Anda di halaman 1dari 29

JURNAL READING

Terapi Sepsis Neonatal dengan Imuno globulin Intravena (IVIG)


The INIS Collaborative Group*

PENDAHULUAN
+ Antibiotik

Penyebab Kematian Komplikasi utama

Sepsis Neonatal

Terapi Adjuvan

PENDAHULUAN
BBL
Def. Ig endogen

Penelitian Metanalisis

Imuno Globulin Intravena (IVIG)

Kematian

-Sampel sedikit - Kualitas Bervariasi

TUJUAN PENELITIAN

Untuk mengetahui apakah Imuno Globulin Intravena (IVIG) memiliki efek pada outcome neonatus yang dicurigai atau terbukti sepsis

Subjek

METODE

Sampel 3493 bayi dari113 RS di 9 negara , 1454 bayi dari UK, 1043 dr Australia, 480 dr Argentinq, 355 dr Selandia Baru, 52 dr Serbia, 42 dr Yunani, 33 dr Denmark, 20 dr Belgia, 14 dr Irlandia yang mendapat antibiotik yang dicurigai atau telah terdiagnosis infeksi serius

Pengambilan Sampel

Konsekutif
Tempat
RS-RS di UK, Australia, Argentina, Selandia Baru, Serbia, Yunani, Denmark, Belgia & Irlandia dan pengambilan sampel dilakukan oleh National Health & Medical Research Council Clinical Trials di Sydney

METODE

113 RS di 9 negara

3493 bayi yang dicurigai atau telah terbukti sepsis setelah mendapat terapi antibiotik Random block sizes of 2 to 8 1759 menerima IVIG polivalen 500 mg(10 ml)/kgBB & diulang setelah 48 jam 1734 menerima plasebo 500 mg(10 ml)/kgBB & diulang setelah 48 jam

outcome primer outcome sekunder dianalisis

OUTCOME PRIMER
Angka kematian atau kecacatan mayor pada usia 2 tahun dengan penyesuaian usia kehamilan

OUTCOME SEKUNDER
Outcome sekunder jangka pendek : angka kematian sebelum keluar RS, penyakit paru kronis, kelainan otak mayor, kultur (+), pneumonia, necrotizing enterocolitis, & juga lama tinggal di RS Outcome jangka panjang : angka kematian & kecacatan mayor & non mayor

Kriteria Inklusi
1. BBL < 1500 gram 2. Bukti infeksi pada kultur darah, cairan serebrospinal, atau biasanya cairan tubuh steril 3. Atau memerlukan bantuan pernafasan dengan endotrakeal tube

Kriteria Eksklusi
1. Pemberian IVIG sebelumnya 2. Keputusan staf apakah IVIG benar-benar dibutuhkan atau merupakan kontraindikasiI ( misal, karena kelainan kongenital yang berat atau kontraindikasi menurut selebaran informasi produk dari pabrik).

ANALISIS STATISTIK
Data dinyatakan sebagai mean + SD Signifikansi statistik diuji dengan chi square test

HASIL

79 anak dieksklusi 117 dialokasi dengan restricted randomization dengan permuted block design 1:1 60 menerima zinc 10mg/hr(<1th), 20mg/hr(>1th) 57 menerima plasebo

16 keluar

16 keluar

44 dianalisis

44 dianalisis

Secara Keseluruhan, 98.3% bayi menerima infuse penuh pertama 93.5% menerima infuse penuh kedua; 2.3% bayi meninggal antara infuse pertama dan jadwal infuse kedua 0.5% diketahui tidak menerima intervensi apapun.

HASIL

Karakteristik bayi dan ibu sama untuk kedua kelompok penelitian

HASIL

HASIL
OUTCOME PRIMER tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok IVIG (39,0%) & kelompok kontrol (plasebo) (39,0%). (RR 1.00; 95% confidence interval, 0.9 - 1.08). Hasil yang sama juga ditemukan pada perbedaan angka OUTCOME SEKUNDER, yaitu insidensi episode sepsis berikutnya.

DISKUSI
Dalam penelitian ini : Outcome primer (kematian/kecacatan mayor tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok plasebo dan kelompok IVIG Outcome sekunder tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok plasebo & kelompok IVIG IVIG tidak menunjukkan perbaikan Penelitian yang lebih besar

Review dari 19 penelitian yang mengambil sampel lebih dari 5000 bayi preterm atau BB rendah, penggunaan IVIG profilaktik angka infeksi onset lambat sebesar 3% tanpa yang signifikan pada angka kematian & efek samping. Review dari 7 penelitian mengenai terapi adjuvan dengan IVIG dengan sampel 338 BBL dari usia kehamilan berapa pun yang dicurigai atau terbukti sepsis tidak menunjukan perbedaan angka mortalitas. 2 review lainnya menunjukan bahwa terapi adjuvan dengan IVIG angka mortalitas, namun bukti dari salah satu review itu dianggap tidak reliabel karena kualitas penelitian.

DISKUSI

DISKUSI
Review dari 14 penelitian randomisasi terkontrol mengenai terapi IVIG pada 1450 orang dewasa dengan sepsis menunjukan yang bermakna pada angka mortalitas. Akan tetapi, ketika meta-analisis dilakukan terbatas hanya pada 738 pasien dari 4 penelitian randomisasi terkontrol dengan kualitas yang lebih baik atau ukuran yang lebih besar, tidak didapatkan angka mortalitas, menunjukan bahwa penelitian lain mungkin tidak representatif atau bias

DISKUSI
Kelemahan penelitian : Tidak dapat dengan akurat menentukan proporsi bayi yang dijadikan sampel penelitian:  Syarat: curiga atau telah terdiagnosis infeksi serius  Tiap center dan klinisi berbeda antar RS  Tidak perlu bukti mikrobiologi

DISKUSI
Review Cochrane 10 penelitian di 8 negara, 7 diantaranya pemberian IVIG angka mortalitas pada pasien curiga atau telah terdiagnosis sepsis neonatus 3 penelitan sebelumnya IVIG+ IgM angka mortalitas random, sampel kecil, kontrol plasebo & blinded

DISKUSI
Penelitian yang lebih besar & 3 penelitian dengan kualitas yang lebih baik IVIG tidak menunjukkan manfaat Kelebihan penelitian: Kecacatan mayor menggunakan standar yang sah menilai kemampuan kognitif PARCA-R

KESIMPULAN
Terapi dengan IVIG polivalen tidak memiliki efek pada outcome sepsis neonatal Profilaksis dan terapi sepsis neonatal masih merupakan prioritas paling utama, Dan diperlukan peningkatan pengujian intervensi yang menjanjikan dalam penelitian internasional yang lebih besar.

TELAAH KRITIS
Deskripsi Umum Design : RCT kohort prospektif Tempat : RS di 9 negara (UK, Australia, Argentina, Selandia Baru, Serbia, Yunani, Denmark, Belgia & Irlandia),data dikumpulkan & diperiksa kelengkapan & keakuratannya oleh National Perinatal Epidemiology Unit dan oleh Sydney Clinical Trials Unit. Data dianalisis oleh National Perinatal Epidemiology Unit. Waktu : Oktober 2001- September 2007 Cara pengambilan sampel : konsekutif

P : 3493 bayi (204 hours) dengan curiga atau telah terdiagnosis infeksi serius yang memenuhi kriteria yang mendapat antibiotik dari Oktober 2001 September 2007 I : Kelompok yang mendapat IVIG polivalen nonspesifik, diberi infuse imuno globulin dosis 500 mg (10 ml) per KgBB dan diulang setelah 48 jam C : kelompok plasebo O : Outcome primer & Outcome sekunder

VALIDITAS
1. Apakah alokasi pasien terhadap terapi pada penelitian dilakukan secara acak? Ya 2. Apakah pengamatan pasien dilakukan secara cukup panjang dan lengkap? Ya 3. Apakah semua pasien dalam kelompok yang diacak, dianalisis? Ya 4. Apakah pasien dan dokter tetap blind dalam melakukan terapi yang diberikan? Ya 5. Apakah semua kelompok diperlakukan sama, selain dari terapi yang diuji? Ya 6. Apakah kelompok terapi dan kontrol mirip pada awal studi? Ya

KEPENTINGAN
Seberapa besarkah pengaruh terapi tersebut? Tidak didapatkan perbedaan antar kelompok yang signifikan untuk angka outcome primer, yang terdapat pada 686 dari 1759 bayi (39.0%) yang mendapatkan imuno globulin intravena dan pada 677 dari 1734 bayi (39.0%) yang mendapat placebo (relative risk, 1.00; 95% confidence interval, 0.92 - 1.08)

APAKAH HASIL DAPAT DITERAPKAN PADA PASIEN KITA?


1. Apakah pasien yang diteliti mirip dengan pasien kita? Ya 2. Apakah terapi tersebut mungkin dapat diterapkan pada pasien kita? Ya

KESIMPULAN: Valid, Penting dan Dapat diterapkan Level of Evidence : 1b Level Recommendation : A

Terima Kasih

Sindrom Down 2010