Anda di halaman 1dari 1

BAB III PENUTUP

1. Kesimpulan Cabe merupakan tanaman perdu dari famili terong-terongan (solanaceae.)yang memiliki nama ilmiah Capsicum sp. Cabe berasal dari benua Amerika tepatnya daerah Peru dan menyebar ke negara-negara benua Amerika, Eropa dan Asia termasuk Negara Indonesia. Buah cabai rawit berubah warnanya dari hijau menjadi merah saat matang. Meskipun ukurannya lebih kecil daripada varitas cabai lainnya, ia dianggap cukup pedas karena kepedasannya mencapai 50.000 100.000 pada skala Scoville. Cabai rawit biasa di jual di pasar-pasar bersama dengan varitas cabai lainnya. Ciri utama dari cabe rawit adalah buahnya yang kecil tapi rasanya pedas sekali. Buahnya yang berwarna hijau pada saat muda dan berubah menjadi merah pada saat tua itu berdiri tegak pada ketiak daun dan berukuran pendek. Tanaman ini tumbuh menahun dan bercabang lebar dengan tinggi mencapai 1 2.5m Cabai rawit merupakan tanaman dikotil yang masih berkerabat dengan tumbuhan terung-terungan sepert terung, tomat dan kentang. Tanaman ini termasuk ke dalam genus yang sama dengan cabai merah dan paprika, yaitu Capsium. Klasifikasi tanaman cabai rawit adalah sebagai berikut : Divisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Magnoliophyta (tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (tumbuhan berkeping dua) : Solanes : Solanaceae : Capsicum : Capsicum frutescens L. Hama tanaman cabai rawit diantaranya adalah Thrips, Ulat Grayak Kutu Daun Hijau, Kutu Daun Kapad, Tungauh Teh Kuning, Lalat Penggorok Daun, dan Lalat Buah. Sedangkan beberapa penyakit tanaman cabai rawit diantaranya adalah Busuk Buah (Antraknosa), Bercak Daun, Layu Bakteri dan Layu Fusarium. 2. Saran Saran saya adalah kepada para pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun, guna memperbaiki penyusunan diwaktu selanjutnya, juga mencari referensi yang lebih relevan lagi untuk lebih membuka wawasan kita tentang anatomi tanaman khususnya pada tanaman cabai rawit.

11