P. 1
Batas Waktu Bayar & Lapor Pajak

Batas Waktu Bayar & Lapor Pajak

|Views: 84|Likes:
Dipublikasikan oleh Heru Tavianto

More info:

Published by: Heru Tavianto on Mar 11, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as XLS, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2012

pdf

text

original

*** Batas Waktu Bayar & Lapor Pajak

***
No. Nomor Peraturan Saat Berlaku Jenis Pajak Pemotong PPh Dibayar Sendiri Pemotong PPh Dibayar Sendiri Pemotong PPh Pemotong PPh Pemotong PPh 184/PMK.03/2007 mulai 01 Januari 2008 s/d 31 Maret 2010 Bayar Lapor tgl 10 bln berikutnya tgl 15 bln berikutnya tgl 10 bln berikutnya tgl 15 bln berikutnya tgl 10 bln berikutnya tgl 10 bln berikutnya tgl 15 bln berikutnya Saat PIB tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya Perubahan : yang dicetak tebal saja. 80/PMK.03/2010 mulai 01 April 2010 Bayar Lapor tgl 10 bln berikutnya tgl 15 bln berikutnya tgl 10 bln berikutnya tgl 15 bln berikutnya tgl 10 bln berikutnya tgl 10 bln berikutnya tgl 15 bln berikutnya Saat PIB tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya tgl 20 bln berikutnya

1 PPh Psl.4 ayat 2 : 2 3 PPh Psl.15 4 5 PPh Psl.21 6 PPh Psl.23 & 26 7 PPh Psl.25

8 PPh Psl.22, PPN & PPNBM (Impor Bea Masuk Dibebaskan) 9 PPh Psl.22, PPN & PPNBM (Impor Dipungut Beacukai) 10 PPh Psl.22 (Dipungut Bendahara) 11 PPh PSl.22 (BBM, Gas & Pelumas) 12 PPh Psl.22 (WP Badan Tertentu) 13 PPN & PPN BM (Satu Masa Pajak) PPN Membangun Sendiri 13a PPN BKP tdk Berwujud &/ JKP dari luar daerah Pabean 14 PPN & PPN BM (Dipungut Bendahara atau Instansi Pemerintah yg ditunjuk) 14a PPN & PPN BM (Dipungut Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar) 15 PPN & PPN BM (Dipungut selain Bendahara atau Instansi Pemerintah yg ditunjuk) 16 PPh Psl.25 WP kriteria tertentu lapor beberapa masa pajak dalam satu SPM 17 Selain PPh Psl.25 WP kriteria tertentu lapor beberapa masa pajak dalam satu SPM

Satu hari kerja berikutnya Saat Pembayaran Tagihan tgl 10 bln berikutnya

Hari kerja terakhir minggu berikutnya 14 hari setelah masa pajak berakhir tgl 20 bln berikutnya

Satu hari kerja berikutnya Saat Pembayaran Tagihan tgl 10 bln berikutnya

Hari kerja terakhir minggu berikutnya 14 hari setelah masa pajak berakhir tgl 20 bln berikutnya

tgl 10 bln berikutnya

tgl 20 bln berikutnya

tgl 10 bln berikutnya

tgl 20 bln berikutnya

tgl 15 bln berikutnya

tgl 20 bln berikutnya

Sebelum SPM dilapor

Akhir bulan berikutnya

tgl 15 bln berikutnya tgl 15 bln berikutnya

Akhir bulan berikutnya Akhir bulan berikutnya

tgl 7 bln berikutnya

14 hari setelah masa pajak berakhir

tgl 7 bln berikutnya

Akhir bulan berikutnya

Saat Pembayaran Tagihan Rekanan

tgl 15 bln berikutnya

tgl 20 bln berikutnya

tgl 15 bln berikutnya

Akhir bulan berikutnya

Akhir Masa Pajak terakhir.

20 hari setelah masa pajak terakhir

Akhir Masa Pajak terakhir.

20 hari setelah masa pajak terakhir

sesuai batas waktu masing2 jenis pajak.

20 hari setelah masa pajak terakhir

sesuai batas waktu masing2 jenis pajak.

20 hari setelah masa pajak terakhir

Pasal 3
-1 Dalam hal tanggal jatuh tempo pembayaran atau penyetoran pajak bertepatan dengan hari libur termasuk hari Sabtu atau hari libur nasional, pembayaran atau penyetoran pajak dapat dilakukan pada hari kerja berikutnya. -2 Hari libur nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) termasuk hari yang diliburkan untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum yang ditetapkan oleh Pemerintah dan cuti bersama secara nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Pasal 8
-1 Surat Pemberitahuan Masa atau laporan hasil pemungutan pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak, Pemotong Pajak atau Pemungut Pajak terdaftar dan/atau dikukuhkan. -2 Dalam hal batas akhir pelaporan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 bertepatan dengan hari libur termasuk hari Sabtu atau hari libur nasional, pelaporan dapat dilakukan pada hari kerja berikutnya. -3 Hari libur nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) termasuk hari yang diliburkan untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum yang ditetapkan oleh Pemerintah dan cuti bersama secara nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->