Anda di halaman 1dari 14

PRINSIP KERJA

PISAU PEMOTONG YANG DIAM DIARAHKAN KE BENDA KERJA YANG BERPUTAR PADA SUMBU Z-NYA, SEHINGGA DIPEROLEH BENTUK YANG SESUAI DENGAN KEINGINAN

KONSTRUKSI LATHE
1.BED, MERUPAKAN PONDASI UTAMA MESIN INI 2.HEADSTOCK, BAGIAN YANG MEMILIKI MESIN YANG BERFUNGSI UNTUK MEMUTAR SPINDLE, DILENGKAPI DENGAN PANBEL PENGONTROL KECEPATAN DAN PENGONTROL KECEPATAN PENGUMPANAN 3. TAILSTOCK, BAGIAN UJUNG DARI LATHE 4.CARRIAGE, BAGIAN TENGAH YANG MENGHUBUNGKAN HEADSTOCK DENGAN TAILSTOCK, MEMILIKI BEBERAPA PANEL KONTROL

PROSEDUR KERJA
SECARA UMUM (SEDERHANA) HANYA ADA DUA PROSEDUR KERJA UTAMA, YAITU: 1. PRE ELIMINARY OPERATIONS 2. MACHINING OPERATIONS

PRE ELIMINARY OPERATIONS


1. CLEANING, adalah awal yang sangat penting. Bila kebersihan tidak terjaga, akurasi yang dicapai akan mengalami penurunan 2. HOLDING THE WORKPIECE, adalah kegiatan menempatkan benda kerja di posisinya. Benda kerja harus ditempatkan dengan baik agar tidak terlepas saat spindle mulai berputar. Ada 3 macam holding tools yang sering dipakai, yaitu 3 jaws chuck, 4 jaws chuck, dan spring collect. Masing-masing tool meiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

3.

TOOLING, yaitu kegiatan memilih memposisikan cutting tool. Tool harus diposisikan dengan baik dan benar untuk mengurangi goncangan saat mesin sedang bekerja. Setiap lathe memiliki cutting tool yang berbeda-beda, beserta dengan aksesorinya. 4. MACHINE CONTROL, yaitu kegiatan menentukan kecepatan berputarnya spindle dan kecepatan pengumpanan saat mesin sedang bekerja.

FAKTOR PENENTUAN RPM


1.TIPE MATERIAL YANG AKAN DIKERJAKAN 2.HASIL YANG DIINGINKAN 3.KONDISI MESIN ITU SENDIRI 4.BENTUK DAN UKURAN BENDA KERJA 5.BENTUK DAN UKURAN CUTTING TOOL

MACHINING OPERATIONS
Setelah pre eliminary process selesai dilakukan, lakukan pengecekan terhadap penyetelan yang telah dilakukan (terutama terhadap holding device) sebelum mesin mulai dijalankan. Dalam operasi permesinan terdapat dua fase kerja yaitu, ROUGHING dan FINISHING.

ROUGHING
Adalah proses menghilangkan material yang tidak diperlukan dari benda kerja yang sedang dikerjakan. Kecepatan yang digunakan sekitar 80% dari kecepatan fase finishing Setelah selesai, cek terlebih dahulu ukuran benda kerja sebelum melanjutkan ke fase berikutnya

FINISHING
Adalah proses untuk menjadikan benda kerja ke dalam bentuk, ukuran, dan kehalusan permukaan sesuai dengan yang diinginkan. Kecepatan yang dipakai biasanya 0.001 sampai 0.005/revolution, tergantung kehalusan permukaan yang diinginkan.

SAFETY
1. 2. 3. 4. 5. 6. TIDAK PENGOPERASIAN MESIN JIKA BELUM MEMAHAMI CARA MENGOPERASIKANNYA GUNAKAN PAKAIAN SESUAI STANDAR, LEPASKAN SEMUA PERHIASAN DAN JAM TANGAN RENCANAKAN KERJA YANG AKAN DILAKUKAN TAHU LETAK TOMBOL OFF PASTIKAN BENDA KERJA TERPASANG DENGAN BAIK DAN BENAR PUTAR CHUCK DENGAN TANGAN SAAT MESIN DALAM KEADAAN MATI SELALU LEPASKAN CHUCK KEY SEGERA SETELAH MENGGUNAKANNYA DAN SEBELUM MENGOPERASIKAN MESIN

7.

8. BERSIHKAN MESIN DARI BENDA-BENDA YANG MENGGANGGU 9. MATIKAN MESIN SEBELUM MELAKUKAN PENGUKURAN, PENYETALAN DAN PEMBERSIHAN 10. PASTIKAN SETIAP BENDA KERJA TELAH DISUPPORT DENGAN BAIK 11. PINDAHKAN POSISI CUTTING TOOL SEBELUM MENYENTUH BENDA KERJA 12. WASPADA TERHADAP GERAKAN CARRIAGE PADA PENGERJAAN OTOMATIS 13.CHIPS YANG TERBENTUK ADALAH BENDA TAJAM 14.MATIKAN MESIN DENGAN SEGERA BILA TERDAPAT SUARA ATAU GETARAN YANG TIDAK LAZIM 15. JANGAN MENYALAKAN MESIN SEBELUM MASALAH TERSEBUT DAPAT DIATASI 16.BERSIHKAN DAHULU BENDA KERJA SEBELUM DILEPASKAN DARI MESIN 17. BERHATI-HATILAH SAAT MEMBERSIHKAN LATHE 18.SELALU BERTANYA PADA INSTRUKTUR BILA TIDAK MENGERTI