1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

d. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a.M) 3. b. Tingkat Kesempatan Kerja d. PENDAPATAN NASIONAL 1. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan.4 II. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Tingkat Harga e.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. Pendapatan Nasional b. Bunga (Yi) . Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. Ekspor Netto (X . Produk Nasional c. c. c. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. b. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. 1). 2). Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. Penyusutan. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. d. Transfer perusahaan. d. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. Laba perseroan atau corporate profit.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. mesin-mesin dengan perlengkapannya. o0o . yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. c.

Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. 2. sewa. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. b.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. . Rumahtangga Keluarga . ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. sisanya ditabung.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. pemerintah dan luar negeri. yaitu seifatnya. . Rumahtangga perusahaan . Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. Variabel endogen.faktor produksi yang dibeli. sederhana.6 III. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. bunga dan sewa untuk konsumsi. 3. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional.upah. perusajhaan lain. . Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan.Barang tersebut dijual ke konsumen. .

yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . Hubungan antara MPC dengan MPS. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud.a dimana : S = saving = penabungan 6.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. Fungsi Saving Saving = penabungan. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. APSn = Sn/Yn 7. S=Y-C = (1-c)Y . Fungsi Konsumsi. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. = Cn/Yn 5.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

/\Y k = /\Y / /\I . maka : /\Y = k. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. 2.9 IV. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. b. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. Pendekatan dinamik. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4.

75(240) = 200. 8.75(280) = 230.75 6. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). Pendapatan nasional mula-mula 240. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. under employment dan over employment. Y = 160+240 = 400 1-0. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. maka Y = 200 + 80 = 280.75Y. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. 7.MPC MPS 5. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. investasi mula-mula 40. Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. maka C = 20 + 0. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya.

o0o .11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S).

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

Angka Pengganda a. kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b.15 4. kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d.Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .Tx C = a + cY + cTr . kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.C YD = Y + Tr . S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5.ct . Fungsi Saving S = YD . Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .chY maka .ct) (1-c+ch 6. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o .

o.o. . Ekspor f. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia.o. contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. c).o.16 VIII.o.f (cost \. c. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f.b. Ekspor f. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita.i. insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Impor f. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. b. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. Macam-macam Pos NPI 1).b. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. f). Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi.b. Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. b). peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. Ekspor c. 2). Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2). e).b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. d). Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a.b. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a).

kredit jangka panjang / pendek. meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. 8). b). Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). d). Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat.17 Nilai impor f. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. asuransi. wisatawan. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). 4). kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. o0o . 5). 3). menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor.b. Penananam modal langsung 6).o. c). Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. perjalanan oleh swasta dan pemerintah.

Angka Pengganda 1 /\Y a. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c.18 IX.

19 perekonomian. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian. o0o . Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama.

Tx.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. S. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. Y. S. Dalam analisa IS-LM.20 X. NM. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . Pasar barang (commodity market) b. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. X. Tr dan G 3. S. I. Tx. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. I. investasi (I) sebagai variabel eksogen. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. Perekonomian Tertutup Sederhana C. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Y. Istilah Lain Pasar Komoditi a. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. Misal : I = 80 .

Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana . C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y .21 5.

Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. 5. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. antara lain dengan cara : . dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. 3. 4. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. Motif transaksi (transaction motive) b. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. khususnya surat obligasi. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip.22 XI. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah.

dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. c. sedang d disebut qualitative credit control. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . d. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). Tindakan ini disebut open market buying. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar.b dan c disebut quantitative credit control.23 a. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. khususnya surat obligasi. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. b. Cara a. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. di pasar bebas. yaitu membeli surat-surat berharga. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. 6. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. defisitnya neraca pembayaran. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang.

k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M .M L2 0 Y 0 L2.24 M .L2o .

Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum.25 XII. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi.

Tx dan Tr 2. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan.26 XIII. Tx dan Tr. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. . Kebijaksaan fiskal b. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Contoh variabel instruemen : a.

27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter. Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran . Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5.31 4.

Inflasi penawaran (cost-push inflation. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. inflasi tarikan permintaan. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. harga saat tersebut tg < BOYf. demand inflation).32 XV. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. supply inflation) c. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). b. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). a. 2. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. . Bila investasi sebesar I1. Inflasi campuran (mixed inflation). harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. b. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. Inflasi permintaan (demand-pull inflation.

Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga.33 Bila investasi sebesar I3.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). LM1 LM3 IS2. maka harga jadi tg à 2. Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. harga sebesar tg < EOYf. harga sebesar tg < BOYf. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. Bila investasi sebesar I4.3. c.

Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri. r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun.. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif.. Mula-mula harga sebesar H1. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. Pendapatan nasional mula-mula Yf.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila .34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. Inflasi Campuran . kurva penawaran AgS1. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4.

H3 (terjadi inflasi).35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya). o0o .AgS3 maka harga akan naik dari H1 .AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 . H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .

DR (1984). Yogyakarta. 51 hal. o0o . IR (1991).(1983). MBA. 223 hal. Kediri. Diktat Kuliah Ekonomi Makro.36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. 172 hal. IR (1986). BPFE. Kediri. 241 hal. Liberty. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. TUTUT DWI SUTIKNJO. Liberty. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. DR (1982). Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. SOEDIYONO R. Ekonomi Makro. Yogyakarta. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. 69 hal. -------------------. Yogyakarta. ___________________.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. mengapa demikian ? 6. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. Untuk menghitung pendapatan nasional. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c.75 Y + 20 milyar rupiah b. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. besarnya konsumsi sebesar Rp. 3. Dalam perekonomian dua sektor. Carilah fungsi konsumsinya b. Soal : a. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. Mengapa demikian ? 5. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. mengapa demikian. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Diketahui : a. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. 120 milyar per tahun. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Diketahui : a. 100 milyar. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 110 milyar. mengapa demikian ? 4. Untuk pengendalian perekonomian. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. b. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. 95 milyar per tahun.

Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b.000 750. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Impor keadaan tersebut di atas. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. Saving c.000 350.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0.000 1. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. Konsumsi g. Apa saran saudara untuk memperbaiki d.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan.000 250.000 800.000 Upah 200. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f. berikan uraian ! 3. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. nilai total penjualan barang-barang akhir b. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik.000 Ditanyakan : a. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. B dan C.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. Jelaskan e.000 800. Pendapatan Nasional f. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A. Neraca perdagangan 4.800.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.000 150.000 Laba 100. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300.

Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. 2. Ekonomi Perusahan e. Definisi ekonomi makro 5. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. a. SOAL I. Ekonomi Perencanaan c. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. pilih satu yang benar. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. Ramalan suatu perekonomian d. Ekonomi Internasional b. Kegunaan ekonomi makro c. Micro Economics c. Thomas Aquinos (1270) c. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. PErtumbuhan ekonomi 3. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. deflasi ekonomi c. depresi ekonomi d. Adam Smith (1776) e. yaitu kebijaksanaan makro. Applied Economics e. Kerjakan dengan percaya sendiri. Fransois quesnay (1758) d. depresiasi e. Pelaksanaan ekonomi makro e. Pengertian ekonomi makro d. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. devaluasi ekonomi b. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a.40 5. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Persoalan akselator . merupakan : a. 3. Aristoteles (350 SM) b. Macro Economics c. Descriptive Economics 4. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. John Maynard Keynes (1930) 2. Economic Theory b. 1.

Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Hutang d. stok kapital tetap c. Mekanisme pasar secara otomatis d. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. investasi netto 12. Benda-benda modal yang tersedia e. Investasi b. 900 e. stok kapital d. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. stok aktiva lancar c. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. pendapatan nasional bruto 10. Neraca perdagangan barang e. Hukum Say b. Permintaan c. C = 160 + 60 Y' Io = 200. 1250 b. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. Pengeluaran pemerintah d. a. Gross national Product b. neraca jasa-jasa 15. yaitu : a. Pasar b. sikap berhemat e.41 6. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. Harga-harga yang fleksibel c. ekspor netto e. Investasi c. National Income d. Penawaran d. Net National Product c. Personal income e. fungsi produksi 8. Konsumsi b. elastisitas e. Transaksi dagang b. 7. Investasi bruto e. Memakai dasar pertukaran uang e. Memakai dasar pertukaran barter 11. perubahan pendapatan b. perpajakan 13. 1100 d. 910 c. Neraca pembayaran internasional c. 760 14. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Kualitas tanah yang tersedia d. Disposapble income 9.

ekonomi diskriptif e. stabilitas c. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. pertumbuhan d. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. sasaran pendapatan nasional b. rumah tangga d. definisi ilmu ekonomi e. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. Ekonomi mikro c. tujuan pendapatan nasional 23. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. manfaat pendapatan nasional e. ekonomi internasional 18. Petty c. lembaga keuangan b. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. mikro ekonomi d. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. lapangan kerja e. pengertian ilmu ekonomi d. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. Ekonomi terapan e. fluktuasi 20. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . pemerintah e. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. intensitas. PNB adalah ukuran moneter b. c. pemerataan b. Tucker d. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. applied economic b. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. Ekonomi makro d. Tahap klasik menelorkan : a. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. Boisgillebert b. Ekonomi Internasional 17. macri economics c.42 a. Leon Walras 22. lembaga sosial 21. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. yaitu tahapan fisiokrat. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. fungsi pendapatan nasional c. ekonomi diskriptif b. lembaga ekonomi c. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. tahap klasik dan tahap Keynesian. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. maksud pendapatan nasional d. Simon Kuznets e. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik.

sistim deposito b. Protensi c. Milton Friedman d. YE = C + I b. Mill e. Penabungan c. sebagai perusahaan 33. Pajak perseroan b. sistim giro . YE = —(a+I) 1-b I + X . pajak pendapatan c. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. 28. S. Autarki b. pajak 29. YE = ——————— e. untuk mencari laba b. Uang giral b. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. Uang kuasi d. sebagi alat penukar b. untuk menstabilkan perekonomian d. Ando c. IPeDa 27. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Teori keuntungan komparatif dari J. Cukai d. Teori Heckscher. untuk mencetak uang e. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. MPO e. Pembangunan ekonomi 30. Near Money e. Brumberg e. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Uang 31. A. Keseimbangan neraca pembayaran e. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. S = I c. Merkantilisme b.Mo a + cTr . Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. Uang kartal c. 24. Tujuan pendirian bank : a.43 e. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Economic Welfare d. sebagai satuan penghitung d. YE = ————————— s+m 1-c 26. R. Duesenbery 25. Konsumsi b. Keynes b. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. sebagai penimbun kekayaan e. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a.So . sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Investasi e.cTx + I + G d. sebagai pengukur nilai c. Ekspor d. untuk spekulasi 32. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a.

bujukan persuasif 37. What to procudt d. kebijaksanaan moneter b. Negara Indonesia. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. Full employment c. khususnya bidang ekonomi. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. kebijaksanaan ekonomi makro d. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. memelihara kestabilan nilai rupiah d. menjaga kestabilan nilai rupiah c. ---Selamat mengerjakan--- . Kebijaksanaan nisbah cadangan b. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. perencanaan ekonomi 35. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. Efisiensi b. For Whom e. 1. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan.44 c. 2. 3. Development II. 4. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. kebijaksanaan ekonomi internasional e. hal ini dinamakan : a. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. sistim nisbah cadangan 34. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. mengatur kestabilan nilai rupiah b. seabagai penguasa moneter e. kebijaksanaan pemerintah c. sistim cadangan pecahan d. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. sistim berimbang e.

40 + 0. Apa yang dimaksud berimbang. 5. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. 200 milyar. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 3. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. 4. 1500 milyar. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.2 Y. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. 290 milyar. namun tidak bersifat netral. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 7. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 1. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. namun perubahannya tidak proporsional.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . Apabila diketahui investasi sebesar Rp. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0.8 Y. 6. konsumsi C = 150 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 8.

25 milyar ? 3.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== .transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. 1000 milyar. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Konsumsi ekuilibrium e.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . 4. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Permintaan uang untuk: . Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. a. 300 milyar. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. Neraca perdagangan equilibrium 2. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Pendapatan nasional equilibrium b. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 100 milyar per tahun b.8 r Fungsi konsumsi : C = 0.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. Harga minyak semakin lama semakin turun. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. 105 milyar.Spekulasi L2 = 160 . Carilah fungsi konsumsinya b. 120 milyar per tahun. besarnya konsumsi sebesar Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.S O A L : a. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Saving equilibrium c.5 YD. Diketahui : a.8 Y . Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. 110. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Impor equilibrium d.

500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp.47 1. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Carilah fungsi konsumsinya b. Konsumsi ekuilibrium e. Diketahui : a.5 YD. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. 200 milyar. 1986/1987 . Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 120 milyar per tahun.spekulasi L2 = 160 . 25 milyar ? 3. 105 milyar. 110. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Permintaan uang untuk : . Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. Impor ekuilibrium d.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. Saving ekuilibrium c. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. 100 milyar per tahun.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. 1. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2. 1000 milyar.Fungsi konsumsi : C = 0.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. besarnya konsumsi sebesar Rp.8 Y .3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. besarnya konsumsi per tahunnya Rp.8 r . ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.SOAL : a. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. b. a. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Harga minyak semakin lama semakin turun. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0.

Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. Pendapatan nasional ekuilibrium b.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. investasi dan pengeluaran pemerintah . Konsumsi ekuilibrium d. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.4 Y . 4. uraikan dengan singkat dan jelas. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. 3. Saving ekuilibrium 2. Apa yang dimaksud Consumption. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 5. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian.

8. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 3. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. 4. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. 6. 2. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. 9. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Apa yang dimaksud pajak langsung. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 7. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. . Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek.49 4. 7. 8.

4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08.50 . Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = . Nilai saving.40 + 0. b. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 . 2. Nilai APS. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Autonomous investment dan induced investment b. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. jika Y = Yeq c. Comodity market dan Money market d. 18 JULI 1988 WAKTU : 10. Mengapa ? c. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a.05 Y Hitunglah : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.25 Y I = 900 + 0. Jelaskan arti.30 WIB DOSEN : IR.4 Y .10.12.30 .1500 + 0.4 r S = . jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.00 WIB DOSEN : IR. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan.

UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Berapa konsumsi keseimbangan c. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b.75 YD + 20 mrp. f. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0.2 Y Ditanya : a. Tetap. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Berapa impor keseimbangan e. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. Berapa saving keseimbangan d.4 r M = 200 PErtanyaan : a. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0.2 Y . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Dari soal di atas. 1988/1989 . Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. d. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b.51 L2 = 160 . Berapa tingkat bunga keseimbangan c. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Gambarkan dari semua soal di atas dari a .f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH.20 mrp. tidak boleh kerja sama. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. Berapa pajak keseimbangan 2. Tx = 0. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e.

Jika fungsi pajak Tx = 0. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. KG. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. KG. Pertanyaan : a. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. 2. Ceq jika Tx = 0 b. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. 3. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. 4. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. 2.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. Ceq dan Txeq c. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. . Berapa KI. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.

Transfer pemerintah Tr = 50 c.1 d ) di atas ! 2. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c.4 r Saving (S) = . Fungsi konsumsi C = 10 + 0.75 YD b. Bila diketahui : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. diketahui : Investasi (I) = 80 . Marginal propensity to Consume e. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Gambarkan dari semua soal (1 a . Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a.40 + 0.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. Inflasi d.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Kebijaksanaan fiskal b. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. Kebijaksanaan moneter c. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ .

Pendapatan nasional keseimbangan b. Konsumsi keseimbangan d. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Bila investasi berubah menjadi 150.. Pelaksanaan ekonomi makro d. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. Average propensity to consume d. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Tabungan keseimbangan c.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Pengertian ekonomi makro e. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Apa yang saudara ketahui tentang : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Investasi b. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. apa yang harus anda lakukan. Deflationary gap 2. Backward-bending e. Apabila dalam suatu perekonomian. Kegunaan ekonomi makro c. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. Bila konsumsi ditambah 30. Agregate demand c. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. diketahui : C = 0.

Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx)... b. Carilah fungsi konsumsinya.. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100.. besarnya konsumsi sebesar Rp.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b.55 2.. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). 120. APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. 1... MPC terhadap Yd = . .. MPS. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . 1000 165 766 65 `85 . 200) milyar rupiah. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --. Pertanyaan : a.. 2.... ————————————————— a. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b.. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp..... 110 milyar... 120 milyar pertahun. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR.. 160. b.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.. MPC . Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 980 160 754 65 185 . besarnya konsumsi per tahunnya Rp. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . .. 100 milyar. 95 milyar per tahun. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A... Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp... surplus anggaran Pemrintah = .. 140. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara. ? d. Konsumsi (C).. . ? B. tabungan (S).. Pada pendapatan nasional seimbang. . 960 155 742 65 185 . 180. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. ? c. a.. 1... Diketahui : a.

Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c.56 a. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Kebijaksanaan Moneter c. C ekuilibrium d.75 YD + 20 Tx = 0.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Kebijaksanaan fiskal b. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. Ekspor free in Board. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. Diketahui : C = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Inflasi d. Y b. S ekuilibrium 3. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. Deflationary Gap g. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. --. c. 2. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. Apa yang saudara ketahui tentang : a. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Marginal propensity to consume e.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. --.2 Y . 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. Pasar barang dan pasar uang. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b.

a. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. Konsumsi nasional keseimbangan c. Investasi keseimbangan d. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Ekonomi Makro c. Ilmu Ekonomi b. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. Pasar Tenaga Kerja . 3. 2. a. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. Tabungan nasional keseimbangan e. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. 4. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan.57 ========================================== 1. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pendapatan nasional keseimbangan b. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya.

.. Tulis fungsi konsumsinya c. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang . Kebijaksanaan moneter. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.. Pendapatan nasional keseimbangan d.. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.75 Pajak = -20 + 0. 3 4000 2500 7900 .... Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 ....... Jika pajak berubah jadi 600...58 d.. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.. Isilah tabel yang masih kosong b. Menurut saudara..2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a. 2.. Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e.... 4 7000 4300 7900 ...... Tabungan keseimbangan e..... Fungsi Konsumsinya b. 2 2000 1300 7900 . 5 10000 6100 7900 . ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.....

Full employment. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Marginal Propensity to Save e. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Deflationary gap d. Fungsi konsumsinya b. Pajak (Tx) = 0.6 Pajak = . Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.10 + 0.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. . Pendapatan nasional keseimbangan d. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. Kebijaksanaan fiskal c. Kebijaksanaan moneter b. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Jelaskan pengertian berikut : a. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan.8 Yd + 30 mrp.2 Y mrp Investasi (I) = 200 . Tabungan keseimbangan 2.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

Saudara diminta menghitung : 1).15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 .61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). SOAL I. jelaskan variabel yang Saudara ketahui. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. 3). Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. 40 milyar. Besarnya konsumsi equilibrium. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. a). 200 milyar. ----pam---- . Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. III. Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0.c = (MPC).1. 2. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. s (MPS).4 r Saudara diminta : 1). 2. APC. APS dan k b). maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". 2). 2 dan 3 tersebut. .6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . 3). Benar/salahkah pernytaan tersebut. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. Besarnya saving equilibrium 2).4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp.

pasar uang. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . 80 milyar. 225 milyar. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. II. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. M = Nilai Impor). Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. 3. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). I = Pengeluaran Investasi.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. Monetary policy 2.2 Y. Fungsi impor M = 20 + 0. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. I. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. 1. 2. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. X = Nilai ekspor. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. C = Pengeluaran Konsumsi. Gejala ekonomi makro b. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. 200 milyar. Fiscal policy c. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 2. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. b. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. 6. 2. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. Saudara diminta : a. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. 5. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. a. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq).63 1. Didalam sistem perekonomian terbuka . Benarkah pernyataan di atas. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. SOAL 1. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut.

Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Impor e. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. fungsi konsumsi C = 0. . Diketahui : a. Pendapatan Nasional b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Variabel endogeneous b. Marginal propensity to save c. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. Neraca perdagangan f. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. b. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Pada tahun pertama. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Saving c. Jelaskan !.8 Y + 25 milyard Rp.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). Pada periode tahun berikutnya. Ditanyakan : a. Back word bending 2.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. Kebijaksanaan fiskal d. Konsumsi d.

pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0.70 YD + 20 milyar Rp. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". 2. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. Keseimbangan pasar tenaga kerja. 2. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". investasi (I) dan tabungan (S) : a. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. b. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Gambarkan. 4. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. .65 b. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. Pertanyaan : 1. 3. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. pasar barang dan pasar uang. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. konsumsi (C). 3.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.LM. investasi. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Berapakah besarnya pengeluaran. Jika dalam perekonomian diatas. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. hitunglah besarnya pendapatan nasional.

03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Jelaskan arti. d. c. e. 3. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. Comodity market dan Money market. b. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 2. Mengapa ? c. Nilai APS. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. khususnya dalam Pasar Barang.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. Autonomous investment dan induced investment.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. b. b. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a.05Y Hitunglah : a.25Y I = 900 + 0. Uraikan dengan singkat tapi jelas. . jika Y = Yeq c. Nilai saving. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .

dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. KI = /\ Y ____ /\ I 2. Terangkan ! 3. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. konsumsi serta tingkat pajak ? c. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a.67 2. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. b. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi.1 Y + 5 milyar rupiah. untuk : 1. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. Pertanyaan : a.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO .

Uraikan dengan singkat dan jelas. -------OOO------- .1 Y + 5 milyar rupiah. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Khususnya dalam pasar barang. Excess Demand b. Kebijaksanaan Fiskal c. b. b. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes.68 HARI/TANGGAL : SELASA. a. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). jika pajak pendapatan masih nol. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. Pertanyaan : a. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. Marginal Propensity to Consume e. Inflationary Gap. II. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. konsumsi serta pajak IV. III. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. Full Employment dalam perekonomian d.

250 225 100 .... 400 300 100 .... dan bagaimana cara-cara penanganannya?II. Lengkapilah data Tabungan (S)......... Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi.6 Y I = 300 . a....600 r Ms = 350 ....... --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 ... ? e. Di bawah ini data GNP (Y)...... Jika GNP = 300. 300 250 100 .. dan investasi (I)....KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA....3 Y ... ? III......600 r G = 700 Md = 0.. 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I. Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f.... Konsumsi (C)... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut.....) c...1.... 200 200 100 .........Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0... GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ..69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN ...... 150 175 100 ...... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d.) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = .. 350 275 100 .. Aggregate Demand = .. Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = .. --------------------------------------------------------b..

bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c.75 YD b. Jelaskan pula dalam gambar saudara. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik.Uraikan dengan singkat dan jelas. Transfer pemerintah Tr = 50 c. IV. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. a. Bila diketahui : a. Investasi (I) . tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Khususnya dalam pasar barang. b. Pengeluaran pemerintah (G) . II. III. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. IV. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. b. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak.

Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Excess demand g.4 Y c. b.4 r b. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . Deflationary gap.71 a.4 r e.40 + 0. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 .0. Kebijaksanaan fiskal b. . c. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Investasi (I) = 80 . Diketahui : a.4 Y d. Marginal efficiency of investment j. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. Marginal propensity to consume e. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. c. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Full employment dalam perekonomian h. Marginal Rate of Taxation i. Hitung full employment savingnya b. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. inflasi d. Saving (S) = . Kebijaksanaan moneter c. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A.

... 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13. a. 140.. 180. 960 155 742 65 185 . a. b. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes. tabungan (S) MPC.. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 .75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. MPS.00 . Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3... Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes... 200) milyar rupiah. a.15. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga..72 d.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 120.00 CATATAN : . (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif. 160. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. -------------------------------------------------------------- . 2.. Lengkapi jawabanm dengan grafik. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. Konsumsi (C). Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). 4. 1000 165 766 65 185 . Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. 980 160 754 65 185 ..

..... Efek Keynes (Keynes effect) c. b...000 . ... 3. 2.000 ..? c........ 1... 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0. istilah-istilah di bawah ini a. Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi....... pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja....? 3.. 2... ..) 1...? d.500 .. Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula. Pada pendapatan nasional seimbang..73 a. ..00 .....000 ...... Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp.... Gunakan grafik pada jawaban saudara. ----... Jelaskan dengan menggunakan grafik......500 ....*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA... 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13. 4... 4.............. Perpajakan yang built-in flexible d.... ........00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 2.15..) (dalam juta rp.. Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara... ....500 . .. ......8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp.... Efek Pigon (Pigon effect) b. Paradok hemat (Paradox of thrift). Pendapatan nasional seimbang pada Y = .... surplus anggaran pemerintah = . 4....... manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut.500 .. Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b. ... a.......... MPC terhadap Yd = ..

15 Y d. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal.75 Y b.75 Pajak = -20 + 0. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.2. Kebutuhan uang untuk transaksi 0. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU.2. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter.10 Y e. c.2 Y Investasi = 200 . 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. Pengeluaranm untuk konsumsi. b. C = 50 + 0. c. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. b. Diketahui : a.5 r c. Jika investasi (=I) = Rp. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 .5 r dan f. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda.74 a.

I = 114 + 0. diketahui : a. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . Jelaskan. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. Fungsi konsumsi. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Pendapatan nasional . Dengan penentuan kebijaksanaan ini.keseimbangan d. apa yang saudara ketahui tentang : a. Jika investasi berubah menjadi 400. Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . Tabungan keseimbangan e. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. Fungsi disposable income (pendapatan . Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a.10 R c. Pendapatan disposable Yd = Y .75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a.Tx + Tr f.siap pakai) c.7 Yd b. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. Pada pasar barang. C = 68 + 0. Fungsi konsumsinya b. III.1 Yd . diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi.8 R c.Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. Pigon effect b. II.25 Y b.

. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. hitunglah : a.000 milyar. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. 3.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 500 milyar. Gambarkan semua variabel tersebut.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 40 milyar. 200 milyar. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.UNIV. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. 250 milyar. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik". Investasi (I) = . Pada saat pendapatan nasional Rp. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. Pajak (Tx) = 0. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. 1. 400 milyar.8 Yd + 20 Milyar rupiah.25 Y. berapakah pendapatan nasional keseimbangan.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. 2. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah.500 R + 100 Milyar rupiah.0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . tingkat tabungan nasional Rp. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Gambarkan kurvanya.

Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. Pada saat ini. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . . BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator.77 b. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c.28. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.UNIV. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. dan T = 0.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. b. Diketahui : C = 85 + 0. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. 4.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100.

1.1. maka : b.2. Pajak (Tx) = 0. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. 4. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya.2.10 r + 200 mrp. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . 3.8 Yd + 3 mrp.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0.90 t = 0. Dalam keseimbangan IS-LM.2 Y Investasi (I) = . dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = . (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen.5 z = 0.78 2.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : . Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30.

1Y + 5 Milyuar Rupiah.8YD + 5 Milyar Rupiah. b. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang.600r . Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. I = 20 Milyar Rupiah. diketahui : C = 230 + 0. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Agar sama dengan tingkat income full employmentnya.UNIV. 2. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan.6YD I = 300 . d. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. Hitung besarnya konsumsi. C = 0.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. PETUNJUK : 1. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. Pertanyaan : a. c.4 Milyar Rupiah. berapakah konsumsi.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .

80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. b.3Y . tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. Pasar Tenaga Kerja e. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang.Kurva IS yang berkemiringan negatip . Perekonomian terbuka dengan kebijakb. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. Pertanyaan : a. Kebijaksanaan moneter . jika terjadi kenaikan pada : a. 4. Ilmu Ekonomi d. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. . Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. c. berapakah pendapatan. Jumlah angkatan kerja. 3. penawaran agregatip. tingkat harga serta output riil. Hitung besarnya pendapatan. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : .1.6r (Md = permintaan uang). Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c.

.... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 .. apa sistem perekonomian pada soal di atas.. -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. Tulis fungsi konsumsinya c.. Isilah tabel yang masih kosong b... 5 10000 6100 7900 ...... 4 7000 4300 7900 .....81 5. 3 4000 2500 7900 ... 2 2000 1300 7900 ......*** ------ .... Menurut Saudara.. ----.. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d.

Tingkat harga biasanya tegar. Tingkat harga dapat flexible. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. Tingkat employment dapat berfluktuasi. c. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. b. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. c. 7 MEI 1985 1. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. d. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Ekonomi modern a.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. d. b. tenaga buruh. . dan faktor-faktor produksi lainnya.

Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. tabungan menyediakan dana untuk investasi. rasa sehat.25 Y = 20 Y = 20/0. a. 4. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan.83 2. 5. 3.75 /\Y 120 . a. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. C = a + bY /\C 110 . Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut.75 Y 0. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. Y=C+I . Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. begitu pula sebaliknya. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. 7.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. 6. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya.75 Y Y = 20 + 0. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil. Dua cara pendekatan sama.75 Y b. jadi 95 = a + 0.25 = 80 8.95 15 b = — = ———— = — = 0. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial.

b. barang inferior sebaliknya. Harga sumberdaya 3).25 = 240 b. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. 4). Faktor-faktor lain berubah. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. C = 0. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Kebijaksanaan pemerintah . b.75(240) + 20 = 200 c.84 = 0. Harga barang lain yang berkaitan 5). Bila harga naik. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. Bila harga naik. Tehnik produksi 2). yang menyebabkan berubah antara lain : 1). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. Harga barang-barang lain yang berkaitan. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). S = Y .C = 240 . Jumlah penjual di pasar 6).25 Y = 60 Y = 60/0. jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. 5 JULI 1985 1. untuk barang komplementer seabaliknya. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. Pendapatan uang para konsumen 4). dan sebaliknya. Jumlah konsumen di pasar 3). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. jumlah yang diminta bergeser ke kiri. kurva permintaan bergeser ke akanan. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. sebaliknya bergeser ke kiri.75 Y + 20 + 40 0.75 Y + 20 = 0. Selera atau preferensi konsumen 2).

7 Y = 355 Y = 507. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi.M = 75 + 0.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a. Pendapatan nasional b.57 d.I. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang.1. Saving c. Impor e.57 c.14 b.2Y) = 355 + 0.43 f.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya. X . Neraca perdagangan f. berjaga-jaga dan spekulasi.14) = 121. 2.43 e.121.14)} = 200 + 100 S = 178.2(507. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas.2(507. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a. M = 20 + 0.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0.M = 100 . yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). Dari kedua teori tersebut. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan. C = 75 + 0. Diketahui : C = 75 + 0.5 Y + 200 + 100 .14) = 328. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. 3. Jelaskan. b. C. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang.3 Y 0. Y = C + I + X .(20+0. Jawab a. S + M = I + X S + {20+0.5(507.S .43 = . Konsumsi d.

A 37. C 23.000+150.800. 1. C 9.000+800. B 16. 300. A 25. A 7. E 29. C 15. C 24. 26 JULI 1985 I. D II. B 27. 1. c. .000) c.000 f. D 2. 1. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat.000+100. E 18. b. D 30. B 12. f. E 21.800.800.000) 5. E 4. A 14. 2.900.000+350. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. E 33.000+750. D 20. C 10. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e.000+250. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. C 3. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. B 13. E 36. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. a.000 b. D 26. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. B 22. 0 d. Peranan pemerintah : a. D 11. B 8. 4. D 28. B 19. B 35.000 e. A 17. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985.000+1. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. C 34.86 g. A 32. B 5. D 6. 800. Harus meningkatkan ekspor. 1. C 31.000 (300.000 (200.

5 c.5(400) 1000 = ——————————— 1 .3. a.I .25 = Rp.X + M = 800 . X .0. 19.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .5 /\t = .280 . 1019. 350 b. JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986. /\C 110 . S = .0.M = 100 .100 + 180 = 600 e.180 = . 25 = 19.c + ch 200 + 300 + G + 0 .3 Y = . 19 JUNI 1986 I + X . M = 20 + 0. 1000 + Rp.5 + 0.5.So .40 + 0.1 = 800 b.23 1-c+ch 1-0.5+0.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.20 = ———————— 0.3.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.0.3(800) = 200 c.ct 2.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.0.25 milyar. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp./\Y = ——— /\Tr = —————— .40 + 0.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.4 + 0.2 Y = 20 + 0.67 /\Y 120 . C = Y .5+0. /\Y = 1500 .0.67. a.100 10 3.Mo 1.0.105 15 C = a + cY 100 = 0.1000 = 500 -c . c = —— = ————— = —— = 0.2(800) = 180 d. a. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 . YE = ——————— 1 .105 + a .87 2.

yaitu : 300 + 10 r = 600 .8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0. a.8 Y 240 + 8 r = 0. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp.85 c.67 Y b.88 a = 29.6 Y + 80 + 160 .So .8 Y + 160 .20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang. 3 JULI 1986 I + X . Sedangkan dalam arti luas.8 r 0.65 C = 29.65 + 0. maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.160 + 8 r = 0. Y = C = a + cY = 29. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.4 Y = 240 . uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik. Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.Mo . b.8 r 400 .67Y = 89.8 r Y = 600 . C Y 4.65 + 0.

0. M = 10 + 0. C = Y .4(540) = 186 c. a.S = 540 .60 YD + 20 Tx = 0. /\Y = 1500 .3.5 c.438 b.3.5 + 0.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . /\Y = ——— /\Tr = ————— .0.4 Y = .0.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0.1000 = 500 -c .1(540) = 64 d. 25 = 19.1 = 540 b.5(400) 1000 = —————————— 1 .5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0. Diketahui : C = 0.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987.23 1-c+ch 1-0. a.0.M = 200 .10 = ———————— 0. Y = C = 89.5 G = 1. c = —— = ———— = —— = 0. 27 APRIL 1987 1.5 /\C 100 .0.186 = 354 e.4 Y .65 b. a.30 + 0.3.4 + 0.c + ch 100 + 200 + G . YE = ———————— 1 .120 15 C = a + cY a = 29. S = .110 10 3.20 .67 /\Y 105 .89 1.ct 2. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .1 Y = 10 + 0.30 + 0.5+0. a. X .5+0.0.

Keynes . Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.375 TxE = 0.60YD+120 = Y + 30 . TxE.375 + 30 + 20 = 134.6+120 = 0.134. Klasik .harga fleksibel b.6 Y + 50 .375 SE = YD .6YE+50) + 20 = 0.6Y + 50 = 0. 4.6(0.4(234.36Y + 30 + 120 = 0.375) .0. unemployment d. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a.234.Perlu campur tangan pemerintah 3. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr . dasar penukaran. GDP b.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.75 CE = 0.60 YD+20+60+40 = Y + 30 . Cara mengukur Produk Nasional Bruto .6(0.60YD + 20 = 0.4Y-20) = 0.84. employment. Jenis pasar makro a.mekanisme pasar bekerja secara otomatis .6(234.4YE = 0. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata. volume uang c.adanya pengerjaan penuh .375) .20 = 73.permintaan agregat selalu = penawaran agregat .375 = 56.6. cadangan devisa.Tx = 0. CE.25 2.375 = 0. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.4Y + 20 = (0.(0.CE = 0. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.64YE = 150 YE = 234.375+50) + 20 = 84.6Y+50)0.36Y + 150 0.

b. RT pemerintah. a. bunga. 4.91 a. 1. 3. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. upah dan gaji. c. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. Pendekatan pengeluaran. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. sehat dll. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. laba. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. RT luar negeri. RT perusahaan. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. Pendekatan penerimaan. Pendekatan permintaan = penawaran b. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. tenteram. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b.

Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o .besarnya pengeluaran rutin. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. 6. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. b. 7. 8. 9. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri .92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a.

Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a . agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. 2. c.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx .cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a . Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . 3. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. Kebijaksanan pemasaran. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. Kebijaksanaan harga. Deregulasi. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. b.cTx + cTr + I + G YD = Y . Menaikkan suku bunga. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. 4.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . c.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a .cTx . yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak.Tx + Tr (1-c)Y = a . b. Devaluasi. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi.

apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial.4 .4 r Y = ——— = 300 . Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6.40 + 0. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.4 r S = .94 1-c /\Y c —— = .4 r = .10 r 0. Diketahui : I = 80 . 9. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain. 9-7-90 1.4 Y L2 = 160 .4 Y L1 = 0. 7.4 Y 120 .4 r M = 200 Ditanya : a.4 LM -> L=M 0. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak. bukan dari segi ekonominya. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 .4 Y + 160 .40 + 0.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990.4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.—— 1-c /\Tx 5.

75 YD = 10 + 0.67 .25YD .0267 8 = a + (-0.0.6(40) = -24 c.75YD) = 0.4(100) + 160 .0267 Y e. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan. r ikut berubah.100 a = 10. 0.0267).67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.40 + 0.10.75 Y = 25 + 0.95 IS = LM -> 300 . C = 10 + 0. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri. r berubah.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = .0. d.30) = 10 + 15 + 0. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0. a. 100 = 300 .C = YD .4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.75 Y S = YD .4 (15) + a = .250 8 = a + b.75(Y + 50 .10 . ³ ³ 2.(10+0. 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .

Investasi. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. Menambah tranfer pemerintah atau 3).10 = 0.5 b. a. melalui kebijaksanaan fiskal.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. 2. b. Diketahui : C = 0.25(Y+50-30) . bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. atau 2). dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. 24-7-90 1. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . Ceq.96 = 0. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. Bila I = 150 ditanya Yeq e. atau 5). d. yang berbentuk alatalat produksi. b. d. melakukan kebijaksanaan moneter. Yeq. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). c. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). e.25 Y . Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. 2). Agregate demand. Deflationary gap. Backward-Bending. Average propensity to consume. b. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. Seq. 3. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. Memperkecil penarikan pajak. c.

6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0. Ceq = Y . Y = C + I = 0.4 Y = 180 Y = 180/0.C = 450 .6Y + 60 + 150 0.97 a.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d. Seq = Y . Yeq = C + I = 0.4Y = 210 Y = 210/0.{0.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6 Y + 60 + 120 0.S = 450 .

.... 12.. 10 faktor produksi modal .................. 72.... 4 Eksport ............................. 1 I identity . 10 internal balance ..................... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ................... 32............................ 71... 23 Keseimbangan ekstern ................ 2 Inflasi ......... 54... 58............... 9.. 97 K Kebijaksaan ekspansi ............... 46.............. 5 C celah deflasi ........ 10.............. 71.. 60............................................................................ 84. 62............. 2 ekuilibrium.... 1 ekonomi mikro ..... 59..... 55....... 6 faktor produksi tenaga kerja...... 4 Ilmu Ekonomi .............................. 34 Inflasi permintaan ........ 25..... 1 Ekonomi diskriptif ...................... 67 Inflasi campuran. 3............. 31... 56.............................................. 1 Ekspor Netto .... 60...................... 28.... 56......... 4................................. 82.... 26 Kebijaksanaan ekonomi makro.... 79.............................. 97 descriptive economics ................. 72................... 10 Celah inflasi ........ 56 kesamaan........ 26................... 77......... 75....................... 67.......... 13.......... 10 Faktor produksi kapital .............. 10.............. 1 Average Propensity to Save . 25 H Harga surat-surat berharga. 53............................ 71 Kebijaksanaan konstrraksi ... 74..................... 48............................ 1 Anggaran Belanja Negara........ 10... 10 Angka Pengganda ......... 32 Inflasi Campuran ................................ 54.. 23 G gaji........................ 1 ekonomi makro ................ 34. 9. 34 Inflasi Penawaran ...... 3.. 57.... 9 equilibrium conditions equation ... 74 applied economics.......... 56..... 73 . 27........ 39. 92.................... 26 Kebijaksaan fiskal................ 66... 2...... 9. 32 Inflationary gap ......... 58. 26 Kebijaksanaan Moneter ... 3.... 32 Full-Employment.. 34....... 18...................... 3 Hubungan fungsional........................ 95 Equilibrium Analysis ... 26 Kebijaksanaan fiskal... 48...... 2............. 2 hubungan kausal.... 4..... 64................ 32 corporate profit........ 3 Hubungan kausal .... 80. 41. 47. 55............ 59..... 3 external balance ...... 11 celah inflasi ...............Laba Perseroan D Deflationary gap...................... 10 fungsi LM.... Keseimbangan intern Investasi ............... 7..... 3 Bunga ................................... 13...................... 43....... 6 full employment saving........ 20......... 5.............. 75 E economic analysis ............................................. 16....... 70... 78....... 38.......................... 6........... 11 fullemployment ....... 2........................... 2..98 A analisis ekonomi agregatif ............. 18 APC ....... Keseimbangan intern......... 1 disposable income.................... 53. 61..................................... 46......... 12...... 35 Inflasi penawaran ........... 7 B behavioral equation... 1 economic theory.... 1 Import... 18 kesempatan kerja. 11........... 53................ 13................................................... 18 Keseimbangan intern ........ 92 general equilibrium ........... 12 Angka pengganda............. 1 Ekonomi Yang Diterapkan ................................ 3.................. 32............ 1............................... 15............ 2 Ekonomi makro..................... 13.............

................................ 58............ 45. 4 Pengeluaran pembelian pemerintah .... 75... 55....... 71.99 kurva (AgD .... 20. 5............................. 4..... 20 Permintaan akan surat-surat berharga.............. 5...... 6 Rumahtangga perusahaan .. 76 Kurva LM.. 77....... 23 Over employment ................... 5 Laba perusahaan perseorangan . 63...................... 23 Operasi Pasar Terbuka ........ 61..................... 16 O Open Market Operation .............................. 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi............................. 39........ 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga..... 5 R Reallocation of resources ... 2...... 13.. 73 Pendapatan nasional ekuilibrium .......... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi .............. 59............................... 73................................................ 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ......... 4. 10 macro economics ....... 53................ 39 Laba perseroan ................ 36.............................................. 55.. 71........ 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ....... 81 Pasar uang . 20........................ 53.......... 22 L Laba........ 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio................. 5 M Macam faktor produksi ..................... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ....... 12 penmawaran akan uang.............. 70............ 1 macroeconomic policy ....... 52.... 23 Rumahtangga Keluarga..................... 64.. 2.......... 78....... 23 Marginal Propensity to Save ... 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal....... 25........................ 59...... 72.................................. 14 Kurva Penawaran Agregatif..................................... 9.. 68.............................. 48.. 5. 14 Pajak yang Built-in Flexible............ 22 Pendapatan Nasional......................... 23 Penyusutan ....... 3 Persamaan perilaku ....... 42.......................... 56......... 22 Permintaan uang untuk transaksi .LM..... 6.... 3 Penawaran uang .. 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi................. 30 Kurva Permintaan Agregatif ................. 3 Permintaan akan tenaga kerja ........ 10 P Pajak.............................................................. 80 KURVA IS......................... 5 proprietors income ................ 56....................................... 61. 3 Produk Naional .... 7 MPC ................... 56.... 3 Pengeluaran Investasi... 23 KURVA L-M ........................ 2....... 22 Permintaan uang untuk spekulasi................. 69............................................. 67.... 43............... 53... 2....... 30 Kurva IS .......... 77... 52............... 4 Pengeluaran Pemerintah...... 3... 8........................ 61......... 92 profit.. 20 kurva IS ..... 58..... 25........ 14 Pasar barang .............. 22 Penawaran surat-surat berharga .. 22 Kurva pajak yang built-in flexible .......................................................... 59.................... 10........ 65..................................... 6 ............. 20 Perekonomian tertutup .......... 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ................................ 12............... 25.. 72..... 58.......... 18..... 95 Pajak yang built-in flexible....... 2 Pasar Modal .. 3 Penawaran tenaga kerja...................................................... 4 Produk Nasional..................... 62.... 94 Multiplier . 3 Pasar Tenaga Kerja ......................... 27 kurva permintaan investasi ...... 9 Pengangguran............ 4 Pengeluaran konsumsi ....... 93........................... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga.. 10 Rediscount policy............. 7.... 80 Kurva L-M........ 65 kurva IS-LM................... 91 Pasar komoditi ... 2...

............................................................................... 16 Transfer Pemerintah........ 71............................................................ 53... 15..............................100 S salaries................................. 4................................. 86 Selective Credit Control........... 46.......... 48... 6 variabel endogen ......................... 39....... 2........ 1 Teori kuantitas uang... 5 T Taxable income level .... 5 U Uang giral...... Upah ........................................................ 2 uang logam.......... 64........ 58................................................ 23 Sewa.......................... 6 W wage . 10 Upah......... 66................................................................................. 16 Transaksi kredit............ 82........ 47........ 3 Upah riil ... 39 Upah nominal.................................. 14 Teori ekonomi.................... 32 Transaksi Debit ................. 6 variabel eksogen................. 12 Transfer perusahaan ........................... 4 Subsidi perusahaan. Gaji Saving ........ 43 Uang kertas ............................... 3 V Variabel eksoegen.................................................. 20........... 7... 2 Under Employment ............ 2...... 3......

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful