1

Perangkutan/Transportasi
2

Proses Pemenuhan Kebutuhan
Bergerak g

Tidak Bergerak

Pemenuhan kebutuhan jasa: P h k b h Internet, delivery, teleconference, dsb

Dari Satu Tempat Ke Tempat Lain Perlu Moda Transportasi

PERENCANAAN DAN PEMODELAN TRANSPORTASI
Dr. NINDYO CAHYO KRESNANTO

Prasarana Transportasi Pergerakan Lalulintas

“Terciptanya suatu sistem transportasi/pergerakan yang / aman, efisien, efektif, nyaman, murah, dan sesuai lingkungan (termasuk safety)”

Sistem Transportasi Makro
3 4

Sistem Transportasi Makro
Sistem K i t Si t Kegiatan:
Mengatur tata ruang/tata guna lahan disuatu wilayah (N (Nasional, Propinsi, Kabupaten/Kota). , p , p / )

SS SISTEM KEGIATAN G

SS SISTEM JARINGAN J G

Sistem Pergerakan:
Pergerakan akan timbul dengan adanya penataan ruang untuk kegiatan-kegiatan tertentu.

Sistem Jaringan:
SISTEM PERGERAKAN

Digunakan sebagai prasarana penghubung atau f ilit Di k b i h b t fasilitas pergerakan.

Sistem Lembaga: g
SISTEM KELEMBAGAAN

Digunakan untuk mengelola semua keterkaitan antar sistem kegiatan, sistem pergerakan, dan sistem jaringan.

15.10.Sistem Kelembagaan 5 6 Perencanaan Transportasi Suatu proses yang tujuannya mengembangkan sistem transportasi yang memungkinkan manusia dan barang bergerak atau b b k berpindah tempat d d h dengan aman dan murah (Pignataro. Wilayah Perencanaan 7 8 Aksesibilitas s/d 25 Th s/d 1 Th s/d 5 Th Kemudahan suatu tempat untuk dicapai (Semakin tinggi aksesibilitas maka semakin mudah daerah itu dicapai) C B MIDDLE SHORT LONG Rp.000 80 mnt 20 Km D .000 70 mnt 60 Km A Rp.40. 2000).1973 dan Tamin.000 50 mnt 100 Km p Rp.

dsb • Secara umum model matematis dapat dirumuskan sebagai y=f (x). • Miniature Miniature. • Maket. Pemasaran Model 12 11 Pemodelan Dalam Transportasi Model adalah merupakan representasi dari realita (dengan cara sederhana. dsb • Peta kontur. x = y f tak bebas. dan informatif). y = peubah tak-bebas. Alat. • Peta jalan. mudah murah. d b E i dsb “Tidak ada gunanya Aksesibilitas yang terlalu tinggi apabila Mobilitas Rendah” Rendah Biaya Transportasi: Bahan baku. Biaya Bahan Baku Biaya Produksi: Upah. Keuntungan dan Pajak • Negara berkembang: produk akan terbebani biaya untuk transportasi sebesar 30–40%. Energi. • Negara maju: biaya transportasi berkisar antara 10% t 10%.Ekonomi dan Transportasi 9 10 Mobilitas Kemudahan seseorang untuk bergerak. peubah bebas. • Prototype. . dari harga barang.

sehingga tidak ada keraguan terhadap fungsi tersebut tersebut. ∑ X i Yi − ∑ X i ∑ Yi N ∑ X i2 − ∑ X i2 N ∑ Yi 2 − ∑ Yi 2 ][ ] X-Axis X-Axis Jumlah d l h data yang Jumlah data yg “sedikit” “cukup” akan akan mengakibatkan memberikan gambaran p g intepretsi kecenderungan yang j l t t jelas tentang pola tidak akurat kecenderungan pola data . Uji kecukupan data dilakukan untuk mengetahui pola fungsi dari data yang sesungguhnya.Tes/Pengujian Model 14 13 Model Matematis Uji Kecukupan Data Uji Korelasi j Uji Linearitas Uji Fit Fitness/Kesesuaian /K i Uji Kecukupan Data 15 16 Uji Korelasi (1) Untuk menentukan tingkat korelasi antara variabel bebas dan variabel tak bebas. serta korelasi antara variabel bebas satu dengan variabel bebas yang lain. Y-Axis s Y-Axis Y-Axis s Y-Axis N= 2 CV 2 Z α E2 r= [ N .

000. Linear Jika ada sebuah fungsi y = f(x).1 100 000 1. r=0 y tidak mempunyai korelasi terhadap x dimana setiap x bertambah maka y tidak tentu.Uji Korelasi (2) 17 18 Uji Linearitas Uji linearitas digunakan untuk mengetahui aproksimasi d k dari sekumpulan data. 50.000.100 000 50... 50.050. aproksimasi d t d ki i data dapat t berupa persamaan linear atau persamaan nont linear.000.Pemilih 10% 90% ˆ yi yi Kelompok Data 2 B Selisih min S = 2 Maks = ∏ Pi → L = i y1 y 2 yi x x.100.000. maka korelasi yang dapat muncul adalah r=1 y mempunyai korelasi positif terhadap x dimana setiap x bertambah maka y akan bertambah.Pemilih 50% 50% Kasus II 100. r = -1 y mempunyai korelasi negatif terhadap x dimana setiap x bertambah maka y akan berkurang. NonN Linear Uji Fitness/Kesesuaian 19 20 Least Square vs MaxLikelihood Kelompok Data D t 1 Uji kesesuaian digunakan biasanya unruk menentukan kelompok data mana yang akan digunakan.000.50.000. ˆ ∑( y − y ) i i l=1 n Beberapa kasus kesesuain data tidak dapat diterangkan secara mutlak dengan Uji Least Square Moda A Kasus I 1.50.000.000.x ˆ ˆ ˆ y1 y 2 yi .

21 22 “Uji harus dilakukan sequential tidak Uji boleh ada yang gagal kecuali Uji y gg g j Linearitas” Model Grafis Daerah Kajian Sederhana 23 24 Jenis Pergerakan Zona Gateway Pusat zona 1 2 Ruas 4 3 5 Batas daerah kajian 6 Penghubung pusat zona Simpul Batas zona .

p p y dan berapa waktu tempuhnya. f. Jika hanya ruas 1 dan ruas 2 beroperasi bersama-sama. Jika hanya ruas 3 saja yang beroperasi.2 Kapasitas (Kend/Jam) 4. e. berapa arus yang terjadi antara A dan B. atau R3.9 0.000 lapangan kerja Jika zona A dan zona B dihubungkan dengan 3 buah rute. dan R1 dilebarkan sehingga kapasitas menjadi: 5. dan berapa waktu tempuhnya. Jika hanya ruas 2 yang beroperasi.000 Kend/Jam.000 2 Asumsikan terjadi peningkatan Usia kerja dan sekolah dari 90% menjadi 100%. d. Rute 3 (R3) Rute 1 (R1) Rute 2 (R2) Rute 1 2 3 Panjang (Km) 20 30 15 T0 (Menit) 25 40 15 ITP (=a) 0. Tolong dievaluasi mana yang anda pilih R1. Zona A: zona pemukiman Zona B: zona lapangan kerja Populasi zona A = 60. berapa arus yang terjadi antara A dan B.000.000 4 000 2.1.500 6.Simpul: 965 . hitung a s/d f jika: R1 dioverlay sehingga ITP menjadi 0. b i berapa arus yang t j di antara A d B terjadi t dan B. berapa arus yang terjadi antara A dan B. b. R3 beoperasi bersama-sama.Contoh Kota Bandung 25 Zona: 125 .000 60 000 org Prosentase usia kerja dan sekolah = 90% Lapangan kerja di zona B = 20. dan berapa waktu tempuhnya.Ruas: 2283 26 CONTOH SOAL Interaksi Sistem Transportasi Interaksi Sistem Transportasi 27 28 Pertanyaan? 1 Jika hanya ruas 1 yang b Jik h beroperasi. R2.000 menjadi 25. dan berapa waktu tempuhnya.1. dan Lapangan kerja dari 20. . R1 dan R2. hitung a s/d f. Bagaimana jika R1. a. R2. 3 Dengan kondisi sistem kegiatan seperti kondisi no. c.4 04 0.

⎢ ⎥ = T 0 AB .10 6 = 3757 077 3757.⎢ ⎥ ⎣ 2500 − Q ⎦ 42187500 – 16875.66 menit 32 − (−19375) − 19375 2 − 4 x0.000/2 4 000/2 20.000 ⎥ = 25.8 .Jawaban 1 29 30 Jawaban 1 QAB = = K.a.077 ⎦ TQAB(1) = 179.1. Jika hanya Ruas 2 yang beroperasi 1b b ⎡ 4000 − 0.Q ⎤ 675.6. 0025 .x 42187500 = 2202.000 LB = 20.x 42187500 = 191547.x108.1.⎢ Q AB (1) ⎢ 4000 − Q AB (1) ⎥ ⎣ ⎦ 1.(2) (2) 675 . ⎢ TQAB = ⎥ Q C −Q ⎢ ⎥ ⎣ ⎦ 1− ⎢ ⎥ C ⎣ ⎦ TQAB(1) = TQAB(2) = ⎡ 4000 − 0 .077 ⎤ TQAB(1) = 25.⎢ ⎥ ⎣ 4000 − 3757. 6 .000 d = 10.1 − (−19375) + 19375 2 − 4 x0.1.Q AB (1) ⎤ 675.456 ⎦ TQAB(2) = 306.(1) …………………………………………………………………….10 – 27000.6 Q1 Q2 = = − (−31000) + 31000 2 − 4 x0. A B T QAB Persamaan Kebutuhan Transportasi Perhitungan Arus dari Zona A ke Zona B dalam Kend/jam adalah: PA = = AB = 0.QAB(1) = 4000. Q AB(1) 108.106 – 31000.000 0 9 x 60 000 = 54 000 orang 54.1.456 2x 2 x0. PA . QAB(1) – 0.6 Dipilih Q yang lebih kecil dari Q0 yaitu Q2 = 3757 Kend/Jam Masukan nilai Q2 dalam persamaan (3) ⎡ 4000 − 0.59 31 − (−31000) − 31000 2 − 4 x0.1. QAB(2) + 0. 000 x10 . Q2AB(1) = 0 …………………………………………… (6) 27000 = Dengan rumus abc dapat diketahui Q.⎢ ⎥ ⎢ 4000 − Q AB (1) ⎥ ⎣ ⎦ 6 2 108.000 Kend Persamaan prasarana Transpotasi untuk setiap rute didapatkan: Q ⎤ ⎡ ⎢ 1 − (1 − a ) C ⎥ ⎡ C − (1 − a ). Q2AB(2) 42187500 – 19375. Q ⎤ T 0 AB .1x 2202.077 2x0.1 = 47909. ⎢ ⎥ ⎢ ⎣ 4000 − Q AB (1 ) ⎥ ⎦ ⎡ 2500 − 0 .x108.6.6.456 ⎤ TQAB(2) = 40.⎢ ⎥ ⎣ 2500 − 2202.000 orang 0 .000/2 = 2 000 Kend 27.6 Dari persamaan (2) dan (4) didapatkan Q: ⎡ 2500 − 0.1 Dipilih Q yang lebih kecil dari Q0 yaitu Q2 = 2202 Kend/Jam Masukan nilai Q2 dalam persamaan (4) ⎡ 2500 − 0. ⎢ ⎥ ⎢ 2500 − Q AB ( 2 ) ⎥ ⎣ ⎦ ⎡ 6000 − 0 . sebagai berikut: Q Q Q1 Q2 = = = = − b ± b 2 − 4ac 2a − (−19375) ± 19375 2 − 4 x0. 675000 T QAB 27 . QAB(2) – 0.b.9 60.6.Q AB ( 2 ) ⎤ 40 . 000 AB TQ QAB TQ = = …………………………………………………………………. ⎢ ⎢ 6000 − Q AB ( 3 ) ⎣ ⎤ ⎥ ⎥ ⎦ ………………………………………………(3) ………………………………………………(4) TQAB(3) = ………………………………………………(5) 1.Q AB ( 3 ) 15 .10 6 2 x0.1. QAB(2) = 2500. sebagai berikut: − b ± b 2 − 4ac Q = 2a − (−31000) ± 31000 2 − 4 x0.x108. Q2AB(2) = 0 …………………………………………… (7) 16875 = Dengan rumus abc dapat diketahui Q.476 menit .6.6.Q AB (1 ) ⎤ 25 . 000 Q AB Jika asumsi 1 kendaraan dipakai oleh 2 orang maka jumlah kendaraan yang bergerak dari Zona A ke Zona B adalah: PA AB = = 54.000 = 40.⎢ ⎥ Q AB ⎣ 2500 − Q ⎦ ⎡ 2500 − 0.Q AB (1) ⎤ Q.9 x LA 0.10 6 Q = 2 x0.1. Jika hanya Ruas 1 yang beroperasi 1a a Dari persamaan (2) dan (3) didapatkan Q: ⎡ 4000 − 0.1 .Q ⎤ Q.544 2 x0.x 42187500 2 x0. QAB(1) + 0.1x3757.6.

1. hitung a s/d f jika: R1 dioverlay sehingga ITP menjadi 0 1 dan 0.8.Q AB ( 2) ⎤ 25.668 ⎦ TQAB(3) = 115.5 x108 62500 + 11Q AB ( 2) 0. R3 beoperasi bersama-sama.Q AB (1) ⎤ ⎡100000 − 4.6.831 + 1757 . QAB(3) + 0.8. QAB(3) = 6000.000 3636 .831 Kend/jam Nilai TQAB adalah: TQ TQ TQ = 675 .8.8.5 x108 62500 + 11Q AB ( 2) …………………………………………………………………………………….668 Kend/Jam Masukan nilai Q2 dalam persamaan (5) ⎡ 6000 − 0.Q AB ( 2) ⎤ ⎥= ⎢ ⎥ ⎢ ⎢ 4000 − Q AB (1) ⎥ ⎣ 2500 − Q AB ( 2) ⎥ ⎣ ⎦ ⎢ ⎦ Q AB(1) = 84000Q AB ( 2) + 1. QAB(3) – 0.000 TQ = …………………………………………………………………………………………………. 2 Q AB (1) = 3636.8 x5826. R2.⎢ ⎥ ⎣ 6000 − 5826.x 27 x10 7 Q2 = = 5826.1Q 2 AB ( 2) + 0.(10) (10) Q AB (1) + Q AB ( 2) ⎡ 2500 − 0. TQAB(1) = TQAB(2) Dari syarat batas (2) maka dapat didapatkan persamaan: TQAB(1) = TQAB(2) ⎡ 4000 − 0.332 Dengan syarat batas (1) persamaan (2) TQ di tulis kembali menjadi: 675.8 Dipilih Q yang lebih kecil dari Q0 yaitu Q2 = 5826.000 Kend/Jam.26171875 x1012 = 0 …………………………………(12) 34 Dengan metode trial and error dapat diketahui QAB(2).8. 1d d y yaitu = 1757.1.847 menit 0..067 Kend/Jam Masukkan nilai QAB(2) ke persamaan (9): 36 Selesaikan: 1 Q AB (1) = Q AB (1) = 84000 Q AB ( 2 ) + 1.1⎢ ⎥Q AB ( 2) − 2500⎢ ⎥ − 19375Q AB ( 2) + 42187500 = 0 62500 + 11Q AB ( 2) ⎥ ⎢ ⎢ 62500 + 11Q AB ( 2) ⎥ ⎣ ⎦ ⎣ ⎦ 1.1.000 ⎥ = 15.x 27 x10 7 2 x0.000.Q AB ( 2) ⎤ ⎥: Memasukkan persamaan (10) TQ ke persamaan TQAB(2) = 40.1. Asumsikan terjadi peningkatan Usia kerja dan sekolah dari 90% menjadi 100%.x 27 x10 7 2 x0.1. dan Lapangan kerja dari 20.5 x10 8 62500 + (11 x1757 .⎢ ⎢ 2500 − Q AB ( 2) ⎥ ⎦ ⎣ ⎡ 2500 − 0.⎢ Q AB (1) + Q AB ( 2) ⎢ 2500 − Q AB ( 2) ⎥ ⎣ ⎦ Q1 = 33 − (−51000) − 51000 2 − 4 x0.8.000 menjadi 25.1Q 2 AB ( 2) ⎡ 84000Q AB ( 2) + 1.5 x10 8 62500 + 11Q AB ( 2 ) 84000 x1757 .1.668 ⎤ TQAB(3) = 15.41875 x10 8 Q AB ( 2) + 2.668 2x 2 x0.⎢ ⎥ = 40. Q2AB(3) 27x107 – 51000.067 ) Bagaimana jika R1.8 − (−51000) + 51000 2 − 4 x0.8.1Q 3 AB ( 2) − 198475Q 2 AB ( 2) − 9.000 Q AB (1) + Q AB ( 2 ) = = 675 .067 Dengan kondisi sistem kegiatan seperti kondisi no.5 x108 ⎤ + 0.(9) − (−51000) ± 51000 2 − 4 x0.142 menit 35 . Jika hanya Ruas 3 yang beroperasi 1.8 = 57923.e. hitung a s/d f.Q AB (3) ⎤ ⎥ 45000 = Q AB (3) . K d/J 3 125.000 ⎥ = 40.Q AB (3) ⎤ 675. R1 dilebarkan sehingga kapasitas menjadi: 5. Q2AB(3) = 0 …………………………………………… (8) Dengan rumus abc dapat diketahui Q.⎢ Q AB (3) ⎢ 6000 − Q AB (3) ⎥ ⎣ ⎦ 1d d Syarat Batas 1).Q AB ( 2) ⎤ 675.c. sebagai berikut: Q Q = = − b ± b 2 − 4ac 2a ⎡100000 − 15.⎢ ⎢ ⎣ 6000 − Q AB (3) ⎥ ⎦ 27x107 – 45000.067 + 1.⎢ ⎥ ⎢ ⎢ ⎣ 4000 − Q AB (1) ⎥ ⎦ ⎣ 2500 − Q AB ( 2) ⎥ ⎦ ⎡ 6000 − 0.1Q AB (1)Q AB ( 2) − 2500Q AB (1) − 19375Q AB ( 2) + 42187500 = 0 …………………………………………(11) Ganti QAB(1) dengan p g persamaan (9): ( ) Q AB(1) = 84000Q AB ( 2) + 1.Q AB (1) ⎤ ⎡ 2500 − 0. Jika hanya Ruas 1 dan 2 yang beroperasi bersama-sama 1c c Dari persamaan (2) dan (5) didapatkan Q: ⎡ 6000 − 0.5 x108 ⎤ ⎡ 84000Q AB ( 2) + 1. Q AB = Q AB (1) + Q AB( 2) 2).

. .. N T1N T2N T3N . . . T = ∑ Oi = i =1 N d =1 ∑ Dd = ∑ ∑Tid i =1 d =1 . .1988abcd.. . ON T Sumber: Tamin (1985.1997a.... .. TN3 D3 .1986. . N Dd .. .. .4 Step Model 38 Data perencanaan 1 MODEL BANGKITAN PERGERAKAN Asal dan tujuan 37 Pemodelan Transportasi 2 MODEL SEBARAN PERGERAKAN0 Total matrik asal-tujuan 3 MODEL PEMILIHAN MODA MAT penumpang angkutan pribadi MAT penumpang angkutan umum 4 MODEL PEMBEBANAN LALULINTAS Arus pada jaringan Matrik Asal Tujuan 39 Zona 1 2 1 T11 T21 T31 . Analogi) d =1 ∑ Tid N N Dd = ∑ Tid i =1 N N N 3 . . .. .2000a.. .. . .. ... . TN2 D2 3 T13 T23 T33 .. .2003) 40 Oi = Model Sebaran (Met.. TN1 D1 2 T12 T22 T32 . TNN DN Oi O1 O2 O3 ...

metode Fratar.E d Ed=1 untuk seluruh zona 1 t k l h Ei. Dd = total pergerakan masa mendatang y g berasal dari p g g yang zona asal i atau yang menuju ke zona tujuan d oi. dd = total pergerakan masa sekarang yang berasal dari zona asal i atau yang menuju ke zona tujuan d y g j j . Tanpa dan Satu Batasan 43 44 Metode Dengan 2 Batasan ⎛ E + Ed T id = t id . E i Ei=1 untuk seluruh zona ⎞ ⎟ ⎟ ⎠ Dd dd Batasan Tarikan Tid = t id .Persamaan Umum 41 42 Kelompok Metode Analogi metode tanpa-batasan (metode seragam).⎜ i ⎜ 2 ⎝ O E i = i dan E d = oi Rata-rata Tanpa batasan E= T t T t = total pergerakan pada masa mendatang di dalam daerah kajian = total pergerakan pada masa sekarang di dalam daerah kajian Batasan Bangkitan Tid = t id .E Tid t id E = = = pergerakan pada masa mendatang dari zona asal i ke k zona tujuan d t j pergerakan pada masa sekarang dari zona asal i ke zona t j tujuan d tingkat pertumbuhan Met. metode Detroit. tarikan) dan metode dengan-dua-batasan (metode ratarata. Ed = tingkat pertumbuhan zona i dan d Oi. dan metode Furness). ) Tid = t id . metode dengan-satu-batasan (metode dengan satu batasan batasan-bangkitan dan metode batasantarikan).

pergerakan awal (masa sekarang) pertama kali dikalikan dengan tingkat pertumbuhan zona asal Hasilnya kemudian asal. Tid = t id .E i .t ik k ≠i N ∑ t ik dan Ld = N ∑ t dk Furness k ≠d ∑ E k . Fratar (Li + Ld ) 2 k ≠d N Li = k ≠i ∑ E k .Metode Dengan 2 Batasan 45 46 Metode Dengan 2 Batasan Tid = t id . dikalikan dengan tingkat pertumbuhan zona tujuan dan zona asal secara bergantian (modifikasi harus dilakukan setelah setiap perkalian) sampai total sel MAT untuk setiap arah (baris atau kolom) sama dengan total sel MAT yang diinginkan.E d Model Gravity 48 47 Model Sebaran (Metode Sintetis) Gravity Model Model Gravity tanpa-batasan (UCGR) Model Gravity dengan-batasan-bangkitan (PCGR) y g g ( ) Model Gravity dengan-batasan-tarikan (ACGR) Model G it dengan-batasan-bangkitan-tarikan M d l Gravity d b t b kit t ik (PACGR) . E i N Pada metode ini.t dk Tid = t id .E d .

Bd . d =1 i =1 N N 52 Model Gravity dengan-batasanbangkitan-tarikan (PACGR) Tid = Ai .Bd .O .Dd .Oi .D . f (Cid ) • Syarat batas Oi = ∑ Tid .Oi .Oi . Dd = ∑ Tid .Dd .Model Gravity tanpa-batasan (UCGR) tanpa batasan 49 50 Model Gravity dengan-batasanbangkitan (PCGR) Tid = Ai .Oi . f (Cid ) • Syarat batas Oi = ∑ Tid .Dd . d =1 i =1 N N Tid = Ai . Dd ≠ ∑ Tid .Dd . Dd ≠ ∑ Tid . f (Cid ) • Syarat batas y Oi ≠ ∑ Tid . Dd = ∑ Tid . f (C i =1 i i N for all d id ∑ Bd . f (C d =1 d d N for all i id ) Bd = 1 for all d 51 Model Gravity dengan-batasantarikan (ACGR) Tid = Ai .Bd . Bd = 1 for all d ∑ B .Oi . f (Cid ) d =1 for all i ) Bd = 1 Ai = 1 for all i ∑ Ai .Bd . f (Cid ) i =1 N for all d .Dd . f (Cid ) • Syarat batas Oi ≠ ∑ Tid . d =1 i =1 N N ∑ O = ∑ D = ∑∑ T i =1 i d =1 d i =i d =1 N N N N id ∑ O = ∑ D = ∑∑ T i =1 i d =1 d i =i d =1 N N N N id • Faktor penyeimbang Ai dan Bd • Faktor penyeimbang Ai = 1 Ai = 1 for all i . d =1 i =1 N N ∑ O = ∑ D = ∑∑ T i =1 i d =1 d i =i d =1 N N N N id ∑ O = ∑ D = ∑∑ T i =1 i d =1 d i =i d =1 N N N N id • • Faktor penyeimbang Ai = 1 Faktor penyeimbang Bd = 1 N ∑ A .

Informasi tentang aksesibilitas adalah: Zona 1 2 3 4 5 1 60 120 240 270 180 2 100 40 220 200 140 3 150 80 50 140 160 4 200 120 180 50 210 5 150 200 240 120 60 PCGR - ACGR PACGR Hitunglah sebaran pergerakan yang terjadi menggunakan Model Gravity dengan-batasan-bangkitan-tarikan (PACGR). Biasa digunakan untuk pergerakan yang berbasis bukan rumah. . Ramalan data Bangkitan atau Tarikan dari hasil trip generation dapat diandalkan (contoh: untuk analisis-regresi-linear-berganda dapat dilihat dari koefisien determinansi (R2 ≈ 1) . atau syarat yang lain). Biasa digunakan untuk pergerakan dengan tujuan bukan rumah rumah.Soal 53 54 Kriteria Penggunaan Model Gravity 1 2 3 4 5 Oi 1000 2000 3000 4000 5000 15000 1. Bi di k t k k b b i h Ramalan data Tarikan dari hasil trip generation lebih dapat diandalkan (cukup baik) dari pada data Bangkitannya. konstansta regresi. konstansta regresi ≈ 0. Ramalan data Bangkitan dari hasil trip generation lebih dapat diandalkan dari pada data Tarikannya. A Kriteria Pengunaan Jika informasi survei kurang baik/kurang tersedia. Biasa digunakan untuk pergerakan yang berbasis rumah. Bangkitan dan Tarikan pada setiap zona adalah: Zona 1 2 3 4 5 Dd Model UCGR - 2500 3500 2000 4000 3000 2. Ramalan data Bangkitan atau Tarikan dari hasil trip generation kurang dapat diandalkan (contoh: untuk analisis-regresi-linearberganda dapat dilihat dari koefisien determinansi (R2). atau syarat yang lain).