Anda di halaman 1dari 14

BAB III NERACA MASSA DAN ENERGI

Dalam perancangan pabrik sodium linear alkylbenzene sulfonate (Na-LABS), perhitungan neraca massa dan energi dimulai dari aliran 1 dan berakhir pada aliran 36. Asumsi asumsi yang digunakan pada perhitungan neraca massa dan energi adalah, sebagai berikut: 1. Pada peleleh belerang (E-101) : semua belerang padat berubah menjadi belerang cair. 2. Pada pembakar belerang (E-107) : terjadi konversi 100% S dengan O2 menghasilkan SO2 3. Pada tangki stabilisasi (E-203) : terjadi konversi 100% SO3 dengan air menghasilkan asam sulfat (H2SO4) 4. Pada tangki netralisasi (E-205) : terjadi konversi 100% NaOH dengan LABS menghasilkan Na-LABS.

Secara umum, unit produksi pada pabrik Na-LABS dibagi ke dalam 2 unit produksi yaitu unit produksi SO3 dan unit produksi Na-LABS. Produk utama yang dihasilkan berupa Na-LABS berbentuk pasta sebanyak 22,9 kmol/jam. Pabrik akan beroperasi secara kontinu selama 24 jam dan 330 hari dalam satu tahun dengan kapasitas produksi 22.000 ton/tahun. Bahan baku utama yang digunakan adalah sulfur (belerang) dan LAB. Dalam Unit produksi SO3, belerang akan dibakar sehingga menghasilkan gas SO2. Kemudian, gas SO2 akan dikonversi menjadi gas SO3 dengan bantuan katalis vanadium pentoxide. Gas SO3 ini akan direkasikan dengan LAB sehingga menghasilkan LABS. Tahap akhir dalam unit produksi Na-LABS ini adalah tahap netralisasi LABS oleh NaOH sehingga dihasilkan produk akhir berupa Na-LABS dalam bentuk pasta.

3.1 Unit Produksi SO3 Gas SO3 diproduksi melalui 3 tahapan utama, yaitu: pencairan belerang padat, pembakaran belerang cair menjadi gas SO2, dan pengkonversi gas SO2 menjadi gas SO3. Pada Gambar 3.1 dapat dilihat alat- alat utama yang digunakan dalam unit produksi SO3, antara lain: peleleh belerang padat (E-101), kelly filter (E-102), pembakar belerang (E107), hot gas filter (E-108), waste heat boiler (E-109), dan konverter SO3 (E-110).
8

18

SO3
5 6 7 E-105 9

E-103 E-104

udara kering
12 10

E-106

13

19 14 E-111

15

16

sulfur
E-100 E-101 E-102 4

17

sulfur cair
E-107 E-108 15a E-109

SO2
E-110

Senyawa organik Senyawa asam

abu

Gambar 3.1 Unit produksi SO3

3.1.1 Peleleh Belerang (E-101)

E-101

Gambar 3.2 Peleleh belerang

Peleleh belerang berfungsi untuk melelehkan belerang padat yang diumpankan pada temperatur 30oC, tekanan 1 atm menjadi belerang cair pada temperatur 140oC, tekanan 1 atm. Asumsi yang digunakan pada unit ini adalah semua belerang padat meleleh menjadi belerang cair. Laju alir masukan belerang padat pada alur 1 adalah sebesar 7,78 kmol/jam dan laju alir keluaran belerang cair pada alur 2 adalah sebesar 7,78 kmol/jam.

Sedangkan laju panas yang dipertukarkan di dalam unit peleleh belerang adalah sebesar 34480,8 kJ/jam.

3.1.2 Kelly Filter (E-102) Kelly Filter berfungsi untuk menyaring senyawa senyawa yang terkandung dalam belerang cair hasil pelelehan yang tidak diinginkan dalam proses selanjutnya yaitu: senyawa asam dan organik. Laju alir masukan belerang cair sebesar 7,78 kmol/jam. Laju alir belerang cair yang keluar dari kelly filter sebesar 7,76 kmol/jam.

3.1.3 Pembakar Belerang Cair (E-107)

15

belerang cair
E-107

SO2

Gambar 3.3 Pembakar belerang cair Belerang cair yang telah bebas dari senyawa organik dan asam, kemudian dibakar dengan udara berlebih di dalam unit pembakaran belerang cair sehingga dihasilkan gas SO2, reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut: S + O2 SO2

Asumsi yang digunakan dalam unit ini adalah semua belerang cair terkonversi 100% menjadi gas SO2. Umpan udara yang masuk berupa udara kering berlebih (160%) dengan komposisi 79%-mol N2 dan 21%-mol O2. Udara masuk pembakar belerang cair (dapat dilihat pada Gambar 3.3) pada temperatur 5oC dan tekanan 0.5 atm dengan laju sebesar 96,12 kmol/jam. Sedangkan, belerang cair diumpankan pada temperatur 30oC, tekanan 1 atm dengan laju masukan sebesar 7,76 kmol/jam. Laju alir keluaran gas SO2 yang dihasilkan adalah sebesar 96,12 kmol/jam pada temperatur 830oC dan tekanan 1 atm. Laju panas yang dipertukarkan dalam unit peleleleh sulfur adalah sebesar 252564,5 kJ/jam.

3.1.4 Hot Gas Filter (E-108) Unit ini berfungsi untuk menyaring gas panas dari hasil pembakaran sulfur sehingga dapat dipisahkan antara abu dan gas SO2 yang diinginkan. Laju alir masukan yang terdiri dari gas SO2, abu, O2 dan N2 sebesar 96,126 kmol/jam. Laju alir keluaran hot gas filter sebesar 96,120 kmol/jam.

3.1.5 Waste Heat Boiler (E-109) Waste heat boiler berfungsi untuk mendinginkan gas keluaran unit hot gas filter dari temperatur 830oC tekanan 1 atm menjadi 440oC tekanan 1 atm dengan menggunakan air pendingin. Laju alir masukan dan keluaran waste heat boiler sebesar 96,12 kmol/jam. Sedangkan laju panas yang dipertukarkan didalam waste heat boiler sebesar -1278390 kJ/jam. Air pendingin yang dibutuhkan untuk mendinginkan sampai 440oC sebesar 241,34 kmol/jam dengan temperatur 30oC.

3.1.6 Konverter SO3 (E-110)


18

SO3 Udara kering

12

13

14

17

SO2
E-110

Gambar 3.4 Konverter SO3 Gas SO2 yang telah didinginkan terlebih dahulu di dalam waste heat boiler (E-109) , memasuki konverter SO3 pada temperatur 440oC, tekanan 1atm. Konverter SO3 ini terdiri dari 4 unggun katalis vanadium pentoxide yang membantu mengkonversi gas SO2 menjadi gas SO3 . Reaksi yang terjadi di dalam konverter adalah, sebagai berikut :

SO2 + O2

SO3

Umpan yang terdiri dari gas SO2 dan udara kering (O2 dan N2) memasuki konverter dengan laju alir sebesar 96,12 kmol/jam. Pada masing-masing unggun katalis, gas SO2 terkonversi secara bertahap menjadi gas SO3 dengan konversi akhir yang dicapai adalah sebesar 99,5%. Berikut pada Tabel 3.1 dapat dilihat data masukan dan keluaran pada setiap unggun dalam konverter SO3. Laju alir keluaran konverter yang berupa SO3 adalah sebesar 92,26 kmol/jam. Tabel 3.1 Data masukan dan keluaran pada setiap unggun dalam konverter SO3 Tahap 1 2 3 4 Tmasukan (oC) 440 445 433 428 Pmasukan (atm) 1 0,5 0,5 0,5 Tkeluaran (oC) 595 500 450 432 Pkeluaran(atm) 1 1 1 1 Konversi (%) 77 94 97 99,5

Reaksi yang berlangsung dalam konverter SO3 sangat eksotermik, Hr dapat mencapai -98890 kJ/kmol. Temperatur yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah dapat menyebabkan tidak tercapainya titik kesetimbangan, sehingga konversi SO3 yang tinggi sulit diperoleh. Kontrol temperatur yang tepat pada setiap unggun sangatlah penting dalam reaksi ini. Oleh sebab itu, pendinginingan secara quenching dengan memanfaatkan udara pendingin dilakukan untuk setiap tahap keluaran unggun. Berikut pada Tabel 3.2 dapat dilihat laju alir, temperatur dan tekanan udara pendingin yang masuk pada setiap keluaran tahapan. Tabel 3.2 Data masukan udara pendingin pada setiap tahapan Alur 12 13 14 Tahap 3 2 1 Pmasukan (atm) 0,5 0,5 0,5 Tmasukan (oC) 5 5 5 Laju alir (kmol/jam) 0.1929 0.6102 0.8429

3.1.5 Pendingin SO3 (E-110) Pendingin berfungsi untuk menurunkan temperatur gas SO3 (432oC) keluaran konverter hingga mencapai temperatur masukan gas SO3 (50oC) yang diinginkan pada unit reaktor falling-film. Laju alir masukan pendingin sama dengan laju alir keluaran pendingin

karena tidak berlangsungnya reaksi, yaitu sebesar 92,26 kmol/jam. Sedangkan laju panas yang dipertukarkan di dalam unit pendingin adalah sebesar -1155908 kJ/jam.

3.2 Unit Produksi Na-LABS Gas SO3 yang telah diproduksi, selanjutnya akan digunakan dalam produksi NaLABS (Gambar 3.5). Unit produksi Na-LABS dibagi ke dalam 3 unit utama, yaitu: reaktor falling film (E-201), gas liquid separator (E-202), tangki stabilisasi (E-203), tangki netralisasi (E-207), pendingin Na-LABS (E-208) dan scrubber (E-204).

34

SO3
21

NaOH

33

udara

air

28 22

E-206 32

LAB
27 30 E-205

gas buangan

E-204 26

Na2SO4
31 23 E-201
M

25

air

E-202

24

26

35

36

LABS

Na-LABS
E-208 E-203 E-207 E-209

Gambar 3.5 Unit Produksi Na-LABS

3.2.1 Reaktor Falling Film (E-201) Dalam reaktor falling film (Gambar 3.7) terjadi reaksi antara gas SO3 dan LAB menghasillkan LABS ( Linear Alkylbenzene Sulfonate) dengan reaksi sebagai berikut: LAB + SO3
o

LABS

LAB diumpankan pada temperatur 50 C, tekanan 1 atm dengan laju masukan sebesar 7,5 kmol/jam. Kemudian LAB akan dikontakkan dengan campuran gas SO3 dan udara yang memasuki reaktor pada temperatur 50oC, tekanan 1 atm dan laju alir masukan sebesar 198,21 kmol/jam. Hasil keluaran reaktor pada temperatur 45oC dan tekanan 1atm

sebagian besar berupa LABS, LAB yang belum bereaksi dan sisa-sisa gas SO3, O2 dengan besar laju keluaran adalah 198,28 kmol/jam. LAB yang terkonversi menjadi LABS mencapai 99%. Sedangkan, laju panas yang dipertukarkan dalam reaktor falling film adalah sebesar -33919332,5 kJ/jam.

SO3

21

22

LAB

23 E-201

LABS

Gambar 3.6 Reaktor falling film

3.2.2 Gas Liquid Separator (E-202)


27

gas buangan

23

E-202

24

LABS

Gambar 3.7 Gas Liquid Separator

Unit gas liquid separator (Gambar 3.8), bertujuan untuk memisahkan sisa sisa gas SO3 dan udara yang tidak bereaksi untuk diberi perlakuan lebih lanjut pada exhaust gas treatment. Pada alur 23, hasil keluaran reaktor masuk ke dalam tangki pemisahan dengan laju alir sebesar 198,28 kmol/jam, temperatur 45oC dan tekanan 1 atm. Hasil keluaran tangki pemisah terbagi menjadi 2, yaitu alur 27 berupa campuran gas yang terdiri dari gas SO3 dan udara dengan laju alir sebesar 190,04 kmol/jam dan alur 24 berupa campuran cairan yang terdiri dari LABS, LAB yang tidak bereaksi dan SO3 yang keluar dengan laju alir sebesar 198,28 kmol/jam. Laju panas yang dipertukarkan dalam unit ini adalah sebesar -248 kJ/jam.

3.2.3 Tangki Stabilisasi (E-203)


25

air
M

24

26

LABS

E-203

Gambar 3.8 Tangki Stabilisasi Pada tangki stabilisasi ini, sisa SO3 yang tidak dapat pisahkan dihilangkan dengan cara mereaksikannya dengan air (H2O) menjadi H2SO4 berdasarkan reaksi berikut: SO3 + H2O H2SO4 Jumlah air yang ditambahkan sebesar 0,5% dari laju alir massa LABS yang masuk kedalam tangki stabilisasi, yaitu sebesar 0,67 kmol/jam. Didalam tangki stabilisasi reaksi yang terjadi diasumsikan sempurna sehingga tidak ada lagi SO3 yang keluar dari tangki stabilisasi pada alur 26. Laju alir keluaran tangki stabilisasi yaitu sebesar 8,17 kmol/jam. laju panas yang dipertukarkan dalam tangki stabilisasi sebesar 28775,5 kJ/jam.

3.2.4 Tangki Netralisasi (E-207)


NaOH
31

26

35

Na-LABS

E-207

Gambar 3.9 Tangki Netralisasi Pada tangki neutralisasi (Gambar 3.10) NaOH diumpankan dengan laju sebesar 14,74 kmol/jam dengan temperatur 45oC tekanan 1 atm, kemudian bereaksi dengan LABS membentuk Na-LABS , dengan reaksi sebagai berikut: NaOH + LABS Na-LABS + H2O

Tujuan mereaksikan LABS dengan NaOH adalah untuk menetralkan LABS yang diperoleh dari reaksi sebelumnya. Laju alir keluaran tangki netralisasi sebesar 22,9kmol/jam yang terdiri dari Na-LABS, LAB dan LABS yang tidak bereaksi, H2O, H2SO4, dan Na2SO4. Didalam tangki netralisasi juga terjadi reaksi antara NaOH dan H2SO4 membentuk Na2SO4 dengan reaksi sebagai berikut: 2NaOH + H2SO4 Na2SO4 + 2H2O Kedua reaksi di atas bersifat eksotermis, sehingga laju panas yang harus dipertukarkan di dalam tangki ini adalah sebesar -5976543 kmol/jam.

3.2.5 Pendingin Na-LABS (E-208) Produk Na-LABS yang keluar dari tangki netralisasi perlu didinginkan terlebih dahulu dari temperatur 60oC sampai dengan 30oC agar dapat dikemas. Laju alir masukan pada unit pendinginan Na-LABS sama dengan laju alir keluaran yaitu sebesar 22,9 kmol/jam. Laju panas yang dipertukarkan dalam unit pendinginan Na-LABS yaitu sebesar -227614 kJ/jam. Proses pendingan ini membutuhkan air pendingin dengan temperatur 30oC sebesar 10,17 kmol/jam.

3.2.6 Scrubber (E-204)


udara

28

27

gas buangan
E-204 29

30

NaOH

Na2SO4

Gambar 3.10 Scrubber Unit scrubber (Gambar 3.11) digunakan untuk menentralkan gas SO3 sisa reaksi di falling film reactor sebelum dibuang ke lingkungan. Gas SO3 ini akan dinetralkan menggunakan NaOH dan akan menghasilkan garam Na2SO4. Reaksi yang terjadi adalah, sebagai berikut: 2 NaOH + SO3 Na2SO4 + H2O

Laju alir masukan NaOH pada alur 30 adalah sebesar 0,56 kmol/jam dengan temperatur masukan 45 oC. Gas buangan yang terdiri dari gas sisa SO3 dan udara memasuki scrubber dengan laju alir sebesar 190,04 kmol/h. Hasil reaksi penetralan yang berupa Na2SO4, keluar pada alur 29 dengan laju alir sebesar 1,13 kmol/h. Sedangkan laju panas yang dipertukarkan dalam unit scrubber ini adalah -242676 kJ/jam.

3.3 Diagram Alir Proses Beserta Neraca Massa dan Energi


8

11 E-112 6 7 E-105 18

SO3
5 9

E-103 E-104

udara kering
12 10 20 E-106

13 34 19 14 E-111 E-113

NaOH

15

16

21 17 33

sulfur
E-100 E-101 E-102 4

sulfur cair
E-107 E-108 15a E-109

SO2
E-110

udara

air

Senyawa organik Senyawa asam

abu
22

28

E-206 32

LAB
E-200 27 30 E-205

gas buangan

E-204 29

Na2SO4
31

E-100 : Tangki penyimpanan sulfur E-101 : Peleleh sulfur (sulfur melter) E-102 : Kelly filter E-103 : Kompresor udara E-104 : Pendingin udara E-105 : Silica gel absorber E-106 : Silica gel absorber E-107 : Pembakar sulfur E-108 : Hot gas filter E-109 : Waste heat boiler E-110 : Konverter SO3 E-111 : Pendingin SO3 E-112 : Pemanas udara kering E-113 : Mixer

E-200 : Tangki LAB E-201 : Falling film reactor E-202 : Gas-liquid separator E-203 : Tangki stabilisasi E-204 : Scrubber E-205 : Splitter E-206 : Tangki penyimpanan NaOH E-207 : Tangki netralisasi E-208 : Pendingin Na-LAS E-209 : Tangki penampungan Na-LAS

23 E-201
M

25

air

E-202

24

26

35

36

LABS

Na-LABS
E-208 E-203 E-207 E-209

3.3.1 Neraca Massa


1 Komponen x 0.9982 0.0008 0.0008 0.0002 N (kmol/h) 7.7636 0.0062 0.0062 0.0016 x 0.9982 0.0008 0.0008 0.0002 2 N (kmol/h) 7.7636 0.0062 0.0062 0.0016 x 0.9992 0.0008 3 N (kmol/h) 7.7636 0.0062 0.8000 0.2000 0.0062 0.0016 0.2100 0.7900 20.1852 75.9349 0.2330 0.7670 645.93 2126.18 0.2100 0.7900 22.2581 83.7329 0.2330 0.7670 712.26 2344.52 0.2100 0.7900 0.0405 0.1524 0.2330 0.7670 1.2965 4.2678 0.2100 0.7900 0.1281 0.4820 0.3209 0.6791 4.1005 8.6769 x 4 N (kmol/h) x 10 N (kmol/h) w F (kg/h) x 11 N (kmol/h) w F (kg/h) x 12 N (kmol/h) w F (kg/h) x 13 N (kmol/h) w F (kg/h)

S abu s.organik s.asam O2 N2 SO2 SO3 udara LAB LABS H2O H2SO4 NaOH Na-LABS Na2SO4 total

1.0000

7.7775

1.0000

7.7775

1.0000

7.7698

1.0000

0.0078

1.0000

96.1201

1.0000

2772.11

1.0000

105.99

1.0000

3056.78

1.0000

0.1929

1.0000

5.5643

1.0000

0.6102

1.0000

12.7773

14 Komponen x N (kmol/h) w F (kg/h) x

15 N (kmol/h) w F (kg/h) x

15a N (kmol/h) x

16 N (kmol/h) w F (kg/h) x

17 N (kmol/h) w F (kg/h) x

18 N (kmol/h) w F (kg/h) x

19 N (kmol/h) w F (kg/h)

S abu s.organik s.asam O2 N2 SO2 SO3 udara LAB LABS H2O H2SO4 NaOH Na-LABS Na2SO4 total 1.0000 0.8429 1.0000 24.3094 1.0000 96.1201 1.0000 3020.54 1.0000 0.0062 1.0000 96.1201 1.0000 3020.54 1.0000 96.1201 1.0000 3020.54 1.0000 92.2578 1.0000 3020.54 1.0000 92.2578 1.0000 3020.54 0.2100 0.7900 0.1770 0.6659 0.2330 0.7670 5.6643 18.6450 0.1292 0.7900 0.0808 12.4217 75.9349 7.7636 0.1316 0.7039 0.1645 397.49 2126.18 496.87 0.1292 0.7900 0.0808 12.4217 75.9349 7.7636 0.1316 0.7039 0.1645 397.49 2126.18 496.87 0.1292 0.7900 0.0808 12.4217 75.9349 7.7636 0.1316 0.7039 0.1645 397.49 2126.18 496.87 0.0928 0.8231 0.0004 0.0837 8.5593 75.9349 0.0388 7.7247 0.0907 0.7039 0.0008 0.2046 273.90 2126.18 2.4843 617.98 0.0928 0.8231 0.0004 0.0837 8.5593 75.9349 0.0388 7.7247 0.0907 0.7039 0.0008 0.2046 273.90 2126.18 2.4843 617.98 1.0000 0.0062

20 Komponen x N (kmol/h) w F (kg/h) x

21 N (kmol/h) w F (kg/h) x

22 N (kmol/h) w F (kg/h) x

23 N (kmol/h) w F (kg/h) x

24 N (kmol/h) w F (kg/h) x

25 N (kmol/h) w F (kg/h)

S abu s.organik s.asam O2 N2 SO2 SO3 udara LAB LABS H2O H2SO4 NaOH Na-LABS Na2SO4 total 1.0000 105.99 1.0000 3056.78 1.0000 198.21 1.0000 6111.57 1.0000 7.4997 1.0000 1847.94 1.0000 198.28 1.0000 7960.25 1.0000 7.5177 1.0000 2443.84 1.0000 0.6734 1.0000 12.1218 0.0390 0.9610 7.7247 190.49 0.1011 0.8989 617.98 5493.59 1.0000 7.4997 1.0000 1847.94 0.0015 0.9607 0.0004 0.0374 0.3000 190.49 0.0750 7.4247 0.0030 0.6901 0.0023 0.3045 23.9992 5493.59 18.4794 2424.18 0.0012 0.0011 0.0100 0.9877 0.0090 0.0083 0.0752 7.4253 0.0003 0.0001 0.0076 0.9920 0.7217 0.2394 18.5237 2424.35 1.0000 0.6734 1.0000 12.1218 0.2100 0.7900 22.2581 83.7329 0.2330 0.7670 712.26 2344.52

26 Komponen x N (kmol/h) w F (kg/h) x

27 N (kmol/h) w F (kg/h) x

28 N (kmol/h) w F (kg/h) x

29 N (kmol/h) w F (kg/h) x

30 N (kmol/h) w F (kg/h) x

31 N (kmol/h) w F (kg/h)

S abu s.organik s.asam O2 N2 SO2 SO3 udara LAB LABS H2O H2SO4 NaOH Na-LABS Na2SO4 total 1.0000 8.1739 1.0000 2455.72 1.0000 190.04 1.0000 5516.31 1.0000 189.76 1.0000 5493.73 0.2500 1.0000 0.2822 1.1289 0.7245 1.0000 40.0745 55.3140 1.0000 1.1289 1.0000 32.7369 1.0000 14.7378 1.0000 427.40 0.0092 0.9084 0.0813 0.0011 0.0752 7.4253 0.6644 0.0090 0.0075 0.9872 0.0049 0.0004 18.5237 2424.35 11.9594 0.8841 0.5000 0.5644 0.6897 22.5772 0.5000 7.3689 0.6897 294.76 0.7500 0.8466 0.2755 15.2396 0.5000 0.5644 0.3103 10.1597 0.5000 7.3689 0.3103 132.64 0.0015 0.9985 0.2851 189.76 0.0041 0.9959 22.8052 5493.50 0.0000 1.0000 0.0029 189.76 0.0000 1.0000 0.2281 5493.50

32 Komponen x N (kmol/h) w F (kg/h) x

33 N (kmol/h) w F (kg/h) x

34 N (kmol/h) w F (kg/h) x

35 N (kmol/h) w F (kg/h) x

36 N (kmol/h) w F (kg/h)

S abu s.organik s.asam O2 N2 SO2 SO3 udara LAB LABS H2O H2SO4 NaOH Na-LABS Na2SO4 total 1.0000 15.8666 1.0000 460.13 1.0000 7.7714 1.0000 139.89 1.0000 8.0952 1.0000 320.25 0.5000 7.9333 0.6897 317.33 0.9800 7.9333 0.9909 317.33 0.3208 0.0004 1.0000 7.3510 0.0089 22.9117 0.8886 0.0004 1.0000 2561.83 1.2682 2883.11 0.3208 0.0004 1.0000 7.3510 0.0089 22.9117 0.8886 0.0004 1.0000 2561.83 1.2682 2883.11 0.5000 7.9333 0.3103 142.80 1.0000 7.7714 1.0000 139.89 0.0200 0.1619 0.0091 2.9143 0.0033 0.0032 0.6722 0.0000 0.0752 0.0743 15.4022 0.0001 0.0064 0.0084 0.0962 0.0000 18.5237 24.2435 277.24 0.0088 0.0033 0.0032 0.6722 0.0000 0.0752 0.0743 15.4022 0.0001 0.0064 0.0084 0.0962 0.0000 18.5237 24.2435 277.24 0.0088

3.3.1 Neraca Energi


1 T ( C) P (atm) H (kJ/h)
o

2 140 1 26591.8

3 140 1 26591.8

10 5 0.5 56045.7

11 5 0.5 61801.1

12 5 0.5 112.498

13 5 0.5 355.788

14 5 0.5 56045.7

15 830 1 2525260.1

16 830 1 2525260

17 440 1 1246870.6

18 432 1 1571851.5

19 50 1 415943

20 50 1 61801.1

21 50 1 105163

22 30 1 9342.57

23 45 1 140857

24 45 1 128042

25 30 1 252.326

26 50 1 128042

27 45 1 12566.8

28 30 1 33.1724

29 30 1 498.126

30 45 1 2300.64

30 1 34480.8

31 T ( C) P (atm) H (kJ/h)
o

32 45 1 32336.5

33 30 1 2911.85

34 30 1 5165.75

35 60 1 265596

36 30 1 37981.7

45 1 30035.9