Anda di halaman 1dari 3

a. nyeri b.

d adanya adenoma kelenjar hipofisis tujuan : nyeri dapat teratasi Kriteria hasil : - Melaporkan neyri hilang/ terkontrol. - Tampak rileks dan tidur/ istirahat dengan baik. - Berpartisipasi dalam aktivitas yang diinginkan/ dibutuhkan. Intervensi : a) Tanyakan pasien tentang nyeri. Tentukan karakteristik nyeri. Buat rentang intensitas pada skala 0 10. Rasional : Membantu dalam evaluasi gejala nyeri karena kanker. Penggunaan skala rentang membantu pasien dalam mengkaji tingkat nyeri dan memberikan alat untuk evaluasi keefktifan analgesic, meningkatkan control nyeri. b) Kaji pernyataan verbal dan non-verbal nyeri pasien. Rasional : Ketidaklsesuaian antar petunjuk verbal/ non verbal dapat memberikan petunjuk derajat nyeri, kebutuhan/ keefektifan intervensi. c) Dorong menyatakan perasaan tentang nyeri. Rasional : Takut/ masalah dapat meningkatkan tegangan otot dan menurunkan ambang persepsi nyeri. d) Berikan tindakan kenyamanan. Dorong dan ajarkan penggunaan teknik relaksasi Rasional : meningkatkan kenyamanan klien dan pengalihan perhatian dari nyeri.

b. Kurang pengetahuan mengenai kondisi, tindakan, prognosis. Dapat dihubungkan : a. Kurang atau tidak mengenal informasi/ sumber b. Salah interpretasi informasi. c. Kurang mengingat Kriteria hasil : a. Menyatakan pemahaman seluk beluk diagnosa, program pengobatan. b. Melakukan dengan benar prosedur yang perlu dan menjelaskan alasan tindakan tersebut. c. Berpartisipasi dalam proses belajar. d. Melakukan perubahan pola hidup. Intervensi : a) Diskusikan diagnosa, rencana/ terapi saat ini dan hasil yang diharapkan.

Rasional : Memberikan informasi khusus individu, membuat pengetahuan untuk belajar lanjut tentang manajemen di rumah. Radiasi dan kemoterapi dapat menyertai intervensi bedah dan informasi penting untuk memampukan pasien/ orang terdekat untuk membuat keputusan berdasarkan informasi. b) Kuatkan penjelasan ahli bedah tentang prosedur pembedahan dengan memberikan diagram yang tepat. Masukkan informasi ini dalam diskusi tentang harapan jangka pendek/ panjang dari penyembuhan. Rasional : Lamanya rehabilitasi dan prognosis tergantung pada tipe pembedahan, kondisi preoperasi, dan lamanya/ derajat komplikasi. c) Diskusikan perlunya perencanaan untuk mengevaluasi perawatan saat pulang. Rasional : Pengkajian evaluasi status pernafasan dan kesehatan umum penting sekali untuk meyakinkan penyembuhan optimal. Juga memberikan kesempatan untuk merujuk masalah/ pertanyaan pada waktu yang sedikit stres.

c. Gangguan citra diri b.d perubahan struktur tubuh.

Tujuan : individu mengimplementasikan pola penanganan baru, mengungkapkan dan mendemonstrasikan penerimaan penampilan Kriteria hasil : - kemampuan untuk mengambil perawatan diri/ tanggung jawab peran. - dapat menerima perubahan diri - klien dapat bersosialisasi dengan lingkungan Intervensi keperawatan 1. Dorong individu untuk mengekspresikan perasaan, khususnya mengenai pikiran, perasaan, pandangan dirinya. rasional : Menentukan bantuan individual dalam menyusun rencana perawatan dan pemilihan intervensi. 2. dorong individu untuk bertanya mengenai masalah penanganan, perkembangan, prognosis kesehatan. Rasional : 3. beri informasi yang dapat dipercaya dan perkuat informasi yang telah diberikan. 4. perjelas berbagai kesalahan konsep individu tentang perawatan diri atau pemberi perawatan. 5. siapkan orang terdekat terhadap perubahan fisik dan emosional. Dukung keluarga dalam upaya beradaptasi 6. dorong kontak dengan teman sebaya dan keluarga.

Beberapa klien dapat menerima dan mengatur perubahan fungsi secara efektif dan sedikit penyesuaian diri sedangkan yang lain tidak. Membantu meningkatkan harga diri dan mengontrol lebih dari satu area kehidupan Membantu kemandirian klien dan memengaruhi proses rehabilitasi. Mengindikasikan adanya depresi yang terpengaruh dari stroke yang memerlukan intervensi dan evaluasi lebih lanjut. Dapat memfasilitasi peran yang penting untuk perkembangan perasaan

d.