Anda di halaman 1dari 7

KELAINAN NON-INFEKSIUS DI TELINGA TELINGA LUAR Pinna, saluran auditorius eksternal

Trauma
Laserasi - Laserasi sederhana – kulit ± tulang rawan - Stelata – trauma tumpul atau cedera yang menghancurkan - Avulsi – Robek atau pemisahan PERAWATAN Pembersihan yang menyeluruh, debridemen, bedah perbaikan. Mungkin memerlukan tahap rekonstruksi atau flap. Penutupan luka, antibiotik sistemik KOMPLIKASI Perikondritis, nekrosis tulang rawan Hematoma Cedera tumpul PERAWATAN Insisi dan drainase dengan penjahitan yang teliti dan penutupan luka yang baik ANTIBIOTIK Antibiotik sistemik PERAWATAN LEBIH LANJUT Aspirasi yang berulang-ulang, penutupan luka yang lembut KOMPLIKASI Fibrosis, telinga menyerupai bunga kol, perikondritis Luka Bakar Akut Panas, listrik, kimia. 25%dari luka bakar di wajah menyebabkan infeksi aurikula. PERAWATAN Tergantung dari derajat luka: satu, dua, tiga; kehilangan jaringan, luka bakar derajat dua atau tiga. Antibiotik sistemik dan topical; injeksi lokal gentamisin, debridemen bedah.

Luka Bakar Radiasi Luka bakar akut derajat pertama. Perubahan lanjut : kekeringan kulit, fibrosi, teleangiotaksis, atrofi, nekrosis kulit dan tulang rawan. PERAWATAN

plastic dan lateks. perubahan warna. eksisi bedah. kehilangan sensasi. debridemen Keloid. deposit Kristal asam urat pada heliks atau anti heliks. pruritus. berhubungan dengan alergi sistemik. perhiasan. dan endapan. debridemen jaringan Luka Gigitan Manusia atau hewan. Penyakit Sistemik – Telinga Eksternal Dermatitis Kontak TANDA & GEJALA Eritema. terapi oksigen hiperbarik. Gout Tophi nodular. tempat yang biasa menjadi lokasi penggigitan: lobus telinga PERAWATAN Pembersihan yang menyeluruh dan teliti.antikoagulan. nekrotik sete. kuinolon) nikel dan krom pada stainless steel. mungkin memerlukan perawatan dengan antbiotik atau antivirus. pembentukan krusta yang meluas hingga wajah dan leher. antibiotic. terbakar. PERAWATAN Penhangatan secara perlahan. PERAWATAN Menyingkirkan agen / faktor pencetus. AGEN-AGEN PENCETUS Atnibiotik topikal (neomisin. benadril (difenhidramin HCl). GEJALA Rasa nyeri. Diagnosis diferensial adalah selulitis atau virus herpes zoster otikus. PERAWATAN Injeksi steroid. ruam. . agregasi trombosit.ah proses demarkasi. yang dapat menyebabkan ulserasi. Luka Hipertropik Terjadi pada 30% orang berkulit hitam dan ras hispanik. antibiotic sistemik.Perawatan luka jangka panjang. pemberian steroid topikal ± steroid sistemik. pewarna rambut. Radang Dingin Pemaparan terhadap suhu dan angin yang sangat dingin dapat mengakibatkan gangguan pada lapisan endotelial dan mengakibatkan ekstravasasi eritrosit.

mungkin memerlukan eksisi kartilago. pinna. pinna bagian superior dan bagian atas posterior. mungkin perlu untuk dilakukan parotidektomi. GEJALA dan TANDA Nyeri. . dinding saluran posterior. atau flap lokal. pinna yang membesar. Hiperlipidemia Xanthoma. penampakan granular PERAWATAN Biopsi. eksisi pembedahan lebar. sisik berwarna perak. Granulomatosis Wegener Hampir 3% pasien dengan gejala yang menyerupai perikondritis. plak yang menguning disekitar heliks Perikondritis Relaps Eritema rekuren. Drainase limfatik: nodus auricular anterior. meluas hingga hilangnya tulang rawan. nodus superfisial dan profunda. Metastasis lebih umum terjadi dengan invasi perikondrial dan kartilago. eksisi lokal yang lebar. lobul dan dasar saluran telinga eksternal. keluarnya darah. reseksi blok pada saluran telinga atau dilakukan reseksi tulang temporal. terjadi di pinna dan saluran eksternal. Karsinoma Telinga Eksternal Sekitar 6% kanker kulit melibatkan pinna. kemungkinan dilakukan radiasi post-operatif. - Karsinoma Sel Basal Lesi eritematous dengan batas tepi yang naik. PERAWATAN Biopsi. akromegali. nodus post-aurikular. Hipotiroidisme Kulit kering dan tebal. nekrosis jaringan mengikuti trauma atau operasi pembedahan. dan saluran eksternal.Diabetes Mellitus Penyakit mikrovaskuler. pinna bagian lateral dan dinding saluran bagian anterior. skin graft. nyeri dan bengkak. Karsinoma Sel Skuamous Malignansi pada pinna dan saluran telinga eksternal yang paling sering terjadi.

neurologis. CT-Scan. tuli pendengaran sensorineural. elektroneurografi (ENOG). adenoma. kulit yang kering. kebocoran CSF yang persisten. Psoriasis Mempengaruhi 2 – 5% populasi. PRESENTASI Hemotimpanum. solusi asam salisilat 3%. PERAWATAN Tergantung pada tipe jaringan Saluran Telinga Eksternal Dermatitis Seboroik Otitis eksternal eksematoid. dapat diasosiasikan dengan ketombe. PERAWATAN Pembersihan da irigasi yang baik serta pengeringan (menggunakan hair dryer).Melanoma Malignan Sekitar 7% area leher dan kepala dan melibatkan telinga Tumor-Tumor Telinga Lainnya Karsinoma kistik adenoid. penggunaan solusi atau lotion hidrokortison 1%. betamethasone untuk penanganan akut. TANDA DAN GEJALA Gatal-gatal. pemakaian antibiotic. tuli pendengaran konduktif. servikal. otitis eksternal rekuren. paralisis wajah (>90% kelemahan pada ENOG). adenokarsinoma. rhinorrhea CSF. paralisis wajah pada 50% kasus. stenosis saluran. audiogram. EVALUASI Pemeriksaan untuk multi sistem. Cedera Membran Timpani . operasi pembedahan untuk perforasi membran timpani yang persisten. merupakan suatu keadaan dermatologic yang paling sering terjadi pada saluran eksternal. PERAWATAN Stabilisasi cedera yang mengancam hidup dan neurologis. Pada 18% orang dengan psoriasis sistemik. paralisis wajah. observasi. telinga juga ikut terkena. adenoma pleomorfik. Psoriasis juga mempengaruhi kulit kepala dan sulkus post-aurikular. bersisik dan berfisura. dan cedera nervus kranialis VII dan VIII.

infeksi mempengaruhi penyembuhan spontan. evaluasi klinis untuk vertigo. kemungkinan untuk penyembuhan spontan kurang baik.Luka bakar – luka bakar welder slag. atau ada benda asing. Rekonstruksi rantai osikular sebagai prosedur sekunder tergantung pada audiogram konduksi tulang residual. otitis media serosa Patologi Inflamasi kronis dan pembentuka jaringan granulasi . Potensi masalah saat pembedahan: epitel skuamous (kolesteatoma) bertumbuh kearah permukaan medial timpani dapat meluas lebih jauh dari yang diantisipasi pada saat pemeriksaan klinis untuk melibatkan annulus anterior dan tuba eustakius serta rantai osikular. menjaga agar telinga tetap kering.PERFORASI . stik . Perawatan lanjut: timpanoplasty – indikasi: perforasi persisten setelah 4 bulan. PENYAKIT SISTEMIK -. paparan air dan menyelam. . petir – biasanya melibatkan membran timpani anterior dan annulus.Ledakan dan barotrauma – membran timpani bagian sentral yang melemah. fraktur dan impak pada stapes ke vestibula atau fistula limfe. batas tepi kulit membran timpani dapat diatur kembali secara mikroskopis pada 24 jam pertama.Cedera penetrasi – aplikator kapas. EVALUASI Pemeriksaan mikroskopik. CT-scan jika dicurigai adanya diskontinuitas osikular. . asam.TELINGA TENGAH dan MASTOID Granulomatosis Wegener Sekitar 19% melibatkan telinga Tanda dan Gejala Tuli pendengaran konduktif. Pembedahan darurat: cedera penetrasi dengan tuli pendengaran sensorineural dan vertigo. audiogram. Perawatan darurat: menyegel jendela oval dan memperbaiki membran timpani. Observasi – penyembuhan spontan biasanya lebih berhasil pada 78 – 94% daripada jika dilakukan intervensi pembedahan. tuli pendengaran konduktif lebih dari 20 dB. PERAWATAN Akut: pencegahan infeksi sekunder – antibiotic oral. cenderung melibatkan membran timpani posterior dan dapat melibatkan rantai osikular.

penyakit klinis 0. Osteogenesis Imperfekta Sindrom Van der Hove: dominan autosomal yang diturunkan. CT-Scan Menunjukkan penebalan tulang kortikal Perawatan Stapedektomi TULI PENDENGARAN KONDUKTIF Otosklerosis Insidens Sekitar 8. Patologi Tulang Enkondrial . biasanya memberikan hasil yang bagus. sclera biru. sekitar 6% osteogenesis imperfekta memiliki otosklerosis. penyakit klinis 0. neuropati koklear-vestibular.1%. dominan autosomal yang diturunkan. Sarkoidosis Paralisis wajah. Poliarteritis Nodosa Tuli pendengaran sensorineural.12% populasi kulit putih.5 – 2%. tuli pendengaran konduktif. Rasio perempuan / laki-laki 2:1 Genetik Riwayat keluarga 49-58%. populasi selektif 70%. tuil pendengaran campuran. paralisis wajah tuli kehilangan pendengaran secara tiba-tiba.Tuberkulosis Penyebaran hematogen atau limfogen ke tulang temporal Tenda dan Gejala Membran timpani yang menebal disertai hilangnya penanda batas. Penyakit Paget Osteitis deformans – rasio laki-laki/perempuan 4:1. pendengaran konduktif. dasar stapes yang menebal. perforasi total atau multipel dengan drainasi serosa. penebalan tulang tengkorak. populasi kulit hitam 1%. penetrasi dominan autosomal 25 – 40%. Perawatan Stapedektomi. penebalan tulang-tulang telingan disertai fiksasi.

.- Fase awal : tulang spons mengarah kearah fibrosis Fase lanjut : tulang baru digantikan oleh tulang sklerotik.