Anda di halaman 1dari 4
EDISI PENGADAAN
EDISI
PENGADAAN

Iklim Usaha Pengadaan:

Edisi: Pekan III Februari 2012

MEMIKIRKAN CARA TINGKATKAN DAYA SAING

KRONIKA-BEN -- Sekitar dua pekan lalu Direktorat Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa

Pemerintah,

LKPP

diskusi di sebuah tempat di

Bandung, mengupas isu

seputar upaya mengkaji kondisi iklim usaha pengada-an barang/ jasa di Indonesia.

! Sebagaimana

katakan oleh Sarah Sadiqa, SH, Msc, Direktur Iklim Usaha dan

katan iklim usaha di bidang pengadaan bukan semata tanggung jawab LKPP melainkan harus ditangani bersama secara lintas sektoral. Untuk itulah jauh hari

terpadu

secara nasional.

dengan

perbaikan

iklim

usaha

! Sistem

satu atap yang dulu juga pernah kita

perizinan usaha

pelayanan

biasa

disingkat

juga pernah kita perizinan usaha pelayanan biasa disingkat Sarah Sadiqa DIrektorat Iklim Usaha menurut

Sarah Sadiqa

DIrektorat

Iklim

Usaha

menurut

lakukan

di

negeri

ini,

dirasakan

oleh

Hermawan,

telah

memprakarsai

pengusaha

sebagai

suatu

keberhasilan

pembentukan Kelompok Kerja

penghematan

waktu

dan pengeluaran

Pengkajian Iklim Usaha Peng-

yang

tidak

perlu.

Dampaknya makin

adaan yang anggotanya tidak

banyak

pengusaha

yang

mengaku

hanya dari lembaga pemerintah

mendapatkan berkesemp-tan mencicipi

melainkan juga dari kalangan

irisan

kue

dari

pemerintah melalui

akademisi, swasta, termasuk

pengadaan barang dan jasa.

 

asosiasi-asosiasi pengadaan barang/ jasa.

Saat ini mereka sudah memasuki fase

kedua dari usaha perbaikan iklim usaha

 

Dari

kesempatan

diskusi

mereka dimana semua urusan birokrasi

dengan

anggota

Pokja,

Herma-

perizinan termasuk administrasi yang

contoh

Smart

Practice

berkaitan

dilakukan melalui sistem on line. Upaya

cerdas ini tentunya menarik untuk menjadi

kita di

Indonesia.

bahan

barang/ jasa

pengadaan

pembelajaran

bagi

di Indonesia. bahan barang/ jasa pengadaan pembelajaran bagi “ Saya " menyebut " temuan " ini
“ Saya " menyebut " temuan " ini "‘ Roda ’," tapi * sejauh *
“ Saya " menyebut " temuan " ini "‘ Roda ’," tapi * sejauh * ini * saya *
belum * berhasil * menarik * minat * pemodal * ventura ”*

menyelenggarakan

yang di-

Kerjasama

Internasional

saat

memberikan

pengantar

dalam

diskusi tersebut, bahwa pemahaman terhadap iklim

usaha di bidang pengadaan barang/ jasa pemerintah diperlukan untuk merumuskan kebijakan pengadaan barang jasa yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing pengusaha nasional kita ke depan.

! Sebagaimana dipahami bersama, iklim

usaha yang sehat dalam pengadaan barang/ jasa tidak hanya baik bagi pemerintah selaku pengada karena akan mendapatkan ba-rang/ jasa dengan harga dan kualitas yang kompetitif, tetapi juga akan memberikan ruang tumbuh bagi pengusaha nasio- nal untuk berkem- bang lebih kuat sehingga ke depan dapat lebih banyak mengakses pasar pengadaan global. Sementara itu, DR.Hermawan,SE, MSi, Kepala Sub Direktorat Iklim Usaha LKPP meli-

hat bahwa pening-

wan melihat antusiasme yang cukup tinggi dari mereka berse-

mangat untuk memberikan saran dan pendapat tentang bagaimana sebaiknya

pemerintah menyikapi penatausahaan pengadaan barang/ jasa di era bisnis seperti sekarang ini.

! Pemerintah sebagai pemegang kendali

regulasi diharapkan dapat memahami kondisi nyata bisnis di bidang pengadaan barang/ jasa agar saat merumuskan kebijakan atau regulasi dapat diterima positif oleh pelaku usaha.

! Ben Baharuddin Nur selaku konsultan

Kebijakan publik dari ISP3-AusAID, lembaga konsultan yang saat ini sedang membantu LKPP dalam mendorong percepatan reformasi pengadaan barang jasa, mencoba

memberikan

perbaikan iklim usaha dari sebuah negara

yang saat ini bahkan sudah memasuki fase kedua dari upaya mereka. !! Macedonia, salah satu negara bekas Yugoslavia adalah contoh praktek cerdas mengkatrol daya saing negaranya melalui perbaikan iklim usaha pengadaan barang/ jasa pemerintah yang dilakukan secara

upaya

daya saing negaranya melalui perbaikan iklim usaha pengadaan barang/ jasa pemerintah yang dilakukan secara upaya Hermawan

Hermawan

Hal 1 Acara: Diskusi Pengadaan Hal 2 Opini: Pengadaan Yang Amanah Hal 3 Relaks: TTS
Hal 1
Acara: Diskusi Pengadaan
Hal 2
Opini: Pengadaan Yang Amanah
Hal 3
Relaks: TTS Berhadiah
“Anyone who has lost track of time
when using a computer knows the
propensity to dream, the urge to make
dreams come true and the tendency to
miss lunch”.
Published by
: successtraining.com
Hal 4
Komik Knowledge Sharing
(Tim Barners-Lee )
E-Mail
: successtraining@yahoo.com
Kronika OPINI Ben Baharuddin Nur
Kronika OPINI
Ben Baharuddin Nur
Kronika OPINI Ben Baharuddin Nur Pekan III Februari 2012 Hal. 2 PENGADAAN yang AMANAH Meski masalah

Pekan III Februari 2012 Hal. 2

PENGADAAN yang AMANAH

Meski masalah ini sedikit serius, tapi mari kita mendiskusikannya dengan santai. Pertama saya ingin menyamakan persepsi bahwa negara berkewajiban memenuhi hak dasar setiap warganegara dalam arti luas, termasuk warga negara lain yang tunduk pada konstitusi negara. Hak dimaksud termasuk di dalamnya hak untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal. Singkatnya hak warga negara adalah menjadi kewajiban negara untuk memenuhinya. Negara dalam skala global lebih dipandang sebagai suatu badan hukum dengan sejumlah hak dan kewajibannya pada tataran universal. Dalam konteks kepentingan rakyat suatu bangsa, negara adalah organisasi yang di dalamnya dilengkapi dengan organ-organ guna menjalankan fungsinya. Secara garis besar organ-organ ini kita sudah sama ketahui yakni ekskutif, yudikatif dan legislatif sebagaimana pengelompokan yang dilakukan oleh Montesque yang mengenalkan istilah trias politica. Kewajiban negara kepada warga negara seharusnya telah terbagi habis kepada ketiga pilar negara sebagaimana yang disebutkan tadi dimana kewajiban pelaksanaannya diamanahkan kepada eksekutif, pengaturannya dalam bentuk ligislasi yang mengikat setiap warga negara diamanahkan kepada legislatif dan pengawasan serta penegakan dari aturan negara tersebut menjadi tanggungjawab lembaga yudikatif. Ketiga lembaga ini seharusnya independen dalam fungsinya masing-masing. Fungsi ini tidak bisa dikompromikan apalagi dicampur baur karena akan berakibat merugikan pihak yang dilayani alias warga negara atau rakyat. Sekarang kita membatasi lingkup diskusi kita pada satu lembaga yakni lembaga eksekutif atau umum dikenal sebagai lembaga pemerintah. Untuk melaksanakan amanah negara dalam hal memberikan pelayanan kepada warga negara baik langsung maupun tidak langsung, pemerintah diberikan kewe- nangan oleh negara untuk membelanjakan

“Apa hubungannya mobil pejabat dengan kepentingan rakyat?” Tanyanya lalu menambahkan bahwa yang berhubungan dengan kepentingan rakyat itu pastinya adalah sekolah, jalan, sarana air bersih, jembatan dan semacamnya. Saya tidak menyalahkan pandangan itu karena justru pemikiran seperti itu yang dominan ada di kepala orang. Termasuk banyak yang menanyakan hubungan antara biaya rapat, studi banding, kajian dan semacamnya untuk kepentingan rakyat. Tentu saja jawaban saya bukan untuk pembenaran, yang pasti bahwa pelayanan kepada rakyat atau masyarakat tidak semuanya dalam wujud yang langsung dalam bentuk fisik. Kalau dengan pengadaan mobil, studi banding, rapat, kajian dan sebagainya diyakini dapat mendorong kinerja organisasi untuk menghasilkan output dan outcomes yang secara berantai membawa dampak bagi peningkatan kualitas kehidupan rakyat, tentu saja relevan. Bagaimana cara memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan didasarkan atas perspektif bagi sebesar-besar kepentingan rakyat? Jawabannya tidak mudah, tapi setidaknya dengan menegakkan disiplin perencanaan pengadaan, mulai dari perencanaan kegiatan, perencanaan anggaran hingga perencanaan metodenya sambil senantiasa mengingat kepentingan rakyat sebagai the ultimate stakeholder, mudah-mudahan amanah konstitusi kita dapat diwujudkan. Makanya salah satu hal yang mendasar dari perubahan Keppres 80/2003 menjadi Perpres 54/2010 adalah dari aspek penegasan perencanaan pengadaan sebagai bagian penting dari seluruh proses pengadaan. Perlu diingat bahwa selain lembaga eksekutif juga ada lembaga lain yang harusnya berdiri tegak memasang filter agar tidak ada satupun kegiatan atau anggaran yang bisa lolos kecuali jelas muaranya dalam jangka pendek maupun panjang bagi kepentingan rakyat. Lembaga itu adalah lembaga legislatif. Saat lembaga eksekutif merampungkan tugasnya membuat perencanaan kegiatan dengan ancar- ancar anggarannya, maka di lembaga yang terdapat di tingkat nasional, propinsi hingga kabupaten yang merupakan wakil resmi rakyat secara konstitusi, akan berbicara lantang mengoreksi setiap program dan mempertajamnya bagi tujuan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi kemasalahatan rakyat, termasuk mengoreksi anggaran yang diajukan eksekutif agar uang negara yang berarti uang rakyat dibelanjakan secara efisien. Itulah tugas utamanya. Setelah proses pengadaan berjalan, mulai dari perencanaan hingga barang/ jasa yang dibutuhkan diterima oleh pihak yang mengadakan, maka setelahnya masih ada satu lembaga lagi yang juga merupakan representasi negara dalam menjalankan kewajibannya kepada rakyat yang bertugas melakukan koreksi dan menjatuhkan sanksi bila ada perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pihak yang mendapat amanah pengadaan yang terbukti merugikan negara. Begitulah sekilas opini saya dalam melihat pengadaan barang jasa dari perspektif amanah pemerintah dalam melaksanakan pelayanan bagi kepentingan rakyat. Perangkat negara untuk megemban amanah mensejahterakan rakyat sebenarnya sudah relatif lengkap, namun selama pengadaan barang/jasa tidak dihayati sebagai amanah, maka akan selalu bermuara pada kesia-siaan, dan rakyat lagi-lagi masih harus menunggu lebih lama, entah sampai kapan. Tentu saja ini sekedar ungkapan pemikiran dan keprihatinan, mudah-mudahan datang suatu masa dimana kesadaran akan pentingnya mengemban amanah penderitaan rakyat menjadi sebuah kesadaran kolektif di negeri ini.(Col-Kronika7212)

sebuah kesadaran kolektif di negeri ini. (Col-Kronika7212) uang negara yang diperoleh atau diterima dari berbagai

uang negara yang diperoleh atau diterima dari berbagai sumber termasuk pajak yang dibayarkan oleh setiap warga negara kepada negara. Dari kewenangan berbelanja inilah yang kemudian melahirkan suatu bentuk aktivitas pemerintah yang disebut sebagai pengadaan barang/ jasa pemerintah. Atas dasar filosofi ini sehingga setiap orang yang diberikan amanah oleh organisasinya terlibat dalam proses pengadaan, harus benar- benar menghayati bahwa uang yang dibelanjakan adalah uang titipan rakyat untuk peruntukan memaksimal-kan pelayanan kepada rakyat baik langsung maupun tidak langsung. Maka seharusnya azas yang pertama dan mutlak ditaati dalam melaksanakan amanah pengadaan barang/ jasa di lingkungan pemerintah termasuk lembaga negara lainnya adalah azas kehati-hatian. Bagaimana mempraktekkan azas kehati-hatian ini, saya tidak punya rujukan resmi. Yang selalu saya ingat adalah pesan kakek bila saya pamit mau bepergian berkendaraan: “Hati-hati di jalan nak, selamat sampai ke tempat tujuan.” Yang maksudnya agar saya menaati peraturan lalu lintas, menghormati hak pengguna jalan yang lain, tidak keluar jalur, menjaga keselamatan kendaraan dan tentunya harus membiasakan bertanya bila tersesat agar hemat bahan bakar alias efisien. Untungnya sekarang ada Geo Pisitioning System (GPS) dimana sangat membantu bila tersesat dan tak ada yang bisa ditanya, terutama di jalan tol. Kembali ke soal pengadaan. Seorang rekan suatu hari bertanya soal

pengadaan ini dalam hubungannya dengan pelayanan kepada rakyat.

Ia

menanyakan hubungan antara pembelian mobil operasional di lingkungan kantornya dengan fungsi pelayanan yang saya maksud.

TTS KRONIKA Pekan III Februari 2012 Hal. 3 KETENTUAN MENJAWAB TTS 7212 Kirimkan jawaban anda

TTS KRONIKA

TTS KRONIKA Pekan III Februari 2012 Hal. 3 KETENTUAN MENJAWAB TTS 7212 Kirimkan jawaban anda melalui

Pekan III Februari 2012 Hal. 3

KETENTUAN MENJAWAB TTS 7212

Kirimkan jawaban anda melalui E-mail ke successtraining@yahoo.com dengan menuliskan nomor TTS yang anda jawab. Satu jawaban untuk satu account. Bila terdapat lebih dari satu pengirim jawaban yang menjawab benar, pemenang akan diundi. Pemenang akan diumumkan pada edisi Procurement Chronicle selanjutnya. Batas waktu pengiriman jawaban 28 Februari 2012

selanjutnya. Batas waktu pengiriman jawaban 28 Februari 2012 MENDATAR 5) Metode pengadaan ini dipilih bila suatu

MENDATAR

5)

Metode pengadaan ini dipilih bila suatu pekerjaan pengadaan

7)

membutuhkan pelibatan masyarakat dalam operasionalisasi dan perawatannya. Metode pemilihan penyedia jasa yang memperlombakan gagasan

9)

orisinal, kreatifitas dan inovasi tertentu. Pejabat yang berwenang menetapkan rencana pelak-sanaan pengadaan

barang/Jasa (singkatan) 12) Proses penilaian kualifikasi yang dilakukan sebelum pemasukan penawaran. 13) Kerjasama pembiayaan antar K/L/D/I untuk suatu pekerjaan pengadaan (Inggris). 14) Surat pernyataan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi, korupsi dan nepotisme dalam Pengadaan Barang/Jasa. 18) Yang berwenang tetapkan Rencana Umum Pengadaan; 19) Metode pemilihan penyedia pekerjaan konstruksi yang dipilih saat jumlah Penyedia yang mampu melaksanakan diyakini terbatas. 22) Unit organisasi pemerintah yang berfungsi laksanakan Pengadaan Barang/Jasa yang bersifat permanen, dapat berdiri sendiri atau melekat pada unit yang sudah ada (singkatan). 23) Aparat yang melakukan pengawasan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi pemerintah (singkatan). 24) Ancar-ancar harga atau biaya yang dibuat oleh pengelola pengadaan (singkatan). 25) Organ di dalam unit layanan pengadaan yang bertugas melaksanakan pemilihan penyedia barang/jasa. 26) Tata cara pemilihan Penyedia Barang/Jasa yang dilakukan secara terbuka melalui jalur internet (Inggris).

MENURUN

1)

Proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta

2)

pemenuhan persyaratan tertentu lainnya dari penyedia barang/ Jasa. Surat resmi yang menjamin kelaikan penggunaan barang hingga

3)

jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Metode ini dapat dilakukan terhadap Pengadaan Jasa Konsultansi

4)

bila metode lainnya dinilai tidak efisien dari segi biaya seleksi. Lembaga pemerintah yang bertugas mengembangkan, mengelola

6)

dan mengawasi kebijakan pengadaan barang jasa (singkatan). Personil yang memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang/jasa

8)

yang melaksanakan pengadaan barang/jasa. Metode pengadaan untuk pengadaan barang yang tidak

mempunyai harga pasar dan tidak dapat ditetapkan berdasarkan harga satuan. 10) Sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang tertentu dari berbagai Penyedia Barang/ Jasa (Inggris). 11) Yang seharusnya dilakukan oleh penyedia bila tidak puas atas keputusan Panitia Lelang. 15) Tata cara pembelian Barang/Jasa melalui sistem katalog elektronik (Inggris). 16) Perjanjian tertulis antara pengguna dengan penyedia barang/Jasa atau pelaksana Swakelola. 17) Kontrak Pengadaan Barang/Jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak yang jumlah harganya pasti dan tetap serta tidak dimungkinkan penyesuaian harga. 20) Tim atau tenaga ahli yang memberikan penjelasan teknis dalam proses pelelangan (Bahasa Belanda). 21) Surat yang diberikan kepada penyedia terpilih setelah penetapan pemenang lelang (singkatan).

Illustrasi/ narasi by : Ben B. Noor BAGAIMANA SAYA BISA MENDAPAT- KAN DESAIN SEPERTI INI
Illustrasi/ narasi by : Ben B. Noor
BAGAIMANA
SAYA BISA MENDAPAT-
KAN DESAIN SEPERTI
INI
??
SEPERTINYA
BELIAU SEDANG
MEMIKIRKAN SESUATU
YANG RUMIT …
IBU KiREy YA ?
SILAHKAN MASUK, SAYA
PERLU MENDISKUSIKAN
SESUATU…
Suatu pagi di sebuah kantor pemerintah KENAPA bapak TIDAK COBA METODE PENGADAAN ITULAH YANG SAYEMBARA
Suatu pagi di sebuah
kantor pemerintah
KENAPA bapak
TIDAK COBA METODE
PENGADAAN
ITULAH
YANG
SAYEMBARA ?
SEDANG SAYA
PIKIRKAN BU…
BAGAIMANA
MENDAPATKAN
PENYEDIA YANG
BISA MEMBERIKAN
KONSEP PERUMAHAN
PEGAWAI YANG
Oh ya? baru
dengar saya
aturan itu.
Emang bisa?
RAMAH
LINGKUNGAN DAN HEMAT ENERGI…
LINGKUNGAN DAN
HEMAT ENERGI…
itu. Emang bisa? RAMAH LINGKUNGAN DAN HEMAT ENERGI… RUPANYA PAK RUDY sedang MEMIKIRKAN CARA MENDAPATKAN

RUPANYA PAK RUDY sedang

MEMIKIRKAN CARA

MENDAPATKAN KONSULTAN UNTUK DESAIN KHUSUS YANG TELAH DIRENCANAKAN KANTORNYA SEJAK LAMA.

DESAIN KHUSUS YANG TELAH DIRENCANAKAN KANTORNYA SEJAK LAMA. DI PASAL 46 PERPRES 54 DIKATAKAN BAHWA SAYEMBARA
DI PASAL 46 PERPRES 54 DIKATAKAN BAHWA SAYEMBARA DIGUNAKAN UNTUK PENGADAAN JASA LAINNYA YANG MERUPAKAN
DI PASAL 46
PERPRES 54 DIKATAKAN
BAHWA SAYEMBARA DIGUNAKAN
UNTUK PENGADAAN JASA LAINNYA
YANG MERUPAKAN HASIL DARI
GAGASAN, KREATIVITAS, INOVASI,
BUDAYA DAN METODE
PELAKSANAAN TERTENTU.
TERIMAKASIH BU
kirey. SEKARANG SAYA BISA
LEGA. MUDAH-MUDAHAN DARI
SAYEMBARA ITU KITA BISA
MENDAPATKAN INOVASI
TERBAIK BAGAIMANA
SEHARUSNYA PERUMAHAN UNTUK
PEGAWAI DIBANGUN DENGAN
MENGUTAMAKAN KESELAMATAN
LINGKUNGAN HIDUP DAN TIDAK
BOROS ENERGI. MUDAH-
MUDAHAN KONSEP DARI
SAYEMBARA ITU JUGA BISA
DIMANFAATKAN OLEH LEMBAGA
PEMERINTAH LAINNYA DAN
DITIRU OLEH MASYARAKAT
UMUM.
Okay !!
TOLONG SEGERA
DIPERSIAPKAN
SEGALA SESUATUNYA
YA BU !
Pasal 46 Perpres 54/ 2010
(1) Sayembara dilakukan terhadap Pengadaan Jasa
Konsultansi yang memiliki karakteristik sebagai
berikut:
a. merupakan proses dan hasil dari gagasan,
kreatifitas, inovasi dan metode pelaksanaan
tertentu; dan
b. tidak dapat ditetapkan berdasarkan Harga Satuan.