Anda di halaman 1dari 4

BAB 4 METODE PENELITIAN

4.1 Rancangan Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menilai korelasi antara indeks massa tubuh dengan lama pengobatan hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronik. 4.2 Populasi dan Sampel 4.2.1 Populasi Populasi penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang datang untuk menjalani hemodialisis ke bagian penyakit dalam RSU Dr.Saiful Anwar Malang periode Juli Desember 2009. 4.2.2 Sampel Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis disertai data berat badan dan tinggi badan prahemodialisis dan pascahemodialisis yang diambil dari data sekunder rekam medik RSU Dr.Saiful Anwar Malang periode Juli Desember 2009. 4.3 4.3.1 Kriteria Inklusi dan Ekslusi Kriteria Inklusi a. Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis selama 510 tahun,11-15 tahun,dan >15 tahun.

b.

Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis dengan data berat badan serta tinggi badan

4.3.4

Kriteria Ekslusi a. Pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani terapi Hemodialisis dengan edema,asites dan hepatomegali b. Pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani terapi Hemodialisis usia< 19 tahun

4.4

Tehnik Pengambilan Sampel Teknik pengambilan sampel menggunakan concecutive sampling dengan

penentuan besar sampel (Notoatmodjo,2005) : n Keterangan : N = Besar populasi n = Besar sampel d =Tingkat kepercayaan /ketepatan yang diinginkan

4.5

Lokasi dan Waktu penelitian

Lokasi penelitian akan dilakukan di bagian rekam medik RSU Dr.Saiful Anwar Malang .Waktu pelaksanaan Februari Maret 2010 4.6 4.6.1 Variabel Penelitian Variabel Bebas Variabel bebas pada penelitian ini adalah lama pengobatan hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronik 4.6.2 Variabel Tergantung Variabel tergantung pada penelitian ini adalah derajat indeks massa tubuh. 4.7 Definisi Operasional 1. Gagal Ginjal Kronis adalah
2. Hemodialisis adalah salah satu terapi pengganti fungsi ginjal (renal

replacement therapy) dengan tindakan mengeluarkan air yang berlebihan ; zat sisa nitrogen yang terdiri atas ureum,kreatinin,serta asam urat dan elektrolit seperti kalium,fosfor,dan lain-lain yang berlebihan pada pasien Gagal Ginjal Kronik,khususnya stadium akhir.(Hartono,2008)
3. IMT adalah alat sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa khususnya

yang berkaitan dengan keekurangan dan kelebihan berat badan,maka mempertahankan berat badan normal memungkinkan seseorang dapat mencapai usia harapan hidup lebih panjang

4. Lama Pengobatan hemodialisis adalah awitan 4.8

Iinstrumen Penelitian Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder pasien

gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSU Dr.Saiful Anwar Malang pada periode Juli Desember 2009. 4.9 Tehnik Pengumpulan Data Data penelitian diperoleh dari data sekunder rekam medik pasien gagal ginjal yang meliputi lama pasien menjalani hemodialisis dan hasil pemeriksaan berat badan serta tinggi badan prahemodialisis serta pascahemodialisis. 4.10 Analisa Data

KETERANGAN :

4.11

Alur Penelitian Pasien gagal ginjal kronik yang datang ke RSU Dr.Saiful Anwar Malang untuk menjalani hemodialisis pada periode Juli Desember 2009 (Medical Record)

= Yang diteliti 11 Tahun Diteliti Lama Menjalani DATA Kriteria IMT Prahemodialisis ANALISISHemodialisis >15 tahun Kriteria Inklusi 5 - 10 Tahun Yang Tidak IMT PascahemodialisisEkslusi 10 HASIL