Anda di halaman 1dari 26

BAB I GAMBARAN PERUSAHAAN TEMPAT MAGANG

A. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

1.

Profil Perusahaan Nama Perusahaan Alamat Perusahaan : : PT International Auction Multimachine Jl. Benyamin Sueb Kav. C-3 Kemayoran, Jakarta Pusat Jakarta - 14410, Indonesia Tahun Berdiri Telepon Fax Web Jenis Usaha Kode KIS : : : : : : 2001 (021) 6450123 (021) 6452345 www.jakartaauctions.com Mesin dan perlengkapan berat 3.1

2. Uraian Singkat Perusahaan

PT International Auction Multimachine (IAM) adalah perusahaan penyelenggara lelang alat berat dan mesin yang telah beroperasi sejak tahun 2001. PT IAM yang lebih dikenal dengan sebutan Jakarta Auctions, pada 31 Oktober 2011 lalu, telah melaksanakan lelangnya yang ke-50, yang juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-10 PT IAM. Jakarta Auctions
1

merupakan nama event pelelangan alat berat dan mesin yang secara rutin; setiap satu setengah sampai dua bulan sekali diselenggarakan di yard PT IAM, di Kemayoran Jakarta. Membaiknya permintaan pasar alat berat paska krisis di Asia Tenggara semakin meningkatkan transaksi perdagangan alat berat. PT IAM berinisiatif untuk ikut berpartisipasi memenuhi kebutuhan ini sebagai penyelenggara lelang alat berat di Indonesia. Dengan manajemen dan pemilihan lokasi yang baik serta dukungan pemerintah Indonesia, penyelenggaraan Jakarta Auctions diharapkan dapat menarik calon pemilik barang dan calon pembeli baik dari dalam maupun luar negri. Melalui proses lelang alat berat ini, PT IAM ingin mempertemukan kedua belah pihak serta memberikan nilai lebih bagi semua pihak, khususnya consignors (pemilik barang) maupun bidders (penawar)

3.

Logo Perusahaan

B. STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN Setiap perusahaan tentunya memerlukan struktur organisasi yang jelas. Dengan melakukan pemilihan serta penentuan struktur organisasi yang tepat dan sesuai dengan situasi dan kondisi dalam perusahaan, maka pencapian tujuan perusahan akan lebih terarah. Struktur organisasi yang jelas akan mempermudah pelaksanaan dan pengendalian kegiatan di dalam suatu perusahaan. Dengan demikian masing-masing divisi dapat mengerjakan tugas dan wewenangnya masing-masing dengan lebih efisien dan efektif. Struktur organisasi dilengkapi pula dengan uraian tugas, fungsi, maupun wewenang dari masing-masing bagian. Tujuan dari tugas, fungsi, maupun wewenang adalah menguraikan masing-masing tugas dan tanggung jawab dari setiap bagian dalam struktur secara jelas dan lengkap serta membantu dalam

pengambilan kebijakan-kebijakan yang diperlukan dalam kegiatan perusahaan.

1. Bagan Struktur Organisasi Gambar 1.1 STRUKTUR ORGANISASI PT INTERNATIONAL AUCTION MULTIMACHINE

Director

Secretary

General Manager Adm. Officer to GM

HR & GA Manager

IT Manager IT Staff Chief Mechanic Technical Advisor Chief

Operasional Manager

Marketing Manager Marketing Staff

Finance Manager

Accounting Manager

Security Head

GA Head

Logistic

Purchaising

Cashier

Accounting Staff

Operasional

Sumber Director Secretary

PT International Auction Multimachine : : : Atekah Masdalenah Juni John Samori Pranata Rinawati Leonard Manaloto Benedict Tan

General Manager

Adm. Officer to GM : HR & GA Manager :

Operational Manager : Marketing Manager :

2.

Uraian Tugas Secara Umum a. Direktur (1) Merencanakan, mengatur dan mengelola aktivitas perusahaan untuk mencapai target yang diinginkan. (2) Membuat perencanaan yang berkaitan dengan tujuan strategis perusahaan. (3) Menetapkan standar atas aktivitas dan budaya perusahaan

b. Sekretaris (1) Melaksanakan kegiatan kesekretariatan perusahaan.


(2) Menyiapkan dokumen dokumen yang dibutuhkan untuk rapat. (3) Mengupayakan kelancaran pelaksanaan agenda direksi.

c. Manajer Umum (General Manager) (1) Menjalankan dan mengelola aktivitas-aktivitas perusahaan secara secara umum. (2) Merencanakan, melaksanakan, dan mengatur strategi operatsional perusahaan. (3) Merencanakan, mengembangkan, melaksanakan, dan mengatur bisnis pengembangan perusahaan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. (4) Mengarahkan dan membimbing manager fungsional dalam

menjalankan tugas-tugasnya.

BAB II BIDANG YANG DITELITI

A. NAMA BAGIAN TEMPAT MAGANG KERJA Selama melaksanakan proses Magang Kerja di PT International Auction Multimachine (yang lebih dikenal dengan Jakarta Auction), Penulis secara resmi ditempatkan sebagai staff dari Bapak Samori Pranata selaku Adm. Officer to GM, yang selama proses magang berlangsung menjadi supervisor langsung dari penulis. Penulis juga memperoleh kesempatan untuk mempelajari secara praktikal mengenai berbagai aktivitas perusahaan lainnya, terutama dalam bidang pemasaran dan teknologi informasi. Selama proses magang berlangsung, penulis juga dibekali dengan product knowledge yang dibutuhkan sebagai tenaga marketing dari perusahaan. Dalam menjalankan tugas magang yang diberikan oleh supervisor, penulis memperoleh fasilitas sebuah Laptop dengan jaringan internet dan yang terhubung dalam suatu jaringan LAN (Local Area Network) sehingga memudahkan penulis untuk mengakses data yang dibutuhkan. Penulis juga difasilitasi dengan telepon yang digunakan untuk telemarketing atau sekedar untuk menghubungi customer dalam proses melengkapi data.

B. SUB STRUKTUR ORGANISASI DAN TUGAS POKOKNYA


1. Sub Struktur Organisasi

Gambar 1.2 Sub Struktur Organisasi

General Manager Adm. Officer to GM Staff

2.

Uraian Tugas secara Umum a. Manajer Umum (General Manager) (1) Menjalankan dan mengelola aktivitas-aktivitas perusahaan secara secara umum. (2) Merencanakan, melaksanakan, dan mengatur strategi operatsional perusahaan. (3) Merencanakan, mengembangkan, melaksanakan, dan mengatur bisnis pengembangan perusahaan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. (4) Mengarahkan dan membimbing manager fungsional dalam

menjalankan tugas-tugasnya.

b. Adm. Officer to General Manager (1) Membantu General Manager dalam melakukan segala aktivitas dan pekerjaannya. (2) Menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan oleh GM. (3) Membantu GM dalam membimbing dan mengarahkan karyawan lainnya.

C. SISTEM DAN PROSEDUR PEKERJAAN DI BAGIAN MAGANG KERJA Dalam melakukan praktek Magang Kerja, penulis bertanggung jawab kepada Bapak Samori Pranata selaku Adm. Officer to GM. Selama proses Magang Kerja, penulis mendapat bimbingan dari supervisor dan juga rekan-rekan karyawan dalam perusahaan. Penulis diberikan akses (username dan password) pada sistem informasi pelanggan yang dibangun oleh perusahaan, yang diberi nama JACIS (Jakarta Auction Customer Information System). JACIS menyimpan semua data pelanggan dari Jakarta Auctions. Salah satu tugas dari penulis adalah mengupdate data pelanggan melalui panggilan telepon, e-mail, majalah, atau pun melalui proses searching di internet. Setiap harinya selama proses magang kerja berlangsung, penulis masuk sesuai jam operasional perusahaan, yaitu pukul 08.30 16.30 (Senin-Jumat) dan pukul 08.30 12.00 (Sabtu).

D. GAMBARAN/URAIAN MENGENAI SUMBER DAYA YANG TERLIBAT

1.

Sumber Daya Manusia PT International Auction Multimachine sebagai peruasahaan yang bergerak

dibidang pelelangan alat berat dan mesin, memiliki sumber daya manusia yang beragam. Sumber daya manusia pada PT IAM secara garis besar dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu tenaga kerja terdidik, yang dalam lingkungan perusahaan sering disebut sebagai pegawai kantor, dan juga tenaga kerja terlatih, yang biasa disebut dengan pegawai lapangan. Seluruh tenaga kerja memberikan kontribusinya masing-masing kepada perusahaan. Setiap tenaga kerja pada PT IAM memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, dari lulusan SMA/sederajat, D3, S1, dan sederajatnya. Tenaga kerja PT IAM juga memiliki usia yang bervariasi, antara 18-55 tahun. Penempatan jabatan sesuai dengan kemampuan, pendidikan, dan pengalaman dalam melaksanakan pekerjaan. Jumlah tenaga kerja PT IAM saat ini mencapai 100 orang. Dimana terdiri dari 32 orang pegawai kantor, dan sisanya adalah pegawai lapangan dan lainnya. Pegawai lapangan terdiri dari mekanik, operator, dan helper. Sumber utama perekrutan tenaga kerja pada PT IAM merupakan hasil referensi, baik referensi dari pegawai PT IAM sendiri, ataupun referensi dari pihak lain yang dapat dipercaya. Menurut manager HRD PT IAM, tenaga kerja yang direkrut berdasarkan hasil referensi menunjukkan tingkat loyalitas yang lebih tinggi terhadap perusahaan.

2.

Lingkungan Kerja Kantor PT International Auction Multimachine terletak di Jl. Benyamin

Sueb Kav. C-3. Letaknya yang sederet dengan arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) menjadikan lokasi tersebut mudah untuk diingat dan mudah untuk diinformasikan. Di ujung jalan Benyamin Sueb (yang dulu dikenal dengan jalan landasan pacu) juga memiliki akses keluar masuk tol. Letak yard perusahaan yang juga berlokasi ditempat yang sama tersebut dapat menjadikan pajangan alat-alat berat sebagai etalase produk yang dapat terlihat secara jelas dan mencolok jika melewati jalan tersebut. Gedung kantor terdiri dari dua lantai. Lantai pertama terdiri dari front office (Receptionist), ruang tamu, ruang bagi departement marketing, IT, HRD, Manager Operasional dan ruang General Manager. Lantai dua terdiri dari ruangan bagi departement finance, accounting, ruang meeting, dan ruang direktur. Selain itu juga terdapat gedung-gedung semi permanen lainnya. Ruang kerja dilengkapi dengan AC. Setiap pegawai kantor dilengkapi dengan komputer dan / laptop yang dilengkapi dengan akses internet dan terhubung dengan LAN. Telepon untuk mempermudah komunikasi dan alat tulis yang tentunya digunakan untuk mempermudah semuanya. Kebersihan ruangan juga setiap harinya dijaga karena hal tersebut akan mempengaruhi secara langsung maupun tidak atas kenyamanan karyawan dalam bekerja.

10

3.

Prosedur Operasi Kerja Seluruh karyawan PT IAM diwajibkan untuk absen pada saat tiba dan

meninggalkan kantor. Karyawan harus mengisi kartu absensi (time card) dengan menggunakan mesin yang disediakan (time checker) baik pada waktu datang ataupun pada saat meninggalkan pekerjaan. Pengisian kartu absen ini harus dilakukan sendiri, tidak boleh diwakilkan dengan alasan apapun. Jam kerja yang ditetapkan perusahaan sebagai berikut : Hari Senin sampai dengan Jumat mulai bekerja pada pukul 08.30 16.30 dimana istirahat dimulai pukul 12.00 13.00 Hari Sabtu mulai bekerja pada pukul 08.30 12.00 Untuk waktu lembur ditetapkan dimulai setelah jam kerja.

Karyawan PT IAM juga wajib mengenakan pakaian formal kantor yang telah ditetapkan, yaitu sebagai berikut: Hari Senin Pria Kemeja panjang Berdasi Celana warna abu-abu Selasa Kemeja biru lengan Kemeja biru lengan putih Wanita lengan Blazer dan rok/celana

panjang abu-abu

pendek (seragam)

pendek (seragam)

Celana panjang warna biru Celana panjang warna biru dongker/gelap Rabu Pakaian kerja rapi Berdasi dongker/gelap Pakaian kerja rapi

11

Kamis

Kemeja panjang Berdasi

putih

lengan Blazer

dan

rok/celana

panjang abu-abu

Celana warna abu-abu Jumat Sabtu Batik Casual Batik Casual

Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi karyawan lapangan, security, dan office boy yang telah memiliki seragam kerja masing-masing. Bagi karyawan yang akan melakukan kegiatan di lapangan diwajibkan untuk menggunakan perlengkapan safety selama melakukan aktivitas di areal lapangan perusahaan. Perlengkapan safety yang wajib dikenakan adalah: Wear Pack Safety Shoes Helmet Kacamata Sarung tangan

Karyawan wajib menjaga keselamatan dirinya dan karyawan lainnya dengan memakai alat-alat keselamatan kerja yang telah disediakan, serta

mengikuti/mematuhi ketentuan mengenai keselamatan kerja dan perlindungan kerja yang berlaku. Perlengkapan-perlengkapan safety tersebut telah disediakan oleh perusahaan.

12

4.

Peralatan dan Teknologi Demi menunjang kegiatan dalam perusahaan, diperlukan peralatan dan

teknologi yang memedai agar seluruh kegiatan dapat dijalankan dengan dengan baik. PT IAM memfasilitasi karyawan dengan peralatan dan teknologi yang memadai. Setiap karyawan difasilitasi dengan meja kerja yang lengkap dengan komputer dan / laptop, satu line telepon, jaringan internet dengan kecepatan yang cukup baik dan juga jaringan LAN. Setiap departemen juga difasilitasi dengan mesin cetak (printer) yang juga dapat dijadikan sebagai scanner. Perusahaan juga menyediakan mesin fotocopy di setiap lantai, dan beberapa mesin fax. Setiap ruangan dilengkapi dengan pendingin ruangan. Perusahaan juga memiliki departemen Teknologi Informasi yang mampu membuat program-program yang digunakan oleh karyawan dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. Salah satunya adalah JACIS, yaitu Jakarta Auction Customer Information System.

5.

Pendanaan Pada bagian ini penulis tidak dapat memberikan penjelasan yang lebih

lanjut dikarenakan keterbatasan informasi mengenai pendanaan. 6. Produk dan Hasil Kerja Produk utama dari PT IAM adalah Jakarta Auction, yaitu event pelelangan alat berat dan mesin yang dilakukan setiap satu setengah sampai dua bulan sekali. Selain itu, PT IAM juga menyediakan jasa perbaikan unit (rekondisi) yang telah dibeli.

13

7. Tugas Magang yang Diberikan Selama Magang Kerja berlangsung ada beberapa tugas yang dikerjakan oleh penulis. Adapun tugas yang diberikan adalah sebagai berikut : No. Tugas Mengupdate 1. customer perusahaan. dengan menggunakan aplikasi JACIS (Jakarta Auctions Customer Information System). Data customer yang diperoleh dari formulir/buku tamu kemudian dilengkapi dengan melakukan panggilan Keterangan data Penulis diberikan tugas untuk melengkapi data customer

telepon. Data yang sudah lengkap kemudian dimasukkan kedalam sistem. Customer yang telah terdaftar dalam sistem akan dikirimkan undangan/brosur pelelangan. Membantu dept. Sales & Tiga 2. Marketing customer service. sebagai mengadakan open house. Yaitu hari yang secara khusus ditetapkan kepada calon-calon pembeli untuk melakukan inspeksi terhadap unit-unit yang tersedia. Pada hari inspeksi tersebut, calon-calon pembeli dapat melakukan uji coba terhadap unit-unit yang tersedia. Perusahaan memfasilitasi calon pembeli dengan menyediakan hari sebelum hari pelelangan, perusahaan

operator dan setiap calon pembeli akan ditemani oleh seorang customer service. Tugas customer service adalah menemani calon pembeli dalam melakukan inspeksi dan memberikan segala informasi yang dibutuhkan oleh calon pembeli. Seorang customer service harus dapat

14

menjelaskan mengenai mekanisme lelang kepada calon pembeli. Membantu pelaksanaan Pada hari lelang, penulis diberikan tugas menjadi PO 3. pada hari lelang. (Purchase Order) dan Team Clerk. Tugas dari PO adalah meminta tanda tangan dari pembeli yang telah disahkan sebagai pembeli terhadap suatu unit yang dilelangkan. Tugas dari Team Clerk adalah memasukkan data mengenai lot unit, harga jual, dan nomor bidder secara realtime kedalam sistem. Melakukan product 4. specification research. produk-produk yang berhubungan dengan alat berat dan mesin-mesin. Melalui browsing internet, penulis berhasil mengumpulkan brosur mengenai produk-produk alat berat dan mesin dari berbagai jenis merek seperti Komatsu, Caterpillar, Case, Kobelco, Tadano, Airman, dll. Penulis diberikan tugas untuk mencari spesifikasi

15

BAB III INTERPRETASI DAN ANALISIS

A. INTERPRETASI DAN ANALISIS Melanjutkan pemaparan mengenai sumber daya yang terlibat dalam perusahaan, maka pada bab ini penulis akan melanjutkan interpretasi dan analisis pada beberapa bidang yang dibahas sebelumnya, antara lain kualitas sumber daya manusia, lingkungan kerja, prosedur opersasi kerja, peralatan dan teknologi, dan mutu dan hasil kerja 1. Kualitas Sumber Daya Manusia Tanpa adanya sumber daya manusia dalam suatu perusahaan, maka suatu perusahaan tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Karena sumber daya manusia yang terdapat dalam suatu perusahaan menjadi salah satu penunjang utama kegiatan operasional perusahaan. Selama proses magang kerja berlangsung, penulis mengamati bahwa kualitas sumber daya manusia pada PT IAM cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari karyawan yang terlihat mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Dalam hal kesungguhan kerja, beberapa karyawan terkadang bekerja melebihi batas kerja yang sudah ditentukan perusahaan. Apabila ada karyawan yang datang terlambat maka karyawan tersebut akan pulang lebih larut dari jam seharusnya untuk menggantikan keterlambatannya. Dalam hal loyalitas, beberapa karyawan pada PT IAM juga menunjukkan tingkat loyalitas yang tinggi. Hal ini terlihat dari adanya beberapa karyawan yang sudah bekerja sejak perusahaan dibangun.

16

2.

Lingkungan Kerja Lingkungan kerja juga mendukung kinerja karyawan. Lingkungan kerja

yang nyaman dengan adanya AC (air conditioner) dan komputer/laptop memberikan kenyamanan kepada para karyawan. Para karyawan juga terlihat akrab dan ramah satu sama lain, hal ini terlihat dimana para karyawan saling membantu satu sama lain apabila ada yang mengalami kesulitan dalam bekerja. Hubungan antara karyawan dengan atasan juga tidak terlalu kaku, dimana biasanya ada atasan yang tidak mau berbaur dengan bawahannya. Selain itu atasan tidak hanya memerintah karyawannya tetapi juga ikut membantu karyawannya apabila ada hal yang tidak dimengerti. Setiap hari jumat, pada jam istirahat siang, perusahaan mengadakan kebaktian bagi karyawan yang beragama nasrani. Setiap pagi di hari selasa juga diadakan persekutuan untuk melakukan doa bersama. Karyawan yang ada pada PT IAM membentuk suatu lingkungan kerja yang nyaman dan penuh rasa kekeluargaan. Penulis merasa nyaman dalam berkomunitas di dalam lingkungan perusahaan. Mereka bekerja dengan tidak terlalu tegang, dimana mereka tetap serius mengerjakan pekerjaannya tetapi mereka juga masih bisa berbaur dengan yang lain untuk menghilangkan kejenuhan dengan pekerjaan yang menumpuk. Dalam ruangan kerja, sering terdengar adanya karyawan yang mendengarkan lagu, tetapi hal tersebut tidak menjadi persoalan dan sudah menjadi hal yang lazim. Tidak ada indikasi adanya karyawan yang terganggu dengan hal tersebut. Setiap karyawan yang ada dapat menunjukkan keramahan dan hal tersebut membantu penulis dalam melaksanakan Magang Kerja.

17

3.

Prosedur Operasi Kerja Prosedur operasi kerja merupakan pedoman bagi karyawan dalam

menjalankan pekerjaannya, bukan hanya sekedar kebijakan perusahaan yang harus dilaksanakan. Setiap karyawan pastilah memiliki cara kerja dan pola pikir yang berbeda dalam menangani suatu pekerjaan dan hal-hal seperti itulah yang berpotensi menimbulkan penyimpangan jika tidak ada batasan-batasan yang jelas. Dalam hal keterlambatan, penulis mengamati adanya tingkat kedisiplinan yang kurang. Hal tersebut dilihat dari banyaknya karyawan yang sering datang terlambat. Perusahaan memberikan toleransi yang cukup tinggi terhadap keterlambatan, hal tersebut dengan pertimbangan adanya beberapa karyawan yang bertempat tinggal jauh dari lokasi kantor. Bahkan terdapat beberapa karyawan yang harus pulang dan pergi menggunakan kereta api. Pertimbangan lain adalah dengan adanya karyawan yang datang terlembat, kemudian dengan tanpa paksaan bekerja melebihi batas waktu jam kerja. Dalam hal seragam kerja, berdasarkan pengamatan penulis selama proses magang kerja berlangsung, penulis tidak melihat adanya karyawan (khususnya karyawan kantor) yang seratus persen menaati peraturan mengenai seragam kantor. Hal tersebut tidak menjadi perhatian yang serius bagi perusahaan. 4. Peralatan dan Teknologi Secara keseluruhan, fasilitas peralatan kantor dan teknologi pada PT IAM sudah cukup memadai. Karena operasional perusahaan sudah berjalan dengan baik dan membantu karyawan dalam pekerjaannya. Dengan adanya fasilitas tersebut karyawan menjadi lebih cepat dan tepat waktu dalam penyelesaian pekerjaannya.

18

Program-program yang dibuat sendiri oleh perusahaan juga sangat membantu karyawan dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. Program-program tersebut dibuat dengan baik dan sangat mudah dijalankan oleh karyawan.

5.

Mutu Produk dan Hasil Kerja Selama proses magang kerja berlangsung, penulis mengamati bahwa mutu

produk dan hasil kerja yang ditunjukkan oleh PT IAM sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah Bidder yang hadir pada event pelelangan Jakarta Auctions yang diselenggarakan oleh perusahaan. Sebagian besar dari Bidder tersebut melupakan customer perusahaan yang sudah sering mengikuti event Jakarta Auctions sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan tingkat loyalitas pelanggan yang tinggi.

B. PERBANDINGAN TEORI DAN PRAKTEK Salah satu tujuan dilakukannya proses magang kerja oleh penulis adalah agar penulis dapat mempraktekkan apa yang sudah didapat di bangku kuliah pada lingkungan kerja. Dalam bab ini penulis akan membandingkan teori yang diperoleh penulis pada bangku kuliah dengan praktek yang dilakukan selama proses magang kerja pada PT IAM. 1. Manajemen Pemasaran Selama proses magang kerja berlangsung, penulis merasa sangat pentingnya ilmu manajemen pemasaran dalam praktek. Salah satunya adalah konsep pemasaran yang sangat memperhatikan hubungan (Relationship) antara perusahaan dengan pelanggan. PT IAM menjaga hubungan dengan pelangganpelanggannya dengan berbagai upaya.
19

2. Komunikasi Bisnis Penerapan praktek ilmu komunikasi bisnis sangat dirasakan manfaatnya oleh penulis selama masa proses magang berlangsung. Dengan memiliki kecakapan dalam berbicara, sopan santun, serta penampilan yang menarik, penulis dapat membangun hubungan dan komunikasi yang baik dalam lingkungan perusahaan. 3. Pengantar Teknologi Informasi. Pengetahuan mengenai pengoperasian Microsoft Office, khususnya Word dan Excel menjadi hal yang wajib untuk dikuasai di dunia kerja. Hal ini sangat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan di perusahaan. 4. Bahasa Inggris Di tengah kondisi bisnis yang semakin meng-global, penguasaan akan bahasa asing, terutama bahasa inggris menjadi sangat penting.

20

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN Setelah menjalani proses magang kerja di PT International Auction Multimachine selama lebih dari 160 jam, penulis menilai PT IAM memiliki kualitas yang cukup baik secara keseluruhan dari segi sumber daya manusia, lingkungan kerja, prosedur operasi kerja, peralatan dan teknologi, serta mutu dan hasil kerja. Namun terdapat sedikit kekurangan dalam hal kedisiplinan jam kerja dan seragam. Ilmu ilmu yang difasilitasi oleh IBII, baik secara teoritis, yaitu melaui proses belajar pada bangku kuliah, maupun secara praktis, yaitu dengan dijalankannya proses magang kerja ini, sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk dapat masuk dan bersaing di dalam dunia kerja. Ilmu dan pengalaman tersebut dapat menjadi modal yang besar bagi mahasiswa sebelum memasuki lingkungan kerja yang sesungguhnya.

B. SARAN 1. Untuk PT International Auction Multimachine Perusahaan sebaiknya meningkatkan tingkat kedisiplinan karyawan, terutama dalam hal keterlambatan dan seragam kerja. Perusahaan dapat menerapkan sistem reward dan punishment terhadap tingkat kedisiplinan karyawan. Saran lain mengenai masalah seragam adalah agar perusahaan dapat mengganti peraturan mengenai seragam. Dengan menyederhanakan peraturan mengenai seragam, karyawan akan lebih mudah dalam mematuhi peraturan tersebut.

21

Penulis juga menyarankan kepada perusahaan untuk memperbaiki toilet perusahaan yang kurang memadai. Perusahaan juga dirasa perlu untuk menyediakan fasilitas tempat ibadah bagi karyawan-karyawannya, khususnya Musolah bagi kaum muslim. 2. Untuk IBII Setelah melakukan proses magang kerja, penulis merasakan adanya manfaat yang diperoleh dari proses magang kerja tersebut. Oleh karena itu penulis menyarankan kepada IBII untuk terus mempertahankan keberadaan mata kuliah magang kerja dan terus dapat meningkatkan kualitas dari mata kuliah magang kerja ini. Penulis juga menyarankan kepada IBII untuk meningkatkan atau memperdalam mata kuliah bahasa asing. Dalam dunia kerja, kemampuan berbahasa menjadi sangat penting. Kemampuan berbahasa asing dapat menjadi suatu modal dan dapat menjadi keunggulan bersaing dalam persaingan kerja.

22

LAMPIRAN

23

24

25

26