1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan. PENDAPATAN NASIONAL 1. Ekspor Netto (X . Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Bunga (Yi) . Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. c. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. Tingkat Kesempatan Kerja d. Pendapatan Nasional b. Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. d. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan.M) 3. b. Tingkat Harga e.4 II. c. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. Produk Nasional c.

Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. Laba perseroan atau corporate profit. o0o . 2). padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. 1). Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. b. d. Transfer perusahaan. d. c. mesin-mesin dengan perlengkapannya. meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Penyusutan. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun.

digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. perusajhaan lain.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. Rumahtangga perusahaan . Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. .Barang tersebut dijual ke konsumen. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . .faktor produksi yang dibeli. 3. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan. yaitu seifatnya.upah.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital.6 III. sederhana. sisanya ditabung.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. bunga dan sewa untuk konsumsi. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain. . pemerintah dan luar negeri. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. 2. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. Variabel endogen. b. . sewa. Rumahtangga Keluarga .

yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. Fungsi Konsumsi. yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . = Cn/Yn 5.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). S=Y-C = (1-c)Y .Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. Fungsi Saving Saving = penabungan.a dimana : S = saving = penabungan 6. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. APSn = Sn/Yn 7. Hubungan antara MPC dengan MPS.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

9 IV. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan dinamik. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya./\Y k = /\Y / /\I . Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier). maka : /\Y = k. b. Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. 2.

yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil.MPC MPS 5. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. Pendapatan nasional mula-mula 240. Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. under employment dan over employment. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0.75 6. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Y = 160+240 = 400 1-0. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources). Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40). pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. 8. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). investasi mula-mula 40.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . 7. maka Y = 200 + 80 = 280.75(280) = 230. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80.75(240) = 200.75Y. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi). Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. maka C = 20 + 0. Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh.

11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S). o0o .

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o . kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e.ct . Fungsi Saving S = YD . Angka Pengganda a. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr .ct) (1-c+ch 6.C YD = Y + Tr . S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5. kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c.chY maka . kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b.Tx C = a + cY + cTr .Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .15 4.

SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1.o.16 VIII. d). (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. b).o. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan.b. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a. f). c.b. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). Impor f. Macam-macam Pos NPI 1). meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia. e). Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. 2). Ekspor f. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita.b.b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.i.f (cost \. Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). Ekspor c. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f.o. contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi. Ekspor f. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa.o. c).b. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a). . Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. insurance and freight) yaitu nilai ekspor f. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2).o. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas. b.

3). Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. 5). wisatawan. Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. 8). entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). Penananam modal langsung 6). Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a).17 Nilai impor f. Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat. meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. perjalanan oleh swasta dan pemerintah. c). tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. kredit jangka panjang / pendek.b. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal.o. b). asuransi. kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. o0o . Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). d). kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir. 4).

kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Angka Pengganda 1 /\Y a. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a.18 IX. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi.

19 perekonomian. o0o . Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian. Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama.

Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Pasar barang (commodity market) b. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . Istilah Lain Pasar Komoditi a. Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C.20 X. X. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. I. NM. Tx. Misal : I = 80 .4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. S. I. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Tx. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. Y. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. Y. S. S. Perekonomian Tertutup Sederhana C. Dalam analisa IS-LM. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif. investasi (I) sebagai variabel eksogen. Tr dan G 3.

21 5. C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y . Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .

Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat.22 XI. PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. Motif transaksi (transaction motive) b. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. 4. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. 3. antara lain dengan cara : . Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. khususnya surat obligasi. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. 5.

dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. 6. Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut.23 a. defisitnya neraca pembayaran. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. sedang d disebut qualitative credit control. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). b. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas.b dan c disebut quantitative credit control. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. yaitu membeli surat-surat berharga. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. Cara a. d. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan. di pasar bebas. c. bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. Tindakan ini disebut open market buying. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. khususnya surat obligasi.

24 M .M .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M L2 0 Y 0 L2.L2o .

Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 . Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum.25 XII. Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM.

* overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. . Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Tx dan Tr. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. Tx dan Tr 2. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Contoh variabel instruemen : a. Untuk kebijaksanaan fiskal : G.26 XIII. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Kebijaksaan fiskal b. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi.

I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf . Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar.27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4.Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6.31 4. Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran .

. 2. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. Inflasi campuran (mixed inflation). G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. Bila investasi sebesar I1. b. inflasi tarikan permintaan. Inflasi permintaan (demand-pull inflation. Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. supply inflation) c. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a. Inflasi penawaran (cost-push inflation.32 XV. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. demand inflation). Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. harga saat tersebut tg < BOYf. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. b. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. a. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif.

Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. LM1 LM3 IS2.4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d.33 Bila investasi sebesar I3. c. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. harga sebesar tg < EOYf. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga.3. Bila investasi sebesar I4. maka harga jadi tg à 2. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi). harga sebesar tg < BOYf. Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3.

34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. kurva penawaran AgS1.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun. Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b. Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri. Pendapatan nasional mula-mula Yf.. Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. Mula-mula harga sebesar H1. Inflasi Campuran ..

AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 .H3 (terjadi inflasi). o0o .AgS3 maka harga akan naik dari H1 . H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya).

Ekonomi Makro. BPFE. Yogyakarta.36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri.(1983). Kediri. TUTUT DWI SUTIKNJO. SOEDIYONO R. Kediri. Liberty. IR (1991). 241 hal. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. DR (1984). 172 hal. 51 hal. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Yogyakarta. Liberty. MBA. DR (1982). o0o . Yogyakarta. ___________________. -------------------. Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. IR (1986). 223 hal. 69 hal.

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 110 milyar.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. 100 milyar. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait. mengapa demikian ? 6. Untuk menghitung pendapatan nasional. Diketahui : a.75 Y + 20 milyar rupiah b. Carilah fungsi konsumsinya b. Untuk pengendalian perekonomian. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 120 milyar per tahun. Dalam perekonomian dua sektor. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Soal : a. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. besarnya konsumsi sebesar Rp. 95 milyar per tahun. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. Diketahui : a. Mengapa demikian ? 5. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. mengapa demikian. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. b. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 3. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. mengapa demikian ? 4.

Saving c. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d.800.000 Upah 200.000 350.000 800. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. Konsumsi g. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor.000 Laba 100. Apa saran saudara untuk memperbaiki d.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2.000 750. nilai total seluruh penjualan barang-barang c. Jelaskan e.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. nilai total penjualan barang-barang akhir b. berikan uraian ! 3.000 Ditanyakan : a.000 800. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Impor keadaan tersebut di atas.000 1. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f.000 150. Neraca perdagangan 4. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. Pendapatan Nasional f. B dan C. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT.000 250. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.

Thomas Aquinos (1270) c. Pengertian ekonomi makro d. 3. Pelaksanaan ekonomi makro e. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Definisi ekonomi makro 5. Kegunaan ekonomi makro c. PErtumbuhan ekonomi 3. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. Adam Smith (1776) e. Macro Economics c. devaluasi ekonomi b. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. depresiasi e. Kerjakan dengan percaya sendiri.40 5. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. Ekonomi Perusahan e. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Ekonomi Internasional b. pilih satu yang benar. a. Ekonomi Perencanaan c. 2. Ramalan suatu perekonomian d. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. 1. Persoalan akselator . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Economic Theory b. Fransois quesnay (1758) d. Descriptive Economics 4. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. merupakan : a. Aristoteles (350 SM) b. yaitu kebijaksanaan makro. depresi ekonomi d. SOAL I. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. John Maynard Keynes (1930) 2. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Micro Economics c. deflasi ekonomi c. Applied Economics e.

Memakai dasar pertukaran uang e. 1100 d. Kualitas tanah yang tersedia d. Net National Product c. Harga-harga yang fleksibel c. Personal income e. fungsi produksi 8. stok kapital tetap c. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. Investasi b. elastisitas e. perpajakan 13. National Income d. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. Transaksi dagang b. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. Hukum Say b. 910 c. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. investasi netto 12. Disposapble income 9. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. Pengeluaran pemerintah d. yaitu : a. 1250 b. Pasar b. 7. Gross national Product b. Investasi c. ekspor netto e. perubahan pendapatan b. pendapatan nasional bruto 10. 760 14. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. Investasi bruto e. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . Penawaran d. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a. stok aktiva lancar c. Konsumsi b. Neraca pembayaran internasional c. Mekanisme pasar secara otomatis d. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. sikap berhemat e. Neraca perdagangan barang e. neraca jasa-jasa 15. Benda-benda modal yang tersedia e. Permintaan c. Memakai dasar pertukaran barter 11.41 6. Hutang d. stok kapital d. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. 900 e. a. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. C = 160 + 60 Y' Io = 200. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a.

pemerintah e. tahap klasik dan tahap Keynesian. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. Tucker d. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Leon Walras 22. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. Ekonomi makro d. Boisgillebert b. lembaga ekonomi c. manfaat pendapatan nasional e. mikro ekonomi d. applied economic b. pemerataan b. fluktuasi 20. Simon Kuznets e. intensitas. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. pengertian ilmu ekonomi d.42 a. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . lembaga sosial 21. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. Petty c. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. Ekonomi mikro c. stabilitas c. c. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. fungsi pendapatan nasional c. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. yaitu tahapan fisiokrat. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. Ekonomi terapan e. lembaga keuangan b. ekonomi diskriptif b. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. ekonomi diskriptif e. lapangan kerja e. sasaran pendapatan nasional b. maksud pendapatan nasional d. tujuan pendapatan nasional 23. ekonomi internasional 18. PNB adalah ukuran moneter b. macri economics c. definisi ilmu ekonomi e. Ekonomi Internasional 17. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. rumah tangga d. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. pertumbuhan d. Tahap klasik menelorkan : a.

untuk mencetak uang e. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. sebagai satuan penghitung d. Merkantilisme b. Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. pajak 29. untuk spekulasi 32. Protensi c. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. 24. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. Pembangunan ekonomi 30. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. Duesenbery 25. Milton Friedman d. R. Ekspor d. Pajak perseroan b. untuk menstabilkan perekonomian d. Konsumsi b. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Keynes b. YE = C + I b. sebagai perusahaan 33. YE = ————————— s+m 1-c 26. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. S. Uang giral b. Uang 31. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. untuk mencari laba b. Autarki b. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. Mill e. S = I c. Uang kuasi d. Teori keuntungan komparatif dari J. Economic Welfare d. A. MPO e. Keseimbangan neraca pembayaran e. sistim deposito b. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a.cTx + I + G d.43 e. sebagi alat penukar b. Uang kartal c. Cukai d. pajak pendapatan c. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. Teori Heckscher. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. sebagai penimbun kekayaan e. IPeDa 27.So . Penabungan c. Ando c. Investasi e. 28. Brumberg e.Mo a + cTr . sebagai pengukur nilai c. YE = ——————— e. Near Money e. Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. YE = —(a+I) 1-b I + X . sistim giro . Tujuan pendirian bank : a.

memelihara kestabilan nilai rupiah d. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran. kebijaksanaan suku bunga diskonto d. sistim berimbang e. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. kebijaksanaan ekonomi makro d. khususnya bidang ekonomi. bujukan persuasif 37. menjaga kestabilan nilai rupiah c. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. Efisiensi b. hal ini dinamakan : a. kebijaksanaan ekonomi internasional e. 1.44 c. Full employment c. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. Negara Indonesia. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut. perencanaan ekonomi 35. seabagai penguasa moneter e. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. ---Selamat mengerjakan--- . Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. kebijaksanaan pemerintah c. 3. sistim nisbah cadangan 34. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. sistim cadangan pecahan d. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. What to procudt d. Development II. 2. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. For Whom e. mengatur kestabilan nilai rupiah b. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. 4. kebijaksanaan moneter b.

TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.40 + 0. 290 milyar. konsumsi C = 150 + 0. 3. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0.2 Y. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. namun tidak bersifat netral. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. namun perubahannya tidak proporsional.8 Y. 6. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. 1. Apabila diketahui investasi sebesar Rp.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. 1500 milyar. 5. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. Apa yang dimaksud berimbang. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. 4. 8. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. 7. 200 milyar. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2. 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI.

besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI.8 Y . Saving equilibrium c.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . 110. 105 milyar. a. Neraca perdagangan equilibrium 2. Carilah fungsi konsumsinya b.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 300 milyar. 25 milyar ? 3. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Pendapatan nasional equilibrium b. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0.Spekulasi L2 = 160 . 1000 milyar. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== .S O A L : a. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. 120 milyar per tahun.5 YD. besarnya konsumsi sebesar Rp. 4. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Harga minyak semakin lama semakin turun. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. Diketahui : a. 100 milyar per tahun b. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Permintaan uang untuk: . Impor equilibrium d. Konsumsi ekuilibrium e.

ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. b. Konsumsi ekuilibrium e. Diketahui : a. Harga minyak semakin lama semakin turun. 100 milyar per tahun. besarnya konsumsi sebesar Rp.SOAL : a. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c.8 r . besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Pendapatan nasional ekuilibrium b. 25 milyar ? 3.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. Impor ekuilibrium d.47 1. 105 milyar.spekulasi L2 = 160 . Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Permintaan uang untuk : . 1000 milyar. 1986/1987 . Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. a. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.8 Y . 110. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4.Fungsi konsumsi : C = 0.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . 200 milyar. Carilah fungsi konsumsinya b. 1. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp. Saving ekuilibrium c.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0.5 YD. 120 milyar per tahun. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0.8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang.

Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. 4. Pendapatan nasional ekuilibrium b. 3. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. Apa yang dimaksud Consumption.4 Y . 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. uraikan dengan singkat dan jelas. investasi dan pengeluaran pemerintah . 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Saving ekuilibrium 2. Konsumsi ekuilibrium d. Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 5. 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan.

7. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 2. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5. 4. 7. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. 6.49 4. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Apa yang dimaksud pajak langsung. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. 9. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. 3. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. 8. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. . kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. 8.

Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. Mengapa ? c.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e.12. b. Autonomous investment dan induced investment b. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 .25 Y I = 900 + 0.30 .10. Nilai saving.30 WIB DOSEN : IR. jika Y = Yeq c. Jelaskan arti. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c.40 + 0. Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = .4 r S = . jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. 18 JULI 1988 WAKTU : 10.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0. Comodity market dan Money market d. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a.4 Y . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. 2. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer.1500 + 0.00 WIB DOSEN : IR. Nilai APS. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan.50 .05 Y Hitunglah : a.

51 L2 = 160 .f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no.4 r M = 200 PErtanyaan : a. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.75 YD + 20 mrp. 1988/1989 . f. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. d. Dari soal di atas. Berapa konsumsi keseimbangan c. Tx = 0. Tetap. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0.2 Y Ditanya : a.20 mrp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif.2 Y . Berapa pendapatan nasional keseimbangan b. Berapa impor keseimbangan e. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . Berapa pajak keseimbangan 2. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b. tidak boleh kerja sama. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. Berapa saving keseimbangan d.

KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. 4. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. KG. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. Pertanyaan : a. 3. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang. Berapa KI. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. Jika fungsi pajak Tx = 0.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. . 2. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Ceq dan Txeq c. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. KG. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Ceq jika Tx = 0 b. 2. KC dan kTx pada pertanyaan b 1.

4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Marginal propensity to Consume e.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a.4 r Saving (S) = . Gambarkan dari semua soal (1 a .4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. Kebijaksanaan moneter c.75 YD b. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e. Kebijaksanaan fiskal b. Inflasi d. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. Bila diketahui : a. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ .53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. diketahui : Investasi (I) = 80 .1 d ) di atas ! 2.40 + 0. Transfer pemerintah Tr = 50 c.

Pengertian ekonomi makro e. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. Apabila dalam suatu perekonomian.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. Investasi b. Average propensity to consume d. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Tabungan keseimbangan c. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. diketahui : C = 0. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Apa yang saudara ketahui tentang : a. Deflationary gap 2. Backward-bending e. Pendapatan nasional keseimbangan b. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. Konsumsi keseimbangan d. Bila investasi berubah menjadi 150. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. apa yang harus anda lakukan. Pelaksanaan ekonomi makro d.. Kegunaan ekonomi makro c. Agregate demand c. Bila konsumsi ditambah 30. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.

Carilah fungsi konsumsinya. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.. Pada pendapatan nasional seimbang... besarnya konsumsi sebesar Rp. 120 milyar pertahun.. ? c.... . Konsumsi (C). . Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.. b... 100 milyar. MPC .. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. . Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --. 1000 165 766 65 `85 .. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). 120....75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. tabungan (S). (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara. 980 160 754 65 185 . 1. 160. 1... Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp. ————————————————— a... a. APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. b... TUTUT DWI SUTIKNJO : IR.. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 180. Pertanyaan : a. ? d. MPC terhadap Yd = . 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR.. 110 milyar.. .. MPS. 140. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Diketahui : a..55 2. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b... ? B. 95 milyar per tahun. 2.. 960 155 742 65 185 . Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . 200) milyar rupiah...0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 . surplus anggaran Pemrintah = ..

--. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. C ekuilibrium d. Y b. Diketahui : C = 0.75 YD + 20 Tx = 0. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. Inflasi d. Kebijaksanaan Moneter c.20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. Ekspor free in Board. Deflationary Gap g. Marginal propensity to consume e. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. --. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. Pasar barang dan pasar uang. 2. Apa yang saudara ketahui tentang : a. c. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA.56 a. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . S ekuilibrium 3. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f.2 Y . Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Kebijaksanaan fiskal b.

18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Investasi keseimbangan d. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --. 2. a. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan.57 ========================================== 1.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. Ilmu Ekonomi b. Pasar Tenaga Kerja . Pendapatan nasional keseimbangan b. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan. Ekonomi Makro c. a. 3. 4. Konsumsi nasional keseimbangan c. Tabungan nasional keseimbangan e. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas.

. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d.....75 Pajak = -20 + 0. Fungsi Konsumsinya b.. 5 10000 6100 7900 . berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang .. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. 2 2000 1300 7900 ..2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a.58 d... Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e....... apa sistem perekonomian pada soal diatas 3........ Pendapatan nasional keseimbangan d. 4 7000 4300 7900 . Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 . Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.. 3 4000 2500 7900 . Tabungan keseimbangan e.... Jika pajak berubah jadi 600. ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a.. 2. Tulis fungsi konsumsinya c. Menurut saudara.. Kebijaksanaan moneter... Isilah tabel yang masih kosong b.....

Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp.2 Y mrp Investasi (I) = 200 .3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a. Kebijaksanaan fiskal c. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Kebijaksanaan moneter b. Fungsi konsumsinya b. Marginal Propensity to Save e. Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Jelaskan pengertian berikut : a. . Full employment. Pendapatan nasional keseimbangan d. Tabungan keseimbangan 2. Pajak (Tx) = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0.8 Yd + 30 mrp.10 + 0. Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0.6 Pajak = . Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Deflationary gap d.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. . Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium. 3).4 r Saudara diminta : 1). 3). 40 milyar. 2 dan 3 tersebut. SOAL I. Besarnya saving equilibrium 2).1. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1.4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. Besarnya konsumsi equilibrium. 2. 2.c = (MPC). Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan.61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Benar/salahkah pernytaan tersebut. Saudara diminta menghitung : 1). 2). Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang. jelaskan variabel yang Saudara ketahui. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). III. APS dan k b). ----pam---- . Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp.15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 . a).25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. APC. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. s (MPS). Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. 200 milyar.

Fungsi impor M = 20 + 0. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. Gejala ekonomi makro b. Fiscal policy c. C = Pengeluaran Konsumsi.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.2 Y. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : . Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Monetary policy 2. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. X = Nilai ekspor. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium. 2. 200 milyar. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. I. M = Nilai Impor). 225 milyar. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 1. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. 80 milyar. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. I = Pengeluaran Investasi. Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. 3. pasar uang. II.

5. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. b. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. 6. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana. Benarkah pernyataan di atas. 2. 2. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq).63 1. a. Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. Didalam sistem perekonomian terbuka . Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. SOAL 1. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Saudara diminta : a. Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3.

konsumsi serta tabungan pada tahun pertama.8 Y + 25 milyard Rp. Saving c. Kebijaksanaan fiskal d. Pada periode tahun berikutnya. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional. Konsumsi d. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Pada tahun pertama. besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Impor e. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. Ditanyakan : a.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Diketahui : a. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. b. Back word bending 2. Jelaskan !. fungsi konsumsi C = 0. Variabel endogeneous b. Pendapatan Nasional b.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. Neraca perdagangan f. . Marginal propensity to save c.

Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . Jika dalam perekonomian diatas. konsumsi (C). Gambarkan. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. 2. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). b. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . 3. 4. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas.65 b. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. . Keseimbangan pasar tenaga kerja. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. hitunglah besarnya pendapatan nasional. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. 2. tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". pasar barang dan pasar uang. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Pertanyaan : 1.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. investasi.LM. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak.70 YD + 20 milyar Rp. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. 3. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. Berapakah besarnya pengeluaran. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. investasi (I) dan tabungan (S) : a. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya.

Nilai saving. Nilai APS. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. jika Y = Yeq c.05Y Hitunglah : a. c.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. Jelaskan arti. d. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. 3. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. 2. b. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Autonomous investment dan induced investment. khususnya dalam Pasar Barang. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas.25Y I = 900 + 0. . b. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume. Mengapa ? c. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. Uraikan dengan singkat tapi jelas. Comodity market dan Money market.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. e. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan.

dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal. b.67 2. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. konsumsi serta tingkat pajak ? c.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. untuk : 1. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a. Pertanyaan : a.1 Y + 5 milyar rupiah. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. KI = /\ Y ____ /\ I 2. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. b. Terangkan ! 3.

Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. II. Uraikan dengan singkat dan jelas.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Khususnya dalam pasar barang. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Inflationary Gap. Marginal Propensity to Consume e. Excess Demand b. III. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan.1 Y + 5 milyar rupiah. Pertanyaan : a. -------OOO------- . Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). a. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Kebijaksanaan Fiskal c. konsumsi serta pajak IV. b. Full Employment dalam perekonomian d. b. jika pajak pendapatan masih nol. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara.

.. Jika GNP = 300... Lengkapilah data Tabungan (S)... Aggregate Demand = .........3 Y ..) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = ..... Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d.Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0... Konsumsi (C)....69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN ...6 Y I = 300 ...600 r G = 700 Md = 0. GNP dalam equilibrium tercapai pada Y ... Di bawah ini data GNP (Y)......... Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut... dan bagaimana cara-cara penanganannya?II. dan investasi (I). 250 225 100 . ? e........... 150 175 100 . 350 275 100 ... 400 300 100 ...1.. 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I..KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA... ? III... a. Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi.. Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f.....) c.600 r Ms = 350 ... --------------------------------------------------------b. 300 250 100 .. --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 .......... 200 200 100 ......... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = .

b. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. II. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Investasi (I) . IV. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. Jelaskan pula dalam gambar saudara. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran.Uraikan dengan singkat dan jelas. IV. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. III. Fungsi konsumsi C = 10 + 0.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . Khususnya dalam pasar barang. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. b. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. a. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) .75 YD b. Pengeluaran pemerintah (G) . Bila diketahui : a. Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM.

0. Full employment dalam perekonomian h. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2. Saving (S) = . Deflationary gap.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) . c.4 Y d. Diketahui : a. inflasi d. Marginal propensity to consume e.4 r e. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. Excess demand g. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap.40 + 0.4 Y c. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Marginal efficiency of investment j. b. SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. . Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a.4 r b. Hitung full employment savingnya b. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Kebijaksanaan fiskal b.71 a. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. Marginal Rate of Taxation i. Kebijaksanaan moneter c. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. c. Investasi (I) = 80 .

. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3.. 1000 165 766 65 185 .. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b. a.75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b.. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0... a. Lengkapi jawabanm dengan grafik. 200) milyar rupiah. 960 155 742 65 185 .. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut..00 . 2. 180. 160. b. a.. Konsumsi (C). (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara... tabungan (S) MPC. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes.72 d. Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13.00 CATATAN : . Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). -------------------------------------------------------------- . 120. MPS. 4. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes. *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. 980 160 754 65 185 .15. 140.. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut.

500 ..? 3.....) (dalam juta rp... . 2.... Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi... Jelaskan dengan menggunakan grafik...500 . Pada pendapatan nasional seimbang..........15...... Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula.. . manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut.. Pendapatan nasional seimbang pada Y = . 2.... .73 a...? d. 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0..00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1. 4.... ................. MPC terhadap Yd = ..00 ..000 . Gunakan grafik pada jawaban saudara.............000 ..... Efek Keynes (Keynes effect) c....... 3.. ... ----. Perpajakan yang built-in flexible d... b... surplus anggaran pemerintah = .. Efek Pigon (Pigon effect) b.? c. 2.. Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b.) 1... Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp. . a...000 .. istilah-istilah di bawah ini a....... 4..8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp......500 ... . Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara. Paradok hemat (Paradox of thrift). 4........ 1..*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA. pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja....... ... 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13.500 ..

Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.15 Y d. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter.75 Y b. 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Kebutuhan uang untuk transaksi 0. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan. b. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 .2. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I.2 Y Investasi = 200 . berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d.75 Pajak = -20 + 0. c. c.74 a. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya.2. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. b. Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a.10 Y e. Pengeluaranm untuk konsumsi.5 r dan f. Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal. Jika investasi (=I) = Rp.5 r c.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU. C = 50 + 0. Diketahui : a. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4.

Pigon effect b. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi. Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. Fungsi konsumsi. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. diketahui : a.Tx + Tr f. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0.75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. Pada pasar barang. Pendapatan nasional .1 Yd . keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. apa yang saudara ketahui tentang : a. Fungsi disposable income (pendapatan . Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan.25 Y b. Berapakah keseimbangan pendapatan (Y). Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. Dengan penentuan kebijaksanaan ini.8 R c. II. Fungsi konsumsinya b. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula.10 R c.Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Tabungan keseimbangan e. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. I = 114 + 0. III. Jika investasi berubah menjadi 400. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Pendapatan disposable Yd = Y . Jelaskan.siap pakai) c.keseimbangan d. C = 68 + 0.7 Yd b.

500 R + 100 Milyar rupiah.20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) . . (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. 250 milyar. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Pada saat pendapatan nasional Rp. 40 milyar. Gambarkan kurvanya. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. hitunglah : a. Pajak (Tx) = 0. Diketahui saat pendapatan nasional Rp. 200 milyar. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp.8 Yd + 20 Milyar rupiah. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. 500 milyar. 1.0.000 milyar. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. 2. 3. Investasi (I) = . 400 milyar. Gambarkan semua variabel tersebut.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. tingkat tabungan nasional Rp.UNIV. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik". Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. berapakah pendapatan nasional keseimbangan.25 Y.76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .

dan T = 0.UNIV. Diketahui : C = 85 + 0. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. 4. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. b. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. . (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation. Pada saat ini.77 b. (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.28.

Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . Berapa persen tingkat bunga yang berlaku.2 Y Investasi (I) = .1. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter.5 z = 0. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : .Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a. 4. maka : b. Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".90 t = 0. Pajak (Tx) = 0.10 r + 200 mrp. Dalam keseimbangan IS-LM. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30.15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92.2. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen. 3. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b.78 2.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp.2.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = .8 Yd + 3 mrp. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um.1.

Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku. b. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). Agar sama dengan tingkat income full employmentnya.4 Milyar Rupiah.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196.1Y + 5 Milyuar Rupiah.6YD I = 300 . Hitung besarnya konsumsi. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. c. d.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. 2. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.UNIV. I = 20 Milyar Rupiah.600r . G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0. PETUNJUK : 1. Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. berapakah konsumsi. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294. Pertanyaan : a. C = 0. -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN .8YD + 5 Milyar Rupiah. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca. diketahui : C = 230 + 0.

Jumlah angkatan kerja. c. jika terjadi kenaikan pada : a.6r (Md = permintaan uang). 4. Perekonomian terbuka dengan kebijakb. Hitung besarnya pendapatan. Pasar Tenaga Kerja e. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang. 3. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. penawaran agregatip.3Y . berapakah pendapatan. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. b.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. apa yang terjadi pada permintaan agregatip.1. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. . Pertanyaan : a.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat. tingkat harga serta output riil. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : .Kurva IS yang berkemiringan negatip . Kebijaksanaan moneter . Ilmu Ekonomi d.

. 5 10000 6100 7900 ... Isilah tabel yang masih kosong b...81 5. 4 7000 4300 7900 ... 3 4000 2500 7900 .. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d...... -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a......*** ------ . 2 2000 1300 7900 ... Tulis fungsi konsumsinya c.. ----.... Menurut Saudara....... apa sistem perekonomian pada soal di atas. Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 .

c. Tingkat employment dapat berfluktuasi. 7 MEI 1985 1. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. b. Tingkat harga biasanya tegar. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Ekonomi modern a. dan faktor-faktor produksi lainnya. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. c. d. tenaga buruh. d. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. b. . Tingkat harga dapat flexible.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi.

Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya.75 Y b.95 15 b = — = ———— = — = 0.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. jadi 95 = a + 0.75 Y Y = 20 + 0. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil. 3. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial.25 Y = 20 Y = 20/0. Dua cara pendekatan sama.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. 7. Y=C+I . Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. C = a + bY /\C 110 . Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman.75 /\Y 120 . Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. tabungan menyediakan dana untuk investasi. begitu pula sebaliknya. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. 5. 4. rasa sehat. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal.75 Y 0. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi. a. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi. 6. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan.25 = 80 8. a.83 2. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu.

yang menyebabkan berubah antara lain : 1). perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri. C = 0. jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan. Pendapatan uang para konsumen 4). Harga barang lain yang berkaitan 5). Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. Kebijaksanaan pemerintah . Harga sumberdaya 3).84 = 0. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. sebaliknya bergeser ke kiri.75 Y + 20 + 40 0.25 = 240 b.25 Y = 60 Y = 60/0.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. dan sebaliknya. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. Jumlah penjual di pasar 6). Faktor-faktor lain berubah. Tehnik produksi 2). Harga barang-barang lain yang berkaitan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. 4). Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). 5 JULI 1985 1. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan. Bila harga naik. jumlah yang diminta bergeser ke kiri. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1).C = 240 .75(240) + 20 = 200 c. S = Y . b. Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Bila harga naik. Jumlah konsumen di pasar 3). Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. barang inferior sebaliknya. Selera atau preferensi konsumen 2). b.75 Y + 20 = 0. kurva permintaan bergeser ke akanan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a. Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. untuk barang komplementer seabaliknya.

Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan.1.5(507.M = 100 .2(507.(20+0. yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.57 c. Impor e.57 d. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas. Neraca perdagangan f.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0. S + M = I + X S + {20+0.14 b. C = 75 + 0. C. Jelaskan.7 Y = 355 Y = 507.43 f.121.S . Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. X . Y = C + I + X . Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g. Saving c. Jawab a.M = 75 + 0.3 Y 0. Dari kedua teori tersebut.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya.2Y) = 355 + 0. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. Konsumsi d. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang.2(507.43 e. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. 2.14) = 121.5 Y + 200 + 100 . berjaga-jaga dan spekulasi.14) = 328. b. 3.14)} = 200 + 100 S = 178.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a.I.43 = . Pendapatan nasional b. M = 20 + 0. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi. Diketahui : C = 75 + 0.

A 25. A 17. 1. B 12. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e. 300. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi.800.800. C 10. B 27. C 23. E 18.000) c.000+750. B 35. B 5. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. B 22. a.800. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik.000 f.000+250.86 g. Peranan pemerintah : a. 2.000+1. A 32.000) 5. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. D 28. D 2. E 36. D 30. C 31. D 11. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.000 (200. A 14.000+100. C 24. E 4. A 37. D 26. D II. c.000 b. 1. B 8. C 9.000 (300.000 e. D 20.000+350. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. B 19. . C 3. f. b.000+150. E 33.900. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985. C 15. D 6. A 7. C 34. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. 4. 26 JULI 1985 I. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. Harus meningkatkan ekspor. 1. E 29. B 13. 1.000+800. 0 d. E 21. 800. B 16.

40 + 0. c = —— = ————— = —— = 0.180 = .3 Y = . 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.100 + 180 = 600 e.67 /\Y 120 . /\C 110 . JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986.5 /\t = .ct 2.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0. a.0. YE = ——————— 1 .87 2.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .5.2(800) = 180 d. 19 JUNI 1986 I + X .25 milyar. C = Y .105 15 C = a + cY 100 = 0.280 .5(400) 1000 = ——————————— 1 .I .1 = 800 b. a.0.5 c. 1000 + Rp. /\Y = 1500 . 19. S = .2 Y = 20 + 0.X + M = 800 . 1019.c + ch 200 + 300 + G + 0 .67.100 10 3.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.1000 = 500 -c .5 Jadi dengan pemberian transfer Rp. 25 = 19.4 + 0. 350 b.0.5+0.3(800) = 200 c.105 + a .23 1-c+ch 1-0.M = 100 .5 + 0.20 = ———————— 0.40 + 0.Mo 1.3. a.5+0. X .25 = Rp. M = 20 + 0.0.0./\Y = ——— /\Tr = —————— .So .0. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .3.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.

o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986. Sedangkan dalam arti luas. 3 JULI 1986 I + X .65 C = 29.65 + 0. yaitu : 300 + 10 r = 600 .160 + 8 r = 0.67Y = 89.67 Y b.8 Y 240 + 8 r = 0.65 + 0.6 Y + 80 + 160 .Mo . a.So . Y = C = a + cY = 29. Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.8 r Y = 600 .20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang.4 Y = 240 . C Y 4. b.8 r 400 . uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik. maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0.8 r 0. Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.8 Y + 160 .20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp.85 c.88 a = 29.

5+0.c + ch 100 + 200 + G .30 + 0.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987.0. C = Y . Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .5 G = 1.30 + 0.186 = 354 e. Diketahui : C = 0.0.1(540) = 64 d.M = 200 . c = —— = ———— = —— = 0.3. S = .5+0.5(400) 1000 = —————————— 1 .5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0. YE = ———————— 1 .5 /\C 100 . 27 APRIL 1987 1.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.67 /\Y 105 .5 + 0.S = 540 .0.3. /\Y = 1500 .20 .1 Y = 10 + 0.4(540) = 186 c. M = 10 + 0.1 = 540 b.1000 = 500 -c .3.89 1.120 15 C = a + cY a = 29.5 c. a. 25 = 19. a. /\Y = ——— /\Tr = ————— .0. Y = C = 89.23 1-c+ch 1-0.10 = ———————— 0.4 Y = .0. a.4 + 0.110 10 3.4 Y .60 YD + 20 Tx = 0.0.64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr . a.ct 2. X .65 b.438 b.

adanya pengerjaan penuh .20 = 73.375 + 30 + 20 = 134.CE = 0.75 CE = 0.60YD+120 = Y + 30 .6Y+50)0.375 = 0. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.4(234.64YE = 150 YE = 234.375) .0. 4.375 SE = YD .harga fleksibel b. cadangan devisa. CE. dasar penukaran. Klasik . employment. GDP b. Cara mengukur Produk Nasional Bruto .36Y + 30 + 120 = 0.60 YD+20+60+40 = Y + 30 .mekanisme pasar bekerja secara otomatis .4YE = 0.6(234.6(0.6+120 = 0.60YD + 20 = 0.36Y + 150 0.375 TxE = 0.375) .Perlu campur tangan pemerintah 3.134.6. volume uang c. unemployment d.(0.25 2.4Y + 20 = (0. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .234.4Y-20) = 0.375 = 56. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.Tx = 0.6 Y + 50 . Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.84.permintaan agregat selalu = penawaran agregat . Keynes . TxE.6YE+50) + 20 = 0.6Y + 50 = 0.6(0. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a.375+50) + 20 = 84.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE. Jenis pasar makro a.

o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. a. laba. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . Pendekatan permintaan = penawaran b.91 a. bunga. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. RT pemerintah. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . 4. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. RT luar negeri. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. sehat dll. Pendekatan kebocoran = injeksi 5. 3. 1. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. c. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. Pendekatan penerimaan. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. Pendekatan pengeluaran. b. tenteram. RT perusahaan. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. upah dan gaji.

Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. b. 8.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. 6.besarnya pengeluaran rutin. APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. 7. 9.

Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. c. 3. yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. Kebijaksanan pemasaran.c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a .cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a .cTx + cTr + I + G YD = Y . Devaluasi. Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a.Tx + Tr (1-c)Y = a .cTx . 4. Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a .cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx .c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . c. Menaikkan suku bunga. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a . Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. Deregulasi. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak. b. Kebijaksanaan harga. b. 2. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien.

4 Y L1 = 0. bukan dari segi ekonominya.4 LM -> L=M 0.yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja. apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial.—— 1-c /\Tx 5. Diketahui : I = 80 .4 r S = .4 . 7.4 Y 120 .4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0. 9-7-90 1. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk. Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 .4 r M = 200 Ditanya : a. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990.10 r 0. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6. Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak.4 Y + 160 .4 r Y = ——— = 300 .4 r = .94 1-c /\Y c —— = .40 + 0. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.40 + 0. 9.4 Y L2 = 160 .

250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10. r ikut berubah.75 Y S = YD .0267 8 = a + (-0. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.10 .4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.4 (15) + a = .10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.0267). r berubah.(10+0.10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.75 Y = 25 + 0. 100 = 300 . Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri.100 a = 10.0. 0. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.6(40) = -24 c.75YD) = 0.C = YD .67 .40 + 0.75(Y + 50 .4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0. ³ ³ 2.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 .0267 Y e. d. a.4(100) + 160 .25YD . C = 10 + 0.95 IS = LM -> 300 .75 YD = 10 + 0.30) = 10 + 15 + 0.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = .0.250 8 = a + b.10.

yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. b. Investasi. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. d. Diketahui : C = 0. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. melakukan kebijaksanaan moneter. Backward-Bending. Memperkecil penarikan pajak. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. b. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. Bila I = 150 ditanya Yeq e. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. melalui kebijaksanaan fiskal.25 Y . c. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).96 = 0. atau 2).25(Y+50-30) . yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. d. 2). Menambah tranfer pemerintah atau 3). Deflationary gap. 24-7-90 1. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. c. e. yang berbentuk alatalat produksi. atau 5). a.5 b. Yeq. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : . Average propensity to consume.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4).10 = 0. 3. Agregate demand. 2. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). b. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. Seq.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Ceq.

{0.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6 Y + 60 + 120 0. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.S = 450 . Yeq = C + I = 0. Ceq = Y .4Y = 210 Y = 210/0.97 a.4 Y = 180 Y = 180/0. Seq = Y .6Y + 60 + 150 0.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e. Y = C + I = 0.120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d.C = 450 .

. 59.... 79.. 15............................ 58..... 56... 80................ 74 applied economics.... 4 Eksport ..................... Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ......... 2 Inflasi ....................... 2................. 75.......................... 3......... 54.... 66......................... 61. 34 Inflasi Penawaran .............................. 34... 9 equilibrium conditions equation .. 6 faktor produksi tenaga kerja................................ 9........... 1 Anggaran Belanja Negara. 13..................................................... 5.................... 10................. 55....... 32 Full-Employment........... 62........................ 26..... 56 kesamaan.......... 11 celah inflasi ..... 23 G gaji................... 1 Average Propensity to Save .... 11 fullemployment ........ 2............ 10 Angka Pengganda ................ 9.... 4........ 12............... 71........... 1 ekonomi mikro .................... 97 descriptive economics . 4..................... 1 Import...... 12 Angka pengganda.......... 26 Kebijaksanaan ekonomi makro........ 26 Kebijaksanaan Moneter ....... 82......... 23 Keseimbangan ekstern ................................ 53............................. 10 fungsi LM............. 71............. 73 .............. 7.................. 55..... 60...... 95 Equilibrium Analysis ........... 56...... 35 Inflasi penawaran ........... 39..... 32. 56................... 1........... 26 Kebijaksaan fiskal................... 67 Inflasi campuran.. 48.................. 57........ 54....... 53...................................... 53. 3 Hubungan kausal ........................... 13.... 10 internal balance ............... 1 Ekspor Netto .................... 26 Kebijaksanaan fiskal...... 18........ 13.................... 10 Celah inflasi ... 20......... 7 B behavioral equation........... 28......................... 2..... 16............ 32 corporate profit...................................................... 70...................... 3................. Keseimbangan intern Investasi .......................... 1 economic theory.......... 97 K Kebijaksaan ekspansi .. 25....... 2.... 1 ekonomi makro .. 6....... 92... 38. 64............. 1 I identity ............ 3. 4 Ilmu Ekonomi ............. 3...... 3 Bunga ...... 25 H Harga surat-surat berharga................. 2 hubungan kausal........ 75 E economic analysis .................. 41... 13................................ 43........................................... 77.............. 1 disposable income.......... 72........ 5 C celah deflasi ..................... 2 Ekonomi makro................... 84......... 58..... 10 Faktor produksi kapital ............ 6 full employment saving.... 11.... 48. 31..... 78...................................... 9........ 12......... 32.... 18 APC ............ 10 faktor produksi modal . 46............................. 1 Ekonomi diskriptif ...... 32 Inflasi Campuran ................. 74... 46... 92 general equilibrium ...... 3 external balance ..... 34................ 34 Inflasi permintaan .......... 18 kesempatan kerja...... 2 ekuilibrium......................... 1 Ekonomi Yang Diterapkan . 47...... 10.......98 A analisis ekonomi agregatif ....................... 59... 60............. 72.. Keseimbangan intern... 71 Kebijaksanaan konstrraksi .......... 10. 27.... 18 Keseimbangan intern ... 67.. 32 Inflationary gap ......Laba Perseroan D Deflationary gap.............. 3 Hubungan fungsional..........................

. 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi........ 61.... 5 Laba perusahaan perseorangan . 65 kurva IS-LM...................... 76 Kurva LM............ 30 kurva permintaan uang untuk transaksi ........ 3 Pasar Tenaga Kerja ................... 53.. 3 Pengeluaran Investasi........... 93........ 10 Rediscount policy..................... 23 KURVA L-M .............. 5 R Reallocation of resources .............. 39...... 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio................ 55...................... 18......................................... 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ............... 2............. 53....................... 25................ 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal . 22 L Laba.. 71... 23 Operasi Pasar Terbuka ....................................... 7 MPC ....... 80 KURVA IS.................... 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ..... 61..... 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga....... 2 Pasar Modal .... 20 Perekonomian tertutup . 58...... 2................................................... 62... 39 Laba perseroan ......... 94 Multiplier ......... 27 kurva permintaan investasi .................... 59..... 23 Penyusutan .. 7.... 91 Pasar komoditi ................................ 77............ 52..... 70...... 2........ 3................... 64.................... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ... 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga.. 22 Kurva pajak yang built-in flexible .......... 20 Permintaan akan surat-surat berharga................................................ 58.............. 22 Pendapatan Nasional........... 30 Kurva Permintaan Agregatif ....... 4................................... 9...... 5.. 30 Kurva IS ..................... 23 Over employment ..... 58........ 67....................... 43............................ 22 Permintaan uang untuk spekulasi.............. 5............... 45. 42...................................... 4 Pengeluaran konsumsi ........................ 4 Pengeluaran Pemerintah.. 6. 14 Pajak yang Built-in Flexible. 3 Penawaran tenaga kerja...... 14 Pasar barang ............ 4 Produk Nasional.............. 3 Permintaan akan tenaga kerja .... 78...99 kurva (AgD . 22 Penawaran surat-surat berharga ............................ 12 penmawaran akan uang...... 23 Rumahtangga Keluarga...................... 80 Kurva L-M.... 25. 5............... 75.................................. 3 Penawaran uang ................................... 1 macroeconomic policy .................. 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi.. 20 kurva IS .... 23 Marginal Propensity to Save ............................ 2... 52...... 77.............. 63........... 56..................... 22 Permintaan uang untuk transaksi ........ 10 P Pajak... 14 Kurva Penawaran Agregatif.......................................... 48.............. 13.................... 72.. 72.............. 95 Pajak yang built-in flexible............. 2.......... 16 O Open Market Operation ... 5 M Macam faktor produksi ...................... 81 Pasar uang ....................... 59............. 5 proprietors income .................. 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ..... 92 profit..................... 59..... 4............................................ 20...... 61....... 10 macro economics ........................... 36.................... 71............. 20..................... 12.. 68....... 6 ........... 6 Rumahtangga perusahaan .......... 65.. 53.............. 9 Pengangguran....... 25..................... 56...... 10................ 8. 69........ 73....... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi .. 3 Produk Naional ....LM..... 56. 3 Persamaan perilaku ............. 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal...................... 55......................................

.................... 66........................................................................... 2............. 39 Upah nominal.......................... 46.... 14 Teori ekonomi........ 5 T Taxable income level .......... 53............................... 64........... 16 Transaksi kredit............ 58........................................................ 71................. Upah ........... 6 variabel endogen ....... 1 Teori kuantitas uang.............. 3............. 15....................................................................... 23 Sewa. 4........ 2 uang logam.................................................... 10 Upah.................... 16 Transfer Pemerintah.......................... 20.... 7.................... 82.............. 2 Under Employment ................... 6 W wage .......... 3 Upah riil ............................................... 3 V Variabel eksoegen............................................... 4 Subsidi perusahaan...100 S salaries....... 48... 6 variabel eksogen..... 86 Selective Credit Control. 5 U Uang giral.............. 43 Uang kertas .. 47... Gaji Saving ...................... 12 Transfer perusahaan ....................... 2.............. 32 Transaksi Debit ..................... 39...................................................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful