1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

Tingkat Harga e. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a.M) 3. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. Produk Nasional c. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. d. Ekspor Netto (X . mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan.4 II. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. PENDAPATAN NASIONAL 1. Bunga (Yi) . kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. Tingkat Kesempatan Kerja d. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. c. b. Pendapatan Nasional b. c.

Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. d.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. Transfer perusahaan. mesin-mesin dengan perlengkapannya. d. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. o0o . ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. 1). Laba perseroan atau corporate profit. b. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. 2). yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. Penyusutan. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. c. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan.

yaitu seifatnya. bunga dan sewa untuk konsumsi. b.Barang tersebut dijual ke konsumen. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain.6 III. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. . ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. .faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. 3. sisanya ditabung. sewa. perusajhaan lain. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. pemerintah dan luar negeri. sederhana. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. 2. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. . Rumahtangga perusahaan . C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . . digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain.upah. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a.faktor produksi yang dibeli. Variabel endogen. Rumahtangga Keluarga .

APSn = Sn/Yn 7. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . S=Y-C = (1-c)Y . APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. = Cn/Yn 5. Fungsi Saving Saving = penabungan. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. Fungsi Konsumsi. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). Hubungan antara MPC dengan MPS. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan.a dimana : S = saving = penabungan 6.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Pendekatan dinamik. 2. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a.9 IV. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer./\Y k = /\Y / /\I . maka : /\Y = k. b.

dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh.75 6. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). under employment dan over employment. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. Pendapatan nasional mula-mula 240. Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b.75(240) = 200. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. 7. investasi mula-mula 40. Y = 160+240 = 400 1-0. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0.MPC MPS 5. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. maka Y = 200 + 80 = 280. 8.75(280) = 230. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources).75Y. maka C = 20 + 0.

11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S). o0o .

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.ct . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d.C YD = Y + Tr . Fungsi Saving S = YD .ct) (1-c+ch 6.Tx C = a + cY + cTr .Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .chY maka . kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o . kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5. Angka Pengganda a.15 4. kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .

Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. Ekspor f. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2).b. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-).i. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. Macam-macam Pos NPI 1). Ekspor f. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. b). . insurance and freight) yaitu nilai ekspor f.o.o. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita.16 VIII. d). Ekspor c.o.b. f). c.b. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. 2). b.o. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. Impor f.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan.b.o.f (cost \. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. c). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a). e). yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. contoh : impor barang-barang / jasa-jasa.

perjalanan oleh swasta dan pemerintah. wisatawan.17 Nilai impor f. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. 5). b). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a).o. Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). asuransi. kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission).b. c). meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. 8). entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. 4). o0o . Penananam modal langsung 6). Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. d). kredit jangka panjang / pendek. 3).

Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Angka Pengganda 1 /\Y a. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit.18 IX.

19 perekonomian. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian. o0o . Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama.

Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . X. S. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. Dalam analisa IS-LM. Misal : I = 80 . I. Pasar barang (commodity market) b. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Tx. S.20 X. Istilah Lain Pasar Komoditi a. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. S. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Perekonomian Tertutup Sederhana C. I. NM. investasi (I) sebagai variabel eksogen. Y. Y. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. Tr dan G 3. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. Tx.

C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y .21 5. Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .

Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. 4. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. 5. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah.22 XI. khususnya surat obligasi. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Motif transaksi (transaction motive) b. antara lain dengan cara : . 3. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan.

(angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. yaitu membeli surat-surat berharga. di pasar bebas. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . defisitnya neraca pembayaran. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. d.23 a.b dan c disebut quantitative credit control. khususnya surat obligasi. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. sedang d disebut qualitative credit control. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. b. Cara a. Tindakan ini disebut open market buying. c. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. 6. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy).

M .L2o .24 M .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M L2 0 Y 0 L2.

Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi.25 XII. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja.

Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Tx dan Tr 2. Contoh variabel instruemen : a. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b.26 XIII. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Tx dan Tr. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. . Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Kebijaksaan fiskal b. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3.

Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4.Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

31 4. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran . Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5.

b. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. 2. inflasi tarikan permintaan. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. supply inflation) c. Bila investasi sebesar I1. harga saat tersebut tg < BOYf. demand inflation). . yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). BEBERAPA TEORI INFLASI 1. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push.32 XV. Inflasi campuran (mixed inflation). Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. a. Inflasi penawaran (cost-push inflation. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. b. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). Inflasi permintaan (demand-pull inflation.

maka harga jadi tg à 2. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). LM1 LM3 IS2. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. harga sebesar tg < EOYf. harga sebesar tg < BOYf. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. c. Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga.3. Bila investasi sebesar I4.33 Bila investasi sebesar I3. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif .

r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri..Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. Inflasi Campuran . Mula-mula harga sebesar H1. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi).. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. kurva penawaran AgS1. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. Pendapatan nasional mula-mula Yf.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif.

o0o .AgS3 maka harga akan naik dari H1 .35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya).AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 .H3 (terjadi inflasi). H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .

BPFE. 172 hal. Kediri. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Yogyakarta. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. IR (1986). Liberty. MBA. SOEDIYONO R. Liberty. Kediri. o0o . Diktat Kuliah Ekonomi Makro. 51 hal. DR (1984).(1983). 241 hal. Yogyakarta. 223 hal. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. IR (1991). Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri.36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. TUTUT DWI SUTIKNJO. ___________________. Yogyakarta. 69 hal. -------------------. Ekonomi Makro. DR (1982).

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. 100 milyar. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Soal : a. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. mengapa demikian ? 4. 95 milyar per tahun. Diketahui : a. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Untuk pengendalian perekonomian.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. b. Untuk menghitung pendapatan nasional. 110 milyar. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Carilah fungsi konsumsinya b. 120 milyar per tahun. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. Diketahui : a. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. mengapa demikian. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. mengapa demikian ? 6. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Dalam perekonomian dua sektor. Mengapa demikian ? 5. besarnya konsumsi sebesar Rp. 3. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c.75 Y + 20 milyar rupiah b.

000 1. B dan C. Pendapatan Nasional f.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d.000 Upah 200. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH. Apa saran saudara untuk memperbaiki d.000 800. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.000 Ditanyakan : a.000 150. Jelaskan e. berikan uraian ! 3.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. Neraca perdagangan 4. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi .800. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f.000 Laba 100. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik.000 250. Impor keadaan tersebut di atas.000 350. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. nilai total penjualan barang-barang akhir b. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.000 800.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. Saving c.000 750. Konsumsi g.

John Maynard Keynes (1930) 2. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Micro Economics c. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Ramalan suatu perekonomian d. pilih satu yang benar. PErtumbuhan ekonomi 3. depresi ekonomi d. Descriptive Economics 4. 3. Ekonomi Perencanaan c. SOAL I. Adam Smith (1776) e. Thomas Aquinos (1270) c. 1. merupakan : a. Economic Theory b. depresiasi e. Ekonomi Internasional b. yaitu kebijaksanaan makro. Definisi ekonomi makro 5. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. Applied Economics e.40 5. a. Persoalan akselator . Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. 2. Pelaksanaan ekonomi makro e. Macro Economics c. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Fransois quesnay (1758) d. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. devaluasi ekonomi b. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Ekonomi Perusahan e. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Pengertian ekonomi makro d. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. deflasi ekonomi c. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Kegunaan ekonomi makro c. Kerjakan dengan percaya sendiri. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. Aristoteles (350 SM) b. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1.

Konsumsi b. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. 1100 d. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . Mekanisme pasar secara otomatis d. perubahan pendapatan b. Memakai dasar pertukaran uang e. Net National Product c. Penawaran d. Transaksi dagang b. Neraca pembayaran internasional c. sikap berhemat e. 900 e. Benda-benda modal yang tersedia e. Harga-harga yang fleksibel c.41 6. Gross national Product b. Pasar b. investasi netto 12. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Investasi c. Neraca perdagangan barang e. Personal income e. Disposapble income 9. stok kapital d. C = 160 + 60 Y' Io = 200. National Income d. Pengeluaran pemerintah d. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. yaitu : a. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. elastisitas e. Investasi b. pendapatan nasional bruto 10. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. ekspor netto e. Hutang d. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. Kualitas tanah yang tersedia d. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. 910 c. Permintaan c. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. stok kapital tetap c. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Memakai dasar pertukaran barter 11. 760 14. Investasi bruto e. 1250 b. stok aktiva lancar c. 7. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. a. Hukum Say b. perpajakan 13. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. fungsi produksi 8. neraca jasa-jasa 15.

42 a. macri economics c. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. ekonomi internasional 18. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. applied economic b. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. lembaga ekonomi c. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. lembaga keuangan b. mikro ekonomi d. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. pertumbuhan d. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. fungsi pendapatan nasional c. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. ekonomi diskriptif e. maksud pendapatan nasional d. pemerintah e. intensitas. manfaat pendapatan nasional e. Tahap klasik menelorkan : a. sasaran pendapatan nasional b. Simon Kuznets e. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . yaitu tahapan fisiokrat. tujuan pendapatan nasional 23. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Petty c. Boisgillebert b. Leon Walras 22. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. Ekonomi mikro c. definisi ilmu ekonomi e. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. lembaga sosial 21. Ekonomi Internasional 17. Tucker d. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. stabilitas c. Ekonomi makro d. ekonomi diskriptif b. fluktuasi 20. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. tahap klasik dan tahap Keynesian. PNB adalah ukuran moneter b. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. c. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Ekonomi terapan e. lapangan kerja e. rumah tangga d. pemerataan b. pengertian ilmu ekonomi d.

So . suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. Uang 31. YE = ————————— s+m 1-c 26. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. Uang kuasi d. Tujuan pendirian bank : a. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. Cukai d. untuk spekulasi 32. pajak pendapatan c. YE = —(a+I) 1-b I + X . pajak 29. Teori keuntungan komparatif dari J. Brumberg e. Keseimbangan neraca pembayaran e. R. IPeDa 27. Protensi c. sebagai penimbun kekayaan e. Uang kartal c. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. Milton Friedman d. sebagi alat penukar b. sebagai perusahaan 33. S. sistim deposito b. Uang giral b. Ando c. sistim giro . Ekspor d. Pajak perseroan b. untuk mencari laba b. Pembangunan ekonomi 30. Investasi e. 24. 28. Mill e.Mo a + cTr . PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Penabungan c. Economic Welfare d. untuk menstabilkan perekonomian d. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. YE = C + I b. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Teori Heckscher. S = I c.43 e. sebagai satuan penghitung d. Near Money e. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. Konsumsi b. Autarki b. Duesenbery 25. YE = ——————— e. Keynes b. Merkantilisme b. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. MPO e. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c.cTx + I + G d. A. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. sebagai pengukur nilai c. untuk mencetak uang e.

What to procudt d. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. kebijaksanaan ekonomi internasional e. perencanaan ekonomi 35. memelihara kestabilan nilai rupiah d. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. seabagai penguasa moneter e. Full employment c. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. Efisiensi b. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. 4. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. Negara Indonesia. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. sistim nisbah cadangan 34. 3. sistim cadangan pecahan d. kebijaksanaan pemerintah c. For Whom e. 2. mengatur kestabilan nilai rupiah b. 1. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. kebijaksanaan ekonomi makro d. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. khususnya bidang ekonomi. hal ini dinamakan : a. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. menjaga kestabilan nilai rupiah c. ---Selamat mengerjakan--- . sistim berimbang e. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. bujukan persuasif 37. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi.44 c. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. Development II. kebijaksanaan moneter b.

Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apa yang dimaksud berimbang. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. 200 milyar. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. 1500 milyar.8 Y. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 8. Apabila diketahui investasi sebesar Rp.40 + 0. 6. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. 1.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . 290 milyar. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 5. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. konsumsi C = 150 + 0. 4. namun tidak bersifat netral. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 7. namun perubahannya tidak proporsional.2 Y. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.

TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. besarnya konsumsi sebesar Rp. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Neraca perdagangan equilibrium 2. Pendapatan nasional equilibrium b.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. 120 milyar per tahun. 105 milyar. 110.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. a. Saving equilibrium c. 1000 milyar.S O A L : a. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Impor equilibrium d. Carilah fungsi konsumsinya b.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . 4.5 YD.8 Y . Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Permintaan uang untuk: . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Konsumsi ekuilibrium e. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. Diketahui : a. Harga minyak semakin lama semakin turun.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. 100 milyar per tahun b. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0.Spekulasi L2 = 160 .46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. 300 milyar. 25 milyar ? 3.

1000 milyar. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 1986/1987 .8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.8 Y . Saving ekuilibrium c. Impor ekuilibrium d. besarnya konsumsi sebesar Rp. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Harga minyak semakin lama semakin turun. 120 milyar per tahun. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . 25 milyar ? 3.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. a. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0.5 YD.8 r . Pendapatan nasional ekuilibrium b. 110. 105 milyar. 1.Fungsi konsumsi : C = 0. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Diketahui : a.SOAL : a.spekulasi L2 = 160 . Neraca Perdagangan ekuilibrium 2. b. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Permintaan uang untuk : . Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c.47 1. Konsumsi ekuilibrium e. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Carilah fungsi konsumsinya b. 100 milyar per tahun.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. 200 milyar. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan.

Pendapatan nasional ekuilibrium b.4 Y . Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Konsumsi ekuilibrium d. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Saving ekuilibrium 2. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. investasi dan pengeluaran pemerintah . uraikan dengan singkat dan jelas.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. 3. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. 3. Apa yang dimaksud Consumption. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. 5. 4.

Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 7. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. 9. 3.49 4. 6. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. 2. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. Apa yang dimaksud pajak langsung. 8. 8. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. 7. . Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. 4.

Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = .4 r S = .40 + 0. Mengapa ? c. jika Y = Yeq c. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. b.4 Y .00 WIB DOSEN : IR. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation.25 Y I = 900 + 0.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. Comodity market dan Money market d. Autonomous investment dan induced investment b.12. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.50 . kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. Nilai saving.05 Y Hitunglah : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.10. 18 JULI 1988 WAKTU : 10. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.30 . Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 . Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan.30 WIB DOSEN : IR. 2. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer.1500 + 0. Nilai APS.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Jelaskan arti.

20 mrp.2 Y Ditanya : a.51 L2 = 160 . Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. tidak boleh kerja sama. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0.75 YD + 20 mrp. Tetap. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. 1988/1989 . Gambarkan dari semua soal di atas dari a . Dari soal di atas.4 r M = 200 PErtanyaan : a. Berapa saving keseimbangan d. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Berapa pajak keseimbangan 2. Berapa konsumsi keseimbangan c. d. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. Berapa impor keseimbangan e. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Tx = 0. f.2 Y . UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR.

Pertanyaan : a. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. KG. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. KG. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Ceq dan Txeq c. Berapa KI. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. 2. 4. 3. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. . Ceq jika Tx = 0 b. Jika fungsi pajak Tx = 0. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. 2.

53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d.1 d ) di atas ! 2. Bila diketahui : a.40 + 0. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Gambarkan dari semua soal (1 a . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. diketahui : Investasi (I) = 80 .4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ .4 r Saving (S) = .75 YD b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Marginal propensity to Consume e. Inflasi d. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. Kebijaksanaan fiskal b. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Kebijaksanaan moneter c. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a.

6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. apa yang harus anda lakukan. Pendapatan nasional keseimbangan b. diketahui : C = 0. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Bila konsumsi ditambah 30. Deflationary gap 2. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Investasi b. Tabungan keseimbangan c. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3.. Pelaksanaan ekonomi makro d. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Agregate demand c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Average propensity to consume d. Apabila dalam suatu perekonomian. Backward-bending e. Konsumsi keseimbangan d. Apa yang saudara ketahui tentang : a. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Pengertian ekonomi makro e. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. Bila investasi berubah menjadi 150. Kegunaan ekonomi makro c.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU.

.. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . ... 95 milyar per tahun.. Pada pendapatan nasional seimbang. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b. Carilah fungsi konsumsinya. Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah... surplus anggaran Pemrintah = .. ? B. b. MPC . 1. 2. 980 160 754 65 185 . Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp. besarnya konsumsi sebesar Rp.. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN ... . 1.. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. tabungan (S). 200) milyar rupiah. 1000 165 766 65 `85 .. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR. . Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C)..55 2.. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN. ? c. 100 milyar. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR.. ————————————————— a. 110 milyar. Konsumsi (C). MPS. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. .75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. ? d.... a. 180.. Pertanyaan : a. b. MPC terhadap Yd = .. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx).... 140. Diketahui : a... besarnya konsumsi per tahunnya Rp.. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara.. 160.. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. 120 milyar pertahun... 960 155 742 65 185 . Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. 120.. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 .

Ekspor free in Board. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR. Apa yang saudara ketahui tentang : a. Pasar barang dan pasar uang. Diketahui : C = 0. Deflationary Gap g. --. S ekuilibrium 3.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b. Inflasi d. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR.75 YD + 20 Tx = 0. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA.56 a. Marginal propensity to consume e. 2. Kebijaksanaan fiskal b.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. c.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS.2 Y . Y b. Kebijaksanaan Moneter c. C ekuilibrium d. --.

a. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. a. Investasi keseimbangan d. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. Pendapatan nasional keseimbangan b. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. 3.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Tabungan nasional keseimbangan e. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Ilmu Ekonomi b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Konsumsi nasional keseimbangan c. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. 2. 4. Ekonomi Makro c.57 ========================================== 1. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. Pasar Tenaga Kerja . Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan.

...2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a. 2.. Isilah tabel yang masih kosong b... Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 ..58 d..... Tulis fungsi konsumsinya c. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3... 5 10000 6100 7900 . Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang . Fungsi Konsumsinya b. Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d.. 2 2000 1300 7900 .. Menurut saudara...... 3 4000 2500 7900 .. Kebijaksanaan moneter.... ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a..75 Pajak = -20 + 0.... 4 7000 4300 7900 .... Tabungan keseimbangan e..... Pendapatan nasional keseimbangan d. Jika pajak berubah jadi 600.

Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. Tabungan keseimbangan 2. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. Kebijaksanaan fiskal c. Full employment.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Jelaskan pengertian berikut : a. Pajak (Tx) = 0.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Marginal Propensity to Save e.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. Fungsi konsumsinya b. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Kebijaksanaan moneter b. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3.10 + 0.2 Y mrp Investasi (I) = 200 . TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. .6 Pajak = . Pendapatan nasional keseimbangan d. Deflationary gap d. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a.8 Yd + 30 mrp.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. s (MPS). 2. Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. 200 milyar. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. 3). Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). Saudara diminta menghitung : 1). Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. Besarnya saving equilibrium 2). Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. APC.6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = .1. a).c = (MPC). jelaskan variabel yang Saudara ketahui. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. 2. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". APS dan k b). Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. 2). III. Benar/salahkah pernytaan tersebut. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. Besarnya konsumsi equilibrium. 40 milyar. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. 3).4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. SOAL I.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0.4 r Saudara diminta : 1).15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 .61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. 2 dan 3 tersebut. ----pam---- . Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional.

2. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Gejala ekonomi makro b. 80 milyar. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. 3. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. Fiscal policy c. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. II. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Monetary policy 2. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. X = Nilai ekspor. M = Nilai Impor). Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. I. C = Pengeluaran Konsumsi. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Fungsi impor M = 20 + 0. 1. pasar uang. I = Pengeluaran Investasi. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. 200 milyar. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : .2 Y. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. 225 milyar.

Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. Benarkah pernyataan di atas. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. a. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). 2. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Didalam sistem perekonomian terbuka . 2. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. 6. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. Saudara diminta : a. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. 5. SOAL 1. b.63 1.

Konsumsi d. Jelaskan !. Diketahui : a. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Back word bending 2. Pendapatan Nasional b. . besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. Pada periode tahun berikutnya.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. Impor e. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. Variabel endogeneous b. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. Ditanyakan : a. Kebijaksanaan fiskal d.8 Y + 25 milyard Rp.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional. Marginal propensity to save c.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). Neraca perdagangan f. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. fungsi konsumsi C = 0. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Saving c. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Pada tahun pertama.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0.

konsumsi (C). investasi. Berapakah besarnya pengeluaran.70 YD + 20 milyar Rp. 2. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. investasi (I) dan tabungan (S) : a. b. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). . Pertanyaan : 1. Keseimbangan pasar tenaga kerja. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. Gambarkan.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 2. 3. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. 4. Jika dalam perekonomian diatas.65 b. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. 3. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. pasar barang dan pasar uang. hitunglah besarnya pendapatan nasional.LM.

jika Y = Yeq c. Mengapa ? c. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. . khususnya dalam Pasar Barang. b. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.05Y Hitunglah : a. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. d. 2. Uraikan dengan singkat tapi jelas.25Y I = 900 + 0. Nilai saving. 3. Nilai APS. c. e. b. b. Autonomous investment dan induced investment. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Comodity market dan Money market. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. Jelaskan arti.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a.

Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi.1 Y + 5 milyar rupiah. untuk : 1. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. Terangkan ! 3. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. b. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. KI = /\ Y ____ /\ I 2. konsumsi serta tingkat pajak ? c. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. Pertanyaan : a. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b.67 2.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO .

-------OOO------- . Khususnya dalam pasar barang. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). II. b.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Full Employment dalam perekonomian d. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Inflationary Gap. Uraikan dengan singkat dan jelas. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. konsumsi serta pajak IV. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I.1 Y + 5 milyar rupiah. a. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. b. Pertanyaan : a. III. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Excess Demand b. Marginal Propensity to Consume e. Kebijaksanaan Fiskal c. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. jika pajak pendapatan masih nol.

.....) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = ... 300 250 100 ..... Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi......... Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f........... Lengkapilah data Tabungan (S)..... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d.. dan bagaimana cara-cara penanganannya?II.. ? III.. 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I. ? e... 150 175 100 ..... 200 200 100 . dan investasi (I)..... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut...1... 350 275 100 . Di bawah ini data GNP (Y)...600 r Ms = 350 . Jika GNP = 300.3 Y ...Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0.69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .. --------------------------------------------------------b.. GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ....) c.....6 Y I = 300 .... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = ....KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.. a...... --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 .... 400 300 100 ... Konsumsi (C).. 250 225 100 . Aggregate Demand = ....600 r G = 700 Md = 0..

Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . II. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. III. Bila diketahui : a. Investasi (I) . b. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Khususnya dalam pasar barang.Uraikan dengan singkat dan jelas. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan.75 YD b. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. a. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Jelaskan pula dalam gambar saudara.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. Transfer pemerintah Tr = 50 c. IV. IV. b. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Pengeluaran pemerintah (G) . Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a.

40 + 0. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter.4 Y d. c.4 r e. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1. Deflationary gap. Marginal Rate of Taxation i. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. inflasi d.0. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Full employment dalam perekonomian h. Excess demand g. Saving (S) = . Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2.4 Y c. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. . Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap.71 a. Investasi (I) = 80 .4 r b. Kebijaksanaan fiskal b. Hitung full employment savingnya b. Diketahui : a. Marginal efficiency of investment j. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. c.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . Marginal propensity to consume e. b. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. Kebijaksanaan moneter c. Sistem perpajakan yang built-in flexible f.

Konsumsi (C). Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif.15. 2. tabungan (S) MPC.. Lengkapi jawabanm dengan grafik. 4. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C).. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes.75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3.72 d. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. a. MPS..00 . ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes.. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . b. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut.. 160. 1000 165 766 65 185 . 140. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. 960 155 742 65 185 . 180. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.... Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter... -------------------------------------------------------------- . 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. a. 980 160 754 65 185 .00 CATATAN : . (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. 120.. a. 200) milyar rupiah..

......) (dalam juta rp.. 4........... 4...500 ...15..8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp.. Perpajakan yang built-in flexible d. 2..000 .73 a.........00 . 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0..... Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara. pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.) 1...500 ....... . .... ... 2.00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 1.. surplus anggaran pemerintah = .... Efek Pigon (Pigon effect) b. Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b.... Paradok hemat (Paradox of thrift).? 3. . Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi. ....? d... Jelaskan dengan menggunakan grafik. Gunakan grafik pada jawaban saudara..000 .. manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut. 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13.. ----.. ... 4..500 ..... Pendapatan nasional seimbang pada Y = ... a.......*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA..000 ...... Efek Keynes (Keynes effect) c........ .. MPC terhadap Yd = . b.... Pada pendapatan nasional seimbang.. . Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp.. istilah-istilah di bawah ini a.. 2...500 ................... 3...? c.. Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula..

Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I.15 Y d. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter.5 r dan f. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3.74 a. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.10 Y e. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Kebutuhan uang untuk transaksi 0. Diketahui : a. Jika investasi (=I) = Rp.75 Pajak = -20 + 0. c.75 Y b. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 .2.2. Pengeluaranm untuk konsumsi.2 Y Investasi = 200 . Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal. b. b. C = 50 + 0. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0.5 r c. c. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya.

Tabungan keseimbangan e.siap pakai) c. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga .Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut.Tx + Tr f. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. Jika investasi berubah menjadi 400. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = .10 R c. Fungsi konsumsinya b. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. C = 68 + 0. Fungsi disposable income (pendapatan . I = 114 + 0. diketahui : a. II.25 Y b. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. III.keseimbangan d. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Pendapatan nasional . Pada pasar barang. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. Fungsi konsumsi. Pendapatan disposable Yd = Y .1 Yd . Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. apa yang saudara ketahui tentang : a. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a.7 Yd b. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Jelaskan. Pigon effect b.8 R c.

Pada saat pendapatan nasional Rp. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. Gambarkan kurvanya. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah. 1. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1.8 Yd + 20 Milyar rupiah. 200 milyar.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. 3. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) .UNIV.000 milyar. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. tingkat tabungan nasional Rp. 2.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. hitunglah : a.0. 40 milyar. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. berapakah pendapatan nasional keseimbangan. Investasi (I) = .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. Gambarkan semua variabel tersebut. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik".500 R + 100 Milyar rupiah. 500 milyar. 250 milyar. Pajak (Tx) = 0. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. . 400 milyar.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .25 Y. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca.

Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. Diketahui : C = 85 + 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). Pada saat ini. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.UNIV. . dan T = 0. b.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator.77 b. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. 4. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.28. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru.

Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = .20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92. Dalam keseimbangan IS-LM. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30.8 Yd + 3 mrp.2. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.78 2.10 r + 200 mrp.1.90 t = 0. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : .2 Y Investasi (I) = .1. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um.2. 3.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. maka : b. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . 4. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya.5 z = 0. Pajak (Tx) = 0.

021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 2. PETUNJUK : 1. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. Pertanyaan : a.8YD + 5 Milyar Rupiah. berapakah konsumsi. I = 20 Milyar Rupiah.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. b. d. Hitung besarnya konsumsi. diketahui : C = 230 + 0.600r . c. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier).UNIV. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .4 Milyar Rupiah.6YD I = 300 . tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. C = 0. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA.1Y + 5 Milyuar Rupiah.

Pertanyaan : a. tingkat harga serta output riil. b.6r (Md = permintaan uang).80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. 4. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. penawaran agregatip. Jumlah angkatan kerja. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.Kurva IS yang berkemiringan negatip . Perekonomian terbuka dengan kebijakb.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000.1. Pasar Tenaga Kerja e. 3. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Kebijaksanaan moneter . . Ekonomi Makro sanaan fiskal c. jika terjadi kenaikan pada : a. c.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. berapakah pendapatan.3Y . Hitung besarnya pendapatan. Ilmu Ekonomi d.

. apa sistem perekonomian pada soal di atas. Menurut Saudara.81 5. 5 10000 6100 7900 ... 2 2000 1300 7900 .......... 3 4000 2500 7900 ... ----........ 4 7000 4300 7900 ... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 . Tulis fungsi konsumsinya c.. Isilah tabel yang masih kosong b... Berapa pendapatan nasional keseimbangan d....*** ------ . -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a..

Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. c. 7 MEI 1985 1. d. b. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. Ekonomi modern a. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. Tingkat employment dapat berfluktuasi. dan faktor-faktor produksi lainnya. c. b. Tingkat harga dapat flexible. Tingkat harga biasanya tegar. . Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. d. tenaga buruh. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri.

Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. rasa sehat. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. Dua cara pendekatan sama.25 Y = 20 Y = 20/0.75 /\Y 120 . a. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan. Y=C+I . tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0.83 2. jadi 95 = a + 0.75 Y b.25 = 80 8.75 Y 0.75 Y Y = 20 + 0. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. 7. 6. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. 3. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. a. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. tabungan menyediakan dana untuk investasi. C = a + bY /\C 110 . 5. 4.95 15 b = — = ———— = — = 0. begitu pula sebaliknya.

Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). C = 0. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik.75 Y + 20 + 40 0. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. b. 4). Kebijaksanaan pemerintah . Selera atau preferensi konsumen 2). Harga barang lain yang berkaitan 5). barang inferior sebaliknya.C = 240 . Pendapatan uang para konsumen 4). jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. Bila harga naik. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. kurva permintaan bergeser ke akanan. Jumlah konsumen di pasar 3). Tehnik produksi 2).25 Y = 60 Y = 60/0. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. 5 JULI 1985 1.75 Y + 20 = 0.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. Harga barang-barang lain yang berkaitan. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva.84 = 0. dan sebaliknya. untuk barang komplementer seabaliknya. sebaliknya bergeser ke kiri. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. yang menyebabkan berubah antara lain : 1). Bila harga naik. Faktor-faktor lain berubah. Jumlah penjual di pasar 6). jumlah yang diminta bergeser ke kiri. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik.25 = 240 b. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. Harga sumberdaya 3). S = Y . Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan.75(240) + 20 = 200 c. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. b.

Saving c.121. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang.43 e. C. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga).(20+0.43 = . C = 75 + 0.14) = 121. Neraca perdagangan f. S + M = I + X S + {20+0.M = 75 + 0.57 d.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0.14) = 328. b.5(507.57 c. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya.2(507. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas. berjaga-jaga dan spekulasi. Jelaskan. Dari kedua teori tersebut. Impor e. X . teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.3 Y 0.43 f.14)} = 200 + 100 S = 178. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang. 3. Pendapatan nasional b.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a.7 Y = 355 Y = 507. Diketahui : C = 75 + 0. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan. M = 20 + 0.S .14 b. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi.M = 100 . Konsumsi d. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a.1. 2.2Y) = 355 + 0. Y = C + I + X .2(507.5 Y + 200 + 100 . Jawab a.I.

000) 5. E 33. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. E 4. D 2.000+750. D 11. B 35. B 8.000+100. E 21. 0 d. 1. B 19. B 13. D 30. Harus meningkatkan ekspor. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. C 10. C 9. C 15. E 36. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. A 25. 4. E 18. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. C 34. A 14. 1. B 5. A 37. 2. 1. D II. C 31. D 26.000 f. 800.800. 26 JULI 1985 I.000 e. c. a.000+1. C 24. A 17. E 29. D 6. A 7.900.000+350. B 16.000) c.000 (300. C 3. B 22. A 32.86 g. D 20. . B 12. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi.000+800. D 28.000+250. b. Peranan pemerintah : a. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. C 23.000 b. B 27.000+150. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. 300. 1. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan.800.000 (200. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.800. f.

a.1000 = 500 -c .5 c.0.4 + 0.5(400) 1000 = ——————————— 1 . S = .87 2.105 + a .5.105 15 C = a + cY 100 = 0.40 + 0. a.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.X + M = 800 .100 + 180 = 600 e.5 + 0.100 10 3. C = Y .25 = Rp.0.I .5+0. 19. c = —— = ————— = —— = 0. 1000 + Rp./\Y = ——— /\Tr = —————— .20 = ———————— 0.So . 1019.Mo 1.2 Y = 20 + 0. YE = ——————— 1 . /\C 110 .0.5+0.M = 100 . 350 b. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 . /\Y = 1500 .3.3 Y = .23 1-c+ch 1-0.5 /\t = . M = 20 + 0. 19 JUNI 1986 I + X .67 /\Y 120 . X .3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.25 milyar. a. 25 = 19.67.3.0.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .0.ct 2.1 = 800 b.3(800) = 200 c.180 = .c + ch 200 + 300 + G + 0 . 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.0.280 . JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.40 + 0.2(800) = 180 d.

6 Y + 80 + 160 .8 Y 240 + 8 r = 0.Mo . C Y 4. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang. uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp. a.65 + 0.67 Y b.8 Y + 160 .8 r 400 .67Y = 89. yaitu : 300 + 10 r = 600 .160 + 8 r = 0.So .85 c.8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0.65 + 0.8 r Y = 600 . maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal. Sedangkan dalam arti luas.4 Y = 240 . Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.65 C = 29. b.88 a = 29.8 r 0. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986. 3 JULI 1986 I + X . Y = C = a + cY = 29.

1000 = 500 -c .1(540) = 64 d.0. Diketahui : C = 0.0.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987.3. S = .120 15 C = a + cY a = 29.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.4(540) = 186 c. a. X . 27 APRIL 1987 1. c = —— = ———— = —— = 0.5 /\C 100 . YE = ———————— 1 . M = 10 + 0.S = 540 .89 1.M = 200 . /\Y = ——— /\Tr = ————— .438 b.0.30 + 0. Y = C = 89.4 + 0. a.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .5+0. a.4 Y = .10 = ———————— 0.1 = 540 b.20 .0.3.5 + 0.5 c.23 1-c+ch 1-0.30 + 0. C = Y . 25 = 19.4 Y .5(400) 1000 = —————————— 1 .c + ch 100 + 200 + G .1 Y = 10 + 0.60 YD + 20 Tx = 0.3. /\Y = 1500 .5+0.0.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0.65 b. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .ct 2.67 /\Y 105 .0.5 G = 1.110 10 3. a.186 = 354 e.

134. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .6Y + 50 = 0.234. dasar penukaran. GDP b. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a. cadangan devisa.375+50) + 20 = 84.harga fleksibel b. TxE.25 2.permintaan agregat selalu = penawaran agregat .375 TxE = 0. employment. Jenis pasar makro a.CE = 0. volume uang c.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .60YD+120 = Y + 30 .375 = 0.60YD + 20 = 0. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr . Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.375) . Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.36Y + 30 + 120 = 0.4YE = 0. unemployment d.6.6 Y + 50 .6YE+50) + 20 = 0. CE.mekanisme pasar bekerja secara otomatis .6(0.(0.64YE = 150 YE = 234.75 CE = 0. Keynes .6(234.0.Tx = 0.4Y-20) = 0.375) .20 = 73.adanya pengerjaan penuh . 4. Klasik .375 + 30 + 20 = 134.375 = 56. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.6+120 = 0.4Y + 20 = (0.36Y + 150 0.4(234.84.375 SE = YD .Perlu campur tangan pemerintah 3. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.6(0.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.6Y+50)0.

Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. 1. Pendekatan pengeluaran. 3. 4. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. b. tenteram. bunga. RT perusahaan. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. upah dan gaji. c. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. a.91 a. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. Pendekatan penerimaan. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. Pendekatan permintaan = penawaran b. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y .cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. laba. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. RT luar negeri. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. sehat dll. RT pemerintah.

Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya. 6. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. 8. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. 7. 9.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . b.besarnya pengeluaran rutin.

cTx .cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a . yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . 4. c.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx .c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . Devaluasi. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. c. Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. b. Deregulasi.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a . Menaikkan suku bunga. b. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. Kebijaksanan pemasaran. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak. Kebijaksanaan harga. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a .cTx + cTr + I + G YD = Y . 3. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. 2.Tx + Tr (1-c)Y = a .

4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.4 Y 120 .4 Y + 160 . Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.94 1-c /\Y c —— = .4 r Y = ——— = 300 . Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 .40 + 0. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.10 r 0. bukan dari segi ekonominya. Diketahui : I = 80 .4 r M = 200 Ditanya : a.—— 1-c /\Tx 5.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. 9. apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial. 7. 9-7-90 1.4 LM -> L=M 0.4 r = .4 Y L1 = 0. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8.4 .4 Y L2 = 160 .4 r S = . o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990.40 + 0. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6.

40 + 0.67 . Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0. r berubah.(10+0. 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 . r ikut berubah.75 Y S = YD .25YD .75(Y + 50 .10 .0267 Y e. a.4 (15) + a = .0.95 IS = LM -> 300 .6(40) = -24 c.4(100) + 160 .75YD) = 0.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.75 Y = 25 + 0. ³ ³ 2.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan. C = 10 + 0. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .0. 100 = 300 .100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = . d.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.75 YD = 10 + 0.100 a = 10.30) = 10 + 15 + 0.0267 8 = a + (-0.C = YD .250 8 = a + b. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b. 0.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.0267).10.

2).5 b. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . atau 2). yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. melalui kebijaksanaan fiskal. d. Seq. Ceq. 3. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. yang berbentuk alatalat produksi. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian.25(Y+50-30) .25 Y . 24-7-90 1. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. Average propensity to consume.10 = 0.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. melakukan kebijaksanaan moneter.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. Memperkecil penarikan pajak. b. 2. Yeq. Agregate demand. c. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. atau 5). rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. Menambah tranfer pemerintah atau 3).96 = 0. Backward-Bending. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). a. Investasi. e. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. Bila I = 150 ditanya Yeq e. c. b. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. Diketahui : C = 0. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. Deflationary gap. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. d. b.

Yeq = C + I = 0.{0.97 a.S = 450 .C = 450 . /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o . Y = C + I = 0.6Y + 60 + 150 0.4 Y = 180 Y = 180/0. Ceq = Y .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c. Seq = Y .6 Y + 60 + 120 0.4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d.4Y = 210 Y = 210/0.

............. 23 Keseimbangan ekstern ............ 1.......... 10 fungsi LM....... 11 celah inflasi .... 1 ekonomi makro .. 46........ 75.......... 3 Hubungan fungsional........................... 1 Anggaran Belanja Negara................... 32 Full-Employment........................... 75 E economic analysis ...... 32 Inflasi Campuran . 38.............................. 13.... 23 G gaji. 55........... 95 Equilibrium Analysis ..... 4 Eksport .. 1 economic theory............................ 26 Kebijaksaan fiskal................. 15...... 32...................................... 92 general equilibrium ......... 56........ 32 Inflationary gap ........Laba Perseroan D Deflationary gap............ 84.. 25..... 10 faktor produksi modal ........... 59.................................... 25 H Harga surat-surat berharga...... 58......... 60................. 9.. 56........ 58....... Keseimbangan intern......... 2............. 6 full employment saving. 3 Bunga ............. 71.. 26 Kebijaksanaan fiskal... 20.... 61...... 3... 59... 41....................... 4 Ilmu Ekonomi .... 1 I identity ............. 9.............. 7 B behavioral equation........ 80... 3...... 13........ 74... 48............................... 56...... 18 Keseimbangan intern .. 28........ 72.............. 4....... 2 Inflasi ..... 10 Celah inflasi ....... 39. 3..... 97 descriptive economics ........................ 27. 13.. 53........................................... 18......... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ... 6 faktor produksi tenaga kerja........... 97 K Kebijaksaan ekspansi ..................... 2........ 3 external balance ............ 3 Hubungan kausal .... 1 disposable income............. 67....... 1 Ekonomi Yang Diterapkan ...... 54... 4... 82.................. 55.............. 16..... 32 corporate profit... 31..................... 62.. 5...... 10 Faktor produksi kapital . 1 Average Propensity to Save .......... 78............ 71... 64................ 7... 66. 13...................... 77................ 18 APC . 12 Angka pengganda.. 2 hubungan kausal............. 74 applied economics.................. 53.. 34 Inflasi permintaan ...... 34 Inflasi Penawaran . 2..... 6.................................... 56 kesamaan................................... 3........................................ 57.. 35 Inflasi penawaran .98 A analisis ekonomi agregatif . 46.... 10. 10 internal balance .................................. 2 ekuilibrium.......................... 26 Kebijaksanaan Moneter ............ 12. 54.............. 11 fullemployment ..... 1 Import................................. 1 ekonomi mikro .......................... 9..................................................................... 10. 10. 73 .. 26................. 10 Angka Pengganda ..... 12.......................... 5 C celah deflasi ..... 47............................................... 43.. 67 Inflasi campuran.............................. 32...... 48...... 53. 70.................... 34.............................................. 26 Kebijaksanaan ekonomi makro......................... 60............ 2.............................. 1 Ekspor Netto ....................... 9 equilibrium conditions equation .. 1 Ekonomi diskriptif . 92.................................................. 79.......... 2 Ekonomi makro....................... 34.................. 72.............. Keseimbangan intern Investasi ..... 71 Kebijaksanaan konstrraksi .. 18 kesempatan kerja............... 11............

...... 77.................................................................... 2......... 3 Pasar Tenaga Kerja .. 30 Kurva Permintaan Agregatif ...... 6 Rumahtangga perusahaan .. 1 macroeconomic policy .. 56.. 2 Pasar Modal .......... 63.............. 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ................................ 25.................... 9.......... 36..............LM. 65 kurva IS-LM...... 20......... 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ....................... 14 Pasar barang . 69.... 7....... 92 profit. 10 Rediscount policy.. 68...... 81 Pasar uang .................... 48.................. 80 Kurva L-M............ 23 KURVA L-M .............................. 95 Pajak yang built-in flexible................................. 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio........ 52............. 4 Pengeluaran pembelian pemerintah .... 9 Pengangguran........ 2.... 22 L Laba....... 91 Pasar komoditi ...... 18... 10 P Pajak..... 23 Rumahtangga Keluarga... 14 Kurva Penawaran Agregatif....... 73........................................................ 58....................................... 61...... 5 proprietors income ............ 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ...... 3 Persamaan perilaku ....................... 20 kurva IS ...... 61....... 27 kurva permintaan investasi ............................................ 6 ..................................... 4 Produk Nasional.... 72.. 58......... 76 Kurva LM............ 53........ 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga........ 67............................. 3 Penawaran tenaga kerja................................ 25........ 59..... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi ............. 72... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga.. 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi........................... 77........................... 6. 3 Pengeluaran Investasi......... 22 Permintaan uang untuk transaksi . 8. 23 Over employment ....................... 22 Permintaan uang untuk spekulasi.............................. 25.. 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi.......................... 2.. 56..................................... 59... 80 KURVA IS................. 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal..... 3 Permintaan akan tenaga kerja . 5 Laba perusahaan perseorangan ............. 12. 55........... 71........ 5...................... 39 Laba perseroan .............. 22 Penawaran surat-surat berharga .......................... 20 Perekonomian tertutup .. 75............. 45... 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ...... 23 Marginal Propensity to Save ............. 16 O Open Market Operation ... 94 Multiplier .................. 53.... 5 R Reallocation of resources ...... 10... 65..... 4 Pengeluaran Pemerintah.. 3 Produk Naional .............................. 58.............. 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ... 71... 43............................................................ 39............ 2.... 64.. 62.................... 22 Pendapatan Nasional.............. 22 Kurva pajak yang built-in flexible ..... 52................. 5................. 23 Operasi Pasar Terbuka ............ 56... 3......... 20 Permintaan akan surat-surat berharga...... 20....... 5..... 30 Kurva IS ................... 5 M Macam faktor produksi .. 4 Pengeluaran konsumsi ....................... 61.......... 23 Penyusutan ............................ 93........ 14 Pajak yang Built-in Flexible................................................................... 12 penmawaran akan uang......... 42... 10 macro economics .... 7 MPC .......... 53... 70..................... 4..... 59....... 55...... 2.... 78..... 13.................................................99 kurva (AgD ................................ 4... 3 Penawaran uang .............................

................. 39 Upah nominal.............. 12 Transfer perusahaan . 20..................................................................... 5 U Uang giral....................... 3 V Variabel eksoegen.................................................................. Gaji Saving ..... 2 uang logam.............. 48..... 16 Transaksi kredit....... 86 Selective Credit Control......... 47... 82.................. 3........................................................................................ 53........ 1 Teori kuantitas uang..... 64.................................................... 39.......... 58.... 5 T Taxable income level ..................... Upah ..... 43 Uang kertas .. 4........... 32 Transaksi Debit ................... 16 Transfer Pemerintah.............. 6 variabel eksogen........................... 23 Sewa.... 4 Subsidi perusahaan............................................................. 2............. 71..... 6 W wage ........................ 46...................................................................................................... 6 variabel endogen . 2 Under Employment ....................... 3 Upah riil ......... 10 Upah..... 14 Teori ekonomi.................. 2............ 66.....100 S salaries................ 15.. 7...................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful