Anda di halaman 1dari 3

7 Sunnah harian Rasulullah SAW. Orang2 yang beriman menyadari bahwa hidup kita ini hanya sekejap.

Oleh karena itu orang yang beriman akan mengolah hari yang masih ada untuk hidup yang kekal kelak. 7 Sunnah harian Rasulullah itu adalah : 1. Qiyamul Lail : Shalat Tahajud. Hanya hamba2 pilihan Allah yang mampu melaksanakan shalat tahajjud. Dalam Al-Quran dinyatakan bahwa Allah akan menempatkan hamba2Nya yang melaksanakan shalat tahajjud ditempat yang terpuji. 2. Membaca dan mengkaji Al-Quran. Baca Al-Quran sebelum kita melihat dunia, komputer, dolar setiap hari. Hasil seminar di Malaysia tahun 1998 dinyatakan bahwa ternyata syaraf mata manusia sesuai dengan huruf2 AlQuran, oleh karena itu orang2 yang rajin membaca Al-Quran matanya selalu sehat hingga tua. Bisa diperhatikan para ulama2 senior kita masih bisa membaca Al-Quran dengan jernih. 3. Shalat Berjamaah di Masjid. Diutamakan bagi para pria, wanita lebih diutamakan untuk shalat dirumah. Masjid adalah rumah Allah, maka tidak heran orang2 yang beriman suka sekali mengunjungi rumah Allah. Keberkahan2 akan diraih oleh orang2 yang gemar ke masjid. Oleh karena itu bagi orang2 yang ingin mencapai kesuksesan hendaklah mencintai masjid. Dalam surah At-Taubah : 18 Sesungguhnya hanya hamba2 Allah yang beriman kepada Allah dan hari akhir sajalah yang gemar pergi kemasjid. Subhanallah.. Berarti benar-benar hamba pilihan yang mampu pergi shalat subuh kemasjid. Rasulullah SAW memngingatkan, seandainya manusia menyadari betapa besar apa yang diperoleh dalam shalat isya dan subuh berjamaah dimasjid, niscaya mereka akan mendatangi masjid mesikipun dalam keadaan merangkak. Seorang buta pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, Ya Rasulullah, saya buta apakah saya masih wajib pergi kemasjid? Rasulullah menjawab Apakah kamu masih mendengar suara adzan, kalau iya maka wajib bagimu ke masjid. Subhanallah.. 4. Shalat Dhuha. Rasulullah SAW mengingatkan Setiap ruas dari kalian wajib memberi sedekah. Setiap tasbih, tahlil, takbir adalah sedekah, namun semua itu cukup dengan dua rakaat shalat dhuha, karena sesungguhnya shalat dhuha itu lebih baik dari dunia beserta segala isinya. 5. Sedekah. Biasakan bersedekah setiap hari. (Selengkapnya baca sedekah, di posting sebelumnya) 6. Menjaga Wudhu, karena wudhu adalah perhiasan orang yang beriman. Orang2 yang berwudu senantiasa bersinar dimata para malaikat sehingga para Malaikat berdoa Ya Allah, sayangi dia dan ampunilah segala dosanya. 7. Istighfar setiap saat. Rasulullah SAW bersabda Siapa yang biasa istighfar maka Allah malapangkan dikala dia sempit, Allah mudahkan saat dia susah, Allah senangkan saat dia sedih dan Allah akan memberikan rezeki yang tidak disangka-sangka. Astargfirullahaladziiim *) Dari ceramahnya Ust. Arifin Ilham Sampaikanlah walau satu ayat.

Sedekah Sedekah/Infaq sebagai pintu rezeki.. Rasulullah SAW bersabda Hendaklah kamu mencari rezeki denganbersedekah. Menurut logika matematika atau hukum ekonomi, mengeluarkan sesuatu dari diri kita maka berarti akan mengurangi apa yang ada pada diri kita. Paradima ini adalah paradigma sekuler. Menurut paradigma iman menyatakan bahwa selurh rezeki yang didapat oleh seluruh mahluk dimuka bumi ini diatur oleh Maha Pemberi Rezeki. Sebagai rasa bersyukur, maka kita akan memberikan sebagian dari yang kita dapatkan dijalan Allah. Maka Allah pasti akan menambah rezeki kita. Semakin sering sedekah, semakin sering rezeki yang kita dapat. Yang penting adalah rezeki itu bukan hanya dalam bentuk uang. Rezeki adalah ketenangan, kedamaian, keluarga sakinah, istri yang sholehah, suami yang soleh, khusnul khotimah, kesehatan, dan banyak lagi. Dalam surat At-Taubah : 99, Apa-apapun yang kau infaq kan maka berarti mendekatkan dirimu kepada Allah. Semakin kita bersedekah berarti kita semakin dekat dekat dengan yang Maha Kaya, Maha Pemberi rezeki. Surat Al-Baqarah : 261, Perumpamaan hamba-hamba Allah yang berinfaq dijalan Allah bagaikan menanam satu benih, menumbuhkan tujuh butir dan setiap butir menumbuhkan seratus biji. Allah melipatgandakan dengan segala kehendakNya Maha luas rezeki Allah lagi maha mengetahui. Maka bagi siapapun yang berinfaq dijalan Allah maka akan mendapatkan minimal 700 kali lipat balasan dari Allah. Ini adalah jumlah MINIMAL, karena Allah maha berkehendak. Bisa jadi Allah melipatgandakan dengan seribu kali, sejuta kali, atau semilyar kali karena Allah Maha berkehendak lagi Maha Mengetahui. Untuk mendapatkan ini maka yang disedekahkan hendaklah harta yang halal, yang diberikan kepada orang2 yang sangat membutuhkan dan yang paling dekat dengan kita seperti keluarga, orang yang bekerja dengan kita dan juga tetangga yang kesusahan, ahli ibadah, atau guru-guru yang shaleh. Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah IKHLAS.. setan akan menggoda dengan menjadikan kita riya (bila diketahui orang lain) dan bila kita bersedekah dengan sembunyi2 maka setan akan menggoda dengan bangga diri.. Sehingga mengapa kita ragu untuk bersedekah, karena sesungguhnya harta yang kita sedekahkan itu lah adalah milik kita yang sebenarnya. surat sabah : 39 Apa-apapun yang kau infaqkan dijalanku berarti kau beriman kepadaku, maka aku akan mengganti rezekimu. Tidak akan ada yang hilang dengan bersedekah. Mulailah sekarang juga karena tidak ada hartawan yang dermawan yang ikhlas tidak ada yang jatuh miskin karena bersedekah. Ada sebuah kisah antara Umar bin Khatab dan Abu Bakar As Sidiq dalam bersedekah. Pada saat itu Umar menginfaqkan separuh dari hartanya, namun Abu Bakar menginfaqkan seluruh harta kekayaannya dijalan Allah, kemudian hal ini didengar oleh Rasulullah dan Rasulpun bertanya kepada Abu Bakar, Apa yang kau sisakan untukmu ya Abu Bakar Abu bakar tidak menjawab hingga Rasulullah bertanya dengan sekian kalinya dan Abu Bakarpum menjawab Aku masih punya Allah dan Engkau ya Rasulullah Mendengar hal ini Rasulullah menangis dan memeluk Abu Bakar seraya berkata Ya Abu Bakar, kelak engkau akan bersamaku diSyurga. Selamat bersedekah wahai saudara-saudaraku.. *) ditulis sambil dengerin ceramahnya Ust. Arifin Ilham. sampaikanlah walau satu ayat.

Zakat, infaq dan shadaqah memiliki fadhilah dan faedah yang sangat banyak, bahkan sebagian ulama telah menyebutkan lebih dari duapuluh faedah, diantaranya:

Sebagai obat bagi berbagai macam penyakit baik penyakit jasmani maupun rohani. Rasulullah saw, bersabda: "Obatilah orang-orang yang sakit diantaramu dengan shadaqah." (Shahih At-targhib) beliau juga bersabda kepada orang yang mengeluhkan tentang kekerasan hatinya: "Jika engkau ingin melunakkan hatimu maka berilah makan pada orang miskin dan usaplah kepala anak yatim." (HR. Ahmad) 1- Sebagai penolak berbagai macam bencana dan musibah. 2- Orang yang berinfaq akan didoakan oleh malaikat setiap hari sebagaimana sabda Rasulullah saw: "Tidaklah dating suatu hari kecuali akan turun dua malaikat yang salah satunya mengatakan, "Ya, Allah berilah orang-orang yang berinfaq itu balasan, dan yang lain mengatakan, "Ya, Allah berilah pada orang yang bakhil kebinasaan (hartanya)." (Muttafaq 'alaihi) 3- Orang yang membayar zakat akan Allah berkahi hartanya, Rasulullah saw bersabda: "Tidaklah shadaqah itu mengurangi harta." (HR. Muslim) 4- Allah akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah, (QS. Al-Baqarah: 245) 5- Shadaqah merupakan indikasi kebenaran iman seseorang, Rasulullah saw bersabda, "Shadaqah merupakan bukti (keimanan)." (HR.Muslim) 6- Shadaqah merupakan pembersih harta dan mensucikannya dari kotoran, sebagaimana wasiat beliau kepada para pedagang, "Wahai para pedagang sesungguhnya jual beli ini dicampuri dengan perbuatan sia-sia dan sumpah oleh karena bersihkanlah ia dengan shadaqah." (HR. Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah juga disebutkan dalam Shahih Al-Jami').