Anda di halaman 1dari 2

Kepada Hal : Surat Aduhan Yth.

Jajaran Pimpinan KOMPOLNAS Di Jakarta

Sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi keluarga saya : Nama Alamat : IMAM MALIK : Jl. Boto Lengket RT/RW 17/05 Desa Sukorame Kec. Mojoroto Kota Kediri Maka dengan ini saya mengadu kepada jajaran Pimpinan KompolNas. Adapun pengaduhan saya adalah sebagai berikut (kronologisnya) : 1. Pada tanggal 3 November 2011 sekitar jam 19:00 WIB . Setelah pengajian Kamisan di rumah Saudara Imam Malik didatangi tetangganya bernama Eko Budianto yang kemudian terjadi perkelahian di dalam rumah itu sampai keluar, dari perkelahian tersebut mengakibatkan luka di bibir Saudara Eko Budianto (menurut visum dokter). 2. Pada tanggal 4 November pagi sekitar jam 6:30 / 7:30 rumah Imam Malik didatangi kakaknya Eko budianto yang bernama Agus Irianto, di hadiri juga Saudara Andik Sucipto, Muhtadi dan Takin, dihadapan mereka Agus bercerita bahwa memukul orang itu sudah menjadi kebiasaan adiknya. Karena adiknya kondisinya labil dan pernah berobat di dokter, jika obatnya habis maka seperti itu tabiatnya. 3. Kasus ini ditangani di Polsek Mojoroto ( surat surat panggilan terlampir ) 4. Oleh Kepolisian Sdr. Imam Malik ditetapkan sebagai tersangka ( 352 KUHP) 5. Kasus ini dibawa ke Pengadilan dan disidangkan secara tipiring tetapi majelis menolak karena pelapor ( Eko Budianto ) mengajukan ganti rugi sebesar Rp. 10.000.000,- ( Sepuluh Juta Rupiah ) yang tidak dikabulkan karena mejelis menganggap itu masalah perdata. 6. Dua bulan kemudian penyidik kepolisian memanggil lagi Sdr. Imam Malik dengan beberapa saksi ( saya hanya punya satu bukti panggilan saksi karena menurut keterangan surat panggilan diminta lagi oleh polisi ) dan ditetapkan melanggar pasal 351 KUHP. 7. Kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan dan mulai tanggal 27 Februari 2012 paman saya Sdr. Imam Malik menjadi tahanan pihak Kejaksaan Negeri Kediri. Adapun yang menjadi pokok pengaduan saya adalah sebagai berikut : 1. Apakah kasus pidana yang sudah pernah diajukan kepengadilan bisa diajukan lagi dengan mengubah pasal yang tampaknya sangat dipaksakan.

2. Apakah orang yang mempertahankan diri dan melindungi keluarganya dirumah sendiri itu melanggae hukum. 3. Apakah sifat premanisme dan arogan harus dibela secara hukum. Oleh sebab itu demi tertibnya hukum dan keadilan masyarakat kami mohon bantuan serta tindakan yang tegas untuk segera menyikapi aduhan ini sebab paman saya ( Imam Malik ) adalah tulang punggung keluarganya.

Jombang 8 Maret 2012 Hormat kami

( Suryanto )