Anda di halaman 1dari 4

ABSTRAK MUHAIYAH, 082171527322 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS

V SDN 007 DESA MAYANG SARI, KECAMATAN PANGKALAN LESUNG. Skripsi , Program Studi PPKn Jurusan P. IPS Universitas Riau. Pembimbing I Drs.Ahmad Eddison.M.Si Pembimbing II Dr. Gimin.MP.d. Kata Kunci : Model Pembelajaran Cooperatif Learning Tipe Jigsaw, Hasil belajar Penelitian tindakan kelas ini berawal dari melemahnya aktivitas belajar dan hasil belajar siswa, permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: apakah penggunan model pembelajaran cooperatif Learning Tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar PKn Siswa kelas V SD Negeri 007 Desa Mayang Sari Kec. Pangkalan Lesung? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn Siswa kelas V SD Negeri 007 Desa Mayang Sari kec. Pangkalan Lesung. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah Siswa kelas V SD Negeri 007 Desa Mayang Sari Kec. Pangkalan Lesung, berjumlah sebanyak 26 siswa. Variabel tindakan yang dianalisis adalah penggunan pembelajaran cooperatif Learning Tipe Jigsrm IV, dan variabel masalah yakni hasil belajar PKn siswa, data tersebut diperoleh melalui lembar observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa setelah mengikuti model pembelajaran tersebut. Dari hasil penelitian di jelaskan bahwa penerapan model Cooperative Learning Tipe Jigsaw secara benar maka aktivitas siswa menjadi lebih aktif dan pada gilirannya hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Informasi ini membuktikan bahwa hipotesis peneliti yang berbunyi " Dengan penerapan model Cooperativ-e Learning Tipe Jigsaw dapat meningkatkan Hasil Belajar PKn siswa kelas V di SDN 007 Desa Mayang Sari Kec. Pangkalan Lesung "diterima".

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah Swt. penulis ucapkan atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang diajukan sebagai salah satu syarat mencapai sarjana (Sl) dengan judul PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN 007 DESA MAYANG SARI, KECAMATAN PANGKALAN LESUNG. Penulisan skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk penelitian skripsi pada Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau. Disadari bahwa dalam penulisan skripsi ini juga tidak luput dari bantuan serta dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini peneliti mengucapkan ribuan terima kasih kepadayang terhormat: 1. Bapak Dr. H.M. Nur Mustafa, M.Pd, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan beserta para Pembantu Dekan. 2. Bapak Drs. Zahirman, MH selaku Ketua Program Studi Pendidikan Kewarganegataan yang telah banyak berperan dalam perkuliahan di Program Studi PPKn. 3. Bapak Drs. Ahmad Eddison M.Si selaku Pembimbing I yang telah mengarahkan serta memberi petunjuk hingga selesainya penulisan skripsi ini.

BAB I

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Siswa atau anak didik adalah salah satu komponen manusiawi yang menempati posisi sentral dalam proses belajar mengajar. Di dalam proses belajar mengajar, siswa sebagai pihak yang ingin meraih cita-cita, memiliki tujuan dan kemudian ingin mencapainya secara optimal. Siswa atau anak didik itu akan menjadi faktor penentu, sehingga menuntut dan dapat mempengaruhi segala sesuatu yang diperlukan untuk mencapai tujuan belajarnya. Jadi dalam proses belajar mengajar yang diperhatikan pertama kali adalah siswa atau anak didik, bagaimana keadaan dan kemampuannya, baru setelah itu menetukan komponen- komponen yang lain. Apa bahan yang diperlukan, bagaimana cara yang tepat untuk bertindak, alat dan fasilitas apa yang cocok dan mendukung, semua itu harus disesuaikan dengan keadaanlkarakteristik siswa. Itulah sebabnya siswa atau anak didik adalah merupakan subjek belajar. Guru memegang peranan yang amat penting dan strategis dalam proses pembelajaran, maka seorang guru harus kreatif dalam menemukan hal-hal baru untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal. Jajaran pengelola pendidikan, baik instansi yang membawahi sekolah, maupun guru sebagai pelaksana lapangan pendidikan, diharapkan mampu mewujudkan tujuan minimal standar pendidikan nasional yaitu membentuk manusia berkualitas yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Permasalahan yang berkenaan dengan siswa di kelas, jika tidak dicarisolusi dan dibiarkan berlalu begitu saja, akan lebih kompleks dan berlarut-larut.

Akibatnya, akan dirasakan pada ketidak-kompetenan siswa dimasyarakat yang berhubungan dengan materi pelajaran. Permasalahan siswa maupun guru selama proses belajar, menjadi prioritas, untuk secepatnya diteliti penyebab dan solusinya. Hal itu perlu dipahami oleh seorang guruo karena keberhasilan belajar siswa ditentukan, sejauh mana guru memiliki inisiatif perbaikan terhadap prosedur dan hal yang berkaitan dengan proses yang telah dilakukan. Mata pelajaran PKn umumnya dipandang mudah dan kurang diperhatikan dalam sistem pendidikan. Padahal melalui pelajaran PKn anak memperoleh pengetahuan dan mampu menerapkan nilai-nilai luhur termasuk budi pekerti yang luhur, anak diharapkan mengerti akan hak dan kewajibannya, terampil dan memiliki kepribadian yang kuat. Berdasarkan hasil pengamatan selama peneliti bertugas di SDN 007 Desa Mayang Sari, Kecamatan Pangkalan Lesung ditemui gejala-gejala atau fenomena khususnya pada pelajaran PKn sebagai berikut: 1. Hasil belajar yang diperoleh siswa belum optimal, hal ini terlihat dari kurangnya pemahaman siswa yang diberikan oleh guru di kelas, dari 26 siswa terdapat 16 orang siswa yang hasil belajarnya rendah. 2. Anak kurang aktif dalam mata pelajaran yang disajikan, hal ini terlihat dari kegiatan anak yang cenderung hanya diam mendengarkan guru berceramah.