Anda di halaman 1dari 14

Disusun oleh: Rauuf W. M.

Shannon Batsyeba Rawung

John R. Wenburg dan William W. Wilmot: Persepsi dapat didefinisikan sebagai cara organisme memberi makna Rudolph F. Verderber: Persepsi adalah proses menafsirkan informasi indrawi J. Cohen: Persepsi didefinisikan sebagai interpretasi bermakna atas sensasi sebagai representative objek eksternal; Persepsi adalah pengetahuan yang tampak mengenai apa yang ada diluar sana Brian Fellows: Persepsi adalah proses yang memungkinkan suatu organisme menerima dan menganalisis informasi

proses

internal yang memungkinkan kita memilih, mengorganisasikan, dan menafsirkan ransangan dari lingkungan kita, dan proses tersebut mempengaruhi perilaku kita.

Persepsi

adalah inti komunikasi, sedangkan penafsiran (interpretasi) adalah inti persepsi, yang identik dengan penyandian-balik (decoding) dalam proses komunikasi. Persepsi disebut inti komunikasi, karena jika persepsi kita tidak akurat, tidak mungkin kita berkomunikasi dengan efektif

Persepsi meliputi tiga tahap yaitu:

pengindraan (sensasi) dan

atensi,

interpretasi.

Persepsi manusia terbagi dua yaitu, :


Persepsi Persepsi

terhadap objek (lingkungan fisik) terhadap manusia (sosial)

Dalam

mempersepsi lingkungan fisik, kita terkadang melakukan kekeliruan. Indra kita tidak jarang menipu kita Persepsi terhadap objek juga sering mengecoh kita.

Persepsi

social adalah proses menangkap arti objek-objek social dan kejadian-kejadian yang kita alami dalam lingkungan kita. Menurut R. D. Laing, Manusia selalu memikirkan orang lain dan apa yang orang lain pikirkan mengenai apa yang ia pikirkan mengenai orang lain itu, dan seterusnya.

Persepsi

berdasarkan pengalaman Persepsi bersifat selektif Persepsi bersifat dugaan Persepsi bersifat evaluative Persepsi bersifat kontekstual

Larry

A. Samovar dan Richard E. Porter mengemukakan 6 unsur yang secara langsung mempengaruhi persepsi kita ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain, yaitu:

Kepercayaan,

nilai, dan sikap Pandangan dunia Organisasi social Tabiat Manusia Persepsi tentang diri dan orang lain

Persepsi

kita sering tidak cermat. Salah satu penyebabnya adalah asumsi atau pengharapan kita. Kita mempersepsi sesuatu atau seseorang sesuai dengan pengharapan kita

Kesalahan
Efek

Atribusi

Halo Stereotip Prasangka Gegar Budaya

TERIMA KASIH

Pras:

Persepsi berdasarkan budaya bernilai subjektif? Bayu: manfaat persepsi dalam komunikasi? Melisa: gegar budaya? Contohnya! Ato: mengapa seseorang cendrung melihat fisik? Nung; hubungan persepsi dangan komunikasi intrapersonal? Uci: ada kemungkinan tahap2 persepsi tidak beraturan? Dede: tahap pengindraan selain penglihatan