Anda di halaman 1dari 5

Penatalaksanaan

Agen antimikroba selalu diberikan bila pertusis dicurigai atau diperkuat karena kemungkinan manfaat klinis dan membatasi penyebaran infeksi. Eritromisin,4050mg/kg/24jam, secara oral dalam dosis terbagi empat ( maksimum 2g/24jam ) selama 14 hari merupakan pengobatan baku.

Beberapa pakar lebih menyukai preparat estolat, tetapi etilsuksinat dan stearat juga manjur. Penelitian kecil eritromisin etilsuksinat yang diberikan dengan dosis 50 mg/ kg/ 24 jam dibagi menjadi dua dosis, dengan dosis 60mg/ kg/ 24jam dibagi menjadi 3 dosis, dan eritromisin estolat diberikan dgn dosis 40 mg/ kg/ 24jam dibagi menjadi dua dosis menunjukkan pelenyapan organism pada 98% anak.

Ampisilin, rifampin, trimethroprimsulfametoksasol cukup aktif tetapi sefalosporin generasi pertama dan kedua tidak. Pada penelitian klinis, eritromisin lebih unggul daripada amoksisilin untuk pelenyapan B.pertussis dan merupakan satu-satunya agen dengan kemanjuran yang terbukti.

Terapi suportif Lingkungan perawatan yang tenang Pemberian makanan, hindari makanan yang sulit ditelan, sebaiknya diberikan makanan yang berbentuk cair. Bila penderita muntah muntah sebaiknya diberikan cairan dan elektrolit secara parenteral. Pembersihan jalan napas. Oksigen, terutama pad asernagan baatuk yang hebat yang disertai sianosis.