Anda di halaman 1dari 3

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Dalam perkembangan dunia yang semakin maju dan serba canggih, teknologi beton mempunyai potensi yang luas dalam bidang konstruksi. Hal ini menyebabkan beton banyak digunakan untuk konstruksi bangunan gedung, jembatan, dermaga dan lain-lain. Banyaknya jumlah penggunaan beton dalam konstruksi tersebut mengakibatkan peningkatan kebutuhan material beton, sehingga memicu penambangan batuan sebagai salah satu bahan pembentuk beton secara besara-besaran yang menyebabkan turunnya jumlah sumber alam yang tersedia untuk keperluan pembetonan. (Suharwanto, 2005) Pengunaan material recycle untuk digunakan dalam campuran beton di Indonesia masih belum umum namun sudah mulai banyak digunakan antara lain untuk pengurukan, lapisan pondasi jalan dll. Hal ini mungkin disebabkan bahan baku seperti semen dan agregat kasar maupun halus mudah didapat. padahal cepat atau lambat material akan semakin habis sehingga menyebabkan material dari tahun ke tahun akan semakin mahal. Terutama agregat kasar atau kerikil yang hampir 78 % menjadi bahan pengisi utama campuran beton (Astanto, 2001). Beton normal adalah beton yang mempunyai kuat tekan berkisar antara 200 500 kg/cm2, beton ini mempunyai porsi terbesar produksi beton di Indonesia dan sering dijumpai misalkan, di pabrik beton precast dan balok-balok beton pratekan, serta pembuatan gedung bertingkat (Hanafiah, 2003) Fungsi penggunaan agregat dalam beton adalah;, menghasilkan kekuatan yang besar pada beton, mengurangi susut pengerasan beton dan dengan gradasi yang baik maka akan didapatkan beton yang baik. Agregat yang digunakan dalam beton berfungsi sebagai bahan pengisi, namun karena prosentase agregat yang besar dalam volume campuran, maka agregat memberikan kontribusi terhadap kekuatan beton (Mulyono, 2003). Maka dari itu agregat kasar pada campuran beton mempunyai peranan penting, walaupun hanya sebagai pengisi akan tetapi

agregat kasar sangat berpengaruh terhadap sifat-sifat mortar/ beton. Sehingga pemilihan agregat merupakan suatu bagian penting dalam pembuatan mortar/ beton ( Triwidati,2002). Limbah secara umum didefenisikan sebagai substansi atau suatu objek dimana pemilik punya keinginan untuk membuang. Sedangkan limbah konstruksi didefenisikan sebagai material yang sudah tidak digunakan yang dihasilkan dari proses konstruksi, perbaikan atau perubahan (Franklin,1998). Data dari Bappeda DKI Jakarta pada tahun 2004, limbah padat yang dihasilkan setiap hari mencapai 10.220 ton. Limbah tersebut berupa limbah padat yang dihasilkan dari aktifitas industri, perumahan dan pertanian dimana didalamnya termasuk limbah hasil dari pelaksanaan pembangunan konstruksi. Melihat dari fenomena di atas maka disini perlu untuk melakukan pemanfaatan kembali atau daur ulang material bekas bongkaran bangunan atau puing-puing. Maka dari itu perlu dilakukan suatu penelitian dari berbagai jenis material seperti ubin, genteng, dan batu alam andesit yang sudah digunakan, sebagai pengganti agregat kasar kerikil.

1.2 TUJUAN PENULISAN TUGAS AKHIR Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui kuat tekan karakteristik beton yang dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan recycle agregat yaitu; pecahan ubin, pecahan genteng, pecahan batu alam andesit sebagai campuran agregat kasar.

1.3 KONTRIBUSI Untuk memberikan pemahaman dan informasi mengenai pemanfaatan limbah konstruksi sebagai agregat kasar dalam pembuatan beton normal.

1.4 BATASAN PENULISAN Pada penulisan ini, penulisan dibatasi pada: 1. Pembuatan Beton normal 2. Sebagai acuan standar yang digunakan adalah SK SNI T-15-1990-03

3. Benda uji adalah kubus dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm. 4. Jenis material agregat kasar adalah pecahan genteng, ubin, batu alam andesit dan kerikil.

1.5 LOKASI PENELITIAN TUGAS AKHIR Penelitian Tugas Akhir ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Beton. Kampus H Universitas Gunadarma yang berada di jalan akses UI Kelapa Dua. Depok

1.6 SISTEMATIKA PENULISAN BAB I PENDAHULUAN Berisi latar belakang masalah, tujuan Tugas Akhir, batasan masalah, sistematika penulisan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Berisi uraian sistematika tentang teori-teori yang mendukung tema yang dibahas berasal dari buku-buku maupun dari tulisan-tulisan lain yang ada hubungannya dengan Tugas Akhir yang dilakukan. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Berisi tentang penjelasan pengembangan program aplikasi, cara pengumpulan data dan cara menganalisisnya. BAB IV DATA PENELITIAN Berisi tentang data-data atau keterangan dalam bentuk tulisan maupun nontulisan. BAB V ANALISIS DATA Berisi tentang bagaimana melakukan pembahasan dan analisis dari datadata yang diperoleh. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN Berisi tentang kesimpulan dan saran yang diperoleh dari hasil pembahasan pada bab-bab sebelumnya, sehingga merupakan rangkaian yang sistematis dan mudah dipahami.