P. 1
PIL KONTRASEPSI

PIL KONTRASEPSI

|Views: 45|Likes:
Dipublikasikan oleh Syahmieza Abd Manan

More info:

Published by: Syahmieza Abd Manan on Mar 12, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

PIL KONTRASEPSI Pil kontrasepsi adalah hormon steroid yang dipakai untuk keperluan kontrasepsi dalam bentuk pil

. Macam-macam pil kontrasepsi : 1. Pil oral kombinasi : mengandung estrogen dan progestin. (2,3,4) 2. Pil mini : hanya mengandung progestin. (2,3,4) Pil Oral Kombinasi Estrogen dalam pil oral kombinasi : etinil estradiol dan mestranol. (2,3) Dosis etinil estradiol 30-35 mcq. (2,3) Dosis estrogen 35 mcq sama efektifnya dengan estrogen 50 mcq dalam mencegah kehamilan. (4) Progestin dalam pil oral kombinasi : noretindron (2,3), etindiol diasetat (2,3), linestrenol (4), noretinodel (2), norgestrel (2,3), levonogestrel (3,4), desogestrel (3,4) dan gestoden (3,4). Pil oral kombinasi mempunyai 2 kemasan : 1. Kemasan 28 hari 7 pil (digunakan selama minggu terakhir pada setiap siklus) tidak mengandung hormon wanita. Sebagai gantinya adalah zat besi atau zat inert. Pil-pil ini membantu pasien untuk membiasakan diri minum pil setiap hari. 2. Kemasan 21 hari Seluruh pil dalam kemasan ini mengandung hormon. Interval 7 hari tanpa pil akan menyelesaikan 1 kemasan (mendahului permulaan kemasan baru) pasien mungkin akan mengalami haid selama 7 hari tersebut tetapi pasien harus memulai siklus pil barunya pada hari ke-7 setelah menyelesaikan siklus sebelumnya walaupun haid datang atau tidak. Jika pasien merasa mungkin hamil, ia harus memeriksakan diri. Jika pasien yakin ia minum pil dengan benar, pasien dapat mengulangi pil tersebut sesuai jadwal walaupun haid tidak terjadi. Mekanisme kerja pil oral kontrasepsi : (2,3,4) - Menghambat ovulasi (2,3,4) - Membuat endometrium menjadi media tidak baik untuk implantasi. (2,3) - Lendir serviks menjadi kental. (2,3,4) - Menekan perkembangan telur yang telah diibuahi. (4) - Memperlambat transportasi ovum. (4) Kontra indikasi absolut pil oral kombinasi : 1. Tromboplebitis atau tromboemboli. 2. Sebelumnya dengan tromboplebitis atau tromboemboli.

Kolestasis selama kehamilan.3) 10. 10. Mengurangi infeksi radang panggul.3. (4) 3. Mengurangi perdarahan saat haid. Mengurangi insidens gangguan menstruasi. Penyakit sickle cell. 5. 14. Hepatitis atau mononukleosis tahun lalu.3) 8. 4. Kontra indikasi relatif pil oral kombinasi : 1. Mengurangi kehamilan ektopik. 3. 9.3) 12. Umur lebih 35 tahun. 4. Mengurangi insidens anemia defisiensi besi. Depresi. (2. 8. Gangguan fungsi hati. Mengurangi karsinoma endometrium. 11. Sangat efektif sebagai kontrasepsi. Varises. (4) 4. Mudah digunakan. Mudah dihentikan setiap saat. Resiko terhadap kesehatan sangat baik. (2) 14. Diketahui atau diduga karsinoma mammae. 7. Perdarahan abnormal genitalia yang tidak diketahui penyebabnya. saudara) yang terkena penyakit rheumatik yang fatal atau tidak fatal atau menderita DM sebelum usia 50 tahun. (2) 13. Diabetes gestasional atau pre diabetes. (2) . 6. 2. 7. 11. 12. Disfungsi jantung atau ginjal. Kelainan serebrovaskuler atau penyakit jantung koroner. Mengurangi osteoporosis. 15. Fase akut mononukleosis. 13. Asma.3) 7. (2. Mengurangi insidens kista ovarium. Keuntungan pil oral kombinasi : 1. Tumor hati yang ada sebelum pemakaian pil kontrasepsi atau produk lain yang mengandung estrogen. (2. Hipertensi. Diketahui atau diduga hamil. (2.3) 9. Riwayat keluarga (orang tua. (2. 11. 5. perokok berat 8. Tidak mengganggu hubungan seksual. 6. Sakit kepala (migrain). Kolitis ulseratif. (2. (4) 5. Mengurangi rheumatoid artritis. Adenoma hepar.4) 2. 10. Diketahui atau diduga neoplasma yang tergantung estrogen. (4) 6. Mengurangi insidens tumor jinak mammae. karsinoma atau tumor-tumor jinak hepar. 9. Diketahui atau diduga karsinoma endometrium.

cara penyusuan tidak cukup sebagai metode kontrasepsi. pening atau sakit kepala karena tubuh sedang . Tidak mencegah penyakit menular seksual.Pil kombinasi bila metode lain tidak diterima (mulai pil kombinasi dosis rendah tidak lebih dini dari 6 jam post partum). 3. Jika ada rasa mual. 6. Tentukan apakah hanya cara penyusuan cukup sebagai metode kontrasepsi. Perubahan mood. Perdarahan bercak dan “breakthrough bleeding”.Alat dalam rahim. dianjurkan untuk melanjutkan minum pil setiap hari. g. Jika pasien sudah haid pertama atau bayinya sudah mendapat makanan.Kerugian pil oral kombinasi : 1. h. fenilbutason dan antibiotik tertentu). 3. . Rasa tidak enak di payudara c. Jika pasien sudah 6 minggu post partum dan sudah melakukan hubungan seksual. Sebaiknya minum 1 pil setiap hari. Ada interaksi dengan beberapa jenis obat (rifampisin. e. d. (3) 5. i. Sakit kepala. 4. fenitoin. .Kondom atau metode barier lain. Bila ibu yang menyusui butuh kontrasepsi tambahan. 2. Cara minum pil oral kombinasi pada pasien postpartum yang menyusui : (4) 1. Mulailah kemasan pertama pada 5 hari pertama siklus haid kecuali pil trifase diminum pada hari pertama dari siklus haid. Retensi cairan. HBV. 2. Mahal 2. barbiturat. b. 4. 6. 5.Metode pil mini (dapat memulai 6 minggu post partum). Efek samping ringan jarang namun dapat berupa : a. tekanan darah tinggi. komplikasi sirkulasi yang jarang namun bisa berbahaya khususnya buat perokok. Mulai minum pil setelah 3 minggu post partum. Bila lupa minum akan meningkatkan kegagalan. Jerawat. . Pusing. HIV/AIDS. Mengurangi ASI. Cara minum pil oral kombinasi pada pasien postpartum yang tidak menyusui : (4) 1.Kontrasepsi mantap. lebih baik menunggu haidnya sebelum mulai minum pil namun sementara gunakan metode barier. Amenorea. Bila post partum lebih 6 bulan atau telah haid kembali. sebaiknya menunggu periode haid pertamanya sebelum mulai minum pil namun sementara gunakan barier. . Bila mengalami perdarahan saat pasien mulai minum pil diantara siklus haid dan tidak berbahaya. mual. f. anjuran yang tepat : . Penggunaan pil harus : a. Minum pil setiap hari. b. Lebih baik pada saat yang sama di setiap hari. Berat badan meningkat.

. pusing. pil mini tidak menjamin akan melindungi dari kista ovarium di masa depan. Setiap kali pil tidak diminum akan meningkatkan kemungkinan hamil. (4) Pil Mini Pil mini kadang-kadang disebut pil masa menyusui.Sangat efektif apabila digunakan secara benar.Tidak mempengaruhi air susu ibu. nausea.“Breaktfrough bleeding” perdarahan bercaak.(3) Karena dosisnya kecil maka pil mini diminum setiap hari pada waktu yang sama(5) selama siklus haid bahkan selama haid.Menjadi kurang efektif bila menyusui berrkurang. sebaiknya pasien dianjurkan menggunakan metode kontrasepsi lain. .(4) Keuntungan pil mini : . .5 mg atau kurang. Sebaiknya juga menggunakan metode KB lain atau tidak melakukan hubungan seksual sampai paket pil tersebut habis. Bila pasien sering lupa minum pil atau sering putus minum pil. silahkan kembali ke klinik.Bagi wanita yang pernah mengalami kehamiilan ektopik.Mahal . biasanya perasaan tidak enak akan menghilang setelah minum 1 atau 2 kemasan pil. . sebaiknya tunggu 1 minggu lalu mulai minum pil dari paket baru. Bila paket 21 pil telah habis.4) . amenorea dan haid tidak teratur. mudah digunakan.menyesuaikan diri dengan pil tersebut.Harus diminum setiap hari (bila lupa minnum maka kemungkinan hamil).(4) Dosis progestin dalam pil mini lebih rendah daripada pil kombinasi. (4) . Bila perasaan tidak enak menetap.Gejala khusus : nyeri kepala. perubahan mood. Kontraindikasi pil mini : 1. penambahan atau penurunan berat badan. HBV.4) . (3.Tidak melindungi dari penyakit menular sseksual. . HIV/AIDS. Bila paket 28 pil telah habis.Nyaman. (4) Kerugian pil mini : (4) . Bila lupa minum 1 pil sebaiknya minum pil tersebut segera setelah diingat walaupun harus minum 2 pil pada hari yang sama. 8. 10. 11.9 % efektif jika digunakan secara benar. Bila pasien tidak mendapat 2 atau lebih siklus haid sebaiknya datang ke klinik untuk memeriksa kehamilan.(4) Dosis progestin yang digunakan adalah 0. 12. 13. sebaiknya mulai minum pil dari paket baru. hiersutisme (pertumbuhan rambut atau bulu yang berlebihan pada daerah muka) sangat jarang.Tidak mengganggu hubungan seksual. Wanita yang berusia lebih tua dengan perdarahan yang tidak diketahui . cobalah minum pil saat hendak tidur atau saat makan malam. 7. payudara menegang. Bila lupa minum 2 pil atau lebih sebaiknya minum 2 pil setiap hari sampai terkejar. 9. (3. Efektivitas : pil kombinasi 99. dermatitis atau jerawat.

Memakai spermisid bila kondom tidak dapat diterima.03 mg levonogestrol.Bila lupa minum pil (lupa atau memuntahkan kembali) atau terlambat minum pil segera diingat dan gunakan metode perlindungan selama 48 jam. tetap minum pil sesuai jadwal.Klien lupa minum pil. . Ambil pil setiap hari pada saat yang sama (misalnya pada saat makan malam) sampai habis 1 bungkus. noregeston. 2. Pil-pil yang terlupakan selama 7 hari pertama : . . norod menganddung 0. penyakit hati aktif atau tumor hati jinak atau ganas. 3. Gangguan tromboemboli aktif (bekuan di tungkai. . Ikterus. Ada riwayat kehamilan ektopik. Mengubah motilitas tuba. Cara minum pil mini : (4) 1. Mencegah ovulasi (15-40 %). noegest mengandung 0. Diberi dorongan untuk menggunakan kondom selain memakai pil mini .Femulen mengandung 0.5 mg linestrenol.Bila pasien mengalami spotting atau perdarahan selama masa interval. gejala atau tanda kehamilan positif.penyebabnya.Bila pasien lupa minum 2 pil. 3. Contoh pil mini : (5) . kram atau demam maka konsul ke dokter. microlut mengandunng 0. (3) 3. . . minum 2 pil saat diingat dan gunakan metode perlindungan sampai akhir bulan. (4) 4. Benjolan di payudara atau dicurigai kanker payudara.Bila terdapat kemungkinan klien terpapar penyakit menular seksual. Pil pertama dapat mulai diminum pada hari pertama siklus haid dan metode perlindungan digunakan pada 7 hari pertama(5) atau 4-6 minggu post partum walaupun haid belum kembali.Micrinor. 4. Atau bila mengalami nyeri perut hebat. 2.Microval.Ourette. 5. Pada pasien yang telah mencapai 9 bulan post partum disarankan agar beralih ke pil kombinasi karena efektivitas pil mini menurun dengan berkurangnya menyusui. noriday. Perubahan pada endometrium sehingga lebih sulit terjadi implantasi ovum yang telah dibuahi. (4) 6.Exluton mengandung 0. Perdarahan terjadi biasanya selama bulan-bulan pertama. NOR-QD. 4. (4) Mekanisme kerja pil mini : (4) 1.5 mg norgeestrel. . (4) 5. Diketahui atau dicurigai hamil melalui anamnesis.35 mg noretindron. . paru atau mata).5 mg etinodial diassetat . termasuk AIDS. Mengentalkan lendir serviks sehingga menghambat penetrasi sperma. 2. .

SENARAI PRODUk Produk Mercilon Estrogen Ethinylestradiol 20 µg Ethinylestradiol 35µg Gynera Ethinylestradiol 30µg Marvelon Ethinyoestradiol 30µg Microgynon 30 Minulet Ethinylestradiol 30µg Ethinylestradiol 30µg Nordette Ethinylestradiol 30µg Trinordiol Ethinylestradiol 30µg Rigevidon Ethinylestradiol 30µg Triquilar Ethinylestradiol 30µg Nordiol Ethinylestradiol Progestin Desogestrel 150µg Brevinor Norethisterone 500µg Gestodene 75µg Desogestrel 150µg Levonorgestrel 150µg Gestodene 75µg Levonorgestrel 150µg Levonorgestrel 125µg Levonorgestrel 150µg Levonorgestrel 50µg Levonorgestrel Estrogen monofasik dos tinggi Estrogen monofasik dos piawai Estrogen monofasik dos piawai Estrogen monofasik dos piawai Estrogen monofasik dos piawai Estrogen monofasik dos piawai Estrogen monofasik dos piawai Estrogen monofasik dos piawai Estrogen monofasik dos piawai Estrogen monofasik dos piawai Kategori Estrogen dos rendah .

POP adalah kurang efektif jika berbanding dengan COC .50µg Noriday — 250µg Norethisterone 350µg Progestin sahaja Postinor — Levonorgestrel Kontraseptif Postkoital Pil trifasik Pil trifasik memberikan pengawalan kitar haid yang lebih stabil . Terdapat beberapa metode “Kontrasepsi Darurat” yang biasa dgunakan di dunia medis: . Sebenarnya bagi ibu yang masih menyusu . susu ibu tersebut mempunyai pengawalan terhadap kehamilan dan ini akan menambahkan pengawalan kehamilan POP . Mini-pil (POP ) Wanita yang masih menyusu perlu mengambil POP kerana penggunaan COC akan mengurangkan kualiti serta kuantiti susu ibu . Umur > 35 kerana ia mempunyai risiko kardiovaskular yang rendah Menunjukkan intolerans dengan COC Terdapat satu metode kontrasepsi yang dapat mencegah kehamilan post koitus yang disebut sebagai “Kontrasepsi Darurat. Walau bagaimanapun. Postcoital atau Emergency Contraception”. Biasanya pil jenis ini diberikan kepada wanita yang mengalami masalah breakthrough bleeding walaupun dengan penggunaan pil kombinasi monofasik jenis gestodene-based . Tentu akan lebih baik jika menggunakan kontrasepsi sebelum koitus seperti pil. Postcoital atau Emergency Contraception” adalah metode kontrasepsi yang digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan setelah terjadi koitus tanpa alat kontrasepsi atau koitus setelah kegagalan suatu metode kontrasepsi. Selain ibu yang masih menyusu . IUD dll karena efektivitasnya akan jauh lebih tinggi . POP juga disarankan kepada wanita yang :kuat merokokDiabetis mellitus. “Kontrasepsi Darurat. kondom. suntikan KB.

metode ini dapat mencegah kehamilan dengan mengambat produksi progesterone dan menghambat terjadinya implantasi. penetrasi sperma. Efektivitas metode ini akan menurun jika diminum setelah 72 jam post koitus. setiap metode kontrasepsi darurat memiliki kemungkinan untuk mengalami kegagalan. Dan yang perlu diingat bahwa pemberian estrogen sebelum ovulasi akan dapat merangsang terjadinya ovulasi. Dan untuk meningkatkan efektivitasnya dapat disertai dengan meminum steroid oral. Mifepristone efektive sampai dengan 17 hari post koitus. Efek samping yang umum ditemukan adalah mual (50%) dan muntah(20%) yang dapat diatasi dengan meminum obat antiemetik (antimuntah). merupakan metode oral yang banyak dipakai sebagai “Kontrasepsi Darurat”.25 mg levonorgestrel. Pil Khusus Pencegah Kehamilan/PKPK (Emergency Contraceptive Pills/ECPs) Arti Istilah Sebagaimana halnya dengan istilah kontrasepsi darurat. Metode ini dapat menurunkan angka resiko kehamilan sebesar 75%. Mifepristone (RU 486) dan Epostane. Kebanyakan istilah yang dipakai adalah Pil Khusus Pencegah Kehamilan/PKPK.Estrogen dan progestin “Metode Yuzpe”. Dua pil diminum paling lambat 72 jam setelah koitus dan diikuti 2 pil lagi setelah 12 jam nya. Dan jika menstruasi sudah terlambat 3 minggu dari perkiraan sebelumnya kemungkinan sudah terjadi kehamilan dan metode ini tidak dapat digunakan. merubah endometrium. pemasangan IUD ini paling lambat 5 hari setelah koitus dan memiliki efektivitas yang tinggi dimana angka kegagalannya berdasarkan penelitian Trussell and Stewart (1998) sebesar 1%. Intrauterine devices (IUD). 20 buah pil yang masing-masing mengandung 0. Failure. sampai saat ini belum ada kesepakatan istilah dalam bahasa Indonesia untuk Emergency Contraceptive Pills. Ini dapat dikurangi dengan metode kontrasepsi lain seperti kondom digunakan sampai menstruasi yang akan datang.75 levonorgestrel diminum paling lambat 72 jam setelah koitus diikuti dengan 20 pil yang sama 12 jamnya. menghambat ovulasi. pil . dan motilitas tuba. Beberapa alternatif istilah adalah pil darurat. “Metode Ovrette”. metode ini hanya menggunakan progestin saja sehingga dapat mengurangi efek mual dan muntah yang biasanya ditimbulkan dari metode kombinasi estrogen dan progestin. Metode ini dipakai oeh FDA sejak 1998 dengan mengeluarkan emergency contraceptive kit yang terdiri dari 4 tablet kontrasepsi oral yang masing-masing mengandung 50 ug ethinyl estradiol dan 0. Mekanisme kerja.

pil 72 (karena diminum maksimal dalam waktu 72 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan). Jenis-jenis PKPK dan cara pemakaiannya Ada 2 jenis PKPK yaitu: 1. Pil KB biasa yang berisi kombinasi antara estrogen (ethynilestradiol) dan progestin (levonorgestrel atau dl-norgestrel). atau mencegah penempelan hasil pembuahan ke dalam dinding rahim. Postinor-2 untuk Indonesia) . Regimen ini dikenal sebagai “Metode Yuzpe” dan telah diteliti dan dipakai secara luas sejak pertengahan tahun 1970-an. dsb. Pil khusus pencegah kehamilan tidak akan efektif jika penempelan hasil pembuahan telah terjadi. Pil tidak dapat menyebabkan aborsi jika kehamilan telah terjadi. Istilah “morning after pills” ini sekarang dirasakan tidak tepat karena tidak menunjukkan waktu pemakaian yang tepat dari metode ini yang dapat dipakai sampai maksimal 72 jam setelah hubungan seksual yang tidak terlindungi. dulu pil ini dikenal sebagai “morning after pills”. Pil yang berisi progestin saja. • • Untuk pil dosis tinggi yang berisi ethynilestradiol 50 µg dan levonorgestrel 250 µg (atau dl-norgestrel 500 µg): dua buah pil harus diminum maksimal 72 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan diikuti dengan dua buah pil 12 jam kemudian Untuk pil yang berisi ethynilestradiol 30 µg dan levonorgestrel 150 µg (atau dl-norgestrel 300 µg): 4 buah pil harus diminum maksimal 72 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan diikuti 4 pil 12 jam kemudian (secara lengkap tentang aturan minum berbagai merek pil KB dapat dilihat di tabel 1) 2. Yang dimaksud dengan metode ini adalah berbagai metode hormonal yang dapat dipakai untuk mencegah kehamilan setelah terjadinya hubungan seksual tanpa perlindungan. Oleh karena itu istilah yang dipakai dalam bahasa Inggris sekarang adalah “Emergency Contraceptive Pills”. termasuk di sini adalah pil yang khusus dibuat sebagai kontrasepsi darurat (dedicated product. Selain itu istilah ini juga tidak mencakup pesan penting dari metode ini yaitu bahwa metode ini hanya dipakai untuk keadaan ‘darurat’ dan tidak dimaksudkan untuk pemakaian rutin/reguler. Cara kerja Pil khusus pencegah kehamilan (PKPK) bekerja dengan cara mencegah atau menunda ovulasi. mencegah pembuahan. Dalam istilah kedokteran.pasca senggama.

Noral. Ovral Microgynon 30. diikuti dengan 1 pil 12 jam kemudian Untuk pil yang berisi levonorgestrel 30 µg: 25 pil harus diminum maksimal 72 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan. 250 µg Ovran. Ovral L EE 30 µg + NG 300 µg 1 1 EE 50 µg + NG 500 µg EE 30 µg + LNG 150 µg Jumlah yang harus diminum Maksimal 72 jam 12 jam setelah hubungan kemudian seksual tanpa perlindungan 2 2 2 2 4 4 4 4 II. Ovidon. EE 50 µg + LNG Nordiol. Fertilan Eugynon 50. Dosis berbagai merek pil yang diperlukan sebagai kontrasepsi darurat Isi EE: ethinylestradiol Nama pil LNG: levonorgestrel NG: dl-norgestrel I.· Untuk pil yang berisi levonorgestrel 750 µg (0. Rigevidon LO/Femenal. Postinor-2* LNG 750 µg . diikuti dengan 25 pil 12 jam kemudian Untuk pil yang berisi dl-norgestrel 75 µg: 20 pil harus diminum maksimal 72 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan. diikuti dengan 20 pil 12 jam kemudian (secara lengkap lihat di tabel 1) · · Tabel 1. Neo-Primovlar 4. Pil Kombinasi (metode Yuzpe) Neogynon. Pil hanya progestin Postinor. EGen-C. Nordette. Tetragynon/PC4.75mg): satu pil diminum maksimal 72 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan.

Hal penting yang juga perlu diketahui adalah bahwa PKPK tidak semanjur penggunaan pil KB biasa secara benar dan konsisten. susuk KB atau suntik KB. Semakin awal PKPK diminum semakin tinggi kemanjurannya. Kehamilan menjadi . Semakin dekat waktu antara hubungan seksual tanpa perlindungan dengan saat terjadinya ovulasi. Ada 2 faktor yang mempengaruhi kemanjuran PKPK: 1) jarak antara waktu minum dosis yang pertama dengan terjadinya hubungan seksual tanpa perlindungan. Jika diminum dalam 24 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan kemanjuran lebih tinggi yaitu sekitar 95%. LNG 30 µg 25 25 Ovrette Catatan: NG 75 µg 20 20 Nama pil dengan garis bawah dan dicetak tebal adalah pil-pil yang tersedia di Indonesia * Masih dalam proses registrasi untuk dipasarkan di Indonesia Kemanjuran (Efficacy) Jika ada 100 perempuan dalam 1 bulan memakai PKPK secara benar setelah melakukan 1 kali hubungan seksual tanpa perlindungan. dan 2) hubungan seksual berlangsung pada periode mana dari siklus menstruasi perempuan. Sementara pil yang berisi progestin saja menurunkan risiko terjadinya kehamilan sekitar 85%. Metode Yuzpe (pil kombinasi estrogen dan progestin) menurunkan risiko terjadinya kehamilan sebesar 75%. sekitar 2 perempuan akan menjadi hamil. Keamanan Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak ada kontraindikasi absolut untuk pemakaian PKPK selain adanya kehamilan. Norgeston Microval. dan menurun secara terus menerus setiap 24 jam. Jika tanpa pemakaian metode kontrasepsi apapun 8 perempuan akan menjadi hamil. semakin kecil kemajuran dari PKPK. Beberapa percobaan klinis menunjukkan bahwa kemanjuran tertinggi PKPK adalah bila diminum dalam 24 jam pertama setelah hubungan seksual tanpa perlindungan.Microlut. atau pemakaian AKDR. Jadi. pemakaian PKPK mengurangi kemungkinan kehamilan sampai 75%.

Perdarahan per vaginam yang tidak teratur: beberapa perempuan mungkin mengalami bercak darah (spotting) setelah minum pil ini. (2) bahwa penyebarluasannya akan mendorong perilaku tidak bertanggung jawab dan aktivitas seksual pada remaja. Cara penanganan: jika menstrusi terlambat sampai satu minggu. Cara penanganan: pil diminum bersama dengan makanan atau pada saat akan tidur dapat mengurangi mual. pengulangan pemberian doses mungkin dapat diberikan lewat vagina. Pemakaian anti mual setelah rasa mual mulai muncul tidak akan efektif. Pada kasus muntah berat. Tidak ada bukti bahwa pemberian akses yang mudah terhadap kontrasepsi darurat akan menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak bertanggung jawab sehubungan dengan perilaku seksual. Efek samping dan cara penanganannya • • • • Mual: terjadi pada sekitar 50% klien yang memakai pil kontrasepsi kombinasi. Efek samping lain dari PKPK termasuk: payudara terasa keras. Beberapa persepsi yang salah tentang PKPK (1) pil ini dianggap sama dengan pil aborsi. perlu dilakukan tes kehamilan. Umumnya efek samping ini tidak berlangsung sampai 24 jam. sakit kepala. pusing dan lemah. Cara penanganan: jika klien muntah dalam waktu 2 jam setelah minum pil ini. Kebanyakan perempuan akan mendapatkan menstrusi berikutnya tepat waktu atau sedikit lebih cepat. Tetapi klien tidak boleh minum pil lebih dari dosis yang dianjurkan. Pemakaian obat anti muntah sebelumnya juga akan menurunkan mual. Pada klien yang memakai pil hanya-progestin mual hanya terjadi pada 20% klien. Muntah: efek samping muntah dapat terjadi pada sekitar 20% perempaun yang memakai pil kombinasi dan hanya 5% pada pemakai pil hanyaprogestin. . ataupun remaja menjadi semakin terdorong untuk melakukan hubungan seksual karena adanya pil ini.kontraindikasi bukan karena adanya bahaya bagi orang hamil jika minum PKPK namun lebih karena PKPK tidak akan efektif jika kehamilan sudah terjadi. (3) bahwa laki-laki akan menolak untuk menggunakan kondom dan (4) bahwa perempuan akan menggunakan pil ini sebagai metode reguler/rutin atau akan menggunakannya berlebihan. klien harus minum pil lagi. namun tidak akan berlangsung lebih dari 24 jam. Lembaga Food and Drug Administration Amerika Serikat jelas menyatakan bahwa PKPK tidak akan membahyakan kehamilan yang sudah terjadi. karena kelebihan dosis ini tidak akan membuat metode ini lebih efektif malah bisa meningkatkan rasa mual. Aspirin atau obat penghilang rasa sakit yang dapat diperoleh tanpa resep dapat dipakai untuk menghilangkan rasa tidak enak tersebut. juga tidak ada bukti bahwa hormon yang ada dalam PKPK punya efek buruk terhadap pertumbuhan janin.

sebaiknya metode kontrasepsi darurat yang dipakai adalah dengan pemasangan IUD-Copper T sebagai alternatif dari pemakaian pil sebagai kontrasepsi darurat). KB steril : Hanya boleh dilakukan jika metode ini memang sungguhsungguh merupakan pilihan klien sendiri berdasarkan berbagai informasi tentang metode ini. · · · . KB suntik : Harus diberikan dalam 7 hari pertama periode menstruasi berikutnya. Jika ini merupakan metode baru bagi klien tersebut.Memulai pemakaian kontrasepsi reguler lain setelah memakai PKPK Setelah pemakaian PKPK. Direkomendasikan. perlu dianjurkan untuk segera memakai kontrasepsi reguler lain. agar klien tidak membuat keputusan pemakaian metode ini dengan kondisi terpaksa. klien harus diberi penjelasan untuk memastikan bahwa dia bisa mempraktekkan hal tersebut secara benar. AKDR/IUD : Harus dipasang dalam periode menstruasi berikutnya (jika klien memang ingin memakai AKDR/IUD sebagai metode jangka panjang dan memenuhi criteria pemakaian IUD. Susuk KB : Harus diberikan dalam 7 hari pertama periode menstruasi berikutnya. KB Alami : Harus dimulai setelah adanya periode menstruasi jika tidak ada perdarahan yang tidak teratur. Pil KB : Harus dimulai dalam 5 hari pertama periode menstruasi biasa berikutnya (atau sesuai dengan petunjuk untuk tipe pil yang dipakai). dengan jarak waktu sebagai berikut: · · · · Kondom : Dapat dipakai segera.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->