Anda di halaman 1dari 18

1.FAJAR PERDANA 2.KHAIRUNNISA P. 3. MEGA KARUNIA GUMELAR 4. NANANG DWI S. 5.

NIDYA NOVITASARI RIZKY ERVANI

DAMPAK POSITIF UPAYA MANUSIA MENGATASI PENYAKIT MENULAR

Dalam medis, penyakit menular atau penyakit infeksi adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh sebuah agen biologi (seperti virus, bakteri atau parasit), bukan disebabkan faktor fisik (seperti luka bakar) atau kimia (seperti keracunan). Perkembangan ipa terutama teknologi sangat membantu dalam penyembuhan dan pencegahan penyakit menular. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya penemuan alat medis dan obat-obatan yang sudah diuji oleh para ahli. Oleh karena itu, usaha manusia dalam mengatasi penyakit menular denagn ditemukannya obat-obatan serta alat medis berdampak sangat baik untuk kehidupan.

Cakar Kucing

Plag (Black Death)


Penyakit Demam Tifoid Kaki Gajah

Cakar Kucing
Penyakit Cakar Kucing merupakan infeksi pada bagian tubuh yang dicakar kucing yang disebabkan bakteri Bartonella henselae. Setelah seseorang dicakar kucing yang terinfeksi oleh Bartonella henselae, bakteri cenderung menginfeksi dinding pembuluh darah. Kucing biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala sakit.

PENGOBATAN Diberikan terapi pemanasan dan obat pereda nyeri. Untuk mengurangi rasa sakit, biasanya dilakukan pengeluaran isi dari kelenjar getah bening yang membengkak dengan bantuan sebuah jarum. Antibiotik bisa diberikan untuk membantu membasmi bakteri terutama pada penderita AIDS.

Plag (Black Death) adalah suatu infeksi berat yang disebabkan bakteri Yersinia pestis. Infeksi ditularkan dari binatang kepada manusia melalui kutu. Infeksi dari orang ke orang ditularkan melalui batuk atau bersin. Penularan dari binatang peliharaan, terutama kucing, juga bisa terjadi melalui gigitan kutu atau karena menghirup kuman yang terkandung di dalam partikel debu dan gigitan kutu (fleabite plague)

PENGOBATAN Banyak antibiotik yang efektif untuk penyakit ini. Pengobatan harus dilakukan segera. Pada plag septikemik atau plag pneumonik, pengobatan harus dimulai dalam 24 jam. Pengobatan yang tepat mengurangi angka kematian sampai kurang dari 5%. Penderita plag pneumonik harus diisolasi.
PENCEGAHAN Untuk mencegah penyakit ini, dilakukan pengawasan terhadap binatang pengerat dan pemakaian obat pembasmi kutu. Vaksinasi tidak perlu diberikan kepada orang-orang yang melakukan perjalanan ke daerah dimana penyakit ini dilaporkan pernah terjadi. Orang-orang yang sering bepergian dan beresiko terpapar oleh bakteri ini, bisa diberi tetrasiklin sebagai tindakan pencegahan.

Penyakit Demam Tifoid (bahasa Inggris: Typhoid fever) yang biasa juga disebut typhus atau types dalam bahasa Indonesianya, merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi terutama menyerang bagian saluran pencernaan. Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut yang selalu ada di masyarakat (endemik) di Indonesia, mulai dari usia balita, anakanak dan dewasa.

Perawatan dan Pengobatan Penyakit Demam Tifoid

Perawatan dan pengobatan terhadap penderita penyakit demam Tifoid atau types bertujuan menghentikan invasi kuman, memperpendek perjalanan penyakit, mencegah terjadinya komplikasi, serta mencegah agar tak kambuh kembali. Pengobatan penyakit tifus dilakukan dengan jalan mengisolasi penderita dan melakukan desinfeksi pakaian, faeces dan urine untuk mencegah penularan. Pasien harus berbaring di tempat tidur selama tiga hari hingga panas turun, kemudian baru boleh duduk, berdiri dan berjalan.

Penyakit Kaki Gajah (Filariasis atau Elephantiasis) adalah golongan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing Filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk. Setelah tergigit nyamuk, parasit (larva) akan menjalar dan ketika sampai pada jaringan sistem lympa maka berkembanglah menjadi penyakit tersebut. Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik perempuan maupun laki-laki. Penyakit Kaki Gajah bukanlah penyakit yang mematikan, namun demikian bagi penderita mungkin menjadi sesuatu yang dirasakan memalukan bahkan dapat mengganggu aktifitas sehari-hari.

Dietilkarbamasin {diethylcarbamazine (DEC)} adalah satu-satunya obat filariasis yang ampuh baik untuk filariasis bancrofti maupun malayi, bersifat makrofilarisidal dan mikrofilarisidal. Obat ini tergolong murah, aman dan tidak ada resistensi obat. Penderita yang mendapatkan terapi obat ini mungkin akan memberikan reaksi samping sistemik dan lokal yang bersifat sementara dan mudah diatasi dengan obat simtomatik.

Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium, dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik, misalnya di Amerika, Asia dan Afrika. Ada empat type plasmodium parasit yang dapat menginfeksi manusia, namun yang seringkali ditemui pada kasus penyakit malaria adalah Plasmodium falciparum and Plasmodium vivax. Lainnya adalah Plasmodium ovale dan Plasmodium malariae.

Pengobatan Penyakit Malaria Berdasarkan pemeriksaan, baik secara langsung dari keluhan yang timbul maupun lebih berfokus pada hasil laboratium maka dokter akan memberikan beberapa obat-obatan kepada penderita. Diantaranya adalah pemberian obat untuk menurunkan demam seperti paracetamol, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh sebagai upaya membantu kesembuhan. Sedangkan obat antimalaria biasanya yang dipakai adalah Chloroquine, karena harganya yang murah dan sampai saat ini terbukti efektif sebagai penyembuhan penyakit malaria di dunia. Namun ada beberapa penderita yang resisten dengan pemberian Chloroquine, maka beberapa dokter akan memberikan antimalaria lainnya seperti Artesunate-Sulfadoxine/pyrimethamine, Artesunate-amodiaquine, Artesunat-piperquine, Artemetherlumefantrine, dan Dihidroartemisinin-piperquine.

Manusia dapat membedakan dan mengetahui macam

virus dan bakteri apa yang berada pada penyakit. Dapat mengetahui gejala yang timbul pada penyakit. Mendapatkan obat yang tepat dalam penyembuhan penyakit. Dapat menjelaskan dan berbagi ilmu kepada masyarakat dengan memberikan pengetahuan tentang penyakit yang sedang mewabah pada daerah tersebut. Manusia juga dapat mengetahui dampak dari penyakit itu sendiri.

Mengenalkan manusia pada penyakit yang yang baru

terdeteksi dan cara-cara penyembuhannya. Menjadikan manusia sebagai makhluk yang memiliki rasa tanggung jawab pada apa yang diperbuat dan bagaimana dampaknya. Pemilihan lingkungan yang baik bagi setiap orang agar jauh dari penyakit. Manusia semakin dekat dengan manusia lain. Tumbuhnya rasa dan sifat saling menolong. Dapat memetakan penyebaran penyakit

Upaya manusia dalam mengatasi penyakit menular sangat bermanfaat bagi kehidupan. Penyakit yang sebelumnya sangat sulit disembuhkan dan belum ada penelitian medis yang memecahkannya, kini terpecahkan dengan kemajuan iptek. Manfaat dari penyembuhan penyakit juga sangat beragam