Anda di halaman 1dari 9

Tugas akhir matematika

Nama kelompok : 1. Desita Dwi P. (03) 2. Dinda Anjarsari (04) 3. Shalia Shamantha I. (26) 4. Vannia Enggalyani N. (28) Kelas : IXG

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang maha esa proposal ini akhirnya dapat diselesaikan . Proposal ini hadir sebagai panduan bagi kami dalam memperlajari matematika . Kami menyadari adanya kekurangan dalam menyajikan proposal ini atas kekurangan tersebut kami mengharap kritik dan saran dari siapapun , demi perbaikan penyajian proposal ini .

LATAR BELAKANG
Peluang merupakan bagian matematika yang membahas tentang ukuran ketidakpastian terjadinya suatu peristiwa yang ada dalam kehidupan . Memang banyak peristiwa yang tidak dapat dipastikan terjadi atau tidak terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Namun dengan mengetahui ukuran berhasil dan tidaknya suatu peristiwa yang diharapkan akan terjadi, kita akan lebih tepat dalam mengambil keputusan terbaik dan bijaksana tentang apa yang seharusnya kita lakukan . Materi peluang secara sederhana mulai dikenalkan di SMP lebih diperdalam di SMA dan ditingkatkan lagi di perguruan tinggi. Namun dari hasil tes penguasaan guru selama ini (SMP dan SMA ) ternyata untuk peluang masih sangat kurang. Mungkin guru kurang minat . mempelajari atau mungkin kesulitan mendapatkan buku-buku rujukan atau mungkin buku-buku rujukan yang dipelajarinya selama ini belum cukup memberikan benang merah yang memadahi untuk menghayati materi itu (materi yang seharusnya dikuasai guru) sepenuhnya. Melalui kesempatan ini kami berupaya memberikan tuntunan pemahaman materi peluang yang perlu dikuasai . berupa konsep dasar peluang atas dasar paradigma pemberian kecakapan hidup (life skill) yang bersifat akademik menggunakan prinsip learning to know, learning to do, learning to be, learning to live together dan learning to cooperate . Diharapkan para pembaca dalam memahami makalah ini bekerjasama dengan teman-teman . seprofesi: saling membaca, mencoba soal, berdiskusi dan mengadakan konfirmasi (menyampaikan argumentasi/alasan pemecahan masalahnya).

PELUANG
Standar Kompetensi : Memahami peluang kejadian sederhana Kompetensi Dasar : Menentukan ruang sampel suatu percobaan Indikator : Menjelaskan pengertian ruang sampel dan titik sampel dari suatu percobaan Menetukan ruang sampel suatu percobaan dengan mendata titik sampelnya

TUJUAN
Makalah ini ditulis dengan maksud untuk memberikan bahan pemahaman peluang yang perlu dikuasai , agar lebih berhasil dalam mengajarkan materi ini . Setelah dipelajarinya materi ini diharapkan agar teman teman dapat : 1. mengenal pendekatan pembelajaran peluang yang memberikan kecakapan hidup (lifskill) 2. mengembangkan soal-soal yang lebih variatif dan menyentuh kehidupan nyata . 3. menyimpulkan pengertian titik sampel dan ruang sampel . 4. dan dapat menghitung peluang suatu kejadian pada pelemparan mata uang logam , suatu dadu dan juga pelemparan 1 dadu dan 1 mata uang logam .

PELUANG
1. Ruang Sampel dan Titik Sampel Ruang Sampel adalah himpunan semua kejadian yang mungkin terjadi dari suatu percobaan di lambangkan dengan S . anggota anggota dari S disebut Titik Sampel dinyatakan dengan n(S) .

Cara Cara menentukan Ruang Sampel dan Titik Sampel 1. Menentukan Ruang Sampel dengan Mendaftar Misal , pelemparan dua keping uang logam sekaligus , sisi yang muncul adalah angka (A) pada uang logam pertama . dan gambar (G) pada uang logam kedua . maka di tulis AG . Kejadian lain yang mungkin muncul pada pelemparan dua uang logam tersebut adalah AA , GA , dan GG . Jika Ruang Sampelnya ditulis dengan cara mendaftar , hasilnya S = {AA , AG , GA , GG} dengan n(S) = 4

2. Menentukan Ruang Sampel dengan Tabel Untuk menentukan Ruang Sampel dengan tabel , buatlah tabel dengan jumlah baris dan kolom yang diperlukan . Misal , untuk percobaan pelemparan dua uang logam sekaligus , diperlukan tabel yang terdiri atas tiga kolom dan tiga baris . isi kolom pertama dengan hasil yang mungkin dari uang logam ke-1 dan isi baris kedua dengan hasil yang mungkin dari uang logam ke-2 . kemudian lengkapi tabel yang kosong . jadi ruang sampelnya S = {AA , AG , GA , GG}

3. Menentukan Ruang Sampel dengan Diagram Pohon Cara ini sangatlah mudah , diagram pohon untuk pelemparan dua uang logam sekaligus . hasilnya S = {AA , AG , GA , GG} dengan n(S) = 4

2. Menentukan Peluang Suatu Kejadian Sederhana A. Menghitung peluang dengan pendekatan frekuensi relatif Frekuensi relatif (fr) adalah munculnya kejadian yang di harapkan muncul dirumuskan sebagai berikut :

Fr = Banyak kejadian yang di harapkan Banyak percobaan

Misal , pada percobaan pelemparan sebuah mata uang logam didapat banyaknya percobaan = 100 kali . banyak muncul gambar = 40 kali . maka frekuensi relatif munculnya gambar = 40 = 0,4 100

B. Menghitung peluang masing masing titik pada ruang sampel Peluang suatu kejadian dirumuskan dengan :

P(K) = Kejadian yang diharapkan (K) Kejadian yang mungkin (S)

Misal , tentukan peluang muncul mata dadu ganjil pada pelemparan sebuah dadu ! Jawab : K = {1,3,5}

n(K) = 3 Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6} n(S) = 6

P(K) = n(K) = 3 = 1 n(S) 6

3. Frekuensi Harapan Frekuensi Harapan dari suatu percobaan adalah nilai kemungkinan dari hasil percobaan sebanyak n kali .

Fh = P(K) x n

Dimana : Fh = Frekuensi harapan

P(K) = Peluang kejadian K n = Banyaknya percobaan

Misal , tentukan frekuensi harapan muncul bilangan prima pada plemparan sebuah dadu sebanyak 300 kali Jawab : Fh = P(bilangan prima) x banyak percobaan = 1 x 300 = 150 kali 2

4. Kejadian Saling Lepas dan Kejadian Saling Bebas Dua kejadian A dan B disebut kejadian yang saling lepas , apabila himpunan A dan B saling asing atau bisa dijabarkan dengan A B = , atau P(A B) = 0 . Apabila A dan B kejadian yang saling lepas maka :

P (A atau B) = P(A B) = P(A) + P(B) Dua kejadian A dan B disebut kejadian kejadian yang saling bebas , jika terjadinya kejadian A tidak mempengaruhi terjadi atau tidaknya kejadian B . Apabila A dan B kejadian kejadian yang saling bebas maka : P (A dan B) = P (A B) = P(A) x P(B) Jika P (A dan B) = P(A B) = P(A) x P(B) maka A dan B disebut kejadian saling bergantung.

KATA PENUTUP
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya . kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini . Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun tangga kesuksesan kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya. Akhirnya tiada kata yang paling indah kecuali puji syukur alhamdulillah pada pemilik kasih sayang sempurna atas berjuta nikmat yang tercurah dan kita rasakan sampai saat ini .