PAPER ALJABAR MATRIKS “OPERASI MATRIKS DAN PENERAPAN MATRIKS DALAM SISTEM PERSAMAAN LINEAR”

Dosen Pengampu : Krisna Wardani, S.Pd

Disusun oleh: 1. Novika Ratna Nuriani 2. Sagitta Nurisna Putri 3. Melinda Ari Novita (III/A1/09144100026) (III/A1/091441000 (III/A1/09144100085)

PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA 2010

dilakukan dengan menjumlahkan matriks A dengan matriks negatif B. Pengurangan Matriks Pengurangan matriks A dan B. OPERASI MATRIKS Beberapa Operasi Matriks yang perlu diketahui : 1.OPERASI MATRIKS DAN PENERAPAN MATRIKS DALAM SISTEM PERSAMAAN LINEAR A.B = A + (-B) A  a b c d Contoh: - B pq r s = A-B a-p b-q c-r d-s [ ] [ ] [ ] [ ] . A . Penjumlahan Matriks Jumlah dua matriks A dan B (ditulis A + B) adalah matriks yang didapat dengan menjumlahkan setiap elemen A dengan elemen B yang bersesuaian (A dan B harus berordo sama). A ab cd B A+B + pq r s = a+p b+q c + r d + s Contoh: [ ] [ ] [ ] [ ] 2.

Misalkan A berordo p x q dan B berordo m x n. Perkalian Matriks Dengan Matriks Dua matriks A dan B terdefinisi untuk dikalikan. maka kA adalah matriks yang diperoleh dengan mengalikan setiap elemen A dengan k. Perkalian Skalar Dengan Matriks Jika k suatu skalar dan A suatu matriks. Perkalian Matriks a. A = ab cd ka kb kc kd  kA= Contoh: [ ] [ ] [ ] b.3. hasil  A mxn x B nxp = Cmxp  Aturan perkalian Yaitu dengan mengendalikan baris-baris A dengan kolomkolom B. Syarat : A X B  haruslah q = m hasil perkalian AB berordo p x n B X A  haruslah n = p hasil perkalian BA berordo m x q Diketahui : [ ] [ ] . dengan hasil suatu matriks C yang berukuran baris A x kolom B. kemudian menjumlahkan hasil perkalian itu. jika banyaknya kolom A = banyaknya baris B.

Diketahui. maka operasi matriks memenuhi sifat berikut : 1. (A + B)C = AC – AB 5. A= ab cd ab cd dan B = x y x y ax + by cx + dy AxB= 2. A(B . (α + β ) ( A ) = αA + βA Contoh : 1. B. C adalah matriks berukuran sama dan α. (A .C) = AB – AC 6.Maka hasil kali A dan B adalah : [ ] [ ] [ ] Misalkan A. A(B + C) = AB + BC 4. A+B=B+A 2. abc 1x3 x y  =  ax + by + cz  z 3x1 1x1 . β merupakan unsur bilangan Riil atau Skalar. A + ( B + C ) = ( A + B ) + C 9. (AB)C = A(BC) 3. α ( A + B ) = αA + αB 10.B)C = AC – BC 7. α(BC) = (αB)C = B(αC) 8.

[ ] ][ ] [ ] ][ ] [ ] Ket : Perkalian matriks bersifat tidak komutatif (AB  BA) tetapi bersifat asosiatif (AB)C = A(BC) dan distributif. Contoh : OBE 1 [ ] [ ] Baris pertama (b1) ditukar dengan baris ke-2 (b2) . tentukan AAt dan AtA! 4. c. [ sedangkan. Perkalian suatu baris dengan konstanta tak nol. 4.3. b. Pertukaran baris. abc def 2x3  x ax + by + cz = dx + ey + fz y z 3x1 2x1 [ ]. Penjumlahan hasil perkalian suatu baris dengan konstanta tak nol (seperti butir 2) dengan baris yang lain. Diketahui matriks Jawab: [ maka. Operasi Baris Elementer (OBE) Operasi baris elementer meliputi : a.

Pada baris yang berturutan. Pada baris tak nol maka unsur tak nol pertama adalah 1 (dinamakan satu utama).OBE 2 [ ] ⁄ [ ] Perkalian baris pertama (b1) dengan bilangan ¼ OBE 3 [ ] [ ] Perkalian (-2) dengan b1 lalu tambahkan pada baris ke-3 (b3) Beberapa definisi yang perlu diketahui: [ - ] Baris pertama dan ke-2 dinamakan baris tak nol. - Bilangan 1 (pada baris baris pertama kolom pertama) dinamakan satu utama. 2. . karena setiap unsur pada baris ke-3 adalah nol. - Bilangan 1 pada baris pertama dan bilangan 3 pada baris ke-2 dinamakan unsur pertama tak nol pada baris masing-masing. karena pada kedua baris tersebut memuat unsur tak nol. - Baris ke-3 dinamakan baris nol. baris yang lebih rendah memuat 1 utama yang lebih ke kanan. Sifat matriks hasil OBE : 1.

Matriks dinamakan esilon baris tereduksi jika dipenuhi semua sifat (Proses Eliminasi Gauss-Jordan). 2.3. dan 3 (Proses Eliminasi Gauss). Jika ada baris nol (baris yang semua unsurnya nol). 4. maka ia diletakkan pada baris paling bawah. Contoh: Tentukan matriks esilon baris tereduksi dari [ ] Jawab: [ ] [ ] [ ] [ ] [ ] [ ] . Pada kolom yang memuat unsur 1 utama. Matriks dinamakan esilon baris jika dipenuhi sifat 1. maka unsur yang lainnya adalah nol.

B. maka penyelesaian dari persamaan: 1. Tidak setiap kolom memiliki satu utama. PENERAPAN MATRIKS DALAM SISTEM PERSAMAAN LINEAR Dengan cara yang sama. XA = B  X = BA-1 Misal. ax + by = p cx + dy = q. karena jumlah baris lebih sedikit dari jumlah kolom (kolom 4 tidak mempunyai satu utama). jika A. Cara Determinan (Metode Cramer) [ [ ] ] [ [ ] ] . AX = B  X = A-1B 2. B dan X masing-masing matriks persegi dengan ordo yang sama. ditulis:: A X B [ ][ ] [ ] Penyelesaian: 1. Cara Matriks [ ] [ ][ ] 2.Perhatikan hasil OBE tadi: [ ] Setiap baris mempunyai satu utama.

750. Contoh: Jika Ani membayar Rp. 2x + y = 5.00 dan Budi Rp.500.Ket: Berkaitan dengan determinan pada sistem persamaan linear baik dua variabel maupun tiga variabel berlaku: (1) Jika D ≠ 0.00 maka berapakah harga sebuah buku tulis dan harga sebuah pensil? Jawab: Dari permasalahan tersebut.750 x + 2y =5. maka sistem persamaan linear memiliki jimpunan penyelesaian yang tunggal (hanya satu). yang penyelesaiannya: = | | Adj A . maka sistem persamaan linear tidak memiliki himpunan penyelesaian. [ ][ ] [ ] A X = A-1B X = B Diperoleh bentuk AX = B.500 Penyelesaian: 1. (3) Jika D = Dx = Dy = Dz = 0. 5. 5. Invers Matriks Sistem persamaan linear dua variabel di atas bila ditulis dalam bentuk matriks sebagai berikut. dimisalkan: x = harga sebuah buku tulis y = harga sebuah pensil diperoleh sistem persamaan linear dua variabel berikut. (2) Jika D = 0. B . maka sistem persamaan linear memiliki banyak himpunan penyelesaian.

harga sebuah buku tulis adalah Rp.00. Dx merupakan determinan D dengan mengganti kolom kedua dengan bilangan-bilangan di ruas kanan. harga sebuah buku tulis adalah Rp.750 Jadi. 1. 2. Determinan (Metode Cramer) Bentuk matriks permasalahan di atas adalah: [ ][ ] [ ] a.000 dan y = 1.= [ =[ ][ ][ ] ] [ ] Sehingga x = 2.750. 2.000.00 dan harga sebuah pensil adalah Rp.00 . Dx merupakan determinan D dengan mengganti kolom pertama dengan bilangan-bilangan di ruas kanan. 2. 1. | | c.00 dan harga sebuah pensil adalah Rp. D merupakan determinan dari koefisien-koefisien x dan y: D=| | b.000.750. | | Jadi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful