Anda di halaman 1dari 14

Skenario 1 Seorang bayi laki laki, diantar oleh ibunya ke unit gawat darurat RS dengan keluhan bayi malas

s minum. Berdasarkan anamnesis diketahui lahir pada tanggal 25-12-2012 dengan berat lahir 2200 gram panjang 47 cm. Hari pertama haid terakhir (HPHT) ibu tanggal 1 april 2010. Pada pemeriksaan suhu melalui axilla di dapatkan suhu bayi tersebut 36,20C. Kata kunci Bayi laki laki Bayi malas minum Berat lahir 2200 gram, panjang 47 cm BB normal bayi : 2500 4000 gr Panjang tubuh normal bayi : 48 52 cm HPHT ibu 1 April 2010 Taksiran persalinan : 8 januari 2011-12 Usia kehamilan ibu : 38 minggu 1 hari (cukup bulan) Lahir 25 12 2012 Suhu axilla bayi 36,20C Suhu normal : 36,50C 37,50C Pertanyaan 1. Ciri ciri bayi lahir normal ? 2. Etiologi BBLR ? 3. Mengapa bayi malas minum ? 4. Masalah apa yang timbul pada Bayi lahir berat rendah ? 5. Hubungan hipotermi dengan BBLR ? 6. Penanganan BBLR ? 7. Prognosis BBLR ? 8. Pencegahan BBLR ? 9. Pandangan perspektif ISLAM mengenai BBLR ?

Jawaban 1. Ciri bayi lahir normal

Bayi baru lahir normal adalah bayi baru lahir dari kehamilan yang aterm (37-42 minggu) dengan berat badan lahir 2500-4000 gram. Asuhan bayi baru lahir adalah asuhan pada bayi tersebut selama jam pertama setelah kelahiran.
Berat badan 2500 4000 gram Panjang bayi 48 52 cm Lingkar kepala 34 35 cm

Lingkar badan 30-38 cm


Bayi bernapas dan menangis dengan nyaring. Pernafasan pada menit pertama kira-

kira 80 x/menit kemudian turun sampai 40 x/menit. Bunyi jantung dalam menit pertama kira-kira 180 x/menit kemudian menurun sampai 120-160 x/menit
Warna kemerahan pada muka, tangan dan kaki

Rambut lanugo tidak terlihat, rambut tampak sempurna.


Tonus tonus otot baik Tangan dikepal, tungkai ditekuk Mata tidak ikterus

Refleks moro sudah baik, bayi dikagetkan akan memperlihatkangerakan tangan seperti memeluk. Graff refleks sudah baik, bila diletakkan suatu benda ke telapak tanganmaka akan menggenggam. Eliminasi, urin akan keluar dalam 24 jam, mekonium akan keluar dalam waktu 48 jam pertama berwarna kecoklatan

Refleks hisap dan menelan sudah terbentuk dengan baik.

2. 1.

Etiologi BBLR faktor ibu : Riwaya kehamilan prematur sebelumnya Malnutrisi, penyakit pada ibu (nefritis akut, Diabetes melitus, tindakan operasi) Umur ibu, perdarahan antepartum

2. 3.

Jarak kehamilan yang sangat dekat Efek radiasi Obat-obatan ibu ; penitoin, anti kanker faktor janin : Cacat bawaan Ketuban pecah dini Bayi kembar Idiopatik Faktor lingkungan : Trauma pada masa kehamilan menyebabkan produksi air ketuban yang kurang Sosial ekonomi yang rendah : ibu dengan gizi kurang, konseling antenatal yang kurang, perkawinan yang tidak sah

3. 4.

Mengapa bayi malas minum ? Masalah apa yang timbul pada Bayi berat lahir rendah ? Suhu tubuh yang tidak stabil oleh karena kesulitan mempertahankan suhu tubuh yang disebabkan oleh penguapan yang bertambah akibat dari kurangnya jaringan dibawah kulit;permukaan tubuh yang relatif lebih luas dibandingkan dengan berat badan, otot yang tidak aktif, produksi panas yang berkurang oleh karena lemak coklat (brown fat) yang belum cukup serta pusat pengaturan suhu yang belum berfungsi sebagaimana mestinya

Gangguan pernapasan yang sering menimbulkan penyakit berat pada BBLR. Hal ini disebabkan oleh kekurangan surfaktan (rasio lesitin/sfingomielin kurang dari 2), pertumbuhan dan pengembangan paru yang belum sempurna, otot pernapasan yang masih lemah, dan tulang iga yang mudah melengkung (pliable thorax). membran hialin dan aspirasi pneumoni. Penyakit

Di samping itu sering timbul pernapasan

periodik (periodik breathing) dan apnea yang disebabkan oleh pusat pernapasan di medulla yang belum matur Ganguan alat pencernaan dan problema nutrisi : distensi abdomen akibat dari motilitas usus berkurang; volume lambung berkurang sehingga waktu pengosongan lambung bertambah; daya untuk mencernakan dan mengabsorbsi lemak, laktosa, vitamin yang larut dalam lemak dan beberapa mineral tertentu berkurang; kerja dari sfingter kardioesofagus yang belum sempurna memudahkan terjadinya regurgitasi isi lambung ke esofagus dan mudah terjadi aspirasi

Immatur hati memudahkan terjadinya hiperbilirubinemia dan defisiensi vitamin K Ginjal yang immatur baik secara anatomis maupun fungsinya. Produksi urine yang sedikit, urea clearance yang rendah tidak sanggup mengurangi kelebihan air tubuh dan elektrolit dari badan dengan akibat mudahnya terjadi edema dan asidosis metabolik

Perdarahan mudah terjadi karena pembuluh darah yang rapuh (fragile), kekurangan faktor pembekuan seperti protrombin, faktor VII, dan faktor Christmas. Gangguan imunologik : daya tahan tubuh terhadap infeksi berkurang karena rendahnya kadar IgG gamma globulin. Bayi prematur relatif belum sanggup membentuk antibodi dan daya fagositosis serte reaksi terhadap peradangan masih belum baik

Perdarahan intraventrikuler ; lebih dari 50 % byi prematur menderita perdarahan intraventrikuler. Hal ini disebabkan oleh karena bayi prematur sering menderita apnea, asfiksia berat dan sindroma gangguan pernapasan. Akibatnya bayi menjadi hipoksia, hipertensi, dan hiperkapnia. Keadaan ini menyebabkan aliran darah ke otak

bertambah. Penambahan aliran darah ke otak akan lenih banyak lagi karena tidak adanya otoregulasi serebral pada bayi prematur, sehingga mudah terjadi perdarahan dari pembuluh darah kapiler yang rapuh dan iskemia di lapisan germinal yang terletak di dasar ventrikel lateralis antara nukleus kaudatus dan ependim. Luasnya perdarahan intraventrikuler ini dapat di diagnosis dengan ultrasonografi ata CT scan. Retinopathy of Prematurity ; dengan menggunakan oksigen dengan konsentrasi tinggi (Pa02 lebih dari 115 mmHg = 15kPa) maka akan terjadi vasokontriksi pembuluh darah retina yang diikuti oleh proliferasi kapiler kapiler baru ke daerah yang iskemia sehingga terjadi perdarahan, fibrosis, distorsi, dan parut retina sehingga bayi menjadi buta. Untuk menghindari ROP maka oksigen yang diberikan pada bayi prematur tidak lebih dari 40 %. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan oksigen dengan kecepatan 2 L/menit.

5.

Hubungan hipotermi dengan BBLR

Hipotermi yang disebabkan oleh BBLR di karenakan oleh : Akibat dari luas permukaan gtubuh bayi yang lebih besar di bandingkan dengan berat badan bayi terutama pada cuaca dingin suhu tubuh cenderung akan lebih mudah menurun Kurangnya jaringan lemak di bawah kulit yang mempercepat terjadinya penguapan, otot otot yang tidak aktif Serta pengaturan suhu yang belum sempurna sebagaimana mestinya

6.

Penanganan BBLR Pengaturan suhu : bayi prematur mudah dan cepat sekali menderita hipotermia bila berada di lingkungan yang dingin. Kehilangan panas disebabkan oleh permukaan

tubuh bayi yang relatif lebih luas bila dibandingkan dengan berat badan, kurangnya jaringan lemak di bawah kulit dan kekurangan lemak coklat (brown fat), untuk mencegah hipotermi, perlu diusahakan lingkungan yang cukup hangat uyntuk bayi dengan berat badan kurang dari 2 kg adlah 35 0C dan untuk bayi dengan berat badan 22,5 kg 340C, agar ia dapat mempertahankansuhu tubuh sekitar 370C. Kelembapan pada inkubator berkisar antara 50 60 persen. Kelembapan yang lebih tinggi Bila inkubator tidak ada

diperlukan pada bayi sindroma gangguan pernapasan.

pemanasan pada bayi dapat dilakukan dengan membungkus bayi dan meletakkan botol botol hangat disekitarnya atau dengan memasang lampu petromaks di dekat tempat tidur bayi. Makanan bayi : pada bayi prematur refleks isap, telan, dan batuk belum sempurna, kapasitas lambung masih sedikit, daya enzim pencernaan terutama lipase masih kurang di samping itu kebutuhan protein 3 5 g/hari dan tinggi kalori (110kal/kg/hari), agar berat badan bertambah sebaik-baiknya. Jumlah ini lebih tinggi dari yang diperlukan bayi cukup bulan. Pemberian minum ini dimulai pada bayi berumur 3 jam agar bayi tidak menderita hipoglikemia dan hiperbilirubinemia. Sebelum pemberian minum

pertama harus dilakukan pengisapan cairan lambung. Hal ini perlu mengetahui ada tidaknya atresia esofagus dan mencegah muntah. Pengisapan cairan lambung juga dilkukan pada setiap sebelum pemberian minum berikutnya. Pada umumnya bayi

dengan berat kurang dari 1500gram kurang mampu mengisap air susu ibu atau susu botol, terutama pada hari-hari pertama. Dalam hal ini bayi diberi minum melalui sonde lambung (orogastric-lambung).

Perawatan metode kangguru bagi BBLR Perawatan metode kanguru memiliki 3 komponen : a. Kontak kulit dengan kulit antara bagian depan tubuh bayi dengan dada dan perut ibu dalam baju kangguru. Ibu merupakan sumber panas bagi bayi. Kontak kulit dengan kulit dimulai saatsetelah lahir dan berlanjut siang dan malam. Bayi hanya memakai topi atau kain untuk menjaga kepala tetap hangat dan bayi menggunakan popok yang dilapisi plastik sehingga bayi

mendapatkan sumber panas secara terus menerus melalui konduksi dan radiasi. Pengganti ibu boleh ayah, tante, nenek. b. ASI eksklusif ASI eksklusif adalah pemberian minum hanya ASI sampai bayi berumur 6 bulan . B a y i m e n y u s u s e g e r a s e t e l a h l a h i r . K a i n y a n g m e m b u n g k u s di sekeliling ibu dan bayi dilonggarkan untuk menyusui. Berikan informasi untuk membantu ibu bagaimana

menyusui bayi. c. Memberikan dukungan terhadap ibu dan bayi Walaupun kebutuhan ibu atau bay i terpenuhi dengan tidak m e m i s a h k a n mereka. Ibu membutuhkan banyak dukungan dari suami dan keluarga yang l a i n u n t u k m e n j a g a k o n t a k y a n g terus menerus ini.
7. Prognosis pada Bayi berat lahir rendah Makin rendah masa gestasi, maka makin kecil bayi yang akan dilahirkan dan makin tinggi angka kematian terhadap bayi

8. Pencegahan BBLR ? Gizi ibu harus seimbang, pada masa kehamilan kenaikan berat badan wanita hamil 10-12kg Pemberian suplemen zat besi minimal 90 tablet pada masa kehamilan Konseling antenatal care minimal 4 kali dilakukan selama masa kehamilan. Deteksi dini terhadap penyakit penyakit sistemik (DM, hipertensi, penyakit tiroid, penyakit jantung pada kehamilan) Pelaksanaan screening pada penyakit menular seksual Pemberian imunisasi TT pada masa kehamilan

9. Pandangan perspektif ISLAM mengenai BBLR

Sungguh suatu kenikmatan luar biasa menjadi seorang Muslim. Semua aktivitasnya bernilai pahala dan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari Salah satunya adalah perihal ilmu pada persalinan. Meliputi :

Hubungan Islam dan proses pembentukan janin Mengenai hubungan Islam dan Ilmu persalinan, salah satu contoh yang bisa kita kaitkan adalah mengenai proses pertumbuhan janin. Setetes Mani Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an :

"Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus?3 Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur'an, 75:36-37) Seperti yang telah kita amati, Al-Qur'an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya. Bahwa tekanan khusus dalam pernyataan ini mengumumkan suatu fakta yang baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern itu merupakan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari Ilahi. Pembungkusan Tulang oleh Otot Sisi penting lain tentang informasi yang disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur'an adalah tahaptahap pembentukan manusia dalam rahim ibu. Disebutkan dalam ayat tersebut bahwa dalam rahim ibu, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini.

"Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik" (Al Qur'an, 23:14)

Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut: Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal.Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otototot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998.) Tiga Tahapan Bayi Dalam Rahim Dalam Al Qur'an dipaparkan bahwa manusia diciptakan melalui tiga tahapan dalam rahim ibunya.

"... Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?" (Al Qur'an, 39:6) Sebagaimana yang akan dipahami, dalam ayat ini ditunjukkan bahwa seorang manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan yang berbeda. Sungguh, biologi modern telah mengungkap bahwa pembentukan embrio pada bayi terjadi dalam tiga tempat yang berbeda dalam rahim ibu. Sekarang, di semua buku pelajaran embriologi yang dipakai di berbagai fakultas kedokteran, hal ini dijadikan sebagai pengetahuan dasar. Misalnya, dalam buku Basic Human Embryology, sebuah buku referensi utama dalam bidang embriologi, fakta ini diuraikan sebagai berikut: - Tahap Pre-embrionik Pada tahap pertama, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel, dan terbentuklah segumpalan sel yang kemudian membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin membesar, sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk tiga lapisan. - Tahap Embrionik Tahap kedua ini berlangsung selama lima setengah minggu. Pada masa ini bayi disebut sebagai "embrio". Pada tahap ini, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisanlapisan sel tersebut.

- Tahap fetus Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut sebagai "fetus". Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak. Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut hingga minggu kelahiran. Informasi mengenai perkembangan yang terjadi dalam rahim ibu, baru didapatkan setelah serangkaian pengamatan dengan menggunakan peralatan modern. Namun sebagaimana sejumlah fakta ilmiah lainnya, informasi-informasi ini disampaikan dalam ayat-ayat Al Qur'an dengan cara yang ajaib. Fakta bahwa informasi yang sedemikian rinci dan akurat diberikan dalam Al Qur'an pada saat orang memiliki sedikit sekali informasi di bidang kedokteran, merupakan bukti nyata bahwa Al Qur'an bukanlah ucapan manusia tetapi Firman Allah.
Hak Anak Dalam Islam Anak adalah anugerah yang diberikan oleh Allah subhanahu wa taala. Anugerah yang membuat sepasang hati semakin bertambah bahagia. Kebahagiaan yang tidak bisa dinilai dengan harta-benda. Karena itu, sudah sepantasnya orang tua menyayangi anaknya dan menghargai hak-haknya, baik dalam segi kesehatannya juga penjagaannya.

MEMPERHATIKANNYA KETIKA BERADA DI RAHIM IBUNYA Sepasang suami-istri harus memperhatikan keadaan anaknya ketika berada di rahim, baik yang berhubungan dengan kesehatan bayi yang dikandungnya maupun sifat-sifat yang akan diturunkan dari ibunya ke anaknya. Seorang ibu harus sadar terhadap apa yang dikerjakan di kesehariannya. Jangan sampai dia memiliki kebiasaan-kebiasaan jelek yang secara tidak dia sadari akan berpengaruh terhadap perilaku bayinya nanti. Seorang ayah wajib menafkahi ibu yang mengandung anaknya, Alasannya adalah ibu tersebut mengandung anaknya dan menafkahi anak itu wajib. Allah subhanahu wa taala berfirman:

Artinya: Jika mereka (wanita-wanita itu) sedang hamil, maka nafkahilah mereka sampai mereka melahirkan kandungannya... (QS Ath-Thalaq : 6) MEMPERLIHATKAN RASA SENANG KETIKA DIA DILAHIRKAN Ketika sang anak dilahirkan sudah sepantasnya seorang ayah dan ibu menunjukkan rasa senangnya. Bagaimanapun keadaan anak itu. Baik laki-laki maupun perempuan. Terkadang sebagian orang tua memiliki rasa benci jika yang dilahirkan adalah perempuan. Perlu kita ketahui ini, rasa kebencian itu merupakan sifat jahiliah yang masih dimiliki oleh sebagian kaum muslimin. Allah subhanahu wa taala telah mengabarkan di dalam Al-Quran tentang perbuatan yang telah dilakukan oleh orang-orang Quraisy di masa Jahiliah. Mereka membunuh bayi-bayi perempuan mereka yang baru dilahirkan. Allah subhanahu wa taala berkata:

Artinya: Dan apabila seseorang di antara mereka diberi kabar tentang (kelahiran) anak perempuan, maka hitamlah (merah padamlah) mukanya dan dia sangat marah. Dia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah dia akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah! Alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (QS An-Nahl : 58-59) Terkadang Allah menguji sang Ayah dan sang Ibu dengan anak yang cacat. Mereka diuji dengan kebutaan, kebisuan, ketulian atau cacat yang lainnya pada sang Anak. Orang yang paham bahwa itu adalah ujian, maka dia akan berlapang dada untuk menerimanya dan tetap

merasa senang. Sebaliknya orang yang tidak paham, maka dia tidak akan senang, tidak rida bahkan terkadang bisa sampai mengarah ke perceraian atau pembunuhan sang Anak. MENJAGANYA AGAR TETAP HIDUP BAIK KETIKA DI DALAM RAHIM MAUPUN KETIKA TELAH LAHIR Anak pun memiliki hak untuk hidup. Allah subhanahu wa taala berkata:

Artinya: Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan! Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. (QS Al-Isra : 31) Bentuk pembunuhan yang banyak dilakukan adalah dengan peraktek aborsi. Aborsi hukumnya adalah haram, terkecuali ada alasan darurat yang membolehkannya. Yang sungguh mengherankan berdasarkan data yang penulis dapatkan-, justru ibu-ibu yang telah memiliki dua atau tiga anaklah yang paling banyak melakukan peraktek ini. Hendaklah mereka segera bertobat dan memohon ampun kepada Allah. MEMBERI NAMA DENGAN NAMA YANG BAIK Anak pun memiliki hak untuk diberi nama yang baik dan bagus didengar. Nama itulah yang mewakili dirinya untuk kehidupannya kelak. Oleh karena itu, janganlah salah dalam memilihkan nama. Islam telah mengajarkan agar memilih nama-nama islami dan menjauhi nama-nama yang mengandung unsur penyerupaan dengan agama lain atau penyerupaan dengan pelaku-pelaku kemaksiatan. Sudah sepantasnya seorang muslim bangga dengan nama islaminya. Memilih nama yang islami tidak perlu susah-susah. Penulis teringat dengan nasihat Syaikh Abdul-Muhsin Al-Abbad (Ahli hadis Madinah) ketika beliau ditanya tentang beberapa nama arab yang agak asing didengar ditelinga, kemudian beliau menjawab, Pilihlah namanama yang tidak perlu ditanyakan lagi apakah boleh memakai nama itu ataukah tidak!. Nama-nama yang seperti di maksudkan oleh Syaikh Abdul-Muhsin sangat banyak sekali, seperti: Abdullah, Abdurrahman, Abdurrahim dan sejenisnya, nama-nama para nabi, namanama sahabat yang terkenal dll. Begitu pula untuk anak perempuan, banyak sekali nama wanita-wanita solehah, seperti: Fatimah, Khadijah, Aisyah dll. MENYUSUINYA DENGAN ASI SAMPAI DIA MERASA CUKUP SERTA MEMPERHATIKAN GIZI YANG DIA MAKAN/MINUM Anak memiliki hak untuk dijaga kesehatannya. Makanan yang paling bagus untuk bayi di bawah umur dua tahun adalah ASI (Air Susu Ibu).

Artinya: Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi rezki (makanan) dan pakaian kepada para ibu dengan cara maruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya. Dan orang yang mendapatkan warisan pun berkewajiban demikian (QS Al-Baqarah: 233). Ibnu Hazm berkata, Seorang ibu wajib menyusui anaknya, baik dia itu adalah seorang yang merdeka ataupun budak, atau seorang yang berada di bawah tanggungan suaminya, tuannya ataupun tidak di bawah tanggungan siapa-siapa. Hal ini disebabkan karena hak anaknya yang berasal dari air mani yang dinisbatkan kepada suaminya atau selain suaminya, baik dia itu senang atau tidak, bahkan anak seorang khalifah pun dipaksa untuk itu. MEMPERHATIKAN KEBERSIHAN BERBAGAI GANGGUAN DARINYA TUBUHNYA DAN MENGHILANGKAN

Orang tua wajib memperhatikan kebersihan anaknya. Secara tidak disadari, hal ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan mental sang Anak. Begitu pula, sudah sepantasnya orang tua mengajarkan cara menjaga kebersihan. Sebagai contoh kecil, mengajarkannya untuk tidak membuang sampah kecuali di tempat sampah, mengajarkannya untuk membersihkan tempat tidur dan membiasakannya untuk menggosok giginya. Islam adalah agama yang yang sangat memperhatikan kebersihan. Di antara bentuk ajaran Islam yang menjelaskan tentang kebersihan adalah disyariatkannya berkhitan, baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Keringanan Puasa Untuk Wanita Menyusui Di antara kemudahan dalam syarat Islam adalah memberi keringanan kepada wanita hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa. Jika wanita hamil takut terhadap janin yang berada dalam kandungannya dan wanita menyusui takut terhadap bayi yang dia sapih misalnya takut kurangnya susu- karena sebab keduanya berpuasa, maka boleh baginya untuk tidak berpuasa, dan hal ini tidak ada perselisihan di antara para ulama. Dalil yang menunjukkan hal ini adalah sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, Sesungguhnya Allah azza wa jalla meringankan setengah shalat untuk musafir dan meringankan puasa bagi musafir, wanita hamil dan menyusui. (HR. An Nasai no. 2275) Fatwa Syaikh al utsaimin "Wanita hamil atau menyusui tidak boleh berbuka pada siang Ramadhan kecuali karena ada udzur (alasan yang dibenarkan). Dan apabila keduanya berbuka karena ada udzur, wajib atas keduanya untuk mengqadha' shaum. Juga berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Taala : Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin (Al-Baqarah : 184) Namun jika yang di inginkan oleh sang ibu adalah tetap berpuasa. Maka ini juga diperbolehkan dengan syarat tidak memberikan dampak kepada ibu dan janin. Karena saat dalam keadaan puasa, dalan tubuh ibu menghasilkan hormon HPL yang berfungsi sebagai glukosa sparing action untuk memberikan nutrisi kepada janin saat ibu puasa. Namun agar tidak memberikan syubhat mengenai boleh tidaknya, baiknya sang ibu mengkonsultasikan dengan dokter mengenai kondisi janin jika puasa pada keadaan itu. Karena bisa saja keadaannya termasuk dalam kondisi maridh (orang sakit). Wallahu alam...

Daftar Pustaka
Nelson. 1988. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta : EGC. http://www.scribd.com/doc/71728068/askep-anak-bblr World Health Organization (WHO). Development of a strategy towards promoting optimal fetal growth. Avaliable from : http://www.who.int/nutrition/topics/feto_maternal/en.html Sediaoetama, A. 1996. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi. Jilid 1. Jakarta : Dian Rakyat.
Muslim.or.id harunyahya.com