P. 1
Teori Kegagalan-Beban Statis

Teori Kegagalan-Beban Statis

|Views: 410|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Maulana Efendy

More info:

Published by: Muhammad Maulana Efendy on Mar 14, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2015

pdf

text

original

Teori Kegagalan - Beban Statis

Beban Statis - sebuah beban stasioner yang diberikan secara bertahap tidak
berubah besar dan arahnya.

Kegagalan – sebuah komponen terdistorsi permanen dan tidak berfungsi secara baik

Sebuah komponen telah pecah menjadi dua atau lebih kepingan Kekuatan bahan
Sy = Yield strength in tension, Syt = Syc Sys = Yield strength in shear Su = Ultimate strength in tension, Sut Suc = Ultimate strength in compression Sus = Ultimate strength in shear = .67 Su

Mahros Darsin Mahros Darsin

Teknik Mesin Unej,

11

Kekeutan luluhnya diperkirakan sama dengan kekutan tarik maksimumnya. Mahros Darsin Teknik Mesin Unej.Bahan dengan 5% elongasi atau lebih disebut sebagai ulet. Keuletan diukur dengan % elongasi (perpanjangan) pada titik patah. Kekuatan tekan puncak jauh lebih besar 22 . Bahan getas luluh sangat sedikit sebelum patah.Bahan Ulet dan Getas Sebuah bahan ulet jika berubah nyata sebelum patah.

Teori kegagalan – Bahan Ulet Kekuatan luluh (Yield strength) bahan bisanya digunakan untuk merancang komponen yang terbuat dari bahan ulet. . • Maximum shear stress theory (Tresca 1886) (max )komponen > ( )yang diperoleh dari uji tarik pada titik luluh  = Sy Untuk = S y menghindari 2 kegagalan S (max ) y 2 komponen <  = Sy Gagal ma S x= 2n y 33 n = faktor keamanan Mahros Darsin  Persamaan Teknik Mesin Desain Unej.

Teori kegagalan – Bahan Ulet • Distortion energy theory (von Mises-Hencky) Uji tarik Sederhana → Keadaan Hidrostatis state tegangan → (Sy)t  (Sy)h  t h (Sy) >> (Sy) h t  Distorsi. 44 Mahros Darsin .  t (energi regangan total) – (energi ragangan karen tegangan hidrosatatis) = energi regangan karena distorsi anguler > yg diperoleh dari uji tarik pada titik luluh → gagal Teknik Mesin Unej. h penyimpangan berkontribusi jauh  lebih besar daripada h perubahan volume.

2v (12 + 13 + 1 2 Teknik Mesin Unej.Teori kegagalan – Bahan Ulet Luasan di bawah kurva pada daerah elastis disebut Energi Regangan Elastis. U = ½ ε Kasus UT 3D = ½ 1ε1 + ½ 2ε2 + ½ 3ε3 Hubungan TeganganRegangan    v3 ε1= 1 v 2 E E E  ε2= 2 E  ε3= 3 E UT = 1 2E 23)  v1 E  v1 E Strain energy v v  3 E  2 E (2 + 2 + 32) . 55 Mahros Darsin .

2v (hh + hh+ 2E hh) Sederhanakan dan substitutsikan 1 + 2 + 3 = 3h ke pers di atas 3h (1 + 2 + (1 – 2v) Uh = 2 (1 – 2v) = 3)2 2E 6E Kurangkan energi regangan hidrostatis dari energi total yang diperoleh untuk mendapatkan harga energi distorsi 1+v (2 – (1 – (1 – Ud = UT – Uh = 6E  2)2 Unej. 3)2 + 66 3)2 Teknik Mesin + Mahros Darsin (2) .Teori kegagalan – Bahan Ulet Energi Regangan Distorsi = energi regangan total – energi regangan hidrostatis Ud = UT – Uh UT = 1 2E 23) (12 + 22 + 32) .2v (12 + 13 + (1) Substitusikan 1 = 2 = 3 = h Uh = 1 (h2 + h2 + h2) .

Ud < Utest (1 – 2)2 + (1 – 3)2 + 2 (2 – 3)2 ½ < Sy Mahros Darsin Teknik Mesin Unej. 77 .Teori kegagalan – Bahan Ulet Energi regangan dari uji tarik pada titik luluh 1= Sy and 2 = 3 =0 Substitusikan ke pers (2) Ud = UT – Uh = 1+v (1 – (1 – 6E 3)2 + 2)2 + 1+v (Sy)2 Utest 3E = (2 – 3)2 (2) Untuk menghindari kegagalan.

3 = 0 (12 – 12 + 22) < Sy =  Dengan  adalah Tegangan von Mises Sy ′ = n Persamaan Desain ½ (1 – 3)2 + 2 (2 – 3)2 ½ < Sy Mahros Darsin Teknik Mesin Unej. 88 .Teori kegagalan – Bahan Ulet (1 – 2)2 + Kasus 2D.

Teori kegagalan – Bahan Ulet Tarik Murni.577 2 Sy Hubungan antara kekuatan luluh pada tarik dengan kekuatan geser Jika y = 0. 99 .  = 1 = – 2 (12 – 2 1 + 22) = Sy2 3 = Sy2 Sys = Sy / √ 3 → Sys = . maka 2 = x/2 ± 1. [(x)/2]2 + (xy)2 Persamaan desain dapat ditulis dalam terminologi tegangan komponen dominan (akibat tekuk dan tarik) 1/2 Sy (x)2 + 3(xy) n 2 = Mahros Darsin Teknik Mesin Unej.

u Pilih faktor keamanan n Size Weight Cost • Pemilihan faktor keamanan yang sesuai berdasar pada hal berikut: Ø Derajat ketidakpastian beban (tipe. Mahros Darsin Ø .Proses Desain Distortion energy theory Maximum shear stress theory Sy ′ = n • S ma y 2n x= Sy S Pilih bahan: pertimbangkan lingkungan. besar dan arah) Derajat ketidakpastian kekuatan bahan Ketidakpastian behubungan dengan analisis tegangan Konsekuensi kegagalan: keselamatan manusaia dan ekonomi Tipe proses manufaktur 1010 Ø Ø Ø Ø Kode dan standar Teknik Mesin Unej. densitas dan ketersediaan → .

0 untuk bahan yang terkenal dikenai beban tak tentu. 1111 .5 sd. Mahros Darsin Teknik Mesin Unej. 2.0 sd.Proses Desain v Gunakan n = 1.5 untuk bahan yang dipercaya dikenai beban yang dapat ditentukan dengan pasti. 4.2 sd. Kemanan manusia dan ekonomi tidak menjadi isyu. v Gunakan n = 3. v Gunakan n = 1. 1.5 untuk bahan rata-rata dikenai beban yang dpat ditentukan.

1212 . ukuran dan ongkos • Mahros Darsin Teknik Mesin Unej. u → • Pilih faktor keamanan Formulasikan tegangan geser von Mises atau maximum shear stress dalam terminologi ukuran • • Gunakan teori kegagalan yang sesuai untuk menghitung ukuran.Proses Desain • Sy Pilih bahan: pertimbangkan lingkungan. S Sy ma y ′ = 2n n x= Optimasikan bobot. densitas dan ketersediaanS .

Teori kegagalan – Bahan Getas Satu penciri bahan getas adalah kekuatan puncak pada kompresi jau lebih tinggi daripada keutan puncak pada tarik. Mahros Darsin . Su >> c Sut Lingkaran Mohr untuk uji kompresi dan tarik  S u c Uji Kompresi  3 Stress state  S 1 ut Uji Tarik  Failure envelope (selubung kegagalan) Komponen aman jika tegangan yang dihitung ada dalam selubung kegagalan 1 > 3 and 1313 2 = 0 Teknik Mesin Unej.

Daerah Desain tiga 1414 .Teori kegagalan – Bahan Getas Teori Coulomb-Mohr dimodifikasi 3 or 2 Su Safe t Safe Su c Safe Safe 3 or Su 2 t Su t  1 Sut I II III Su c Su t Sut  1 Su c Data besi tuang Mahros Darsin Teknik Mesin Unej.

2 < dan 2 > 0 Sut 1 ( 1 Su t – 1 Su ) c – 2Su = c  1 n Mahros Darsin Teknik Mesin Unej. Persamaan Desain 1515 . 0 I Persamaan Desain Su t II Sut  1 III 2 < dan 2 < 0 Sut Persamaan Desain Su c S 1 n ut = Zone III 1 > 0.Teori kegagalan – Bahan Getas Zone I 1 2  > 0 . 2 > dan  >  1  Su3 t S 1 n ut = Zone II 1 > 0.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->