P. 1
morfologi sungai

morfologi sungai

|Views: 663|Likes:
Dipublikasikan oleh Dessy Arbani

More info:

Published by: Dessy Arbani on Mar 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2013

pdf

text

original

BAB II TINJAUAN UMUlVl PERUSAHAAN

2.1. LATAR

BELAKANG

BERDIRINYA

PUSAT

PENELITIAN

DAN

PENGEMBANGAN

SUMnER DAY A AIR (PUSAIR)

Air merupakan sumber daya alam yang mempunyai sifat mudah bergerak. Hal ini mengakibatakan sumbar daya ini menjadi barang milik bersama, sehingga mudah menjadi rusak (dalam hal ini kwalitas dan kwantitasnya) mengikuti kaidah umum dalam tragedy of common property. Para pengguna sumber daya air cinderung menjadi penumpang bebas (free rider) yang tidak bertanggung jawab terhadap pelestariannya. Ketidakpedulian para penumpang bebas ini akhirnya

harus ditanggung oleh masyarakat sebagai biaya sosial. Di sisi lain, sungai sebagai wadah dan penyalur air, terutama ruas yang berada di daerah alluvisual, selalu memberikan respon terhadap kegiatan manusia danJatau proses alami dalam betuk perubahan mofologi sungai ini terjadi dalam suatu proses morfologi sungai. Perubahan untuk menuju

rangkaian

proses

kesei mbangan

yang baru. Rangkaian

alami ini seringmengakibatkan

keadaan yang merugikan, -pertentangan kepentingan dalam pemanfaatan sumber daya air dan mengakibatkan penurunan potensi sumber daya air. Upaya menghindarkan

penanggulangar; perlu segera diterapakan untuk meminimalkan, ataupun menanggulangi dampak negatifperubahan

morfologi sungai.

Perlu ditekankan disini bahwa upaya penanggulangan yang tidak didukung oleh data lapangan yang mcmadai dan tidak dirancang dengan baik dapat

7

Pada zaman Jepang. maka perncanaan. di 8 . I.J. SEJARAH DAN PERKElVmANGAN PUSAIR Pada tahun 1936 Departemen Verkeer en Waterstaat (V en W) mendirikan Hidrodynamisch Laboratorium yang menempati ruangan Tchnische Hoge School (Sekarang ITB). bangunan volume.Soenarjo. operasi dan pemeliharaan bangunan bangunan air perlua dilakukan dengan memperhatikan uraian yang sangat mendasar diatas. Pada tahun 1945 sampai dengan tahun 1947. 2. laboratorium ini merupakan bagian dari Institut Voor Weg en Waterboukundige bawah pimpinan umum ProfILH. (.C. bekerja dengan nama Laboratorium Pengairan di bawah pimpinan Ir . dengan pimpinan umum Proflr.F. Vingter. Laboratorium Proper. keberadaan dan air utama tertentu perlu dirancang dengan suatu kesiapan bahwa bangunan tersebut tidak daRa: I' dengan mudah.W. walaupun fungsi utama bangunan tersebut sudah Pemeliharaan dan pemantauan tetap perlu dilakukan.. Berkenaan dengan sifat sungai tersebut . Iaboratorium tidak diaktifkan.2. Laboratorium dibuka kernbali pada tahun 1947. Setiap rekayasa pemanfaatan sumber dengan dasar pengertian yang mendalam mengenai daya sungai hams dilakukan respon morfologi sungai.mengakibatkan kondisi yang lebih buruk. (IWWO). Disamping hal tersebut. desain. dengan memperhatikan perubahan lingkungan yang diakibatkan.

Sekretariat dengan Bagian Adrninistrasi Teknik. bagian Personalia dan Bagian Umum. 24 Agustus 1966) di bawah Direktorat lenderal Pengairan. maka LPMA diubah namanya 9 . Pada tahun 1966 Lembaga Masalah bangunan Air (IPMA. dengan pimpinan pertamanya If. Dinas Hidrolika terdiri dari Seksi Hidrolika Umum. Seksi Hidrometri dan Seksi GeoHidrologi. Teknik dengan bagian-bagiannya Laboratorium Penyelidikan yang Tanah dan Jalan serta Laboratorium Bendungan dan Hidrologi. terdiri atas 4 (empat) dinas yang masing-masing dibagi menjadi 3 (tiga) seksi dan 1 (satu) bagian sekretariat yaitu: 1. Pada tanggal 28 Agustus 1974 sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang Reorganisasi Departemen. kepemirnpinan dipegang oleh If. Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik (DPUTL). Lembaga Penyelidikan Masalah Air (LPMA). 2. bagian Administrasi Keuangan. Dinas Hidrologi terdiri dari Seksi Hidrologi. 4. Pada saat itu juga diganti menjadi Balai Penyelidikan terdiri dari Laboratorium Hidrologika. Seksi Hidrolika Sungai dan Seksi Hidrokimia. Rachmat Tirtojondro. Soepardi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perhubungan. Seksi Geologi Teknik dan Seksi Mekanika Tanah. Dinas bangunan Air dengan Seksi Bangunan.Setelah penyerahan kedaulatan pada tahun 1950. nama laboratorium diganti menjadi Institut Teknik Air dan Tanah (IT AT). 3.

3. 2. maka dibentuklah beberapa balai penyelidikan sebagai unit Pelaksanaan Teknis di Puslitbang Pengairan.321IKPTS1l985 tanggal 8 luli 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai-Balai Penyelidikan di Lingkungan Badan Litbang Pengairan Umum. Ir.316 sampai dengan NO. luanda NO.193 Bandung (Semula JI.B. Balai Penyelidikan Konstruksi Bangunan Pengairan di Bekasi. Direktorat Irigasi I di Bekasi. balai Penyelidikan dibentuk dari Hidrolika dan balai Puslitbang lingkungan Pengairan. Balai Penyelidikan Hidrologi di Bandung. 4. Sedangkan Balai Penyelidikan dari Proyek Penanggulangan direktorat Pengairan Bangunan Penahan Sedimen berasal Bencana Alam Akibat Letusan Gunung Berapi. Kidang Pananjung No. Balai Penyelidikan Hidrolika di Bandung. Balai Penyelidikan Penyelidikan Geoteknik Hidrologi.02 Bandung). Balai Penyelidikan Konstruksi Bangunan Sungai di Yogyakarta. Rachmat Tirtijondro. Balai Penyelidikan Sungai di Surakarta. Pengairan. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum NO. semula ada Proyek Pendidikan untuk Pembinaan dan Monitoring Pelaksanaan. Balai Penyelidikan Bangunan Penahan Sedimen di Yogyakarta. yaitu: 1. Balai Penyelidikan Geologi Teknik Pengairan di Bandung. 5.menjadi Direktorat Penyelidikan Masalah Air (DPMA) yang berlokasi di 11. Dengan direktur pertamanya Ir. 6. 10 .

Pusat Penelitian Pusat Penelitian di bawah dan Pengembangan Badan Litbang Departemen Pemukiman Pengembangan Wilayah. Hidrolika. dan Pengernbangan Teknologi Pengairan Sumber berubah daya Air dan 1999. Pengairan Kepala pegawai tugas If. Soelastri Djennoedin Puslitbang jabatan sebagai menggantikan Sub Direktorat Ir.Berdasarkan 1986 No. Keputusan Presiden NO. 01lKPTSIM12000. 11 . Kepala Surat Keputusan rnaka Menteri Pekerjaan Urn urn tanggal diangkat 3 Maret menjadi 112!KPTSI1986.165 tanggal 23 November 2000 dan Berdasarkan Keputusan Teknologi Menteri No. DPMA sebelurnnya dan menduduki kemudian Masalah (1975-1981) tinggi diperbantukan sebagai pirnpinan kepada Direktorat proyek untuk Penyelidikan proyek- Air dengan memimpin proyek di lingkungan Pada tahun nama menjadi yang berada DPMA (1982-1985). kembali berubah Sumber Permukiman Daya Air yang nama menjadi Pusat Penelitian berada dibawah Badan Pengembangan Departemen Litbang dan Prasarana Wilayah (Kimprawil) sampai sekarang. Pusat Penelitian dan Pengembangan dan Sumber Daya Air. Saledi Wirarniharja.

H. " Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksudkan di atas. 2. KEDUDUKAN.4. kantor Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air mempunyai tujuan: 1. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber daya Air adalah suatu instansi Pemerintah yang berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil). Menyusun standarisasi. Peneliti dan Rekavusa I [ I Swaduva y H Jl I DIP J North JaY" South J:I.193 Bandung.'a Garnbar 1.Juanda NO.. Struktur Organisasi Balai BHGK. TUGAS POKOK DAN FUNGSJ KANTOR PUSAJR Sumber Daya Air berlokasi di Jalan. Struktur Keairan Organisasi Balai Bangunan dan Hidraulika dan Geoteknik Kepalu Bului Bangunan Hidruulik dan Genteknik Keuirnn J I Kepula Sub Bagian Tat. yang memiliki tugas pokok yaitu menyelenggarakan sebagian tugas Litbang di bidang sumber daya air berdasarkan kebijakan teknis Kepala Badan Litbang. Pusat Penelitian dan Pengembangan lr. program penelitian dan pengembangan sumber daya air dan 12 .2.3. Usaha I I [ Kepula Seksi Program Dan Peluyunan Teknik JI Kelompuk Tenaga Fungsional.

dan pengembangan sumber dan menganalisa hasil penelitian daya air serta standarisasi. Melaksanakan Mengevaluasi penelitian dan pengembangan sumber air dan standarisasi. pengujian hidraulik dan penyiapan saran keairan teknis teknoJogi keairan. rawa dan pantai serta irigasi.') 3. 13 . 5. 4. Koordinasi di seminari dan sosialisasi hasil penelitian dan pengembangan sumber air serta standarisasi. Pengembangan korporatisasi dalam manajemen penelitian dan pengembangan sumber daya air. 6. bantuan dan geoteknik sungai dan sabo. 7. Melaksanakan hidrologi. Melaksanakan urusan tata usaha dan rumah tangga pusat.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->