi, unit produksi Berdasarkan dasar lain: anuitas, kelompok, metode hibrida

49. Jelaskan criteria impairment! Impairment dilakukan ketika PV dari aliran arus kas masa depan < nilai buku aktiva tetap saat ini 50. Bagaimanakah metode kapitalisasi beban bunga atas pinjaman untuk konstruksi? Beban bunga dapat dikapitalisasi: y y Saat pengeluaran untuk konstruksi telah dilakukan Selama proyek dimulai hingga proyek berakhir

Ada tiga pendapat, yaitu kapitalisasi penuh, sebagian dan tanpa kapitalisasi.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

17

AKUNTANSI

51. Jelaskan criteria lease modal dan lease operasi! Kriteria yang membedakan lease modal dan lease operasi adalah: Untuk lessor dan lessee: y y y y Ada transfer kepemilikan Ada bargain purchase option Masa lease > 75% umur ekonomis aktiva PV angsuran > 90% nilai pasar wajar aktiva

Tambahan untuk lessor: y y Kolektibilitas angsuran Tugas lessor telah selesai [tak ada biaya tambahan di masa depan bagi lessor]

52. Apakah goodwill asset? Goodwill terbentuk saat perusahaan mengakuisisi perusahaan lain. Pada saat mengakuisisi, terdapat perbedaan antara harga yang dibayar dengan nilai buku perusahaan. Perbedaan tersebut mungkin untuk menyesuaikan dengan nilai wajar dari asset atau kewajiban yang dimiliki perusahaan terakuisisi. Perbedaan harga yang tersisa setelah penyesuaian nilai merupakan goodwill yang merupakan ukuran penilaian perusahaan induk atas kinerja manajemen, potensi pasar atau keunggulan anak perusahaan yang diharapkan memberi manfaat bagi perusahaan induk di masa depan. Dalam hal ini definisi asset telah terpenuhi yaitu manfaat ekonomi, pengendalian perusahaan serta hasil transaksi masa lalu. Informasi tentang goodwill relevan bagi pengambil keputusan karena menyiratkan penilaian manajemen atas nilai perusahaan anak. Nilai goodwill tercipta dari transaksi sehingga terdapat bukti yang memadai [reliable]. Besarnya goodwill dapat diukur sebagaimana dijelaskan di atas. Oleh karena itu goodwill diakui sebagai asset. 53. Akuntansi Kewajiban Pengukuran kewajiban: Untuk kewajiban lancar sesuai dengan harga sepakatannya, sedangkan kewajiban jangka panjang sesuai dengan PV dari aliran kas masa depan. Pada kewajiban lancar selisih antara harga sepakatan dengan PV dari aliran kas masa depan diabaikan karena tidak material [dikarenakan biasanya dilunasi kurang dari 1 tahun].

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI KEUANGAN DAN TEORI AKUNTANSI

18

AKUNTANSI

Pencatatan terhadap hutang lancar refinancing memperhatikan: y y Niat manajemen untuk melunasi Kemampuan manajemen melunasi

54. Apakah Kontijensi itu? Kontijensi tidak terjadi. Ada 2 kontijensi yaitu kontijensi keuntungan dan kontijensi kerugian. Sesuai konservatisme, kontijensi keuntungan ditangguhkan pengakuannya hingga benar-benar terealisasi sedangkan kontijensi kerugian tergantung apakah probable [berpeluang terjadi], possible [mungkin terjadi] atau remote [kecil kemungkinan terjadi]. Kontijensi kerugian diakui jika: y y Diperkirakan timbul kewajiban sebelum tanggal neraca Besarnya kerugian dapat diestimasi kondisi yang melibatkan ketidakpastian tentang keuntungan atau kerugian

perusahaan yang akan diselesaikan jika satu atau lebih kejadian di masa depan terjadi atau

55. Sebutkan jenis-jenis Deviden. Jelaskan! Jenis-jenis deviden: y y Deviden kas pembagian kepada pemegang saham dalam bentuk kas pembagian kepada pemegang saham dalam bentuk tambahan

Deviden saham

saham. Deviden saham tidak melibatkan transfer sumberdaya hanya transfer saldo akun dari Laba Ditahan ke Modal Saham dan Tambahan Modal Disetor. Dalam jumlah besar, deviden saham dapat dianggap sebagai stock split. y y Deviden property Deviden skrip pembagian kepada pemegang saham dalam bentuk properti pembagian kepada pemegang saham dalam bentuk surat utang yang

berjangka waktu tertentu. Pada waktu jatuh tempo, perusahaan membayarkan nilai terutang beserta bunganya y Deviden likuidasi pembagian kepada pemegang saham yang berasal dari saldo tambahan model disetor.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga |

19

AKUNTANSI

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


Electronic Commerce Cara untuk mengklasifikasikan electronic commerce adalah dengan melihat siapa saja yang terlibat dalam transaksi electronic commerce. Ada tiga kategori dari electronic commerce : o o o Business-to-consumer (B2C) Business-to-business (B2B) Consumer-to-consumer (C2C)

Tipe Tipe Utama Sistem Dalam Organisasi Macam-Macam Sistem Pada Tingkatan Organisasi 1. Sistem level-operasional Memonitor aktivitas dan transaksi dasar pada organisasi. Tujuannya untuk memberi informasi atas rutinitas aktivitas dan mencatat alur transaksi di seluruh lini organisasi. 2. Sistem level-pengetahuan Mendukung pengetahuan dan kerja data pada organisasi. Tujuannya untuk membantu perusahaan bisnis untuk mengintegrasikan teknologi baru ke dalam bisnis dan membantu organisasi mengendalikan alur kerjanya. 3. Sistem level-manajemen Mendukung pemonitoran,

pengendalian,

pengambilan

keputusan,

dan

aktivitas

administratif dari manajer madya. Tujuannya untuk melayani keputusan non-rutin, sering memberi jawaban atas pertanyaan apa-jika. 4. Sistem level-strategi Mendukung manajemen senior menyusun perencanaan aktivitas jangka panjang Tujuannya untuk menyesuaikan perubahan perubahan pada lingkungan eksternal dengan kemampuan nyata organisasi.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

20

AKUNTANSI

Enam Tipe Utama Sistem 1. Sistem Pemrosesan Transaksi sistem terkomputerisasi yang menjalankan dan merekam transaksi bisnis rutin harian, melayani level operasional dari organisasi. 2. Sistem Kerja Pengetahuan (Knowledge Work Systems/KWS) Sistem informasi yang membantu pekerja pengetahuan dalam menciptakan dan mengintegrasikan pengetahuan baru dalam organisasi 3. Sistem Kantor (Office Systems/OS) OS membantu para pekerja data.OS merupakan aplikasi teknologi informasi yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas pekerja data dengan cara mendukung aktivitas koordinasi dan komunikasi kerja kantoran. 4. Sistem Informasi Manajemen (Management Information Systems/MIS) Sistem informasi pada level manjerial organisasi yang melayani fungsi perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan dengan cara menyediakan rangkuman rutin dan laporan perkembangan. Pada umumnya, MIS bergantung pada TPA sebagai data mereka. 5. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems/DSS) DSS membantu manajer dalam membuat keputusan yang unik, cepat berubah dan tidak mudah ditentukan di masa depan. DSS menggunakan informasi internal dari TPS dan MIS, tetapi selain itu DSS juga menggunakan informasi dari sumber eksternal, seperti harga pasar atau harga produk pesaing. DSS menggunakan berbagai macam model untuk menganalisis data atau memadatkan banyak data dalam suatu bentuk sehingga bisa dianalisis oleh pembuat keputusan. 6. Sistem Pendukung Eksekutif (Excecutive Support Systems/ESS) Sistem yang ada pada tingkatan strategik organisasi. Digunakan oleh manajer senir untuk membantu membuat keputusan. ESS dibuat untuk menggabungkan data yang berasal dari luar organisasi dan informasi yang diperoleh pada MIS dan DSS internal. Interelasi antar sistem adalah beragam tipe sistem pada organisasi saling memiliki ketergantungan. SPT merupakan penghasil informasi yang utama, yang dibutuhkan oleh sistem lainnya. Sistem lain itu kemudian menghasilkan informasi bagi sistem berikutnya.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

21

AKUNTANSI

HUBUNGAN SATU SISTEM DENGAN SISTEM LAINNYA

ESS

MIS

DSS

KWS dan OS

TPS

BERAGAM SISTEM DARI PERSPEKTIF FUNGSIONAL 1. Sistem Penjualan dan Pemasaran mengidentifikasi pelanggan, mengetahui

apa

yang

mereka

butuhkan

serta

mengembangkan produk dan jasa untuk memenuhi permintaan tersebut. menghubungi pelanggan, menjual produk dan jasa, menerima pesanan, dan menindaklanjuti penjualan. 2. Sistem Produksi dan Pabrikasi mengerjakan perencanaan, pengembangan,

dan

pemeliharaan

fasilitas

produksi,

pencapaian tujuan produksi, ketersediaan materi-materi produksi, dan kesanggupan memproduksi material, dan penjadwalan pemakaian peralatan, fasilitas, material, dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan produk. 3. Sistem Keuangan dan Akuntansi melacak aset-aset keuangan perusahaan dan aliran dana.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

22

AKUNTANSI

4. Sistem Sumber Daya Manusia mengidentifikasikan potensi-potensi karyawan, memelihara catatan lengkap atas tiap karyawan, dan menciptakan program untuk mengembangkan talenta dan keterampilan karyawan. mengurus data2 karyawan; melacak keterampilan karyawan, kinerja, dan pelatihan; dan mendukung perencanaan untuk kompensasi dan perkembangan karier karyawan. Mengintegrasikan sistem-sistem di atas dapat dilakukan dengan cara aplikasi enterprise yaitu sistem yang mampu mengkoordinasi aktivitas, keputusan, dan pengetahuan di lintas fungsi, level dan unit bisnis pada perusahaan. Di dalamnya terdapat sistem enterprise, sistem manajemen rantai persediaan, sistem manajemen hubungan pelanggan, dan sistem manajemen pengetahuan. SISTEM YANG TERINTEGRASI SISTEM ENTERPRISE Mengintegrasikan proses kunci bisnis untuk keseluruhan perusahaan ke dalam sistem perangkat lunak tunggal yang memampukan informasi untuk mengalir dengan lancar di keseluruhan organisasi yang bersangkutan. Fokus utama pada proses internal, namun bisa juga meliputi transaksi dengan penjual dan pelanggan. SISTEM PERENCANAAN RANTAI PERSEDIAAN Memungkinkan perusahaan menghasilkan prediksi permintaan atas suatu produk dan untuk mengembangkan rencana pabrikasi dan sourcing untuk produk yang bersangkutan. Sistem ini dapat menghindari terjadinya efek bullwhip (fluktuasi fluktuasi besar pada inventori di sepanjang rantai yang mengakibatkan munculnya tuntutan tuntutan fluktuasi kecil tak terduga). MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN (CRM) Customer Relation Management tidak memandang pelanggan sebagai sumber pendapatan yang harus dieksploitasi, tetapi merupakan asset jangka panjang yang harus dipelihara. SISTEM MANAJEMEN PENGETAHUAN PADA PERUSAHAAN Bertugas mengumpulkan semua pengetahuan dan pengalaman yang relevan pada perusahaan dan membuatnya tersedia dimana saja dan kapan saja diperlukan untuk mendukung proses bisnis dan keputusan manajemen.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

23

AKUNTANSI

Konsep dan Istilah Organisasi File Sistem komputer mengorganisasi data secara hierarkis dan dimulai dari bit, byte kemudian field, record, dan database. y y y y y y Bit merepresentasi unit terkecil dari data yang bisa ditangani komputer. Sekumpulan bit disebut byte, merepresentasi satu karakter, yang bisa berupa huruf, angka atau symbol. Field ialah pengelompokan karakter ke dalam kata, sekelompok kata, atau kumpulan angka, seperti nama atau usia orang. Record adalah sekelompok field yang saling terelasi. File merupakan sekelompok record yang bertipe sejenis. Database ialah sekelompok file yang saling terelasi.

Contoh: aplikasi penjualan Sebuah record merepresentasikan sebuah entitas. Suatu entitas bisa berupa orang, tempat, benda atau peristiwa yang merupakan informasi. Order adalah entitas umum dalam file penjualan, yang berarti kumpulan informasi pada file order penjualan. Tiap karakter atau kualitas yang menerangkan entitas tertentu disebut atribut. Misalnya, kode order, tanggal order, jumlah order, kode item dan jumlah item merupakan atribut untuk entitas pesanan. Tiap record dalam sebuah file harus memiliki sekurang-kurangnya sebuah field yang secara unik mengidentifikasi perihal record tersebut, sehingga record bisa diambil, diperbarui, atau disortir. Pengidentifikasi ini disebut key field.

DEFINISI DATABASE Definisi database yang lebih tepat adalah koleksi data yang terorganisasi untuk melayani beragam aplikasi secara efisien dengan mensentralisasi data dan meminimalisasi data berlebih.

Sistem Manajemen Database Sistem manajemen database (DBMS/database management system) adalah perangkat lunak yang memungkinkan organisasi untuk mensentralisasi data, mengelolanya secara efisien, dan menyediakan akses ke data yang disimpan oleh program aplikasi. Dengan menggunakan file

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

24

AKUNTANSI

data tradisional, programmer harus menentukan ukuran dan format untuk tiap elemen data yang digunakan dalam program lalu memerintahkan kepada komputer untuk mencarinya. Sistem DBMS mengurangi tugas programmer atau penggguna akhir untuk memahami dimana dan bagaimana data secara nyata tersimpan dengan cara memisahkan tampilan fisik dan logika dari data. Tampilan logika berarti merepresentasi data sebagaimana diinginkan oleh pengguna akhir atau para ahli bisnis, sedangkan tampilan fisik berarti menampilkan bagaimana data secara nyata di organisasi dan terstruktur pada medium penyimpanan fisik. Sistem manajemen database memiliki tiga komponen : 1. Bahasa definisi data ; yaitu komponen dari sistem manajemen database yang mendefinisikan masing-masing elemen dan sebagaimana tampak dalam database. 2. Bahasa manipulasi data ; yaitu sebuah bahasa yang terasosiasi dengan sebuah sistem manajemen database yang bisa digunakan oleh pengguna akhir dan programmer untuk memanipulasi data dalam database. Bahasa manipulasi data yang paling banyak digunakan dewasa ini adalah Structured Query Language atau SQL. 3. Kamus data ; yaitu piranti terotomasi atau manual untuk menyimpan dan mengorganisasi informasi mengenai data yang terdapat pada database. JENIS-JENIS DATABASE DBMS Relasional [untuk PC, komputer yang lebih besar dan mainframe] Model data relasional merepresentasikan semua data dalam database sebagai tabel dua dimensi sederhana yang disebut relasi. Dalam database relasional, digunakan tiga operasi dasar untuk mengembangkan sekumpulan data yang berguna, yaitu : select (pilih), project (proyeksikan), joint (gabungkan). DBMS Hierarkis dan Jaringan DBMS hierarkis menampilkan data kepada pengguna dalam struktur seperti pohon. Di dalam tiap record, elemen data terorganisasi ke dalam kepingankepingan record yang disebut segmen.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

25

AKUNTANSI

Karyawan

Kompensasi

Tugas Pekerjaan

Tunjangan

Evaluasi Kerja

Catatan Gaji

Pensiun

Asuransi Jiwa

Tunjangan Kesehatan

Gambar di atas menunjukkan struktur hierarkis yang bisa digunakan oleh sumber daya manusia. Struktur yang teratas ialah root, dibawahnya adalah child pertama, sedangkan struktur yang paling bawah adalah child kedua. Database Berorientasi-Objek Database berorientasi objek adalah suatu bentuk pengelolaan data yang menyimpan data dan prosedur sebagai objek yang bisa secara otomatis diambil dan dibagi-pakai; objek bisa terdiri dari multimedia.

Merancang Database Untuk membuat sebuah database harus melalui dua macam perancangan : rancangan konseptual dan rancangan fisik. Rancangan konseptual, logis adalah model abstrak dari database dalam sudut pandang bisnis, sedangkan rancangan fisik menunjukkan bagaimana database secara nyata dikelolapada perangkat penyimpanan.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

26

AKUNTANSI

Mendistribusikan Database Database terdistribusi adalah database yang tersimpan dalam lebih dari satu lokasi fisik.Beberapa bagian tersimpan secara fisik pada satu lokasi, dan bagian-bagian lain tersimpan pada lokasi lain. Terdapat dua cara mendistribusikan database, yaitu database terpartisi dan duplikasi database. Untuk database terpartisi, database pusatnya bisa dipartisi, sehingga tiap prosesor remote mendapatkan data yang dibutuhkan untuk melayani wilayah lokalnya.

Data Warehouse dan Data Mining Data warehouse adalah database, dengan perangkat pelaporan dan query, yang menyimpan data saat ini dan data historis mengenai hal-hal potensial bagi semua manajer perusahaan. Sedangkan, data mining menggunakan beragam teknik untuk menemukan pola tersembunyi dan relasi dalam sekumpulan besar data dan menarik kesimpulan aturan dari kumpulan data tersebut sehingga bisa digunakan untuk memprediksi perilaku masa depan dan menuntun pengambilan keputusan.

Pengendalian Sistem Informasi: Terdapat dua tipe dari pengendalian sistem informasi yaitu, pengendalian umum (general controls) dan pengendalian aplikasi (application controls). Pengendalian umum terdiri dari : pengendalian perangkat lunak, pengendalian perangkat keras secara fisik, pengendalian operasional komputer, pengendalian keamanan data,pengendalian melalui proses implementasi sistem, dan pengendalian administratif. Pengendalian aplikasi dapat diklasifikasi menjadi : pengendalian input, pengendalian proses, dan pengendalian output.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

27

AKUNTANSI

MENGENAI KNOWLEDGE MANAGEMENT 1. Knowledge management merupakan seperangkat proses bisnis yang dikembangkan perusahaan untuk menciptakan, menyimpan, mentransfer serta mengaplikasikan pengetahuan.

2. Perbedaan antara data, informasi, pengetahuan dan kebijaksanaan. Data adalah aliran kejadian dan transaksi yang ditangkap sistem organisasidan mempunyai arti penting. Untuk mengubah data menjadi informasi, perusahaan perlu mengorganisasikan data dalam kategori yang mudah dipahami. Informasi tersebut akan diubah menjadi pengetahuan oleh perusahaan, yang akan diubah menjadi sumber kebijaksanaan perusahaan dalam proses pengambilan keputusan. Dimensi yang Penting dari Pengetahuan 1. pengetahuan adalah asset perusahaan 2. pengetahuan mempunyai bentuk yang berbeda [bisa berbentuk tacit (pengetahuan yang sudah ada di benak pegawai & tak didokumentasikan) ataupun explicit (pengetahuan yang didokumentasikan) 3. pengetahuan mempunyai lokasi 4. pengetahuan bersifat situasional Akuisisi pengetahuan = Organisasi mendapatkan pengetahuan dengan berbagai cara. Penyimpanan pengetahuan = Setelah suatu pengetahuan didapatkan, harus didokumentasikan, dibuat polanya, dan diatur oleh para ahli kemudian harus disimpan agar dapat diketahui dan diakses oleh karyawan. Penyebaran pengetahuan = Portal, e-mail, pesan instan, dan search engine yang marak saat ini sangat membantu dalam proses pengeksplorasian dan penyebaran pengetahuan. Penerapan pengetahuan = Suatu pengetahuan yang belum dibagikan dan diterapkan pada permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan, maka pengetahuan itu bukan menjadi suatu nilai tambah pada nilai bisnis. Pembangunan organisasional dan modal manajemen. 4. Sistem pengetahuan terstruktur adalah pengetahuan yang secara eksplisit tertuang pada dokumen formal, seperti pada aturan formal yang didapatkan organisasi dari memperhatikan para ahli dan kebiasaan pengambilan keputusan mereka. Dengan adanya sistem pengetahuan terstruktur maka dapat memudahkan karyawan untuk mengakses

3.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

28

AKUNTANSI

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

dan mendapatkan tambahan pengetahuan yang berasal dari ahli yang telah ada di perusahaan. Sistem pengetahuan semiterstruktur ialah semua informasi di dalam perusahaan yang tidak tertuang di dalam dokumen formal atau laporan formal yang ditulis oleh sesorang di bidangnya. Sistem pengetahuan semi terstruktur dapat mengurangi biaya dan meningkatkan kenyamanan. Sistem jaringan pengetahuan dapat mengubah pengetahuan yang belum terstruktur, tersimpan, dan belum didokumentasikan menjadi pengetahuan tersirat yang dapat disimpan dalam database. Sistem pakar adalah program komputer yang berciri intensif-pengetahuan yang menangkap kehlian manusia dalam wilayah pengetahuan yang terbatas. Sistem pakar bekerja dengan memodelkan atau merepresentasikan pengetahuan manusia dalam suatu cara yang bisa diproses oleh komputer. Sistem ini mendukung manajemen pengetahuan dengan cara menangkap pengetahuan para karyawan yang terampil dalam bentuk serangkaian aturan. Pembenaran berbasis-kasus (case-based reasoning) adalah teknologi kecerdasan tiruan yang merepresentasikan pengetahuan sebagai sebuah database kasus dan solusi.Perbedaannya dengan sistem pakar ialah, sistem pakar bekerja dengan cara menerapkan serangkaian aturan IF-THEN-ELSE terhadap basis pengetahuan, keduanya berasal dari para ahli. Sebaliknya, pembenaran berbasis-kasus merepresentasikan pengetahuan sebagai serangkaian kasus, dan basis pengetahuan ini terus menerus diperluas dan disaring oleh pengguna. Jaringan sistem saraf adalah perangakat keras atau perangkat lunak yang berusaha menyerupai pola pemrosesan dari otak biologis.Jaringan sistem saraf membantu perusahaan dengan melakuakan input-input ke dalam jaringan itu dengan memberikan serangkaian data latihan agar input memproduksi serangkaian output atau kesimpulan. Ini dapat membantu komputer mempelajari solusi yang benar berdasarkan contoh. Fuzzy logic adalah kecerdasan tiruan (artificial intelligence/AI) berbasis-aturan yang mengizinkan ketidakakuratan dengan menggunakan syarat-syarat yang tidak khusus yang disebut fungsi keanggotaan untuk menyelesaikan masalah.Fuzzy logic sangat berguna untuk pengambilan keputusan dan kendali organisasi. Genetic Algorithms adalah Metode pemecahan masalah yang mendorong evolusi solusi atas masalah-masalah tertentu menggunakan model organisme hidup yang beradaptasi terhadap lingkungannya. Algoritma genetik membantu menyelesaikan masalah dengan mengubah dan mengorganisasi-ulang bagian-bagian dari komponennya menggunakan proses seperti reproduksi, mutasi dan seleksi alamiah.Algoritma genetik cocok untuk menyelesaikan masalah peminimalan biaya, pemaksimalan keuntungan, efisiensi jadwal dan penggunaan sumber daya. 12. Level Pembuat Keputusan:

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

29

AKUNTANSI

Manajemen senior ( berkonsentrasi pada keputusan strategic jangka panjang yang dapat merubah perusahaan) y Manajemen madya (berkonsentrasi pada keputusan yang spesifik informasi berjangka waktu mengenai kinerja perusahaan, termasuk pendapatan dan biaya serta rencana pengembangan untuk mencapai tujuan strategic) y Manajemen operasional dan proyek kelompok (memonitor kinerja tiap sub unit dan mengelola pekerja individual) y Pekerja individual (pekerja berusaha mencapai target yang telah ditetapkan oleh manajer di atas mereka melalui aktivitas yang sifatnya rutin) 13. Tipe Keputusan y Keputusan terstruktur (bersifat berulang dan rutin, pembuat keputusan dapat mengikui prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya untuk mengatasi permasalahan yang terjadi) y Keputusan tidak terstruktur (bersifat luar biasa, penting atau jarang terjadi. Pembuat keputusan harus menyediakan penilaian, evaluasi serta pemahaman terhadap permasalahan) y Keputusan semiterstruktur (sebagian permasalahan bisa diselesaikan melalui prosedur yang ada, namun sebagian lagi harus dianalisis mendalam) 14. Langkah Pembuatan Keputusan y Kecerdasan ( apa masalahnya) y Disain ( apa solusi yang mungkin) y Pilihan ( apa solusi terbaik) y Implementasi ( apakah solusi itu berhasil, apakah dapat membuat kerja lebih baik) 15. Perbedaan antara SIM dan SPK SIM memberi informasi mengenai kinerja perusahaan sebagai bnatuan bagi manajer y dalam memonitor dan mengendalikan bisnis. SIM menghasilkan laporan regular terjadwal dan baku berdasarkan data yang diambil dan dirangkum dari sistem pemrosesan transaksi (SPT). SIM menyelesaikan masalah terstruktur. SPK memberikan serangkaian kemampuan baru untuk keputusan keputusan non rutin dan kendali pengguna. SPK menekankan perubahan, fleksibilitas, dan rafting cepat. SPK menyelesaikan masalah semi terstruktur dan menganalisis masalah tak terstruktur. 16. SPK terkendali-model: Merupakan sistem berdiri sendiri primer yang menggunakan beberapa jenis model untuk menjalankan jenis analisis bagaimana-jika dan jenis analisis lainnya.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

30

AKUNTANSI

SPK terkendali-data: Mendukung pengambilan keputusan dengan memungkinkan para penggunanya untuk mengambil dan menganalisis informasi berharga yang sebelumnya terpendam dalam kumpulan database besar. 17. Komponen Komponen SPK Komponen komponen utama dari SPK terdiri dari : y Database SPK (kumpulan data historis atau masa kini dari sejumlah aplikasi atau kelompok. Bisa berupa database PC atau penyimpanan data besar) y Sistem Perangkat Lunak SPK (koleksi peranti perangkat lunak yang dipergunakan untuk analisis data, missal peranti OLAP, peranti data mining, atau koleksi model matematis dan analisis) y Antarmuka Pengguna 18. SPK untuk Supply Chain Management SPK bisa digunakan untuk membantu manajer menguji rantai yang kompleks secara menyeluruh dan mencari di antara sejumlah besar alternative untuk kombinasi yang paling efisien dan hemat biaya. SPK untuk Customer Relationship Management SPK untuk analisis dan segmentasi pelanggan. SPK memungkinkan perusahaan

mensegmentasi basis pelanggannya dengan akurasi yang tinggi sehingga bisa digunakan untuk menyusun promosi pemasaran. Berdasarkan hasil data mining, perusahaan bisa mengembangkan promosi pemasaran tertentu untuk setiap segmen pelanggan. 19. Visualisasi data merupakan teknologi untuk mempermudah pengguna mengetahui pola dan relasi dalam sejumlah besar data dengan mempresentasikannya dalam format digital. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan sistem dengan perangkat lunak yang bisa menganalisis data menggunakan peta digital nuntuk meningkatkan perencanaan dan pengambilan keputusan. 20. SPK Pelanggan Berbasis Web Sistem Pendukung Keputusan Pelanggan (SPKP) merupakan sistem untuk membantu proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pelanggan.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

31

AKUNTANSI

Orang orang yang tertarik melakukan pembelian sebuah produk atau layanan bisa menggunakan mesin pencari dari Internet untuk membantu pencarian informasi yang dibutuhkan dan keputusannya. 21. SPKK merupakan sistem interaktif berbasis- komputer yang mempermudah solusi atas masalah tak terstruktur dengan sekelompok pengambil keputusan yang bekerja secara bersama dalam satu kelompok. 22. SPKK terdiri dari tiga elemen dasar : perangkat keras, peranti perangkat lunak, dan orang-orang. Perangkat keras mengacu pada fasilitas pertemuan itu sendiri, seperti ruangan, meja dan kursi. Perangkat lunak SPKK khususnya meliputi: y y y y y Orang Kuesioner elektronik Peranti brainstorming elektronik Pengorganisasi ide Peranti kuesioner Peranti pengambilan suara orang mengacu tidak hanya pada partisipan namun juga para fasilitator dan sering

juga staf yang mengurus perangkat keras dan perangkat lunak. 23. Dengan menggunakan SPKK , keuntungan yang bisa didapatkan antara lain: y Peningkatan produktivitas dan jumlah peserta y Memberi jaminan bagi kontributor anonimitas sehingga para peserta bisa fokus pada evaluasi ide atau gagasan itu sendiri. y Meningkatkan jumlah ide dan kualitas pengambilan keputusan, juga menghasilkan solusi yang diharapkan hanya dalam beberapa kali pertemuan. 24. Peran Sistem Pendukung Eksekutif pada Organisasi SPE kontemporer bisa mengumpulkan semua data dari beragam komponen pada organisasi dan memungkinkan manajer memilih, mengakses, dan memyatukan sesuai kebutuhan dengan menggunakan peranti analisis desktop yang mudah digunakan dan tampilan data online. SPE memiliki kemampuan untuk menggali lebih dalam yaitu suatu kemampuan untuk berpindah dari satu keeping data ringkasan ke rincian data yang lebih rinci lagi. 25. Keuntungan SPE adalah : y Fleksibilitas ( para eksekutif bebas membentuk masalah sejauh diperlukan, dengan menggunakan sistem sebagai sebuah perpanjangan dari proses berpikir mereka)

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

32

AKUNTANSI

y y y

Kemampuan untuk menganalisis, memperbandingkan, dan menyoroti berbagai tren. Kemudahan penggunaan grafis Meningkatkan kinerja manajemen dan memperluas ruang kendali manajemen puncak.

GARIS BESAR PENGEMBANGAN SISTEM Pengembangan Sistem merupakan aktivitas-aktivitas yang berakibat dimunculkannya solusi sistem informasi atas masalah atau peluang organisasi. Proses pengembangan sistem : analisis sistem desain sistem pemrograman pengujian konversi produksi dan pemeliharaan. Analisis Sistem Merupakan analisis atas masalah yang akan dipecahkan oleh organisasi menggunakan sisteminformasi. Mencakup studi kelayakan untuk menentukan apakah solusi itu bisa dilakukan. Selanjutnya menetapkan persyaratan informasi (pernyataan terinci atas kebutuhan-kebutuhan informasi dari sistem yang baru; mengidentifikasi siapa yang membutuhkan informasi dan bilamana, dimana, serta bagaimana informasi dibutuhkan) Perancangan Sistem Merupakan perincian bagaimana sistem sesuai dengan persyaratan informasi sebagaimana ditentukan oleh analisis sistem. Menyelesaikan Proses Pengembangan Sistem Pemrograman ( proses penerjemahan spesifikasi sistem yang telah dipersiapkan

sebelumnya pada tahap perancanganke dalam kode kode program.) Pengujian (proses menyeluruh dan mendalam yang menentukan apakah sistem menghasilkan output yang diinginkan berdasarkan kondisi yang sudah diketahui), terdiri dari : y y y pengujian unit ( proses pengujian terhadap masing masing program secara terpisah dalam sistem. Kadang disebut pengujian program) pengujian sistem (menguji fungsionalitas sistem informasi secara keseluruhan untuk menentukan apakah cirri-ciri khas modul bisa berfungsi sebagaimana direncanakan) pengujian penerimaan (menyediakan sertifikasi akhir bahwa sistem telah siap digunakan dalam set produksi)

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

33

AKUNTANSI

rencana pengujian (dipersiapkan oleh tim pengembangan dalam kerja sama dengan pengguna; mencakup semua persiapan untuk serangkaian pengujian yang harus dijalankan pada sistem) Konversi (proses penggantian dari sistem lama ke sistem yang baru) terdiri dari 4 strategi: y strategi paralel (pendekatan konversi yang aman dan konservatif di mana sistem lama dan sistem baru dijalankan bersama selama beberapa waktu sampai setiap orang merasa yakin bahwa sistem yang baru berfungsi dengan benar) y strategi penggantian langsung (pendekatan konversi yang berisiko di mana sistem yang baru secara keseluruhan menggantikan sistem lama pada hari yang sudah ditentukan) y strategi studi pilot (strategi untuk memperkenalkan sistem yang baru ke pihak pihak terbatas pada organisasi sampai sistem itu terbukti berfungsi secara baik; hanya setelah terbukti berfungsi baik maka kemudian sistem tersebut diterapkan ke semua pihak pada organisasi) y strategi pendekatan fase (pengenalan sistem yang baru secara bertahap baik kepada fungsi organisasi maupun unit organisasi) Produksi (tahap setelah sistem baru diinstal dan konversi diselesaikan; selama waktu y ini,sistem ditinjau ulang oleh para pengguna dan spesialis teknis untuk menetukan seberapa baik sistem baru telah memenuhi sasaran) dan pemeliharaan ( perubahan perubahan dalam hal perangkat keras, perangkat lunak, dokumentasi, atau prosedur pada sebuah sistem produksi untuk memperbaiki kesalahan, memenuhi persyaratan, atau memperbaiki proses efisiensi).

PENDEKATAN ALTERNATIF PEMBANGUNAN SISTEM Siklus Hidup Sistem Tradisional Siklus hidup sistem: metode tradisional untuk mengembangkan sistem informasi yang membagi proses pengembangan sistem ke dalam tahap tahap formal yang masing masing tahap harus diselesaikan secara sekuensial oleh divisi yang sangat formal antara pengguna akhir dan pakar/ahli sistem informasi. Prototyping Merupakan proses pembangunan sistem yang bersifat eksperimental secara cepat dan murah untuk tujuan demonstrasi dan evaluasi sehingga pengguna bisa dengan lebih baik menentukan persyaratan informasi.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

34

AKUNTANSI

Prototype merupakan versi uji coba dari sistem informasi untuk tujuan demonstrasi dan evaluasi, sedangkan iterative adalah proses pengulangan langkah-langkah secara terusmenerus dalam usaha membangun sebuah sistem. Langkah Langkah dalam Prototiping Langkah 1 : mengidentifikasi persyaratan dasar pengguna Langkah 2 : membuat prototype awal Langkah 3 : menggunakan prototype Langkah 4 : revisi dan perbaikan prototype Pengembangan Pengguna-Akhir Adalah pengembangan sistem informasi oleh pengguna akhir dengan sedikit atau tanpa bantuan formal dari para pakar teknis sistem informasi. Mengelola pengembangan pengguna akhir dapat dilakukan manajemen dengan menetapkan dasar pembiayaan untuk proyek sistem informasi pengguna akhir, menetapkan standar perangkat keras, perangkat lunak dan standar kualitas untuk berbagai aplikasi. Paket Perangkat Lunak Aplikasi dan Outsourcing Perangkat lunak aplikasi merupakan program perangkat lunak aplikasi komersil yang siap digunakan baik dengan cara dibeli ,ataupun disewa. Outsourcing adalah perjanjian/kontrak pengoperasian pusat computer,jaringan

telekomunikasi, atau pengembangan aplikasi kepada vendor eksternal.

MENGORGANISASI SISTEM INFORMASI INTERNASIONAL Strategi Global dan Organisasi Bisnis Empat strategi global pokok yang membentuk dasar untuk struktur organisasi perusahaan khas : global ialah eksportir domestik, multinasional, franchiser, dan transnasional. Masing-masing strategi ini memiliki struktur organisasi bisnis yang

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

35

AKUNTANSI

Fungsi Bisnis Produksi Keuangan/Akuntansi Sumber Daya Manusia Manajemen Strategis

Eksportir Domestik Tersentralisasi Tersentralisasi Tersentralisasi Tersentralisasi

Multinasional Tersebar Tersebar

Franchiser Terkoordinasi Terkoordinasi

Transnasional Terkoordinasi Terkordinasi Terkoordinasi

Tersentralisasi Tersentralisasi Terkoordinasi Tersentralisasi Terkoordinasi

Penjualan/Pemasaran Tercampur

Tersentralisasi Tersentralisasi Terkoordinasi

Strategi eksportir domestik dibedakan oleh aktiviitas korporat yang tersentralisasi di negara asal. Hampir semua perusahaan internasional dimulai dengan cara seperti ini, dan sebagian lainnya beralih ke bentuk-bentuk lain. Produksi, keuangan/akuntansi, asal. Strategi multinasional berkonsentrasi pada pengelolaan keuangan dan pengendalian di luar kantor pusat sementara mendesentralisasi produksi, penjualan, dan pemasaran ke beragam unit di negara-negara lain. Produk dan jasa yang dijual di negara-negara lain diadaptasi agar sesuai dengan kondisi pasar lokal. Franchiser adalah sebuah perusahaan yang produknya diciptakan, dirancang, didanai dan awalnya diproduksi di negara asalnya, namun demi alasan-alasan kekhususan produk, maka harus sangat bergantung pada personil luar negeri dalam hal produksi, pemasaran dan sumber daya manusia masa depan. Strategi transnasional, hampir semua aktivitas nilai tambah dikelola dalam perspektif global tanpa acuan nasional, sehingga mengoptimalkan sumber-sumber persediaan dan permintaan di mana pun terjadi, dan mengambil keuntungan dari persaingan lokal. Perusahaan-perusahaan transnasional menggunakan kerangka global sebagai kerangka acuan manajemen. penjualan/pemasaran, sumber-sumber daya manusia, dan

manajemen strategi dipersiapkan untuk mengoptimalkan sumber-sumber di negara

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

36

AKUNTANSI

Sistem Global yang Sesuai dengan Strategi Sistem tersentralisasi adalah sistem yang pengembangan dan pengoperasiannya dilaksanakan/terjadi seluruhnya di negara asal tempat sistem tersebut (domestik). Sistem terduplikasi adalah sistem yang pengembangannya dilaksanakan di negara asal tempat sistem tersebut, namun pengoperasiannya dialihkan ke unit-unit otonomi di lokasi-lokasi luar negeri. Sistem terdesentralisasi adalah sistem yang masing-masing unitnya di luar negeri merancang sendiri solusi dan sistemnya. Sistem jaringan adalah sistem yang pengembangan dan pengoperasiannya di lintas unit terjadi secara terkoordinasi dan terintegrasi.

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

37

AKUNTANSI

AKUNTANSI BIAYA DAN AKUNTANSI MANAJEMEN


Cost Kas/ekuivalen kas yang dikorbankan untuk barang dan jasa yang diharapkan member

manfaat kepada organisasi Cost assignment

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGAUDITAN PERPAJAKAN

Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga | AKUNTANSI BIAYA DAN AKUNTANSI MANAJEMEN

38