1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. Bunga (Yi) . Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri.M) 3. b. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Tingkat Harga e. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b.M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X .4 II. Produk Nasional c. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. PENDAPATAN NASIONAL 1. Tingkat Kesempatan Kerja d. d. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. c. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. Ekspor Netto (X . c. Pendapatan Nasional b. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

d. Laba perseroan atau corporate profit. o0o . Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. Transfer perusahaan. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. 1). Penyusutan. mesin-mesin dengan perlengkapannya. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. b. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. d. 2). Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. c. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa.

digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain.upah. . berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. perusajhaan lain. . Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. 3.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. sederhana. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . yaitu seifatnya. Rumahtangga Keluarga .faktor produksi yang dibeli.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. 2. pemerintah dan luar negeri. sewa. Variabel endogen. Rumahtangga perusahaan . sisanya ditabung.6 III. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. . . melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. b. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi.Barang tersebut dijual ke konsumen. bunga dan sewa untuk konsumsi.

Fungsi Konsumsi. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . = Cn/Yn 5.a dimana : S = saving = penabungan 6. Fungsi Saving Saving = penabungan. Hubungan antara MPC dengan MPS. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. APSn = Sn/Yn 7. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. S=Y-C = (1-c)Y . yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. Macam Analisis Dalam Perekonomian a./\Y k = /\Y / /\I . ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. 2. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. Pendekatan dinamik. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). b. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier.9 IV. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. maka : /\Y = k. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu.

Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). Y = 160+240 = 400 1-0. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. Pendapatan nasional mula-mula 240. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b.75Y. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi.75 6.MPC MPS 5. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. maka C = 20 + 0. investasi mula-mula 40. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . maka Y = 200 + 80 = 280. Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi).75(280) = 230. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). 8.75(240) = 200. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. 7. under employment dan over employment. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain.

o0o .11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S).

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .ct) (1-c+ch 6.15 4. S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5.Tx C = a + cY + cTr . kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o . kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b. Angka Pengganda a. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .C YD = Y + Tr . kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. Fungsi Saving S = YD . kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d.chY maka .ct .

Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. Ekspor f.o. c). . Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa.o.b.b.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita. Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. Macam-macam Pos NPI 1). f). Ekspor f. b). contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a). Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain.o. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f.o. 2). c. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. Impor f. b. d). (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor.i. Ekspor c.b.f (cost \. SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas.16 VIII. e).b. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1).o. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2).

Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. 5). entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. b). asuransi. 3). kredit jangka panjang / pendek. 8). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. perjalanan oleh swasta dan pemerintah.o. kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. Penananam modal langsung 6). c). Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. o0o . Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. d). wisatawan. tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. 4).17 Nilai impor f.b.

Angka Pengganda 1 /\Y a. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2.18 IX. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi.

19 perekonomian. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian. Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama. o0o .

Y. I. Pasar barang (commodity market) b. Tx. I.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. NM. Tr dan G 3. S. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. Misal : I = 80 . Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . Perekonomian Tertutup Sederhana C. X. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c.20 X. S. investasi (I) sebagai variabel eksogen. S. Y. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. Tx. Dalam analisa IS-LM. Istilah Lain Pasar Komoditi a.

21 5. C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y . Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .

Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Motif transaksi (transaction motive) b. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai.22 XI. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. 3. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. 4. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. antara lain dengan cara : . Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. khususnya surat obligasi. 5.

Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). di pasar bebas. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. Cara a. sedang d disebut qualitative credit control. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. d. 6.b dan c disebut quantitative credit control. defisitnya neraca pembayaran. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. b. c. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. Tindakan ini disebut open market buying. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. yaitu membeli surat-surat berharga. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa.23 a. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. khususnya surat obligasi.

24 M .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M .L2o .M L2 0 Y 0 L2.

Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM.25 XII. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1.

Untuk kebijaksanaan fiskal : G. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Kebijaksaan fiskal b. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Tx dan Tr. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). . Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Tx dan Tr 2. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Contoh variabel instruemen : a. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian.26 XIII. Untuk kebijaksanaan moneter : M b.

Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4.Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6.31 4. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran .

Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. Bila investasi sebesar I1. a. Inflasi campuran (mixed inflation). Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). demand inflation). Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. supply inflation) c. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. b. inflasi tarikan permintaan. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Inflasi permintaan (demand-pull inflation. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. 2. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. b. . harga saat tersebut tg < BOYf.32 XV. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. Inflasi penawaran (cost-push inflation.

c. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). harga sebesar tg < BOYf. LM1 LM3 IS2. Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3.3. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. harga sebesar tg < EOYf. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. maka harga jadi tg à 2. Bila investasi sebesar I4.33 Bila investasi sebesar I3.

Mula-mula harga sebesar H1.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . Inflasi Campuran . H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4.. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif. kurva penawaran AgS1. r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b.34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a.. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. Pendapatan nasional mula-mula Yf. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri.

AgS3 maka harga akan naik dari H1 . o0o .35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya). H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .H3 (terjadi inflasi).AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 .

Kediri. Kediri. MBA. Liberty. IR (1986). Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. Yogyakarta. ___________________. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. IR (1991). Liberty.36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. 241 hal. DR (1984). Ekonomi Makro. 223 hal. o0o . Diktat Kuliah Ekonomi Makro. SOEDIYONO R. 172 hal. Yogyakarta. Yogyakarta. 69 hal. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif.(1983). -------------------. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. DR (1982). BPFE. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. 51 hal. TUTUT DWI SUTIKNJO.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Diketahui : a. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. 110 milyar. Mengapa demikian ? 5. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Soal : a. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Untuk menghitung pendapatan nasional. Carilah fungsi konsumsinya b. Dalam perekonomian dua sektor. Untuk pengendalian perekonomian. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. mengapa demikian. mengapa demikian ? 4. 3. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. 95 milyar per tahun. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. 100 milyar. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. besarnya konsumsi sebesar Rp. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. mengapa demikian ? 6. b. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. 120 milyar per tahun.75 Y + 20 milyar rupiah b. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. Diketahui : a. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp.

000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. Pendapatan Nasional f. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2. Neraca perdagangan 4.000 800. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f.000 350. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik.000 Upah 200.000 Laba 100.000 800.000 1. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . Jelaskan e. Konsumsi g.000 250.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH. Impor keadaan tersebut di atas.000 750. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. B dan C. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Saving c. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e. nilai total penjualan barang-barang akhir b.800. Apa saran saudara untuk memperbaiki d.000 150. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. berikan uraian ! 3. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.000 Ditanyakan : a.

John Maynard Keynes (1930) 2. yaitu kebijaksanaan makro. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. PErtumbuhan ekonomi 3. Persoalan akselator . Ekonomi Perencanaan c. 2. Fransois quesnay (1758) d. Definisi ekonomi makro 5. Adam Smith (1776) e. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. pilih satu yang benar. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Ekonomi Perusahan e. Ramalan suatu perekonomian d. a. 1. 3.40 5. Kerjakan dengan percaya sendiri. Applied Economics e. Macro Economics c. SOAL I. depresiasi e. Kegunaan ekonomi makro c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. devaluasi ekonomi b. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. Pelaksanaan ekonomi makro e. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. Economic Theory b. merupakan : a. Micro Economics c. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Thomas Aquinos (1270) c. depresi ekonomi d. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Ekonomi Internasional b. Descriptive Economics 4. Pengertian ekonomi makro d. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. deflasi ekonomi c. Aristoteles (350 SM) b.

1100 d. sikap berhemat e. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a.41 6. Personal income e. perpajakan 13. Hutang d. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. stok kapital tetap c. 760 14. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Penawaran d. Pengeluaran pemerintah d. Hukum Say b. 1250 b. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. Memakai dasar pertukaran uang e. Investasi c. Net National Product c. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. Kualitas tanah yang tersedia d. Investasi bruto e. Gross national Product b. stok aktiva lancar c. C = 160 + 60 Y' Io = 200. Mekanisme pasar secara otomatis d. 7. stok kapital d. elastisitas e. National Income d. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. fungsi produksi 8. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. Memakai dasar pertukaran barter 11. Pasar b. Konsumsi b. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. ekspor netto e. 900 e. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . investasi netto 12. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. perubahan pendapatan b. Harga-harga yang fleksibel c. pendapatan nasional bruto 10. Benda-benda modal yang tersedia e. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. Transaksi dagang b. yaitu : a. Permintaan c. neraca jasa-jasa 15. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. a. Neraca pembayaran internasional c. Disposapble income 9. Neraca perdagangan barang e. 910 c. Investasi b.

ekonomi internasional 18. maksud pendapatan nasional d. tahap klasik dan tahap Keynesian. Simon Kuznets e. Ekonomi makro d. manfaat pendapatan nasional e. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. lembaga keuangan b. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. fluktuasi 20. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. fungsi pendapatan nasional c. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. applied economic b. lapangan kerja e. Ekonomi terapan e. Tucker d. PNB adalah ukuran moneter b. yaitu tahapan fisiokrat. pemerataan b. Ekonomi Internasional 17. macri economics c. Boisgillebert b. ekonomi diskriptif b. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. Tahap klasik menelorkan : a. lembaga sosial 21. intensitas. tujuan pendapatan nasional 23. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. pemerintah e. c.42 a. sasaran pendapatan nasional b. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. rumah tangga d. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. Leon Walras 22. mikro ekonomi d. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. pertumbuhan d. pengertian ilmu ekonomi d. definisi ilmu ekonomi e. stabilitas c. lembaga ekonomi c. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . Petty c. Ekonomi mikro c. ekonomi diskriptif e. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b.

28. sistim deposito b. Economic Welfare d. YE = C + I b.Mo a + cTr .cTx + I + G d. sebagai perusahaan 33. Brumberg e. Cukai d. Ando c. sebagai satuan penghitung d. Keseimbangan neraca pembayaran e. Autarki b. untuk spekulasi 32. Near Money e. Protensi c. Milton Friedman d. Konsumsi b. R. A. YE = —(a+I) 1-b I + X . YE = ——————— e. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. Mill e. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d.So . Duesenbery 25. Keynes b. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. Investasi e. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. Penabungan c. Uang kartal c. YE = ————————— s+m 1-c 26. Merkantilisme b. pajak pendapatan c. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. Uang kuasi d. 24. Ekspor d. untuk mencari laba b. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. sebagi alat penukar b. Teori keuntungan komparatif dari J. Uang giral b. Teori Heckscher. IPeDa 27. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. pajak 29. untuk mencetak uang e. Yang bukan termasuk fungsi uang : a.43 e. S = I c. Pajak perseroan b. untuk menstabilkan perekonomian d. Tujuan pendirian bank : a. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. Uang 31. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Pembangunan ekonomi 30. sebagai penimbun kekayaan e. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. sebagai pengukur nilai c. sistim giro . S. MPO e.

salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. sistim nisbah cadangan 34. mengatur kestabilan nilai rupiah b. ---Selamat mengerjakan--- . kebijaksanaan pemerintah c. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. Negara Indonesia. sistim cadangan pecahan d. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. bujukan persuasif 37. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. For Whom e. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. kebijaksanaan ekonomi makro d. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. sistim berimbang e. hal ini dinamakan : a. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. Full employment c. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. kebijaksanaan ekonomi internasional e. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. seabagai penguasa moneter e. 4. kebijaksanaan moneter b. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. 3. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. 2. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. 1. menjaga kestabilan nilai rupiah c. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. memelihara kestabilan nilai rupiah d. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e.44 c. What to procudt d. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. Efisiensi b. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. perencanaan ekonomi 35. khususnya bidang ekonomi. Development II.

45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.40 + 0. 1. 8. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. 6. 4. namun tidak bersifat netral. Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp.2 Y. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. konsumsi C = 150 + 0. namun perubahannya tidak proporsional.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . 5.8 Y. Apa yang dimaksud berimbang. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. 290 milyar. 200 milyar. 1500 milyar. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 7. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2.

46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. 300 milyar. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI. Neraca perdagangan equilibrium 2. a.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 110. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 1000 milyar. Pendapatan nasional equilibrium b. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp.8 Y .Spekulasi L2 = 160 . 120 milyar per tahun. Diketahui : a. 4. Permintaan uang untuk: . 25 milyar ? 3. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. 100 milyar per tahun b.5 YD. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0.S O A L : a. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. Carilah fungsi konsumsinya b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . Harga minyak semakin lama semakin turun. Impor equilibrium d. 105 milyar.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Saving equilibrium c.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. besarnya konsumsi sebesar Rp. Konsumsi ekuilibrium e.

Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Carilah fungsi konsumsinya b. 200 milyar.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0.8 r . pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.SOAL : a. 1.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. Harga minyak semakin lama semakin turun.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. 1986/1987 .6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 .8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. 100 milyar per tahun. Impor ekuilibrium d. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp.8 Y . a. 110. Pendapatan nasional ekuilibrium b.spekulasi L2 = 160 .transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. Diketahui : a. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2. b.5 YD. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. 1000 milyar. 105 milyar. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Permintaan uang untuk : .4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0.47 1. besarnya konsumsi sebesar Rp. 120 milyar per tahun. 25 milyar ? 3. besarnya konsumsi per tahunnya Rp.Fungsi konsumsi : C = 0. Saving ekuilibrium c. Konsumsi ekuilibrium e. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4.

Pendapatan nasional ekuilibrium b. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan. uraikan dengan singkat dan jelas. Saving ekuilibrium 2.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. investasi dan pengeluaran pemerintah . 3. Apa yang dimaksud Consumption. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. 3. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a.4 Y . Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Konsumsi ekuilibrium d. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 4. 5. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0.

TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. 6. 7. Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 2. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. 9. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. 8. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. 8. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9.49 4. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. . Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. 3. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. 4. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Apa yang dimaksud pajak langsung. 7.

12. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation.05 Y Hitunglah : a.25 Y I = 900 + 0. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c.30 WIB DOSEN : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.40 + 0.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. Autonomous investment dan induced investment b. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. Mengapa ? c. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan. 2. Nilai APS.4 Y . 18 JULI 1988 WAKTU : 10.1500 + 0. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.50 . kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 . Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Nilai saving. b.30 .4 r S = . 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = .10. Jelaskan arti. Comodity market dan Money market d.00 WIB DOSEN : IR. jika Y = Yeq c. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e.

2 Y Ditanya : a.2 Y . Tetap. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. Berapa konsumsi keseimbangan c. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e. d. Dari soal di atas.51 L2 = 160 . UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Berapa saving keseimbangan d. Berapa impor keseimbangan e. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. 1988/1989 . f. Berapa pajak keseimbangan 2. Tx = 0. tidak boleh kerja sama. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR.4 r M = 200 PErtanyaan : a. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0.75 YD + 20 mrp. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. berapa besar pemerintah harus menarik pajak.20 mrp. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH.

Berapa KI. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. Pertanyaan : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Jika fungsi pajak Tx = 0. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. 4. 2. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. KG. Ceq dan Txeq c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. KG. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Ceq jika Tx = 0 b. . Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. 2. 3. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. KC dan kTx pada pertanyaan b 1.

4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3.40 + 0. Gambarkan dari semua soal (1 a . 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Kebijaksanaan fiskal b. Marginal propensity to Consume e. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Bila diketahui : a.4 r Saving (S) = . Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Inflasi d. Kebijaksanaan moneter c. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan.75 YD b.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. diketahui : Investasi (I) = 80 .4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Transfer pemerintah Tr = 50 c.1 d ) di atas ! 2. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ .

apa yang harus anda lakukan. Apa yang saudara ketahui tentang : a. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Agregate demand c. Bila investasi berubah menjadi 150. Average propensity to consume d. Kegunaan ekonomi makro c. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. Tabungan keseimbangan c. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Tujuan mempelajari ekonomi makro b.. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Pengertian ekonomi makro e. diketahui : C = 0. Konsumsi keseimbangan d. Backward-bending e.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Pendapatan nasional keseimbangan b. Pelaksanaan ekonomi makro d. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Apabila dalam suatu perekonomian.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. Bila konsumsi ditambah 30. Investasi b. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. Deflationary gap 2. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.

1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN... Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .. . TUTUT DWI SUTIKNJO : IR....... ? d. besarnya konsumsi sebesar Rp.. 960 155 742 65 185 . 180.. MPS... APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. Diketahui : a. MPC . Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . tabungan (S). MPC terhadap Yd = ....... Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah. b.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. . 120.. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara. ? c.. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 1000 165 766 65 `85 . Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 200) milyar rupiah. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp. 2. 110 milyar. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). 100 milyar.. Pada pendapatan nasional seimbang.. Konsumsi (C).. surplus anggaran Pemrintah = . .. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). Carilah fungsi konsumsinya.55 2. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b... EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. 95 milyar per tahun. a. 140. 120 milyar pertahun. Pertanyaan : a. 160. 980 160 754 65 185 . ? B.. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. 1.. b. .. ————————————————— a... Pendapatan nasional seimbang pada Y = . 1.

Ekspor free in Board. --. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. Inflasi d. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS.75 YD + 20 Tx = 0. 2. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b.2 Y . TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . Pasar barang dan pasar uang.56 a. Diketahui : C = 0. --. c. Marginal propensity to consume e.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. C ekuilibrium d. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. Deflationary Gap g. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. Kebijaksanaan fiskal b. Y b. S ekuilibrium 3. Kebijaksanaan Moneter c. Apa yang saudara ketahui tentang : a.

berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. Ilmu Ekonomi b. Konsumsi nasional keseimbangan c. Investasi keseimbangan d. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. a. Pasar Tenaga Kerja . Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a.57 ========================================== 1. Tabungan nasional keseimbangan e. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. Pendapatan nasional keseimbangan b. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. 4. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. a. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. 2. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. Ekonomi Makro c.

. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. 2 2000 1300 7900 ..... Menurut saudara....... 3 4000 2500 7900 . berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang ... 5 10000 6100 7900 .... Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.. Pendapatan nasional keseimbangan d... Fungsi Konsumsinya b. Tabungan keseimbangan e...2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a. ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.75 Pajak = -20 + 0... apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.58 d.. Jika pajak berubah jadi 600.... 4 7000 4300 7900 ... Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 ... Tulis fungsi konsumsinya c. 2. Isilah tabel yang masih kosong b.... Kebijaksanaan moneter. Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e..

2 Y mrp Investasi (I) = 200 . Marginal Propensity to Save e. Jelaskan pengertian berikut : a.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b.10 + 0. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Full employment. .59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan. Kebijaksanaan fiskal c. Pendapatan nasional keseimbangan d.8 Yd + 30 mrp. Fungsi konsumsinya b. Deflationary gap d. Kebijaksanaan moneter b.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Pajak (Tx) = 0.6 Pajak = . Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. Tabungan keseimbangan 2.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. a). dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda.c = (MPC).6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = .25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. Benar/salahkah pernytaan tersebut. Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1. III. APC. 2. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda.61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. . 40 milyar. 200 milyar. 2).1. Besarnya konsumsi equilibrium. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang.4 r Saudara diminta : 1).15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 . 2 dan 3 tersebut. Besarnya saving equilibrium 2). Saudara diminta menghitung : 1). s (MPS). 3). ----pam---- .4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. 2. Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. APS dan k b). jelaskan variabel yang Saudara ketahui. 3). SOAL I. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional.

80 milyar. C = Pengeluaran Konsumsi. Gejala ekonomi makro b. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. I. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. 2. 300 milyar dengan konsumsi Rp. X = Nilai ekspor. pasar uang. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. II. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. Fiscal policy c. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. M = Nilai Impor). 225 milyar.2 Y. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 3. Fungsi impor M = 20 + 0. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. I = Pengeluaran Investasi. 1. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. 200 milyar. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. Monetary policy 2.

Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. SOAL 1. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. Saudara diminta : a. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. a. Benarkah pernyataan di atas.63 1. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. 2. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. 2. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. b. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. 5. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Didalam sistem perekonomian terbuka . Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. 6.

Pendapatan Nasional b. Impor e. Jelaskan !. Variabel endogeneous b. . Marginal propensity to save c. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Ditanyakan : a. Back word bending 2.8 Y + 25 milyard Rp. Konsumsi d. Saving c.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Pada periode tahun berikutnya.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Pada tahun pertama. Neraca perdagangan f.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. Diketahui : a. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. fungsi konsumsi C = 0. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Kebijaksanaan fiskal d.

Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. investasi. Gambarkan. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. Berapakah besarnya pengeluaran. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Jika dalam perekonomian diatas. Pertanyaan : 1. pasar barang dan pasar uang. 2. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). konsumsi (C). coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1.70 YD + 20 milyar Rp. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya.LM. b. hitunglah besarnya pendapatan nasional.65 b. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. 3. . di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". Keseimbangan pasar tenaga kerja. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . investasi (I) dan tabungan (S) : a. 3. 4. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak. 2. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi.

Mengapa ? c. Comodity market dan Money market. b.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. b. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Nilai APS. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. jika Y = Yeq c.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 3. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Nilai saving. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. Uraikan dengan singkat tapi jelas. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .25Y I = 900 + 0. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. 2. khususnya dalam Pasar Barang. b. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. Autonomous investment dan induced investment. d. c. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. Jelaskan arti. e. .05Y Hitunglah : a.

OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . KI = /\ Y ____ /\ I 2. b.67 2. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. Terangkan ! 3.1 Y + 5 milyar rupiah. konsumsi serta tingkat pajak ? c. Pertanyaan : a. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. b. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. untuk : 1. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO .

Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Excess Demand b. -------OOO------- . Uraikan dengan singkat dan jelas. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). III. b. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. konsumsi serta pajak IV. a. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. Khususnya dalam pasar barang. Inflationary Gap. Kebijaksanaan Fiskal c.1 Y + 5 milyar rupiah. jika pajak pendapatan masih nol. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Pertanyaan : a. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah.68 HARI/TANGGAL : SELASA. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. b. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Full Employment dalam perekonomian d. II. Marginal Propensity to Consume e.

... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut.... ? e... --------------------------------------------------------b... a. Di bawah ini data GNP (Y).) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = . Konsumsi (C).....) c.Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0.6 Y I = 300 . dan investasi (I).69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .... Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f.. Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi..3 Y ... 400 300 100 ....... Aggregate Demand = ... Jika GNP = 300.........1....... dan bagaimana cara-cara penanganannya?II.. 250 225 100 .... 300 250 100 . 350 275 100 .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA....... 150 175 100 .... 200 200 100 . GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ......600 r G = 700 Md = 0.... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d.. --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 ..... ? III... Lengkapilah data Tabungan (S)......600 r Ms = 350 ...... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = ... 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I...

19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Khususnya dalam pasar barang. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. b. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. II. Jelaskan pula dalam gambar saudara.Uraikan dengan singkat dan jelas. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. b.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Pengeluaran pemerintah (G) . Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. Investasi (I) . -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Transfer pemerintah Tr = 50 c. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) .75 YD b. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. IV. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. a. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. III. Bila diketahui : a.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . IV. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan.

inflasi d. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. c. Excess demand g.4 Y c.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. Full employment dalam perekonomian h. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Saving (S) = . Deflationary gap. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1.40 + 0.4 r e. Marginal Rate of Taxation i. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) .4 r b. Investasi (I) = 80 . -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. c. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Hitung full employment savingnya b. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2.4 Y d. . Marginal propensity to consume e. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. b. Diketahui : a. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud.0. Kebijaksanaan moneter c. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Marginal efficiency of investment j. Kebijaksanaan fiskal b.71 a.

00 . 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13.... a. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes. 4. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. Lengkapi jawabanm dengan grafik. 160. 980 160 754 65 185 .. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0..75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b.. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C).00 CATATAN : . 960 155 742 65 185 . Konsumsi (C). Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif. 180. 1000 165 766 65 185 . Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3. 120. MPS. tabungan (S) MPC.72 d. 140... Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes.. b.. 200) milyar rupiah.15. a.. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah.. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. 2. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. a. Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . -------------------------------------------------------------- . Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx).

.... . 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0. a.? c.73 a........8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp.. ......... Gunakan grafik pada jawaban saudara.. Pada pendapatan nasional seimbang.500 ... .. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . ..) 1. Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp. 4........ .. ... ----... manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut...... b.......... istilah-istilah di bawah ini a.. Efek Keynes (Keynes effect) c. pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja.. 3....15.. Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara...... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula... Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b.500 . 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13.... Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi.. surplus anggaran pemerintah = .. 1....00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. 2....... .......... Perpajakan yang built-in flexible d.00 ...500 .000 ...000 . 4.? d..... 2... MPC terhadap Yd = ..) (dalam juta rp... Paradok hemat (Paradox of thrift)..000 ...........500 ..? 3. Efek Pigon (Pigon effect) b. 4... Jelaskan dengan menggunakan grafik... .. 2........

75 Y b. Pengeluaranm untuk konsumsi. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Diketahui : a. b. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan.75 Pajak = -20 + 0. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda.2 Y Investasi = 200 . c. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .2. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas.10 Y e. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . Jika investasi (=I) = Rp. b. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Kebutuhan uang untuk transaksi 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU.2. C = 50 + 0.74 a. c.5 r dan f.15 Y d. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d.5 r c. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal.

Jelaskan. Pigon effect b. Pendapatan disposable Yd = Y . Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d.siap pakai) c. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . C = 68 + 0. Pendapatan nasional .Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. I = 114 + 0.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Pada pasar barang. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. apa yang saudara ketahui tentang : a. Fungsi konsumsi.10 R c.7 Yd b. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula.8 R c. diketahui : a. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. Jika investasi berubah menjadi 400.keseimbangan d. Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. Fungsi konsumsinya b. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi.Tx + Tr f. Tabungan keseimbangan e. keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. II. Fungsi disposable income (pendapatan . Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0.25 Y b. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. III. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e.1 Yd . Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a.

000 milyar. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca.0. Investasi (I) = . carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya.500 R + 100 Milyar rupiah.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp.UNIV. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. 250 milyar. Gambarkan semua variabel tersebut. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik". Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah. . 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. hitunglah : a.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 2. Pada saat pendapatan nasional Rp.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas.25 Y. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. 200 milyar.8 Yd + 20 Milyar rupiah. 3. 500 milyar. Gambarkan kurvanya. Pajak (Tx) = 0. tingkat tabungan nasional Rp.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. 1. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. 40 milyar. berapakah pendapatan nasional keseimbangan. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. 400 milyar.

(2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a.28. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. 4.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS.77 b. Diketahui : C = 85 + 0. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.UNIV. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. Pada saat ini. b. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. .75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. dan T = 0. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .

Dalam keseimbangan IS-LM.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92. 4. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : . maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = .1. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um. Pajak (Tx) = 0.2.10 r + 200 mrp.1.Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0.5 z = 0. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0.90 t = 0.2 Y Investasi (I) = .20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5.2. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".78 2. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60. 3. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. maka : b. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen.8 Yd + 3 mrp.

Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang.8YD + 5 Milyar Rupiah. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. 2.UNIV. C = 0.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation.4 Milyar Rupiah. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). berapakah konsumsi. G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. d. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. I = 20 Milyar Rupiah. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. Hitung besarnya konsumsi. PETUNJUK : 1.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. Agar sama dengan tingkat income full employmentnya. diketahui : C = 230 + 0.1Y + 5 Milyuar Rupiah. b. Pertanyaan : a.6YD I = 300 . c.600r .021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .

80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. . b. Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. Pertanyaan : a. apa yang terjadi pada permintaan agregatip. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. 3. tingkat harga serta output riil. Kebijaksanaan moneter . penawaran agregatip. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. Pasar Tenaga Kerja e. Hitung besarnya pendapatan. c.1.6r (Md = permintaan uang).Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. Ilmu Ekonomi d.3Y . tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang.Kurva IS yang berkemiringan negatip . jika terjadi kenaikan pada : a. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. berapakah pendapatan. 4. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. Jumlah angkatan kerja.

4 7000 4300 7900 ....... ----.*** ------ .. -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.. 2 2000 1300 7900 ..81 5.. 5 10000 6100 7900 ..... Tulis fungsi konsumsinya c..... 3 4000 2500 7900 . Berapa pendapatan nasional keseimbangan d..... Isilah tabel yang masih kosong b....... Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 .. apa sistem perekonomian pada soal di atas.. Menurut Saudara.

Tingkat employment dapat berfluktuasi. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. b. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. c. dan faktor-faktor produksi lainnya. Tingkat harga dapat flexible. c. . Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. d. b. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. Tingkat harga biasanya tegar.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. 7 MEI 1985 1. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. d. Ekonomi modern a. tenaga buruh.

75 /\Y 120 . 5. a.83 2. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi.75 Y Y = 20 + 0.25 Y = 20 Y = 20/0. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. a. rasa sehat.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. 3. begitu pula sebaliknya. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. jadi 95 = a + 0. tabungan menyediakan dana untuk investasi. Y=C+I . Dua cara pendekatan sama.75 Y b. C = a + bY /\C 110 . karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. 7.95 15 b = — = ———— = — = 0. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan.25 = 80 8. 4. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi.75 Y 0. 6. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan.

Selera atau preferensi konsumen 2). 5 JULI 1985 1. jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. Bila harga naik. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). Tehnik produksi 2). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). dan sebaliknya. b. Kebijaksanaan pemerintah . Harga barang-barang lain yang berkaitan.75 Y + 20 + 40 0. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985.25 = 240 b. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Faktor-faktor lain berubah. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. sebaliknya bergeser ke kiri. barang inferior sebaliknya. Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. Pendapatan uang para konsumen 4). S = Y . kurva permintaan bergeser ke akanan. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. jumlah yang diminta bergeser ke kiri.C = 240 . untuk barang komplementer seabaliknya. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik.25 Y = 60 Y = 60/0.75 Y + 20 = 0.75(240) + 20 = 200 c. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. C = 0. Bila harga naik. Jumlah konsumen di pasar 3). perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. Jumlah penjual di pasar 6). yang menyebabkan berubah antara lain : 1). 4).84 = 0. Harga sumberdaya 3). Harga barang lain yang berkaitan 5). b.

Impor e. 3.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a.2Y) = 355 + 0. C = 75 + 0.14) = 328. C.2(507. 2.I.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0. Jelaskan. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). Teori klasik Menyangkut teori kuantitas. Pendapatan nasional b.43 = . Neraca perdagangan f.(20+0.7 Y = 355 Y = 507.3 Y 0.5(507.1. Dari kedua teori tersebut. Saving c. Konsumsi d. b.2(507. Y = C + I + X .5 Y + 200 + 100 . maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. S + M = I + X S + {20+0.57 d. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi. M = 20 + 0.57 c.43 f.M = 100 .S . Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang.14 b.43 e. Diketahui : C = 75 + 0.121. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. berjaga-jaga dan spekulasi.14)} = 200 + 100 S = 178. Jawab a. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang.M = 75 + 0. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan.14) = 121. X .

D 6. C 3.000+150. 2. C 15.000 (300. 1. E 21. E 4. E 36. C 9. C 31. A 14. 0 d. a. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.86 g.000+1. f. C 23. 800. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. E 33. E 18.000+800.800. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. B 35. 26 JULI 1985 I. D 30. B 12. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. 300.000+750. D 11.800.000 b.000 e.000 (200. D 20. C 24. Peranan pemerintah : a. B 5. B 13.000+100. B 27. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. A 17. D II. A 7. 4. D 28. 1.000) c.000+350. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. B 16. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. D 26. C 34. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan.000) 5. D 2.000 f. B 8. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. B 22. B 19. b. Harus meningkatkan ekspor.000+250. E 29. c. 1.800. A 25. 1. A 32. A 37.900. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. . C 10.

4 + 0./\Y = ——— /\Tr = —————— .5(400) 1000 = ——————————— 1 .280 .0.25 milyar.100 10 3.3.5 c.c + ch 200 + 300 + G + 0 . 350 b.0.5+0.20 = ———————— 0.3 Y = . M = 20 + 0.105 + a .0.40 + 0.ct 2.40 + 0.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.X + M = 800 . a. X .180 = . a.0.100 + 180 = 600 e.1000 = 500 -c . YE = ——————— 1 .5+0.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0. 19 JUNI 1986 I + X .5 /\t = .0.M = 100 . /\C 110 .87 2.Mo 1.25 = Rp.0. 1019.3(800) = 200 c. 1000 + Rp.I .3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.3.5 + 0. c = —— = ————— = —— = 0. 25 = 19.So .5 Jadi dengan pemberian transfer Rp. a.2 Y = 20 + 0.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.1 = 800 b.2(800) = 180 d.67 /\Y 120 . C = Y . S = . /\Y = 1500 .67. 19.5.23 1-c+ch 1-0. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .105 15 C = a + cY 100 = 0.

65 + 0. yaitu : 300 + 10 r = 600 .8 r 0. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.67 Y b.160 + 8 r = 0.65 C = 29.67Y = 89. Sedangkan dalam arti luas.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp.So . maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal. b.4 Y = 240 .6 Y + 80 + 160 . C Y 4.65 + 0.Mo . Y = C = a + cY = 29.8 r Y = 600 . Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0. uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.8 r 400 . 3 JULI 1986 I + X .8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0.88 a = 29.85 c.8 Y 240 + 8 r = 0.20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang.8 Y + 160 . a. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986.

5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0.0.1(540) = 64 d.S = 540 . a.4(540) = 186 c. C = Y .85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987.438 b. /\Y = 1500 . a.0.30 + 0. Y = C = 89.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .3.0.4 + 0.0. M = 10 + 0.186 = 354 e.65 b. a. c = —— = ———— = —— = 0.5+0.3. S = .110 10 3. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .1000 = 500 -c .3. a.5+0.5 G = 1.60 YD + 20 Tx = 0. YE = ———————— 1 .120 15 C = a + cY a = 29. Diketahui : C = 0.89 1.23 1-c+ch 1-0.5 /\C 100 .5 + 0.20 .ct 2.4 Y = .1 Y = 10 + 0.4 Y .5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.5 c. X .c + ch 100 + 200 + G .1 = 540 b. /\Y = ——— /\Tr = ————— .5(400) 1000 = —————————— 1 . 25 = 19. 27 APRIL 1987 1.30 + 0.67 /\Y 105 .0.M = 200 .0.10 = ———————— 0.

(0.permintaan agregat selalu = penawaran agregat . Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.6(0.234.84.60YD+120 = Y + 30 .375 + 30 + 20 = 134.36Y + 150 0.4(234. unemployment d.harga fleksibel b. TxE.Tx = 0. 4.mekanisme pasar bekerja secara otomatis .CE = 0.20 = 73.134.6+120 = 0.adanya pengerjaan penuh .375 SE = YD . SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .375 TxE = 0.36Y + 30 + 120 = 0. Keynes .6.375+50) + 20 = 84. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a.64YE = 150 YE = 234.0. employment.60YD + 20 = 0.6YE+50) + 20 = 0.60 YD+20+60+40 = Y + 30 . volume uang c. Klasik .Perlu campur tangan pemerintah 3. cadangan devisa. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.4YE = 0.6(0. CE.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.6Y + 50 = 0.6 Y + 50 .4Y + 20 = (0.6(234.25 2. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .4Y-20) = 0.375 = 0. GDP b. dasar penukaran.375 = 56.6Y+50)0.75 CE = 0. Jenis pasar makro a. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.375) .375) .

tenteram. laba. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. Pendekatan permintaan = penawaran b. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y .cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . 4. a. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. c. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. b. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru.91 a. 3. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. sehat dll. Pendekatan pengeluaran. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. 1. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. upah dan gaji. Pendekatan penerimaan. RT pemerintah. RT luar negeri. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. RT perusahaan. bunga.

gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a. 8.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . 6. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . 7. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya.besarnya pengeluaran rutin. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . b. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. 9. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi.

Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . b. Kebijaksanaan harga. 4. Menaikkan suku bunga. c.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a . dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. b. 2. 3. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. Devaluasi. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a .cTx . c. Deregulasi.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . Kebijaksanan pemasaran.Tx + Tr (1-c)Y = a .cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a . Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a.cTx + cTr + I + G YD = Y . dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx . agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan.

4 r M = 200 Ditanya : a.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja.94 1-c /\Y c —— = . GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6.4 Y 120 . 9-7-90 1.4 r S = . Diketahui : I = 80 . 9. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 . Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.—— 1-c /\Tx 5.10 r 0.4 Y + 160 . Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.4 r Y = ——— = 300 . bukan dari segi ekonominya.4 .4 Y L2 = 160 .4 Y L1 = 0.4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0. apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial.4 LM -> L=M 0.4 r = .40 + 0. 7. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak.40 + 0. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8.

75 Y = 25 + 0.0267). ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan. r berubah.0267 Y e.100 a = 10. 100 = 300 .10 .4 (15) + a = .30) = 10 + 15 + 0.0267 8 = a + (-0. 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 . Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.75 Y S = YD .6(40) = -24 c.(10+0. C = 10 + 0.4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0. 0.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = . ³ ³ 2.0. r ikut berubah. a.4(100) + 160 .95 IS = LM -> 300 .0.250 8 = a + b.4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .75YD) = 0. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.75 YD = 10 + 0.75(Y + 50 .10.67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.40 + 0.C = YD .67 .10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a. d.25YD .10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.

25 Y . Average propensity to consume. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). Investasi. 24-7-90 1. b. c. e. yang berbentuk alatalat produksi. Memperkecil penarikan pajak. b. atau 2). 2). yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). Agregate demand.25(Y+50-30) . 3. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. Yeq. Menambah tranfer pemerintah atau 3). bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. 2. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. melalui kebijaksanaan fiskal. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. atau 5).5 b. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. a. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. Backward-Bending. b. Seq. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. Bila I = 150 ditanya Yeq e. Deflationary gap. c. Diketahui : C = 0. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. melakukan kebijaksanaan moneter. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990.96 = 0. Ceq.10 = 0.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. d. d. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).

4Y = 210 Y = 210/0. Ceq = Y . /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.97 a.6Y + 60 + 150 0. Yeq = C + I = 0.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .4 Y = 180 Y = 180/0.C = 450 .{0.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d. Seq = Y .6 Y + 60 + 120 0.S = 450 .4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b. Y = C + I = 0.4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e.

............. 23 Keseimbangan ekstern ........... 32........ 1 Ekonomi diskriptif ....................... 34............................. 16....... 2 Inflasi ................................. 7.... 12........... 4 Eksport ..................................... 10........... 10 faktor produksi modal .......... 26................... 9..... 47........... 9 equilibrium conditions equation ...................... 3.............. 97 K Kebijaksaan ekspansi ............ 79..... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ......... 13.................... 82........ 71....... 26 Kebijaksanaan ekonomi makro............................................ 3 Bunga ... 15... 41... 1 ekonomi makro ....... 72....... 92 general equilibrium ............... 67 Inflasi campuran.... 34 Inflasi permintaan ............. 12..................... 84... 2.... 3........................... 64..... 32 corporate profit.................... 56 kesamaan.......................... 3......... 13.............. 3 Hubungan fungsional............ 27. 74.. 46...................... 32 Inflationary gap ............................... 28........................... 58.... 3 Hubungan kausal ................ 74 applied economics..... 53... 61...... 25 H Harga surat-surat berharga.... 18 Keseimbangan intern ......... 18........................... 1 disposable income................... 32 Inflasi Campuran ................ 59....................... 1 ekonomi mikro .. 48............. 3............. 2...... 10 internal balance . 75......................................... 32.......................... 2............... 56.. 67.. 4..... 53... 34...... 10 Faktor produksi kapital ............................. 1 Import....... 54... 92.. 20............ 10.............98 A analisis ekonomi agregatif .... 9.... Keseimbangan intern. 10................ 97 descriptive economics ................... 6 full employment saving......... 57........ 11 fullemployment .... 1 Anggaran Belanja Negara.............. 11. 10 Angka Pengganda .. 73 ..... 70.............. 39.................. 26 Kebijaksanaan fiskal.. Keseimbangan intern Investasi .... 7 B behavioral equation............ 60...... 32 Full-Employment.. 2 hubungan kausal................ 72.............. 54.......................... 62.............. 77............... 80............Laba Perseroan D Deflationary gap.......................... 1 Ekspor Netto ...... 46..... 5......... 6 faktor produksi tenaga kerja................................... 1 economic theory....................... 35 Inflasi penawaran ...... 34 Inflasi Penawaran ............... 31....... 43........... 48............... 56......... 55.... 1.............. 10 fungsi LM....... 2 ekuilibrium........... 4................ 12 Angka pengganda................. 10 Celah inflasi .... 1 I identity ......... 9. 2 Ekonomi makro................................. 2..... 4 Ilmu Ekonomi .... 3 external balance .. 95 Equilibrium Analysis .............................. 71... 38.. 13......... 25................... 1 Ekonomi Yang Diterapkan ... 23 G gaji.... 66.. 71 Kebijaksanaan konstrraksi ............................ 18 APC .......... 6.. 60..................... 55....... 26 Kebijaksanaan Moneter ... 5 C celah deflasi ............. 75 E economic analysis .................... 18 kesempatan kerja......................... 56. 11 celah inflasi ............................. 1 Average Propensity to Save ...... 13... 59................................. 53. 26 Kebijaksaan fiskal.............. 58....... 78.....

10 Rediscount policy...... 3 Permintaan akan tenaga kerja ........ 45...... 81 Pasar uang .. 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi................................ 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ............ 65..................... 18... 22 L Laba...... 4 Pengeluaran Pemerintah............. 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga... 12......................... 3 Penawaran uang ... 39 Laba perseroan ............... 91 Pasar komoditi ................................................ 65 kurva IS-LM. 6... 27 kurva permintaan investasi ..... 3 Pengeluaran Investasi.... 55..... 7....... 39.................................... 3...................... 63............. 1 macroeconomic policy . 59.............................. 20 Perekonomian tertutup .. 25. 52.... 22 Permintaan uang untuk spekulasi...... 23 KURVA L-M .... 14 Pasar barang ............................ 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ............. 9 Pengangguran........... 2.... 73................ 4 Produk Nasional....... 3 Penawaran tenaga kerja. 58........... 22 Permintaan uang untuk transaksi . 30 Kurva IS ...... 59............. 56............. 5.......... 22 Kurva pajak yang built-in flexible ..... 6 ........................ 61.................. 16 O Open Market Operation .................. 23 Over employment ............. 5 R Reallocation of resources ..... 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri .... 4.................... 20 Permintaan akan surat-surat berharga..... 77.... 25........................ 4......... 80 Kurva L-M..... 10....................... 3 Pasar Tenaga Kerja ........... 10 P Pajak... 12 penmawaran akan uang. 48...... 5 proprietors income ..... 14 Kurva Penawaran Agregatif................ 2.......................... 95 Pajak yang built-in flexible... 30 Kurva Permintaan Agregatif ..... 78..................................... 69........ 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi....... 22 Pendapatan Nasional.................. 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal................. 80 KURVA IS..................... 3 Persamaan perilaku .............. 20 kurva IS ..... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi ... 36............................ 7 MPC ....................... 59................................................... 62........ 77.............. 25.... 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio........................ 58.......... 2............. 76 Kurva LM......... 58........... 68.......... 43.................................. 52....... 72. 71................ 53.. 56....................... 10 macro economics ...... 2. 4 Pengeluaran konsumsi .. 67..... 64............... 13.99 kurva (AgD .............................. 2 Pasar Modal ........... 61..................... 42.. 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga............ 53........ 23 Penyusutan ................ 6 Rumahtangga perusahaan .... 61...................... 5 M Macam faktor produksi ................................... 20.................... 20.................... 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ............................ 3 Produk Naional .. 22 Penawaran surat-surat berharga ... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ....................... 23 Operasi Pasar Terbuka .. 9.............. 94 Multiplier . 92 profit..........................LM............. 72......... 71..... 23 Marginal Propensity to Save ...... 14 Pajak yang Built-in Flexible........ 5........................................................ 5...... 75............... 70.... 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ..................... 5 Laba perusahaan perseorangan ...... 53............ 55........................... 23 Rumahtangga Keluarga................................. 8................................. 56........................... 2............ 93.........

.. 12 Transfer perusahaan ........... 2 uang logam............ 46............................................ 7.............. 23 Sewa.... 48............. Upah ................... 10 Upah........................................................................ 39. 20................ 47.......................................... 4. 3............................................. 1 Teori kuantitas uang........................ 6 variabel endogen ..... 82........................................................................100 S salaries......................... 5 T Taxable income level ............ 15............................................................ 3 Upah riil .......... 64... 16 Transfer Pemerintah................................. 16 Transaksi kredit............ 71....... 58.. 3 V Variabel eksoegen................ 39 Upah nominal........ 32 Transaksi Debit ....................... 53............................ 2......... 86 Selective Credit Control................. Gaji Saving ...................................... 2 Under Employment .............. 43 Uang kertas ....... 6 variabel eksogen............ 2...... 5 U Uang giral............... 66.............................. 4 Subsidi perusahaan............. 14 Teori ekonomi............................ 6 W wage ...........

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful