Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Pada awal operasi PLTA Ketenger Unit 1 dan 2 setelah renovasi, security valve berfungsi normal, namun mulai bulan januari 1996, sering terjadi gangguan yang menyebabkan unit trip. Penyebab gangguan kebanyakan adalah dari petir, kejutan tegangan dan sinyal palsu. Bila terjadi gangguan security valve menutup, menutupnya security valve menyebabkan unit trip, untuk menormalkan, petugas operator/pemeliharaan harus mereset dan membuka security valve dari panel local yang berada di Surge tank yang jaraknya cukup jauh ( 3 km) dan harus berjalan kaki karena tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Dengan adanya kendala seperti ini, dari kesepakatan bersama, security valve fungsinya tidak diaktifkan ( posisi selalu open ) semua sinyal gangguan yang menyebabkan unit trip dari security valve di blok (tidak diaktifkan). Mengingat pentingnya security valve, sebagai pengaman sekitar pipa pesat bila terjadi kebocoran besar atau pipa pesat pecah, maka untuk mengaktifkan kembali fungsi security valve diadakan MODIFIKASI sistem kontrol dari Dupline receiver menjadi SCADA PACK. Kata Kunci : Security valve, Scada pack, Sistem kontrol, Modifikasi