Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH ANALISIS SWOT (STRONG WEAKNES OPPORTUNITY TREAT)

TUGAS MAKALAH ANALISIS SWOT TOK LOUNDRY

NAMA : PUDIN ISWARA NIM : 0209311

SEKOLAH TINGGI EKONOMI PGRI SUKABUMI

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat, taufik dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Analisis Swot Terhadap Perusahaan Loundry . Sholawat serta salam tak lupa kami haturkan kepada Nabi Utusan Allah Muhammad SAW yang menuntun umat manusia dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang. Tujuan dari penulisan laporan ini adalah untuk memenuhi tugas dari mata pelajaran bidang studi Ekonomi. Dan adapun tujuan isi dari laporan ini adalah sebagai salah satu bentuk informatif yang representatif dari hasil pencarian. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pembuatan laporan, terutama kepada guru bidang studi yang bersangkutan dan juga rekan-rekan sekalian. Kami menyadari bahwa laporan ini dalam berbagai hal masih banyak terdapat kekurangan kelemahan dalam penyajian, baik isi atau materi maupun teknis penulisannya. Oleh karena itu, kami sangat menghargai saran dan kritik dosen maupun rekanrekan semua, ataupun para pembaca lainnya yang dapat menjadi bahan perbaikan di masa yang akan datang. Akhirnya kami berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

Sukabumi,

februari 2012

Tim Penulis

DAFTAR ISI Halaman Halaman Judul Halaman Pengesahan KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah . 1.2 Perumusan Masalah . 1.3 Pembatasan Masalah 1.4 Tujuan. 1.5 Manfaat.. BAB II : PROFIL PERUSAHAAN NARTIS SILVER 2.1 Sejarah Perusahaan Nartis Silver. 2.2 0rganisasi Internal Nartis Silver 2.2.1 Struktur Organisasi Nartis Silver. 2.2.2 Tugas dan Fungsi Masing masing Bagian.. 2.3 Kegiatan Produksi. 2.3.1 Tenaga Kerja 2.3.2 Bahan Baku.. 2.3.3 Proses Produksi.. 2.3.4 Jenis Produksi yang Dihasilkan. 2.4 Kegiatan Pemasaran Produk... 2.4.1 Saluran Distribusi. 2.4.2 Daerah Pemasaran.. 2.4.3 Strategi Promosi 2.4.4 Strategi Persaingan BAB III : ANALISIS PEREKONOMIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 3.1 PDRB Industri Pengolahan menurut Lapangan Usaha berdasarkan Harga Berlaku .. 3.2 Analisis Pertumbuhan Total PDRB menurut Harga Berlaku 3.3 Analisis GRDP Per Kapita Propinsi DIY . 3.4 Analisis Pertumbuhan Pemasukan di Industri Pengolahan Skala Besar dan Kecil... 3.5 Analisis Pengeluaran Bruto Industri Pengolahan Skala Besar dan Kecil... 3.6 Analisis GRDP DIY By Type Expenditure Berdasarkan Ekspor Barang barang dan Jasa.. 3.7 Analisis GRDP DIY By Type Expenditure Berdasarkan Impor Barang barang dan Jasa.. i ii

BAB IV : PRESENTASE HUBUNGAN ANTARA PERANAN NARTIS SILVER DENGAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PDRB DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 4.1 Pengaruh Peranan Produksi Kerajinan Perak Nartis Silver dengan Industri Pengolahan di Yogyakarta .. 4.2 Pengaruh Peranan Produksi Kerajinan Perak Nartis Silver dengan PDRB di Yogyakarta .. BAB V PE N U T U P 5.1 Kesimpulan 5.2 Saran. DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang. Dalam mengahadapi era globalisasi perusahaan-perusahaan yang kecil maupun besar diharapkan mempunyai suatu inovasi-inovasi maupun strategi yang jitu untuk bisa mempertahankan kredibilitasnya dalam dunia bisnis. Seiring dengan kemajuan dan perkembangan ekonomi yang semakin pesat yang diiringi dengan kebutuhan yang tidak terbatas, sehingga dapat merubah pola hidup dan kultur atau budaya manusia. Misalnya dalam tingkah laku yang sibuk untuk mencari materi untuk memenuhi kebutuhannya sehingga tidak ada lagi waktu untuk mengurus yang lain seperti mencuci, sehingga kami mempunyai keinginan untuk membuat Loundry .yang bertujuan untuk meringankan beban para ibu rumah tangga yang tidak mempunyai kesempatan atau waktu untuk mencuci pakaian, mencuci karpet dan mencuci lain-lainnya. Karena itulah, suatu perusahaan perlu untuk menganalisis dan menindak lanjuti SWOT yang dimiliki. Penulis dalam hal ini bermaksud mencoba melakukan analisa terhadap suatu perusahaan Laundry, dalam hal bagaimana perusahaan itu mengolah SWOT yang mereka miliki untuk memperoleh strategi yang bagus dalam mempertahankan eksistensi dan menjadi yang paling unggul di dunia bisnis.

BAB II PEMBAHASAN

Analisis Dan Pembahasan Analisis Swot adalah identifikasi beberapa paktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan strength dan opportunities, namun secara bersamaan dapat meminimalkan weaknesses dan threats, streangth, weakness, opportunity dan threat merupakan paktor-paktor strategis perusahaan yang perlu di analisis dalam kondisi yang ada saat sekarang ini. I. Gambaran umum Tok Lloundry adalah satu-satunya usaha jasa dibidang peloundryan yang bias membantu meringankan beban para ibu rumah tangga, beban pekerjaannyapun ringan :

Membuka jam kerja mulai jam / pukul: 08.00 12.30 dan 13.30-17.00 Jody loundri mempunyai penghasilan rata-rata Rp 200.00 per hari Pembayaran pakean 5.000/kg Menggunakan tiga mesin cuci dan satu Dryyer (pengering pakean ) Mempunyai karyawan empat orang, tiga orang menyetrika pakean dan satu orang mencuci Tempat atau lokasinya sangat strategis, dekat dengan masyarakat setempat dan dikelilingi toko-toko dan rumah makan. Menggunakan tiga strika pakian.

II. Visi dan Misi Perusahaan Visi : 1. Memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pelanggan 2. Sistem pelayanan jody laundry antar jemput pakian 3. Mempasilisater kastemer bayar bulanan Misi 1. Untuk membantu orang yang terlalu sibuk yang tidak mempunyai waktu untuk membersihkan pakiannya. 2. Untuk memberikan lapangan pekerjaan yang bias dijangkau oleh SDM III. Analisis SWOT Loundry A. Strength (S) a. b. c. d. e. Memiliki tujuan usaha Tempat yang strategis Ruangannya memakai kipas angin Kekmampuan karyawan dalam melayani pelanggan Mempunyai usaha lain

B. Weaknes (W) a. b. c. d. e. f. Karyawan keluar jam kerja tanpa izin Pengelola jarang mengontrol Karyawan masuk jam kerja tidak tepat waktu Sering terjadi kekeliruan dalam membungkus pakaian Terima gaji tidak tepat waktu Barang terkadang tertukar

C. Opportnities (O) a. b. Berada ditempat Strategis Bekerjasama dengan lundry lain

D. Adanya Bisnis lain IV. Factor Eksternal dan Internal Tok Loundry 1. Strongth a. Telah mempunyai izin usaha sewaktu bila ada pemeriksaan dan petugas laundry tekah memenuhi persyaratan membuka usaha jasa b. Mempunyai usaha lain seperti warnet menjual makanan ringan dan jual isi ulang pulsa c. Dilengkapi dengan tempat parker kendaraan roda dua d. Ruangan menggunakan kipas angin sehingga para karyawan merasa nyaman ketika beraktivitas e. Mempunyai karyawan yang mengerti f. Mempunyai cabang-cabang lain II. Weaknes a. Pengelola jarang mengontrol usaha sehingga para karyawan merasa bebas dan tidak terkait dengan peraturan dan jadwal yang telah ditetapkan b. Pelanggan kadang mengeluh karena kekeliruan dalam mengambil atau pembungkusan pakaian tidak sesuai dengan pemilik pelanggan c. Kelemahan tok laundry juga dalam member haji karyawan tidak tepat pada waktunya lebih dari waktu yang telah ditentukan V. Factor Eksternal Tok Loundry 1) Opportunity a) b) Berada ditempat strategis yang biasa dijangkau oleh masyarakat Tok Loundry bekerjasaama dengan pengusaha lain

2) Treat
a)

Adanya ketidakpuasan pelanggan sehingga pelanggan berpindah

ke laundry yang lain dikarenakan ketidakpuasan dan pelayanan .

BAB III PENUTUP A. Kesimpulam Berdasarkan hasil penelitian kami, dapat kami simpulkan bahwa usaha laundry adalah jasa usaha yang bertujuan memberikan pelayanan kepada coustomer dalam menjalankan usaha B. Saran Dalam situasi menghadapi ancaman dan sekaligus kelemahan intern, strategi yang umumnya dilakukan adalah keluar dari situasi yang terjepit tersebut. Keputusan yang diambil adalah mencairkan sumber daya yang terikat pada situasi yang mengancam tersebut, dan mengalihkannya pada usaha lain yang lebih cerah. Siasat lainnya adalah mengadakan kerjasama dengan satu perusahaan yang lebih kuat, dengan harapan ancaman di suatu saat akan hilang. Dengan mengetahui situasi yang akan dihadapi, anak perusahaan dapat mengambil langkah-langkah yang perlu dan bertindak dengan mengambil kebijakan-kebijakan yang terarah dan mantap, dengan kata lain perusahaan dapat menerapkan strategi yang tepat. (sumber : eje.blogspot.com)