PENYAKIT KULIT KARENA VIRUS

• • • • • • • • •

Veruka vulgaris Veruka plana Moluskum kontagiosum Herpes simplex Herpes genitalis Herpes zoster Varisela Kondiloma akuminata Variola

VERUKA VULGARIS
• SINONIM
– Kutil – Common wart

• DEFINISI
– Tumor intraepidermal yang disebabkan infeksi virus papiloma

• ETIOLOGI
– Virus papiloma, tergolong virus kecil berukuran 40-45 μ, berinti DNA – Penularan : kontak kulit ke kulit, dengan maserasi atau tempat trauma

Virus papilloma

besarnya lentikular atau plakat (berkonfluensi). transculen. abu-abu atau hitam bertanduk . sebesar kepala jarum pentul – Dalam beberapa minggu-bulan membesar – Kasar.• MANIFESTASI KLINIS – Pada ekstremitas bagian ekstensor. berwarna coklat tua. mukosa mulut dan hidung – Bentuk bulat. licin. permukaan kasar – Hiperkeratosis biasa.

.

.

berbentuk papel-papel datar berdiameter 1-3 mm. lunak.VERUKA PLANA • DEFINISI – Kutil yang berwarna seperti kulit atau kehitaman. • ETIOLOGI – Virus papiloma .

• MANIFESTASI KLINIS – Pada wajah. leher. leher. punggung tangan dan kaki. serta lutut . permukaan licin dan rata – Berwarna sama dengan kulit (agak kecoklatan) – Berkumpul pada wajah. permukaan ekstensor lengan bawah dan tangan – Multipel/banyak – Besarnya lentikular.

VERUKA PLANTARIS • DEFINISI – kutil yang tumbuh di telapak kaki dan biasanya berbentuk mendatar karena mengalami penekanan akibat berjalan dan dikelilingi oleh kulit yang tebal • ETIOLOGI – Virus papilloma humanus (VPH) .

• MANIFESTASI KLINIS – Pada telapak kaki – Bentuknya mendatar. dikelilingi oleh kulit yang tebal – Mengalami perdarahan berupa bintik-bintik kecil jika disayat dengan pisau bedah .

.

MOLUSKUM KONTAGIOSUM • DEFINISI – Infeksi virus kulit yang disebabkan oleh virus pox • ETIOLOGI – Virus pox. berdiameter 200-300 μ dan berinti DNA Virus pox .

ekstremitas dan badan. permukaannya padat dan halus dengan lekukan/cekungan di tengahnya – Berisi massa yang mengandung badan moluskum – Berwarna putih seperti lilin – Eritema bila teriritasi .• MANIFESTASI KLINIS – Pada wajah. tidak mengenai membran mukosa – Berupa papul-papul.

.

.

HERPES SIMPLEX • SINONIM – – – – – Fever blister Cold sore Herpes febrilis Herpes labialis Herpes genitalis • DEFINISI – Erupsi vesikular. akut. dan rekuren yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (virus herpes hominis) tipe I atau II . nyeri.

• ETIOLOGI – Virus herpes simpleks (virus herpes hominis) tipe I dan II • FAKTOR PENCETUS – – – – Menstruasi Emosional Trauma Aktivitas seksual Virus herpes simplex .

rasa terbakar. terkadang nyeri saraf . bila pecah membentuk ulkus yang dangkal dengan kemerahan di sekitarnya – Gatal.• MANIFESTASI KLINIS – Pada/dekat sambungan mukokutan – Vesikel-vesikel miliar berkelompok. eritema.

.

.

.

HERPES GENITALIS • DEFINISI – Infeksi akut pada genitalia yang disebabkan oleh VHS tipe II • ETIOLOGI – VHS tipe II • FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REKURENSI PENYAKIT (trigger factor) – – – – – Menstruasi Gangguan pencernaan Stres emosi Kelelahan Obat-obatan .

korpus penis – Vesikel berkelompok pada dasar eritematosa – Bersifat rekuren – Vesikel mudah pecah. meninggalkan ulkus-ulkus kecil. labia minora. klitoris dan introitus vagina – Pria : glans penis.• MANIFESTASI KLINIS – Wanita : labia mayora. dangkal – Bila sembuh. tidak menimbulkan jaringan parut .

Genitalia pria .

Genitalia wanita .

HERPES ZOSTER • SINONIM – Dampa – Cacar ular • DEFINISI – Radang kulit akut yang disebabkan oleh virus varisela zoster • ETIOLOGI – Virus herpes zoster (VHZ) .

• MANIFESTASI KLINIS – – – – Pada servikal IV. vesikel berkelompok dengan dasar kulit eritematosa dan edema – Vesikel berisi cairan jernih keruh (berwarna abu-abu) – Terjadi absorbsi. pusing. gatal. malaise Gejala prodromal lokal : nyeri otot-tulang. lumbal II. pegal Eritema. torakal Gejala prodromal sistemik : demam. vesikel dan bula menjadi krusta – Kadang vesikel mengandung darah .

.

.

.

VARISELA • SINONIM – Cacar air – Chicken pox • DEFINISI – Infeksi akut primer oleh virus varisela zoster yang menyerang kulit dan mukosa • ETIOLOGI – Virus varisela-zoster .

malaise.• MANIFESTASI KLINIS – Pada daerah badan. wajah. mulut dan saluran napas bagian atas – Gejala prodromal : demam tidak terlalu tinggi. selaput lendir mata. nyeri kepala – Papul eritematosa vesikel (dlm beberapa jam) – Bentuk vesikel berupa tetesan embun (tear drop) – Vesikel pustul krusta . ekstremitas.

.

.

42. 30. 39. 16. 44. 18. 41.KONDILOMA AKUMINATA • DEFINISI – Pertumbuhan jaringan yang bersifat jinak. terutama di daerah genital • ETIOLOGI – Virus Papilloma Humanus (VPH) – Tipe virus : tipe 6. 35. superfisial. 11. 33. dan 56 . 52. 51. 31.

sulkus koronarius. agak kehitaman (lama) – Permukaannya berjonjot (papilomatosa) – Infeksi sekunder : kemerahan keabu-abuan. porsio uteri (kadang-kadang) – Vegetasi yang bertangkai dan berwarna kemerahan (baru). introitus vagina.• MANIFESTASI KLINIS – Pada daerah lipatan yang lembab – Pria : perineum dan sekitar anus. muara uretra eksterna. glans penis. korpus dan pangkal penis – Wanita : daerah vulva dan sekitarnya. berbau tidak enak .

KONDILOMA AKUMINATA .

VARIOLA • SINONIM – Cacar – Small pox • DEFINISI – Penyakit virus yang disertai keadaan umum yang buruk. efloresensinya bersifat monomorf terutama di perifer tubuh . dapat menyebabkan kematian.

• ETIOLOGI – Virus poks (pox virus variolae) .

menggigil. dan muntah-muntah – Berlangsung selama 3-4 hari • Stadium makulo-papular – Makula-makula eritematosa yang cepat menjadi papul-papul. nyeri tulang dan sendi – Disertai demam tinggi. lemas. terutama di wajah dan ekstremitas – Suhu tubuh kembali normal. merasa sehat kembali – Tidak timbul lesi baru . terdapat 4 stadium : • Stadium inkubasi erupsi (prodromal) – Nyeri kepala.• MANIFESTASI KLINIS – Masa inkubasi 2-3 minggu.

vesikel-vesikel – Suhu tubuh meningkat – Timbul umbilikasi pustul-pustul • Stadium resolusi – – – – Timbul krusta-krusta Suhu tubuh menurun Krusta terlepas meninggalkan sikatrik yang atrofi Kadang timbul perdarahan karena depresi hematopoetik .• Stadium vesikulo-pustulosa – Dalam 5-10 hari.

.

.

EGC • Dermatologi Praktis. FKUI . Hipokrates • Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. 2008. 2001.REFERENSI • Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit. 1992.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful