Anda di halaman 1dari 3

TUTORIAL REPO 11.04 1.

agan buat folder seperti ini :

/home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-1 /home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-2 /home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-3 /home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-4 /home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-5 /home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-6 /home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-7 /home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-8 *usr nya diganti sama username yang agan pake. 2. terus copy semua DVD reponya dari 1 sampai 8 pada masing-masing folder yang udah dibuat. Kalo dah beres buka terminal ,ketik : $ sudo gedit /etc/apt/sources.list 3. hapus semua tulisan lalu ganti dengan :

deb file:///home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-1 natty main deb file:///home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-2 natty main multiverse deb file:///home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-3 natty multiverse resricted universe deb file:///home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-4 natty universe deb file:///home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-5 natty universe deb file:///home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-6 natty universe deb file:///home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-7 natty universe deb file:///home/usr/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-8 natty universe 4. Setelah itu ke System->Synaptic Package Manager -> Settings -> Repositories. 5. Hapus semua centangan dari canonical-supported sampai source code. 6. Pilih tab Authentication -> Import Key File ... 7. Browse import key (biasanya ada di DVD repo yang pertama). 8. Close, lalu ketik di terminal $ sudo apt-get update

9. Kalo engga error ,coba test install aplikasi dari Ubuntu Software Center tanpa koneksi internet

Membuat Repository Lokal di Hard Disk


Cara yang dibahas sebelumnya adalah dengan menggunakan file iso dvd repositori, me-mount iso file tersebut dan menggunakannya sebagai repositori. Jika ada pertanyaan jika ingin menggunakannya di hardisk lokal bagaimana? tanpa perlu file iso tersebut?. Yaitu dengan cara membuat repositori lokal di hardisk. Sebetulnya caranya hampir sama dengan cara yang di atas, hanya memperkaya khazanah pengetahuan tentang membuat repositori lokal. Catatan: Agar tidak menghabiskan free space hardisk terlalu besar sebaiknya digunakan salah satu saja, menggunakan iso atau membuat repositori lokal di hardisk. Jadi ini merupakan teknik alternatif dari cara sebelumnya. Seperti yang telah dipelajari tentang struktur repositori di atas, bahwa direktori utama sebuah repositori ada di dists dan pool. Jadi cukup dengan mengcopy kedua direktori tersebut ke direktori yang terdapat dalam harddisk, penulis menggunakan contoh direktori yang sama dengan yang dipakai sebelumnya, yakni direktori /home/najwa/ubuntu-repo. Sesuaikan dengan punya teman-teman jika menggunakan direktori lain. Masukan dvd repositori pertama ke dvd drive lalu buka terminal/konsole untuk mencopy direktori pool dan dists secara rekursif dari cdrom ke direktori tujuan (anda tentu saja dapat mengcopy direktori tersebut seperti biasa menggunakan file manager semacam nautilus atau konqueror, yang penting punya akses write kedirektori tujuan) dapat dilakukan dengan menjalankan command berikut:
$ cp -rv /cdrom/{dists,pool} /home/najwa/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-1/

Jika sudah selesai proses pengcopyan dvd pertama, lanjutkan dengan dvd kedua seperti perintah di bawah ini.
$ cp -rv /cdrom/{dists,pool} /home/najwa/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-2/

Lanjutkan untuk dvd yang ketiga.


$ cp -rv /cdrom/{dists,pool} /home/najwa/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-3/

Jika masih punya dvd selanjutnya, lanjutkan proses yang sama dengan cara di atas. Setelah menyalin isi seluruh dvd, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengatur agar repositori yang baru dibuat dapat digunakan oleh aplikasi manajemen paket. Seperti langkah di atas, yakni menyesuaikan isi /etc/apt/sources.list. Karena intinya tetap sama seperti saat menggunakan iso, jadi tidak perlu mengubah isinya, biarkan seperti awal.

..... deb file:///home/najwa/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-1 lucid main restricted deb file:///home/najwa/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-2 lucid main restricted \ multiverse deb file:///home/najwa/ubuntu-repo/ubuntu-dvd-3 lucid multiverse universe ......

Keterangan: Baris yang diakhiri dengan \ berarti satu baris yang bersambung. Selanjutnya jalankan apt-get update untuk meng-update database paket APT atau menggunakan Synaptic Reload. Langkah selanjutnya menggunakan repositori yang dibuat sebagai source repositori seperti saat install menginstall program maupun saat me-remove aplikasi. Jadi membuat repositori di hardisk mudah bukan..? O.. ya, agar repositori yang dibuat bisa di akses melalui jaringan / LAN melalu http atau ftp, maka di komputer yang ada repositorinya harus dipasang service web server ataupun ftp server. Untuk hal ini silahkan dikembangkan lebih lanjut..

Menyiapkan Direktori Repositori


Seperti yang telah disebutkan di langkah sebelumnya, jika sudah tersedia file iso maka selanjutnya siapkan satu direktori untuk untuk menampung mount point dari iso di atas sehingga repositori yang dibuat lebih tertata dengan baik. Hal ini dapat dilakukan menggunakan nautilus, konqueror, mkdir atau aplikasi yang paling disukai. Untuk membuat direktori yang dibutuhkan, buka terminal dan jalankan perintah berikut:
$ mkdir -pv ubuntu-repo/{ubuntu-dvd-1,ubuntu-dvd-2,ubuntu-dvd-3} mkdir: created directory `ubuntu-repo' mkdir: created directory `ubuntu-repo/ubuntu-dvd-1' mkdir: created directory `ubuntu-repo/ubuntu-dvd-2' mkdir: created directory `ubuntu-repo/ubuntu-dvd-3'