Anda di halaman 1dari 2

BAB I PENDAHULUAN

Reaksi pengendapan telah digunakan secara meluas dalamkimia analisis dalam titrasititrasi, dalam penetapan gravimetri,dan dalam memisahkan suatu sampel menjadi komponen-komponennya. Titrasi yang melibatkan reaksi pengendapanhampir tak sebanyak titrasi yang melibatkan reaksi asam basadalam analisis titrimetri (Underwood, 1999). Reaksi pengendapan telah digunakan secara meluas dalamkimia analisis dalam titrasi-titrasi, dalam penetapan gravimetri,dan dalam memisahkan suatu sampel menjadi komponen-komponennya. Titrasi yang melibatkan reaksi pengendapanhampir tak sebanyak titrasi yang melibatkan reaksi asam basadalam analisis titrimetri (Underwood, 1999).v Titrasi pengendapan disebut juga sebagai titrasiargentometri. Argentometri merupakan sistem titrasi denganmenggunakan larutan standar AgNO 3 . Disebut titrasipengendapan karena pada reaksinya membentuk ataumenghasilkan endapan berdasarkan sifat Ksp-nya dangaram-garam yang mengendap tersebut (Khopkar, 2008).Argentometri adalah titrasi-titrasi yang menyangkutpenggunaan larutan AgNO 3 . Argentometri dibedakan menjadi tigamacam cara berdasarkan indikator yang dipakai untuk penentuantitik akhir. Pertama cara Mohr, dengan indikator K 2 CrO 4 , danAgNO 3 sebagai titrannya. Metode ini untuk menentukan garamklorida dengan titrasi langsung, atau menentukan garam perakdengan titrasi kembali setelah ditambah larutan baku NaClberlebih. pH harus diatur agar tidak terlalu asam maupun terlalubasa (antara 6 dan 10). Kedua cara Volhard, dengan indikator Titrasi pengendapan disebut juga sebagai titrasiargentometri. Argentometri merupakan sistem titrasi denganmenggunakan larutan standar AgNO 3 . Disebut titrasipengendapan karena pada reaksinya membentuk ataumenghasilkan endapan berdasarkan sifat Ksp-nya dangaram-garam yang mengendap tersebut (Khopkar, 2008).Argentometri adalah titrasi-titrasi yang menyangkutpenggunaan larutan AgNO 3 . Argentometri dibedakan menjadi tigamacam cara berdasarkan indikator yang dipakai untuk penentuantitik akhir. Pertama cara Mohr, dengan indikator K 2

CrO 4 , danAgNO 3 sebagai titrannya. Metode ini untuk menentukan garamklorida dengan titrasi langsung, atau menentukan garam perakdengan titrasi kembali setelah ditambah larutan baku NaClberlebih. pH harus diatur agar tidak terlalu asam maupun terlalubasa (antara 6 dan 10). Kedua cara Volhard, dengan indikator v