Anda di halaman 1dari 4

TUGAS MORFOLOGI TUMBUHAN

1. Jelaskan peranan dari pada ilmu morfologi tumbuhan bagi kehidupan manusia ! Jawab: Ilmu morfologi tumbuhan adalah ilmu yang yang mempelajari bentuk dan susunan tubuh tumbuhan, selain itu morfologi tumbuhan juga berperan untuk menentukan fungsi masing-masing bagian dalam kehidupan tumbuhan dan berfungsi untuk mengetahui asal bentuk dan susunan tubuh dari tumbuhan. Imu morfologi tumbuhan juga berfungsi untuk membantu manusia dalam menjawab pertanyaan mengenai mengapa bagian-bagian tubuh tumbuhan mempunyai bentuk dan susunan yang beranekaragamtersebut.

2. Uraikan dengan singkat tentang kormus (cormophyta) ! Jawab: Kormophyta adalah suatu tumbuhan yang memiliki struktur tubuh dilapisi sel yang telah mempunyai spesialisasi. Kormophyta atau tumbuhan kormus; kormus merupakan tubuh tumbuhan yang dengan nyata memperlihatkan diferensiasi dalam tiga bagian pokok, yaitu akar (radix), batang (caulis) dan daun (folium), dibedakan menjadi 2 yaitu kormophyta berbiji dan kormophyta berspora. Kormophyta dibagi atas 2 kelompok, yaitu a. Kormophyta berspora Bryophyta atau lumut merupakan tanaman yang tidak berpembuluh dan tidak berakar. Pterydophyta atau paku merupakan tumbuhan yang berpembuluh. Paku memiliki akar, batang serta daun yang sempurna dan pada bagian organ tubuhnya juga terdapat jaringan angkut berupa floem dan xylem. b. Kormophyta berbiji Gymnospermae Gymnospermae merupakan tumbuhan berkayu dengan bentuk tubuh berupa pohon, semak atau perdu. Selain itu, tumbuhan gymnospermae selalu memiliki daun yang berwarna hijau, bentuk bervariasi dan bersifat kaku. Gymnospermae merupakan tumbuhan biji terbuka yang tidak memiliki ovarium.

Angiospermae Angiospermae merupakan tumbuhan berbiji tertutup dan memiliki bunga sesungguhnya dengan berbagai macam bentuk dan susunan. Kormophyta berbiji tertutup ini memiliki biji yang diselaputi daun buah atau daging buah.

3. Jelaskan peranan dari pada daun, batang dan akar ! Jawab: a. Fungsi Daun Tempat terjadinya fotosintesis. Pada tumbuhan dikotil, terjadinya fotosintesis di jaringan parenkim palisade. sedangkan pada tumbuhan monokotil, fotosintesis terjadi pada jaringan spons. Sebagai organ pernapasan. Di daun terdapat stomata yang befungsi sebagai organ respirasi (lihat keterangan di bawah pada Anatomi Daun). Tempat terjadinya transpirasi. Transpirasi merupakan proses menguapnya air pada daun. Proses transpirasi terjadi pada daun lewat stomata atau mulut daun yang terdapat pada permukaan daun, dan lebih banyak pada permukaan daun bagian bawah. Tempat terjadinya gutasi. Tempat keluarnya cairan dari dalam tumbuhan Alat reproduksi vegetatif. Daun dapat dijadikan bagian untuk memperbanyak tanaman. contoh sederhana pada tanaman cocor bebek (tunas daun). Penguapan. Tidak semua air yang diserap akar dipakai oleh tumbuhan. Kelebihan air ini jika tidak dibuang dapat menyebabkan tumbuhan menjadi busuk dan mati. Sebagian air yang tidak digunakan dibuang melalui mulut daun dalam bentuk uap air. Pada malam hari, kelebihan air dikeluarkan melalui sel-sel pucuk daun. Proses ini disebut gutasi. Coba kamu amati daun-daun bunga yang ada di pekaranganmu saat pagi hari!

b. Fungsi Batang Penopang. Fungsi utama batang adalah menjaga agar tumbuhan tetap tegak dan menjadikan daun sedekat mungkin dengan sumber cahaya (khususnya matahari). Batang tumbuh makin tinggi atau makin panjang. Hal ini menyebabkan daun yang tumbuh pada batang makin mudah mendapatkan cahaya. Pengaruh cahaya pada tumbuhan akan kamu pelajari di kelas lima. Pengangkut. Batang berguna sebagai pengangkut air dan mineral dari akar ke daun. Selain itu, batang berperan penting dalam proses pengangkutan zat-zat makanan dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Penyimpan. Pada beberapa tumbuhan, batang berfungsi sebagai penyimpan makanan cadangan. Misalnya, batang pada tumbuhan sagu. Makanan cadangan disini juga bisa berwujud air, Misalnya, pada tumbuhan tebu dan kaktus. Makanan cadangan ini akan digunakan saat diperlukan. Alat perkembangbiakan. Batang juga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan vegetatif. Hampir semua pertumbuhan vegetatif, baik secara alami maupun buatan, menggunakan batang.

c. Fungsi Akar Memperkuat berdirinya tumbuhan. Akar yang tertancap ke dalam tanah berfungsi seperti pondasi bangunan. Akar membuat tumbuhan dapat berdiri kokoh di atas tanah. Oleh karena itu, tumbuhan dapat bertahan dari terjangan angin kencang dan hujan deras. Sebagai alat pernapasan. Selain menyerap air dan zat hara, akar juga menyerap udara dari dalam tanah. Hal ini mungkin dilakukan karena pada tanah terdapat pori-pori. Melalui pori-pori tersebut akar tumbuhan memperoleh udara dari dalam tanah. Untuk menyerap air dan zat-zat makanan yang terlarut di dalam air tersebut dari dalam tanah (mineral)

Tumbuhan memerlukan air dan zat hara untuk kelangsungan hidupnya. Untuk memperoleh kebutuhannya tersebut, tumbuhan menyerapnya dari dalam tanah dengan menggunakan akar. Oleh karena itu, sering dijumpai akar tumbuh memanjang menuju sumber yang banyak mengandung air. Mengangkut air dan zat-zat makanan yang sudah diserap ke tempat-tempat pada tubuh tumbuhan yang memerlukan. Sebagai penyimpan makanan cadangan o Pada tumbuhan tertentu, seperti ubi dan bengkoang, akar digunakan sebagai tempat menyimpan makanan cadangan. Biasanya, akar pada tumbuhan tersebut akan membesar seiring banyaknya makanan cadangan yang tersimpan. Makanan cadangan ini digunakan saat menghadapi musim kemarau atau ketika kesulitan mencari sumber makanan. o Manusia juga sering menggunakan akar tumbuhan untuk keperluan hidupnya. Misalnya, sebagai sumber makanan, contohnya ubi kayu, ubi jalar, dan wortel; sebagai bahan obat-obatan, contohnya jahe, kunyit, dan akar pepaya; sebagai parfum, contohnya akar bit; sebagai bumbu, contohnya jahe, kunyit, dan laos.