PENGAMATAN ZONA HAMBAT MINYAK ATSIRI CENGKEH SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP

PERTUMBUHAN Streptococcus mutans in vitro)

Oleh :
DESSY NANDASARI NIM : 070600080

plak. harga terjangkau. Analgesik. antifungi dan antiinflamasi Flora normal rongga mulut Streptococcus mutans Patogen karies gigi . denture stomatitis Penggunaan antibiotik Bahan alami Efek samping rendah. reaksi hipersensitifitas. gingivitis.Latar Belakang Penggunaan minyak atsiri di bidang kesehatan sebagai antiradang. mudah didapat Mencari alternatif resiko terjadinya toksik. Anti inflamasi . dan timbulnya mikroba yang resisten Cengkeh eugenol Antibakteri.

Untuk melihat perbedaan daya hambat yang dihasilkan dari minyak atsiri cengkeh terhadap bakteri Streptococcus mutans. Untuk melihat daya hambat minyak atsiri cengkeh dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans.Perumusan Masalah Penelitian 1. Apakah terdapat perbedaan daya hambat minyak atsiri cengkeh terhadap Streptococcus mutans? Tujuan Penelitian 1. 2. . Apakah minyak atsiri cengkeh memiliki daya hambat terhadap Streptococcus mutans ? 2.

mudah didapat dengan harga yang terjangkau. – Memperoleh hasil penelitian yang dapat dikembangkan untuk penelitian lebih lanjut. – Meningkatkan pelayanan kesehatan gigi pada masyarakat dengan menggunakan bahan yang alami.Manfaat Penelitian – Sebagai data dan informasi dalam menunjang perkembangan Ilmu Kedokteran Gigi khususnya dalam bidang Biologi Oral tentang daya hambat minyak atsiri cengkeh terhadap bakteri Streptococcus mutans sebagai bakteri utama penyebab karies. .

TINJAUAN PUSTAKA • Minyak atsiri • Cengkeh • Streptococcus mutans pada rongga mulut .

Kerangka Konsep Gigi karies Streptococcus sp Streptococcus mutans Sel bakteri terdiri dari enzim GTF Cengkeh Minyak atsiri Eugenol Merusak membran sel dan menyebabkan denaturasi protein Menghambat sintesa protein Gangguan fungsi sel Streptococcus mutans lisis Streptococcus mutans mati Terjadi hambatan pertumbuhan Streptococcus mutans Zona hambat ? Perbedaan .

.Hipotesis Penelitian • Terdapat perbedaan zona hambat minyak atsiri cengkeh terhadap Streptococcus mutans.

Tempat dan Waktu penelitian Tempat Penelitian: Laboratorium Biologi Oral FKG Universitas Sumatera Utara Laboratorium Polimer Kimia FMIPA Universitas Sumatera Utara Waktu Penelitian Waktu penelitian adalah 3 bulan .METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Rancangan Pretes-Postes dengan kelompok kontrol.

Kelompok II : Etanol 96% sebagai kontrol positif 3. Kelompok IV : Minyak atsiri cengkeh jumlah sampel yang dipakai adalah 5. dimana pada kelompok I s/d V dilakukan masing-masing 7 kali pengulangan. Kelompok I : Aquades sebagai kontrol negatif 2. .Kelompok bahan coba : 1.

cengkeh dan jintan hitam Suhu bahan coba .Variabel Penelitian Variabel Terkendali  Media Blood Agar Suhu inkubasi yaitu 370C Waktu pengkulturan yaitu 24 jam Penggunaan alat dan bahan yang steril Teknik pengisolasian dan pengkulturan Waktu pengamatan yaitu setelah 24 jam Keterampilan operator Variabel Bebas  Minyak atsiri cengkeh Etanol 96% sebagai kontrol positif Aquades sebagai kontrol negatif Variabel tergantung Pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan metode pengukuran diameter zona hambat pada masingmasing perlakuan Variabel Tidak Terkedali  Lamanya penyimpanan cengkeh setelah dipetik dari pohon hingga menjadi minyak atsiri Asal bawang putih.

Cengkeh 500 gr 2. Disk kosong (ovoid) 2. Piring petri 10. Ose 6. Alat sebar 11. Aquades 3. Timbangan analitik 14. Hotplate 13. Inkubator 3. Pelekat label .Bahan: 1. Lampu spiritus 7. Pinset 9. Pipet volume 5. Kaliper digital 4. Media Mueller Hinton Agar (MHA) 4. Botol kaca 8. Autoklaf 12. Etanol 96% Bahan dan Alat Penelitian Alat: 1.

Destilasi Minyak Atsiri Sampel diblender /ditumbuk Sampel dipanaskan di atas hot plate Uap yg dihasilkan sampel didinginkan dengan kondensor Minyak dan air akan terkumpul dalam corong pemisah dan didiamkan selama 1 jam Minyak dan air dipisahkan Minyak disimpan di dalam botol kaca .

Aquades 2.Etanol 3.Cengkeh Disk kosong direndam dalam tiap 1 cc bahan coba selama 60 menit .Penyiapan Bahan Coba 1.

.

Pengkulturan bakteri Bakteri diratakan pada media MHA 4 5 3 2 1 Pemberian label pada bahan coba Peletakan disk yang telah direndam bahan coba selama 60 menit Dimasukkan ke dalam inkubator selama 24 jam .

•mengukur diameter vertikal dan horizontal •hasilnya dibagi dua •hasil dicatat Diameter Zona Hambat = ( θ Vertikal + θ Horizontal ) 2 Diameter zona hambat vertikal Data dari setiap perlakuan dianalisa dengan menggunakan uji statistik : •Uji ANNOVA •Uji komparasi ganda/Least Significant Differences(LSD) Diameter zona hambat horizontal = Zona Hambat .Pengukuran zona hambat Zona hambat yang terbentuk diukur menggunakan Kaliper digital.

TERIMA KASIH .