Anda di halaman 1dari 12

RENCANA KERJA PRAKTEK KERJA LAPANGAN

KEANEKARAGAMAN TANAMAN FAMILI ORCHIDACEAE YANG TERDAPAT DI KEBUN RAYA BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS

Oleh Raden Muhammad Angga Bagus Permadi BIJ009033

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS BIOLOGI PURWOKERTO 2012 RENCANA KERJA PRAKTEK KERJA LAPANGAN

KEANEKARAGAMAN TANAMAN FAMILI ORCHIDACEAE YANG TERDAPAT DI KEBUN RAYA BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS

Oleh : Raden Muhammad Angga Bagus Permadi B1J009033

Diajukan sebagai Pedoman untuk Melaksanakan Praktek Kerja Lapangan pada Program Strata Satu Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS BIOLOGI PURWOKERTO 2012 RENCANA KERJA PRAKTEK KERJA LAPANGAN

KEANEKARAGAMAN TANAMAN FAMILI ORCHIDACEAE YANG TERDAPAT DI KEBUN RAYA BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS

Oleh : Raden Muhammad Angga Bagus Permadi B1J009033

Diterima dan Disetujui Pada tanggal :

Pembimbing Lapangan

Pembimbing PKL

Heru Djatmika, S.Hut., M.SE. NIP.19731031 199903 1003 Mengetahui

Drs. Sukarsa, M.Si. NIP. 19610716 198803 1 001

Drs. Agus Hery Susanto, M.S. NIP. 195908141986031004 PRAKATA

Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penyusunan rencana kerja Praktek Kerja Lapangan dengan judul Keanekaragaman Tanaman Famili Orchidaceae Yang Terdapat di Kebun Raya Baturraden Kabupaten Banyumas ini telah terselesaikan. Rencana kerja praktek kerja lapangan ini digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan praktek kerja lapangan. Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penyusunan hingga penyelesaian rencana kerja praktek kerja lapangan ini, khususnya kepada: (1) Drs. Agus Hery Susanto, M.S. selaku Pembantu Dekan I yang telah memberikan izin untuk pelaksanaan PKL. (2) Drs. Sukarsa, M.Si. selaku dosen pembimbing yang telah membimbing dalam menyusun rencana PKL. (3) Heru Djatmika, S.Hut., M.SE. selaku pembimbing lapangan yang telah memberikan arahan pada saat pelaksanaan PKL. (4) Drs. Aris Mumpi, M.Phil. selaku dosen pembimbing akademik yang telah mengarahkan untuk melaksanakan PKL. (5) Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan rencana PKL ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Penulis menyadari bahwa rencana kerja Praktek Kerja Lapangan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk perbaikan di masa mendatang dan bermanfaat bagi semuanya. Purwokerto, Maret 2012 Penulis

DAFTAR ISI Halaman

HALAMAN JUDUL............................................................................................ i LEMBAR PENGESAHAN................................................................................ .iii PRAKATA......................................................................................................... .iv DAFTAR ISI...................................................................................................... .v I. PENDAHULUAN........................................................................................ .1 II. MATERI DAN CARA KERJA................................................................... .4 A. Materi, Lokasi dan Waktu PKL........................................................... . B. Cara Kerja............................................................................................. . III. RENCANA KERJA HARIAN.................................................................... .5 DAFTAR REFERENSI...................................................................................... .6

II. MATERI DAN CARA KERJA 1. Materi, Lokasi dan Waktu Praktek Kerja Lapangan 1.1 Alat dan Bahan

Alat-alat yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapangan mengenai Keanekaragaman Tanaman Famili Orchidaceae yang terdapat di Kebun Raya Baturraden Kabupaten Banyumasantara lain, kamera digital, kertas dan alat tulis. Bahan-bahan yang digunakan antara lain tanaman dari famili Orchidaceae. 1.2 Lokasi dan Waktu Praktek Kerja Lapangan Praktek Kerja Lapangan ini akan dilaksanakan selama 14 hari, dimulai tanggal 19 Januari 04 Februari 2012 di Kebun Raya Baturraden Kabupaten Banyumas. 2. Cara Kerja Praktek Kerja Lapangan dilakukan dengan cara ikut serta dalam kegiatan yang diadakan oleh Kebun Raya Baturraden. Kegiatan yang dilakukan meliputi persiapan, identifikasi tanaman, perawatan dan pendataan tanaman anggrek. 2.1. Persiapan praktek kerja lapangan Tahap awal praktek kerja lapangan dengan memperkenalkan lingkungan lokasi. Tahapan pengenalan lokasi sebagai tahap persiapan praktek kerja lapangan. Pengenalan lokasi praktek kerja lapangan meliputi pengenalan seluruh pegawai Kebun Raya Baturraden dan mengunjungi seluruh wilayah konservasi tumbuhan. 2.2 Mengidentifikasi tanaman anggrek 1. Tanaman anggrek yang belum diketahui nama spesiesnya dipisahkan dengan yang lain.

2. Struktur tanaman anggrek yang belum diketahui nama spesies dicatat sebagai data. 3. Data yang berisi struktur dibandingkan dengan buku literatur yang ada di Kebun Raya Baturraden, fakultas biologi dan internet. 4. Pemberian nama spesies yang sesuai identifikasi tanaman dan dituliskan pada papan nama. 2.3 Perawatan tanaman anggrek 1. Penyiraman tanaman anggrek dilakukan sebagai perawatan rutin agar kelembaban lingkungan selalu terjaga. 2. Penggantian media arang dilakukan agar nutrisi untuk tanaman anggrek tercukupi. 3. Pemberian fungsi dan pupuk cair sebagai perawatan berkala agar tidak tumbuhnya gulma serta jamur yang dapat membuat tanaman anggrek terserang penyakit atau mati. 2.4 Pendataan tanaman anggrek 1. Siapkan papan nama dan lembar pengisian pendataan. 2. Papan nama diberi nama spesies dengan benar, kode tanaman, dan lokasi asal tanaman. 3. Papan nama yang sudah berisi data akan dipasang pada tanaman anggreknya dan data ditulis kembali pada lembar pengisian pendataan sebagai catatan. III. RENCANA KERJA HARIAN Draft Kegiatan Harian Mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) Nama&NIM : Raden Muhammad Angga Bagus Permadi (BIJ009033)

Judul PKL

: Keanekaragaman tanaman famili orchidaceae yang terdapat di Kebun Raya Batturaden Kabupaten Banyumas

Lokasi

: Kebun Raya Baturraden Kabupaten Banyumas

Waktu : 19 Januari - 04 Febuari 2012 Pembimbing : Drs. Sukarsa, M.Si Heru Djatmika, S.Hut., M.SE Tabel 1. Rencana Kerja Harian No. Hari, Tanggal 1. 2. 3. 4. Kamis, 19 Januari 2012 Jumat, 20 Januari 2012 Senin, 23 Januari 2012 Selasa, 24 Januari 2012 Kegiatan 1. Observasi lingkungan 1. Persiapan identifikasi di rumah kaca 1. Identifikasi tanaman anggrek di bagian depan rumah kaca. 2. Penulisan kode tanaman 1. Identifikasi tanaman anggrek di bagian depan rumah kaca. 2. Penulisan kode tanaman 5. 6. 7. 8. 9. Rabu, 25 Januari 2012 Kamis, 26 Januari 2012 Jumat, 27 Januari 2012 Senin, 30 Januari 2012 Selasa, 31 Januari 2012 1. Identifikasi tanaman anggrek di bagian depan rumah kaca. 2. Penulisan kode tanaman 1. Identifikasi tanaman anggrek di bagian depan rumah kaca. 2. Penulisan kode tanaman 1. Identifikasi tanaman anggrek di bagian tengah dan belakang rumah kaca. 2. Penulisan kode tanaman 1. Identifikasi tanaman anggrek di bagian tengah dan belakang rumah kaca. 2. Penulisan kode tanaman 1. Identifikasi tanaman anggrek di bagian tengah dan belakang rumah kaca. 2. Penulisan kode tanaman 10. Rabu, 01 Februari 2012 1. Penggantian media tanaman anggrek 2. Penataan ulang lokasi tanaman anggrek

3. Pemberian pupuk cair dan fungisida 11. Kamis, 02 Februari 2012 1. Penggantian media tanaman anggrek 2. Penataan ulang lokasi tanaman anggrek 3. Pendataan tanaman anggrek (meliputi lokasi, jumlah individu, dan kesesuaian dengan data lama). 12. Jumat, 03 Februari 2012 1. Pendataan tanaman anggrek (meliputi lokasi, jumlah individu, dan kesesuaian dengan data lama). 1. Pendataan tanaman anggrek (meliputi lokasi, jumlah individu, dan kesesuaian dengan data lama).

13.

Sabtu, 04 Februari 2012

I. PENDAHULUAN Tanaman anggrek (Orchidaceae) meliputi 25.000 - 35.000 spesies merupakan 10% dari jumlah tanaman berbunga di dunia. Anggrek memiliki nilai ekonomis yang tinggi bilang dibandingkan tanaman hias lainnya, baik untuk bunga potong maupun bunga pot. Iklim tropis Indonesia selain cocok untuk hidup anggrek juga sangat potensial untuk menghasilkan anggrek alam yang khas dan bermutu.

Anggrek sudah dikenal orang karena berpotensi sebagai tanaman hias, bahkan beberapa jenis anggrek memiliki khasit sebagai ramuan obat. Potensi yang sangat banyak yang terdapat pada tanaman anggrekmembuat anggrek mengalami penurunan di alam akibat banyak diburu. Penurunan juga dapat disebabkan karena habitanya terganggu akibat pencemaran lingkungan dan penurunan tersebut memiliki dampak kepunahan pada tanaman anggrek. Cara untuk mengetahui kekayaan dan keberadaan jenis -jenis anggrek di suatu daerah dengan cara mendata semua jenis - jenis tanaman anggrek yang terdapat di daerah tersebut. Pendataan dapat dilakukan dengan cara pengecekkan semua jenis yang terdapat pada daerah setempat. Tanaman anggrek dapat dibuat menjadi herbarium agar menjadi data tetap untuk mengetahui kekayaan tanaman anggrek di daerah setempat, dilakukan herbarium bertujuan agar informasi - informasi tentang tanaman tersebut tidak mengalami kepunahan. Tanaman anggrek memiliki berbagai macam spesies, diantaranya Phalaenopsis amboinensis , Phalaenopsis violaceae , Dendrobium johannis , Dendrobium phalaenopsis , Vanda tricolor , Grammatophyllum scriptum. Jenis anggrek Phalaenopsis amabilis BL. Atau sering dikenal sebagai Anggrek Bulan. Anggrek bulan termasuk anggrek yang paling banyak diminati masyarakat dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Anggrek bulan termasuk anggrek epifit, akarnya menempel pada batang atau tanaman lain. Akar anggrek bulan terdapat jaringan velamen yang berongga berfungsi memudahkan akar menyerap air hujan yang jatuh pada pohon inang. Pertumbuhan anggrek bulan termasuk dalam pola pertumbuhan monopodial yaitu meninggi pada satu titik tumbuh dan hanya terdiri dari satu batang utama. Batangnya sangat pendek hampir tidak nampak, daun berbentuk elips

memanjang dan bagian ujung agak melebar. Bungga tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, bercabang , dan setiap tandan maksimal terdapat 25 kuntum. Anggrek Dendrobium merupakan salah satu genus anggrek tebesar dari famili Orchidaceae dan meliputi lebih dari 100 spesies. Anggrek Dendrobium banyak digunakan dalam rangkaian bunga karena memiliki kesegaran yang relatif lama, warna dan bentuk bunganya bervariasi, tangkai bunga lentur sehingga mudah dirangkai dan produktivitasnya tinggi. Anggrek tanah merupakan tanaman anggrek endemik, tanaman anggrek yang endemik pada daerah jawa ada 5 jenis diantaranya Anoecthocilus setaceus BL. , Cryptostylis javanica, Malaxis cuprea, Plocoglottis latifolia BL. , dan Tania elongata J.J, sm. Kebun Raya Baturraden kaya akan berbagai potensi flora yang masih alami. Kebun Raya Baturraden memilikifungsi sebagai tempat konservasi berbagai spesies tumbuhan. Tumbuhan yang terdapat disana diantranya Aracaceae, Orchidaceae, Pteridophyta, Tanaman Langka, Tanaman Obat, Bambu (Bamboo calamus) dan pembibitan tanaman. Tanaman yang terdapat di Kebun Raya Baturraden sangat perlu mengalami pendataan agar tidak mengalami kepunahan, penambahan tanaman - tanamn khas lokal banyumas yang dapat ditanam pada area khusus anggrek akan menjadi daya tarik untuk tempat tersebut. Kebun Raya Baturraden juga digunakan sebagai tempat rekreasi, perkemahan, dan lokawisata. Pelestarian flora yang ada disana akan melindungi kekayaan spesies yang berada di tempat tersebut. Lokasi Kebun Raya Baturraden terletak di Desa Kemutuk Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.

Tujuan dari Praktek Kerja Lapangan ini adalah untuk melakukan identifikasi dan pendataan ulang terhadap tanaman anggrek yang ada di Kebun Raya Baturraden Kabupaten Banyumas. Manfaat Praktek Kerja Lapangan ini diharapkan dapat mengetahui dan memahami struktur dari berbagai jenis tanaman anggrek ; mengetahui cara perawatan berbagai jenis anggrek yang ada di Kebun Raya Baturraden Kabupaten Banyumas ; serta mengetahui pengelolaan pendataan tanaman sebagai tujuan konservasi tanaman.

DAFTAR REFERENSI Bey, Y. 2006. Pengaruh pemberian giberelin (GA3) dan air kelapa terhadap perkecambahan bahan biji anggrek bulan (Phalaenopsis amanilis BL.) secara in vitro. Laboratorium Botani Jurusan PMIPA FKIP. Universitas Riau. Fijridiyanto, 2000. Prosiding seminar hari cinta puspa dan satwa nasional. UPT Balai Pengembangan Kebun Raya LIPI. Bogor. Sulistiarini, D. 2000. Anggrek dari kepulauan sunda kecil. Balitbang Botani, Puslitbang Biologi LIPI. Bogor. Waston, J.B. 2004. Dendrobium cuthbertsoii.Orchida. New York. USA.

Anda mungkin juga menyukai