P. 1
dr soepomo

dr soepomo

|Views: 333|Likes:
Dipublikasikan oleh Eve Wil

More info:

Published by: Eve Wil on Mar 07, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

3.5 Prof. Mr.

Dr Soepomo

12 September 1958 pada umur 55 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. salah satu konseptor Liga Bangsa Bangsa. dan menyelesaikan pendidikan kejuruan hukum di Bataviasche Rechtsschool di Batavia pada tahun 1923. 22 Januari 1903 meninggal di Jakarta. MULO (Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs) di Solo (1920). lahir di Sukoharjo. dan hanya dapat terbaca ketika kita menyadari bahwa subyektivitas Soepomo sangat kental diwarnai etika Jawa (lihat buku Franz Magnis-Suseno "Etika Jawa" dan tulisan-tulisan Ben Anderson dalam Language and Power sebagai tambahan acuan tentang etika Jawa untuk memahami cara pandang dan strategi agencySoepomo). Antara tahun 1924 dan 1927 Soepomo mendapat kesempatan melanjutkan pendidikannya ke Rijksuniversiteit Leiden di Belanda di bawah bimbingan Cornelis van Vollenhoven. Ia kemudian ditunjuk sebagai pegawai negeri pemerintah kolonial Hindia Belanda yang diperbantukan pada Ketua Pengadilan Negeri Sragen (Soegito 1977). profesor hukum yang dikenal sebagai "arsitek" ilmu hukum adat Indonesia dan ahli hukum internasional. Mr. Ditulis dalam bahasa Belanda. Thesis doktornya yang berjudul Reorganisatie van het Agrarisch Stelsel in het Gewest Soerakarta (Reorganisasi sistem agraria di wilayah Surakarta) tidak saja mengupas sistem agraria tradisional di Surakarta. tetapi juga secara tajam menganalisis hukum-hukum kolonial yang berkaitan dengan pertanahan di wilayah Surakarta (Pompe 1993). bersama dengan Muhammad Yamin dan Sukarno. kakek Soepomo dari pihak ayah adalah Raden Tumenggung Reksowardono ketika itu menjabat sebagai Bupati Anom Sukoharjo dari pihak ibu adalah Raden Tumenggung Wirjodiprodjo. kritik Soepomo atas wacana kolonial tentang proses transisi agraria ini dibungkus dalam bahasa yang halus dan tidak langsung. Dr Soepomo (Ejaan Soewandi: Supomo. Soepomo dikenal sebagai arsitek Undang-undang Dasar 1945. Bupati Nayaka Sragen. Keluarga Berasal dari keluarga aristokrat Jawa. menggunakan argumen-argumen kolonial sendiri. Jawa Tengah. dan kakek .Prof. Pendidikan Sebagai putra keluarga priyayi. Soepomo berkesempatan meneruskan pendidikannya di ELS (Europeesche Lagere School) di Boyolali(1917).

3.7 Jenderal Soedirman .

Karier militer Ketika zaman pendudukan Jepang. Soedirman dikenal oleh orang-orang di sekitarnya dengan pribadinya yang teguh pada prinsip dan keyakinan. 24 Januari 1916 meninggal di Magelang. [2] . dan akhirnya terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TKR). Meski menderita sakit tuberkulosis paru-paru yang parah. Jawa Tengah. 29 Januari 1950 pada umur 34 tahun) adalah seorangpahlawan nasional Indonesia yang berjuang pada masa Revolusi Nasional Indonesia. sebagai seorang yang selalu konsisten dan konsekuen dalam membela kepentingan tanah air. Jawa Tengah. Banyumas. bangsa. adalah seorang pekerja diPabrik Gula Kalibagor. adalah keturunan Wedana Rembang. dan negara. Jawa Tengah. Pada tahun 1950 ia wafat karena penyakit tuberkulosis tersebut dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Semaki. ia menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Saat usia Soedirman 31 tahun ia telah menjadi seorang jenderal. ia dicatat sebagai Panglima dan Jenderal RI yang pertama dan termuda. Tjokrosoenaryo. Karsid Kartowirodji. Kemudian ia melanjut ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah. Kemudian ia menjadi Panglima Divisi V/Banyumas sesudah TKR terbentuk. Soedirman sejak umur 8 bulan diangkat sebagai anak oleh R. Surakarta tapi tidak sampai tamat. Ayahnya. bahkan kesehatannya sendiri. Soedirman saat itu juga giat di organisasi Pramuka Hizbul Wathan. Dalam sejarah perjuangan Republik Indonesia. Pendidikan Soedirman memperoleh pendidikan formal dari Sekolah Taman Siswa. Setelah itu ia menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap. pengawal pribadinya semasa gerilya. dan ibunya. seorang asisten Wedana Rembang yang masih merupakan saudara dari Siyem. Latar belakang keluarga Soedirman dibesarkan dalam lingkungan keluarga sederhana. Yogyakarta.[1] Setelah menyelesaikan pendidikan di PETA.Jenderal Besar TNI Anumerta Soedirman (Ejaan Soewandi: Sudirman) (lahir di Bodas Karangjati. dimana ia selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya. ia masuk tentara Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor di bawah pelatihan tentaraJepang. Purbalingga. Siyem. Pribadinya tersebut ditulis dalam sebuah buku olehTjokropranolo. ia tetap bergerilya dalam perangpembelaan kemerdekaan RI.

TKR pun terlibat dalam banyak pertempuran dengan tentara sekutu. Soedirman melancarkan serangan serentak terhadap semua kedudukan Inggris di Ambarawa. Mengetahui hal tersebut. pasukan TKR yang dipimpin oleh Soedirman terlibat pertempuran melawan tentara Inggris di Ambarawa. Perang tersebut berakhir tanggal 16 Desember 1945. Jawa Tengah. Pertempuran terkenal yang berlangsung selama lima hari tersebut diakhiri dengan mundurnya pasukan Inggris ke Semarang. Soedirman memperoleh pangkat Jenderal . untuk menjadi pasukan perang Republik Indonesia yang selanjutnya berperan besar dalam perang Revolusi Nasional Indonesia. Ternyata pasukan sekutu datang bersama dengan tentara NICA dari Belanda yang hendak mengambil kembali Indonesia sebagai koloninya. Setelah menyerahnya pasukan Jepang. Pasca kemerdekaan Indonesia Setelah berakhirnya Perang Dunia II. Selanjutnya dia mulai menderita penyakit tuberkulosis. Dalam saat ini ia mendirikan koperasi untuk menolong rakyat dari bahaya kelaparan. Sesudah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) terbentuk. Dan pada tanggal 12 Desember 1945. Soedirman pernah menjadi anggota Badan Pengurus Makanan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Karesidenan Banyumas. bekas jajahan mereka yang telah menyatakan untuk merdeka. Pada Desember 1945. Pasukan Sekutu datang ke Indonesia dengan alasan untuk melucuti tentara Jepang. Perang besar pertama yang dipimpin Soedirman adalah perang Palagan Ambarawa melawan pasukan Inggris dan NICA Belanda yang berlangsung dari bulan November sampai Desember 1945. walaupun begitu selanjutnya dia tetap terjun langsung dalam beberapa kampanye perang gerilya melawan pasukan NICA Belanda. Peran dalam revolusi nasional Indonesia Menangnya Pasukan Sekutu atas Jepang dalam Perang Dunia II membawa pasukan Belanda untuk datang kembali ke kepulauan Hindia Belanda (Republik Indonesia sekarang).Pada masa pendudukan Jepang ini. Soedirman terpilih menjadi Panglima Besar TKR/Panglima Angkatan Perang RI. Setelah kemenangan Soedirman dalam Palagan Ambarawa. Dan melalui Konferensi TKR tanggal 12 November 1945. ia kemudian diangkat menjadi Panglima Divisi V/Banyumas dengan pangkat Kolonel. Soedirman mengorganisir batalyon PETA-nya menjadi sebuah resimen yang bermarkas di Banyumas. pada tanggal 18 Desember 1945 dia dilantik sebagai Jenderal oleh Presiden Soekarno. Soedirman mendapat prestasi pertamanya sebagai tentara setelah keberhasilannya merebut senjata pasukan Jepang dalam pertempuran di Banyumas. pasukan Jepang menyerah tanpa syarat kepada Pasukan Sekutu dan Soekarno mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia.

Pada tahun 1997 dia mendapat gelar sebagai Jenderal Besar Anumertadengan bintang lima. Karena situasi genting tersebut. dan dari gunung ke gunung dalam keadaan sakit dan lemah dan dalam kondisi hampir tanpa pengobatan dan perawatan medis. Walaupun masih ingin memimpin perlawanan tersebut. Jenderal Soedirman kembali ke Jakartabersama Presiden Soekarno. Paru-parunya yang berfungsi hanya tinggal satu karena penyakitnya. Ia dinobatkan sebagai Pahlawan Pembela Kemerdekaan. Dalam perlawanan tersebut. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Semaki. Yogyakarta. Soedirman dengan ditandu berangkat bersama pasukannya dan kembali melakukan perang gerilya. Presiden Soekarno dan Mohammad Hatta dan beberapa anggota kabinet juga ditangkap oleh tentara Belanda. dan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Jawa Tengah karena sakit tuberkulosis parah yang dideritanya. Saat itu.tersebut tidak melalui sistem Akademi Militer atau pendidikan tinggi lainnya. Soedirman sudah dalam keadaan sangat lemah karena penyakittuberkulosis yang dideritanya sejak lama. . Jenderal Soedirman meninggal dunia di Magelang. akhirnya Soedirman pulang dari kampanye gerilya tersebut karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkannya untuk memimpin Angkatan Perang secara langsung. karena Jakarta sudah diduduki oleh tentara Belanda. Walaupun begitu dia ikut terjun ke medan perang bersama pasukannya dalam keadaan ditandu. Setelah Belanda menyerahkan kepulauan nusantara sebagai Republik Indonesia Serikat dalam Konferensi Meja Bundar tahun 1949 di Den Haag. Penyakit yang diderita Soedirman saat berada di Yogyakarta semakin parah. Ibukota Republik Indonesia dipindahkan di Yogyakarta. Ia berpindah-pindah selama tujuh bulan dari hutan satu ke hutan lain. Yogyakarta pun kemudian dikuasai Belanda. memimpin para tentaranya untuk tetap melakukan perlawanan terhadap pasukan Belanda secara gerilya. tapi karena prestasinya. Soedirman memimpin pasukannya untuk membela Yogyakarta dari serangan Belanda II tanggal 19 Desember 1948 tersebut. Peran dalam Agresi Militer II Belanda Saat terjadinya Agresi Militer II Belanda. Kematian Pada tangal 29 Januari 1950. Setelah itu Soedirman hanya menjadi tokoh perencana di balik layar dalam kampanye gerilya melawan Belanda. walaupun sempat dikuasai oleh tentara Indonesia setelah Serangan Umum 1 Maret 1949. pangkat yang hanya dimiliki oleh beberapa jenderal di RI sampai sekarang.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->