Anda di halaman 1dari 1

Bung Hatta: Kepak Sayap Koperasi

on: 04 January 2010, 14:08:28 Kepak Sayap Koperasi Kunci keberhasilan koperasi sesungguhnya, seperti yang dikatakan oleh Bapak Koperasi kita, ialah dengan memupuk: - Rasa solidaritas/gotong royong. - Memiliki individualitas. - Mempunyai kemauan dan kepercayaan pada diri sendiri dalam persekutuan untuk melaksanakan self-help atau auto aktivitas, guna kepentingan bersama. - Cinta kepada masyarakat, yang kepentingannya harus didahulukan dari kepentingan diri sendiri atau golongan sendiri. - Rasa tanggung jawab moral dan sosial. Semuanya ini harus terkristalisir dalam sistem perkoperasian yang sehat, yang mampu bersaing dan dapat memberikan pelayanan kepada anggota dan masyarakat. Dengan demikian, bila kita dapat membangun koperasi maka koperasi dapat membangun perekonomian Indonesia untuk menjadikan masyarakat Indonesia yang berkeadilan sosial. Amat disayangkan bahwa ada kritik-kritik dari segelintir ahli ekonomi atau penganut ekonomi liberal di Indonesia di tahun 70-an yang mengatakan bahwa teori koperasi Pak Hatta tidak lagi sesuai dengan teori ekonomi modern dalam membangun perekonomian Indonesia. Pandangan-pandangan serupa itu sering saya jawab dalam berbagai kesempatan seminar atau simposium, bahwa yang melemparkan kritikan tersebut adalah orang yang picik ilmunya dan tidak mengerti tentang hakekat koperasi yang sebenarnya. Sebab koperasi sesungguhnya yang mengimbangi kekuatan kartel, trust, dan konsern yang merupakan multinational corporations di negara-negara industri seperti di Eropa Barat, serta memberikan perimbangan dan kestabilan sosial ekonomi pada umumnya, melindungi kaum berekonomi lemah, yaitu buruh, petani, pegawai, pekerja, dan pengusaha kecil dan menengah dari bahaya atau akibat negatif dari sistem kapitalisme dan komunisme. Koperasi telah berhasil mengurangi keresahan dan ikut memberikan kestabilan di bidang politik, sosial, dan ekonomi di negara-negara Eropa Barat, hal mana memang telah terbukti. Dari sini dapat diketahui betapa besar jiwa almarhum Bapak Mohammad Hatta, betapa dalam pemikiran beliau dalam meletakkan falsafah ekonomi bangsa Indonesia dan betapa tetap konsisten serta akan tetap akuratnya pendirian beliau di dalam membangun perekonomian Indonesia di atas dasar sistem perkoperasian yang sehat. Untuk mempertegas kebenaran pendapat beliau, saya telah membuat tulisan, Koperasi Sebagai Dasar Ekonomi Pancasila atas permintaan Lembaga Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional, sebagai bahan pertimbangan bagi bapak pimpinan lembaga tersebut, yaitu Bapak Soeharto. Jika sekiranya kebijaksanaan pembangunan Pemerintah menekankan pembangunan koperasi, termasuk prioritas pembangunan di bidang perekonomian, maka tidak lupa kita akan tetap berterima kasih kepada Bapak Koperasi kita. Cosmas D. Blaang, Pribadi Manusia Hatta, Seri 11, Yayasan Hatta, Juli 2002