Anda di halaman 1dari 6

by rasti :-) | December 2nd, 2010

Contoh Gambar Struktur Organisasi Perusahaan

2.3.2. Uraian Tugas dan Tanggung Jawab Adapun uraian jabatan yang mencakup tugas, wewenang dan tanggung jawab di lingkungan perusahaan adalah sebagai berikut : 1. Direktur Direktur merupakan pimpinan tertinggi perusahaan yang diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham untuk menjalankan perusahaan. Direksi bertanggung jawab atas segala kegiatan di dalam dan di luar perusahaan. Di luar perusahaan bertanggung jawab kepada pemilik saham, pemerintah, masyarakat disekitar perusahaan dan konsumen. Sedangkan di dalam perusahaan bertanggung jawab atas keselamatan kerja karyawan, hasil penelitian para manajer dan staf, peningkatan karir dan kesejahteraan staf dan karyawan. Selain itu, direktur mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut : a. Merencanakan dan merumuskan kebijaksanaan mengenai pengembangan dan perbaikan perusahaan serta memberikan bimbingan dan petunjuk pelaksanaannya. b. Mengadakan hubungan kerja dengan pihak luar, baik hubungan dengan perusahaan lain maupun dengan kegiatan dalam perusahaan. c. Mengkoordinir tugas-tugas yang didelegasikan kepada tiap-tiap direktur dan menjalin

hubungan kerja yang baik dengan para direktur lainnya agar terbentuk suatu grup kerja yang harmonis. d. Mengambil keputusan-keputusan dan tindakan-tindakan yang tepat demi kepentingan, kelangsungan dan kelancaran jalannya perusahaan sehingga segala kegiatan organisasi menuju ke tujuan utama perusahaan. 2. General Manager General Manager adalah pemimpin di perusahaan yang membawahi sejumlah operasional menager, manager dan kepala bagian. Tugas dan tanggung jawabnya meliputi : a. Memimpin dan mengkoordinasikan kegiatan yang berhubungan dengan operasional perusahaan keseluruhan, meliputi persomalia/administrasi, pembelian bahan-bahan, penjualan (marketing) dan produksi. b. Mengontrol setiap kegiatan agar sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat. c. Mengontrol kegiatan peyediaan bahan-bahan yang diperlukan. d. Mengembangkan jenis produk baru berdasarkan kebutuhan pasar. e. Memperluas pasar. Wewenang dari general manager adalah sebagai berikut : a. Mengawasi dan mengambil tindakan-tindakan (action) yang diperlukan terhadap manajer produksi, manajer keuangan dan manajer marketing. Tanggung jawab dari general manager adalah sebagai berikut : a. Bertanggung jawab kepada Direktur mengenai pelaksanaan instruksi-instruksi atau arahanarahan Direktur. 3. Manajer Produksi Tugas-tugas dari manajer produksi adalah sebagai berikut : a. Merencanakan kegiatan produksi dan setiap bagian pendukungnya. b. Mengontrol pelaksanaan kegiatan produksi dan bagian pendukungnya. c. Melakukan koordinasi dengan departemen penjualan terkait dengan order yang akan dikerjakan dan jadwal pengiriman. d. Melakukan koordinasi dengan departemen keuangan terkait dengan kebutuhan produksi akan bahan baku, bahan penolong dan bahan pembantu. e. Mengontrol kualitas produksi baik proses maupun mutu. Wewenang dari manajer produksi adalah sebagai berikut : a. Memberikan saran dan nasehat serta penilaian terhadap kinerja bawahannya. b. Memberikan sanksi terhadap kesalahan dan pelanggaran bawahan. c. Meminta nasehat, petunjuk dan bimbingan dari atasnya. d. Membuat inovasi baru dalam pengerjaan produksi. e. Memberikan masukan kepada perusahaan terkait dengan departemennya. f. Melakukan koordinasi dengan departemen lain yang terkait dengan departemennya.

Tanggung jawab dari manajer produksi adalah sebagai berikut : a. Bertanggung jawab kepada General Manager mengenai pelaksanaan tugas-tugasnya. Bagian Produksi membawahi : 1. Staf Bagian Teknik Merupakan orang yang bertanggung jawab atas penyediaan kebutuhan tenaga listrik, air, perbaikan-perbaikan mesin/peralatan yang rusak serta pemeliharaan/ perawatannya. Bagian teknik membawahi dua seksi yaitu : - Seksi Utility Seksi utility adalah orang yang bertugas dan menjalankan dan mengawasi segala kebutuhan operasi produksi. - Seksi Bengkel dan Perawatan Seksi bengkel dan perawatan adalah orang yang bertugas merawat semua peralatan instalasi dan bangunan. 2. Staf Bagian Pengolahan Bagian pengolahan merupakan orang yang bertanggung jawab atas kelancaran kegiatan operasi produksi mulai dari persiapan bahan baku hingga produk jadi. 4. Manajer Keuangan Tugas-tugas manajer keuangan adalah sebagai berikut : a. Mengawasi, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan anggaran perusahaan sesuai dengan sistem dan prosedur yang berlaku. b. Merencanakan, mengkoordinasikan, menggerakkan, mengevaluasi pelaksanaan dan penyusunan laporan keuangan berkala yang meliputi neraca, laporan rugi laba dan laporan perubahan modal untuk kepentingan pihak intern dan ekstren. c. Mengatur posisi dan strategi pembayaran supplier, bunga bank, cicilan pinjaman bank, dan lain-lain sesuai dengan posisi saldo bank dan kondisi perusahaan sehingga tercapai kelancaran liquiditas dan pembinaan supplier sebaik mungkin. d. Memecahkan masalah-masalah yang timbul dalam ruang lingkup keuangan dan mengambil keputusan untuk keuangan. e. Menjaga dan memelihara hubungan baik dengan bank yang terkait dengan pihak pajak sehingga perusahaan tidak mengalami penekanan oleh pihak ekstren. f. Melaksanakan dengan sebaik-baiknya tugas-tugas lain yang diberikan pimpinan Wewenang manajer keuangan adalah sebagai berikut : a. Memberi saran, nasehat dan memberikan penilaian terhadap kinerja bawahannya. b. Memberikan sanksi terhadap kesalahan dan pelanggaran bawahan. c. Meminta nasehat, petunjuk dan bimbingan dari atasannya. Tanggung jawab manajer keuangan adalah sebagai berikut : a. Merencanakan, menggerakkan, mengontrol, mengendalikan dan mengevaluasi semua pelaksanaan dan mekanisme kerja baik pembuatan program administrasi dan pengontrolan atas implementasi anggaran, standar biaya operasi, alokasi biaya dan pengendalian laporan keuangan secara umum dalam ruang lingkup keuangan yang digunakan manajemen. b. Memberikan laporan dan bertanggung jawab kepada wakil direktur keuangan mengenai pelaksanaan tugas-tugasnya.

c. Bagian ini membawahi Seksi Keuangan yang tugasnya adalah : - Membuat laporan keuangan pada atasan secara berkala dan kepada pihak pemberi pinjaman modal yakni pihak bank. - Menyusun budget (anggaran) pendapatan dan belanja perusahaan sesuai dengan hasil yang diharapkan pada tahun anggaran yang akan datang. - Memberikan laporan keuangan kepada pihak pemerintah untuk menetapkan besarnya pajak yang harus dibayar oleh perusahaan. - Mengadakan hubungan antara perusahaan dengan pihak luar seperti kantor pajak, dinas perindustrian, dinas tenaga kerja, dinas perdagangan, rumah sakit, perusahaan-perusahaan pelanggang dan lain-lain. - Membantu bagian personalia membuat dan mengawasi semua peraturan tentang tata tertib kerja, disiplin kerja dan pengumuman. - Membuat kebijaksanaan operasional dan strategi perusahaan. 5. Manajer Personalia Manajer personalia merupakan orang yang mempunyai tugas dan wewenang yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk memaksimalkan produktivitas tenaga kerja melalui penerangan kepersonaliaan. Bagian ini membawahi : 1). Kepegawaian, yang mempunyai tugas : - Menentukan dan menilai sumber-sumber kerja. - Menyeleksi tenaga kerja serta penempatannya dan pemutusan hubungan kerja. - Menetapkan aktivitas pergantian shift dan lembur. - Menerima keluhan-keluhan dari para karyawan. - Memberi penghargaan kepada karyawan yang berprestasi. - Mengadakan latihan-latihan pegawai, up-grading dan training. 2). Hubungan masyarakat Merupakan orang yang mempunyai tugas dan wewenang dalam memberikan keterangan mengenai keadaan perusahaan yang dibutuhkan oleh pihak dari luar perusahaan. 3). Kebersihan Merupakan orang yang mempunyai tugas dan wewenang dalam bidang kebersihan kantor dan pekarangan perusahaan serta penyediaan air minum untuk para Direktur, Kepala Bagian, Staf dan Karyawan. Tugas-tugas manajer marketing adalah sebagai berikut : a. Membuat kontrak penjualan dengan pembeli. b. Mencari pembeli baru untuk meningkatkan penjualan perusahaan. c. Menjaga hubungan baik dengan pembeli lama. d. Membuat penawaran dari produk sampingan kepada pasar. e. Membuat penawaran penjualan, melakukan riset pasar, mengikuti perkembangan pasar dan mencari pasar baru. f. Melakukan koordinasi dengan departemen produksi terkait dengan order yang akan dikerjakan dan jadwal pengiriman. Cara merekrut sumber daya karyawan pada suatu perusahaan terdapat 2 cara, yaitu: a) Cara formal Cara merekrut sumber daya pegawai / karyawan ini dapat dilakukan melalui bantuan kantor penempatan tenaga kerja yang ada di daerah, sekolah atau kursus-kursus (lembaga pelatihan),

perguruan tinggi, atau bursa tenaga kerja,melalui iklan poster-poster, oang-orang yang mengajukan surat lamaran kerja. b) Cara nonformal Cara merekrut sumber daya pegawai / karyawan dapat dilakukan melalui perantara pegawai yang sudah ada di dalam perusahaan, rekanan (teman-teman pegawai perusahaan sendiri) misalnya keluarga dan para tetangga, bekas pegawai yang dahulu pernah bekerja. Prosedur seleksi atau test untuk merekrut sumber daya manusia sebagai pegawai atau karyawan baru, yaitu: a) Pengisian formulir Calon pegawai baru, diharuskan mengisi formulir dengan melampirkan: 1. Surat lamaran pekerjaan 2. Salinan ijazah atau transkip nilai 3. Surat keterangan catatan kepolisian 4. Surat keterangan pengalaman kerja/ riwayat hidup 5. Pas foto b) Wawancara pendahuluan (untuk memperoleh kesan-kesan tenaga kerja baru) c) Wawancara lanjutan (mendapatkan informasi lebih mendalam dari calon tenaga kerja baru) d) Testing (mendapatkan kepastian tentang ilmu pengetahuan dan keterampilan calon tenaga kerja baru) e) Penelitian pengalaman dan surat keterangan f) Pemeriksaan kesehatan g) Rekomendasi h) Wawancara akhir (diterima atau tidaknya calon tenaga kerja baru) i) Penempatan calon tenaga kerja atau pegawai (masa percobaan) j) Pengangkaan tenaga kerja atau pegawai Penempatan karyawan Karyawan merupakan orang yang melakukan kegiatan-kegiatan perusahaan sesuai dengan komando atasan yang ditugaskan pada bagian-bagian tertentu. Karyawan merupakan pekerjapekerja yang produktif dan dinamis. Mereka diklasifikasikan atas beberapa grup. Masing-masing grup jumlahnya tertentu dan dipimpin oleh seorang leader atau atasan, dan para leader dipimpin oleh kepala bagian. Dengan adanya penggolongan kerja, walaupun kegiatannya sama, diharapkan akan memberikan semangat untuk berkompetisi di antara sesama grup. Dengan demikian dapat diketahui grup mana yang paling berprestasi dan pantas menerima penghargaan perusahaan. Tenaga Kerja dan Kerja Perusahaan Tenaga kerja pada perusahaan terdiri dari tenaga kerja langsung dan tenaga kerja tidak langsung. Tenaga kerja langsung adalah pekerja pada bagian produksi/pengolahan di pabrik. Sedangkan tenaga kerja tidak langung biasanya bekerja di bagian kantor atau pusat perusahaan. Selain itu menurut penggajian tenaga kerja terdiri dari tenaga kerja tetap yang meneriman gaji bulanan dan tenaga kerja harian. Sumber:

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/18433/3/Chapter%20II.pdf Kewirausahaan, CV BINA PUSTAKA


http://raswatiedogawa.ngeblogs.info/2010/12/02/struktur-organisasi-perusahaan/