Anda di halaman 1dari 14

Akbar Marzuki Tahya

Kebutuhan Gizi yang dipengaruhi Diet Karbohidrat

pendahuluan

Karbohidrat adalah; merupakan senyawa yang terbentuk dari molekul karbon, hidrogen dan oksigen. Di dalam tubuh karbohidrat dapat dibentuk dari beberapa asam amino dan sebagian dari gliserol lemak. Akan tetapi sebagian besar karbohidrat diperoleh dari bahan makanan yang berasal dari tumbuhtumbuhan. Sebagai salah satu jenis zat gizi, fungsi utama karbohidrat adalah penghasil energi termurah di dalam tubuh.

Niasin:

merupakan prekursor dari koenzim tertentu yang diperlukan untuk metabolisme karbohidrat. Glukosa: Terkadang orang menyebutnya gula anggur ataupun dekstrosa. Banyak dijumpai di alam, terutama pada buah-buahan, sayursayuran, madu, sirup jagung dan tetes tebu. Di dalam tubuh glukosa didapat dari hasil akhir pencemaan amilum, sukrosa, maltosa dan laktosa. Dan menjadi penyedia enersi untuk sel dan jaringan. Dekstrin: Merupakan zat antara dalam pemecahan amilum. Molekulnya lebih sederhana, lebih mudah larut di dalam air, dengan jodium akan berubah menjadi wama merah.

Amilum (zat pati); Merupakan sumber enersi utama bagi orang dewasa di seluruh penduduk dunia, terutama di negara sedang berkembang oleh karena di konsumsi sebagai bahan makanan pokok. Disamping bahan pangan kaya akan amilumjuga mengandung protein, vitamin, serat dan beberapa zat gizi penting lainnya. Amilum merupakan karbohidrat dalam bentuk simpanan bagi tumbuh-tumbuhan dalam bentuk granul yang dijumpai pada umbi dan akarnya. Heksokinase: enzim yang digunakan untuk katalisis gugus fosfat.

Pada

ikan pencernaan karbohidrat dimulai pada segmen lambung, hal ini disebabkan oleh karena hewan akuatik ini tidak memiliki air liur seperti pada hewan darat, namun secara intensif terjadi pada usus yang memiliki enzim amylase pankreatik (Fujaya, 2004).

Studi kasus
Shiau

& Suen (1992) melakukan penelitian untuk memperkirakan jumlah niasin yang diperlukan dalam diet yang mengandung karbohidrat berbeda (glukosa atau dekstrin).

Studi kasus
Shiau & Suen (1992) berat badan lebih tinggi pada ikan yang diberi diet dekstrin dibandingkan glukosa. Rasio efisiensi pakan tertinggi diperlihatkan pada diet glukosa. Konsentrasi glikogen hati serupa di setiap tingkat suplemen Aktivitas heksokinase sebanding di setiap tingkat suplemen niasin baik glukosa atau dekstrin.

Studi kasus
Ringkasan:

dekstrin dan glukosa dibutuhkan dalam jumlah yang berbeda untuk ikan, semisal benih ikan nila agar pertumbuhan maksimal. Dekstrin dalam jumlah yang lebih dibandingkan glukosa.

Pellagra pada manusia


Penyakit

yang daikibatkan kekurangan niasin yang diindikasikan pada kelainan kulit, metabolisme dan otak.

Berat Badan
18 16 14 12 10 berat badan 8 6 4 2 0 -2 -4

niasin

FER
0.9

0.8
0.7

0.6
0.5 FER 0.4 0.3 0.2 0.1 0

3
niasin

Aktivitas Heksokinase
64.5

64
63.5 63 heksokinase 62.5 62

61.5
61 60.5 60 59.5 0 1 2 3 niasin 4 5 6

Glikogen hati
0.4

0.35

0.3

0.25 glikogen hati

0.2

0.15

0.1

0.05

0 0 1 2 3 niasin 4 5 6

Tq.