Anda di halaman 1dari 17

KOLOM

II.1 PENDAHULUAN
Kolom adalah suatu elemen struktur pemikul beban aksial dan momen. Struktur pemikul beban dapat gagal dengan berbagai cara, antara lain:

Jenis struktur Kondisi tumpuan Jenis beban, dan Bahan yang digunakan

Kegagalan tekuk
Jika komponen struktur tekan relatif langsing, maka akan dapat gagal secara lentur atau terdefleksi lateral

II.2 TEKUK DAN STABILITAS

Struktur yang diidealisasikan, kedua batang benar-benar lurus dan beban aksial P mempunyai garis kerja di sepanjang sumbu longitudinal.

Aksi akibat M cenderung mengurangi peralihan (momen pemulih) Aksi akibat gaya aksial P cenderung memperbesar peralihan

Beban Kritis (Pcr)


Adalah gaya aksial khusus yang terjadi pada daerah transisi antara kondisi stabil dan tidak stabil. Dapat ditentukan dengan meninjau struktur pada posisi yang telah

terganggu dan menyelidiki kesetimbangannya


Momen akibat gaya pegas di titik B

Dimana : Momen akibat gaya aksial di titik B

Sehingga diperoleh persamaan kesetimbangan di titik B

# solusi 1

# solusi 2
Suku-suku di dalam tanda kurung sama dengan nol

Dari hasil analisis diperoleh: Beban kritis (Pcr) merupakan satu-satunya beban yang memberikan kesetimbangan pada saat struktur berada dalam posisi terganggu Pada harga beban kritis, efek pemulihan momen di pegas tepat sama dengan efek tekuk yang ditimbulkan oleh beban aksial

Struktur dalam kesetimbangan stabil jika;

Struktur dalam kesetimbangan tidak stabil jika;

Struktur dalam kesetimbangan netral jika;

II.3 KOLOM DENGAN KEDUA UJUNG SENDI

Kolom ideal : kolom yang lurus sempurna dan gaya vertikal P yang bekerja melalui pusat berat penampang ujung.

Seperti pada kasus struktur yang diidealisasikan, jika:

Persamaan Diferensial untuk Tekuk Kolom


Persamaan diferensial untuk kurva defleksi balok

Dimana :

Perjanjian tanda; Untuk kelengkungan

Untuk momen lentur M, gaya geser P, dan beban terdistribusi q

Kesetimbangan momen terhadap titik A (kolom menekuk ke kiri)

Catatan: rumus yang sama untuk momen lentur dapat diperoleh jika
kita mengasumsikan kolom menekuk ke kanan, bukan ke kiri.

(lihat perjanjian tanda)

Kesetimbangan momen terhadap titik A

(kolom menekuk ke kanan)

Substitusi:

Diperoleh persamaan diferensial untuk kurva defleksi kolom ideal. Dengan memecahkan persamaan ini kita dapat menentukan beban kritis dan bentuk defleksi dari kolom yang menekuk.

# Solusi:

Dengan rumus matematika diperoleh:

Di mana C1 dan C2 adalah konstanta integrasi (akan ditentukan kemudian dari kondisi batas, atau kondisi ujung)

Untuk mengevaluasi konstanta integrasi yang muncul di dalam solusi,


kita gunakan kondisi batas di ujung-ujung kolom, yaitu defleksi adalah nol, jika x = 0 dan x = L

Untuk kondisi pertama menghasilkan C2 nol, sehingga:

Untuk kondisi kedua menghasilkan:

Dari persamaan ini kita simpulkan bahwa C1 = 0 atau sin kL = 0

# Kasus 1

Jika konstanta C1=0 , maka defleksi v=0 sehingga kolom tetap lurus. Sehingga pada persamaan sebelumnya akan terpenuhi untuk sembarang harga kL dan beban aksial P. Dalam matematika solusi persamaan diferensial seperti ini dikenal sebagai solusi trivial.

# Kasus 2

Persamaan tekuk:

Persamaan ini terpenuhi jika:

Namun:

Sehingga solusi yang kita tinjau:

P = beban kritis Diperoleh persamaan kurva defleksi:

Beban Kritis
Beban kritis terkecil untuk kolom dengan ujung sendi, diperoleh apabila n=1

Bentuk tertekuk yang berkaitan dengan ini (disebut bentu ragam atau mode shape) adalah:

Dari persamaan kita lihat bahwa beban kritis pada sebuah kolom sebanding dengan rigiditas lentur EI dan berbanding terbalik dengan kuadrat panjangnya. Kekuatan dari bahan sebagaimana dinyatakan dengan besaran seperti limit proporsional atau tegangan leleh, tidak muncul di dalam persamaan beban kritis. Dengan demikian, memperbesar besaran kekuatan tidak dapat meningkatkan beban kritis kolom langsing. Ini hanya dapat

meningkat dengan cara memperbesar rigiditas lentur, mengurangi


panjang, atau memberikan tumpuan lateral tambahan. Rigiditas lentur dapat ditingkatkan dengan menggunakan bahan yang lebih kaku (artinya, bahan dengan modulus elastisitas E lebih

besar)

atau

dengan

mengatur

bahan

sedemikian

hingga

meningkatkan momen inersia penampang I.

Beri Nilai