P. 1
Pemasaran Strategis

Pemasaran Strategis

|Views: 345|Likes:
Dipublikasikan oleh Waode Diah Anjani

More info:

Published by: Waode Diah Anjani on Mar 10, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2014

pdf

text

original

Pemasaran Strategis Pertemuan ke-2 11 Maret 2012

Waode Diah Anjani, SE

Kegiatan Belajar 2
Strategi Pemasaran: Konsep dan Perkembangannya A. Konsep Strategi Pemasaran dan Perkembangannya Kotler dan Armstrong, mengemukakan lima jenis orientasi manajemen pemasaran yaitu: 1. Konsep Produksi: Konsumen menyukai produk-produk yang tersedia luas dan terjangkau harganya 2. Konsep Produk: Konsumen menyukai produk-produk yang menawarkan mutu, kinerja, fitur-fitur inovatif yang terbaik. 3. Konsep Penjualan: Konsumen tidak akan membeli produk-produk perusahaan dalam jumlah yang cukup jika tidak dilakukan upaya promosi dalam skala besar 4. Konsep Pemasaran: Pencapaian sasaran organisasi tergantung pada pemahaman akan kebutuhan dan keinginan sasaran dan seberapa mampu perusahaan memenuhi secara efektif. 5. Konsep pemasaran bernuansa sosial: Organisasi harus mengetahui kebutuhankebutuhan, keinginan-keinginan, dan minat-minat pasar secara lebih efektif dan efisien dari pada pesaing fokus mempertahankan dan memperbaiki kesejahtaeraan konsumen dan masyarakat.

CRM (Customer Relationship Management)
Kotler dan Armstrong mendefinisikan CRM sebagai proses menyeluruh dalam membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan yang menguntungkan dengan pelanggan dengan menyampaikan nilai dan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi dari pesaing: Kata Kunci : Nilai dan Kepuasan (Value and Satisfation)

Apa tugas pemasaran dalam perecnanaan strategis?
1.

2.

Bersama pimpinan bagian-bagian fungsional lainnya, manajer pemasaran ikut dalam perumusan perencanaan strategis organisasi. Membuat rencana pemasaran strategis yang berdasarkan rencana strategis bisnis dan terintegrasi dengan rencana fungsi-fungsi lainnya. Adapun strategi pemasaran berisikan analisis, pengembangan strategi, dan implementasi kegiatan-kegiatan yang menyangkut: Segmentasi, Pemilihan pasar sasaran, Pengimplementasian dan pengelolaan strategi-strategi pemosisian (Positioning Strategic), yang memberikan nilai bagi setiap segmen yang dipilih

Garis Besar Rencana Pemasaran
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Ringkasan untuk para eksekutif Analisas Situasi (Internal dan Eksternal) Kesimpulan ( Analisa SWOT) Bahan Pertemuan Pertama Asumsi-asumsi untuk periode mendatang Sasaran-sasaran pemasaran (Volume Penjualan, pangsa pasar) Strategi-strategi pemasaran Program-program pemasaran Anggaran Pemasaran Jadwal dan Penanggung Jawab

Menurut Cravens dan Piercy (2006) Proses Strategi Pemasaran Terdiri dari Empat Proses (Halaman 1.22):
1. 2.

3.

4.

Analisis situasi strategis (Faktor Internal dan Eksternal Perusahaan) Menetapkan Strategi Pemasaran yang meliputi: Strategi target pasar, Strategi positioning, strategi-strategi hubungan pemasaran, dan perencanaan untuk produk-produk baru. Tujuan penetapan strategi pemasaran adalah untuk memilih satu atau beberapa atau mungkin seluruh segmen pasar untuk dilayani dalam sebuah pasar-produk. Pengembangan program pemasaran: Program-program pemasaran yang meliputi programprogram pengembangan produk-produk yang sudah ada, produk baru, program penciptaan dan pengembangan ekuitas merek, program penetapan harga, program pengembangan saluran distribusi dan logistik, serta hubungan dengan pelanggakn, program komunikasi pemasaran yang terintegrasi, dan program penelitian dan pengembangan pemasaran. Pelaksanaan serta mengelola strategi pemasaran, teridir dari: a. Menyusun rencana pemasaran serta anggaran b. Pelaksanaan rencana tersebut. c. Menggunakan rencna atersebut dalam mengelola serta mengawasi strategi atas dasar yang berkesinambungan.

Perlu diingat bahwa organisasi harus berorientasi pada pasar (market orientation) yang artinya: Fokus pada pelanggan, memiliki competitor intelligence, dna bekerja sama dalam lintas fungsional.

Perspektif Orientasi Pasar
Manajer pemasaran haruslah berorientasi pada pasar karena jika tidak, ia tidak akan dapat memahami permintaanpermintaan dan karakter-karakter para konsumennya serta dinamika yang terjadi pada pasar. Cravens & Piercy (2006): Orientasi pasar adalah sebuah sudut pandang bisnis yang membuat pelanggan sebagai titik fokus dari operasional perusahaan secara menyeluruh. Perusahaan juga harus memahami keunggulan kunci orientasi pasar dengan cara memperoleh pemhaman tentang pasar serta perubahannya di masa depan. Visi tentang pasar bergantung pada informasi terkait pelanggan, pesaing dan pasar Key Words: fokus pada pelanggan, pesaing dan informasi pasar

Modul 2 Analisis Situasi Pasar
Kegiatan Belajar 1: Analisis lingkungan pemasaran Kegiatan Belajar 2: Analisis Konsumen Kegiatan Belajar 3: Analisis Pesaing Kegiatan Belajar 4: Analisis Potensi Pasar

Kegiatan Belajar 1: Analisis lingkungan Pemasaran
Analisa Internal 1. Analisa Ketersediaan Sumber Daya 2. Struktur dan Budaya Organisasi Analisa Lingkungan Mikro: Meliputi: konsumen, persaingan, perantara, pemasok dan publik.Yang terpenting adalah Konsumen dan pesaing Analisis lingkungan pasar global: 1. Daya tarki dan risiko pada setiap negara 2. Persamaan dan perbedaan antar negara Perlakuan setiap negara berbeda-beda.

Analisis lingkungan Pemasaran

Kegiatan Belajar 1: Analisis lingkungan Pemasaran

Kegiatan Belajar 1: Analisis lingkungan Pemasaran

Kegiatan Belajar 2 : Analisis Situasi Konsumen

Kegiatan Belajar 2: Analisis Pelanggan

Kegiatan Belajar 3 : Analisis Situasi Persaingan

Kegiatan Belajar 3 : Analisis Situasi Persaingan
A. 1.

2.

3.

Pengertian Persaingan: Pandangan Ekonomi: Usaha setiap perusahaan untuk mencapai keseingamban antara permintaan dan suplai yang memberi keuntungan terbesar bagi eprusahaan Sudut pandang industrial ekonomi, yaitu melihat persaingan secara makro karena perusahaan terkait faktor-faktor industri seperti struktur pasar atau industri, pengarahan pasar, dan kinerja pasar. Adapun struktur industri meliputi: (1).Konsentrasi industri, hambatan masuk, diferensiasi di antara produk-produk yang dihasilkan industri. Sudut Padang Bisnis, teridiri dari persaingan merek, persaingan industri, persaingan manfaat, persaingan generic

Kegiatan Belajar 3 : Analisis Situasi Persaingan
B. Intensitas Persaingan: Kim dan Manborgne (2005) Menyarankan perusahaan harus berada pada blue ocean (Samudra Biru dimana persaingan tidak relevan=tidak ada pesaing). Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persaingan teridri dari: 1. Potensi kesempatan 2. Hambatan masuk 3. Hambatan Keluar 4. Homogenitas Pasar 5. Struktur industri 6. Komitmen pada industri 7. Fisibilitas pada inovasi teknologi 8. Skala ekonomi 9. Iklim ekonomi 10. Keanekaragaman perusahaan

Kegiatan Belajar 3 : Analisis Situasi Persaingan
C. Analisis Persaingan 1. Definisi Pesaing dan identifikasi pesaing-pesaing kunci Definisi Siapa pesaing kita? Agar kita mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing dan perilaku masa depan pesaing. Penentuan siapa saing kita bisa berdasarkan analisa perusahaan dan hasil survei terhadap konsumen (persepsi tentang kesamaan merek-merek, preferensi tentang merek yang tersedia di pasaran). Merek-merek yang memiliki kesamaan adalah yang bersaing, adapun dari sisi preferensi, persaingan terjadi antar merek yang tingkat preferensi konsumen pada mereke berdekatan

Semakin dekat titik semakin bersaing

Kegiatan Belajar 3 : Analisis Situasi Persaingan
2. Mengevaluasi pesaing-pesaing kunci, melalui beberapa aktifitas: 1. Kinerja 2. Citra dan Kepribadian 3. Sasaran 4. Budaya 5. Struktur Biaya 6. Kekuatan dan Kelemahan

Kegiatan Belajar 3 : Analisis Situasi Persaingan
3. Mengantisipasi aksi pesaing-pesaing: Beberapa respon atas aksi-aksi epsaing meliputi: Tidak melakukan tindakan apapun, Melihat dan menunggu apa yang terjadi sebelum bertindak, Mengirimkan sinyal tandingan (Counter Signal), dan Mengambil Tindakan 4. Mengidentifikasi pesaing potensial Ada empat sumber utama pesaing baru yang perlu diwaspadai: 1. Perusahan yang bersaing pada produk yang terkait 2. Perusahaan dengan teknologi terkait 3. Perusahaan dengan menarget kelompok konsumen yang sama 4. Perusahaan yang beroperasi pada wilayah geografis yang berbeda tetapi memasarkan produk yang sama, khusunya jika pemakai dari daerah asal berpindah ke daerah baru.

D. Keunggulan Bersaing
Apa yang membuat perusahaan memiliki keunggulan bersaing? 1. Faktor-faktor Industri 2. Kompetensi spesifik perusahaan 3. Sumber daya yang tidka dapat ditiru 4. Kemampuan yang dinamis 5. Proses pembelajaran yang baik 6. Relasi yang menciptakan nilai potensial 7. Inovasi yang muncul terlebih dahulu 8. Ekutias Merek

Kegiatan Belajar 3 : Analisis Situasi Persaingan

E. Mengukur Keunggulan Bersaing
Bagaimana Caranya??

Kegiatan Belajar 3 : Analisis Situasi Persaingan

F. Analisa Lingkungan Makro
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Ekonomi Tren Politik Isu Hukum dan Peraturan Teknologi Budaya Tren Demografi Tren Lingkungan Alam

Kegiatan Belajar 4
Analisis Potensi Pasar

A. Mengestimasi Ukuran Pasar
Ukuran pasar bergantung pada: Potensi pasar, Perkiraan penjualan dan pangsa pasar. Pendekatan pengukuran pasar bisa dengan cara: 1. Judgment Perusahaan 2. Survei 3. Analisis Urutan Waktu (Time Series Analysis) 4. Analisis permintaan secara statisik

B. Riset Pemasaran
Riset pemasaran dilakukan berdasarkan kebutuhan 2. Riset pemasaran meliputi proses identifikasi, mengumpulkan, menganalissi dan menyebarkan informasi 3. Informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan, evaluasi, monitoring dan mengoptimalkan kinerja perusahaan
1.

C. Klasifikasi Riset Pemasaran

D. Proses Riset Pemasaran
1. 2. 3. 4. 5. 6.

Identifikasi masalah riset Mengembangkan pendekatan untuk masalah Desain Riset Pengumpulan Data Persiapan dan analisis data Penulisan dan presentasi laporan

E. Syarat-Syarat Riset Yang Baik
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Tujuan riset harus jelas Proses riset dipaparkan secara rinci Desain riset direncanakan secara rinci Memenuhi Standar Etika Ada batasan riset Kedalaman dan metode analisis dilakukan sesuai kebutuhan Temuan-temuan dikemukakan secara pasti dan tidak raguragu Kesimpulan disesuaikan dengan analisis Pengalaman peneliti tercermin dalam riset

Riset merupakan bagian dari pengumpulan informasi untuk analisis situasi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->