P. 1
Karya Tulis Ilmiah

Karya Tulis Ilmiah

|Views: 1,621|Likes:
Dipublikasikan oleh andreasricard
Karya Tulis Ilmiah
Karya Tulis Ilmiah

More info:

Categories:Types, Research
Published by: andreasricard on Mar 20, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

HUBUNGAN ANTARA PILIHAN JURUSAN SISWA KELAS X SMAN 2 KEDIRI DENGAN PEMILIHAN PROGRAM STUDI PADA PERGURUAN TINGGI

KARYA TULIS ILMIAH

Diajukan Kepada Dra. Hj. Tuhfatul Mardliyah Untuk memenuhi Tugas Bahasa Indonesia Semester 2

Disusun oleh : ANDREAS RICARDO NIS: 16263 DWI PUTRI NUR RIZKI NIS: 16321 TIRANI ARUM SESARIKA NIS: 16501

XI IPS 2 SMA NEGERI 2 KEDIRI KEDIRI 2012

Sebuah sukses terwujud Karena diikhtiarkan, melalui: Perencanaan yang matang, keyakinan, Kerja keras, keuletan, dan niat baik

Karya ini kami persembahkan untuk Orang-orang yang kami cintai, Ayah, Ibu, Kakak, Adik, teman-teman XI IS 2, dan Ibu Guru Bahasa Indonesia, Dunia Pendidikan Indonesia dan Bangsa Indonesia Tercinta

2|SMA Negeri 2 Kediri

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rakhmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan karya tulis ilmiah yang berjudul “Hubungan Antara Pilihan Jurusan Siswa Kelas X SMAN 2 Kediri Dengan Pemilihan Program Studi Pada Perguruan Tinggi”. Penulis menyadari bahwa keberhasilan penyusunan karya tulis ilmiah ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak baik langsung maupun tidak langsung. Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Ibu Dra. Hj. Tuhfatul Mardliyah selaku guru mata pelajaran bahasa Indonesia atas bimbingan, pengarahan, saran serta dukungan yang berarti kepada penulis selama penyusunan karya tulis ilmiah. 2. Bapak Saiful Hadi, S.Pd. M.Pd. selaku guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 2 Kediri yang membantu penulis dalam mendapatkan data-data yang diperlukan. 3. Ibu Harmini, S.Pd. selaku guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 2 Kediri yang membantu penulis dalam mendapatkan data-data yang diperlukan. 4. Siswa-siswi SMA Negeri 2 Kediri khususnya yang telah bersedia meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner yang diberikan.

3|SMA Negeri 2 Kediri

5. Keluarga tercinta atas semua kasih sayang, dukungan moril maupun materil serta doa yang selalu menyertai penulis. 6. Amalia Sawitri Wahyuningsih atas bantuan tidak langsungnya dalam proses penyusunan karya tulis ilmiah ini. 7. Dyah Ikke Mentari dan Yogi Prayogi yang membantu dalam memberikan informasi selama penyusunan karya tulis ilmiah ini. 8. Nur Wahyuni, S.E. yang membantu dalam penulisan karya tulis ilmiah. Semoga segala kebaikan dan pertolongan semuanya mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa. Akhir kata penulis mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini. Semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukan, Amin.

4|SMA Negeri 2 Kediri

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ....................................................................................................... v DAFTAR TABEL ............................................................................................... vii DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................... viii DAFTAR DIAGRAM ......................................................................................... ix ABSTRAK .......................................................................................................... x BAB I PENDAHULUAN .................................................................................. 1 A. Latar Belakang Masalah .................................................................... 1 B. Rumusan Masalah ............................................................................. 2 C. Batasan Masalah ................................................................................ 2 D. Tujuan Penelitian ............................................................................... 3 E. Manfaat Penelitian .............................................................................. 3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ........................................................................ 5 A. Jurusan Di SMA ................................................................................. 5 1. Pengertian jurusan ......................................................................... 5 2. Pelaksanaan dan kebijakan penjurusan .......................................... 6 B. Program Studi Di Perguruan Tinggi ................................................... 7 1. Perguruan tinggi ............................................................................. 7 2. Pengertian program studi ............................................................... 8 3. Macam-macam program studi ....................................................... 8

5|SMA Negeri 2 Kediri

Bab III Metode Penelitian ................................................................................... 10 A. Tempat dan Waktu Penelitian ........................................................ 10 B. Populasi dan Metode Pengambilan Sampel ................................... 10 C. Metode Pengambilan Data ............................................................. 13 D. Teknik Analisis Data ..................................................................... 16 BAB IV LAPORAN PELAKSANAAN PENELITIAN 17 A. Kelas X .......................................................................................... 17 B. Kelas XI ......................................................................................... 19 C. Kelas XII ........................................................................................ 21 BAB V KESIMPULAN ...................................................................................... 25 A. Kesimpulan ................................................................................... 25 B. Saran .............................................................................................. 26
i.

Bagi siswa............................................................................. 26

ii. Bagi sekolah ......................................................................... 26 iii. Bagi orang tua ...................................................................... 26 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 27

6|SMA Negeri 2 Kediri

DAFTAR TABEL

Tabel

Halaman

Tabel 1 Distribusi sampling ................................................................................ 12

7|SMA Negeri 2 Kediri

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A Lampiran B Lampiran C

: Kuesioner bagi koresponden kelas X SMAN 2 Kediri. : Kuesioner bagi koresponden kelas XI SMAN 2 Kediri. : Kuesioner bagi koresponden kelas XII SMAN 2 Kediri.

8|SMA Negeri 2 Kediri

DAFTAR DIAGRAM

Diagram

Halaman

Diagram 1.1 Jurusan yang dipilih nanti kelas XI ................................................ 17 Diagram 1.2 Alasan memilih Jurusan ................................................................ 17 Diagram 1.3 Alasan Memilih IPA ....................................................................... 18 Diagram 1.4 Program Kuliah yang akan dipilih ................................................. 19 Diagram 2.1 IPA - Yang dirasakan setelah penjurusan ...................................... 19 Diagram 2.2 IPS - Yang dirasakan setelah Penjurusan ....................................... 20 Diagram 2.3 IPA - Prestasi setelah Penjurusan ................................................... 20 Diagram 2.4 IPA – Prestasi setelah Penjurusan................................................... 21 Diagram 3.1 IPA – Pilihan Perguruan Tinggi ...................................................... 21 Diagram 3.2 IPA – Alasan Memilih IPA ............................................................. 22 Diagram 3.3 IPA-Alasan Memilih IPC ............................................................... 23 Diagram 3.4 IPS - Pilihan Perguruan Tinggi ...................................................... 23 Diagram 3.5 IPS - Alasan Memilih IPS .............................................................. 24

9|SMA Negeri 2 Kediri

ABSTRAK

Penelitian tentang “Hubungan Antara Pilihan Jurusan Siswa Kelas X SMAN 2 Kediri Dengan Pemilihan Program Studi Pada Perguruan Tinggi” bertujuan untuk memberi manfaat psikologis bagi siswa agar dapat memilih jurusan dan program studi sesuai dengan kemampuan, minat, dan bakat yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan dengan cara pembagian kuisoner di SMAN 2 Kediri. Kuesioner berjumlah 128 disebar dengan teknik proporsional random sampling. Selanjutnya sejumlah angket tersebut diolah dengan teknik analisis data dalam bentuk diagram. Dari penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa mayoritas siswa kelas X lebih memilih jurusan IPA dibandingkan IPS saat penjurusan yaitu sebesar 90%. Hal yang melatar belakangi itu adalah siswa ingin mengambil Program Studi IPA saat kuliah nanti. Prestasi akademik yang diraih siswa IPA maupun IPS yang telah dijuruskan rata-rata memiliki prestasi yang meningkat dengan presentase sejumlah 90%-97%, sisanya mengalami prestasi konstan dan menurun. Hampir separuh dari siswa memilih program studi IPC / IPS dari siswa jurusan IPA, sisanya mengambil program studi sesuai jurusan mereka. Rata-rata latar belakang mereka adalah peluang kerja dan kemampuan mereka akan program studi yang dipilih. Data berbeda didapat dari seluruh siswa jurusan IPS yang akan mengambil program studi IPS di Perguruan Tinggi.

10 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini akan dibahas mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah dan batasan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian. F. LATAR BELAKANG MASALAH Pada umumnya Sekolah Menengah Atas menyediakan program studi pada setiap akhir semester 2 (dua) kelas X. Beberapa Jurusan yang ditawarkan adalah Kelas IPA, kelas IPS , dan Kelas Bahasa. Pada Khususnya, SMA Negeri 2 Kediri hanya menawarkan program IPA dan IPS saja tanpa ada Program bahasa, dikarenakan minat siswa pada program tersebut rendah dan hampir tidak ada. Di SMA Negeri 2 Kediri menyediakan 7 Kelas IPA dan 2 Kelas IPS. Jika dianalisa, peminat kelas IPA lebih tinggi dibandingkan dengan kelas IPS. Hal ini didukung oleh stigma negatif yang melekat dan prasangka buruk terhadap perilaku siswasiswi kelas sosial. Disamping itu, pemilihan jurusan tersebut tentu saja didasari oleh beberapa faktor diantaranya : dorongan orang tua, minat bakat siswa, dan lingkungan. Hal ini berlawanan dengan Fakta yang terjadi akhir-akhir ini adalah beberapa siswa IPA kelas XII minat dalam program IPC (Ilmu Pengetahuan Campuran, istilah pada SNMPTN Tulis) atau Lintas Jurusan (istilah pada SNMPTN Undangan). Hal ini menyebabkan persaingan saat ujian masuk Perguruan Tinggi program IPS semakin ketat dan kesempatan yang dimiliki oleh siswa-siswi IPS semakin kecil .

11 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk mengadakan suatu penelitian khusus untuk mengetahui mengapa fenomena itu terjadi. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberi informasi umum kepada masyarakat, dan khususnya kepada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Kediri bahwa dalam pemilihan program studi sebaiknya mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki, dan jurusan perguruan tinggi yang dipilih nanti.

G.

RUMUSAN MASALAH 1. Jurusan apa yang akan dipilih siswa kelas X SMAN 2 Kediri nanti? 2. Apa saja latar belakang siswa kelas X SMAN 2 Kediri dalam memilih jurusan? 3. Bagaimana prestasi akademik siswa SMAN 2 Kediri yang diraih setelah penjurusan? 4. Apa saja latar belakang siswa kelas XII IPA/IPS SMAN 2 Kediri memilih program studi IPA/IPS/IPC di Perguruan Tinggi?

H.

BATASAN MASALAH Penulis hanya akan membahas kesesuaian antara pilihan jurusan IPA / IPS

yang diambil saat kelas X dengan pilihan program studi kuliah IPA/ IPS/ IPC yang akan mereka ambil nanti di saat kelas XII SMAN 2 KEDIRI.

12 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

I.

TUJUAN PENELITIAN a. Mengetahui jurusan yang akan dipilih siswa kelas X SMAN 2 Kediri b. Mengetahui latar belakang siswa kelas X SMAN 2 Kediri dalam memilih jurusan c. Mengetahui prestasi akademik siswa SMAN 2 Kediri yang diraih setelah penjurusan d. Mengetahui latar belakang siswa kelas XII IPA/IPS SMAN 2 Kediri memilih program studi IPA/IPS/IPC di Perguruan Tinggi

J.

MANFAAT PENELITIAN a. Manfaat Teoritis i. Untuk menambah perbendaharaan penelitian dalam dunia pendidikan, khususnya dalam Karya tulis ilmiah dalam rangka mengembangkan khasanah ilmiah ii. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai pedoman dalam mengadakan penelitian selanjutnya yang lebih mendalam iii. Sebagai pengembang disiplin ilmu kearah berbagai spesifikasi b. Manfaat Praktis i. Bagi pengelola pendidikan menengah khususnya SMA : memberikan masukan di dalam memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan jurusan siswa SMA kelas X dan XII ii. Bagi siswa-siswa SMA :

13 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

1. Memberi pengetahuan kepada siswa kelas X bahwa jurusan yang dipilih harus sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. 2. Memberikan pengetahuan kepada siswa kelas X bahwa jurusan yang dipilih akan mempengaruhi prestasi belajar berikutnya. 3. Memberikan pengetahuan kepada siswa kelas X bahwa pemilihan jurusan saat SMA hendaknya sesuai dengan Program Studi saat Kuliah nanti.

14 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab ini akan diuraikan lebih jauh mengenai teori-teori yang menjelaskan mengenai Jurusan di SMA dan Program Studi di Perguruan Tinggi. C. Jurusan di SMA Sekolah merupakan keluarga modern yang dikembangkan untuk membantu keluarga dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. SMA merupakan jenjang pendidikan menengah yang mengutamakan penyiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dengan pengkhususan. (Depdiknas, 2004: 112). 3. Pengertian Jurusan (Depkumham, 2010) Sesuai Pasal 1 ayat 23 PP RI No. 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan , Jurusan atau nama lain yang sejenis adalah himpunan sumber daya pendukung program studi dalam satu rumpun disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan/atau olahraga. Penjurusan pada SMA, MA, atau bentuk lain yang sederajat berbentuk program studi yang memfasilitasi kebutuhan pembelajaran serta kompetensi yang diperlukan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi. Program studi yang dimaksudkan terdiri atas: a. program studi ilmu pengetahuan alam; b. program studi ilmu pengetahuan sosial; c. program studi bahasa;

15 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

d. program studi keagamaan; dan e. program studi lain yang diperlukan masyarakat. Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun atau mempelajari aspek-aspek fisik & nonmanusia

tentang Bumi dan alam sekitarnya. Ilmu Pengetahuan Sosial Ilmu Pengetahuan Sosial adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya yang didalamnya terdapat aspek-aspek masyarakat secara subjektif, inter-subjektif, dan objektif atau struktural 4. Pelaksanaan dan Kebijakan Penjurusan Pelaksanaan penjurusan disekolah dalam hal ini SMA dilandasi oleh tiga aspek yaitu : (1) dasar psikologis yang menegaskan adanya perbedaan individu, (2) dasar politis yang menekankan kebutuhan akan manusia pembangunan, termasuk pemenuhan struktur atau pasar kerja, dan (3) dasar akademis yang bertalian dengan isi dan pengembangan kurikulum. (Depdiknas, 2004: 112). Program penjurusan pada dasarnya dilakukan untuk membantu para siswa sehingga mereka dapat belajar dengan baik sesuai dengan minat dan bakatnya.

16 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

Menurut Sunarto (2002:4) setiap individu memiliki ciri dan sifat atau karakteristik bawaan dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan yang berbeda. Dengan demikian siswa atau peserta didik dalam kegiatan pembelajaran tidak dapat disamakan, dengan demikian setiap siswa akan ditempatkan pada situasi belajar mengajar yang tepat sesuai dengan

kemampuannya masing-masing. Menurut Subiyanto (1988: 22) Kekurangtepatan dalam penempatan jurusan dapat mengakibatkan prestasi belajar rendah. Di samping prestasi belajarnya, untuk pemilihan jurusan atau keahlian diperlukan pula pertimbangan mengenai bakat, minat, daya dukung keuangan dan sebagainya. Program penjurusan di SMA dilaksanakan berdasarkan Panduan Penilaian yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional tersebut antara lain : b. Dilaksanakan mulai kelas-XI (semester 1 kelas-XI) c. Kriteria penjurusan meliputi: nilai akademik, minat, pertimbangan bimbingan dan konseling, dan orang tua wali siswa d. Siswa diberi kesempatan untuk pindah jurusan (multy-entry-multy-exit)
e. Batas waktu untuk pindah program/ jurusan ditentukan oleh sekolah.

D.

Program Studi di Perguruan Tinggi 4. Perguruan Tinggi

Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi. Peserta didik perguruan tinggi disebut mahasiswa, sedangkan tenaga pendidik perguruan tinggi disebut dosen. Menurut jenisnya, perguruan tinggi dibagi menjadi dua:

17 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

Perguruan tinggi negeri adalah perguruan tinggi yang pengelolaan dan regulasinya dilakukan oleh negara.

Perguruan tinggi swasta adalah perguruan tinggi yang pengelolaan dan regulasinya dilakukan oleh swasta.

Perguruan tinggi dapat berbentuk akademi, institut, politeknik, sekolah tinggi, dan universitas. Perguruan tinggi dapat menyelenggarakan pendidikan akademik, profesi, dan vokasi dengan program pendidikan diploma (D1, D2, D3, D4), sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), dan spesialis. 5. Pengertian Program Studi Program studi adalah unsur pelaksana akademik yang menyelenggarakan dan mengelola jenis pendidikan akademik, vokasi, atau profesi dalam sebagian atau satu bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan/atau olahraga tertentu. 6. Macam-macam Program Studi Program Studi IPA : i. Ilmu-ilmu sains yang terdiri dari : Matematika, Statistika, Ilmu Komputer, Fisika, Elektronik dan Instrumentasi, Geofisika, Astronomi, Kimia, Geografi, Biologi, dan Farmasi ii. Ilmu-ilmu kesehatan yang terdiri dari : Kedokteran Umum, Kedokteran Hewan, dan Kedokteran Gigi iii. Ilmu-ilmu Teknologi yang terdiri dari : Teknik Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Tekstil, Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Planologi, Teknik Mesin, Teknik Geodesi, Teknik Nuklir, dan Teknik Geologi

18 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

iv. Ilmu-Ilmu Pertanian yang terdiri dari : Ilmu tanah, Agronomi, Sosial Ekonomi Pertanian, Ilmu hama dan Penyakit, Perikanan, Pertanakan, Kehutanan, Mekanisasi Pertanian, Pengolahan hasil pertanian, dan Teknologi industry Pertanian Program Studi IPS : i. Ilmu-ilmu Ekonomi yang terdiri dari : Ekonomi dan Pembangunan, Manajemen, dan Akuntansi ii. Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang terdiri Hubungan dari : Ilmu

politik/Pemerintahan,

Komunikasi,

Internasional,

Sosiologi, Administrasi Negara, dan Sosiatri iii. Ilmu-ilmu Sastra dan Budaya yang terdiri dari : Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Perancis, Sastra Arab, Antropologi, Arkeologi Indonesia, dan Sejarah Indonesia iv. Ilmu Filsafat v. Ilmu Hukum vi. Ilmu Psikologi

19 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

BAB III METODE PENELITIAN B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Penelitian dilaksanakan di SMAN 2 Kediri Jalan Veteran 7 Kecamatan Mojoroto Kota Kediri 2. Penelitian ini dilaksanakan Mulai 23 - 27 Februari 2012 D. Populasi dan metode pengambilan sampel a. Populasi Menurut Sutrisno Hadi (1993 : 70) populasi adalah seluruh penduduk atau individu yang paling sedikit mempunyai satu sifat yang sama. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, XII SMAN 2 KEDIRI yang berusia antara 15-18 tahun. Berdasarkan data yang diperoleh dari pihak sekolah, jumlah populasi di SMAN 2 KEDIRI sebanyak 861 orang. b. Metode Pengambilan Sampel Adapun metode pengambilan sampel yang dipakai pada penelitian ini adalah menggunakan teknik proporsional random sampling. Menurut Sutrisno Hadi (1996:223) alasan penulis menggunakan random sampling ini adalah memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Selain hal tersebut, Sutrisno Hadi (1996:223) mengatakan suatu cara disebut random apabila peneliti tidak memilih-milih individu yang akan ditugaskan untuk menjadi sampel penelitian. Teknik random sampling yang dipergunakan adalah dengan cara undian. Langkah pertama adalah dengan memberi nomor urut pada

20 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

masing-masing sampel, setelah membuat nomor yang dimasukkan kedalam gelas yang berlubang kemudian diambil sebanyak 130 kali. Nomor yang keluar dipergunakan sebagai sampel penelitian. Sedangkan yang dimaksud dengan proporsional adalah dimana tiap-tiap sub populasi mendapat bagian atau kesempatan yang sama untuk menjadi sampel dalam penelitian. Menurut M. Nasir (1988:360), untuk prosedur pengambilan sampel dengan metode proporsional random sampling dipergunakan rumus sebagai berikut :
ni =

Ni n N

Keterangan : ni : Jumlah sampel per sub populasi Ni : Total sub populasi N : Total populasi n : Besarnya sample Berdasarkan kriteria sampel di atas maka diperoleh distribusi sampling sebagai berikut :

Tabel 1 Distribusi sampling

21 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

Kelas X

X1

X2 34 5

X3 34 5 XIA 3 32 5 XII A3 34 5

X4 33 5 XIA 4 32 5 XII A4 34 5

X5 32 5 XIA 5 32 5 XII A5 33 5

X6 34 5 XIA 6 31 5 XII A6 31 5

X7 34 5 XIA 7 31 5 XII A7 34 5

X8 33 5

X9* Jumlah 20 0 288 40

Populasi 34 Sampel Kelas XI 5

XIA XIA 1 2 32 5 XII A2 34 5

XIS XIS Jumlah 1 32 5 XII S1 26 4 2 34 5 XII Jumlah S2 26 4 286 43 861 128 287 45

Populasi 31 Sampel Kelas XII 5 XII A1

Populasi 34 Sampel 5

Jumlah populasi Jumlah sampel

NB : * = kelas tersebut merupakan kelas akselerasi dan tidak dilakukan sampling. E. Metode Pengambilan Data Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan menggunakan metode skala, yaitu suatu metode pengambilan data di mana datadata yang diperlukan dalam penelitian diperoleh melalui pernyataan atau

22 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

pertanyaan tertulis yang diajukan responden mengenai suatu hal yang disajikan dalam bentuk suatu daftar pertanyaan (Koentjaraningrat, 1994 : 173). 1. Metode Angket ( Kuesioner ) “Metode angket ( Kuesioner ) adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dann arti larti laporan tentang ptibadinya, atau hal-hal yang diketahui” ( Suharsini Arikunto, 1997 : 124 ). Menurut Suharsini Arikunto, angket dapat dibedakan atas beberapa jenis tergantung pada sudut pandangnya, yaitu : a. Dipandang dari cara menjawab, maka ada : 1). Kuesioner Terbuka, yang memberi kesempatan kepada responden untuk menjawab dengan kalimatnya sendiri. 2). Kuesioner Tertutup, yang sudah disediakan jawabannya, sehingga responden tinggal memilih. b. Dipandang dari jawaban yang diberikan, maka ada : 1). Kuesioner Langsung : responden langsung menjawab tentang dirinya. 2). Kuesioner tidak langsung : responden menjawab tentang orang lain c. Dipandang dari bentuknya, maka ada : 1). Kuesioner pilihan ganda, yang dimaksud adalah sama dengan kuesioner tertutup 2). Kuesioner isian, yang dimaksud adalah kuesioner terbuka 3). Cheklist, sebuah daftar dimana responden tinggal membubuhkan tanda cek ( v ) pada kolom yang sesuai.

23 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

d. Rating Scale ( Skala bertingkat ) yaitu sebuah pernyataan yang diikuti kolom-kolom yang menunjukkan tingkat-tingkat, misalnya mulai dari sangat setuju sampai sangat tidak setuju 124 ) Pada penelitian ini menggunakan angket tertutup, langsung dan berbentuk skala bertingkat. Alasan pemilihan metode angket dalam penelitian ini didasarkan atas asumsi yang dikemukakan Sutrisno Hadi bahwa : a. Subyek adalah orang yang paling tahu tentang dirinya b. Apa yang dinyatakan subyek kepada peneliti adalah benar dan dapat dipercaya. c. Interprestasi subyek tentang penrtanyanyang diajukan adalah sama dengan apa yang dimaksud peneliti ( Sutrisno Hadi, 1990 : 157 ) Metode pengumpulan data dalam penelitian ini untuk mengungkap datadata mengenai Pengaruh perhatian orang tua dan minat belajar. Angket juga memiliki beberapa kelemahan sebagaimana dikemukakan oleh Suharsini Arikunto, sebagai berikut : b. Responden sering tidak teliti dalam menjawab, sehingga ada pertanyaan yang terlewati / tidak dijawab, padahal sukar dikembalikan padanya. c. Sering sukar dicari validitasnya d. Walaupun dibuat secara anonim kadang-kadang responden memberikan jawaban yang tidak jujur. e. Seringkali tidak kembali terutama jika dikirim lewat pos ( Suharsini Arikunto, 1991 :

24 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

f. Waktu pengembalian tidak sama-sama dan bahkan ada yang terlalu lama sehingga terlambat. ( 1992 : 126 ) Untuk mengatasi beberapa kelemahan tersebut maka peneliti mengadakan uji coba angket yang benar-benar valid dan reliabel. Sedangkan untuk mengatasi persoalan teknis yang berkaitan dengan waktu pengumpulan dan ketelitian memberikan jawaban, peneliti memberikan petunjuk dalam angket yang jelas dan mengadakan pendekatan kemanusian dalam meminta responden untuk mengisi angket. Pendekatan tersebut adalah peneliti memberikan penjelasan seperlunya sehingga angket tidak dikerjakan dengan terlalu tergesa-gesa dan agar jawaban dapat diberikan sesuai dengan yang sebanarnya. Peneliti juga mengadakan pengawasan dan penjelasan jika pada pelaksanaannya responden mengalami kesulitan dan kalau ada hal-hal yang kurang jelas. Dengan demikian maka diharapkan dari angket tersebut dapat diperoleh data yang benar-benar telah menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari responden yang diteliti. Angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup yaitu angket yang telah disediakan oleh peneliti dengan cara memberikan tanda-tanda pada alternatif jawaban yang dipilih.

2. Metode Dokumentasi Menurut Kartini Kartono (1990 : 73) teknik pemeriksaan dokumen adalah pengumpulan informasi dan data secara langsung sebagai hasil pengumpulan

25 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

sendiri. Data yang dikumpulkan tersebut adalah bersifat orisinil untuk dapat dipergunakan secara langsung. Teknik pemeriksaan dokumen ini khusus digunakan untuk melakukan pengumpulan data terhadap informasi jumlah siswa. D. Teknik Analisis Data Dalam penelitian ini analisis yang digunakan adalah : Analisis Deskriptif. Analisis ini disajikan dalam bentuk Diagram Lingkaran.

26 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Kelas X Jurusan yang dipilih nanti kelas XI

10% IPA IPS 90%

Diagram 1.1 Jurusan yang dipilih nanti kelas XI

Diagram 1.1 menunjukkan bahwa dari 40 koresponden, sebanyak 90% akan memilih jurusan IPA dikelas XI nanti. Dan sebanyak 10% akan memilih Jurusan IPS dikelas XI nanti.

Alasan memilih Jurusan

25%
53% 22%

Sesuai dengan Kemampuan Dorongan/Pilihan Orang Tua Ikut-ikutan Teman Sesuai dengan pilihan di Perguruan Tinggi Nanti Gengsi

Diagram 1.2 Alasan memilih Jurusan

27 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

Diagram 1.2 menunjukkan bahwa dari 40 koresponden, sebanyak 53% memilih Jurusan karena sesuai dengan pilihan jurusan Perguruan Tinggi yang akan dipilih nanti, sebanyak 25% memilih alasan Sesuai dengan Kemampuan yang dimiliki, dan sebanyak 22% memilih alasan Dorongan/pilihan orang tua. Sedangkan alasan lainnya sebanyak 0% atau tidak ada yang memilih alasan tersebut.

Alasan Memilih IPA 2% 13% Ahli Bidang IPA Ingin Kuliah bidang IPA Gengsi

85%

Diagram 1.3 Alasan Memilih IPA

Diagram 1.3 menunjukkan bahwa dari 40 koresponden, sebanyak 85% memilih IPA karena ingin kuliah di bidang IPA (Kedokteran, Farmasi, Teknik, dll), 13% siswa memilih IPA karena ahli dalam bidang IPA, dan sebanyak 2% siswa memilih IPA karena Gengsi.

28 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

Program Kuliah yang akan dipilih

35%

IPA
65%

IPS

Diagram 1.4 Program Kuliah yang akan dipilih

Diagram 1.4 menunjukkan bahwa dari 40 koresponden, sebanyak 65% akan memilih Program IPA saat kuliah dan sebanyak 35% akan memilih program IPS saat kuliah. B. Kelas XI

IPA - Yang dirasakan setelah penjurusan 3% Puas Menyesal

97%

Diagram 2.1 IPA - Yang dirasakan setelah penjurusan Diagram 2.1 menunjukkan bahwa dari 35 koresponden dari kelas IPA, sebanyak 97% merasa puas setelah dijuruskan. Sedangkan 3% merasa menyesal setelah dijuruskan.
29 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

IPS - Yang dirasakan setelah Penjurusan 10%

Puas

Menyesal
90%

Diagram 2.2 IPS - Yang dirasakan setelah Penjurusan Diagram 2.2 menunjukkan bahwa dari 10 koresponden dari kelas IPS, sebanyak 90% merasa Puas setelah dijuruskan, dan sebanyak 10% merasa menyesal.

IPA - Prestasi setelah Penjurusan

23% 48%

Meningkat Tetap Menurun

29%

Diagram 2.3 IPA - Prestasi setelah Penjurusan

Diagram 2.3 menunjukkan bahwa dari 35 koresponden dari kelas IPA, sebanyak 48% menyatakan prestasinya meningkat, sebanyak 29% menyatakan

30 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

prestasinya tetap, dan sebanyak 23% menyatakan prestasinya menurun setelah dijuruskan.

IPS - Prestasi setelah Penjurusan 10% Meningkat Tetap Menurun 90%

Diagram 2.4 IPA – Prestasi setelah Penjurusan

Diagram 2.4 menunjukkan bahwa dari 10 koresponden dari kelas IPS, sebanyak 90% menyatakan prestasinya meningkat, sebanyak 10% menyatakan prestasinya menurun setelah dijuruskan. C. Kelas XII IPA - Pilihan Perguruan Tinggi

43% 57%

IPA

IPC

Diagram 3.1 IPA – Pilihan Perguruan Tinggi

31 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

Diagram 3.1 menunjukkan bahwa dari 35 koresponden dari kelas IPA, sebanyak 57% akan memilih program IPA, sebanyak 43% akan memilih program IPC di Perguruan Tinggi nanti.

IPA- Alasan Memilih IPA 10%

15%

DORONGAN ORANG TUA PELUANG KERJA LEBIH BESAR MEMILIKI KEMAMPUAN DI BIDANG IPA PELUANG DITERIMA DI PT LEBIH BESAR

30% 45%

Diagram 3.2 IPA – Alasan Memilih IPA

Diagram 3.2 menunjukkan bahwa dari 35 koresponden dari kelas IPA, sebanyak 45% beralasan Memiliki kemampuan di Bidang IPA, 30% beralasan peluang kerja di bidang IPA lebih besar, 15% beralasan Peluang diterima di Perguruan Tinggi lebih besar, dan 10% beralasan Dorongan Orang Tua sebagai alasan mengapa memilih IPA.

32 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

IPA-Alasan Memilih IPC DORONGAN ORANG TUA PELUANG KERJA LEBIH BESAR 53% MEMILIKI KEMAMPUAN DI BIDANG IPS PELUANG DITERIMA DI PT LEBIH BESAR

7% 7%

33%

Diagram 3.3 IPA-Alasan Memilih IPC

Diagram 3.3 menunjukkan bahwa dari 35 koresponden dari kelas IPA, sebanyak 33% beralasan Memiliki kemampuan di Bidang IPS, 53% beralasan peluang kerja di bidang IPS lebih besar, 7% beralasan Peluang diterima di Perguruan Tinggi lebih besar, dan 7% beralasan Dorongan Orang Tua sebagai alasan mengapa memilih IPA.

IPS - Pilihan Perguruan Tinggi

IPS

IPC

100%

Diagram 3.4 IPS - Pilihan Perguruan Tinggi

33 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

Diagram 3.4 menunjukkan bahwa dari 10 koresponden dari kelas IPS, sebanyak 100% akan memilih program IPS, sebanyak 0% akan memilih program IPC di Perguruan Tinggi nanti.

IPS-Alasan Memilih IPS DORONGAN ORANG TUA 20% PELUANG KERJA LEBIH BESAR MEMILIKI KEMAMPUAN DI BIDANG IPS PELUANG DITERIMA DI PT LEBIH BESAR

80%

Diagram 3.5 IPS - Alasan Memilih IPS

Diagram 3.5 menunjukkan bahwa dari 10 koresponden dari kelas IPS, sebanyak 80% beralasan Memiliki kemampuan di Bidang IPS, 20% beralasan peluang kerja di bidang IPS lebih besar, 0% beralasan Peluang diterima di Perguruan Tinggi lebih besar, dan 0% beralasan Dorongan Orang Tua sebagai alasan mengapa memilih IPS.

34 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

BAB V KESIMPULAN A. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan uji analisis data dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Mayoritas siswa kelas X SMAN 2 Kediri akan memilih jurusan IPA ketika penjurusan. 2. Latar belakang mereka memilih jurusan IPA antara lain mereka akan memilih Perguruan Tinggi dengan jurusan IPA, sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki, dan dorongan orang tua. 3. Prestasi akademik siswa setelah penjurusan rata-rata mengalami peningkatan baik pada jurusan IPA maupun IPS. 4. Mayoritas latar belakang siswa IPA memilih jurusan IPA adalah merasa memiliki kemampuan di bidang IPA. 5. Mayoritas latar belakang siswa IPA memilih jurusan IPC/IPS adalah Peluang kerja lebih bagus. 6. Mayoritas latar belakang siswa IPS memilih jurusan IPS adalah merasa memiliki kemampuan di bidang IPS.

35 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

B.
i.

Saran Bagi Siswa 1. Kelas X diharapkan jika memilih jurusan kelas X juga dipertimbangkan dengan kesesuaian pilihan perguruan tinggi yang dipilih nantinya. 2. Jurusan yang dipilih sebaiknya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki agar prestasi akademik mengalami peningkatan.

ii. Bagi Sekolah 1. Bimbingan konseling memberikan informasi yang lebih jelas dan lengkap mengenai penjurusan yang seharusnya dipilih dengan mempertimbangkan pilihan dikuliah nantinya. 2. Meniadakan diskriminasi terhadap paradigma buruk mengenai jurusan IPA maupun IPS. iii. Bagi Orang Tua 1. Membimbing anak agar dapat mengetahui kemampuannya dalam bidang studi yang dikuasai. 2. Mendukung pilihan jurusan dan tidak mengintimidasi anak.

36 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

DAFTAR PUSTAKA Arikunto, Suharsini. 1989. Prosedur Penelitian. Jakarta : Bina Aksara. Hadi, Sutrisno. 1987. Metodologi Reseach II. Yogyakarta : Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM. _________. 1989. Statistik II. Yogyakarta : Andi Offset. _________. 1990. Metodologi Reseach III. Yogyakarta : Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM. _________. 1993. Statistik III. Yogyakarta : Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM. _________, 1994. Metodologi Reseach II. Yogyakarta : Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM. Moch, Nazir. 1988. Metodologi Penelitian.Cetakan 3. Jakarta :Ghalia Indonesia. Sumadi, Suryabrata. 1998. Metodologi Penelitian. Cetakan sebelas. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada. Hardjasoemantri, Koesnadi. 1989. Panduan Memilih Program Studi. Yogyakarta : Lembaga Informasi Yayasan Wirakarsa dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Peraturan Pemerintah RI No. 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan http://id.wikipedia.org/wiki/Perguruan_tinggi

37 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

LAMPIRAN A
Angket Jurusan Kelas: X-.... Pertanyaan 1. Jurusan apa yang akan Anda pilih saat kelas XI nanti? a. IPA b. IPS 2. Mengapa Anda memilih jurusan tersebut? (jawab maksimal 2) a.Sesuai kemampuan yang saya miliki b. dorongan/pilihan orang tua c. ikut-ikutan teman d. sesuai dengan jurusan perguruan tinggi yang dipilih nanti e. gengsi saja 3. Jika Anda memilih IPA, mengapa? a. Saya ahli bidang eksak (MIPA) b. Saya ingin kuliah dibidang IPA (kedokteran, Farmasi, Teknik, dsb) c. Gengsi lebih tinggi dibanding IPS 4. Kuliah nanti Anda pilih program apa? a. Program IPA b. Program IPS c. Program IPC / lintas jurusan

38 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

LAMPIRAN B
Angket Jurusan Kelas: XI-..... Pertanyaan 1. Apa yang Anda rasakan setelah penjurusan? a. Senang b. Menyesal 2. Apa yang Anda rasakan pada prestasi Anda setelah pejurusan? a. Meningkat b. Tetap c. Menurun

LAMPIRAN C
Angket Jurusan Kelas: XII-..... Pertanyaan 1. Program apa yang akan Anda pilih di perguruan tinggi nanti? a. IPA b. IPS c. IPC 2. Mengapa Anda memilih program tersebut? a. Dorongan orang tua b. Peluang kerja lebih bagus c. Merasa memiliki kemampuan di bidang tersebut d.Peluang diterima kuliah pada jurusan tersebut lebih besar

39 | S M A N e g e r i 2 K e d i r i

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->