Isi Kuliah Perencanaan Usaha Perikanan 1

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Pengertian dan Tujuan Jenis Usaha Perikanan Bentuk Usaha Perikanan Ekonomi Perusahaan Perencanaan Usaha Perikanan Langkah-langkah Perencanaan Penjaringan Gagasan dan Penentuan Masalah SDM/Tim Perencanaan Siklus Kegiatan Biaya dan Investasi Definisi dan Macam Pasar Proses Produksi dan Pengembangan Produk Efisiensi Manajemen Mutu

Kuliah Perencanaan Usaha Perikanan
Perencanaan : Proses pembuatan rencana
Rencana : Konsep, program yang akan dilakukan Usaha Perikanan : Usaha yang berkaitan pengelolaan sumberdaya ikan (penangkapan,budidaya, pengolahan, pemasaran, jasa dll)

Tujuan Utama
1. Agar mahasiswa dapat merencanakan dengan baik suatu usaha perikanan (budidaya, penangkapan, penanganan dan pengolahan atau usaha terkait hulu dan hilir) 2. Mempunyai ilmu dan teknologi, sifat/perilaku yang selalu merencanakan setiap kegiatan dengan baik 3. Mendorong untuk berusaha/berwiraswasta

JENIS USAHA PERIKANAN
1) Perikanan tangkap (penyediaan sarana-prasarana, kegiatan penangkapan, penanganan di laut, pemasaran hasil tangkapan) 2) Perikanan budidaya (penyediaan sarana-prasarana, pembenihan, pendederan, pembesaran, pemasaran) 3) Industri penanganan dan pengolahan (penyediaan sarana-prasarana, bahan baku, prosesing, pemasaran) 4) Perusahaan terkait termasuk jasa

dan yang tidak kerja (komanditer).Bentuk perusahaan(berdasarkan hukum) 1. yang komanditer tidak. Perusahaan perseorangan : dimiliki satu orang 2. Apabila rugi seluruh kekayaan sekutu yang bekerja sebagai tanggungan. Perseroan komanditer : lebih dari satu persekutuan. Perseroan firma :lebih dari satu orang (persekutuan) 3. sekutu yang bekerja. Kerugian dan keuntungan dibagi menurut perjanian. .

Ekonomi Perusahaan Sistem manajemen perusahaan 1. Keuangan e. Fungsi manajemen a. Perencanaan b. Fungsi operasional a. Fungsi operasional – teknisi/ahli 1. Personalia d. Fungsi manajemen – manajer 2. Pengkoordinasian e. Pengendalian 2. Administrasi . Pengorganisasian c. Pengarahan d. Pemasaran c. Produksi b.

ketrampilan. jiwa wirausaha)  Aturan kurang mendukung  Modal sulit (tingkat kepercayaan rendah)  Sangat erat dengan alam (unsur ketidakpastian)  Apresiasi masyarakat masih rendah  Prasarana dan sarana pendukung kurang  Tingkat persaingan ketat/tinggi  Pencemaran .Ciri/Sifat usaha perikanan        Potensi besar Peluang besar Menguntungkan Dapat lestari Dapat dikembangkan Mempunyai multiplier effects Resiko besar  IPTEK belum mapan  SDM belum kualified (penguasaan IPTEK.

Evaluasi Manajemen . jangka pendek. Pelaksanaan 4. Perencanaan 2.Perencanaan : Proses pembuatan rencana Rencana : Konsep. kegiatan rutin. Pengorganisasian 3. menengah maupun jangka panjang Data/Informasi 1. program yang akan dilakukan Bagian awal yang sangat penting dalam manajemen yang sangat menentukan tingkat keberhasilan perusahaan baik saat-saat mendesak (crash program).

Kriteria evaluasi apa yang diperlukan . Keunggulan dari kegiatan yang lalu (nilai lebih/nilai tambah yang diperoleh) 4. Bagaimana melakukan (proses perencanaan termasuk tahapan dan mekanismenya) 7. Apa ciri khusus/keunggulan dari perusahaan lain 5. Apa yang harus dilakukan oleh perusahaan * Tidak mudah karena banyak alternatif * Perlu IPTEK maju dan informasi yang aktual dan akurat 2. Siapa yang harus melakukan baik perencanaan maupun pengelolaannya 6.Menyangkut : 1. Apa manfaat dari fungsi setiap kegiatan 3.

Perencanaan untuk revitalisasi perusahaan karena adanya permasalahan. Untuk itu harus dikembangkan kembali/dihidupkan kembali apabila tidak ingin bangkrut/ditutup APAPUN YG AKAN DILAKUKAN HRS DIRENCANAKAN .Perencanaan dalam Perusahaan Perikanan Paling tidak ada 4 jenis : 1. Perencanaan untuk mengelola perusahaan (rutin) 3. Perencanaan untuk mengembangkan perusahaan (keseluruhan atau sebagian) 4. kemudian terhenti atau berjalan kurang baik/sehat. Perencanaan pendirian perusahaan (membuat baru) 2.

Konstruksi . pasar. Studi kelayakan baik fisik. Rencana bisnis (bussines plan) 7. masalah dll) 2. teknik. Penyusunan detail desain (desain rinci) dalam bentuk analisis dan gambar detail 5. ekonomi. sub kegiatan. biologi. komoditas. sosial budaya 3.Perencanaan pendirian perusahaan perlu beberapa tahap kegiatan : 1. teknologi. Analisis dampak lingkungan (AMDAL) atau penyediaan informasi lingkungan (PIL) 6. Penyusunan master plan (rencana induk) dan tata guna lahan sesuai dengan jenis kegiatan. kapasitas kerja/produksi. Studi potensi (potensi lahan. proses produksi serta berbagai penanganan dampak yang ditimbulkan (adanya limbah) 4.

Perencanaan untuk revitalisasi perusahaan : 1. Revitalisasi seluruh perusahaan Dalam hal ini seperti pendirian baru atau agar berjalan biasa atau berkembang dengan mengatasi berbagai masalah yang dihadapi RUMUSAN MASALAH SANGAT PENTING . Revitalisasi bagian perusahaan yang bermasalah 2.

keinginan konsumen f. trend. Muncul dari berbagai sumber (pasar. produk. Analisis SWOT. pesaing. Pemunculkan gagasan a. Problem inventory (inventarisasi problem) d. Analisis benefit e. Melalui brain storming (sambung saran) antar tim c. Penyaringan gagasan Masukan/gagasan/kritik sangat banyak tidak semua baik. teknologi.Langkah-langkah perencanaan 1. dll 2. intuisi dll) b. feeling.baik – ambil yang orisinil . teman.

Perlu ditelaah lebih mendalam dan spesifik berdasarkan data/faktor-faktor/informasi penting c. Analisis bisnis a.kelemahan 4.3. Pengujian konsep a. Kebaikan . gagasan masih bersifat umum b. Karena harus jelas biaya. keuntungan. Merupakan langkah kritis b. dll c. Informasi/data harus cukup rinci dan tepat serta realistik . B/C. Ide.

model. Komersialisasi .Dengan sistem distribusi yang baik . pembina hukum dll) 6. Pengujian pasar Mengukur reaksi konsumen Mengukur kinerja elemen-elemen perencanaan Di daerah tertentu Segmen pasar tertentu Monitor intensif Analisis kembali 7.Bertahap atau sekaligus .Ke pasar sasaran . dll * Multi pakar * Ko lokasi (sesuai lokasi) * Komunikasi intensif * Sumberdaya mendukung/tersedia secara penuh * Keterlibatan luar (yang terkait – konsumen. Pengembangan (produk) .Perlu ilmu (tim pakar tiap disiplin/fungsi) . desain.5. maket.Prototipe.

teknologi. Berdasar sumberdaya dan keaslian yang ada (SDM. keuangan. Memiliki potensi yang cukup 4. Harus sesuai dengan strategi perusahaan keseluruhan (misalnya meningkatkan produksi dengan ekstensifikasi atau intensifikasi) 2. manajerial) – kapasitas masing-masing dan kapasitas keseluruhan 3.Kriteria penyaringan gagasan 1. Dengan kendala yang dapat di atasi (realistic and achievable) Dipengaruhi : Efektivitas dan efisiensi Penting menghindari kesalahan (fatal) Optimal .

Pemberian ? .Ikut memperbaiki pemasok ? Lab Alat bahan SDM Kerjasama .Kerjasama dengan pemasok benih (BBI.Ikut memperbaiki/saran Penyakit Teknik diagnosis Pengendali an Produksi Ukuran SR Kualitas (of flavor) Bau lumpur ? . pH t Jenis.(masing-masing : masalah) DO. Varietas Umur Ukuran Protein Lemak Karbohidrat Vitamin Jenis penyakit Tingkat kematian Kualitas air Waktu pengamatan Metode pengamatan ? Lab Alat bahan SDM Kerjasama Bibit BBI Penanganan transpor Pakan Dosis Waktu Cara Frek.Menetukan masalah dengan Diagram tulang ikan kasar – detail (umum) .Kerjasama dengan pemasok.Kurangi jumlah pemasok . pedagang) . pabrik pakan/penjual .Mengurangi jumlah .

Kesalahan umum :
Misal : Merencanakan pengembangan pasar
- Menganggap pasar homogen atau bersifat umum semua orang ingin membeli barang yang sama - Ini berarti tidak menguasai konsep pemasaran - Supply and demand - Dipengaruhi selera/preferensi, status/kondisi sosekbud agama politik di masyarakat konsumen (segmen pasar) - Oleh sebab itu perlu dikelompok-kelompokan (masyarakat dan atau daerah) - Berdasarkan pengelompokkan maka tidak hanya pasar yang diperbaiki tetapi juga perlu perencanaan pengembangan produk sesuai kebutuhan/ keinginan pasar (prefferency) Parameter banyak, saling terkait dan dinamis (berubahubah) satu berubah yang lain berubah (interaksi, masalah, antisipasi masalah, prediksi)

Staf perencanaan/SDM harus mempunyai kemampuan lebih daripada yang lain  Harus tajam melihat (analisis SWOT strength/kekuatan, weakness/kelemahan, opportunity/peluang, threat/tangtangan)
 Berjiwa manajer dan pemimpin (menjalankan sesuatu dan bervisi kedepan/visioner)
Suatu kesalahan umum dalam perencanaan adalah : 1. Menganggap remeh beberapa faktor/parameters 2. Tidak tahu ada informasi/faktor penting yang harus dimasukkan (kurang) 3. Terlalu percaya (over confidence) sehingga kurang teliti dan kurang siap menghadapi masalah 4. Tidak menguasai teori atau konsep 5. Tidak trampil  Perlu ketajaman analisi dan intuisi atau feeling

 Pendidikan dan pengalaman merupakan faktor penting

 Berani bertanggungjawab dan menanggung resiko

Cara Memilih Tim
1. Pendekatan positif – orang yang selalu ingin maju/optimis bukan tidak mungkin, sulit, tidak layak dilakukan 2. Penghalang aktif – orang yang tidak ingin maju/pesimistis 3. Penghalang pasif “Spons basah” - Tidak jelas menghalangi - Tetapi tidak mau melakukan (skeptis/tidak responsif/bloon)

Melatih tim
1. Teknik tepat waktu 2. Perencanaan dan pemecahan masalah 3. Komunikasi dan kerjasama

Menghilangkan hambatan supaya tim optimal 3. Memberi ruang gerak untuk mengembangkan pemecahan masalah 2. Mengetahui penyebab 2. Memberi peluang untuk gagal “Kebenaran lebih cepat didapat dari kesalahann dari pada keraguan” Yang penting 1. Keterlibatan tim 3. Menemukan cara mengatasi .Memimpin tim 1.

Memimpin tim 6. Reward and punishment (penghargaan dan sangsi) . Memotivasi tim 4.Kerja Tim 5 Aspek menciptakan sebuah tim kerja 1. Memilih tim 3. Memahami kekuatan tim/individu yang ada/yang dibentuk 2. Tujuan dan kriteria jelas 7. Melatih tim 5.

Cepat diketahui semua  Insentif terhadap prestasi  Sangsi bagi yang melanggar . diberi fasilitas sesuai  Papan pengumuman berbagai hal . dievaluasi. Dilakukan dengan terencana dan terjadwal. jelas petugasnya.Open manajemen .

pembesaran (kolam. notaris. pengumpul. iklan.Jenis Perusahaan 1. pengimpor 3. penyalur. bank. pengekspor. Misal : toko. Perusahaan jasa : menjual jasa pada konsumen. konsultan dll) . dll) atau usaha budidaya perikanan. Misal : Perbenihan. pengolahan. Perusahaan dagang : menjual barang tetapi tidak memproduksi sendiri. Perusahaan industri : memproduksi barang. Misal : asuransi. penangkapan 2. tambak. akuntan.

Sangat penting sebagai alat perencanaan . perlu tim antara lain menilai FS 4. Persiapan dan analisis : persiapan kegiatan terutama studi kelayakan (FS) biaya 7-10% total investasi 3. Periode investasi saat proyek selesai dikerjakan 5. Periode investasi pada proyek utama. Implementasi : a. b. Evaluasi : terhadap yang telah dilakukan (tengah atau akhir) oleh tim dengan masukan sebagai bahan rencana yang akan datang dilakukan saat kegiatan berjalan atau akhir kegiatan. Apprasial : penilaian terhadap persiapan-persiapan. Identifikasi : Potensi melalui survai 2.Siklus kegiatan 1.

Evaluasi Identifikasi Implementasi Persiapan dan Analisis Appraisal Diagram Siklus Kegiatan .

Detil desain. c. h.Biaya a. FS. e. kenyamanan. perencanaan bisnis dll) j. Angsuran hutang dan bunga Penyusutan (depresiasi) Konstruksi dan perakitan Tanah Modal kerja f. g. Operasi dan pemeliharaan Pembaharuan dan pengganti Masa baku (sunk cost) sebelum kegiatan Studi (potensial. Intangible cost (polusi. d. b. keamanan) . amdal. i. master Plan.

Autonomus Invesment : tidak dipengaruhi tingkat pendapatan dan suku bungan (Io). Misalnya : Prasaranan jalan. Induce Invesment : tergantung tingkat pendapatan In = f (Y).Investasi 1. Investasi dipengaruhi tingkat bunga : apabila bunga lebih rendah dibanding keuntungan maka mendorong inflasi (I = f (r) – oleh perusahaan Oleh sebab itu pemerintah dan swasta/perusahaan harus selalu menganalisa kondisi perekonomian dalam rangka melakukan berbagai perencanaan termasuk insvestasi yang tepat . Misalnya kenaikan pendapatan dan atau permintaan barang mendorong investasi – oleh perusahaan 3. irigasi – dalam hal ini pemerintah lebih berkewajiban 2. tetapi keharusan untuk memperlancar usaha.

r Tingkat Bunga 1 r r 0 I = f (r) dI = 0 ---dr 2 I 1 I 0 I 2 Investasi .

wadah 2.Sebagai usaha agribisnis terdiri atas 4 sub sistem : 1. Penanganan dan pengolahan – IPTEK 4. Proses produksi – IPTEK 3. Sarana dan prasarana – penunjang. Distribusi dan pemasaran – produsen ke konsumen – memenuhi keinginan dan menguntungkan . bahan. alat.

Darimana kita mulai dapat berbeda-beda tetapi biasanya sebagai penarik (pulling factor) adalah pasar (market oriented/marker driver) Kalau mulai dari yang belum ada pasar harus membuat pasar (created market) perlu biaya investasi dan lama tetapi hal ini sangat penting agar perusahaan berkelanjutan dan berkembang .

Pasar komersial . segmentasi. targeting. deferensiasi.Pasar kompentensi/profil/image . proses. dan keseimbangan posisi nilai masing-masing pelaku (stakeholders : produsen. merk.Assessment of your future business landscape : seperti desain dan pelaksanaan bisnis.Pasar modal . pelayanan. penjualan. campuran/kombinasi pasar. konsumen. positioning. pemegang saham. pekerja. aturan : masyarakat/pemerintah) Masalah membuat agar pebisnis harus survive/menang/menyesuaikan terhadap perubahan pasar Oleh sebab itu :  Commercial market  Competency market  Capital market .

Pasar (Philip Kotler) a. Asli : tempat pembeli dan penjual berkumpul untuk mempertukarkan barang atau jasa b. Promosi – untuk penarik yang masih potensial f. Pemasar : himpunan pembeli nyata dan potensial 2. Service (pelayanan) . Karakteristik pasar a. Minat – meneliti/menghitung yang berminat membeli riil/potensial b. Pendapatan – yang sanggup membeli dari yang berminat (potensial) c.1. Ekonom : pembeli dan penjual bertransaksi c. Insentif – mempermudah prosedur (memperoleh barang. Akses – jangkauan pasar/konsumen potensial apabila aksesnya ditingkatkan jadi pasar riil d. pembayaran dll) e.

Macam pasar a. Government market – digunakan instansi tertentu d. Consumer market – langsung dikonsumsi e. International market Ada beberapa aturan yang berakibat bertambahnya biaya dan perlu peningkatan teknologi (produksi – efisiensi – kualitas) . Reseller market – dijual lagi c. Produce market – barang dibeli untuk bahan baku (diolah) b.

f. Menekan hambatan non tarif (kemudahan) . Menghilangkan hambatan tarif c. e. g. Pasar harus terbuka/bebas/global market b. Non tarif Dengan adanya globalisasi a. Karantina SPS Polutan/residu Isu lingkungan Kuota Animal welfare Kelompok negara Lain-lain (politik) 1. h.Pasar digolongkan a. Imbal dagang/beli Hambatan Pasar Internasional a. b. Tarif (bea masuk dan lain-lain) 2. d. Pasar luar negeri c. c. Pasar dalam negeri b.

Pasar adalah nyawa (soul) bukan sekedar bagian kegiatan atau organisasi. Score card . Harga (price) 3. Tempat (place) 4. Outlook 2. Oleh sebab itu setiap orang dalam organisasi harus berpikir pemasaran/pemasar/penjual (tidak bisa hanya teknis–meskipun bukan bidang keahliannya) Pasar adalah kombinasi 1. Produk (product) 2. Promosi (promotion) 5. Architecture 3. Pelayanan (service) Ditambah 3 strategic dimensions (3 dimensi strategi) 1.

Shareholders (pemegang saham misalnya) . Customers/pelanggan (pembeli) 2. Orang dalam organisasi 3.Rethinking Marketing Sustainable Marketing Enterprise (SME)     Redefinisi pasar Komprehensif Simpel Ampuh/powerfull Redefinisi : dari konsep fungsional ke konsep strategi bisnis (Functional concept to a strategic business concept) Tujuan kepuasan : 3 stakehoder utama 1.

MRP I. JiT) Perikanan ? Belum. Untuk memanfaatkan peluang pasar dan harga 2. MRP II.MRP I) 3) Perencanaan sumberdaya produksi (Manufacturing Resources Planning – II) 4) Teknologi produksi optimal (Optimal Produce Technology) 5) Teknik tepat waktu (Just in Time – JiT) Pabrik/industri sudah mempunyai istilah baku (ROP.Pendekatan utama lain adalah produksi (produk) 1) Penanganan pemesanan kembali (Reorder Point Control – ROP) 2) Perencanaan pengadaan bahan (Material Requirement Planning . Supply creates demand b. Quality creates market . Mengcreasi pasar a. belum satu bahasa/istilah – sehingga timbul mispersepsi – mis manajemen Menguasai proses produksi sangat penting karena 1. OPT.

Permintaan pasar dan kemampuan produk menembus pasar 3. hukum. saingan) 2. Ciri produk (pasar. Menyusun program pengembangan/pelaksanaan dan tanggungjawab .Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pengembangan pasar 1.

Klasifikasi (produk baru) Produk baru dapat digolong-golongkan 1. inovatif) . Imitatif/meniru/mengambil sebagian pasar (market oriented) Perlu market intelegence (kecerdasan dalam pemasaran. Pengganti/model baru (subtitusi) 3. kreatif. Moratif (betul-betul baru) – (created market) 2.

Riset produk yang dibutuhkan konsumen pada masa sekarang dan yang akan datang 2. Rekayasa (engineering) yang berkaitan dengan produk 3. dengan strategi yang tepat Strategi : Cara untuk mencapai tujuan (taktik) berdasarkan tujuan perencanaan .Langkah yang diperlukan dalam pengembangan produk baru : 1. Desain produk yang akan dibuat Perlu dilakukan berkala.

Selesaikan secara lebih mudah e. Tugas tidak perlu b. Mengurangi sortasi dan pengawasan . Tenaga kerja a. Selesaikan lebih cepat d. Tenaga kerja – yang tidak produktif/profesional b.Mengurangi pemborosan penting a. Mesin ad) 1. Bagian-bagian tidak perlu c.

Malcolm Wheatley 1995 revisi dari 1992 British Institute of Management Memahami teknik tepat waktu yang sukses 1. Barang setengah jadi c.Berpengaruh pada kualitas . Manajemen kualitas a.Tepat waktu . Barang jadi yang harus dijual/kirim Pengaturan tempat – cara penanganan – dan pemindahan . Bahan mentah b.

Atau ditingkatkan dengan : .Kualitas baik lebih menguntungkan daripada yang jelek .Menjaga kualitas a. Waktu penyetelan 3. Waktu operasi mesin 2.Pengendalian mutu perlu biaya b.Produksi barang bebas cacat – sehingga menghilangkan biaya pemeriksaan . Kelebihan produksi .Kualitas berasal dari komitmen manajemen 3 Sumber utama pemborosan mesin/setiap kegiatan 1.Pemeriksaan sebagai kunci kualitas .Beli dari para pemasok yang mementingkan kualitas . Mencegah cacat .Bekerjasama dengan pemasok .

terang (suasana kondusif) 9. Alat tenaga listrik serbaguna dengan kode jelas 6. Sekrup sependek mungkin (minimal) 8.10 cara membuat tugas lebih mudah 1. Ganti alat yang sering macet/tidak tepat (workshop/bengkel penting) (perbaiki atau beli baru) . Tempat kerja selalu bersih & rapih. Hilangkan angkat – mengangkat 2. Gunakan kode warna dan simbol (mudah memutuskan/memilih) 3. Alat kunci lebih cepat daripada sekrup 5. Gunakan gravitasi – barang di rakit ke bawah bukan ke atas 7. Semua benda yang dibutuhkan mudah dijangkau 10. Kartu petunjuk operasional (satuan operasional prosedur/SOP) 4.

3.Jelek . berat lobster/sedang size) No. pedagang dan konsumen sangat membantu memperlancar pemasaran Nilai yang diukur (kualitas = ukuran. 2.Jelek > 500 400 – 500 300 – 400 200 – 300 < 200 30 30 – 40 40 – 50 50 – 70 70 . Batas atas Batas peningkatan atas Rata-rata Batas peningkatan bawah Batas bawah .Sedang . Kriteria Kualitas Ukuran Frekuensi 1. 4.100 Apabila semua komitmen 1. 2.Baik . Mengurangi proses tawar menawar Mengurangi proses seleksi dan grading Menjaga kualitas (standar) Semua pihak diuntungkan (puas) . 5.Sedang .Adanya kesepakan dan kriteria yang jelas antara produser. 4. 3.

jaga siang/malam. Mencari Back hoe (PU – swasta) – negosiasi harga – syarat – konsekuensi – tenaga operator mesin – pembantu – pengawas – surat perjanjian – cara pembayaran 6.PENGALAMAN 1 Pembuatan tambak : 1. BBM. makanan dll) . Tata guna lahan – (MP) 3. Pembuatan profil di lapangan 5. Tim jurusan (ukur. Sumber dana 2. perbekalan. Pengiriman dan penarikan Back hoe 7. Pengerukan lahan (lahan tidak bagus bentuknya) 2. bahan (oli. Tempat pondokan operator/pengawas Dukungan : 1. Gambar – (DD) 4. gambar. pengawas.

Operator – kurang pintar (biasa di gunung/daerah kering) 3. Tim jurusan tidak ahli – dijelaskan (benar/tidak) – manut – dongkol 6. Back hoe baru – bagus 2.dan tenaga  Back hoe baru dari Semarang tali penarik putus  Kecerobohan operator – kena pasang – konslet – mesin rusak)  Mistik (kenduri dengan bebek 2 ekor)  Ditarik bisa . kurang tegas 4. Kejeblos di lumpur  Berbagai usaha sulit (ganjal .Masalah : 1.beberapa batang pohon kelapa . Hasil kerja kurang baik 5. Pengawas – kurang ahli.

Pemilihan pelaku (PU) 3. Tim kurang ahli 2. ke swasta Inti persoalan :  Profesional  Perencanaan baik  Perjanjian jelas 1. Biaya perbaikan dimintakan jurusan (biaya tinggi) Penyelesaian 1. Perencanaan dan negosiasi kurang detai/jelas termasuk kalau ada masalah Akhirnya :  Rugi waktu  Rugi biaya  Kualitas hasil kerja kurang .Kerugian : 1. PU/operator tidak sanggup 4. Back hoe ditarik – diperbaiki 3. Waktu (molor) 2.

20 ekor/m2  Keputusan segera panen terlambat 1 hari ( 6 jam) karena komunikasi tidak lancar.PENGALAMAN 2 Pemeliharaan  Pemeliharaan lancar  Saat panen (sebelum/menjelang panen) Ada masalah kualitas air .Air terbatas.  200 kg udang mati .Usaha mengatasi sulit (tidak punya kincir) Penebaran rendah. tidak dapat ganti .Ada gejala (udang ngambang mengumpul ke tepi) .

000.000.Hrsnya panen 400 kg x Rp 50.- Rp 10. Panen baik 200 kg x Rp 50.Kehilangan Rp 10. Sistem (birokrasi/otoritas – kurang memberi kebebasan) Menjadi menyesal – penasaran – coba kita tahu tidak kehilangan uang dan waktu saat pembuatan tambak dan pemanenan udang .000.Rp 20.000.000. Komunikasi 2.000.- BC Ratio seharusnya = 20 juta/10 juta = 2 : 1 hanya 1 : 1 (BEP) Dalam hal ini masalah yang mana ? 1.Hanya panen 200 kg x Rp 50.000.000. Kehilangan 200 kg x Rp 50.000.000. Keberanian petugas mengambil keputusan 3.000.000.000.000.Rp 10.Rp 10.

2.- Masalah : 1. program.PENGALAMAN 3 Pergantian penjaga siang dan malam 1. Waktu (efisiensi/tepat waktu – kecepatan & percepatan) 3. Malam terlambat 3. tenaga. Kualitas hasil – semakin baik 2. Pengertian dan tanggungjawab kurang Gambar 5. Siang pulang lebih awal 2.000. Kehilangan pompa seharga Rp. perencanaan (proses) . laba dan jumlah hasil) 4. Produktivitas : Rasio input/output (biaya. Instruksi – peringatan keras 2. Upaya. bahan – pendapatan. 500. : Indikator kinerja Area hasil kunci dan indikator lainnya Utama : 1. Keterlibatan SDM 5.

penyakit .Penanganan. pakan.BUSINESS PLAN (RENCANA BISNIS) RENCANA USAHA – OPERASIONAL 1.Sarana.Rekayasa budidaya (wadah.benih. ditribusi dan pemasaran . RENCANA TEKNIS . air.Jadwal kegiatan dan target produksi sesuai target pemasaran . proses dan target produksi .

pelayanan.2. bunga.Pemasaran (harga.Investasi dan pengembangan . cara pembayaran. jangka waktu .Analisis ekonomi (biaya. pendapatan. pengembangan pasar) . IRR).Sumber dana. B/C. . tempat.Pembagian keuntungan . keuntungan. cara memperoleh dan pengembalian. RENCANA EKONOMI . promosi.

Modal dan SDM . distribusi) 4. penyimpanan. Pemasaran – langganan. daya saing 5. Pengelolaan keuangan – investasi > cash flow (aliran dana) 6. kemasan.RENCANA BISNIS HARUS DETIL 1. Pengelolaan barang – bahan dan produk (penanganan. pendukung 2. Fisik – bangunan utama. Proses produksi – standar prosedur operasional (SOP)/juklak/juknis/manual 3.

2006-08 (11x cetak) BEST SELLER 2. Bisnis Maya Laba Nyata Roy Sambel. LANGKAH JITU Memulai Bisnis dari Nol Bambang Suharno. 2002 Bunga Rampai-Manajemen Ekonomi Baru . Hanny Santoso (ed).KOMPARASI 1.

MEMULAI BISNIS DARI NOL I. Memasarkan produk (calon pembeli > pelanggan. Memahami usaha kecil – skala usaha (modal dan pendapatan) II. beli sedikit > banyak) V. Memulai dari Cita-cita bukan Modal (mentalitas kewirausahaan) III. Memilih usaha dan lokasi IV. Merekrut dan mengelola karyawan (aset – delegasi efektif) .

Mengontrol usaha – yang praktis pemilik dan karyawan perlu terus belajar X. Promosi yang praktis VIII.VI. masalah dan kesalahan . Mengelola produk – bahan – prosesproduk – sistem kontrol) VII. Kegagalan – tidak ada usaha yang menjamin selalu berhasil – antisipasi thd kesulitan. Mengelola keuangan – sistem dan kelancaran aliran uang (cash flow) IX.cegah .

Visioner – R & D . BISNIS MAYA LABA NYATA I.2. Strategi – informasi – digital III. Pemasaran – product/customer centered multichanels – emotional branding market intelligence IV. Pembelajaran – E-learning – softskillschartered financial analyst (CFA) V. Ekonomi baru – new economy knowledge based – net generation II.

Properti intelektual (paten) 2. SDM unggul (smart. tough) 3. Networking / jaringan kerja / jaringan kerja sama CITA-CITA  JIWA BISNIS KEINGINAN/PANGGILAN/DIPAKSA . trust. Merek/brand – brand image 4.EKONOMI BARU – MENGANDALKAN ASET TAK BERWUJUD 1.

Waktu pemeliharaan 3 bl perlu 3 kolam a 100 m2 > 40 m2 Modal Rp 25.000 .keuntungan Rp 1.000.125.Rp 1.000.500.000) .000) .500.(Rp 19.-/kg 1000 kg = Rp 8.500/kg (> Rp 2.0rp00 kg/bl) .Biaya produksi Rp 8.500.5 jt/bl) awal Modal Budidaya Lele .MODAL DI MANA-MANA ! Pendapatan = PNS (Rp 1..(produksi 1.500.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.