Anda di halaman 1dari 21

ANALISIS PROSEDUR PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA PT.

RATU BAJA INDAH

DISUSUN OLEH: YOLANDRIA CAHYA RANI (0642009)

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Observasi
Kas adalah segala sesuatu (baik yang berbentuk uang atau bukan) yang dapat tersedia dengan segera dan diterima sebagai alat pelunasan kewajiban pada nilai nominalnya (Soemarso, 2004). Dilihat dari permasalahan yang muncul di PT. RATU BAJA INDAH, perusahaan membutuhkan pengendalian penerimaan dan pengeluaran kas yang dapat mengatur dan mengendalikan aktivitas perusahaan dengan baik

BAB I PENDAHULUAN 1.2 Ruang Lingkup Observasi


Penulis

melakukan observasi pada bagian Accounting di PT. RATU BAJA INDAH dengan membahas masalah, sebagai berikut:
prosedur peneriman kas yang diterapkan PT. Ratu Baja Indah? Bagaimanakah prosedur pengeluaran kas yang diterapkan PT. Ratu Baja Indah? Apakah prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan di PT. Ratu Baja Indah sudah efektif ?
Bagaimanakah

BAB I PENDAHULUAN 1.3 Tujuan dan Manfaat 1.3.1 Tujuan Observasi

Untuk

mengetahui bagaimana prosedur penerimaan kas yang diterapkan PT. Ratu Baja Indah. Untuk mengetahui bagaimana prosedur pengeluaran kas yang diterapkan PT. Ratu Baja Indah. Untuk mengetahui apakah prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan di PT. Ratu Baja Indah sudah efektif.

BAB I PENDAHULUAN 1.3 Tujuan dan Manfaat 1.3.2 Manfaat Penelitian

perusahaan Memberikan masukan mengenai prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang baik. Memberikan informasi yang dapat digunakan oleh PT. Ratu Baja Indah dalam melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan penerimaan dan pengeluaran kas.
Bagi

BAB I PENDAHULUAN
1.3 Tujuan dan Manfaat 1.3.2 Manfaat Penelitian

Bagi akademisi Sebagai bahan perbandingan antara teori yang didapat di perkuliahan dengan kenyataan dunia kerja. Sebagai media pelatihan dalam bekerja ataupun sebagai media uji coba, dengan demikian akan dapat dilihat sampai sejauh mana ilmu yang telah didapatkan waktu kuliah dengan kemampuan yang dimiliki mampu menyelesaikan beban kerja yang diberikan.

BAB I PENDAHULUAN

1.4 Rincian Pelaksanaan Aktivitas


Kerja

praktek ini dilakukan penulis pada PT. RATU BAJA INDAH yang beralamat di Jl. Gajah Mada Tiban III Batam. Penulis melakukan observasi ini mulai 29 November 2010 dan berakhir pada tanggal 29 Januari 2011. Penulis bekerja selama 8 jam setiap Senin dan Sabtu untuk melakukan pengamatan dan analisis terhadap sistem penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan pada PT. RATU BAJA INDAH.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Kas

Kas merupakan komponen yang memegang peranan penting dalam perusahaan. Setiap perusahaan harus menyimpan kas yang cukup untuk dapat melunasi kewajibannya yang jatuh tempo. Kas harus tersedia di setiap entitas bisnis demi kelancaran kelangsungan hidup perusahaan. Kegiatan produksi perusahaan akan terhenti jika perusahaan tidak memiliki kas. Pada umumnya fokus utama perusahaan lebih diutamakan adalah pada penghasilan dan piutang, karena para pemilik dan pengelola perusahaan selalu beranggapan bahwa perusahaan hanya akan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dari penghasilan yang direalisasikan dalam bentuk kas yang diterima dari pelunasan piutang (Earl, Stice, Skusen, 2004). .

BAB II LANDASAN TEORI

2.2 Penerimaan Kas


Penerimaan kas

perusahaan berasal dari dua sumber utama yaitu penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan kas dari piutang. Penjualan tunai dicatat ketika perusahaan menerima pembayaran atas barang yang dibeli dan menyerahkan barang tersebut kepada pembeli (Mulyadi, 2001).

BAB II LANDASAN TEORI

2.3 Pengeluaran Kas

Menurut Soemarso (2004), prosedur pengeluaran kas perlu dirancang sedemikian rupa sehingga hanya pengeluaranpengeluaran yang telah disetujui dan betul-betul untuk kegiatan perusahaan saja yang dicatat dalam pembukuan perusahaan. Pengeluaran kas dalam suatu perusahaan pada umumnya ditempuh dengan dua cara, yaitu pengeluaran kas dengan cek dan pengeluaran kas dengan uang tunai. Pengeluaran kas dengan cek biasanya digunakan apabila jumlah pengeluaran cukup besar, sedangkan pengeluaran dengan uang tunai biasanya digunakan untuk pengeluaran dalam jumlah kecil atau pengeluaran yang bersifat mendadak.

BAB II LANDASAN TEORI

2.4 Sistem Pengendalian Internal


Menurut

Warren, Reeve & Fess (2008), elemenelemen pengendalian internal adalah sebagai berikut : The Control Environment (Lingkungan Pengendalian) Risk Assessment (Penilaian Resiko) Control Procedures (Prosedur Pengendalian) Monitoring (Pemantauan) Information and Communication ( Informasi dan Komunikasi )

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

3.1 Sejarah Perusahaan


PT.

Ratu Baja Indah didirikan pada tanggal 6 Maret 2001 oleh Benny Horas Panjaitan. Perusahaan ini bergerak dalam bidang jasa konstruksi dan developer. PT. Ratu Baja Indah terletak di Jl. Gajah Mada Tiban III Batam dengan nomor Labour Supply Kep.103/W4/III/LPPS/20001.

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

3.2 Struktur Organisasi Perusahaan


PT. RATU BAJA INDAH terdiri dari berbagai departemen, yaitu: Director Engineering Manager Accounting Administration department Operational Manager Structure Supervisor Mechanic and Electrican

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

3.3 Aktivitas Perusahaan


Aktivitas

utama perusahaan adalah sebagai subkontraktor yang bergerak di bidang jasa construction bangunan, khususnya baja dan perbaikan, dan konversi berbagai jenis kapal seperti kapal tanker, kapal bongkar muat, tongkang, kapal tarik (tugboat), dan kapal pendukung offshore lainnya.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.1 Tugas dan Aktivitas yang Dilaksanakan


Mempelajari dan mengamati prosedur penerimaan dan pengeluaran kas serta pengendalian internal terhadap kas. Melakukan pencatatan atas penerimaan dan pengeluaran kas seperti penerimaan dari konsumen dan pembayaran kepada supplier Membuka invoice dan delivery order yang didasarkan pada purchase order (PO) konsumen. Melakukan pengecekan dan penagihan atas hutang dan piutang perusahaan yang telah jatuh tempo. Membuat laporan bulanan atas penerimaan dan pengeluaran kas dan menyerahkannya kepada direktur.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.2 Pembahasan
4.2 .1 Penerimaan Kas PT. Ratu Baja Indah Penerimaan kas PT. Ratu Baja Indah berasal dari penerimaan kas atas penjualan tunai dan penerimaan kas atas piutang perusahaan. Penerimaan kas atas penjualan tunai terjadi pada penjualan dalam tingkat harga yang relatif kecil, seperti dari pembuatan terali (trellis), ralling dan pagar. Penerimaan kas atas penjualan tunai pada PT. Ratu Baja Indah langsung dimasukkan dalam kas kecil sebagai tambahan kas kecil.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.2 Pembahasan
4.2 .2 Pengeluaran Kas PT. Ratu Baja Indah
Sistem akuntansi yang digunakan untuk melakukan pengeluaran kas yaitu pengeluaran kas secara tunai dan pengeluaran kas dengan menggunakan cek. Pada PT. Ratu Baja Indah pengeluaran kas secara tunai dilakukan menggunakan dana kas kecil. Penggunaan dana kas kecil ditentukan berdasarkan kebijakan perusahaan atas jumlah pengeluarannya yaitu untuk pengeluaran di bawah Rp 1.000.000 (satu juta rupiah). Semua transaksi pengeluaran dengan menggunakan dana kas kecil akan langsung dicatat pada pembukuan. Apabila saldo dana kas kecil menipis, pemegang dana kas kecil akan meminta dana sesuai kebutuhan kepada pemegang dana kas besar.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN


Flow Chart Sistem Penerimaan Kas PT. RATU BAJA INDAH Directur Accounting Menerima Pembayaran (DP) Directur Mulai 1

Menerima Order dari Pembeli

Membuat Bukti Pembayaran

2
BUKTI PEMBAYARAN

Melakukan Penawaran Harga

2 1
BUKTI PEMBAYARAN

Mengecek Jumlah Penerimaan Kas

2 1
PENAWARAN HARGA

1 Mencatat Penerimaan Kas dalam Buku Kas

Menyetorkan ke Bank

Menerima SPK (Surat Perintah Kerja)


SURAT PERINTAH KERJA

Selesai

Sumber : PT. Ratu Baja Indah(2011)

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN


Flow Chart Sistem Pengeluaran Kas PT. RATU BAJA INDAH Engineering manager Accounting Mulai Melakukan Order Material (PO)
2

Directur
2
1

Menerima Nota Tagihan Pembelian


TAGIHAN

SLIP PEMBAYARAN TAGIHAN

1 PURCHASE ORDER

Mengecek Penyesuaian Tagihan dengan Surat Jalan Penerimaan Barang Melakukan Pembayaran

Mengecek Jumlah Pengeluaran Kas

Selesai

2 1

SLIP PEMBAYARAN TAGIHAN

Mencatat Pengeluaran Kas dalam Buku Kas Sumber : PT. Ratu Baja Indah(2011)

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Prosedur penerimaan kas atas penjualan tunai pada PT. Ratu Baja Indah langsung dimasukkan dalam kas kecil sebagai tambahan kas kecil. Hal ini tidak sesuai dengan teori yang diungkapkan Mulyadi (2001). Prosedur pengeluaran kas pada PT. Ratu Baja Indah dapat menggunakan kas kecil maupun cek. PT. Ratu Baja Indah tidak memiliki bank payment voucher sehingga setiap pengeluaran dengan menggunakan kas bank dicatat sebagai pengeluaran kas di bank dilengkapi dengan voucher pemasukan kas Pelaksanaan pengendalian internal penerimaan dan pengeluaran kas pada PT. Ratu Baja Indah belum efektif karena tidak adanya pemisahan tugas yang jelas.

BAB V PENUTUP

5.2 Saran
Perusahaan Penerimaan kas atas penjualan tunai harus segera disetorkan ke bank dalam jumlah penuh. PT. Ratu Baja Indah seharusnya memiliki bank payment voucher Perusahaan seharusnya memiliki kasir Sebaiknya menggunakan program MYOB Accounting Akademis