1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

PENDAPATAN NASIONAL 1. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. d. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Bunga (Yi) . Tingkat Kesempatan Kerja d. Produk Nasional c. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. c. mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan.M) 3. Pendapatan Nasional b. Ekspor Netto (X . b. c. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2.4 II. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. Tingkat Harga e.

d. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. d. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. c. b. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. 1). Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. o0o . Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. Penyusutan. mesin-mesin dengan perlengkapannya. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. 2). Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. Transfer perusahaan. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. Laba perseroan atau corporate profit. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum.

b.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. sisanya ditabung.upah. pemerintah dan luar negeri. sewa. bunga dan sewa untuk konsumsi. . melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan.Barang tersebut dijual ke konsumen.faktor produksi yang dibeli. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. sederhana. Rumahtangga Keluarga . yaitu seifatnya. perusajhaan lain. 3.6 III. 2. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. . berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. Rumahtangga perusahaan . Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. . C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. Variabel endogen. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. .

c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. Fungsi Saving Saving = penabungan. S=Y-C = (1-c)Y .a dimana : S = saving = penabungan 6. = Cn/Yn 5. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. Fungsi Konsumsi. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. APSn = Sn/Yn 7.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. Hubungan antara MPC dengan MPS.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

Pendekatan dinamik. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. maka : /\Y = k. 2. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a./\Y k = /\Y / /\I . Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. b. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer.9 IV. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan.

Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80.75 6.75(280) = 230. maka Y = 200 + 80 = 280. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. 8.75(240) = 200.75Y. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. Pendapatan nasional mula-mula 240.MPC MPS 5. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. Y = 160+240 = 400 1-0. 7. investasi mula-mula 40.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . under employment dan over employment. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. maka C = 20 + 0. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya.

11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S). o0o .

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

15 4. Fungsi Saving S = YD . kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.ct) (1-c+ch 6.Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .C YD = Y + Tr .Tx C = a + cY + cTr . kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o . kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr . kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e.chY maka . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d.ct . Angka Pengganda a. S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5.

Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. e). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a).b. Ekspor f. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. c. b). Ekspor c.i.o.b. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a.b. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. Impor f. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. 2).f (cost \. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). Macam-macam Pos NPI 1). f). contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. Ekspor f. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. d).o. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. insurance and freight) yaitu nilai ekspor f.o.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. b.o. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2). meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. c).b. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi.o.16 VIII. .

meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir.b. 3). Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). 5). o0o . tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. d). 4). kredit jangka panjang / pendek. wisatawan. 8). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat.o. Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. Penananam modal langsung 6). perjalanan oleh swasta dan pemerintah. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. asuransi. c). Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. b).17 Nilai impor f. Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7).

Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi.18 IX. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. Angka Pengganda 1 /\Y a.

Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.19 perekonomian. Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama. o0o .

S. I. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c.20 X. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. S. Tx. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. Tx. Misal : I = 80 . Pasar barang (commodity market) b. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. S. Tr dan G 3. Istilah Lain Pasar Komoditi a. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. investasi (I) sebagai variabel eksogen. Dalam analisa IS-LM. Y. Perekonomian Tertutup Sederhana C. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. NM. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . Y. X. I.

Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .21 5. C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y .

LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. 5. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. 4. antara lain dengan cara : . Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. 3. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. khususnya surat obligasi.22 XI. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Motif transaksi (transaction motive) b. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral.

Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. Tindakan ini disebut open market buying. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang.23 a. defisitnya neraca pembayaran. 6. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. b. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. c. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. Cara a. d. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. yaitu membeli surat-surat berharga. sedang d disebut qualitative credit control. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank).b dan c disebut quantitative credit control. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . khususnya surat obligasi. di pasar bebas. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan.

L2o .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M L2 0 Y 0 L2.24 M .M .

Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang.25 XII. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM.

Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Tx dan Tr. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Tx dan Tr 2. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Contoh variabel instruemen : a. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment).26 XIII. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. . Kebijaksaan fiskal b.

I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter.27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4. Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5.31 4. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran .

b. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. Inflasi campuran (mixed inflation). supply inflation) c. inflasi tarikan permintaan. . 2. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. harga saat tersebut tg < BOYf. b. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. a. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. Bila investasi sebesar I1. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. demand inflation). Inflasi permintaan (demand-pull inflation. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif.32 XV. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). Inflasi penawaran (cost-push inflation. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push.

33 Bila investasi sebesar I3. harga sebesar tg < BOYf. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). c. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. Bila investasi sebesar I4. AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). LM1 LM3 IS2. harga sebesar tg < EOYf.3. maka harga jadi tg à 2.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d.

r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b.. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2.. kurva penawaran AgS1. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). Mula-mula harga sebesar H1. Pendapatan nasional mula-mula Yf.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. Inflasi Campuran .Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri. Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif.

35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya). H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 .AgS3 maka harga akan naik dari H1 . o0o .H3 (terjadi inflasi).

Yogyakarta. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. 223 hal. MBA. 172 hal. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. 69 hal. IR (1991). Yogyakarta. Kediri. Ekonomi Makro.36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. Yogyakarta. BPFE. -------------------. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. SOEDIYONO R. DR (1984). Liberty. DR (1982). Liberty.(1983). IR (1986). ___________________. Kediri. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. o0o . 241 hal. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. 51 hal. TUTUT DWI SUTIKNJO.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . Carilah fungsi konsumsinya b. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Diketahui : a. Soal : a. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Diketahui : a. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. Mengapa demikian ? 5. 100 milyar. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. Untuk menghitung pendapatan nasional. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. mengapa demikian. 110 milyar. 95 milyar per tahun. Untuk pengendalian perekonomian.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. b. 3. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Dalam perekonomian dua sektor.75 Y + 20 milyar rupiah b. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. besarnya konsumsi sebesar Rp. mengapa demikian ? 6. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. mengapa demikian ? 4. 120 milyar per tahun. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan.

000 Laba 100. Jelaskan e. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. Saving c.000 350. B dan C. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apa saran saudara untuk memperbaiki d. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. Konsumsi g.000 800. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e. berikan uraian ! 3.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Impor keadaan tersebut di atas.000 1. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300. nilai total penjualan barang-barang akhir b.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f.000 250. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b.000 Upah 200. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. Neraca perdagangan 4.000 150.000 800.000 750. Pendapatan Nasional f.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH.000 Ditanyakan : a. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor.800. nilai total seluruh penjualan barang-barang c.

Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Thomas Aquinos (1270) c. PErtumbuhan ekonomi 3. Adam Smith (1776) e. a. Micro Economics c. Descriptive Economics 4. 2. yaitu kebijaksanaan makro. 1. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. deflasi ekonomi c. Applied Economics e. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. depresiasi e. John Maynard Keynes (1930) 2. devaluasi ekonomi b. Fransois quesnay (1758) d. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. pilih satu yang benar.40 5. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Ekonomi Perusahan e. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. depresi ekonomi d. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Kerjakan dengan percaya sendiri. Ekonomi Perencanaan c. Persoalan akselator . Ekonomi Internasional b. Kegunaan ekonomi makro c. Aristoteles (350 SM) b. Pengertian ekonomi makro d. Pelaksanaan ekonomi makro e. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. SOAL I. Economic Theory b. Macro Economics c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. merupakan : a. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Ramalan suatu perekonomian d. 3. Definisi ekonomi makro 5.

760 14. Konsumsi b. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Penawaran d. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . stok kapital tetap c. Investasi bruto e. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. ekspor netto e. Personal income e. Harga-harga yang fleksibel c. stok kapital d. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Transaksi dagang b. Memakai dasar pertukaran uang e. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. yaitu : a. Mekanisme pasar secara otomatis d. Investasi c. Pasar b. neraca jasa-jasa 15. 1100 d. Net National Product c. perpajakan 13. C = 160 + 60 Y' Io = 200. Permintaan c. Benda-benda modal yang tersedia e. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. perubahan pendapatan b. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Disposapble income 9. 7. Neraca perdagangan barang e. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. 910 c. pendapatan nasional bruto 10. sikap berhemat e. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. 900 e. fungsi produksi 8. 1250 b. Investasi b. National Income d. Hutang d. Gross national Product b. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. Hukum Say b. Memakai dasar pertukaran barter 11. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. Neraca pembayaran internasional c. stok aktiva lancar c. investasi netto 12. elastisitas e.41 6. a. Pengeluaran pemerintah d. Kualitas tanah yang tersedia d.

Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. definisi ilmu ekonomi e. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. pengertian ilmu ekonomi d. manfaat pendapatan nasional e. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. fungsi pendapatan nasional c. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. lembaga ekonomi c. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. ekonomi diskriptif b. stabilitas c. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. maksud pendapatan nasional d. pemerintah e. yaitu tahapan fisiokrat. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. Petty c. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. lembaga keuangan b. Tucker d. Tahap klasik menelorkan : a. tujuan pendapatan nasional 23. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. sasaran pendapatan nasional b. Ekonomi Internasional 17. intensitas. Boisgillebert b. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. fluktuasi 20. c. Ekonomi makro d. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. ekonomi internasional 18. pemerataan b. ekonomi diskriptif e. Simon Kuznets e. Leon Walras 22. Ekonomi mikro c. rumah tangga d. lembaga sosial 21. Ekonomi terapan e. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. PNB adalah ukuran moneter b. mikro ekonomi d. macri economics c. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. pertumbuhan d. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c.42 a. applied economic b. lapangan kerja e. tahap klasik dan tahap Keynesian.

Ekspor d. sebagai perusahaan 33. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. Uang giral b. untuk menstabilkan perekonomian d. Uang kartal c. Merkantilisme b. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. sebagai pengukur nilai c. Ando c. Konsumsi b.So . pajak 29. Keynes b. untuk mencetak uang e. Uang kuasi d. Keseimbangan neraca pembayaran e. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Penabungan c. R. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. Milton Friedman d. sebagai penimbun kekayaan e.43 e. Duesenbery 25. Cukai d. S = I c. Pajak perseroan b. sebagai satuan penghitung d. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. Autarki b. Mill e. Protensi c. sistim giro . Investasi e. Economic Welfare d. pajak pendapatan c. YE = ————————— s+m 1-c 26. Yang bukan termasuk fungsi uang : a.cTx + I + G d. Teori keuntungan komparatif dari J.Mo a + cTr . untuk spekulasi 32. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Near Money e. YE = C + I b. untuk mencari laba b. YE = —(a+I) 1-b I + X . YE = ——————— e. Pembangunan ekonomi 30. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. A. 28. MPO e. S. 24. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Brumberg e. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. Teori Heckscher. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. Tujuan pendirian bank : a. sebagi alat penukar b. IPeDa 27. sistim deposito b. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. Uang 31.

Kebijaksanaan nisbah cadangan b. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. kebijaksanaan pemerintah c. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. hal ini dinamakan : a. mengatur kestabilan nilai rupiah b. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. Efisiensi b. seabagai penguasa moneter e. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. Negara Indonesia. sistim nisbah cadangan 34. 1. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. What to procudt d. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. 2. bujukan persuasif 37. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. menjaga kestabilan nilai rupiah c. sistim berimbang e. Full employment c.44 c. 4. khususnya bidang ekonomi. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. kebijaksanaan moneter b. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. 3. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. sistim cadangan pecahan d. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. kebijaksanaan ekonomi makro d. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. Development II. kebijaksanaan ekonomi internasional e. memelihara kestabilan nilai rupiah d. ---Selamat mengerjakan--- . perencanaan ekonomi 35. For Whom e. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia.

8. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 1500 milyar. 200 milyar. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. 5.8 Y. namun tidak bersifat netral. namun perubahannya tidak proporsional. 7. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. konsumsi C = 150 + 0.40 + 0.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. 290 milyar.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . 4. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. Apa yang dimaksud berimbang.2 Y. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 6. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. 3. 1. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.

Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.S O A L : a. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. 1000 milyar. a. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.Spekulasi L2 = 160 . 300 milyar.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. 25 milyar ? 3. Permintaan uang untuk: . Pendapatan nasional equilibrium b.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. 105 milyar. 110. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== .6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . Harga minyak semakin lama semakin turun. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. 120 milyar per tahun. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Saving equilibrium c. Diketahui : a. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. 100 milyar per tahun b. Konsumsi ekuilibrium e. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.8 Y .46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. besarnya konsumsi sebesar Rp. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Carilah fungsi konsumsinya b. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. 4. Neraca perdagangan equilibrium 2.5 YD. Impor equilibrium d. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan.

a. 1986/1987 . besarnya konsumsi sebesar Rp. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. 25 milyar ? 3. Konsumsi ekuilibrium e. 105 milyar.8 r .spekulasi L2 = 160 .SOAL : a. Impor ekuilibrium d. 1. 100 milyar per tahun.8 Y . Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0. besarnya konsumsi per tahunnya Rp.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. 120 milyar per tahun. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Carilah fungsi konsumsinya b.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Permintaan uang untuk : . Neraca Perdagangan ekuilibrium 2. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c.Fungsi konsumsi : C = 0. Saving ekuilibrium c. 200 milyar. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b.5 YD. Harga minyak semakin lama semakin turun. Diketahui : a. b. 1000 milyar.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.47 1.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. 110.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp.

4. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. 3. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. 3.4 Y . 5. Apa yang dimaksud Consumption. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. investasi dan pengeluaran pemerintah . Pendapatan nasional ekuilibrium b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. Konsumsi ekuilibrium d. Saving ekuilibrium 2. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. uraikan dengan singkat dan jelas.

7. 8. 7. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. 2. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. 8. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya.49 4. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 9. . 6. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. 4. Apa yang dimaksud pajak langsung. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. 3.

50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a.1500 + 0. Autonomous investment dan induced investment b. 2. Mengapa ? c. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan.30 .10.30 WIB DOSEN : IR. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b.40 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Nilai APS.4 r S = . Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. Jelaskan arti.4 Y . Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 . Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e.50 . Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = . 6 JUNI 1988 WAKTU : 08.25 Y I = 900 + 0. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.12. b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. jika Y = Yeq c. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. 18 JULI 1988 WAKTU : 10.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0.00 WIB DOSEN : IR. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Comodity market dan Money market d. Nilai saving.05 Y Hitunglah : a. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.

Gambarkan dari semua soal di atas dari a . UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH.51 L2 = 160 . Berapa konsumsi keseimbangan c. Dari soal di atas.2 Y . tidak boleh kerja sama.2 Y Ditanya : a. d.20 mrp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. Tx = 0. f.75 YD + 20 mrp. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0.4 r M = 200 PErtanyaan : a. Berapa saving keseimbangan d. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. Berapa impor keseimbangan e.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Berapa pajak keseimbangan 2. Tetap. 1988/1989 .

3. KG. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 2. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Berapa KI. Jika fungsi pajak Tx = 0. 2. Pertanyaan : a. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. Ceq jika Tx = 0 b. 4. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Ceq dan Txeq c. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. . Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. KG. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT.

berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ . diketahui : Investasi (I) = 80 . Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Kebijaksanaan fiskal b. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Gambarkan dari semua soal (1 a .4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Bila diketahui : a.1 d ) di atas ! 2. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Kebijaksanaan moneter c.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 .40 + 0. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3.4 r Saving (S) = .4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a.75 YD b. Inflasi d. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. Marginal propensity to Consume e.

Backward-bending e.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Agregate demand c. Tabungan keseimbangan c. diketahui : C = 0.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Pengertian ekonomi makro e.. Bila investasi berubah menjadi 150. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. apa yang harus anda lakukan. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Apa yang saudara ketahui tentang : a. Deflationary gap 2. Pelaksanaan ekonomi makro d. Apabila dalam suatu perekonomian. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Konsumsi keseimbangan d. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Average propensity to consume d. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. Bila konsumsi ditambah 30. Investasi b. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Pendapatan nasional keseimbangan b. Kegunaan ekonomi makro c.

.... ? d. Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah. 2. 120 milyar pertahun. .. 95 milyar per tahun. 1... ? B.. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100... 140.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Diketahui : a. . APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b... Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx).. 180. . ? c. besarnya konsumsi sebesar Rp. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 .. 1000 165 766 65 `85 . tabungan (S). Pertanyaan : a..75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. Pada pendapatan nasional seimbang. 980 160 754 65 185 ... Konsumsi (C). b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 110 milyar.... 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara.. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. . MPC terhadap Yd = .. MPC . Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.. 1. 160.. b. 120.. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . a. MPS.. ————————————————— a.. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --. 100 milyar. besarnya konsumsi per tahunnya Rp... Carilah fungsi konsumsinya.. surplus anggaran Pemrintah = . 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN... 960 155 742 65 185 .55 2. 200) milyar rupiah.

--. Marginal propensity to consume e. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Kebijaksanaan fiskal b. Ekspor free in Board. Inflasi d. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. --.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR.56 a. 2. Kebijaksanaan Moneter c. Pasar barang dan pasar uang. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b. Deflationary Gap g. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. C ekuilibrium d. c. S ekuilibrium 3.75 YD + 20 Tx = 0.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR.2 Y . TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Diketahui : C = 0. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. Apa yang saudara ketahui tentang : a. Y b. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c.

1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. Ilmu Ekonomi b. Pendapatan nasional keseimbangan b. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. 4.57 ========================================== 1. 2. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. Ekonomi Makro c. 3. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. a. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. Konsumsi nasional keseimbangan c. Tabungan nasional keseimbangan e. Pasar Tenaga Kerja . a.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. Investasi keseimbangan d.

.... Isilah tabel yang masih kosong b. Fungsi Konsumsinya b. 2.. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d... Jika pajak berubah jadi 600. Pendapatan nasional keseimbangan d. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.....2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a.. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.. 5 10000 6100 7900 .... Menurut saudara... Tulis fungsi konsumsinya c. ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.. Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e.... 2 2000 1300 7900 . berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang .. Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 ..75 Pajak = -20 + 0. Kebijaksanaan moneter.. Tabungan keseimbangan e..58 d......... 4 7000 4300 7900 . apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.. 3 4000 2500 7900 .

Tabungan keseimbangan 2. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. Kebijaksanaan moneter b.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. Kebijaksanaan fiskal c. . Pajak (Tx) = 0.6 Pajak = . Fungsi konsumsinya b.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.2 Y mrp Investasi (I) = 200 .59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Jelaskan pengertian berikut : a. Full employment. Deflationary gap d. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.8 Yd + 30 mrp. Marginal Propensity to Save e. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3.10 + 0. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan. Pendapatan nasional keseimbangan d. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 .4 r Saudara diminta : 1). Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. 40 milyar. APC. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. 200 milyar. . Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. a). 3). Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. 3). Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). Benar/salahkah pernytaan tersebut.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. Besarnya konsumsi equilibrium. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. III. Besarnya saving equilibrium 2). Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. 2. 2. ----pam---- .c = (MPC).6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". jelaskan variabel yang Saudara ketahui. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia.61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1.1. APS dan k b). SOAL I. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. 2 dan 3 tersebut. s (MPS). Saudara diminta menghitung : 1). 2). Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1.4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0.

II. I = Pengeluaran Investasi. X = Nilai ekspor. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian.2 Y. M = Nilai Impor). Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. 225 milyar. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. Fiscal policy c. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. 80 milyar. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Fungsi impor M = 20 + 0.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 200 milyar. Monetary policy 2. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . 3. 1. C = Pengeluaran Konsumsi. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. I. 2. pasar uang. Gejala ekonomi makro b.

Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. Didalam sistem perekonomian terbuka . Dari ketiga sistem perekonomian tersebut.63 1. 6. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. SOAL 1. a. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. b. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. Saudara diminta : a. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. 2. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. 2. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. 5. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Benarkah pernyataan di atas. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda.

besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. Marginal propensity to save c. Pada periode tahun berikutnya. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0.8 Y + 25 milyard Rp. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. Impor e.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). Diketahui : a. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Variabel endogeneous b. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . fungsi konsumsi C = 0. Saving c. Pada tahun pertama. Pendapatan Nasional b. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. Back word bending 2. Jelaskan !. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Neraca perdagangan f. b.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Kebijaksanaan fiskal d. Konsumsi d. . Hitunglah besarnya pendapatan Nasional. Ditanyakan : a.

dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). b. pasar barang dan pasar uang. 3.65 b. konsumsi (C).70 YD + 20 milyar Rp. Jika dalam perekonomian diatas. Keseimbangan pasar tenaga kerja. 2. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. Gambarkan. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. 3. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. Berapakah besarnya pengeluaran. 2. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi.LM. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). 4. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. investasi (I) dan tabungan (S) : a. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium".KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. investasi. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". Pertanyaan : 1. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. hitunglah besarnya pendapatan nasional. .

2. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. Jelaskan arti. Mengapa ? c. 3. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a.05Y Hitunglah : a. . Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. Uraikan dengan singkat tapi jelas. khususnya dalam Pasar Barang. Nilai APS. d. Autonomous investment dan induced investment. b. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. c. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. Comodity market dan Money market. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. b. e. b. Nilai saving. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS.25Y I = 900 + 0. jika Y = Yeq c.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.

67 2. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. konsumsi serta tingkat pajak ? c. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. Pertanyaan : a. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah.1 Y + 5 milyar rupiah. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. b. untuk : 1. Terangkan ! 3. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. b. KI = /\ Y ____ /\ I 2.

Marginal Propensity to Consume e. Excess Demand b. Kebijaksanaan Fiskal c. Pertanyaan : a. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. konsumsi serta pajak IV.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Full Employment dalam perekonomian d. Khususnya dalam pasar barang. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. II. jika pajak pendapatan masih nol. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang.1 Y + 5 milyar rupiah. Inflationary Gap. a. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). III. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. b. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). -------OOO------- . 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Uraikan dengan singkat dan jelas. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. b.

. Konsumsi (C).. 350 275 100 .... 400 300 100 ...........) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = .. 150 175 100 ....... 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I.... Aggregate Demand = .. Di bawah ini data GNP (Y). dan investasi (I). 300 250 100 ....... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d.69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN ... GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ...600 r G = 700 Md = 0.....6 Y I = 300 .. 200 200 100 . ? III.....600 r Ms = 350 ....KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0.. dan bagaimana cara-cara penanganannya?II..... Lengkapilah data Tabungan (S)... Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi.. --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 .. Jika GNP = 300...) c.. a..... --------------------------------------------------------b.. Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = .. Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f........1...3 Y . Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut....... ? e.. 250 225 100 ....

KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. Khususnya dalam pasar barang. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . a. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. b. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Bila diketahui : a. IV. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. IV. Jelaskan pula dalam gambar saudara. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Pengeluaran pemerintah (G) . Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. b. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .Uraikan dengan singkat dan jelas. II. Investasi (I) . Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. Transfer pemerintah Tr = 50 c. III.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) .75 YD b.

4 Y c. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. Hitung full employment savingnya b. . c. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Deflationary gap. inflasi d. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. b. c.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.71 a.4 Y d. Marginal Rate of Taxation i. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1.4 r e. Saving (S) = . Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . berapa besar pemerintah harus menarik pajak. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.4 r b.0. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. Kebijaksanaan moneter c. Marginal propensity to consume e.40 + 0. Marginal efficiency of investment j. Diketahui : a. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . Excess demand g. Kebijaksanaan fiskal b. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. Investasi (I) = 80 . Full employment dalam perekonomian h.

Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif. tabungan (S) MPC. a. 120..SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.00 .15. 160. a.. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). 1000 165 766 65 185 . a. 980 160 754 65 185 . -------------------------------------------------------------- ... Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. Konsumsi (C). Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. 960 155 742 65 185 ...72 d.. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes. MPS. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA.. Lengkapi jawabanm dengan grafik. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. 180. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13. 4. 200) milyar rupiah... b..75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. 2.00 CATATAN : .. 140.

..... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula. .000 .500 .......? 3....... manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut...? d. MPC terhadap Yd = .......500 .000 ..) 1.. Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp... .. a. Gunakan grafik pada jawaban saudara.. 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0.. 4...... 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13......... ..) (dalam juta rp..500 .... Efek Pigon (Pigon effect) b.......*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. Jelaskan dengan menggunakan grafik.15. 2.... surplus anggaran pemerintah = .... 2.......... Pendapatan nasional seimbang pada Y = .... Paradok hemat (Paradox of thrift).. . 4. Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi. Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b. ----.....000 .00 ......73 a.... 1..500 ....... pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.. Pada pendapatan nasional seimbang.? c. 2.00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.......... Perpajakan yang built-in flexible d. b.. . 4.. Efek Keynes (Keynes effect) c.... ..8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp. Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara....... istilah-istilah di bawah ini a..... . 3.. ....

Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a.15 Y d. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. C = 50 + 0. c.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU.74 a. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d.5 r c. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. b. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Jika investasi (=I) = Rp. Pengeluaranm untuk konsumsi.2 Y Investasi = 200 . Diketahui : a.10 Y e. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya.75 Y b. c.2. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0. b. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 .75 Pajak = -20 + 0. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I.2.5 r dan f. Kebutuhan uang untuk transaksi 0.

Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. Tabungan keseimbangan e. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . Pada pasar barang. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis.10 R c. Pendapatan disposable Yd = Y . Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a.siap pakai) c. Fungsi disposable income (pendapatan . II. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. apa yang saudara ketahui tentang : a. diketahui : a. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. I = 114 + 0.1 Yd .Tx + Tr f.25 Y b. Fungsi konsumsinya b. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. C = 68 + 0. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. Pendapatan nasional .keseimbangan d. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. III. Pigon effect b. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e.8 R c. Fungsi konsumsi. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Jika investasi berubah menjadi 400. Jelaskan.7 Yd b.

250 milyar.500 R + 100 Milyar rupiah. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. Pajak (Tx) = 0. berapakah pendapatan nasional keseimbangan. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. Gambarkan semua variabel tersebut. Pada saat pendapatan nasional Rp. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Diketahui saat pendapatan nasional Rp.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .8 Yd + 20 Milyar rupiah. 3.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. 400 milyar. 40 milyar. Investasi (I) = . tingkat komsumsi nasional sebesar Rp.UNIV.000 milyar. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. 200 milyar. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik". tingkat tabungan nasional Rp. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah.0. .25 Y. 500 milyar. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . Gambarkan kurvanya. 2. 1.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . hitunglah : a. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.

20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a.UNIV. . Pada saat ini. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. 4. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Diketahui : C = 85 + 0. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. b. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100.28. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . dan T = 0. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2.77 b.

1. maka : b. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30.2 Y Investasi (I) = . Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.10 r + 200 mrp.5 z = 0.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = . 4.2. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : . Dalam keseimbangan IS-LM.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. Pajak (Tx) = 0. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp.78 2. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a.1. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b.8 Yd + 3 mrp. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.2. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. 3.90 t = 0. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0.

2. d. C = 0. b. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya. PETUNJUK : 1. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca.UNIV. berapakah konsumsi. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .4 Milyar Rupiah. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Hitung besarnya konsumsi.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan.6YD I = 300 . c. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. Pertanyaan : a.1Y + 5 Milyuar Rupiah.600r .79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. diketahui : C = 230 + 0. I = 20 Milyar Rupiah.8YD + 5 Milyar Rupiah.

Ekonomi Makro sanaan fiskal c. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. c.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. penawaran agregatip.3Y . Ilmu Ekonomi d.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. Jumlah angkatan kerja.Kurva IS yang berkemiringan negatip . tingkat harga serta output riil. 4. Pasar Tenaga Kerja e. Hitung besarnya pendapatan. b. berapakah pendapatan. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. jika terjadi kenaikan pada : a. Kebijaksanaan moneter . Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. Pertanyaan : a. 3.1. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. .Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang.6r (Md = permintaan uang). Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b.

.. 3 4000 2500 7900 ....... ----....... 2 2000 1300 7900 . Menurut Saudara.. apa sistem perekonomian pada soal di atas. -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d..... Tulis fungsi konsumsinya c.. Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 ... 5 10000 6100 7900 ..*** ------ .... Isilah tabel yang masih kosong b....81 5.. 4 7000 4300 7900 .

Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. c. b. tenaga buruh. d. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. Tingkat employment dapat berfluktuasi. Tingkat harga biasanya tegar. dan faktor-faktor produksi lainnya. 7 MEI 1985 1. d. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. Ekonomi modern a. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. c. Tingkat harga dapat flexible. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. b. .

Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut.83 2. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut.75 Y 0.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil. begitu pula sebaliknya. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. C = a + bY /\C 110 .75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu.95 15 b = — = ———— = — = 0. a. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan.75 Y b. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. a. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita.75 Y Y = 20 + 0. 6. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial.25 = 80 8.75 /\Y 120 . Dua cara pendekatan sama. tabungan menyediakan dana untuk investasi. Y=C+I . Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. rasa sehat. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. 7. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. jadi 95 = a + 0.25 Y = 20 Y = 20/0. 5. 3. 4. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.

S = Y . Jumlah penjual di pasar 6). dan sebaliknya.75 Y + 20 = 0.75 Y + 20 + 40 0. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. jumlah yang diminta bergeser ke kiri. Harga barang-barang lain yang berkaitan. Harga barang lain yang berkaitan 5). untuk barang komplementer seabaliknya. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. kurva permintaan bergeser ke akanan. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. Faktor-faktor lain berubah. Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5).25 = 240 b. Bila harga naik. Bila harga naik.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. Pendapatan uang para konsumen 4). barang inferior sebaliknya. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. yang menyebabkan berubah antara lain : 1). 5 JULI 1985 1. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1).25 Y = 60 Y = 60/0. jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. Jumlah konsumen di pasar 3). Selera atau preferensi konsumen 2). 4). Kebijaksanaan pemerintah . C = 0.84 = 0. b. Tehnik produksi 2). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. sebaliknya bergeser ke kiri. b. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan.75(240) + 20 = 200 c. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a.C = 240 . Harga sumberdaya 3).

Y = C + I + X . M = 20 + 0.2(507.43 = . teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.M = 75 + 0. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas.5(507. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi. b. Jelaskan. C. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a. C = 75 + 0.57 d. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan.I. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas.M = 100 . yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. Diketahui : C = 75 + 0. S + M = I + X S + {20+0.3 Y 0. Konsumsi d.14) = 328.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0. 2. X .7 Y = 355 Y = 507. Neraca perdagangan f. Jawab a. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. Saving c. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang. 3.14)} = 200 + 100 S = 178.5 Y + 200 + 100 .57 c.2(507.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya.(20+0.2Y) = 355 + 0.1. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.14) = 121.S . Impor e.43 f. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). Dari kedua teori tersebut.121.43 e. Pendapatan nasional b.14 b. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. berjaga-jaga dan spekulasi.

B 16. 300. 2.000) c. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. E 4. A 32. C 34. B 5. B 19. B 22. A 14.000+750. C 23. Peranan pemerintah : a. f.800. D 11. C 3. 0 d. 1. c. D 28. B 35. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. Harus meningkatkan ekspor. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. 800. B 8. 1. 4.000+1.000+150.000+350.900. 1. D 6. E 21. B 12.000 (300.000 b. C 9. D 2. D II. A 17.000+250. E 36.000) 5.000+100.86 g. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. 26 JULI 1985 I. C 15. D 20. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. . E 29.000+800. C 24. E 33. D 26. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. b. B 27. A 25. C 10.000 f.800. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. a.800. B 13. A 37. A 7. C 31.000 (200. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. 1. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. D 30. E 18.000 e.

100 + 180 = 600 e. a.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .3.40 + 0.Mo 1.2 Y = 20 + 0.25 = Rp.100 10 3. YE = ——————— 1 .5(400) 1000 = ——————————— 1 .I . 1019.0.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. 19.67.23 1-c+ch 1-0. 350 b.0. c = —— = ————— = —— = 0. a.2(800) = 180 d.0.5 + 0. X . S = .5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.5+0.0.5+0.M = 100 .67 /\Y 120 .c + ch 200 + 300 + G + 0 .87 2.0.40 + 0. a. 25 = 19./\Y = ——— /\Tr = —————— .3.4 + 0. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.1000 = 500 -c . 19 JUNI 1986 I + X .25 milyar.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.105 + a .3 Y = . /\C 110 .5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0. 1000 + Rp.ct 2. M = 20 + 0.3(800) = 200 c. JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986. C = Y .5 c.280 .105 15 C = a + cY 100 = 0.0. /\Y = 1500 .5 /\t = .X + M = 800 .20 = ———————— 0. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .180 = .5.1 = 800 b.So .

160 + 8 r = 0.67Y = 89.8 r Y = 600 .8 Y 240 + 8 r = 0.8 r 0.8 r 400 .So .67 Y b.65 C = 29.65 + 0. a.85 c.88 a = 29.Mo . 3 JULI 1986 I + X . yaitu : 300 + 10 r = 600 .8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0. maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal. Y = C = a + cY = 29. Sedangkan dalam arti luas. Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0. b. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.8 Y + 160 . uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.6 Y + 80 + 160 .65 + 0.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp.20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986. C Y 4.4 Y = 240 .

89 1. X .30 + 0.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0.4(540) = 186 c.3.120 15 C = a + cY a = 29.ct 2.5+0. Y = C = 89.30 + 0.438 b.3.3. YE = ———————— 1 .5 c.0. /\Y = ——— /\Tr = ————— .0. 27 APRIL 1987 1.60 YD + 20 Tx = 0.186 = 354 e.5(400) 1000 = —————————— 1 .64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .1 Y = 10 + 0.0. a.1(540) = 64 d.1000 = 500 -c . C = Y . 25 = 19.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987. S = .20 .5 + 0.1 = 540 b.10 = ———————— 0. Diketahui : C = 0.S = 540 .0. M = 10 + 0.0.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0. a.M = 200 . /\Y = 1500 . Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .23 1-c+ch 1-0.5+0.65 b.4 + 0.c + ch 100 + 200 + G .5 /\C 100 .5 G = 1. a.4 Y = .67 /\Y 105 .0. c = —— = ———— = —— = 0.110 10 3.4 Y . a.

6 Y + 50 .Perlu campur tangan pemerintah 3. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.75 CE = 0.(0.375 = 0. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.Tx = 0.375) .6YE+50) + 20 = 0. GDP b.375 TxE = 0.375 SE = YD .64YE = 150 YE = 234. employment.4Y + 20 = (0.mekanisme pasar bekerja secara otomatis .4(234.36Y + 150 0.134. dasar penukaran.234.60YD + 20 = 0.4YE = 0.harga fleksibel b. Keynes .90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.60YD+120 = Y + 30 .6(0. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .375) .20 = 73.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .25 2.adanya pengerjaan penuh . Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan. Jenis pasar makro a.375+50) + 20 = 84.6Y + 50 = 0. unemployment d. CE.4Y-20) = 0. TxE.permintaan agregat selalu = penawaran agregat .84. Klasik . cadangan devisa.0.6Y+50)0.6(234.36Y + 30 + 120 = 0.6(0.CE = 0. volume uang c.375 = 56.6+120 = 0. 4. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .6.375 + 30 + 20 = 134. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.

Pendekatan permintaan = penawaran b. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y .cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. sehat dll. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. RT pemerintah. bunga. 4. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. Pendekatan penerimaan. upah dan gaji. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. a. 1. Pendekatan pengeluaran. RT perusahaan. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda.91 a. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. 3. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. c. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. b. tenteram. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. RT luar negeri. laba. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa.

gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . b. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. 7. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. 8. 9. 6. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri .besarnya pengeluaran rutin. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a.

c. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx .c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. b. Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. Devaluasi. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien.cTx . yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a . Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. 3. c. Kebijaksanan pemasaran.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . 2.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. b.Tx + Tr (1-c)Y = a . yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak. Deregulasi. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. Kebijaksanaan harga. Menaikkan suku bunga. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a .cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a .cTx + cTr + I + G YD = Y . 4.

4 Y L1 = 0. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk. Diketahui : I = 80 .4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 . Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8.10 r 0.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja.4 r M = 200 Ditanya : a. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.4 Y L2 = 160 . 9-7-90 1. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990. 7. 9.94 1-c /\Y c —— = .4 r = . Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak. bukan dari segi ekonominya.4 .40 + 0.4 Y 120 .—— 1-c /\Tx 5.4 Y + 160 .4 r Y = ——— = 300 .4 LM -> L=M 0.4 r S = . apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial.40 + 0.

0267 8 = a + (-0.40 + 0.C = YD .6(40) = -24 c.(10+0.75 Y S = YD .4(100) + 160 . Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.67 . r berubah.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.75 YD = 10 + 0. d.0267).30) = 10 + 15 + 0. ³ ³ 2.25YD .4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.100 a = 10.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.75 Y = 25 + 0. 0.10 .75(Y + 50 .250 8 = a + b.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b. C = 10 + 0.10.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .75YD) = 0. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan. a.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = . 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 . r ikut berubah. 100 = 300 .0267 Y e.95 IS = LM -> 300 .0.4 (15) + a = .0.

Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. 2. Ceq. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. Bila I = 150 ditanya Yeq e. Menambah tranfer pemerintah atau 3).96 = 0. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. melalui kebijaksanaan fiskal. 24-7-90 1. Seq. Average propensity to consume. d. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil.5 b. atau 5). yang berbentuk alatalat produksi. melakukan kebijaksanaan moneter. c.25(Y+50-30) . dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. Investasi. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. atau 2). Diketahui : C = 0. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . 3. Backward-Bending. c. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. 2). memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). b. b.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). yaitu dengan cara memanipulasi APBN. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. Yeq.25 Y . a. Agregate demand. Deflationary gap. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). b. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. e. d.10 = 0. Memperkecil penarikan pajak.

Seq = Y .6 Y + 60 + 120 0.C = 450 .6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d. Yeq = C + I = 0.4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6Y + 60 + 150 0.4Y = 210 Y = 210/0. Y = C + I = 0.4 Y = 180 Y = 180/0.4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.97 a. Ceq = Y .{0.S = 450 .6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.

.... 10 fungsi LM....... 18 APC ............ 9...... 2 Ekonomi makro...... 2........... 92 general equilibrium ....... 2...... 54..... 1 Ekonomi Yang Diterapkan .................. 97 descriptive economics ...... 3 Bunga .... 60........... 10 Celah inflasi ......... 2 hubungan kausal............... 59..................... 26......... 6............ 12 Angka pengganda. 60...... 56..... 48. 12... 13.... 5 C celah deflasi .......98 A analisis ekonomi agregatif ........................................ 92................... 34... 46........ 32....................... 2.. 79..... 34.... 70.............. 47......... 82............................... Keseimbangan intern........... 53...................................................... 23 Keseimbangan ekstern . 32 corporate profit.. 38............. 71.. 10 Angka Pengganda ... 59..................... 3.............................. 26 Kebijaksanaan fiskal............... 74.............. 26 Kebijaksaan fiskal................... 18 Keseimbangan intern .................. 1 ekonomi makro .... 7 B behavioral equation......................... 61..... 4....... 54........................................ 3................ 1 Anggaran Belanja Negara............... 84.................... 75 E economic analysis .. 1 Average Propensity to Save .... 10.......... 10.......... 32 Inflationary gap ................................................... 34 Inflasi Penawaran ........ 41....... 18 kesempatan kerja.................. 58. 4 Eksport ..... 55........... 13...... 1. 13.. 2............................. 27............................... 56................... 4 Ilmu Ekonomi ........... 10 faktor produksi modal ..................... 53.......... 18........... 48................................. 20............................ 1 Ekonomi diskriptif .. 3....... 2 ekuilibrium.................................. 55............. 56 kesamaan........ 3 external balance ....... 75.... 10 Faktor produksi kapital .... 32 Inflasi Campuran ................. 56............... 78................. 1 ekonomi mikro .............. 9............ 2 Inflasi ...... 28........... 43...... 57................ 16............................ 77...... 46. 80............. 64.............................. 1 I identity .......... 7........... 11............... 97 K Kebijaksaan ekspansi ...... 71. 10 internal balance ...... Keseimbangan intern Investasi ............... 39. 5.......... 72..... 6 full employment saving... 3 Hubungan fungsional.... 3 Hubungan kausal ... 34 Inflasi permintaan .... 10.... 1 disposable income......... 11 celah inflasi .................. 31..... 26 Kebijaksanaan ekonomi makro...... 1 Ekspor Netto ... 4............ 71 Kebijaksanaan konstrraksi .......... 15.................................Laba Perseroan D Deflationary gap...... 1 Import........... 25 H Harga surat-surat berharga. 32 Full-Employment....... 13... 67 Inflasi campuran.... 35 Inflasi penawaran ..................... 11 fullemployment ............ 26 Kebijaksanaan Moneter .............. 95 Equilibrium Analysis ............. 9 equilibrium conditions equation .............. 12............... 58........ 1 economic theory....................... 23 G gaji.............. 53................ 6 faktor produksi tenaga kerja.... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam . 72..................... 25..... 3........... 66..................... 74 applied economics................................................. 67......... 32............. 9............. 73 ...... 62...

.LM......... 43.. 9..... 2 Pasar Modal ...... 5............................... 5 M Macam faktor produksi ........................... 22 Kurva pajak yang built-in flexible ........................... 9 Pengangguran......................... 6 .. 20 Perekonomian tertutup ................ 80 Kurva L-M............... 72. 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ......................... 30 Kurva IS .. 20... 23 KURVA L-M .......... 5 proprietors income ..................... 71............................... 3 Penawaran uang .. 14 Pajak yang Built-in Flexible. 22 Permintaan uang untuk transaksi .............. 10 macro economics .... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi........ 58........... 55........... 20 Permintaan akan surat-surat berharga.................... 39 Laba perseroan . 77.................... 16 O Open Market Operation .......... 39... 20 kurva IS .. 56... 25........... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ... 14 Pasar barang .................... 2........... 12 penmawaran akan uang......... 69.......... 3 Persamaan perilaku ... 3 Permintaan akan tenaga kerja ................................. 25........ 61......... 58. 14 Kurva Penawaran Agregatif............... 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal....... 3............................... 5 R Reallocation of resources ............ 52.................. 77...... 20.......... 30 Kurva Permintaan Agregatif .... 22 Pendapatan Nasional.................. 4.................... 42....................................... 91 Pasar komoditi ........... 3 Pengeluaran Investasi. 20 Perekonomian Tertutup Sederhana . 10. 95 Pajak yang built-in flexible.... 93...................... 55..... 4 Pengeluaran Pemerintah...... 61........ 80 KURVA IS................. 73................ 3 Penawaran tenaga kerja...................... 5... 2.............. 2....... 94 Multiplier ... 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ...................................... 65 kurva IS-LM..................... 48...... 6................. 64...................................................... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi .... 22 Penawaran surat-surat berharga ..... 92 profit................... 71......... 59.... 63................. 65....... 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi.......... 78........... 4 Produk Nasional............................... 7............... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga............. 62.................. 52.......................... 23 Penyusutan ...... 25................. 5 Laba perusahaan perseorangan .......... 72......................... 10 Rediscount policy.................... 58..... 10 P Pajak........... 81 Pasar uang ................. 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ..... 68.. 56. 30 kurva permintaan uang untuk transaksi .................. 7 MPC ......................... 1 macroeconomic policy ........................................ 3 Pasar Tenaga Kerja ................... 59......... 2............. 13............... 53........ 4............. 67...... 59.... 23 Over employment .... 53............ 8............ 27 kurva permintaan investasi ... 76 Kurva LM............ 45.... 6 Rumahtangga perusahaan ..................................... 36............... 23 Rumahtangga Keluarga............ 4 Pengeluaran konsumsi .............. 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio........99 kurva (AgD ..... 3 Produk Naional .......................... 75........ 12. 61.................. 23 Marginal Propensity to Save ................... 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga............ 56......................................... 22 L Laba........ 2.......... 5..... 22 Permintaan uang untuk spekulasi.............. 23 Operasi Pasar Terbuka ... 53............................ 70....................... 18........

......... Gaji Saving . 16 Transaksi kredit.................... 2 Under Employment ....................................... 39 Upah nominal............................. 16 Transfer Pemerintah............ 48...... 47................. 2................................. 86 Selective Credit Control................................................ 58.............................................. 15..................100 S salaries...................... 3........................................................... 2................................ 5 T Taxable income level .................. 4 Subsidi perusahaan............... 7..... 66.................................... 2 uang logam....... 5 U Uang giral.................... 43 Uang kertas ..... 6 variabel endogen ................ 14 Teori ekonomi.............. 4............. 39...................... 82........... 32 Transaksi Debit ......... 1 Teori kuantitas uang. 20...................... 64.. Upah ............. 6 variabel eksogen........... 12 Transfer perusahaan ........................................................ 53.............. 71............................... 23 Sewa............... 10 Upah.... 6 W wage .................. 3 V Variabel eksoegen....................... 3 Upah riil ...................... 46......................

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.