Anda di halaman 1dari 5

TUGAS KELOMPOK PSIKOLOGI BUDAYA JAWA

WATAK KEPEMIMPINAN HASTA BRATA: LANGIT


Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Psikologi Budaya Jawa Dosen Pengampu DR.Bengat ,M.Pd dan Nugraha Arif Karyanta,S.Psi

DISUSUN OLEH: YENNY RIANTO JEHAN FITRIA F LULUK DWI N REDNA DRAJAT H TIKA ADIWENA FARICHA HASINTA S IDEA ESTETIK K RIA TRI HANDAYANI SRI HANDAYANI WENDY PUSPITASARI

G0108023 G0108067 G0108071 G0108083 G0108099 G0108121 G0108125 G0108130 G0108134 G0108136

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2011

WATAK KEPEMIMPINAN HASTA BRATA : LANGIT Definisi Operasional


Langit adalah ruang luas yangg terbentang di atas bumi, memiliki keluasan yang tak terbatas dan tempat beradanya bulan, bintang, matahari, dan planet yg lain. Sifat langit kadang sangat indah, kadang menakutkan, tetapi kalau sudah berubah menjadi hujan merupakan berkah serta sumber penghidupan bagi semua makhluk hidup. Kepemimpinan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok Kepemimpinan langit adalah kemampuan mempengaruhi orang lain dengan pendekatan dan warisan budaya leluhur yang dikenal dengan hastabrata. Ajaran kepemimpinan ini berdasarkan makna dan sifat perilaku yang dilambangkan di dalam simbol-simbol alam dan filosofi jawa. Seorang pemimpin dengan sifat langit hendaknya mempunyai keluasan batin dan pengendalikan diri yang kuat, sehingga dengan sabar mampu menampung pendapat rakyatnya yang bermacam-macam.

Blueprint
Variabel Aspek Indikator Bersifat melindungi atau mengayomi tanpa pilih Langit Mengayomi kasih Item Banyak teman yang meminta pendapat saya saat mendapatkan persoalan. Tidak egois Tidak mencari benarnya sendiri, mencari untungnya sendiri, dan mencari menangnya sendiri. Lebih mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Saya bersedia mendengarkan pendapat orang lain sampai selesai, meskipun tidak sesuai dengan pendapat saya. Saya akan menerima kritikan mengenai diri saya dengan lapang dada apapun bentuknya.

Saya akan tetap datang untuk memimpin rapat meskipun hujan sedang lebat. Saya lebih memilih untuk menyelesaikan tugas pribadi terlebih dahulu daripada tugas kelompok. Berjiwa mulia Berperilaku sesuai dengan norma Saat berada di kereta, saya akan mempersilakan seorang ibu yang berdiri untuk duduk di tempat saya, meskipun saya telah bersusah payah mendapatkannya. Saya akan tetap melanjutkan perjalanan menuju kampus, Luhur meskipun ada korban kecelakaan yang belum mendapat pertolongan. Jika tidak ada petugas kepolisian, saya tidak perlu menaati rambu lalu lintas. Saya tidak akan pernah berkata kotor walaupun terhadap seseorang yang telah menyinggung perasaan saya. Tegas Menakutkan bagi siapa saja yang berbuat salah dan melanggar peraturan. Saya tidak segan untuk menegur sahabat saya yang merupakan anggota kelompok karena ia jarang mengerjakan tugas kelompok.

Saya takut mengingatkan kakak tingkat saya yang mengabaikan jadwal rapat dalam sebuah acara. Mampu mempengaruhi orang lain Memiliki karisma (karismatik) Sebagai panitia acara, saya dengan mudah mendapatkan peserta. Teman saya menerima ajakan saya untuk masuk dalam komunitas yang Berwibawa saya bentuk. Jika Saya sedang berbicara, maka orang-orang akan langsung diam dan mendengarkan. Orang-orang tidak mempedulikan Mampu bersikap tanpa pilih kasih Adil Saya akan menghukum orang yang bersalah meskipun itu adik saya Saya hanya berteman dengan orang yang sependapat dengan saya. Bersedia mendengarkan keluhan dan masukan dari orang lain Saya akan tersinggung dengan pendapat negatif orang lain terhadap saya Saya akan menerima hasil musyawarah meskipun Demokratis bertentangan dengan pendapat saya. Saya tidak akan mempersilakan semua anggota untuk mengeluarkan pendapatnya. Memandang persoalan Mampu melihat secara gamblang beragamnya Saya mampu menempatkan diri saya pada posisi

persoalan hidup

orang lain dalam menghadapi sebuah permasalahan Dalam memecahkan permasalahan saya hanya akan berfokus dari satu sudut pandang.

secara holistik

Suka memberi dan menolong sesame

Saya akan dengan senang hati memberikan solusi dalam persoalan orang lain tanpa pamrih.

Pengasih

Saya lebih memilih menabung uang saya daripada memasukkannya ke kotak infak.