Anda di halaman 1dari 7

Airborne Photogrametrik Airborne Photogrametrik merupakan kegiatan photo udara yang dilakukan melalui udara, Pada kegiatan foto

udara idealnya dilakukan pada jam 09.00-11.00, atau pada jam 14.00-15.00. dan apabila terhalang oleh cuaca maka foto udara tidak dilakukan, misal nya malam hari nya hujan dan pagi harinya jam 09.00-11.00 terjadinya awan maka akan menghambat foto udara... Pola Photo Udara

Pemotretan

DigitasiPeta digital

Photo Udara Mozaik Uncontrol Mozaik Semicontrol Mozaik Full Control

Ada beberapa jenis Penggunaan interpretasi citra sbb : 1.Ikonos Ikonos adalah satelit milik Space Imaging (USA) yang diluncurkan 24 September 1999 dan menyediakan data untuk tujuan komersial pada awal 2000. Ikonos adalah satelit dengan resolusi spasial tinggi yang merekam data multispektral 4 kanal pada resolusi 4 m (citra berwarna) dan sebuah kanal pankromatik dengan resolusi 1 m (hitam-putih). Ini berarti Ikonos merupakan satelit komersial pertama yang dapat membuat image beresolusi tinggi. Dengan harga citra nya adalah 37 USD/km2 Dengan kedetilan/resolusi yg cukup tinggi ini membuat satelit ini akan menyaingi pembuatan foto udara. Lah iaya ngapain lagi pakai foto udara wong yang ini sudah cukup detil, bahkan kalau memetakan kota bekasi bisa dengan skala 1:5000 bahkan 1:2000 untuk desain tata ruang Band Width Panchromatic 0.45 0.90m Band 1 Band 2 Band 3 Band 4 0.45 0.53m (blue) Resolusi Spasial 1 meter 4 meter

0.52 0.61m (green) 4 meter 0.64 0.72m (red) 0.77 0.88m (near infra-red) 4 meter 4 meter

2. Quickbird Quickbird adalah salah satu satelit beresolusi spasial yang tinggi dan dapat diakses oleh publik. Kita dapat membeli/pesan citra ini untuk lokasi dimanapun di muka bumi, tetapi tidak termasuk lokasi yang telah dikecualikan oleh perjanjian antara pemerintah suatu negara dengan provider data utama Quickbird. Biasanya lokasi-lokasi yang dikecualikan adalah lokasi-lokasi rahasia/sangat penting seperti lokasi militer tertentu atau instalasi nuclear plant.

Diluncurkan pada 18 Oktober 2001 dari Vandenburg Air Force Base di California, oleh Digital Globe, dengan resolusi tertinggi adalah 0,61 M, satelitnya mengorbit setinggi 450 KM, revolusi 93,4 menit resolusi spasial 3-7 hari dan harga citra Quickbird adalah 24 USD/km2 Quickbird dapat merekam 75 juta km persegi permukaan bumi per tahun. Keterangan ringkas yang biasanya selalu diperlukan mengenai data citra Quickbird adalah: Spesifikasi Imaging Mode Panchromatic Multispectral

Spatial Resolution 0.61 meter GSD at Nadir 2.4 meter GSD at Nadir 450-520 nm (blue) Spectral Range 445-900 nm 520-600 nm (green) 630-690 nm (red) 760900 nm (near IR) Swath Width Off-Nadir Imaging Dynamic Range Revisit Time Orbital Altitude Nodal Crossing 16.4 km at nadir 0-30 degrees off-nadir Higher angles selectively available 11-bits per pixel Approximately 3.5 days (depends on Latitude) 450 km 10:30 am

Expected end of life 2010 GSD = Ground Sample Distance. Dengan resolusi spasial 0.61 meter berarti kita dapat melihat kendaraan yang terparkir di halaman rumah kita. Setidaknya cukup berarti untuk kepentingan publik secara umum dalam banyak aplikasi. 3.Orb View Orbview diluncurkan pada tanggal 26 Juni 2003 oleh GeoEye, yang mempunyai spasial 1 meter pangkromatik dan 4 meter multi pektral yang bisa mengorbit pada ketinggian 3

470 KM satelit ini mampu merekam seluas 2.100 KM2 setiap menitnya resolusi temporalnya 3 hari sedangkan harga citranya adalah 10 USD / KM2

Penginderaan Jauh Penginderaan jauh adalah suatu ilmu yang digunakan untuk memperoleh informasi suatu daerah atau obyek yang diinginkan dengan analisis data yang diperoleh dengan menggunakan media/alat tanpa kontak langsung dengan daerah atau obyek tersebut. Citra foto ini didapatkan dengan cara memotret dengan menggunakan sebuah wahana (atau alat transportasi) biasanya berupa balon udara, pesawat udara, gantole, pesawat ultra-ringan, dan pesawat tanpa awak. Pemotretan ini dilakukan dengan menentukan tujuan pemotretan (disesuaikan dengan tujuan pemetaan pula), menentukan jalur penerbangan, dan menentukan arah penerbangan. Dengan bantuan kamera udara danpesawat udara ini, maka pemotretan udara dapat dilakukan.

Foto udara ini terdapat beberapa jenis pemotretan, yaitu : pemotretan udara secara tegak (vertical), pemotretan udara secara condong (oblique), dan pemotretan udara sangat condong (high oblique). Pemotretan udara secara tegak ini dapat dikatakan bahwa pemotretan dilakukan dengan posisi pesawat udara yang membawa kamera melakukan

pemotretan secara tegak lurus dengan permukaan bumi. Maka akan menghasilkan foto udara dengan pemotretan secara vertical.

Pemotretan udara secara condong atau oblique. Pemotretan ini dilakukan dengan posisi antara pesawat udara yang membawa kamera dengan permukaan bumi memiliki sudut yang agak miring (untuk pemotretan agak condong atau low oblique) dan dengan kemiringan tertentu (untuk pemotretan condong atau oblique). Pemotretan udara secara condong ini memiliki karakter hasil foto udara terlihat agak miring dan atau miring, namun batas cakrawala atau horizon tidak terlihat. Hal inilah yang membedakan antara pemotretan udara condong dan sangat condong.

Pemotretan udara sangat condong atau high oblique. Sedikit berbeda dengan pemotretan udara condong. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa yang membedakan antara pemotretan udara condong dan sangat condong terlihat atau tidaknya garis batas cakrawala atau batas horizon. Namun, perbedaan lain adalah sudut pengambilan gambar pada optical axis-nya, sehingga batas cakrawala bisa ikut terpotret.

Ketinggian pesawat udara terhadap permukaan bumi pada saat pemotretan juga mempengaruhi skala foto udara yang dihasilkan. Semakin tinggi pesawat udara, maka akan menghasilkan skala foto udara yang relative kecil namun cakupan cukup luas, akan tetapi obyek yang tampak jadi tidak begitu detil. Dan jika pemotretan dilakukan dengan ketinggian rata-rata, maka hasil foto udara adalah cakupan yang cukup luas dan kenampakan obyek yang cukup detil pula. Namun, sekali lagi dijelaskan bahwa, pemotretan udara ini dilakukan dan disesuaikan dengan tujuan pemotretan dan pemetaan. Pada foto udara, selalu terlihat beberapa keterangan tambahan pada bagian tepinya. Keterangan tambahan tersebut biasa juga disebut keterangan tepi. Contoh keterangan tepipada foto udara :