Anda di halaman 1dari 15

KEBAKAAN

(Laporan Pratikum Biologi Umum)

Oleh : RETTA RAMADHINA RIAS 1014121151

LAPORAN BIOLOGI UMUM JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN UMUM UNIVERSITAS LAMPUNG 2010

I.
A. Latar Belakang

PENDAHULUAN

Sifat-sifat manusia yang diturunkan pada keturunannya mengikuti pola pewarisan sifat tertentu. Sifat yang diturunkan ada yang bersifat merugikan dan ada yang bersifat tidak merugikan (normal). Sifat turunan yang akan dibahas dalam pratikum ini adalah golongan darah dan sifat baka lainnya. Kebakaan atau genetika yakni ilmu mengenai keturunan ,semua makhluk hidup. Sebenarnya merupakan hasil pengaruh daridalam dan luar.kebakaan atau genetika adalah cabang ilmu biologi tentang sifat-sifat yang menurun dan variasinya. Genetika merupakan ilmu pengetahuan dasar bagi ilmu terapan, misalnya pemuliaan tanaman dan hewan, masalah penyakit dan kelainan pada tubuh manusia. Beberapa istilah yang sering digunakan dalam bidang genetika ini seperti : gen, genotif, resesif, dominan, alela, homozigot, heterozigot hendaknya sudah diketahui dan dipahami Ciri-ciri genetis yang dibawa oleh kromosom akan diberikan kepada sel-sel anaknya. Pada pembelahan mitosis , sel induk yang memiliki 24 kromosom homolog (diploid) akan menghasilkan dua sel anakn yang masing-masing juga diploid ( 2n) , sedangkan pada pembelahan meiosis sel induk yang memiliki 4 sel anakan yang masing- masing hanya mengandung 1 sel kromosom (haploid)

B. Tujuan Percobaan Adapun tujuan dari percobaan ini adalah sebagai berikut:

1. Dapat mencari kemungkinan golongan darah anak dari data golongan darah ibu dan

golonga darah ayah. 2. Mengetahui adanya gen-gen yang dominan dan resesif dan pengaruhnya terhadap fenotip dari individu.
3. Mengetahui informasi yang dapat diperoleh dari latihan.

II.

TINJAUAN PUSTAKA

Penelaahan tentang genetika pertama kali dilakukan oleh seorang ahli botani bangsa Austria, Gregor Mendel pada tanaman kacang polongnya. Pada tahun 1860-an ia menyilangkan galur-galur kacang polong dan mempelajari akibat-akibatnya. Hasilnya antara lain terjadi perubahan-perubahan pada warna,bentuk, ukuran, dan siat-sifat lain dari kacang polong tersebut.penelitian inilah ia mengembangkan hukum-hukum dasar kebakaan. Hukum kebakaan berlaku umum bagi semua bentuk kehidupan. Hukumhukum mendel berlaku manusia dan juga organisme percobaan dahulu amat populer dalam genetika, yakni lalat buah Drosophila. Namun sekarang, percobaan-percobaan ilmu kebakaan dengan menggunakan bakteri Escherichia coli. Bakteri ini di pilih karena paling mudah di pelajari pada taraf molekuler sehingga merupakan organisme pilihan bagi banyak ahli genetika. Hal ini membantu perkembangan bidang genetika mikroba. Jasad renik yang di pelajari dalam bidang genetika mikroba meliputi bakteri, khamir, kapang, dan virus (Waluyo, 2005) Genetika mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan manusia, berbagai kelainan atau penyakit dapat dipecahkan dengan genetik. Cacat dan penyakit menurun pada manusia dapat disebabkan oleh gen yang terdapat pada autosom atau oleh gen yang terdapat pada kromosom seks. Cacat atau penyakit menurun ciri-cirinya adalah tidak menular, sulit atau bahkan tidak dapat diobati,, tetapi dapat diusahakan agar tidak terjadi pada generasi berikutnya dan biasanya disebabkan oleh gen resesif. (Albert, 1994) Kromosom eukariotik adalah nekluoprotein, yang berarti kromosom itu terdiri atas asam nukleat dan protein. Asam nukleat yang utama adalah DNA, meskipun terdapat juga

RNA dalam jumlah kecil. Proten kromosom terdiri dari lim jenis protein basa kuat yang disebut hiton dan juga campuran heterogen protein nonhiston dalam jumlah yangseimbang. Informasi genetik dari hampir semua organisme termuatdalam molekul DNA (beberapa menggunakan RNA). Molekul DNA adalah polimer linier yang tak bercabang dari doksiribonukleotida. Terdapat empat jenis dioksiribonukleotida dalam DNA. (Kimball, 1989) Pemisahan dari pasangan gen tidak bergantung pada segregasi pasangan gen lainnya, sehingga di dalam gamet yang terbentuk akan menjadi kombinasi gen seleksi secara bebas. Diagram dari kombinasi gamet dan gamet dalam menghasilkan generasi F2 individu seperti pada Gambar disebut Punnett diagram. Ada cara lain yang dapat digunakan untuk menentukan kombinasi gamet pada individu generasi F2, menggunakan diagram anak garpu (fork baris). Metode ini didasarkan pada perhitungan matematis bahwa salib adalah salib dihibrid monohybrid dua kali (Yatim, Wildan. 1974). Darah merupakan jaringan yang mengikat. Jaringan darah terdiri atas subtansi cair dan padat. Subtansi cair disebut plasma drah, sedangkan subtansi padat berupa sel-sel darah. Sel-sel darah mempunyai dua kemungkinan yaitu mungkin mengandung protein (antigen) AB dan B, atau tidak sama sekali (untuk goongan O). Selain itu, dalam serum masing-masing golongan darah mengandung berturut-turut anti B, anti A, anti Aatau B dan anti Adan B. Olongan darah sangat berperan dalam tranfusi darah. Apabila suatu antigen bertemu dengan anti yang lain yangkodenya sesuai, maka sel-sel darah merah akan menggumpal karena adesi dari antigennya. (Suryo, 1997)

III.

PROSEDUR PERCOBAAN

A. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang diperlukan dalam percobaan ini adalah III.1. golongan darah anggota keluarga table fenotip kaca pembesar Cara kerja

Cara kerja yang dilakukan dalam percobaan ini adalah memeriksa golongan darah tiap tiap anggota keluarga, seletah itu carilah berbagi kemungkinan golongan darah anak.

IV.

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Tabel Pengamatan Golongan Darah

Ayah Golongan Darah O

Ibu B

Anak O

4.2 Pembahasan Kebakaan atau hereditas adalah penurunan sifat- sifat genetik dari induk kepada anaknya. Pada percobaan yang telah dilakukan diperoleh sifat yang bervariasi. Hal ini disebabkan karena adanya variasi genetik dari setiap individu yang diperoleh dari genetik yang bervariasi pula. Hal ini dapat dilihat dari sifat alelnya, dominan atau resesif dari sifat kebakaan masing-masing individu. Ilmu tentang hereditas disebut genetika. Bapak genetika yaitu Gregor Mendel menyatakan bahwa sifat menurun dari bawaan faktor penentu (gen) dan ditentukan oleh setengah dari induk jantan (spermatozoa) dan setengah dari induk betina (ovum). Sifatsifat manusia diturunkan pada keturunannya mengikuti pola pewarisansifat tertentu. Namun pada saat ini mobilitas relatif tinggi sehingga kemungkinan terjadinya variasi geneti yang lebih besar melalui perkawinan antar ras. Percobaan mengenai kebakaan

atau sifat baka biasanya dilakukan dengan menelusuri fenotipe keluarga dari masingmasing parental. Dari table di atas dpat diketahui bahwa dolongan darah ayah adalah O yaitu IoIo , golongan darah ibu adalah B heterozigot yaitu IbIo , dan golongan darah anak adalah O yaitu IoIo

V.

KESIMPULAN

Dari hasil percobaan yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan: 1. 2. 3. 4. Setiap individu mempunyai variasi geneti, sifat kebakaan darisetiap individu berbeda. Setiap individu mempunyaai gen yang berbeda-beda . Gen dominan adalah gen yang mempengaruhi fenotipe(sifat tampak). Gen resesif adalah gen yang tidak muncul pengaruhnya bila bertemu dengan gen dominan.
5. Kebakaan adalah penurunan sifat-sifat induk kepada anaknya.

6.

Hereditas dapat diketahui melalui golongan dan sifat fisik.

DAFTAR PUSTAKA

Kimball,W.1989.Biologi.Erlangga:Jakarta Suryo.1997.Biologi Umum.Unila:Bandar Lampung Waluyo,Lud. 2005. Mikrobiologi Umum.Universitas Muhammadiyah Malang Malang. Albert.1994.Genetika.Erlangga:Jakarta Yatim, Wildan. 1974. Biologi dari Universitas. Bandung: Tarsito Press.

LEMBAR PENGESAHAN

Judul Percobaan

: Kebakaan

Tempat Percobaan : Laboratorium Biologi Umum Tanggal Percobaan : 26 November 2010 Nama NPM Program Studi Fakultas Kelompok : RETTA RAMADHINA RIAS : 1014121151 : Agroekoteknologi : Pertanian : VI (Enam)

Bandarlampung, November 2010 Asisten Praktikum,

EKA SILPIN ARIYANTI 0817021020

LAMPIRAN

PERHITUNGAN
Diketahui Ditanya IoIo
><

golongan darah ayah adalah O IoIo Golongan darah ibu adalah B heterozigot IbIo kemungkinan golongan darah anak ?

IbIo

IbIo , IoIo , IbIo, dan IoIo IbIo IoIo = 50% = 50 %

Jadi kemungkinan golongan darah anak adalah: Golongan darah O adalah 50% dan Golongan darah B adalah 50% .