P. 1
ekonomimakro

ekonomimakro

|Views: 425|Likes:
Dipublikasikan oleh Putry Cencer

More info:

Published by: Putry Cencer on Mar 14, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2015

pdf

text

original

1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

4 II. PENDAPATAN NASIONAL 1. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. Tingkat Kesempatan Kerja d.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . c. d. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. Pendapatan Nasional b. c. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Produk Nasional c. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. Bunga (Yi) . mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. b. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b.M) 3. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Tingkat Harga e. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. Ekspor Netto (X .

Laba perseroan atau corporate profit. mesin-mesin dengan perlengkapannya. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. c. Transfer perusahaan. 1). Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. d. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. d. 2). o0o . kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. Penyusutan. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. b.

ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional.6 III.faktor produksi yang dibeli. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. sisanya ditabung. 3. . yaitu seifatnya. Rumahtangga Keluarga .Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah.upah.Barang tersebut dijual ke konsumen. b. digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. Variabel endogen. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. Rumahtangga perusahaan . besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. perusajhaan lain. . melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. sederhana. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . .faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. bunga dan sewa untuk konsumsi. 2. sewa. pemerintah dan luar negeri. .

APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. S=Y-C = (1-c)Y . APSn = Sn/Yn 7. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. Fungsi Saving Saving = penabungan.a dimana : S = saving = penabungan 6.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . Fungsi Konsumsi. Hubungan antara MPC dengan MPS. = Cn/Yn 5. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save).

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). maka : /\Y = k. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4.9 IV./\Y k = /\Y / /\I . yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. b. Pendekatan dinamik. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. 2. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan.

7. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. 8. Pendapatan nasional mula-mula 240. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). under employment dan over employment. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40).75Y. Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . maka C = 20 + 0. kualitas dan kuantitas faktor produksi.75 6. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. investasi mula-mula 40. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh.MPC MPS 5. Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi.75(240) = 200.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Y = 160+240 = 400 1-0.75(280) = 230. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. maka Y = 200 + 80 = 280. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). Tingkat kesempatan kerja bisa full employment.

11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S). o0o .

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b.ct .ct) (1-c+ch 6. Angka Pengganda a.Tx C = a + cY + cTr .chY maka . S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5.Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr . kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e.15 4. Fungsi Saving S = YD . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d.C YD = Y + Tr . kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o . kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .

peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas.b. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2).i.b. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. c). Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1).o. c. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita. Ekspor c. Ekspor f. d).b. contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. Impor f. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain.16 VIII. e).o. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. 2). Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia.o.f (cost \. Macam-macam Pos NPI 1).o. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). . f). Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain.b. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. b. insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. Ekspor f. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a).o. b). ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi.

5). perjalanan oleh swasta dan pemerintah. c). Penananam modal langsung 6). meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. o0o .o.b. Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. wisatawan.17 Nilai impor f. kredit jangka panjang / pendek. Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. b). entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. 4). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). 8). asuransi. d). 3). tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. kebijaksanaan pemerintah merangsang impor.

Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam .18 IX. Angka Pengganda 1 /\Y a. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c.

Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama. o0o .19 perekonomian. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.

Tx.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. S. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. investasi (I) sebagai variabel eksogen. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. NM. I. Tr dan G 3. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. I. S. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. X. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. Y. Tx. Y. Misal : I = 80 . Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . S. Perekonomian Tertutup Sederhana C. Pasar barang (commodity market) b.20 X. Dalam analisa IS-LM. Istilah Lain Pasar Komoditi a. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c.

C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y . Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .21 5.

L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Motif transaksi (transaction motive) b. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. antara lain dengan cara : . 5. 4.22 XI. khususnya surat obligasi. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. 3. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar.

khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. sedang d disebut qualitative credit control. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. Cara a. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. khususnya surat obligasi. b. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas.b dan c disebut quantitative credit control. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. di pasar bebas. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . defisitnya neraca pembayaran. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. Tindakan ini disebut open market buying. 6. d. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. yaitu membeli surat-surat berharga.23 a. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). c. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut.

24 M .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M .L2o .M L2 0 Y 0 L2.

Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang.25 XII. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum.

Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Kebijaksaan fiskal b. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3.26 XIII. . Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Tx dan Tr 2. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Contoh variabel instruemen : a. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Tx dan Tr. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Untuk kebijaksanaan fiskal : G.

I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4. Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran .31 4.

G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf.32 XV. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. Bila investasi sebesar I1. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. supply inflation) c. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. a. Inflasi campuran (mixed inflation). 2. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. demand inflation). . yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). b. harga saat tersebut tg < BOYf. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. b. Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. inflasi tarikan permintaan. yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. Inflasi penawaran (cost-push inflation. Inflasi permintaan (demand-pull inflation.

Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). LM1 LM3 IS2. harga sebesar tg < EOYf. AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . Bila investasi sebesar I4. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun.33 Bila investasi sebesar I3.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. harga sebesar tg < BOYf.3. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. c. maka harga jadi tg à 2.

Mula-mula harga sebesar H1.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. Inflasi Campuran . Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4.. kurva penawaran AgS1.. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri. Pendapatan nasional mula-mula Yf. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi).

o0o .H3 (terjadi inflasi).AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 . H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya).AgS3 maka harga akan naik dari H1 .

36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. TUTUT DWI SUTIKNJO. DR (1982). Yogyakarta. Kediri. o0o . BPFE. -------------------. Liberty. 223 hal. Liberty. ___________________. 51 hal. 69 hal. IR (1991). Yogyakarta. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif.(1983). Kediri. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. DR (1984). Ekonomi Makro. IR (1986). MBA. Yogyakarta. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. 241 hal. SOEDIYONO R. 172 hal.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

mengapa demikian ? 6. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. besarnya konsumsi sebesar Rp. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . Carilah fungsi konsumsinya b. 100 milyar. Soal : a. Diketahui : a. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. b. mengapa demikian. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Untuk menghitung pendapatan nasional. Diketahui : a. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. 120 milyar per tahun. 3. 95 milyar per tahun. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Dalam perekonomian dua sektor. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Untuk pengendalian perekonomian.75 Y + 20 milyar rupiah b. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. Mengapa demikian ? 5. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. mengapa demikian ? 4. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. 110 milyar.

Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.000 250.000 150. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.800. Impor keadaan tersebut di atas. Apa saran saudara untuk memperbaiki d.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.000 750. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT.000 Ditanyakan : a. Jelaskan e. B dan C. berikan uraian ! 3. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. Saving c. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan.000 350. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. nilai total penjualan barang-barang akhir b.000 1.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH.000 Upah 200. Neraca perdagangan 4. nilai total seluruh penjualan barang-barang c.000 800. Pendapatan Nasional f.000 Laba 100. Konsumsi g. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300.000 800.

Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. SOAL I. Applied Economics e. 1. Economic Theory b. Descriptive Economics 4. Aristoteles (350 SM) b. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. Micro Economics c. Pengertian ekonomi makro d. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Thomas Aquinos (1270) c. John Maynard Keynes (1930) 2.40 5. Persoalan akselator . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. Ramalan suatu perekonomian d. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. deflasi ekonomi c. PErtumbuhan ekonomi 3. Kerjakan dengan percaya sendiri. Pelaksanaan ekonomi makro e. 3. Adam Smith (1776) e. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Ekonomi Perencanaan c. pilih satu yang benar. Ekonomi Perusahan e. 2. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. merupakan : a. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. a. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Fransois quesnay (1758) d. depresiasi e. Definisi ekonomi makro 5. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. depresi ekonomi d. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. yaitu kebijaksanaan makro. Kegunaan ekonomi makro c. Ekonomi Internasional b. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Macro Economics c. devaluasi ekonomi b. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian.

stok kapital d. investasi netto 12. Konsumsi b. Mekanisme pasar secara otomatis d. 900 e. Benda-benda modal yang tersedia e. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Memakai dasar pertukaran uang e. neraca jasa-jasa 15. Pasar b. yaitu : a. 760 14. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. Personal income e. fungsi produksi 8. Kualitas tanah yang tersedia d. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. elastisitas e. Investasi b. Gross national Product b. Permintaan c. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. stok kapital tetap c. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. 7. stok aktiva lancar c. perubahan pendapatan b. C = 160 + 60 Y' Io = 200. 910 c.41 6. Penawaran d. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. 1250 b. 1100 d. pendapatan nasional bruto 10. Investasi bruto e. Transaksi dagang b. National Income d. Hukum Say b. Harga-harga yang fleksibel c. Net National Product c. Neraca pembayaran internasional c. Disposapble income 9. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. Hutang d. ekspor netto e. Investasi c. Neraca perdagangan barang e. sikap berhemat e. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. perpajakan 13. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. Memakai dasar pertukaran barter 11. a. Pengeluaran pemerintah d.

Tucker d. Tahap klasik menelorkan : a. pemerintah e. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. pemerataan b. Ekonomi terapan e. lembaga sosial 21. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . definisi ilmu ekonomi e. lembaga keuangan b. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. applied economic b. Leon Walras 22. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. Petty c. Simon Kuznets e. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. tujuan pendapatan nasional 23. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Ekonomi mikro c. stabilitas c. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. fluktuasi 20. rumah tangga d. Ekonomi Internasional 17. tahap klasik dan tahap Keynesian. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. c. macri economics c. intensitas. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. ekonomi internasional 18. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. fungsi pendapatan nasional c. pertumbuhan d. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. sasaran pendapatan nasional b. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. ekonomi diskriptif b. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. Ekonomi makro d. lapangan kerja e. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. mikro ekonomi d. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. Boisgillebert b. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. lembaga ekonomi c. yaitu tahapan fisiokrat. manfaat pendapatan nasional e. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a.42 a. pengertian ilmu ekonomi d. maksud pendapatan nasional d. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. ekonomi diskriptif e. PNB adalah ukuran moneter b.

24. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. Milton Friedman d. Duesenbery 25. Keynes b. Uang kartal c. YE = ————————— s+m 1-c 26. untuk mencetak uang e. untuk mencari laba b. Uang 31. untuk spekulasi 32.cTx + I + G d.So . Autarki b. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. pajak pendapatan c.Mo a + cTr . Ando c. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. Brumberg e. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. A. R. sistim giro . Keseimbangan neraca pembayaran e. Pajak perseroan b. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Penabungan c. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. 28. Protensi c. Near Money e. YE = C + I b. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. sebagai perusahaan 33. Uang giral b. Cukai d. Uang kuasi d. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. sebagai pengukur nilai c. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. Teori keuntungan komparatif dari J. Merkantilisme b. Teori Heckscher. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. untuk menstabilkan perekonomian d. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. S = I c. sebagai satuan penghitung d. Konsumsi b. IPeDa 27. Economic Welfare d. pajak 29. YE = ——————— e.43 e. sebagai penimbun kekayaan e. Pembangunan ekonomi 30. Tujuan pendirian bank : a. YE = —(a+I) 1-b I + X . Ekspor d. S. sebagi alat penukar b. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Mill e. MPO e. Investasi e. sistim deposito b.

Development II. Negara Indonesia. khususnya bidang ekonomi. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. kebijaksanaan ekonomi internasional e.44 c. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. sistim nisbah cadangan 34. perencanaan ekonomi 35. 3. For Whom e. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. kebijaksanaan ekonomi makro d. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. hal ini dinamakan : a. menjaga kestabilan nilai rupiah c. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. 2. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. ---Selamat mengerjakan--- . bujukan persuasif 37. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. 1. 4. sistim cadangan pecahan d. Efisiensi b. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. What to procudt d. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. mengatur kestabilan nilai rupiah b. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. kebijaksanaan pemerintah c. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. kebijaksanaan moneter b. memelihara kestabilan nilai rupiah d. seabagai penguasa moneter e. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. Full employment c. sistim berimbang e. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36.

Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. namun perubahannya tidak proporsional. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 5. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. 7. 1. Apa yang dimaksud berimbang. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. namun tidak bersifat netral.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. 8. 4.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 .8 Y. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. konsumsi C = 150 + 0. Apabila diketahui investasi sebesar Rp.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 200 milyar. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. 1500 milyar.2 Y. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. 6. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 3. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.40 + 0. 290 milyar.

besarnya konsumsi sebesar Rp. Pendapatan nasional equilibrium b. Saving equilibrium c. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a.S O A L : a. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. Konsumsi ekuilibrium e.8 Y . Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. 300 milyar. Carilah fungsi konsumsinya b.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. 100 milyar per tahun b. Harga minyak semakin lama semakin turun. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 1000 milyar. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. 110. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Permintaan uang untuk: . 120 milyar per tahun. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp.Spekulasi L2 = 160 . Diketahui : a. Impor equilibrium d. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . 105 milyar. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b.5 YD. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 25 milyar ? 3. Neraca perdagangan equilibrium 2. a. 4.

8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. besarnya konsumsi per tahunnya Rp.47 1. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. 1986/1987 . 200 milyar. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. 105 milyar.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. besarnya konsumsi sebesar Rp. a.8 r .Fungsi konsumsi : C = 0.8 Y . Diketahui : a. Pendapatan nasional ekuilibrium b. 25 milyar ? 3.SOAL : a. 110. 1.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. Carilah fungsi konsumsinya b. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Impor ekuilibrium d. Konsumsi ekuilibrium e. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . 120 milyar per tahun.spekulasi L2 = 160 . Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. b. Permintaan uang untuk : . pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. Saving ekuilibrium c. 1000 milyar. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Harga minyak semakin lama semakin turun. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. 100 milyar per tahun.5 YD. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0.

Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. 3. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. 4. Konsumsi ekuilibrium d. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Saving ekuilibrium 2. 5.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. uraikan dengan singkat dan jelas. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 3. Pendapatan nasional ekuilibrium b. investasi dan pengeluaran pemerintah .4 Y . Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Apa yang dimaksud Consumption. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1.

Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. 2.49 4. 8. 7. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. . 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 4. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Apa yang dimaksud pajak langsung. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 6. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 3. 7. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. 8. 9. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9.

Jelaskan arti. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.00 WIB DOSEN : IR. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer.4 Y . Comodity market dan Money market d.05 Y Hitunglah : a. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. Nilai saving. jika Y = Yeq c.12.30 WIB DOSEN : IR.10. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Mengapa ? c. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c.1500 + 0. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. b.40 + 0. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 18 JULI 1988 WAKTU : 10. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. 2.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 .50 .25 Y I = 900 + 0. Nilai APS. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = . Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation.4 r S = .30 . Autonomous investment dan induced investment b.

UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. 1988/1989 .51 L2 = 160 .4 r M = 200 PErtanyaan : a. d.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. Dari soal di atas. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Berapa konsumsi keseimbangan c. Berapa impor keseimbangan e. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif.2 Y . Tx = 0.75 YD + 20 mrp.20 mrp. f. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. Tetap. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. Berapa saving keseimbangan d. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH.2 Y Ditanya : a. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Berapa pajak keseimbangan 2. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. tidak boleh kerja sama. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.

KG. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. 2. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Berapa KI. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. Ceq jika Tx = 0 b. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. KG. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. 2.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. 4. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. 3. Jika fungsi pajak Tx = 0. Pertanyaan : a. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. . Ceq dan Txeq c. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.

Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. diketahui : Investasi (I) = 80 .4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 .53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Kebijaksanaan moneter c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Kebijaksanaan fiskal b. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e.1 d ) di atas ! 2.4 r Saving (S) = . bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d.75 YD b. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. Bila diketahui : a. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Inflasi d. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Marginal propensity to Consume e. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Gambarkan dari semua soal (1 a . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Transfer pemerintah Tr = 50 c.40 + 0. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ .4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0.

Average propensity to consume d. Kegunaan ekonomi makro c. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. apa yang harus anda lakukan. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Agregate demand c.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. diketahui : C = 0. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Investasi b. Deflationary gap 2.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Apa yang saudara ketahui tentang : a. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. Konsumsi keseimbangan d. Tabungan keseimbangan c. Pelaksanaan ekonomi makro d. Backward-bending e. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Apabila dalam suatu perekonomian. Bila investasi berubah menjadi 150. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. Bila konsumsi ditambah 30. Pengertian ekonomi makro e. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Pendapatan nasional keseimbangan b.

100 milyar. 1. b. surplus anggaran Pemrintah = . 1000 165 766 65 `85 .. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp. MPC terhadap Yd = .. 1. Pendapatan nasional seimbang pada Y = .. Pertanyaan : a. b.. 200) milyar rupiah. ? c.... Diketahui : a... Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b. ? d. 120 milyar pertahun... MPC . . Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah.. tabungan (S)... Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). .0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH... Konsumsi (C). (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A.. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .. Pada pendapatan nasional seimbang. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. 140.. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR.. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --. 180. 95 milyar per tahun. a.. 960 155 742 65 185 . Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx)......55 2.. ? B.. besarnya konsumsi sebesar Rp. 2.. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 .. Carilah fungsi konsumsinya.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. 110 milyar. 120. . 160.. . MPS. APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. 980 160 754 65 185 .. ————————————————— a. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN.

2. Diketahui : C = 0. Ekspor free in Board. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. c. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.75 YD + 20 Tx = 0.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b. Apa yang saudara ketahui tentang : a. S ekuilibrium 3. Kebijaksanaan Moneter c. Pasar barang dan pasar uang. Y b. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. Inflasi d. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. Kebijaksanaan fiskal b. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f.56 a.2 Y . Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. Deflationary Gap g. Marginal propensity to consume e. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. C ekuilibrium d. --. --.

Ekonomi Makro c. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. Tabungan nasional keseimbangan e.57 ========================================== 1. Investasi keseimbangan d. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Konsumsi nasional keseimbangan c. a. 4. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. 3. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. 2. Ilmu Ekonomi b. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Pasar Tenaga Kerja . berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. a. Pendapatan nasional keseimbangan b. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya.

... Jika pajak berubah jadi 600. ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0..75 Pajak = -20 + 0... 4 7000 4300 7900 . Pendapatan nasional keseimbangan d. 2... Tabungan keseimbangan e. 2 2000 1300 7900 . Berapa pendapatan nasional keseimbangan d... Kebijaksanaan moneter. berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang .. Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 .... 5 10000 6100 7900 .. 3 4000 2500 7900 . Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c..2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a.. Fungsi Konsumsinya b. Tulis fungsi konsumsinya c. Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e..... apa sistem perekonomian pada soal diatas 3... Isilah tabel yang masih kosong b.......58 d... Menurut saudara....

Pajak (Tx) = 0.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0.8 Yd + 30 mrp. Deflationary gap d. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. Kebijaksanaan moneter b.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.2 Y mrp Investasi (I) = 200 . Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. Pendapatan nasional keseimbangan d.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. .10 + 0. Kebijaksanaan fiskal c.6 Pajak = . Marginal Propensity to Save e. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Tabungan keseimbangan 2. Full employment. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. Fungsi konsumsinya b. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Jelaskan pengertian berikut : a.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 2 dan 3 tersebut. APC. 3). dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. s (MPS).25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). 2. ----pam---- . III. Benar/salahkah pernytaan tersebut. 40 milyar.4 r Saudara diminta : 1). APS dan k b). Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0.1. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. 2). SOAL I. jelaskan variabel yang Saudara ketahui. 200 milyar.c = (MPC). 3). Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka".15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 . Besarnya konsumsi equilibrium. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. Saudara diminta menghitung : 1). Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. . Besarnya saving equilibrium 2).4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional.61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. 2.6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . a).

(Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. I = Pengeluaran Investasi. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. 200 milyar. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. Gejala ekonomi makro b. 1. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal.2 Y. 2. pasar uang. X = Nilai ekspor. I. Monetary policy 2. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. 80 milyar. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. Fungsi impor M = 20 + 0. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. C = Pengeluaran Konsumsi. 3. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. Fiscal policy c. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). M = Nilai Impor). 225 milyar. II.

Saudara diminta : a. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. 6. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. a. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. 2. 5. SOAL 1. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. b. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang".63 1. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Didalam sistem perekonomian terbuka . Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. Benarkah pernyataan di atas. 2. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d.

Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. .64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Pada periode tahun berikutnya. Pada tahun pertama. b. Saving c. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Neraca perdagangan f. fungsi konsumsi C = 0. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. Impor e. Ditanyakan : a. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Jelaskan !. Marginal propensity to save c. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Back word bending 2.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. Diketahui : a.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0.8 Y + 25 milyard Rp. Pendapatan Nasional b. Variabel endogeneous b. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Konsumsi d. Kebijaksanaan fiskal d.

Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. 2. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. . 3. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". Berapakah besarnya pengeluaran. Keseimbangan pasar tenaga kerja. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru.65 b. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. konsumsi (C). Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. pasar barang dan pasar uang. hitunglah besarnya pendapatan nasional. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. Gambarkan. investasi (I) dan tabungan (S) : a. Pertanyaan : 1. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. 3. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). 2. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Jika dalam perekonomian diatas. 4. investasi.LM.70 YD + 20 milyar Rp. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b.

Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. c. Comodity market dan Money market. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . . Nilai APS. khususnya dalam Pasar Barang.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. e. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.25Y I = 900 + 0. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. b. Autonomous investment dan induced investment. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. Mengapa ? c.05Y Hitunglah : a. 3. Uraikan dengan singkat tapi jelas. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan. Nilai saving. Jelaskan arti. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. b. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. 2. d. jika Y = Yeq c. b.

Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . b. konsumsi serta tingkat pajak ? c.1 Y + 5 milyar rupiah. KI = /\ Y ____ /\ I 2. Pertanyaan : a.67 2. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. b. Terangkan ! 3. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. untuk : 1. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol.

20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. III. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. konsumsi serta pajak IV. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. b. Marginal Propensity to Consume e. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. Khususnya dalam pasar barang. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). -------OOO------- . Pertanyaan : a.1 Y + 5 milyar rupiah. Excess Demand b.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Uraikan dengan singkat dan jelas. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Inflationary Gap. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. II. jika pajak pendapatan masih nol. a. Full Employment dalam perekonomian d. Kebijaksanaan Fiskal c. b.

..69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN ... 250 225 100 ..... GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ...) c. 300 250 100 .. 200 200 100 ........ dan bagaimana cara-cara penanganannya?II....) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = ........... a........ Aggregate Demand = ..600 r G = 700 Md = 0. Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut...... 350 275 100 ....... --------------------------------------------------------b....1. Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f... Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi......3 Y ... --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 ..... Konsumsi (C).. 150 175 100 . dan investasi (I).600 r Ms = 350 . Lengkapilah data Tabungan (S).. Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d....KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Jika GNP = 300.... 400 300 100 .Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0.....6 Y I = 300 . Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = .. 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I.. ? III.... ? e.. Di bawah ini data GNP (Y)..

a. Investasi (I) . Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. IV. Bila diketahui : a. b. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) . Lengkapi jawaban saudara dengan grafik.Uraikan dengan singkat dan jelas. Pengeluaran pemerintah (G) .70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Khususnya dalam pasar barang. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. IV.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. III. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS.75 YD b. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. Jelaskan pula dalam gambar saudara. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. II. b.

Investasi (I) = 80 .0. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. b. Kebijaksanaan fiskal b.4 r e. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a.71 a. Full employment dalam perekonomian h.4 Y d.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. Diketahui : a. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Saving (S) = . Hitung full employment savingnya b. c. c.4 r b. Excess demand g. Marginal propensity to consume e.4 Y c. Deflationary gap. . Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. Marginal Rate of Taxation i.40 + 0. inflasi d. Marginal efficiency of investment j. Kebijaksanaan moneter c. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.

MPS.. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes.. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. Konsumsi (C). a. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. 200) milyar rupiah. 980 160 754 65 185 . Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). 120.. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA.. 1000 165 766 65 185 . -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 .. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3.75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes.. tabungan (S) MPC.. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter.00 . Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.. Lengkapi jawabanm dengan grafik. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b.. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara.72 d.00 CATATAN : . a. 160. 140. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. a. 960 155 742 65 185 . 4. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). 180... b.15.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 2.. Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif. 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13. -------------------------------------------------------------- .

... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula.) 1. Jelaskan dengan menggunakan grafik. ..... Pendapatan nasional seimbang pada Y = . b...? d.) (dalam juta rp. 1. . Efek Keynes (Keynes effect) c........00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.... 4... 3...15. .. . 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0.... Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara.500 .? 3..... Pada pendapatan nasional seimbang. Perpajakan yang built-in flexible d.. ..000 . manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut......... Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp.....000 .... Efek Pigon (Pigon effect) b...500 ... ----..... Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi......500 . Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b.. ...73 a..? c.. .. 2.... MPC terhadap Yd = . 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13.. ..*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA... 2.500 ....... surplus anggaran pemerintah = ..... Paradok hemat (Paradox of thrift).. 4......8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp. 4... a...000 ... Gunakan grafik pada jawaban saudara........ 2......... istilah-istilah di bawah ini a.....00 .. pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.........

Diketahui : a.5 r dan f. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.10 Y e.2 Y Investasi = 200 .2. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Jika investasi (=I) = Rp.75 Pajak = -20 + 0.74 a. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal. b. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU.5 r c. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I. Kebutuhan uang untuk transaksi 0. C = 50 + 0. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya.2. c. c. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3.15 Y d. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. Pengeluaranm untuk konsumsi. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0.75 Y b.

Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. II. Pigon effect b. Pada pasar barang.8 R c. C = 68 + 0.10 R c. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. apa yang saudara ketahui tentang : a.siap pakai) c. Jelaskan.Tx + Tr f. III.Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. I = 114 + 0. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. Fungsi konsumsinya b. Tabungan keseimbangan e.25 Y b. Jika investasi berubah menjadi 400. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). Pendapatan disposable Yd = Y . Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. diketahui : a. keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional.1 Yd . Fungsi disposable income (pendapatan . Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. Fungsi konsumsi. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . Pendapatan nasional .keseimbangan d.7 Yd b. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d.

40 milyar.000 milyar. . 2. Pajak (Tx) = 0.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .8 Yd + 20 Milyar rupiah.25 Y. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. 250 milyar. 400 milyar. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. hitunglah : a. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah.500 R + 100 Milyar rupiah. Gambarkan kurvanya.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA.0. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. tingkat tabungan nasional Rp. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . 200 milyar.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 500 milyar. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. berapakah pendapatan nasional keseimbangan.UNIV. Gambarkan semua variabel tersebut. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik". tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Pada saat pendapatan nasional Rp. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. 3. Investasi (I) = . Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. 1.

---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . b.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS.28. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. dan T = 0.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. 4. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.77 b. . Pada saat ini.UNIV. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. Diketahui : C = 85 + 0.

2 Y Investasi (I) = . Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5.8 Yd + 3 mrp. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a.2. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a.1.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60.90 t = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.10 r + 200 mrp. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = .78 2. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter. Pajak (Tx) = 0. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik". Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92. Dalam keseimbangan IS-LM.2. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : . Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . 3. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp.1. 4. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. maka : b. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30.5 z = 0. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya.

Agar sama dengan tingkat income full employmentnya.8YD + 5 Milyar Rupiah.UNIV. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier).1Y + 5 Milyuar Rupiah. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. d. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. Pertanyaan : a.6YD I = 300 . c. 2. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. PETUNJUK : 1.600r . 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. C = 0. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. b. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. Hitung besarnya konsumsi.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. I = 20 Milyar Rupiah.4 Milyar Rupiah. berapakah konsumsi.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . diketahui : C = 230 + 0. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196.

. Jumlah angkatan kerja. Perekonomian terbuka dengan kebijakb.1. b.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. Hitung besarnya pendapatan. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. 3.6r (Md = permintaan uang). Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a.Kurva IS yang berkemiringan negatip . Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. jika terjadi kenaikan pada : a. Pertanyaan : a. c. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. penawaran agregatip. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. berapakah pendapatan. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Pasar Tenaga Kerja e.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Kebijaksanaan moneter . Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c.3Y . apa yang terjadi pada permintaan agregatip. 4. Ilmu Ekonomi d. tingkat harga serta output riil.

..81 5............. 5 10000 6100 7900 . -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. ----. 2 2000 1300 7900 ......... 4 7000 4300 7900 .. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d... Tulis fungsi konsumsinya c. 3 4000 2500 7900 .. Menurut Saudara. Isilah tabel yang masih kosong b. apa sistem perekonomian pada soal di atas... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 .*** ------ ...

Tingkat harga dapat flexible. c. Tingkat employment dapat berfluktuasi. 7 MEI 1985 1.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. d. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. Ekonomi modern a. . Tingkat harga biasanya tegar. dan faktor-faktor produksi lainnya. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. c. tenaga buruh. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. b. b. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. d.

jadi 95 = a + 0.75 Y b. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. 3. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut.95 15 b = — = ———— = — = 0. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan.83 2. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil.75 Y 0. rasa sehat. 6. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. a. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. 4. 5.25 = 80 8. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. begitu pula sebaliknya. Dua cara pendekatan sama. 7. tabungan menyediakan dana untuk investasi.75 Y Y = 20 + 0. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal.75 /\Y 120 .100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. a. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. C = a + bY /\C 110 . tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.25 Y = 20 Y = 20/0. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. Y=C+I .

75 Y + 20 = 0. kurva permintaan bergeser ke akanan. Bila harga naik. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. b. dan sebaliknya. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Jumlah konsumen di pasar 3). b. yang menyebabkan berubah antara lain : 1).25 = 240 b. S = Y . Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1).25 Y = 60 Y = 60/0. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. jumlah yang diminta bergeser ke kiri. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. Pendapatan uang para konsumen 4).C = 240 . perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. Faktor-faktor lain berubah. sebaliknya bergeser ke kiri. Harga sumberdaya 3).75(240) + 20 = 200 c. Jumlah penjual di pasar 6).75 Y + 20 + 40 0. Selera atau preferensi konsumen 2). Harga barang-barang lain yang berkaitan. Bila harga naik. 4). barang inferior sebaliknya. untuk barang komplementer seabaliknya. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5).200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985.84 = 0. Tehnik produksi 2). jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. Harga barang lain yang berkaitan 5). C = 0. 5 JULI 1985 1. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Kebijaksanaan pemerintah .

14) = 328.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0.5 Y + 200 + 100 . Saving c. b.57 d.2(507. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.2Y) = 355 + 0.S . X . M = 20 + 0.M = 75 + 0.14)} = 200 + 100 S = 178. Jawab a.121. S + M = I + X S + {20+0.43 = . Dari kedua teori tersebut. 3. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang.5(507. Konsumsi d.14 b.3 Y 0.43 e. berjaga-jaga dan spekulasi.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.57 c.43 f. Jelaskan. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi. Impor e.I. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. 2.1. C.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya. Y = C + I + X . Neraca perdagangan f.14) = 121. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas.M = 100 .2(507. Pendapatan nasional b.7 Y = 355 Y = 507. C = 75 + 0. Diketahui : C = 75 + 0. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang.(20+0. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga).

D 2. B 22. E 33. 1. D 26. 1.000+800. Harus meningkatkan ekspor. C 3.000 f. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. E 21. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. . Peranan pemerintah : a. E 4.900. C 34. a. f. B 27.000) c. D 6. A 14.000+150. 4.800. B 12. 26 JULI 1985 I. E 18.000+350. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. A 32. D 20. D 28. C 24. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. 800. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. b. 2. C 31. 1.000+1.800. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e.000 (200. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan.000+250.000 e.000+750. B 8. C 15. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik.000 (300. B 35. B 16.000 b.000+100. A 7. 300. c. D 11. D 30. 0 d. E 29.000) 5. B 5. B 13. C 10.86 g. A 25. E 36. A 17. C 23. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d.800. A 37. B 19. C 9. 1. D II.

25 = 19.100 + 180 = 600 e.5 + 0.M = 100 . a.0.4 + 0.87 2.23 1-c+ch 1-0.c + ch 200 + 300 + G + 0 .5(400) 1000 = ——————————— 1 .25 = Rp. C = Y .80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .I .40 + 0.1000 = 500 -c .0.X + M = 800 ./\Y = ——— /\Tr = —————— .67 /\Y 120 .25 milyar.5.20 = ———————— 0.180 = . /\Y = 1500 . 19.2(800) = 180 d. M = 20 + 0. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 . c = —— = ————— = —— = 0. S = .0.67.5 /\t = .5+0. YE = ——————— 1 .ct 2.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.Mo 1. 1019.So .105 15 C = a + cY 100 = 0.0. 350 b. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp. X . 19 JUNI 1986 I + X .3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.3(800) = 200 c.5 c.3.0.280 . 1000 + Rp.5+0. a.3.40 + 0.105 + a .1 = 800 b.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.0. a. /\C 110 .3 Y = .2 Y = 20 + 0.100 10 3. JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.

8 Y 240 + 8 r = 0. C Y 4.65 C = 29.6 Y + 80 + 160 . maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.4 Y = 240 . uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.160 + 8 r = 0.8 r Y = 600 .8 r 400 .67 Y b.8 Y + 160 .8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.Mo .So .20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp. 3 JULI 1986 I + X . Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.65 + 0. Y = C = a + cY = 29.88 a = 29. yaitu : 300 + 10 r = 600 . o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986. Sedangkan dalam arti luas. b.20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang. a.67Y = 89.85 c.8 r 0.65 + 0.

120 15 C = a + cY a = 29. 25 = 19.4 Y . YE = ———————— 1 .0.M = 200 .64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .3.3.5 c.1 = 540 b. /\Y = ——— /\Tr = ————— . Y = C = 89.10 = ———————— 0.186 = 354 e.4 Y = . X .5 + 0.c + ch 100 + 200 + G .5 /\C 100 . C = Y .5(400) 1000 = —————————— 1 .1 Y = 10 + 0. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 . a.5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0.4 + 0.110 10 3. a.0.20 .4(540) = 186 c.1000 = 500 -c . S = .85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987. /\Y = 1500 .89 1.0. a. Diketahui : C = 0. 27 APRIL 1987 1.ct 2.0.S = 540 . a.0.60 YD + 20 Tx = 0.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.67 /\Y 105 .5 G = 1.3.1(540) = 64 d.0.5+0.23 1-c+ch 1-0.30 + 0. c = —— = ———— = —— = 0.65 b.30 + 0.5+0. M = 10 + 0.438 b.

Tx = 0.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .mekanisme pasar bekerja secara otomatis .375 = 56. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr . Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata. employment.234.4Y-20) = 0.Perlu campur tangan pemerintah 3.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.6(234. Klasik .CE = 0. CE.375 TxE = 0.6YE+50) + 20 = 0. dasar penukaran.20 = 73. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.60YD + 20 = 0.375 SE = YD . GDP b.134.375) .4Y + 20 = (0.375 + 30 + 20 = 134.(0. TxE.4YE = 0.permintaan agregat selalu = penawaran agregat .64YE = 150 YE = 234.6Y + 50 = 0. volume uang c. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.36Y + 30 + 120 = 0.0.25 2. unemployment d.6+120 = 0.6Y+50)0.6(0.6 Y + 50 .60YD+120 = Y + 30 .4(234. 4.36Y + 150 0.375+50) + 20 = 84. Cara mengukur Produk Nasional Bruto . cadangan devisa.6.adanya pengerjaan penuh .6(0.harga fleksibel b.375 = 0. Jenis pasar makro a. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.375) . Keynes .84.75 CE = 0.

Pendekatan penerimaan. RT luar negeri. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. sehat dll. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. 4. RT pemerintah. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. 1. Pendekatan permintaan = penawaran b.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. laba. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . RT perusahaan. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. tenteram. 3. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. c. bunga. Pendekatan pengeluaran. upah dan gaji. b. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda.91 a. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. a.

1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = .besarnya pengeluaran rutin. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. b.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. 7. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. 9. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . 8. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. 6. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a.

yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak. c. Devaluasi.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. b.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a . hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri.cTx + cTr + I + G YD = Y . Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY .Tx + Tr (1-c)Y = a . Deregulasi. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. 2.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a .c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . Menaikkan suku bunga. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. 4. Kebijaksanan pemasaran. Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi.cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a .c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a . 3. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien.cTx .93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. Kebijaksanaan harga. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. b. c. yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain.

o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8.4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.4 r S = .4 Y L1 = 0.10 r 0. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak.—— 1-c /\Tx 5.4 Y + 160 .4 . 9-7-90 1. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6. 9.4 r M = 200 Ditanya : a.4 r Y = ——— = 300 .4 LM -> L=M 0.40 + 0.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.40 + 0. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.4 Y L2 = 160 .94 1-c /\Y c —— = .4 Y 120 . apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 .4 r = . Diketahui : I = 80 . bukan dari segi ekonominya. 7.

0267 8 = a + (-0.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.75(Y + 50 .4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.10.4(100) + 160 .75YD) = 0.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.67 . 100 = 300 . C = 10 + 0. a.0267).75 YD = 10 + 0.95 IS = LM -> 300 . r ikut berubah. ³ ³ 2. 0.6(40) = -24 c.100 a = 10.10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.0.0.75 Y S = YD . d. 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .25YD .30) = 10 + 15 + 0. r berubah. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.C = YD .10 .4 (15) + a = .75 Y = 25 + 0.40 + 0. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.0267 Y e.250 8 = a + b. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .(10+0.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = .

Investasi. a. b. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. b. 24-7-90 1. melakukan kebijaksanaan moneter.96 = 0. Memperkecil penarikan pajak. Seq. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_.25 Y . memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. Deflationary gap. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . Ceq. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. d. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. d. Bila I = 150 ditanya Yeq e. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. yang berbentuk alatalat produksi.25(Y+50-30) . c. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). Backward-Bending.10 = 0. 2). Diketahui : C = 0. c. Menambah tranfer pemerintah atau 3). melalui kebijaksanaan fiskal. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. atau 5). e. Agregate demand. b. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. atau 2). ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. 2.5 b. Yeq. 3. Average propensity to consume. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil.

6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.{0. Yeq = C + I = 0.4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.97 a. Ceq = Y .C = 450 .S = 450 .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d.6Y + 60 + 150 0. Y = C + I = 0.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .4 Y = 180 Y = 180/0.4Y = 210 Y = 210/0. Seq = Y .6 Y + 60 + 120 0.

34 Inflasi permintaan ..... 6 faktor produksi tenaga kerja.... Keseimbangan intern........... 1 Ekonomi diskriptif ....... 53... 11 fullemployment ............. 54................. 9. 7............. 2................. 64........ 2.......... 4 Ilmu Ekonomi .......................... 3........... 67 Inflasi campuran............. 1 Import.... 4 Eksport .......... 26 Kebijaksanaan fiskal.................... 32 Inflasi Campuran ........ 56 kesamaan............ Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ............ 78........98 A analisis ekonomi agregatif ................................. 70.... 82.... 97 descriptive economics . 48.. 71.. 10 Faktor produksi kapital ..Laba Perseroan D Deflationary gap........... 9 equilibrium conditions equation ......... 1 Ekonomi Yang Diterapkan ...... 32 corporate profit....................................................... 28. 67... 34....... 18 Keseimbangan intern ........................ 1 economic theory............................................ 54.... 9. 25........................ 43......... 97 K Kebijaksaan ekspansi ................... 3.. 7 B behavioral equation....... 18 APC ..... 13........................... 59...... 1 ekonomi makro ......... 75 E economic analysis ..................... 58........ 60....................... 32.......... 3......................... 13. 1 ekonomi mikro ........... 13... 34 Inflasi Penawaran ................... 55........... 4........... 1... 1 Anggaran Belanja Negara... 18.................. 57..... 6 full employment saving.... 80...................... 1 Average Propensity to Save .... 1 Ekspor Netto ........ 2 Inflasi ............. 27...... 46. 46.... 38... 53.................................................. 71.. 5...... 23 Keseimbangan ekstern ....... 71 Kebijaksanaan konstrraksi ........................... 10............... 12........... 35 Inflasi penawaran ........... 18 kesempatan kerja. 10 Angka Pengganda ................ 79..... 61..... 12 Angka pengganda................................... 11....... 55.......................... 2 hubungan kausal................ 2... 16. 6........... 12............. 75.... 84............................ 15............................................. 25 H Harga surat-surat berharga. 72............................... 60................... 10.................. 9.. 56. 32 Inflationary gap ...... 3 external balance ............ 92.... 10 internal balance ........... 32 Full-Employment... 26... 11 celah inflasi .. 58... 56.... 48......... 74 applied economics.... 47................... 31.......... 72................ 10 Celah inflasi .. 3 Hubungan fungsional....... 41. 1 disposable income.............................................................................. 59..................... 13..... 56................... 39....... 26 Kebijaksanaan Moneter .......... 5 C celah deflasi ..... 92 general equilibrium ......... 2.......... 3 Hubungan kausal ... 10 fungsi LM.............. 66..................................... 26 Kebijaksaan fiskal.......... 32.......................... 74................... 3 Bunga . 77................. 4........................ 10 faktor produksi modal . 95 Equilibrium Analysis ... 34.......... 2 Ekonomi makro... 1 I identity ....................... 53........... 20..................................... 10... 26 Kebijaksanaan ekonomi makro..................... 2 ekuilibrium... 3....................... 23 G gaji.............. 62.................. Keseimbangan intern Investasi .......... 73 ..

...................... 7 MPC . 2.......... 14 Pajak yang Built-in Flexible............................. 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal.................. 68................... 4 Produk Nasional...................... 20 Permintaan akan surat-surat berharga.. 30 Kurva Permintaan Agregatif ... 61........ 36...... 70...... 3 Persamaan perilaku ........ 22 Pendapatan Nasional................. 14 Pasar barang ................. 3 Penawaran tenaga kerja......................... 69............. 92 profit...... 12 penmawaran akan uang..... 2........................ 76 Kurva LM... 3............ 65 kurva IS-LM... 72.................. 4 Pengeluaran konsumsi ............... 20......................... 5 proprietors income .............. 25..... 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi................ 56.. 4 Pengeluaran Pemerintah...... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi .... 4...... 23 Marginal Propensity to Save ...... 65.............. 75..... 23 Penyusutan ........ 39 Laba perseroan ............................... 78..... 1 macroeconomic policy ................... 55.............. 5 Laba perusahaan perseorangan ............. 23 Over employment .. 53............. 61.................................... 3 Produk Naional .. 61....................... 23 Rumahtangga Keluarga...................... 23 Operasi Pasar Terbuka .... 7... 42... 25.... 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ....................... 77....99 kurva (AgD . 48........ 22 L Laba... 52. 62............ 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga.......... 5 R Reallocation of resources .. 45.. 91 Pasar komoditi .................. 71......................... 59.............. 80 Kurva L-M...................... 53..................... 67............ 58. 58................................ 22 Permintaan uang untuk transaksi .... 80 KURVA IS.............. 16 O Open Market Operation ....... 10 macro economics ............. 81 Pasar uang ........ 3 Penawaran uang ....... 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri .... 55......... 2..... 58.. 10 P Pajak............. 5 M Macam faktor produksi .... 95 Pajak yang built-in flexible.................. 43............ 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio......... 94 Multiplier ........ 3 Pasar Tenaga Kerja .............. 59. 56.............. 6. 73................. 2 Pasar Modal .... 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga...... 6 Rumahtangga perusahaan ................................. 9 Pengangguran.............................. 53...... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ........... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi ... 20 Perekonomian tertutup .......... 93.... 30 Kurva IS .......... 63......................... 52............................. 71....... 18...............LM........ 4..................... 2.................... 20 kurva IS ............................ 77............. 39........................................... 13.......................... 64................. 8........... 22 Kurva pajak yang built-in flexible ...................... 20....... 3 Pengeluaran Investasi.... 14 Kurva Penawaran Agregatif.... 56................ 72......................... 9..... 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi.... 5........................... 10.......... 20 Perekonomian Tertutup Sederhana .......................................... 6 ... 23 KURVA L-M ... 10 Rediscount policy.................................................. 3 Permintaan akan tenaga kerja ........ 12.............. 5............ 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ............................. 59............. 25........ 22 Penawaran surat-surat berharga .................... 2....... 27 kurva permintaan investasi ................................... 5................ 22 Permintaan uang untuk spekulasi........

............ 5 U Uang giral..... 6 variabel endogen ....... 23 Sewa........... 3.................... 4...................................................................................................... 64...................... 82............... 48.. 3 Upah riil ..................................... 53... 2 Under Employment ......... 7.. 10 Upah. Upah .................................................. 20.... 43 Uang kertas ............ 66.............. 39................... 6 variabel eksogen................. 14 Teori ekonomi........ 71. 47...................... 15..................................... 86 Selective Credit Control.......................... 3 V Variabel eksoegen............. 16 Transfer Pemerintah. 16 Transaksi kredit....... 2 uang logam.......................... 6 W wage ..................... 2.................... 46............100 S salaries........................ 5 T Taxable income level ...... 1 Teori kuantitas uang.......................................... 4 Subsidi perusahaan........... 32 Transaksi Debit ....................... Gaji Saving ...................................... 58......... 2............................... 39 Upah nominal...................................................................................... 12 Transfer perusahaan ........

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->