Anda di halaman 1dari 20

1

Bismillah... Langkah Awal IMED 2012. ^^

DEPARTEMEN KEDOKTERAN ISLAM (Islamic Medicine Departement) KEPENGURUSAN LEMBAGA KEROHANIAN ISLAM 2012

FAKTA TENTANG DUNIA KEDOKTERAN Saat ini dunia kedokteran sudah maju dengan pesat. Namun, kemajuan tersebut tidak diimbangi dengan aqidah Islam yang benar. Maka timbulah ketimpangan. Agama seolah-olah adalah hal yang kuno dan kadang dianggap bertentangan. Padahal, hanya Dienul ISLAM-lah yang benar. Sejak beratus-ratus tahun dahulu, sebelum manusia kenal dengan penyakit dan ilmu tubuh, Al-Quran dan Sunnah Rasulullah telah

membicarakannya. Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya, yaitu Kitabullah (Al Qur'an) dan sunnah Rasulullah Saw. (HR. Muslim) . Sehingga tidaklah pantas seorang muslim mengesampingkan agamanya. Menolak ayat hanya karena tidak sesuai dengan logika dan teori manusia yang amat sangat terbatas. Manusia yang bodoh yang bahkan tidak dapat bergerak dan hidup, tanpa pertolongan dari Allah (Abu Idris, 2009).

ALL ABOUT DEPARTEMEN KEDOKTERAN ISLAM LKI Semua aspek kehidupan maupun science diatur secara jelas oleh Islam termasuk ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran. Menurut dr.Ahmad al-Qadhi kedokteran Islam sebenarnya adalah semua yang muncul dari dunia kedokteran, baik berbentuk teknologi atau pengetahuan, yang tidak berbenturan dengan petunjuk Rabbani, bahkan terikat dengan petunjuk Rabbani. Oleh karena itu, perlunya ilmu tentang bagaimana Islam mengatur dunia kedokteran kepada mahasiswa. Insya Allah, Departemen Islamic Medicine (IMED) LKI berusaha mewadahi harapan tersebut. Departemen IMED merupakan department yang bergerak di bidang

pengembangan ilmu pengetahuan kedokteran Islam di kalangan mahasiswa muslim FKUB pada khususnya dan masyarakat pada umumnya yang berbasis Al-Quran dan AsSunnah dengan semangat Islamisasi Kehidupan. Strategi gerak department IMED sendiri melalui dakwah yang berbasis kebutuhan profesi tenaga kesehatan, entah itu melalui pendekatan ilmu akidah, fiqh kedokteran, shirah atau pun melalui update info tentang

dunia kedokteran. Selain itu, Departement IMED juga menitikberatkan dalam pengembangan jiwa intelektualitas mahasiswa muslim FK melalui pembuatan proker2/maupun kegiatan2 yang dapat digunakan sebagai wadah aktualisasi bagi para mahasiswa yang memiliki kecenderungan secara aktif dalam meningkatkan ilmu pengetahuan khususnya ilmu kedokteran. Dengan demikian Outcome yang diharapkan terbentuknya mahasiswa muslim FK yang berwawasan Intelektual Islami dan mampu berperan aktif terhadap pengembangan ilmu kedokteran yang berwawasan dari Al Quran dan As Sunnah.

Visi : Membina dan mencetak mahasiswa muslim FKUB yang berwawasan Intelektual Islami dan mampu berperan aktif mewujudkan pengembangan kedokteran Islam yang berbasis Al-Quran dan As-Sunnah. Misi: 1. Menciptakan system kerja yang ikhlas, penuh semangat, profesional dan kerja keras serta meningkatkan ukuwah internal departement 2. Membuat dan meneruskan program kerja yang kreatif dan inovatif untuk

memfasilitasi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan tentang kedokteran Islam 3. Memelihara kepekaan mahasiswa dalam menanggapi masalah yang berhubungan dengan dunia kedokteran dan kesehatan sesuai dengan ajaran Islam. 4. Meningkatkan jiwa intelektualitas pengurus LKI dengan meningkatkan partisipasi pengurus LKI dalam ajang kompetisi ilmiah

Tugas dan Wewenang 1. Berperan aktif dalam mengkaji dan mensyiarkan perkembangan ilmu kesehatan nasional maupun global, serta isu ISLAM terkini lokal maupun nasional. 2. Eksternalisasi isu-isu kedokteran islam (baik scara teori / aplikatif) ke mahasiswa muslim FKUB 3. Menciptakan system propaganda dan pelemparan isu kepada public sebagai media pencerdasan mahasiswa.

4. Mewujudkan pengembangan kedokteran Islam yang berbasis Al-Quran dan AsSunnah dengan semangat Islamisasi Kehidupan 5. Meningkatkan pemahaman Islam dalam bidang profesi kesehatan mahasiswa muslim FKUB

Arah Gerak Departemen (dari Ketum) : Mewujudkan pengembangan kedokteran Islam yang berbasis Al-Quran dan AsSunnah dengan semangat Islamisasi Kehidupan Meningkatkan pemahaman Islam dalam bidang profesi kesehatan mahasiswa muslim FKUB Berperan serta dalam menciptakan brand imaging Lembaga Kerohanian Islam yang bermanfaat melalui pembuatan program kerja yang kontributif dan produktif Mampu menjadi wadah dalam menampung mahasiswa yang memiliki kecenderungan secara aktif dalam meningkatkan ilmu pengetahuan

Target Departement: Peningkatan Kualitas Pengurus IMED a. Pengurus IMED 80% hadir kantin ada buku control b. Hafalan minimal disesuaikan ma psdm monitoring c. Pengurus IMED berkontribusi dalam semua proker2 IMED d. IPK Pengurus rata2 naik e. Monitoring Lembar Mutabaah pengurus IMED f. Pengurus IMED rutin mengikuti halaqoh mingguan pengurus

Peningkatan Ukhuwah Intern Departement : a. Kado/Surat Ukhuwah for IMED crew,, b. Taujih Bergilir (ketika syuro) for IMED crew c. SMS Taujih Bergilir

Peningkatan Ke-ilmiah-an Departement IMED : a. 100 % Pengurus IMED wajib mengikuti min. 1x LKTI slama 1 periode kepengurusaan b. 100% Pengurus IMED wajib mengajukan min 1 proposal PKM c. 100% Pengurus IMED ikut seminar keilmiahan/keprofesian/pelatihan

kepenulisan min 2x / periode kepengurusan

Menjalankan program kerja dengan baik proker berjalan tepat waktu dan sasaran Dapat menyebarluaskan wawasan tentang ilmu Kedokteran Islam kepada Mahasiswa dan masyarakat umum bs dilihat dr naiknya angka survei tingkat pengetahuan mahasiswa FK thdp kedokteran islam

PERENCANAAN PENINGKATAN KINERJA DEPARTEMEN IMED LKI FKUB PERIODE KEPENGURUSAN 2012
I. Susunan Pengurus Departemen Kepala Dept. : Alif Yanur A 105070200111021 105070401111021

Sekretaris Dept : Masytah Dyah A

Staf : Mohammad Nadzir Suryat Muhsan Ekta Akhmad Satria Ghanny Dwi Cahyo S Rizqi Nurarifka Walupi Dwi Aknes prawesti Irma Afifa Yuli Tri Wijayanti Novi Apriniawati 105070300111048 115070207111016 115070100111027 115070407111008 115070401111018 115070200131003 115070600111004 115070400111048 115070607111001

II. Wilayah Gerak Departemen Membina dan mencetak mahasiswa muslim FKUB yang berwawasan Intelektual Islami dan mampu berperan aktif mewujudkan pengembangan kedokteran Islam yang berbasis Al-Quran dan As-Sunnah.

III. Tugas Pokok dan Fungsi 3.1 Tugas Pokok Mengkaji dan mensyiarkan tentang kedokteran Islam di lingkungan FKUB 3.2 Fungsi Penanggung jawab dalam mengkaji dan mensyiarkan kedokteran Islam pada tataran mahasiswa muslim FKUB Pembuatan konsep umum tentang isu mengenai kedokteran Islam yang akan diangkat Memfasilitasi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan tentang kedokteran Islam Pembuat, pelaksana, dan pengontrol bahasan kedokteran Islam mulai dari kepengurusan, dan kegiatan yang terdiri dari keikutsertaan, kepanitiaan, sampai pada tahap steeering committee. Berperan aktif membentuk opini mahasiswa FKUB berkaitan dengan permasalahan kesehatan Melaksanakan kegiatan-kegiatan ilmiah dengan tema kedokteran Islam

IV. Tujuan Jangka Panjang Memelihara dan mengembangkan kepekaan mahasiswa muslim FKUB dalam menanggapi masalah dalam kedokteran sesuai dengan ajaran Islam Meningkatnya para profesional dalam bidang kesehatan yang

berparadigma islami Terciptanya lingkungan kedokteran di FKUB yang menerapkan konsepkonsep kedokteran Islam V. Tujuan Jangka Pendek Meningkatnya kinerja dan jiwa kritis staf departemen IMED dalam menanggapi berbagai isu-isu terkini tentang kedokteran dan islam. Memberikan informasi yang tentang kedokteran Islam kepada mahasiswa muslim FKUB

Membentuk program kerja yang lebih kreatif, inovatif dan aplikatif agar penyampaian materi kedokteran Islam bisa dengan mudah diterima

VI. Indikator Kerja dari Tujuan Jangka Pendek No Tujuan Jangka Pendek Meningkatnya kinerja staf departemen IMED 2. Memberikan informasi tentang kedokteran Islam kepada mahasiswa muslim FKUB Indikator Kinerja Penyelesaian tugas dengan baik Informasi yang dibahas update dan sesuai kebutuhan mahasiswa muslim FKUB 3. Membentuk program kerja yang lebih kreatif, inovatif dan aplikatif agar penyampaian materi kedokteran Islam bisa dengan mudah diterima Mahasiswa FKUB yang hadir dalam setiap kegiatan IMED minimal sesuai target % Mahasiswa Laporan FKUB Pertanggungjawaban pada setiap kegiatan % Satuan Ukuran % Perolehan informasi Diperoleh di Staf IMED Dicari Di Rapat IMED , pelaksanaan program kerja Panitia dan Proposal steering committee kegiatan tentang konsep kegiatan, Pelaksanaan program kerja

1.

POLA RENCANA PENGEMBANGAN ORGANISASI DEPARTEMEN IMED LKI FKUB PERIODE KEPENGURUSAN 2012
Identifikasi Faktor Internal a. Unsur kekuatan departemen Sumber daya manusia yang cukup memadai Motivasi staf IMED untuk bekerja secara ikhlas, semangat, profesional dan kerja keras Kerjasama dari seluruh anggota staf untuk saling membantu tugas masing-masing b. Unsur kelemahan departemen Beberapa kegiatan berkelanjutan cukup menguras waktu, energi, dan pikiran Jadwal akademik yang padat sehingga mengurangi semangat dari para pengurus LKI untuk mengupgrade jiwa kritis melalui pengikutsertaan pelatihan/seminar. dalam kompetisi ilmiah maupun

Faktor Eksternal a. Unsur kekuatan departemen Merupakan department yang cukup menarik, sehingga terdapat SDM yang cukup banyak Kualitas dan kuantitas pengurus LKI tinggi, serta mempunyai keinginan dan komitmen yang baik untuk beraktivitas di LKI Adanya dukungan dari pihak dekanat dimana salah satu titik berat pengembangan kemahasiswaan adalah dalam bidang penalaran Ukhuwah terjalin dengan baik dengan alumni pengurus LKI, FULDFK, BSMI, maupun berbagai organisasi yang lain.

Masukan dari berbagai pihak untuk kemajuan Departemen IMED b. Unsur kelemahan departemen Selama ini kegiatan kedokteran masih monoton hanya berupa kajian maupun seminar (masi cenderung 1 arah saja) Jadwal kegiatan lain dari kolegium yang padat

Rencana Pengembangan 1. Tabel Rencana Kegiatan (Terlampir)

2. Tabel Kesulitan yang Mungkin Dihadapi No 1 Program kerja I-MED MAGZ (islamic medicine magazine) 2. NSAID (Nurusy Syifa Islamic Index) - Jadwal yang padat - Komitmen panitia - timeline pembuatan Kesulitan yang diperkirakan terjadi - koordinasi Strategi penanggulangan - Menyusun kerangka sejak awal - Berkoordinasi dengan dept. Lain - Berkoordinasi dengan departemen lain

menjaga kontinuitas - Aktif berkomunikasi dengan melihat jadwal yang padat - Kesulitan Mencari Pemateri yang berkompeten di bidang kedokteran islam akademik, khusunya terkait jadwal akademik - Pengurus IMED disebar dalam masing2 sie yang ada dalam kepanitiaan KIKI, sehingga diharapkan pengurus IMED dapat menjadi controlling dalam kinerja sie yg ada di KIKI - Memperluas jaringan dengan

LDF di luar FK Brawijaya dan di Luar malang sehingga mendapatkan rekomendasi pemateri yang lebih luas lagi

3.

ISMU (Islamic Study Medical Update)

- Belum terbentuknya - Mencari referensi kurikulum untuk ISMU - Kesulitan Mencari Pemateri yang berkompeten di bidang kedokteran islam - Sharing dengan berbagai pihak dari pengurus LKI maupun alumni pengurus LKI - Memperluas jaringan dengan LDF di luar FK Brawijaya dan di Luar malang sehingga mendapatkan rekomendasi pemateri yang lebih luas lagi

4.

LKI study club

- Komitmen panitia menjaga kontinuitas melihat jadwal yang padat

- Menjaga motivasi panitia dengan jarkom motivasi setiap minggu

3. Tabel Jadwal Kerja (Terlampir)

10

Lampiran 1 8.1 Tabel Rencana Pengembangan melalui Program Kerja dan Target Pencapaian No Nama Proker Deskripsi Kegiatan Umum Tujuan Khusus Perspective & Strategy Masalah Utama dan Evaluasi Kepengurusan Sebelumnya I-MED MAGZ (islamic medicine magazine) FULDFK - Merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh FULDFK (Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Kampus Fakultas Kedokteran) Indonesia - bertemakan kedokteran Islam Mendorong syiar dakwah islam kepada masyarakat Indonesia, khususnya mahasiswa kedokteran dan tenaga medis 3. Mengembangkan SDM mahasiswa kedokteran dan tenaga medis 4. Meningkatkan pengetahuan 1. Memperluas wawasan tentang kedokteran Islam 2. Menjalin dan memperat ukhuwah islamiyah C3, H1 - Kepanitiaan dibentuk sejak dini sehingga panitia memiliki waktu yang panjang untuk mencari dana kegiatan. 1. suryat muhsan 2. Dwi Aknes prawesti 3. Novi Apriniawati Creative Leap Solusi kreatif perbaikan nyata PJ

11

mengenai kedokteran islam 5. Mempublikasikan FULDFK secara luas 2. NSAID (Nurusy Syifa Islamic Index) - bertemakan kedokteran Islam dengan adanya sistem pendelegasian dari pemenang LKTIA (Lomba karya tulis ilmiah alquran - Rangkaian acara yang dilakukan saat final karya tulis yang terdiri dari kajian ilmiah tentang kedokteran Kajian yang menambah tsaqafah tentang kedokteran islam skala regional dan menanggapi masalah dalam kedokteran sesuai dengan ajaran Islam - Menumbuhkan jiwa kritis mahasiswa muslim FK dalam menanggapi isu-isu kedokteran dalam sudut pandang islam - Memberikan pembekalan pengobatan sesuai syariat islam terhadap mahasiswa muslim H1 - Jumlah panitia yang banyak namun kurang ada koordinasi satu sama lain - Keterbatasan dana - Kesulitan Mencari Pemateri yang berkompeten di bidang kedokteran islam - Belum adanya - Pengurus IMED disebar dalam masing2 sie yang ada dalam kepanitiaan NSAID, sehingga diharapkan pengurus IMED dapat menjadi controlling dalam kinerja sie yg ada di NSAID, Halaqoh mingguan pengurus IMED Rizqi Nurarifka Walupi Irma Afifa Moh. Nadzir Ekta Akhmad Satria

12

islam, small group discussion, dan pelatihan thibbun nabawi (Pelatihan pengobatan ala Nabi) - Kajian yang membahas dan mendiskusikan tentang fiqh-fiqh kontemporer yang berhubungan dengan kedokteran seperti hukum aborsi, vaksi haram, euthanasia, bedah mayat atau fiqh-fiqh yang berhubungan

FK

parameter yang jelas terhadap ketersampaian materi pada peserta

- Proposal dimasukkan tepat waktu, Kerja Sama dengan KWU LKI - Memperluas jaringan dengan LDF di luar FK Brawijaya dan di Luar malang sehingga mendapatkan rekomendasi pemateri yang lebih luas lagi - Adanya sesi diskusi kelompok, sehingga bisa dilihat sejauh mana peserta memahami

13

dengan orang sakit.

materi yang telah disampaikan

3.

LKI study club

Media pembelajaran bersama untuk pengurus LKI Diadakan 2 kali dalam kepengurusan Media peningkatan kualitas intelektual pada masing-masing bidang dengan memfasilitatori dari kakak tingkat

Media peningkatan kualitas intelektual

- Meningkatkan IPK pengurus LKI

S2, H1

Ghanny Dwi Cahyo S

Yuli Tri Wijayanti

4.

ISMU ( Islamic Medical Update)

- Kajian dan diskusi Pembahasan kelas yang dilakukan setiap minggu ke-4 di tiap bulan isu yang update dan sesuai kebutuhan

- Melatih kepekaan mahasiswa muslim FK terhadap isuisu kedokteran terkini dalam sudut

H1

- Kesulitan Mencari Pemateri yang berkompeten di bidang

- Memperluas jaringan dengan LDF di luar FK Brawijaya dan di Luar malang

1. suryat muhsan 2. Dwi Aknes prawesti 3. Novi

14

- Diskusi yang membahas isu-isu tentang dunia preklinik dan dunia profesi kesehatan serta membahas solusi yang sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah

mahasiswa muslim FKUB tentang kedokteran Islam. Serta melatih kepekaan mahasiswa muslim dalam menanggapi isu tersebut.

pandang islam

kedokteran islam

sehingga mendapatkan rekomendasi pemateri yang lebih luas lagi

Apriniawati

15

No 1.

Lampiran 2 8.2 Tabel Rencana Kegiatan Nama Kegiatan Tujuan I-MED MAGZ (islamic medicine magazine) FULDFK 1. Memperluas wawasan tentang kedokteran Islam 2. Mengembangka n SDM mahasiswa kedokteran dan tenaga medis 3. Meningkatkan pengetahuan mengenai

Ruang Lingkup a.Penalaran b.Kelembagaa n

Deskripsi Kegiatan - Merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh FULDFK (Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Kampus Fakultas Kedokteran) Indonesia

Waktu Akir maret n april

Sasaran Anggota FULDF K Indonesi a

Anggaran -

Indikator - Majalah tersampaikan dengan baik dan benar

Target Tersebar keberbagai LDF se indonesia

PJ

16

kedokteran islam 5. Mempublikasik an FULDFK secara luas 2. NSAID (Nurusy Syifa Islamic Index) Kajian yang menambah tsaqafah tentang kedokteran islam skala regional dan menanggapi masalah dalam kedokteran sesuai dengan ajaran Islam Penalaran Rangkaian acara yang terdiri dari Kajian, diskusi kelompok, dan pelatihan medis praktis bertemakan kedokteran Islam seperti hukum aborsi, vaksi haram, euthanasia, bedah mayat atau fiqh-fiqh yang berhubungan dengan orang sakit. Rangkaian Acara yang terdiri dari seminar 23 september mahasis wa muslim FK semalang raya Rp. 4.000.000,00 - Jumlah peserta sesuai target 75% dr 250 orang - Dana kepanitiaan mencukupi dan / atau tidak deficit. - Peserta dapat menerima materi secara baik (dr kuisioner) - Peserta 100 orang

17

bertemakan kedokteran Islam dengan adanya sistem pendelegasian dari LDFK (Lembaga Dakwah Kampus) anggota FULDFK 3. LKI Study Club Media menambah wawasan pengurus LKI terkait ilmuilmu masingmasing bidang Pembahasan isu yang updates dan sesuai kebutuhan mahasiswa muslim FKUB tentang kedokteran Islam. Serta melatih kepekaan a. Penalaran b. Pengemban gan Potensi (Pot) Minimal 2 kali selama 1 periode kepengurus an - Kajian dan diskusi kelas yang dilakukan setiap minggu ke-4 di tiap bulan - Diskusi yang membahas isu-isu tentang dunia preklinik dan dunia Minggu ke4 selama 1 periode kepengurus an Mahasis wa muslim FKUB -

4.

ISMU ( Islamic Medical Update)

a.Penalaran b.Kelembagaa n

Mahasis wa muslim FKUB

Jumlah peserta 50 orang Materi dapat tersampaikan dengan baik Acara berjalan sesuai rencana

18

mahasiswa muslim dalam menanggapi isu tersebut.

profesi kesehatan serta membahas solusi yang sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah

TOTAL ANGGARAN

Rp. 4.000.000

19

Lampiran 3 8.3 Tabel Jadwal Kegiatan


No.

Nama Proker IMED magz NSAID LKI Study club ISMU

Januari

Februari

Maret

April

Mei

Juni

Juli

Agustus

September

Oktober

November

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 v v v

1.

2. 3.

v v v

4.

20

DHAWABIT SYURO 1. Menghadiri syuro bila diundang 2. Hadir syuro tidak terlambat (pengaturan waktu keterlambatan) 3. Mengucapkan salam sebelum masuk ruangan syuro 4. Perizinan harus dilakukan bila tidak hadir atau datang terlambat kepada pimpinan syuro : a. Ijin syari b. Perizinan dilakukan minimal 1 jam sebelum syuro kepada pimpinan syuro c. Bukan bersifat informasi/pemberitahuan d. Jika tidak diizinkan, maka harus mengikuti syuro 5. Izin kepada pimpinan syuro bila hendak meninggalkan ruangan 6. Pengkondisian ruhiyah sesuai dengan amal yaumi 7. Bila sebagai pimpinan syuro hendaknya : a. Menjadi pemimpin syuro yang adil b. Sosialisasi agenda kepada seluruh peserta maksimal H-1,kecuali syuro yang bersifat darurat dan mendesak c. Berusaha menciptakan biah islami - Saling menasehati - Saling memaafkan - Menjaga ukhuwah 8. Memperhatikan adab-adab pribadi selama syuro a. Tidak makan dan minum saat berbicara b. Menggunakan kata-kata yang ahsan c. Tidak diperkenankan bercanda yang berlebihan d. Tidak diperkenankan tertawa terbahak-bahak e. Tidak diperkenankan ghibah dan namimah f. Tidak diperkenankan memotong pembicaraan orang lain g. Segala sesuatu yang bersifat kepentingan pribadi harap tidak dibawa pada saat syuro 9. Menjaga adab-adab pergaulan ikhwan akhwat (QS 14 : 31-32) a. Berkhalwat b. Ikhtilath c. Ghodul bashor 10. Sebelum syuro diakhiri, hendaknya pemimpin menyampaikan hasil syuro 11. Content syuro : a. Pembukaan : doa pembuka majelis b. diawali dengan basmallah c. tilawah d. taushiyah e. isi f. Simpulan g. Ditutup dengan istighfar, hamdalah, dan doa kafaratul majelis 12. Menghargai setiap usulan dan pendapat 13. Mengusulkan penghentian syuro sesaat waktu adzan berkumandang/waktu shalat telah tiba 14. Hendaknya shalat tepat waktu dan mengajak peserta lain untuk turut serta 15. Menerima dengan lapang dada dan melaksanakan hasil keputusan syuro 16. Bagi yang tidak hadir dalam syuro, berkewajiban untuk mengetahui atau mencari tahu hasil syuro maksimal H+1 17. Bila terjadi perdebatan, perhatikan adab-adab dalam berbicara 18. Untuk syuro bersama ikhwan, akhwat tidak diperkenankan syuro sendirian, diharapkan mencari teman untuk mendampingi 19. Diupayakan waktu syuro optimal ( tidak berlebihan / sampai berjamjam)