Anda di halaman 1dari 4

Hendri Yudianto, A.Md.

Pemodelan Motor DC seri dan Motor DC shunt

Pemodelan motor dc seri blok diagram tranformasi laplace

Gambar rangkaian ekivalen motor dc seri Menggunakan kircoff voltage law (KVL): ea (t) eggl (t) = La
+ Ra ia (t) + Lf + Rf ia (t)

persamaan diatas ditransformasikan ke bentuk laplace, sehingga: ea (s) eggl (s) = (Lsa + Ra + Lsf + Rf) I(s) I (s) = (ea (s) eggl (s))

I (s) ea (s) eggl (s)

Hendri Yudianto, A.Md.

Pemodelan motor dc shunt blok diagram tranformasi laplace

Gambar rangkaian ekivalaen motor dc shunt Menggunakan kircoff current law (KCL): i(t) =
i(t)

+ +

; ditransformasikan laplace

I(s) = (

) (ea(s) eggl(s))

ea (s)

I (s) +

eggl (s)

Hendri Yudianto, A.Md.

Torsi pada motor DC Torsi T yang dihasilkan motor adalah berbanding lurus dengan hasil kali dari arus kumparan jangkar dan medan magnetik yang dihasilkan oleh penguat medan yang berbanding lurus dengan arus medan, B= = KB if (t) dimana KB adalah konstanta medan magnetik.

Sehingga torsi T dapat ditulis sebagai berikut: T = KB if (t) ia (t) la ra na = KTM if (t) ia (t); KTM adalah konstanta torsi motor. Kerena arus medan if konstan maka T = KTM ia (t); di-laplace-kan T(s) = KTM Ia (s) sehingga Ia (s) = KTM T(s) dan blok diagramnya adalah:

Ia (s)

KTM

T(s)

Torsi yang dihasilkan motor bekerja terhadap inersia dan gesekan, sehingga: T=J

+B

; ditransformasikan ke laplace

T(s) = Js (s) + B(s) (s) = T(s)

Sehingga blok diagramnya:

T(s)

(s)

Besarnya tegangan gaya gerak listrik adalah berbanding lurus dengan hasil kali dari arus medan dan kecepatan sudut motor, yaitu: eggl (t) = K if (t)

; dimana K adalah konstanta maka:

eggl (t) = Kg (t) ; transformasi laplace Eggl(s) = Kg (s) ; sehingga blok diagramnya adalah:

Hendri Yudianto, A.Md.

(s)

Kg

Eggl (s)

Sehingga secara keseluruhan pemodelan blok diagramnya adalah:

ea (s)

I (s)

KTM

T(s)

(s)

eggl (s) Kg Blok diagram motor dc seri

T(s) ea (s)

I (s)

KTM

(s)

eggl (s)

Kg Blok diagram motor dc shunt