Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam

menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup.

Gambar perusakan alam karena manusia

Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia, antara lain: a. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri. b. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan. c. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan. Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain: a. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan). b. Perburuan liar. c. Merusak hutan bakau. d. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman. e. Pembuangan sampah di sembarang tempat. f. Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS). 1

2 . Sedikitnya 40 prosen dari 81 ribu km pantai di Indonesia. garis pantai di beberapa daerah di Indonesia mengalami penyempitan yang cukup memprihatinkan. Abrasi yang terjadi mampu menenggelamkan daratan antara 2 hingga 10 meter pertahun dan kondisi ini sangat memperihatinkan bagi saya. Dalam beberapa tahun terakhir. telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Abrasi merupakan proses pengikisan pantai oleh gerusan air laut baik yang disebabkan oleh meningkatnya permukaan air laut ataupun oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. rusak akibat abrasi. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas. ABRASI MERUSAK PANTAI Abrasi merusak garis pantai Abrasi pantai di Indonesia. tentunya juga bagi sahabat-sahabat semua.g. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai.

Jawa Barat menduduki peringkat polusi udara tertinggi di Indonesia. Proses hujan asam karena polusi Udara Limbah Industri Cemari Sungai di Sultra Kendari. Di Indonesia sendiri. banyak diakibatkan aktivitas pembuangan limbah domestik hotel dan industri. Selasa (25/11). New Delhi dan Mexico City. Paling tidak ini menjadi lawan terberat Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Sulawesi Tenggara. dalam pertemuan koordinasi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan DAK Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Sultra di Imperial Hotel. Rekor yang semakin memiriskan saya.Pencemaran sungai di Sulawesi Tenggara.Polusi kendaraan mempercepat proses pemanasan global karena gas CO merupakan elemen inti dari efek rumah kaca. Sekretaris Bapedalda Sultra. Kepres . sebagaimana data yang dipaparkan oleh Pengkajian Ozon dan Polusi Udara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). World Bank juga menempatkan Jakarta menjadi salah satu kota dengan kadar polutan/partikulat tertinggi setelah Beijing. 3 . Demikian diungkapkan Drs Abdul Rajab Rauf Silondae. Bahkan salah satu studi melaporkan bahwa Indonesia menjadi negara dengan tingkat polusi udara tertinggi ketiga di dunia.Pencemaran udara merusak lingkungan Tingkat pencemaran udara di Indonesia semakin memprihatinkan.

"Di Kolaka Utara misalnya.Selain limbah hotel dan industri." ujarnya. selain kerusakan lahan akibat konservasi lahan. pencemaran laut disana akibat pestisida. kerusakan akibat kegiatan pertambangan juga menjadi isu dan kondisi lingkungan hidup di Sultra. Malah lebih parah. dan berkurangnya resapan air akibat pembangunan perumahan dan Ruko. untuk ditindak lanjuti. "Kalau bisa. pencemaran tersebut kata Rajab sangat parah." ungkapnya. Di Buton. pencemaran sungai akibat limbah domestik hotel dan industri. Rajab menyebutkan. Diantaranya. di Kota Kendari. pendangkalan teluk. Di Kolaka. Menurut Rajab pencemaran berasal dari penangkaran rumput laut. paling banyak isu lingkungannya. Gambar Kondisi sungai di Sulawesi tenggara Kerusakan Alam Lebih Merugikan Dibanding Kerugian Bursa Saham Uni Eropa pekan ini mempublikasikan hasil sebuah penelitian lingkungan yang mencoba menginventarisasi kerugian akibat kerusakan lingkungan dalam hitungan uang. menjadi isu hangat. Kota Bau-bau juga demikian. pencemaran sungai akibat limbah domestik dan industri. kerusakan lahan akibat kegiatan pertambangan menjadi isu lingkungan paling teranyar. disusul kerusakan mangrove akibat konversi mangrove menjadi tambak. ada pendamping dari lembaga independen. Dalam Kongres Konservasi Dunia yang diselenggarakan Serikat Pelestarian Alam 4 . Di beberapa daerah kabupaten dan Kota di Sultra. Rajab berharap isu-isu ini bisa menjadi konsumsi badan lingkungan hidup di daerah masingmasing. yang terjadi adalah kerusakan pesisir dan pencemaran air laut.

Duri Riau yang ditetaapkan sebagai kawasan Suaka Margasatwa sejak 1986 kini hampir tidak ada karena telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Nilai nominal kerusakan alam itu didapat oleh Teeb dengan menghitung berkurangnya kemampuan alam menyediakan air bersih dan udara segar.5 triliun. sebelum laporan lengkap diselesaikan pertengahan 2010.Maka kita harus menjaga kelestarian hutan kita. Spanyol pekan ini. dapat disimpulkan bahwa lingkungan yang rusak lebih merugikan dari kerugian finansial. 5 . kerugian penduduk negara miskin yang mengandalkan alam sebagai mata pencaharian mereka. LENYAPNYA SUAKA MARGASATWA BALAI RAJA Suaka Margasatwa Balai Raja Lenyap ditelan perkebunan kelapa sawit.000 ha di desa Sebanga. Laporan itu adalah hasil pendahuluan dari Teeb dalam konferensi di lingkungan di Spanyol. Kawasan hutan seluas 18.Internasional di Barcelona. Jumlah itu menurut kepala peneliti Pavan Sukhdev jauh melampau nilai kerugian finansial bursa saham Amerika yang menurut berbagai penelitian sekitar US$ 1. Proses pembandingan kerugian finansial dengan kerusakan alam. Jadi. kelompok peneliti yang dibiayai Komisi Eropa The Economics of Ecosystems and Biodiversity (Teeb) melaporkan nilai ekonomi kerusakan lingkungan di seluruh dunia mencapai US$ 2 triliun hingga US$ 5 triliun per tahun. serta besar kerugian negara maju akibat polusi. Padahal suaka margasatwa Balai Raja sejak 1992 juga ditetapkan sebagai kawasan konservasi gajah sumatera (Elephant maximus sumatranus).

sebetulnya Indonesia dikaruniai kekayaan alam yang berlimpah dan memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Disatu sisi. Sebagian besar spesies bisa ditemukan 6 . Bahkan kawasan sisa suaka margasatwa Balai Raja itupun tidak layak disebut hutan karena lahan tersebut hanya berupa semak belukar dan rawarawa. Pabrik dan perkebunan kelapa sawit di bekas SM Balai Raja Dari 18 ribu ha kawasan suaka margasatwa Balai Raja yang kini mengalami kerusakan alam tersisa hanya seluas 50 ha. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau meski mengakui telah terjadi pengalihan fungsi hutan suaka margasatwa Balai Raja menjadi pemukiman dan perkebunan namun tetap menetatpkan status SM Balai Raja sebagai suaka margasatwa. Suaka margasatwa yang pada kenyataannya telah lenyap dan mengalami alih fungsi menjadi perkebunan dan pemukiman warga.Anehnya. MALANGNYA NASIB ALAM INDONESIA Jika kita bicara soal lingkungan hidup di Indonesia. maka kita akan bicara tentang paradoks. Tragisnya lahan itupun sudah diklaim sebagai kepunyaan warga.

Yang semula 70% diantara produktif kini hanya tinggal bersisa 25% atau sekitar 9. Itu artinya setiap menitnya kita kehilangan hutan seluas 6 kali lapangan sepak bola. 25. Padahal sepuluh tahun silam lereng Muria menjadi habitat berbagai satwa.000 sub jenis satwa terancam punah. abrasi pantaipun merajalela yang berakibat hilangnya ratusan hektar sawah dan tambak di pesisir Pantura. 25% unggas-unggasan ada di Indonesia.500 ha. Indonesia mempunyai garis pantai terpanjang sedunia. Hutan lindung yang terdapat di lereng Gunung Muriapun mengalami nasib sama. air dan udara). 25% jenis tanaman bunga. Indonesia memiliki 17 % jenis ikan dunia. Hutan ntropis Indonesiapun merupakan terluyas se-Asia dan terluas ketiga didunia setelah Brasil dan Zaire. Namun disisi lain. 7 . Pada tahun 1998 seorang peneliti masih dapat menemukan jejak Hariamau Jawa (Pantera tigris sondaica) dan keberadaan Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) dua satwa yang hampir punah. Jika hal ini terus berlangsung diperkirakan 84 tahun lagi tak ada hutan yang tersisa di Indonesia.000 jenis tanaman dan 1. Belum lagi soal pencemaran lingkungan (tanah. Laju deforestasi (penggundulan hutan) mencapai 2-3 juta ha per tahun. Indonesia juga merupakan negara dengan tingkat kerusakan lingkungan paling tinggi didunia. Satwanyapun semakin sulit ditemui.di Indonesia. Seiring sirnanya hutan mangrove di tepi pantai. 92% terumbu karang kita dalam kondisi rusak berat.

namun kebakaran hutan dan lahan tetap tidak dapat tertanggulangi dengan efektif Tahun 2009 ini. Bahkan kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 1997/1998 telah melenyapkan hutan seluas 9. Kalimantan Barat. Meskipun telah menjadi bencana rutin yan terjadi setiap kali musim kemarau. Penyebab kebakaran hutan yang terjadi saat ini. Kalimantan Tengah. Kebakaran hutan dan lahan tahun ini diyakini tiga kali lebih parah dibandingkan tahun 2008 kemarin. Riau. Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia lebih mirip sebuah ulang tahun yang terus terulang setiap musim kemarau di setiap tahunnya. ‘pesta’ ulang tahun kebakaran hutan itu kembali terjadi.8 juta hektar sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat polusi terbesar ketiga di dunia. dan beberapa wilayah di Sulawesi adalah daerah yang paling parah. Tingkat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia ini menempatkan hutan Indonesia sebagai hutan dengan tingkat kehancuran paling cepat di dunia!. 8 .Kebakaran hutan kembali melanda beberapa wilayah di Indonesia. mayoritas dilakukan dengan sengaja oleh perusahan minyak kelapa sawit dan hutan tanaman industri untuk melakukan pembukaan lahan perkebunan dengan cepat.

Lagu “Heal The World” merupakan Sebuah ajakan buat kita untuk ikut menyelamatkan bumi!. Kamis (24/5) waktu setempat. pasalnya ia sendiri sudah mendorong masalah lingkungan ini selama bertahun-tahun. jika kita tak menghentikannya. meninggal dunia akibat serangan jantung di Rumah Sakit UCLA. penyanyi ini mengaku amat gembira bahwa pada akhirnya dunia menyadari pentingnya penghijauan. Kamis siang. Amerika Serikat. penyanyi kelahiran Indiana. Los Angeles. Sebelumnya.HIMBAUAN SANG RAJA POP Michael Jackson. Ia mengatakan: “Aku berharap itu semua dapat membuat orang-orang tertarik lebih cepat. Sang Raja Musik Pop. AS. Tetapi tak pernah ada kata terlambat. Sembuhkan bumi Superstar pop ini ternyata mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap berbagai isu lingkungan hidup seperti pemanasan global dan perubahan iklim. kita tak akan pernah bisa membuatnya (dunia) kembali. Meski sempat mendapat pertolongan namun tetap masih tidak tertolong. Sudah digambarkan sebagai kereta yang sedang berjalan cepat. Jadi kita telah memperbaikinya sekarang.” ANCAMAN KEPUNAHAN ELANG JAWA 9 . Demikian dilansir oleh berbagai media. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Ebony pada penghujung tahun 2007. 50 tahun silam ini kesulitan bernapas di rumahnya di Los Angeles.

Melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional. Bercoretan coklat gelap pada dada dan bergaris tebal coklat gelap di perut. 1994. Papandayan. Di Jawa Barat. Elang Jawa memiliki jambul menonjol sebanyak 2-4 helai dengan panjang mencapai 12 cm. Pemerintah RI mengukuhkan Elang Jawa sebagai wakil satwa langka dirgantara. Ukuran tubuh dewasa (dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 60-70 sentimeter.. Bahkan saat ini. Gunung Gede Pangrango. berbulu coklat gelap pada punggung dan sayap..ElangJawa (Spizaetus bartelsi) Burung Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) merupakan salah satu spesies elang berukuran sedang yang endemik (spesies asli) di Pulau Jawa. Patuha dan Gunung Halimun. habitat burung ini semakin menyempit akibat minimnya ekosistem hutan akibat perusakan oleh manusia. Elang Jawa terbang Habitat burung Elang Jawa hanya terbatas di Pulau Jawa. Satwa ini dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia. 1995). yaitu Garuda. Gunung Salak. Elang Jawa dimasukan dalam kategori Endangered atau “Genting” (Collar et al. Secara fisik. dampak pemanasan global. dan dampak pestisida. Shannaz et al. Konvensi Perdagangan Internasional untuk Flora dan Fauna yang Terancam Punah memasukkannya dalam Apendiks 1 yang berarti mengatur perdagangannya ekstra ketat. Ekornya coklat bergaris-garis hitam. 10 . Populasi burung Elang Jawa di alam bebas diperkirakan tinggal 600 ekor.. karena itu Elang Jawa disebut juga Elang Kuncung. Badan Konservasi Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengategorikannya terancam punah. terutama di wilayah-wilayah dengan hutan primer dan di daerah perbukitan berhutan pada peralihan dataran rendah dengan pegunungan. Elang Jawa hanya terdapat di Gunung Pancar. Berdasarkan kriteria keterancaman terbaru dari IUCN.

Sumber pencemar di kedua wilayah tersebut. penyebab utama pencemaran di Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu Dalam sebuah Seminar Internasional bertajuk “Pengendalian Pencemaran Laut di Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu”. Menurut Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu. Djoko Ramadhan.000 meter kubik sampah masuk ke kedua wilayah perairan di serambi DKI Jakarta itu. terungkap bahwa setiap hari tidak kurang dari 14. Pencemaran ini juga mengakibatkan terancamnya potensi pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu. kawasan tersebut harus segera diselamatkan. Jika tidak.Sampah. selain berasal dari sampah juga akibat kegiatan pembuangan minyak dari perusahaan pengeboran minyak lepas pantai serta dari kapal-kapal tanker. Akibatnya Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu kini mirip tempat pembuangan sampah. masyarakat dan lingkungan akan segera hancur. Saat ini dampaknya juga sudah mulai dirasakan oleh masyarakat yakni 11 .

Bahkan sejak tahun 2002 lalu. Sementara itu. 12 . dan terumbu karang. produksi ikan nelayan di kawasan ini menurun hingga 38 persen.260 ton. dan pada jarak 20 kilometer tinggal 20-30 persen. pencemaran di kedua kawasan perairan itu didominasi polusi dan degradasi ekosistem. Tingginya tingkat pencemaran ini juga telah mengakibatkan terjadinya pengurangan kawasan mangrove dan terumbu karang di kedua perairan tersebut.000 warga Kepulauan Seribu yang selama ini menggantungkan hidupnya dari laut. Sedangkan untuk jarak 15-20 kilometer dari pantai tinggal 510 persen. berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh pakar kelautan dari Institut Pertanian Bogor (IPB). dan nitrogen mencapai 21.terganggunya mata pencaharian lebih dari 20. fosfat mencapai 6. mangrove. Untuk wilayah perairan dengan jarak kurang dari 15 kilometer dari pantai.741 ton.156 ton. misalnya. terumbu karangnya hanya tersisa kurang dari 5 persen. Polusi itu antara lain berupa silikat yang mencapai 52.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful