Anda di halaman 1dari 7

DEFINISI TAHANAN

Sumber : http://kapal-cargo.blogspot.com/2011/05/daftar-istilah-metode-perhitungantahan.html
Daftar istilah metode perhitungan tahanan kapal Tahanan kapal (resistance) pada suatu kecepatan adalah gaya fluida yang bekerja pada kapal sedemikian rupa sehingga melawan arah gerakan kapal tersebut. Tahanan tersebut sama dengan komponen gaya fluida yang bekerja sejajar dengan sumbu gerakan kapal. Tahanan total diberi notasi Rt, dapat diuraikan menjadi sejumlah komponen yang berbeda yang diakibatkan oleh bebagai macam penyebab dan saling berinteraksi dalam cara yang benar-benar rumit. Agar dapat menangani tahanan secara praktis, maka tahanan total harus ditinjau secara praktis pula; untuk, tahanan total dapat dipandang sebagai suatu yang terdiri dari komponen yang dapat saling dikombinasikan dengan memakai berbagai cara yang berbeda. Tahanan spesifik kapal (R/0,5 V2S) sebagai fungsi angka Froude atau Fn. Dengan memakai definisi yang dipakai ITTC, selama memungkinkan, Komponen tersebut secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Tahanan gesek Rf : Tahanan gesek adalah komponen tahanan yang diperoleh dengan jalan mengintegralkan tegangan tangensial ke seluruh permukaan basah kapal menurut arah gerakan kapal. 2. Tahanan sisa Rr : Tahanan sisa adalah kuantitas yang merupakan hasil pengurangan dari tahanan total kapal, suatu tahanan gesek yang merupakan hasil perhitungan yang diperoleh dengan memakako rumus khusus. Secara umum, bagian yang terbesar dari tahanan sisa pada kapal niaga adalah tahanan gelombang (Wavemaking resistance). 3. 4. Tahanan Viskos, Rv : Tahanan Viskos adalah komponen tahanan yang terkait dengan Tahanan tekanan, Rp : Tahanan tekanan adalah komponen tahanan yang diperoleh energi yang dikeluarkan akibat pengaruh viskos. dengan jalan mengintegralkan tegangan normal keseluruh permukaan benda menurut arah gerakan benda. 5. Tahanan tekanan viskos, Rpv : Tahanan tekanan viskos adalah komponen tahanan yang diperoleh dengan jalan mengintegralkan komponen tegangan normal akibat viskositas dan turbulensi. Kuantitas ini tidak dapat langsung diukur, kecuali untuk benda yang terbenam seluruhnya ; dalam hal ini, sama dengan tahanan tekanan.T 6. ahanan gelombang (Wavemaking resistance), Rwp : Komponen tahanan yang disimpulkan dari hasil pengukuran elevasi gelombang yang jauh dari kapal atau model; dalam hal ini medan kecepatan bawah permukaan (subsurface velocity field), yang berarti momentum

fluida, dianggap dapat dikaitkan dengan memakai yang disebut teori linear. Tahanan yang disimpulkan demikian itu tidak termasuk tahanan pemecah gelombang (Wavebreaking resistence). 7. Tahanan Semprotan (Spray resistance), rs : Tahanan semprotan adalah komponen tahanan yang terkait dengan energi yang dikeluarkan untuk menimbulkan semprotan. Sebagai tambahan atas komponen tahanan tersebut beberapa tahanan tambahan, Ra, perlu pula disebutkan di sini : 1. Tahanan Anggota Badan (Appendages Resistance) : Ini adalah tahanan dari bos poros, penyangga poros (Shaftbrackets), dan poros, lunas bilga, ; daun kemudi dan sebagainya. Dalam memakai model fisik, model tersebut umumnya dilengkapi dengan anggota badan tersebut disertakan dalam pengukuran tahanan. Umumnya lunas bila tidak dipasang. Jika tanpa anggota badan, maka tahanannya disebut tahanan polos (hare resistance). 2. 3. Tahanan kekasaran : Tahanan ini adalah tahanan akibat kekasaran, misalnya Tahanan udara : Tahanan ini dialami oleh bagian dari badan utuma kapal yang berada kekasaran akibat korosi dan fouling (pengotoran)pada badan kapal. diatas permukaan air dan bangunan kapal (superstructure) karena gerakan kapal yang juga menyusuri udara. 4. Tahann kemudi (steering resistance) : untuk mempertahankan kelurusan lintasan, koreksi kedudukan umumnya dilaksanakan dengan memakai daun kemudi. Pemakaian daun kemudi menyebabkan timbulnya komponen tahanan tambahan yang disebut tahanan kemudi http://syaif.wordpress.com/2007/01/12/metode-holtrop/ METODE HOLTROP Januari 12, 2007, 12:04 pm Filed under: Uncategorized Tahanan (resistance) kapal pada suatu kecepatan adalah gaya fluida yang bekerja pada kapal demikian rupa sehingga melawan gerakan kapal tersebut. Melihat bahwa kapal bergerak di bidang fluida cair yang nilai kerapatan massanya lebih besar dari udara sehingga semakin besar kecepatan dan dimensi suatu kapal maka semakin besar pula energi yang dibuang untuk menghasilkan energi berupa gelombang (wave), gelombang inilah yang kemudian bergesekan dengan lambung kapal dan arahnya melawan arah kapal sehingga menimbulkan gaya berlawanan. Tahanan total RT pada kapal terdiri dari komponen-komponen bagian kapal yang mempunyai kemungkinan menimbulkan gaya hambat atau resistance. Prinsipnya ada dua bagian kapal yang mengalami gaya hambat yaitu area bagian kapal yang terbenam dan area bagian kapal diatas permukaan air karena udara juga mempunyai factor hambat pada kondisi

tertentu. RT digunakan untuk menentukan besar Efective Horse Power yang disefinisikan sebagai daya yang diperlukan suatu kapal untuk bergerak dengan kecepatan sebesar VS dan mampu mengatasi gaya hambat atau tahanan sebesar RT dan yang lebih penting untuk mengetahui seberapa besar daya dari main engine agar kapal yang akan dibuat tidak mengalami kelebihan daya yang besar atau justru tidak bisa memenuhi kecepatan karena daya yang diprediksikan tidak bisa mengatasi besar tahanan kapal. Perhitungan ini sangatlah penting sekali dan diharapkan seakurat mungkin dalam arti tidak kurang dan tidak lebih karena mempengaruhi aspek-aspek dari segi biaya investasi, efisiensi, biaya perawatan, biaya operasional, persaingan ekonomis dan lain-lain. Oleh karena itu berbagai macam cara digunakan oleh para arsitek kapal untuk memprediksi besar daya dari suatu kapal dengan hasil seakurat mungkin dengan menentukan besar tahanan total yang bekerja pada suatu kapal yang dikelompokkan menjadi tiga metode: 1. memakai langsung hasil observasi dan data yang diambil di kapal 2. memakai model matematis dalam kaitannya dengan perhitungan numeric (model numeric) 3. memakai model fisik. Untuk perhitungan tahanan kapal pada kapal MV.SAMUDRA QOLBU digunakan metode kedua yang difokuskan pada model numeric dan secara matematis secara manual yang diharapkan lebih akurat dengan memperhitungkan setiap bagian-bagian yang mengalami gaya hambat sesuai dengan dimensi dan kondisi pelayaran kapal, disamping juga menggunakan metode perbandingan dengan kapal yang sudah ada. Ada berbagai metode numeric yang telah ditemukan oleh para arsitek-arsitek kapal antara lain: - metode Froude, - metode telfer, - metode ITTC 1957, - metode Hugnes, - metode Holtrop dan Mennen, - metode Prohaska, - metode series 60, - metode Guldhammer dan Harvald, - dan metode lainnya.

II. PERKIRAAN TAHANAN DAN EHP Metode yang digunakan untuk menghitung tahanan pada kapal ini adalah metode yang dikemukakan oleh J.Holtrop dan G.G.J.Mennen* yang dituliskan dalam jurnalnya yang berjudul

AN APPROXIMATE POWER PREDICTION METHOD disini holtrop mengungkapkan bahwa metode ini adalah pengembangan dari metode yang sebelumnya sudah ada hanya menambahkan p*)erhitungan-perhitungan yang mengikutsertakan factor-faktor yang menurutnya juga berperan penting dalam mempengaruhi tahanan kapal. Menurutnya juga metode tambahan ini difokuskan untuk meningkatkan hasil prediksi daya pada High-block Ship dengan rasio L/B yang rendah dan kapal-kapal langsing dengan komponen-komponen tambahan diluar lambung yang sangat kompleks dan juga bagian transom buritan yang tercelup air. Tahanan total dari suatu kapal dibagi menjadi Rtotal = RF(1+K1) + RAPP + RW + RB + RTR + RA

DEFINISI GAYA
Sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Gaya_(fisika) Di dalam ilmu fisika, gaya atau kakas adalah apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami percepatan.[1]. Gaya memiliki besar dan arah, sehingga merupakan besaran vektor. Satuan SI yang digunakan untuk mengukur gaya adalah Newton (dilambangkan dengan N). Berdasarkan Hukum kedua Newton, sebuah benda dengan massa konstan akan dipercepat sebanding dengan gaya netto yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya.

Penjelasan lain yang mirip, gaya netto yang bekerja pada sebuah benda adalah sebanding dengan laju perubahan momentum yang dialaminya.[2]

Gaya bukanlah sesuatu yang pokok dalam ilmu fisika, meskipun ada kecenderungan untuk memperkenalkan ilmu fisika lewat konsep ini. Yang lebih pokok ialah momentum, energi dan tekanan. Sebenarnya, tak seorang pun dapat mengukur gaya secara langsung. Tetapi, kalau sesuatu mengatakan seseorang mengukur gaya, sedikit berpikir akan membuat seseorang menyadari bahwa apa

yang diukur sebenarnya adalah tekanan (atau mungkin kemiringannya). "Gaya" yang Anda rasakan saat meraba kulit anda, misalnya, sebenarnya adalah sel syaraf tekanan Anda yang mendapat perubahan tekanan. Ukuran neraca pegas mengukur ketegangan pegas, yang sebenarnya adalah tekanannya, dll. Dalam bahasa sehari-hari gaya dikaitkan dengan dorongan atau tarikan, mungkin dikerahkan oleh otot-otot kita. Di fisika, kita memerlukan definisi yang lebih presisi. Kita mendefinisikan gaya di sini dalam hubungannya dengan percepatan yang dialami benda standar yang diberikan ketika ditempatkan di lingkungan sesuai. Sebagai benda standar kita menggunakan (atau agaknya membayangkan bahwa kita menggunakannya!) silinder platinum yang disimpan di International Bureau of Weights and Measures dekat Paris dan disebut kilogram standar. Di fisika, gaya adalah aksi atau agen yang menyebabkan benda bermassa bergerak dipercepat. Hal ini mungkin dialami sebagai angkatan, dorongan atau tarikan. Percepatan benda sebanding dengan penjumlahan vektor seluruh gaya yang beraksi padanya (dikenal sebagai gaya netto atau gaya resultan). Dalam benda yang diperluas, gaya mungkin juga menyebabkan rotasi, deformasi atau kenaikan tekanan terhadap benda. Efek rotasi ditentukan oleh torka, sementara deformasi dan tekanan ditentukan oleh stres yang diciptakan oleh gaya.
Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/physics/2111587-pengertiangaya/#ixzz1gWV1lUsZ

Pengertiangaya berat. Gaya berat adalah resultan gaya tarik bumi dan gaya sentrifugal yang bekerja pada suatu benda. Arah gaya berat selalu menuju pusat bumi. Gaya berat dalam sehari-hari disebut dengan berat saja. Pengertian gaya listrik. Gaya listrik adalah gaya tarik menarik atau tolak menolak yang timbul akibat dua benda bermuatan Pengertian gaya magnet. Gaya magnet adalah gaya tarik menarik atau tolak menolak yang timbul akibat dua benda yang bersifat magnet saling berinteraksi. Pengertian gaya mesin. Gaya mesin adalah gaya yang dihasilkan oleh suatu pesawat atau mesin Pengertian gaya otot. Gaya otot adalah daya yang langsung ditimbulkan oleh manusia, misalnya menarik, mendorong, mengangkat atau menahan suatu benda

Pengertian gaya pegas. Gaya pegas adalah gaya lenting pulih yaitu gaya untuk kembali ke keadaan semula. Gaya ini ditimbulkan oleh benda lentur yang mengalami pemampatan maupun perenggangan. Benda-benda yang memiliki gaya pegas misalnya per, busur panah, dan karet Pengertian Gaya tekan. Gaya tekan adalah gaya berat (bobot) benda yang bekerja pada suatu luasan bidang secara tegak lurus.

DEFINISI MASSA
Sumber http://harisok.blogspot.com/2010/04/pengertian-massa.html
Massa sebuah benda merupakan banyaknya zat yang terkandung didalam sebuah benda tersebut.Satuan massa didalam system satuan SI adalah kilogram.Sebagai stamdar untuk kilogram ini dibuatlah kilogram standar yaitu sebuah silinder logam yg terbuat dari platinairidium yang sekarang disimpan di sevres dekat kota Paris .Pada awalnya satu kilogram sama dengan massa dari 1000cm3 air murni pada suhu dimana kerapatannya maksimum yaitu 4 derajat Celcius. Namun kesalahan terjadi,ternyata satu kilogram yang tepat adalah 1000,028cm3 air.Dalam percakapan sehari-hari kita sering mencampur adukkan pengertian massa dengan berat,padahal keduanya berbeda.

DEFINISI BERAT
Sumber http://harisok.blogspot.com/2010/04/pengertian-massa.html
Berat adalah besarnya gaya yang dialami benda akibat gaya tarik bumi pada benda tersebut.Untuk keperluan sehari hari,pencampuradukan pengertian tersebut tidak menjadi masalah,namun dalam fisika atau ilmu pengetahuan eksak,definisi massa dan berat harus benar benar dibedakan.Massa berat memiliki satuan yang berbeda,massa memilikisatuan keilogram,sedangkan berat memiliki satuan Nweton.Yang menjadi perbedaan utama antara massa dan berat adalah bahwa massa tak tergantung pada tempat dimana benda berada,semenatara berat tergantung dimana benda berada.Jadi berat berubah-ubah sesuai dengan tempatnya.

TUGAS II

TAHANAN KAPAL

Disusun oleh :

IMELDA BUA

D 311 09 005
Jurusan teknik perkapalan FAkultas teknik Universitas hasanuddin 2011